Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Rang Teknik Journal Pengendalian Pelaksanaan Proyek Ditinjau Dari Segi Waktu Pada Gedung RRC di Proyek Rekontruksi Dan Peningkatan UNP Nasrul1. Rosi Maida Astuti2 Dosen Teknik Sipil1. Mahasiswa Teknik Sipil2 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Institut Teknologi Padang Email : rossy. maidaastuti@gmail. DOI: http://dx. org/10. 31869/rtj. Abstrak: Untuk memantau dan mengendalikan waktu pada proyek perlu dipakai salah satu metoda yang memenuhi tujuan ini adalah jaringan kerja . etwork plannin. konsep nilai hasil . arned value concep. berupa jadwal terpadu . chedule varianc. yang terdiri dari 3 indikator yaitu BCWS. BCWP, dan ACWP . Prosedur penelitian dimulai dengan melakukan studi kelayakan kasus, pengumpulan data, dan menganalisa hasil dari data yang tersedia. Kata kunci : pengendalian waktu. Network Planning. Schedule Variance,BCWS. BCWP. ACWP Abstract: To monitor and control the timing of the project needs to use one method that meets these goals is a network . etwork plannin. concept of the value of the results ( earned value concep. in the form of a schedule of integrated . chedule variance ), which consists of three indicators , namely BCWS . BCWP , and ACWP . Research procedure begins with a feasibility study case , collecting data , and analyzing the results from the available data . Keyword: Controlling Time. Network Planning. Schedule Variance. BCWS. BCWP. ACWP Dari latar diatas dapat dipaparkan PENDAHULUAN masalah yang diteliti adalah :Faktor-faktor apa Latar Belakang Penelitian Proyek pembangunan gedung berkembang saja yang mempengaruhi keterlambatan pada semakin besar baik dari segi fisik maupun proyek Rekontruksi Dan Peningkatan UNP, biaya, mutu, dan waktu pelaksanaannya. Pada Seberapa besar pengaruh keterlambatan pada Proyek Rekontruksi Dan Peningkatan UNP. keterbatasan akan sumber daya, baik dari segi manusia, biaya, material, maupun alat yang Tujuan penelitian Hal ini membutuhkan suatu Tujuan penelitian adalah : Menganalisa manajemen proyek mulai dari awal faktor-faktor penyebab keterlambatan pada pelaksanaan proyek hingga akhir penyelesaian proyek rekontruksi dan peningkatan UNP. Menganalisa perbandingan schedule rencana Hal yang umum terjadi dalam tahap dan schedule realisasi. Menganalisa akibat pelaksanaan pekerjaan kontruksi adalah dari keterlambatan pada proyek rekontruksi dan peningkatan UNP. dilaksanakan terhadap waktu yang tercantum dalam jadwal yang telah direncanakan Batasan Masalah Untuk mencapai tujuan dalam penelitian Kondisi diproyek rekontruksi dan ini, maka penelitian ini dibatasi dengan ruang peningkatan Universitas Negeri yang sedang lingkup sebagai berikut : Penelitian dilakukan berjalan terjadi keterlambatan akibat faktor pada gedung RRC di Proyek Rekontruksi dan Peningkatan Universitas Negeri Padang pada Dan dari kasus tersebut di atas, maka pekerjaan struktur. Keterlambatan proyek menarik bagi peneliti untuk mengkaji dilakukan pada masa pelaksanaan konstruksi. Pengambilan data dilakukan pada wawancara AuPengendalian Pelaksanaan Proyek langsung diproyek dan laporan dari kemajuan Ditinjau Dari Segi Waktu Pada Gedung proyek, program analisa data menggunakan RRC di Proyek Rekontruksi Dan Microsoft Excel 2007. Peningkatan Universitas Negeri PadangAy Perumusan Masalah Fakultas Teknik UMSB ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Manfaat Penelitian Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengguna jasa kontruksi, para penyedia jasa kontruksi, serta pihak-pihak yang terkait kontruksi, agar mengetahui dengan jelas cara faktor-faktor keterlambatan penyelesaian proyek kontruksi secara keseluruhan. TINJAUAN PUSTAKA Studi Literatur Setiap proyek kontruksi memiliki rencana jadwal kegiatan yang dibuat pada saat proses pekerjaan dilapangan berjalan. Tujuan dari pembuatan rencana jadwal kegiatan adalah agar proyek dapat direncanakan sesuai dengan acuan yang direncanakan oleh perencana. Namun pada saat pelaksanaan nya sering terjadi perbedaan antara jadwal kegiatan dengan realisasi yang terjadi dilapangan. Pelaksanaan yang tidak sesuai dengan jadwal dapat mengakibatkan keterlambatan pada pelaksanaan proyek. Penelitian Yang Relevan Djony Baggy (Tesis 2. AuPengaruh faktor Ae faktor keterlambatan yang terhadap kinerja waktu pada penerapan manajemen mutu ISO 9000 dalam pelaksanaan kontruksiAy. Ryan Ariefasa (Skripsi 2. AuFaktor penyebab keterlambatan pekerjaan kontruksi bangunan gedung bertingkat yang berpengaruh terhadap perubahan anggaran biaya pada pekerjaan strukturAy. Rang Teknik Journal Jenis-Jenis Keterlambatan Keterlambatan dimaafkan (Non Excusable Delay. adalah keterlambatan yang diakibatkan oleh tindakan, kelalaian, atau kesalahan Kontraktor. Keterlambatan yang dapat dimaafkan (Excusable Delay. keterlambatan yang disebabkan oleh kejadian-kejadian diluar kendali baik pemilik maupun