6196 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 Pengaruh Kualitas Produk Dan Desain Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Eiger Adventure Cimahi Bayu Sofiyuloh1. Budiman2. Suhendi3 Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung E-mail: bayusopiyullah01@gmail. com1, budimansoekarna77@gmail. com2, suhendi@uinsgd. 1,2,3 Article History: Received: 20 Januari 2025 Revised: 26 April 2025 Accepted: 01 Mei 2025 Keywords: Product Quality. Product Design. Customer Loyalty Product Quality. Product Design. Customer Loyalty PENDAHULUAN Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kualitas Produk (X. dan Desain Produk (X. terhadap Loyalitas Pelanggan (Y) di Eiger Adventure Cimahi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif statistik, uji instrumen penelitian, analisis linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan uji t Kualitas Produk (X. diperoleh nilai t hitung 8,598 > t tabel 1,667 dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang berarti secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan (Y), sedangkan Desain Produk (X. diperoleh nilai t hitung -4,672 < -1,667 t tabel dan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang artinya secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan (Y). Hasil penelitian berdasarkan uji f diperoleh nilai f hitung 90,659 > 3,130 f tabel dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 yang berarti bahwa Kualitas Produk (X. dan Desain Produk (X. secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan (Y). Nilai R Square . oefisien determinas. sebesar 0,724. Artinya variabel independen kualitas produk (X. dan desain produk (X. dapat mempengaruhi variabel dependen (Y) sebesar 0,724 atau 72,4%, sedangkan sisanya 27,6% dipengaruhi variabel lain diluar variabel yang diteliti. Dalam dunia bisnis banyak cara atau strategi yang dapat ditempuh agar produk yang dijual bisa sukses di pasaran. Strategi tersebut, pada dasarnya akan tergantung pada kreativitas dan inovasi dari manusianya atau pelaku bisnisnya itu sendiri. Karena dalam dunia bisnis apapun, pasti akan dihadapkan dengan pesaing, yang tentunya masing-masing memiliki keunggulan, baik dari kualitasnya, desainnya, ataupun bentuknya. Sebagai gambaran, mungkin kita pernah mendengar atau melihat sejumlah toko atau bisnis lainnya, yang pernah populer dan sekarang a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 meredup, bahkan harus tutup atau gulung tikar karena tersaingi oleh pesaingnya yang menerapkan strategi marketing yang lebih jitu. Dalam kenyataannya, pasti tidak ada seorang pemilik bisnis atau perusahaan apapun yang menginginkan kejadian buruk tersebut. Oleh karena itu, dalam menghadapi tantangan dunia bisnis di era global, sangatlah penting bagi para pelaku bisnis untuk terus mempelajari, mendalami dan memahami berbagai strategi pemasaran sebagai bekal dalam menjalankan bisnis yang sangat kompetitif dewasa ini. Strategi pemasaran, secara sempit dimaksudkan untuk mengenalkan produk perusahaan dan membujuk calon konsumen, agar mau membeli produk yang ditawarkan. Strategi pemasaran berfungsi sebagai rencana dan perangkat bisnis yang mengarahkan perusahaan pada posisi unggul dalam bersaing. Strategi pemasaran yang dirumuskan dengan benar, serta dijalankan dengan benar berdasarkan hasil evaluasi yang komprehensif, tentunya menjanjikan keberhasilan atau kesuksesan sebuah perusahaan dalam mencapai tujuan-tujuannya. Persaingan dalam dunia bisnis saat ini semakin sengit, baik dalam aspek persaingan antara perusahaan sejenis maupun antar bisnis secara umum, dan terjadi pada berbagai tingkatan persaingan bisnis secara global. Keterlibatan dalam persaingan ini menantang perusahaan untuk mengembangkan keunggulan atau karakteristik khusus produknya, agar dapat menarik perhatian konsumen, membetuk citra merek yang kuat, dan berhasil unggul dalam bersaing dengan pesaing lain yang menawarkan produk serupa. Sebagaimana yang telah disinggung di muka, bahwa pada era global ini, perusahaan yang bergerak dalam bidang apapun dituntut berkemampuan merancang dan menerapkan strategi bersaing yang jitu guna mempertahankan eksistensinya, sekaligus memperkuat motivasi para SDM perusahaan dalam mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Perusahaan juga ditantang berupaya menyajikan berbagai macam keunggulan bersaing dengan menunjukan keistimewaan produk yang mereka tawarkan. LANDASAN TEORI Kualitas Produk Menurut Kotler dan Amstrong . mendefinisikan kualitas produk sebagai kemampuan dari suatu produk untuk melakukan fungsi-fungsinya secara efektif. Menurut Tjiptono . kualitas produk merupakan kombinasi atribut dan ciri-ciri yang menentukan apakah produk bisa mempenuhi kebutuhan pelanggan atau seberapa efektif produk dalam memahami kebutuhan mereka. Menurut Kotler dan Armstrong . kualitas produk memiliki beberapa indikator. Kinerja (Performanc. Keistimewaan (Feature. Kehandalan . Ketahanan . Kepuasan Kualitas yang dipersepsikan (Perceived Qualit. Servisabilitas Estetika . ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 Desain Produk Menurut Kotler dan Keller . desain produk adalah keseluruhan fitur yang memengaruhi penampilan, kualitas, dan fungsi produk sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Menurut Tjiptono . dalam Putri . , faktor yang mempengaruhi desain produk. Produk standar, digunakan untuk meningkatkan efisiensi ekonomi perusahaan melalui produksi dalam skala besar. Produk disesuaikan . , digunakan untuk bersaing dengan memanfaatkan fleksibilitas dalam desain produk. Produk standar yang dimodifikasi, digunakan untuk menggabungkan manfaat dari kedua strategi diatas. Menurut Kotler dan Armstrong . bahwa desain produk memiliki beberapa indikator Bentuk Fitur Mutu Daya tahan Keandalan Mudah diperbaiki Gaya (Styl. Loyalitas Pelanggan Loyalitas pelanggan mengacu kepada dedikasi seseorang kepada perusahaan, pengecer, atau supplier berdasarkan karakteristik yang menguntungkan dalam pembelian berulang (Tjiptono, 2. Menurut Mowen dan Minor, yang dikutip oleh Mardalis . dalam Chusnul . , menjelaskan bahwa loyalitas merupakan keadaan dimana pelanggan menunjukan sikap yang positif terhadap merek, dan menimbulkan keterikatan atau komitmen kepada merek yang dibeli, dan memiliki niat melakukan pembelian di masa yang akan datang. Menurut Tjiptono . dalam Putri . , menyatakan faktor yang mempengaruhi loyalitas pelanggan, yaitu: Kepuasan Pelanggan Ketika pengalaman pelanggan sejalan atau bahkan melampaui harapan mereka, hasilnya adalah rasa puas atau bahkan sangat puas. Kualitas Produk Kualitas produk mempunyai dampak besar terhadap tingkat kepuasan pelanggan, yang memungkinkan pelanggan menjadi loyal terhadap produk tersebut. Citra Reputasi dari sebuah produk, layanan, ayau perusahaan tidak dapat dibeli. Reputassi hanya dapat dibangun melalui waktu, seringkali membutuhkan waktu yang cukup lama, namun reputasi tersebut juga bisa hilang dengan cepat. Menurut Zeithaml dkk . dalam Poppy . tujuan utama keberhasilan sebuah perusahaan dalam membangun hubungan dengan pelanggan adalah untuk menciptakan loyalitas yang kokoh, salah satu indikator dari loyalitas yang kokoh adalah: ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 Say positive things, yaitu mengekspresikan pandangan positif terhadap produk yang telah Recommend friend, yaitu menyarankan produk yang telah digunakan kepada teman. Continue purchasing, yaitu pembelian yang berulang terhadap produk yang telah METODE PENELITIAN Metode yang digunakan ialah metode deskriptif verifikatif melalui pendekatan kuantitatif, dimana instrumen yang digunakannya adalah data-data yang dihimpun berbentuk angka dengan menggunakan kuisioner atau angket yang disebarluaskan kepada responden yang masuk ke dalam kriteria sampel penelitian. Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan adalah kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer dan dan data sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh, dicatat, dan dikumpulkan oleh peneliti (Sanusi, 2. Sedangkan data sekunder ini adalah sumber data yang sudah ada dan didapatkan melalui pihak lain, baik melalui media perantara maupun metode dokumentasi, yaitu pengumpulan data atau informasi yang tercatat dalam file perusahaan. Adapun pada penelitian ini data yang didapat berasal dari buku, jurnal, dan juga skripsi yang berkaitan dengan penelitian ini. Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini merupakan PMPA Reksa Bumi Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi yang berjumlah 72 orang. Sampel pada penelitian ini menggunakan nonprobability sampling. Nonprobability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel (Sugiyono, 2. Teknik sampel ini meliputi, sampling sistematis, kuota, aksidental, purposive, jenuh, dan snowball. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, yang mana teknik penentuan sampel dengan menjadikan semua anggota populasi sebagai sampel. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Kuesioner adalah serangkaian pertanyaan dimana responden dimintai jawaban dengan tujuan untuk mendapatkan sebuah data (Sugiyono, 2. Teknik Analisis Data Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistik deskriptif, uji instrumen data, analisis regresi linier berganda, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Uji statistik deskriptif adalah metode statistik yang digunakan untuk menguji dan menjelaskan data yang telah dikumpulkan, tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku secara umum atau generalisasi (Sugiyono, 2. Uji instrumen penelitian terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas. Sugiyono . menjelaskan bahwa uji validitas adalah alat pengukur untuk mengumpulkan data . yang memiliki kevalidan. Validitas berarti bahwa instrumen mengukur apa yang seharusnya di ukur. Sedangkan uji reliabilitas bertujuan untuk menunjukkan tingkat keakuratan dan konsistensi hasil penelitian meskipun diuji berulang kali (Ghazali, 2. Analisis regeresi linier berganda adalah proses pengujian dampak dari dua atau lebih variabel independen terhadap satu variabel dependen. Pengujian menggunakan uji t . dan uji F . Menurut Ghazali . dalam Fregrace . uji t dilakukan dengan membandingkan nilai statistik t dengan nilai kritis yang ditentukan dalam tabel. Jika nilai statistik t yang dihitung lebih besar dari pada nilai t tabel, maka hipotesis alternatif diterima, yang menunjukan bahwa suatu variabel independen memiliki pengaruh parsial terhaddap variabel dependen. Sedangkan menurut Ghozali . Uji F dalam a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 model regresi, setiap variabel independent atau variabel dependen, digunakan untuk menentukan apakah masing-masing variabel, mempunyai pengaruh secara parsial terhadap variabel terikat. Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa besar variabel (X) dapat menjelaskan variasi dalam variabel (Y), atau seberapa besar pengaruh yang diberikan oleh variabel (X) secara simultan terhadap variabel (Y) (Sugiyono, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Statistik Deskriptif Diketahui berdasarkan data yang dikumpulkan tentang kualitas produk, desain produk, dan loyalitas pelanggan bahwa hasil pengolahan deskriptif statistik sebagai berikut: Tabel 1. Analisis Statistik Deskriptif Range Minimum Maximum Sum Mean Std. Deviation Kualitas produk (X. Desain Produk (X. Loyalitas pelanggan (Y) Valid N (Iistwis. Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Tabel 1. tersebut menjelaskan hasil analisis statistik deskriptif, diperoleh N atau jumlah data yang digunakan pada masing-masing variabel adalah 72. Dari hasil perhitungan tersebut, diperoleh nilai kualitas produk terkecil . adalah 26 dan kualitas produk terbesar . adalah 40 Rata-rata nilai kualitas produk adalah 32. 17 dengan standar deviasi sebesar Sedangkan untuk variabel desain produk, diperoleh nilai desain produk terkecil . adalah 19 dan nilai tertingginya . Rata-rata nilai desain produk adalah 26. dengan standar deviasi sebesar 3. Pada variabel loyalitas pelanggan diperoleh nilai terkecil yaitu sebesar 8 dan nilai terbesar Adapun rata-rata nilai loyalitas pelanggan sebesar 12. 06 dengan standar deviasi 1. Uji Instumen Penelitian Uji Validitas Tabel 2. Hasil Uji Validitas Kualitas Produk (X. Variabel Kualitas Produk (X. Item X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. X1. 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,518 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Berdasarkan tabel 2. di atas menunjukan bahwa 8 item pernyataan pada kuesioner kualitas produk (X. dinyatakan valid karena nilai rhitung > rtabel. Sehingga pernyataan kuesioner tersebut dapat dijadikan alat ukur untuk variabel yang diteliti. Tabel 3. Hasil Uji Validitas Desain Produk (X. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 Variabel Desain Produk (X. Item X2. X2. X2. X2. X2. X2. X2. 