STRATEGI PEMBERDAYAAN YAYASAN ISLAH BINA UMAT TERHADAP YATIM DAN DHUAFA https://doi. org/10. 38214/jurnalbinaummatstidnatsir. Submitted: 05-04-2024 Reviewed: 19-05-2024 Published: 24-06-2024 Madeni madeni@stidnatsir. STID Muhammad Natsir Ae Indonesia Yayan Sahroni Yayansahroni01@gmail. STID Muhammad Natsir - Indonesia ABSTRACT This research aims to identify the strategies of Yayasan Islah Bina Umat in empowering orphans and the underprivileged. The method used is qualitative research with a descriptive approach, employing Miles & Huberman's data analysis, which involves data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data were collected through documentation, observation, and interviews. The conclusion of this research is that the actions taken by Yayasan Islah Bina Umat align with the Empowerment Strategy proposed by Ibn Khaldun. Yayasan Islah Bina Umat applies spiritual aspects that can empower the community through its learning and teaching. Additionally. Yayasan Islah Bina Umat implements intellectual aspects, which show many similarities with Ibn Khaldun's theory. It can be concluded that the programs within the spiritual aspects also encompass the intellectual aspects. Yayasan Islah Bina Umat also applies economic empowerment aspects by providing social contributions to those in need and to empower underdeveloped communities to become more developed. Keywords: Empowerment. Orphans. Underprivileged. Education. Yayasan Islah Bina Umat ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Yayasan Islah Bina Umat dalam pemberdayaan anak yatim dan dhuafa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan analisis data Miles & Huberman, melibatkan reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa yang dilakukan oleh Yayasan Islah Bina Umat sesuai dengan Strategi Pemberdayaan yang digagas oleh Ibnu Khaldun. Yayasan Islah Bina Umat menerapkan aspek rohaniah yang dapat meberdayakan masyarakat dari sisi pembelajaran dan pengajarannya. Yayasan Islah Bina Umat juga menerapkan aspek intelektual, yang mana aspek intelektual ini dalam teori Ibnu Khaldun Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License 17 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 banyak kesamaan. Bisa disimpulkan bahwa program yang berada di dalam aspek ruhaniyah, makan pada aspek intelektual juga tercantum. Yayasan Islah Bina Umat juga menerapkan aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan sumbangan-sumbangan yang berbau sosial untuk para masyarakat yang membutuhkan, dan juga demi memberdayakan masyarakat yang kurang atau tidak berkembang menjadi berkembang. Kata kunci : Pemberdayaan. Yatim. Dhuafa. Pendidikan. Yayasan Islah Bina Umat. PENDAHULUAN Pemberdayaan merupakan upaya memenuhi kebutuhan yang diinginkan oleh individu, kelompok dan masyarakat luas agar mereka memiliki kemampuan untuk melakukan pilihan dan mengontrol lingkungannya agar dapat memenuhi keinginan-keinginannya, termasuk aksesibilitas terhadap sumber daya yang terkait dengan pekerjaannya, aktivitas sosialnya, dan lain-lain. Namun pada kenyataannya pemberdayaan untuk menanggulangi pengangguran sangatlah minim. Saat ini tercatat 7,4 juta pengangguran dari total penduduk 250 juta jiwa di indonesia, tetapi hal ini juga tidak boleh dibiarkan sebab pengangguran yang berkepanjangan dapat menimbulkan efek psikologis yang buruk terhadap pengangguran dan keluarganya. Hal itu menyebabkan kekacauan politik, keamanan sosial, serta mengganggu pertumbuhan dan pembangunan ekonomi disuatu negara. Kurangnya pemberdayaan anak yatim dan dhuafa menyebabkan hilangnya harapan mereka untuk menjalani hidupnya, terutama bagi anak yang kurang mampu. Solusinya adalah dengan menampung dan melayani anak yatim yang berasal dari keluarga tidak Tujuannya untuk membantu mereka agar dapat menyelesaikan pendidikannya baik formal atau nonformal, karena mereka harus mendapatkan perhatian