Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar e-ISSN: 2963-072X | p-ISSN: 2964-9. DOI Prefix: 10. 56855/jpsd | Published by Edupedia Publisher https://journals. org/index. php/jpsd Pengaruh Media Komik Melalui Model Pembelajaran CIRC Untuk Meningkatkan Minat Baca Dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPAS The Influence of Comic Media Through the CIRC Learning Model to Increase Reading Interest and Learning Outcomes in Science Subjects Wida Wahyu Lestari1* Ari Gunardi2 Anna Maria Oktaviani3 1Universitas Primagraha. Serang. Indonesia 2Universitas Primagraha. Serang. Indonesia Universitas Primagraha. Serang. Indonesia * Corresponding author: widajofisa1308@gmail. Info Artikel ABSTRAK Diterima: 24-09-2025 Direvisi: 26-12-2025 Diterima: 10-01-2026 Dipublikasi: 01-03-2026 Penelitian ini dimotivasi oleh rendahnya minat membaca dan hasil belajar di kalangan siswa mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), khususnya materi Cahaya di kelas V SDN Serdang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media komik dalam model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap minat membaca dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuasi-eksperimental dengan kelompok kontrol non-ekuivalen, yang melibatkan siswa kelas V yang dibagi menjadi kelas eksperimen yang menggunakan strategi pembelajaran berbasis komik, inovatif, dan efektif di sekolah dasar, yaitu CIRC, dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner minat membaca dan tes hasil belajar, dan data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji t, dan perhitungan skor gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan yang signifikan baik dalam minat membaca maupun hasil belajar dibandingkan dengan kelas kontrol, dibuktikan dengan skor N-Gain yang lebih tinggi dan perbedaan yang signifikan dalam uji statistik. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media komik, dikombinasikan dengan model pembelajaran CIRC, dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menyenangkan dan interaktif serta mendorong keterlibatan aktif siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media komik melalui model CIRC berpengaruh positif terhadap minat siswa dalam membaca dan hasil belajar mata pelajaran sains, sehingga menjadikannya alternatif yang baik. DOI: 56855/jpsd. Kata Kunci: Media Komik. CIRC. Minat Baca. Hasil Belajar. IPAS ABSTRACT This research is motivated by the low interest in reading and learning outcomes among students in the Natural and Social Sciences (IPAS) subject, especially in the Light material in grade V at SDN Serdang. The purpose of this study was to determine the effect of using comic media within the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) learning model on students' reading interest and learning outcomes. The research method used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group, involving grade V students divided into an experimental class that used a comic-based, innovative, and effective learning strategy in elementary A CIRC and a control class that used conventional learning. The e-ISSN: 2963-072X Halaman 14 dari 9 research instruments consisted of a reading interest questionnaire and a learning outcome test, and the data were analyzed using normality tests, homogeneity tests, t-tests, and gain score calculations. The results showed that the experimental class experienced a significant increase in both reading interest and learning outcomes compared to the control class, as evidenced by higher N-Gain scores and a significant difference in statistical This indicates that the use of comic media, combined with the CIRC learning model, can create a more enjoyable, interactive learning environment and encourage active student involvement. Thus, it can be concluded that the application of comic media through the CIRC model positively affects students' interest in reading and learning outcomes in science subjects, making it an alternative. The abstract in English is written in one paragraph . Ae250 word. containing the background and purpose, methods, main findings, and brief conclusions. Written in Times New Roman 10pt, italic, single spacing. Keywords: Comic Media. CIRC. Reading Interest. Learning Outcomes. IPAS Cara Sitasi/How to Cite: Lestari . Gunardi. , & Oktaviani. Pengaruh Media Komik Melalui Model Pembelajaran CIRC Untuk Meningkatkan Minat Baca Dan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPAS . Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar, 5. , 14Ae22. https://doi. org/10. 56855/jpsd. A y The Author. Published by Edupedia Publisher. This is an open access article under the CC BY license. e-ISSN: 2963-072X Halaman 15 dari 9 Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. No. X . , ppAepp PENDAHULUAN Pendahuluan Pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun kompetensi literasi dan numerasi siswa. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa Indonesia, khususnya minat baca, masih tergolong rendah. Data survei Program for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa Indonesia masih berada pada peringkat bawah dalam hal kemampuan membaca dan memahami teks (Solihin et. , 2. Kondisi ini juga tercermin dalam pembelajaran di sekolah dasar, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang menuntut pemahaman bacaan untuk memahami konsep-konsep Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas V di SDN Serdang, diketahui bahwa sebagian siswa menunjukkan rendahnya minat baca, kesulitan memahami isi teks bacaan, serta hasil belajar yang masih rendah. Hal ini diperparah oleh keterbatasan buku bacaan menarik, metode pembelajaran yang monoton, serta kurangnya motivasi membaca di lingkungan keluarga maupun sekolah. Rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa akibat penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurang relevan yang digunakan guru. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan menghadirkan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Salah satu alternatif yang dinilai efektif adalah penggunaan media komik yang mampu menghadirkan konten pembelajaran dalam bentuk visual menarik dan Komik menyederhanakan konsep yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan mendorong siswa untuk membaca secara aktif (Aghni. Selain itu, penerapan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) e-ISSN: 2963-072X mengembangkan keterampilan berpikir kritis melalui kegiatan membaca terpadu (Slavin, dalam Febriyanto, 2. Kombinasi antara media komik dan model CIRC diharapkan tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga memperkuat pemahaman materi IPAS. Banyak CIRC meningkatkan keterampilan membaca. Alfigo et . membuktikan bahwa penerapan CIRC berbantuan komik digital berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar. Lestari et al. juga melaporkan bahwa penggunaan CIRC meningkatkan minat dan pemahaman bacaan Sementara itu. Yulia . menegaskan bahwa CIRC berbasis komik dapat menjadi strategi efektif dalam mengembangkan literasi di tingkat sekolah dasar. Media komik dipilih sebagai solusi karena memiliki karakter visual yang menarik, sedangkan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) membaca, berdiskusi, dan menulis secara kolaboratif (Abdul, et. al, 2. Namun, sebagian besar penelitian tersebut berfokus pada keterampilan membaca pemahaman, sedangkan penelitian ini menghadirkan kebaruan . dengan meneliti pengaruh penggunaan media komik berbasis materi IPAS tidak hanya terhadap minat baca, tetapi juga hasil belajar Dengan demikian, penelitian ini memiliki rasionalisasi kuat untuk dilakukan, rendahnya minat baca dan hasil belajar siswa melalui pendekatan pembelajaran inovatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media komik melalui CIRC peningkatan minat baca dan hasil belajar siswa Halaman 16 dari 9 Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. No. X . , ppAepp kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDN Serdang. Temuan dari penelitian ini diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi teoretis pada pengembangan literasi berbasis media pembelajaran, tetapi juga memberikan solusi praktis yang dapat diadopsi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah Partisipan/Subjek Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SDN Serdang, yang terletak di Jl. TambakPamarayan Km. Kampung Sukaraja. Desa Blokang. Kecamatan Bandung. Kabupaten Serang dan waktu pelaksanaannya berlangsung pada semester I tahun ajaran 2024/2025. METODOLOGI Instrumen Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment jenis Nonequivalent Control Group Design. Desain ini dipilih karena peneliti tidak melakukan pengacakan kelas, melainkan menggunakan kelas yang sudah ada. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Serdang pada semester I tahun ajaran 2024/2025, yang terbagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media komik, serta kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional tanpa media komik. Berikut Adalah pola metode penelitian Nonequivalent Control Group Design. Berikut desain penelitian eksperimen yang digunakan. Pretest Treatment Posttest Instrumen penelitian terdiri atas angket minat baca yang disusun berdasarkan indikator minat baca dan tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda untuk mengukur penguasaan materi IPAS. Instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Prosedur penelitian meliputi tahap pretest, pemberian perlakuan . , dan posttest. Analisis Data Data menggunakan uji statistik dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Analisis meliputi uji normalitas untuk memastikan distribusi data, uji homogenitas untuk menguji kesamaan varians, serta uji-t untuk menguji perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Selain itu, dilakukan pula perhitungan N-Gain untuk melihat efektivitas perlakuan terhadap peningkatan minat baca dan hasil belajar siswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Keterangan: Hasil Pretest dan Posttest Hasil Belajar O1 dan O3 : Pretest, yaitu lembar angket yang diberikan sebelum perlakuan . Pengukuran hasil belajar dilakukan melalui pretest dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai pretest kelas eksperimen adalah 65, sedangkan posttest meningkat menjadi 88. Pada kelas kontrol, rata-rata nilai pretest adalah 64 dan meningkat menjadi 72 pada posttest. Berikut merupakan grafik minat baca dan hasil belajar: X: Perlakuan . yang menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition dan media komik O2 dan O4 : Posttest, yaitu lembar angket yang diberikan setelah perlakuan . e-ISSN: 2963-072X Halaman 17 dari 9 Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. No. X . , ppAepp Deskripsi: Pada hasil belajar, kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan setelah perlakuan, terbukti dari lonjakan skor posttest yang jauh lebih tinggi daripada kelas Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan komik yang dipadukan dengan CIRC membantu siswa lebih mudah memahami konsep cahaya, mengingatnya lebih baik, serta mengaitkan materi dengan kehidupan seharihari. Grafik 3 Ae Gabungan Minat Baca & Hasil Belajar . Eksperimen (CIRC Komi. : Pretest 62,5 Ie Posttest 86,5 . Kontrol (Konvensiona. : Pretest 62,5 Ie Gambar 1. Grafik Minat Baca Dan Hasil Belajar Berdasarkan perolehan data dari grafik tersebut, maka deskripsi kesimpulannya adalah: Grafik 1 Ae Minat Baca Siswa . Eksperimen (CIRC Komi. : Pretest 65 Ie Posttest 88 . Kontrol (Konvensiona. : Pretest 64 Ie Posttest 72 Deskripsi: Grafik ini menunjukkan peningkatan minat baca yang jauh lebih signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Siswa lebih termotivasi membaca karena komik menghadirkan cerita, gambar menarik, dan bahasa sederhana. Sementara itu, pada kelas kontrol peningkatan tidak terlalu besar karena metode konvensional kurang mampu menarik minat siswa. Grafik 2 Ae Hasil Belajar Siswa . Eksperimen (CIRC Komi. : Pretest 60 Ie Posttest 85 . Kontrol (Konvensiona. : Pretest 61 Ie Posttest 70 e-ISSN: 2963-072X Posttest 71,0 Deskripsi: Grafik mempertegas bahwa kelas eksperimen memperoleh keuntungan ganda: minat baca meningkat drastis sekaligus hasil belajar lebih Kombinasi media komik dengan model CIRC menciptakan suasana belajar yang interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan, sehingga siswa terdorong untuk membaca lebih banyak sekaligus memahami isi bacaan dengan Dari ketiga grafik tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran CIRC berbantuan komik efektif dalam: . Meningkatkan . otivasi, kesenangan, dan kemauan membac. Meningkatkan hasil belajar . emahaman konsep, ingatan, dan keterampilan mengaitkan dan . Memberikan dampak ganda terhadap kualitas pembelajaran IPAS materi Cahaya di sekolah dasar. Perhitungan N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai ratarata 0,68 . ategori sedang-tingg. , sementara kelas kontrol hanya mencapai 0,25 . ategori Hal ini menunjukkan adanya Halaman 18 dari 9 Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. No. X . , ppAepp peningkatan hasil belajar yang lebih signifikan pada kelas eksperimen. Hasil Pretest dan Posttest Minat Baca Minat baca siswa diukur menggunakan angket dengan skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest kelas eksperimen adalah 65, kemudian meningkat menjadi 88 pada posttest. Sedangkan pada kelas kontrol, skor rata-rata hanya meningkat dari 64 Nilai N-Gain untuk minat baca kelas eksperimen mencapai 0,69 . ategori sedangtingg. , sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 0,24 . ategori renda. Hal ini menegaskan bahwa penerapan media komik dalam model CIRC mampu meningkatkan minat baca siswa secara signifikan. Uji Statistik Hasil Belajar Hasil uji normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, sehingga analisis dapat dilanjutkan dengan uji t. Hasil independent sample t-test menunjukkan nilai t hitung = 7,25 > t tabel = 2,04 dengan signifikansi p < 0,05. Dengan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol. Uji Statistik Minat Baca Analisis uji t pada data minat baca menghasilkan nilai t hitung = 6,94 > t tabel = 2,04 dengan signifikansi p < 0,05. Artinya, terdapat perbedaan signifikan minat baca antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Interpretasi Hasil Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media komik berbasis materi Cahaya melalui model pembelajaran CIRC berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar dan minat baca siswa. Siswa di kelas eksperimen menunjukkan peningkatan lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol e-ISSN: 2963-072X Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya (Alfigo et al. , 2024. Lestari et al. , 2024. Yulia, 2. yang menegaskan bahwa komik dalam CIRC efektif untuk meningkatkan keterampilan literasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapannya pada mata pelajaran IPAS materi Cahaya dengan mengukur dua aspek sekaligus, yakni minat baca dan hasil belajar. Pembahasan Penelitian menjawab permasalahan rendahnya minat baca dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi Cahaya. Berdasarkan menghadirkan inovasi pembelajaran dengan mengombinasikan media komik dan model Cooperative Integrated Reading Composition (CIRC). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana penggunaan media komik melalui model CIRC dapat memberikan pengaruh positif terhadap minat baca dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data pretest dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, diperoleh temuan bahwa penggunaan media komik melalui model pembelajaran CIRC memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan minat baca dan hasil belajar siswa. Pada kelas eksperimen, skor rata-rata dan persentase minat baca maupun hasil belajar mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa siswa yang belajar dengan bantuan media komik dan langkah-langkah pembelajaran CIRC lebih termotivasi, merasa senang, serta memiliki dorongan yang lebih besar untuk membaca dan memahami materi. Sebaliknya, pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional, meskipun terdapat sedikit peningkatan, namun hasilnya tidak seoptimal kelas eksperimen. Hal Halaman 19 dari 9 Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. No. X . , ppAepp ini memperlihatkan bahwa pembelajaran konvensional kurang mampu merangsang minat baca siswa secara signifikan dan tidak peningkatan hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipaparkan, maka pembahasan dalam penelitian ini difokuskan pada tiga aspek utama yang sesuai dengan tujuan penelitian, yaitu: Penggunaan media komik dalam pembelajaran dengan model CIRC terbukti mampu meningkatkan minat baca siswa. Hasil pretest menunjukkan bahwa minat baca siswa kelas eksperimen berada pada kategori cukup baik, namun setelah diberikan perlakuan berupa pembelajaran menggunakan komik melalui CIRC, minat baca siswa meningkat secara signifikan ke kategori sangat baik. Hal ini terlihat dari peningkatan skor rata-rata dan persentase pada aspek kemauan, perasaan senang, dan motivasi. Komik dengan alur cerita yang menarik, gambar yang komunikatif, dan bahasa sederhana membuat siswa lebih antusias untuk membaca. Selain itu, langkah-langkah CIRC yang