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,1954 0,677 0,723 0,587 0,742 0,743 0,209 0,687 Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Item 0,1954 0,1954 0,1954 0,725 0,691 0,840 Keterangan Valid Valid Valid N of item Reliabel Reliabel Reliabel Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Berdasarkan tabel di atas menunjukan bahwa 7 item pernyataan pada kuesioner desain produk (X. dinyatakan valid karena nilai rhitung > rtabel. Sehingga pernyataan kuesioner tersebut dapat dijadikan alat ukur untuk variabel yang diteliti. Tabel 4. Hasil Uji Validitas Loyalitas Pelanggan (Y) Variabel Loyalitas Pelanggan (Y) Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Berdasarkan tabel di atas menunjukan bahwa 3 item pernyataan pada kuesioner desain produk (X. dinyatakan valid karena nilai rhitung > rtabel. Sehingga pernyataan kuesioner tersebut dapat dijadikan alat ukur untuk variabel yang diteliti. Uji Reliabilitas Tabel 5. Hasil Uji Reliabilitas Variabel CornbachAos alpha 0,723 Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Berdasarkan tabel di atas, didapatkan pada variabel kualitas produk (X. dengan jumlah pernyataan 8 adalah sebesar 0,666, variabel desain produk (X. dengan jumlah pernytaan 7 adalah sebesar 0,738 dan variabel loyalitas pelanggan (Y) dengan jumlah pernyataan 3 adalah sebesar 0,610. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X1. X2 dan Y ini dapat dinyatakan reliabel karena nilai cornbachAos alpha lebih besar dari rtabel. Uji Hipotesis Uji t (Parsia. Tabel 6. Hasil Uji T (Parsia. Unstandardized coefficient Model (Constan. Kualitas Produk (X. Desain Produk (X. Std. Error Coefficients Beta Sig. <,001 <,001 Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Berdasarkan tabel diatas dan hasil perhitungan nilai t tabel dengan df = 69 taraf signifikansi 0,05 dan tingkat kepercayaan 95% adalah 1,667. Maka nilai thitug untuk variabel Kualitas Produk (X. yaitu sebesar 8. jika dibandingkan dengan ttabel, maka thitug lebih besar dari ttabel yaitu sebesar 1. Maka artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa Kualitas Produk (X. terdapat pengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan (Y). Nilai thitug a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 untuk variabel Desain Produk (X. yaitu sebesar -4. jika dibandingkan dengan ttabel, maka thitug lebih besar dari ttabel yaitu sebesar -1. Maka artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa Desain Produk (X. terdapat pengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan (Y). Uji f . Model Tabel 7. Hasil Uji F (Simulta. Sum of Squares Regression Residual Total Mean Square Sig. <,001b Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Berdasarkan tabel diatas, nilai Fhitung untuk Kualitas Produk (X. dan Desain Produk (X. terhadap Loyalitas Pelanggan (Y) adalah 90,659. jika dibandingkan dengan Ftabel yaitu sebesar 3,130, maka Fhitung > Ftabel yang berarti bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kualitas produk dan desain produk berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan. Uji Koefisien Determinasi Tabel 8. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Sumber: Diolah Peneliti dari SPSS Versi 29 . Berdasarkan tabel diatas, maka dapat dilihat nilai R Square . oefisien determinas. sebesar 0,724. Artinya variabel independen kualitas produk (X. dan desain produk (X. dapat mempengaruhi variabel dependen (Y) sebesar 0,724 atau 72,4%, sedangkan sisanya 27,6% dipengaruhi variabel lain diluar variabel yang diteliti. KESIMPULAN Kualitas produk merupakan variabel yang sangat penting dalam mewujudkan loyalitas pada konsumen. Kualitas yang baik akan memenuhi harapan dan kepuasan kepada konsumen sehingga dari kepuasan tersebut terbentuklah rasa loyalitas terhadap perusahaan. Selain kualitas, desain produk juga sangat penting dalam mewujudkan loyalitas. Desain yang menarik secara visual, fungsional, inovatif, dan berkualitas dapat juga meningkatkan kepuasan pada pelanggan yang pada akhirnya juga akan membentuk loyalitas. Bagi peneliti selanjutnya, penulis berharap kiranya dapat memperbanyak responden atau jumlah sampel yang digunakan, untuk bahan penelitian dalam meneliti variabel yang sama dengan menggunakan populasi dan sampel pada objek penelitian yang berbeda dengan menambahkan butir-butir pernyataan agar dapat diperoleh hasil yang lebih akurat. PENGAKUAN/ACKNOWLEDGEMENTS Ucapan terimakasih disampaikan kepada Bapak Prof. Dr. Budiman. Si. selaku pembimbing 1 dan Bapak Dr. Suhendi. Sos. Sos. MM. selaku pembimbing 2. Dan juga kepada Perhimpunan mahasiswa reksa bumi yang telah berpartisipasi dalam penelitian ini. Tidak lupa kepada teman-teman seperjuangan yang sudah memberikan semangat dan membagikan pengetahuannya. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 DAFTAR REFERENSI Agustina. Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Percetakan Aneka Jaya Pematangsiantar . Jurnal Manajemen Maker. Anggraini. Pengaruh Kualitas Produk Dan Desain Produk Terhadap Loyalitas Konsumen . Jurnal Equilibiria. Anggraini. , & Budiarti. Pengaruh harga Harga. Promosi. Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Dimediasi Kepuasan Pelanggan Pada Konsumen Gojek. Jupe. Ariella. Pengaruh Kualitas Produk. Harga Produk Dan Desain Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Mazelnid. Jurnal Manajemen dan Start-Up Bisnis. Arif . Febrianto. , & Gatot. Pengaruh Desain Produk. Harga Dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Sepatu Specs. Jurnal Ecopreneur. Azany. Analisis Pengaruh Desain Produk. Motivasi Konsumen Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Sepatu Bellagio. Universitas Diponegoro Semarang. Daga. Citra. Kualitas Produk dan Kepuasan Pelanggan. Gowa: Global Research And Consulting Institute. Fachrurozi. Pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Loyalitas Konsumen Sepatu Olahraga Adidas. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Ghozali. Imam. AuAplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS Au. Semarang: UNDIP Hasibuan. Hubungan Desain Produk Dan Citra Produk Dengan Loyalitas Pelanggan Di Raihan Bakery & Cake Shop Medan. Universitas Medan Area Kamal. Pengaruh Desain Produk dan Kualitas Produk Terhadap Loyalitas Konsumen Produk Kosmetik Wardah di Kota Bandung. Uin Sunan Gunung Djati Bandung. Kotler. , & Armstrong. Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga. Kotler. , & Lane Keller. Manajemen Pemasaran. Edisi Ketiga Belas: terjemah Bob Sabran. Jakarta: Erlangga. Laksmono. , & Khomariyah. Analisa Kualitas Layanan sebagai Pengukur Loyalitas Pelanggan Hotel Majapahit Surabaya dengan Pemasaran Relasional sebagai Variabel Intervening. Jurnal Bisnis Manajemen Perhotelan. Listyawati. Peran Penting Promosi Dan Desain Produk Dalam Membangun Minat Beli Konsumen. Jurnal Bisnis Manajemen dan Akuntansi. Maidiana, & Sari. Ayat-Ayat Tentang Fungsi Manajemen. Journal Of Education. Mashuri. Analisa Dimensi Loyalitas Pelanggan Berdasarkan Perspektif Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita. Maulidio R. & Dwiastanti. Pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Amstirdam Coffee di Malang. Jurnal Ilmu-ilmu Sosial. Priandewi. Pengaruh Kualitas Produk. Desain Produk. Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Produk Di E-Commerce Lazada. Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan. Purnawan. Pengaruh Branding dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen air minum dalam kemasan Le Minerale : Studi pada konsumen Le Minerale di Kecamatan Cibiru. Uin Sunan Gunung Djati Bandung. PUTRI. Pengaruh Kualitas Produk. Kualitas Pelayanan. Dan Harga Terhadap Keputusan Nasabah BPRS Bangun Drajat Warga Yogyakarta Perspektif Ekonomi Islam. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. Mei 2025 Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Salamah. Pengaruh Desain Produk Dan Penetapan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Keripik Singkong Rindu Pada Koperasi Pondok Pesantren Miftahut Taufiq Kota Bandung. Uin Sunan Gunung Djati Bandung. Sanusi. Anwar. Metode Penelitian Bisnis. Jakarta: Salemba Empat. Saraswati. Pradhanawati. , & Hidayat. Pengaruh Desain Produk. Kualitas Produk. Dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Kampung Batik Wiradesa. Kabupaten Pekalongan. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis. Sari. , & Atmojo. Pengaruh Desain Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Kafe Di Jombang. Jurnal Pendidikan Ekonomi. Kewirausahaan Bisnis dan Manajemen. Sofia. Mufti. , & Syahabuddin. Pengaruh Citra Merek dan Desain Produk Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Produk Celcius Kota Sorong. Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan. Sriyanto. , & Utami. Pengaruh Kualitas Produk. Citra Merek, dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian Produk Dadone di Jakarta. Jurnal Ekonomika dan Manajemen. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Zulfatmi. Nur. Pengaruh Desain Produk. Kualitas Produk Dan Kemudahan Tansaksi Terhadap Loyalitas Konsumen (Studi Kasus Pada Konveksi Jilbab "Ude's Hija. Di desa Bawu Kecamatan Batelatit Jepar. Stain Kudus a. ISSN : 2828-5298 .