yang serius agar tidak terlantar karena keterbatasan ekonomi keluarganya. Mereka harus dibantu agar bangkit dari keterpurukan dengan cara merangkul dan mengenalkan 1 Zulia Fajarawati. Pemberdayaan Yatim Dan Dhuafa, jurnal bina ummat. Vol 4 No. , hal. DAKWAH KEPADA ALLAH | 18 mereka dengan pendidikan, sehingga kita memiliki calon-calon pemimpin yang memadai di masa mendatang. Jika kaum Yatim dan Dhuafa mengalami ketidakmampuan dalam menempuh jenjang pendidikan menyebabkan mereka tidak mengenal dunia pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal, maka akibatnya pengetahuan mereka pun tertinggal, iibakat iidan kekreatifan mereka tidak dapat iiberkembang iidengan luas, tanpa adanya pembinaan karakter yang baik. Sedangkan pendidikan merupakan salah satu tolak ukur kemajuan suatu bangsa karena pendidikan menjadi kualitas sumber daya manusia. Pendidikan merupakan salah satu solusi bagi permasalahan kemiskinan secara jangka menengah atau jangka panjang. Mahalnya biaya pendidikan atau tidak adanya biaya orang miskin untuk menempuh jenjang pendidikan karena lebih mengutamakan biaya untuk dimakan, menyebabkan orang miskin tidak mampu memperoleh pendidikan yang bermutu. Kemiskinan dan kurangnya kemauan untuk berusaha terus menuntut ilmu adalah salah satu indikator penyebab dari kebodohan. Pendidikan disini tidak diartikan pendidikan informal saja, akan tetapi ii dalam arti lebih luas. Sebagai upaya untuk menanggulangi problematika di atas, hadir sebuah lembaga yang bernama Yayasan Islah Bina Umat, yang memiliki misi "memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan masyarakat melalui pembinaan warga negara Indonesia yang saleh dengan berlandaskan ilmu pengetahuan". Yayasan Islah Bina Umat didirikan berdasarkan Akta Notaris Musa Muamarta. SH No. tanggal 5 Desember 2003 dan telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman dan HAM Republik Indonesia No. C-24 HT. TH. 2004 tanggal 7 Januari 2004, berkedudukan di Jl. Cipinang Besar Selatan No. 2A Jatinegara. Jakarta Timur 13410. Yayasan ini bergerak di bidang sosial yang memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, di antaranya beasiswa yatim dan siswa kurang mampu, membantu pembangunan sarana pendidikan dan tempat ibadah, mengadakan air bersih melalui pengeboran sumur dangkal dan juga pembangunan 2 Ibid. 19 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 MCK, serta memberikan sarana pengembangan ekonomi melalui pembagian mesin jahit dan gerobak dagang. Dalam hal bencana alam. Yayasan Islah Bina Umat selalu hadir membantu meringankan kesulitan saudara-saudara kita di daerah bencana, mulai dari bencana tsunami di Aceh tahun 2004, erupsi Gunung Merapi tahun 2006 dan 2011, hingga gempa bumi di Palu dan Lombok pada tahun 2018. Bersama-sama bahu-membahu saling membantu meringankan kesulitan sesama. Sejak berdirinya Yayasan Islah Bina Umat hingga saat ini, dalam menjalankan program-program mereka telah tercatat sekitar 395 sarana ibadah, 200 sarana pendidikan, 1. 990 sanitasi dan air bersih, lebih dari 2. 000 pemberdayaan ekonomi, lebih dari 3 juta iftar Ramadhan dan Qur'an, 1. 300 masjid, 180 Islamic Center, dan 500 rumah telah dibangun. Berdasarkan uraian di atas, penulis bermaksud untuk melakukan penelitian lebih dalam tentang strategi apa saja yang dilakukan oleh Yayasan Islah Bina Umat dalam upaya memberikan pelayanan terhadap masyarakat, terutama kepada yatim dan dhuafa. Oleh karena itu, peneliti mengangkat judul dalam penelitian ini yaitu: "Strategi Pemberdayaan Yayasan Islah Bina Umat terhadap Yatim dan Dhuafa". Metode Penelitian diberikan definisi yang berbeda-beda oleh banyak peneliti buku teks. Perbedaan tersebut tergantung dari sudut pandang dan penekanan dalam pengungkapan buku masing-masing. Kata "penelitian" itu sendiri berarti suatu proses pencarian kebenaran ataupun pembuktian terhadap fenomena yang dihadapi melalui prosedur kerja tertentu. Sedangkan penelitian sebagai suatu metodologi, tentunya akan mempunyai pengertian yang berbeda. Sebagai suatu metodologi, maka usaha pembuktian kebenaran tersebut harus menggunakan pendekatan keilmuan sehingga sebagai ilmu dapat dipertanggungjawabkan. 