menekankan pada kerja kelompok, diskusi, dan pemahaman bacaan membantu siswa untuk lebih fokus dan terlibat aktif, kesadaran mereka terhadap pentingnya. Selain minat baca, hasil belajar siswa diterapkannya model CIRC dengan media Hasil posttest kelas eksperimen menunjukkan nilai rata-rata lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa komik mampu menjadi media pembelajaran yang efektif karena memudahkan siswa memahami konsep melalui kombinasi teks dan gambar. Model CIRC yang mengintegrasikan kegiatan membaca, menulis, berdiskusi, dan presentasi juga memperkuat pemahaman siswa. Temuan penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Saniyah dan e-ISSN: 2963-072X Saniyah et. yang menunjukkan bahwa model CIRC efektif dalam memperkuat kemampuan membaca pemahaman melalui integrasi aktivitas membaca, diskusi, dan penyusunan ide utama. Demikian pula. Widhiyastuti et al. menegaskan bahwa sintaks CIRC yang melibatkan eksplorasi teks, diskusi kelompok, serta presentasi hasil mampu meningkatkan keterlibatan kognitif siswa dalam memahami bacaan. Dengan demikian, komik tidak hanya membuat siswa lebih tertarik untuk membaca, tetapi juga meningkatkan daya ingat, pemahaman konsep, serta kemampuan mereka dalam mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, penggunaan komik melalui model CIRC memberikan dampak positif ganda, yakni meningkatkan minat baca sekaligus hasil belajar siswa. Lestari. Gunardi, dan Maria . melaporkan bahwa integrasi komik dalam pembelajaran berbasis CIRC mendorong keterlibatan emosional dan kognitif siswa, sehingga proses membaca menjadi lebih menarik sekaligus bermakna. Visualisasi naratif dalam komik membantu siswa memahami konsep secara lebih konkret, sementara diskusi kelompok dalam CIRC memperkuat proses elaborasi dan klarifikasi makna. Peningkatan minat baca terlihat dari tingginya aspek kemauan dan perasaan senang siswa ketika membaca komik, sementara peningkatan hasil belajar tercermin dari kenaikan skor posttest pada kelas eksperimen. Kombinasi media komik yang menyenangkan dengan strategi CIRC yang kolaboratif menciptakan suasana belajar yang interaktif, sehingga siswa tidak hanya terdorong untuk membaca lebih banyak, tetapi juga mampu memahami isi bacaan dengan baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model CIRC berbantuan media komik efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam khususnya dalam membangun kebiasaan Halaman 20 dari 9 Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. No. X . , ppAepp membaca dan mencapai ketuntasan hasil belajar KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai penggunaan media komik melalui model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa kelas V SDN Serdang pada mata pelajaran IPAS materi Cahaya, maka dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut: Penggunaan media komik melalui model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan minat baca siswa. Hal ini dibuktikan dari adanya peningkatan skor rata-rata dan persentase minat baca siswa pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Aspek kemauan, perasaan senang, dan motivasi mengalami peningkatan menggunakan media komik, sedangkan aspek perhatian dan kesadaran juga menunjukkan perkembangan positif meskipun lebih rendah dibandingkan aspek lainnya. Penggunaan media komik melalui model pembelajaran CIRC dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil posttest menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas Penerapan CIRC mengintegrasikan kegiatan membaca, menulis, diskusi, dan presentasi, ditambah dengan penggunaan media komik yang menarik, mampu membantu siswa memahami materi dengan lebih baik serta meningkatkan ketercapaian indikator hasil belajar. Penggunaan media komik melalui model pembelajaran CIRC secara simultan dapat meningkatkan minat baca dan hasil belajar siswa. Peningkatan minat baca berdampak langsung pada hasil belajar yang lebih baik. Media komik yang menyenangkan dipadukan dengan strategi kolaboratif CIRC mendorong siswa untuk lebih aktif, fokus, dan e-ISSN: 2963-072X termotivasi dalam kegiatan membaca. Dengan demikian, penerapan pembelajaran ini efektif sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus meningkatkan prestasi akademik siswa. Konflik Kepentingan Tidak ada konflik kepentingan. DAFTAR PUSTAKA