kontraktor. Keterlambatan yang layak mendapat ganti rugi (Compensable Delay. diakibatkan tindakan, kelalain atau kesalahan pemilik. Faktor Penyebab Keterlambatan Identifikasi, durasi, dan rencana urutan kerja yang tidak lengkap dan tidak tersusun dengan baik. Ketidaktepatan Perencanaan Tenaga Kerja. Kualitas tenaga kerja buruk. Keterlambatan alat/material METODOLOGI PENELITIAN Bagan alir (Flowchar. Mulai Pengumpulan Data Schedule Rencana Schedule Realisasi Analisa dan Pembahasan Yes Penjadwalan Defenisi Penjadwalan Menurut Soeharto . defenisi perencanaan proyek yang menjadi urutan langkah Ae langkah kegiatan yang sistematis untuk mencapai suatu sasaran. Fungsi Penjadwalan Menurut PMBOK : Memberikan pedoman mengenai batas Ae batas waktu bagi mulai dan berakhir nya pelaksanaan kegiatan. Memberikan kepastian waktu pelaksanaan kegiatan Ae kegiatan proyek. Dapat dipakai untuk mengevaluasi dampak akibat adanya perubahan Ae perubahan pelaksanaan proyek. ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Solusi Kesimpulan dan Saran Selesai Gambar 1 : bagan Alir (Flowchar. Tahapan Penelitian Tahapan Persiapan kegiatan awal, yaitu dengan penentuan latar belakag masalah kemudian dilakukan perumusan masalah untuk tujuan dan manfaat dari pelaksanaan pembatasan masalah yang akan difokuskan dalam penyusunan Sistem Informasi Pengendalian Proyek. Fakultas Teknik UMSB Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Tahap Pengumpulan Data dimaksudkan untuk mengumpulkan data Ae data pendukung yang dibutuhkan dalam analisa hasil serta yang digunakan dalam perancangan sistem informasi. Adapun data pendukung yang dibutuhkan adalah berupa data proyek seperti Network Planning, kurva S rencana, kurva S Tahap Analisa Data. Pada tahap ini akan dilakukan analisa dataAedata pendukung yang telah diperoleh pada tahap sebelumnya. Analisa yang dilakukan berupa analisa earned value seperti schedule variance (SV). Tahap Akhir. Pada tahap akhir akan diperlukan untuk pengembangan pelaksanaan selanjutnya. Analisa danPembahasan Jadwal Proyek Jadwal proyek pembangunan gedung Universitas Negeri Padang dilaksanakan pada tanggal 06 Februari 2015 Ae 06 Februari 2016 atau selama 365 hari. Sedangkan untuk penelitian tugas akhir ini ditinjau mulai tanggal 07 Maret 2015 sampai tanggal 06 Februari 2016 atau selama 52 minggu atau minggu ke -4 sampai minggu ke 52 pelaksanaan proyek peninjauannya. Analisa Produktivitas Untuk analisa tugas akhir ini peninjauan dilakukan selama 52 minggu pelaksanaan proyek yaitu mulai tanggal 07 Maret Ae 06 Februari 2016 atau mulai minggu ke- 6 sampai Analisa dilakukan menggunakan kurva S rencana, realisasi, dan laporan mingguan. Network Planning Menginventarisasi Kegiatan Langkah pertama yang dilakukan dalam menginventarisasi kegiatan, yaitu dengan cara melakukan pengkajian dan pengidentifikasian memecahkannya menjadi kegiatan Ae kegiatan pada proyek. Menyusun Hubungan Antar Kegiatan Rang Teknik Journal Dalam menyusun komponen-komponen sesuai merupakan dasar pembuatan jaringan kerja, sehingga diketahui urutan kegiatan dari awal mulainya proyek sampai dengan selesainya proyek. Menentukan Perkiraan Kurun Waktu Pada Setiap Kegiatan Langkah ini adalah menentukan perkiraan kurun waktu bagi setiap Analisa Perbandingan Analisa perbandingan antara kegiatan rencana dan kegiatan realisasi yang terjadi dilapangan, ditinjau dari kondisi lapangan, solusi yang dapat dilakukan jika terjadi dilapangan, dan usaha apa yang telah dilakukan untuk mengatasi keterlambatan tersebut. Analisa Schedule Variance Schedule variance menunjukkan nilai negatif (-) artinya pelaksanaan waktu proyek terlambat dari jadwal yang telah direncanakan. Rumus untuk mencari SV yaitu : SV = BCWP Ae BCWS SV = 0 Proyek tepat waktu SV > 0 Pryek lebih cepat SC < 0 Proyek terlambat PENUTUP Simpulan Berdasarkan penelitian yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka penulis dapat memberikan beberapa kesimpulan sebagai berikut : Dengan produktivitas tenaga kerja yang tidak sesuai antara perencanaan dengan pelaksanaan, maka terjadi keterlambatan yang sangat signifikan pada minggu 37 Ae minggu 52 hingga 18 %, dengan lintasan kritis pada pekerjaan struktur . olom, balok dan plat lanta. Faktor-faktor penyebab keterlambatan pada pelaksanaan lapangan adalah produktivitas tenaga kerja yang ada Penerapan network planning dengan menggunakan metode lintasan kritis lebih Fakultas Teknik UMSB ISSN 2599-2081 EISSN 2599-2090 Vol. 3 No. 2 Juni 2020 http://jurnal. id/index. php/RANGTEKNIKJOURNAL Rang Teknik Journal pelaksanaan proyek. Saran Berdasarkan kesimpulan yang telah penulis buat diatas, maka penulis mempunyai beberapa saran sebagai berikut : Perusahaan menyeimbangkan tenaga kerja yang direncanakan dengan tenaga kerja yang ada dilapangan. Perusahaan sebaiknya menggunakan metode network planning dengan metode lintasan kritis yang dapat mempercepat waktu pelaksanaan DAFTAR PUSTAKA