3 Ibnu Subiyanto. Metodologi Penelitian. Jakarta. Gunadarma, 2004, hal. DAKWAH KEPADA ALLAH | 20 Jadi, metode penelitian adalah langkah-langkah yang diambil oleh peneliti untuk mengumpulkan data atau informasi untuk diolah dan dianalisis secara ilmiah. Adapun Pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan kualitatif, yaitu dengan melakukan penelitian yang menghasilkan data deskriptif dengan pengamatan langsung maupun tidak langsung yang bersifat interaktif dan memaparkan sesuai data yang didapat. Menurut Burhan Bungin, pendekatan kualitatif memusatkan perhatian pada prinsip-prinsip umum yang mendasari perwujudan sebuah makna dari gejala-gejala sosial di dalam masyarakat. Objek analisis dalam pendekatan kualitatif adalah makna dari gejala-gejala sosial dan budaya dengan menggunakan kebudayaan dari masyarakat bersangkutan untuk memperoleh gambaran mengenai kategorisasi Menurut Strauss dan Corbin . , penelitian kualitatif adalah suatu jenis penelitian yang prosedur penemuannya dilakukan tidak menggunakan prosedur statistik atau kuantifikasi. Dalam hal ini, penelitian kualitatif adalah penelitian tentang kehidupan seseorang, cerita, perilaku, dan juga tentang fungsi organisasi, gerakan sosial, atau hubungan timbal balik. Sedangkan menurut Connole, dkk . , penelitian kualitatif adalah penelitian yang memfokuskan pada kegiatan-kegiatan mengidentifikasi, mendokumentasi, dan mengetahui dengan interpretasi secara mendalam gejala-gejala nilai, makna, keyakinan, dan karakteristik umum seseorang atau kelompok masyarakat tentang peristiwa-peristiwa kehidupan. Menurut Taylor, metodologi kualitatif didefinisikan sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. 4 Burhan Bungin. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana perdana Media, 2008, hal. 5 Salim & Sahrum, metodologi penelitian kualitatif. 6 badrun kartowagiran, pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif dalam penelitian tindakan dibidang psikologi. Hal. 21 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 Penelitian kualitatif merupakan suatu strategi inkuiri yang menekankan pencarian, makna pengertian konsep, karakteristik, gejala, simbol, maupun ide penelitian tentang fenomena, fokus, dan multi metode. Penelitian ini bersifat alami dan holistik, mengutamakan kualitas, menggunakan beberapa cara, serta disajikan secara naratif. Dari sisi lain, secara sederhana dapat dikatakan bahwa tujuan penelitian kualitatif adalah untuk menemukan jawaban terhadap suatu fenomena atau pernyataan melalui aplikasi prosedur ilmiah secara sistematis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penerapannya, pendekatan kualitatif menggunakan metode pengumpulan data dan metode analisis yang bersifat non kuantitatif, seperti penggunaan instrumen wawancara dan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang berfokus pada penelitian non hipotesis sehingga dalam langkah penelitian tidak perlu merumuskan hipotesis. Pertimbangan peneliti menggunakan pendekatan kualitatif karena peneliti bermaksud meneliti secara mendalam, menyajikan data secara akurat, dan menggambarkan kondisi sebenarnya secara jelas. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini adalah Yayasan Islah Bina Umat. Jl. Cipinang Besar No. Jatinegara. Jakarta Timur. Dengan Objek yang akan diteliti adalah bagaimana strategi Yayasan Islah Bina Umat. Jl. Cipinang Besar No. Jatinegara. Jakarta Timur, dalam pemberdayaan anak yatim dan dhuafa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan data primer dan Berikut penjelasannya: Data Primer dan sekunder. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian perorangan, kelompok, dan organisasi. Dalam hal ini, data yang diperoleh dari hasil wawancara. Penggunaan teknik wawancara yaitu memperoleh keterangan secara mendetail untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai berkaitan dengan data 7 A. munir Yusuf. Metode Penelitian. Jakarta: Kencana Prenada Media, 2014, hal. DAKWAH KEPADA ALLAH | 22 penelitian peneliti tentang strategi Yayasan Islah Bina Umat terhadap anak yatim dan dhuafa. Sedangkan data sekunder dalam bentuk yang sudah tersedia melalui publikasi dan informasi yang dikeluarkan oleh komunitas atau instansi-instansi. Dalam hal ini, data sekunder yang diperoleh adalah catatan-catatan, dokumen-dokumen, brosur, dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Dalam penelitian tentunya terdapat bagian analisis data, yang mana bertujuan untuk menyusun data dalam acara yang bermakna sehingga didapat dipahami. Jadi, pengumpulan data adalah cara mengenai proses menentukan bahan penelitian, isi dalam berbagai setting, berbagai sumber dan berbagai cara. Proses ini merupakan isyarat dalam kesuksesan dari sebuah pengamatan, sebab keaslian data diukur pada proses pengamatan data atau perbandingannya. 9 Peneliti melakukan pengumpulan data yang menjadi isyarat dalam memanfaatkan teknik sebagai berikut: Dokumentasi Dokumentasi merupakan pengumpulan data dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen dari sumber terpercaya yang mengetahui tentang narasumber. Metode dokumentasi menurut Arikunto adalah mencari data mengenai variabel yang berupa catatan, transkrip, buku, isi surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, agenda, dan sebagainya. 10 Studi dokumentasi merupakan pelengkap dari penggunaan wawancara dan observasi dalam penelitian kualitatif Observasi Observasi adalah dasar ilmu pengetahuan. Ilmuwan bekerja berdasarkan data yang diperoleh melalui observasi untuk mendapatkan data yang berkaitan dengan penelitian dalam pencatatan apa yang bisa dilihat, didengar, diraba, dan kemudian dituangkan dalam penelitian ini. Peneliti melaksanakan observasi ini 8 Tim Prodi KPI. Buku Panduan Menyusun Penelitian. Bekasi: STID Mohammad Natsir Press, 2017, cet. ke-4, hal. 9 Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method. Bandung: Alfabeta, 2012, hal. 10 Arikunto. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara, 2006, hal. 23 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 untuk mendapatkan data peranan komunikator, pengenalan khalayak, mengamati kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan islah Bina Umat. Wawancara Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan tanya jawab antara pewawancara dan orang yang diwawancarai menggunakan alat yang disebut interviewer guide. Menurut Esterberg dalam Sugiyono . , wawancara adalah pertemuan yang dilakukan oleh dua orang untuk bertukar informasi maupun suatu ide dengan bicara ditanya dijawab, sehingga didapat dan dikerucutkan menjadi sebuah kesimpulan atau makna dalam suatu topik tertentu. Wawancara bisa dilakukan setiap kali pertemuan atau menggunakan media teknologi seperti Telepon. SMS, atau WhatsApp. Dalam penelitian ini, nantinya Peneliti akan melakukan wawancara dengan pihak Yayasan Islah Bina Umat. Dalam buku "Memahami Penelitian Kualitatif" yang ditulis oleh Sugiyono, ia memaparkan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun data secara sistematis dari wawancara, catatan lapangan, dan bahan lain sehingga mudah dipahami dan hasilnya dapat dibagikan kepada orang lain. Analisis data dilakukan dengan mengorganisir data, memecahnya menjadi unit-unit, mensintesiskan, dan menyusunnya dalam suatu pola, memilih apa yang penting dan apa yang sedang dipelajari, serta menarik kesimpulan yang dapat dibagikan kepada orang lain. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis Miles & Huberman. Ada tiga komponen dalam analisis ini, yaitu reduksi data . ata reductio. , paparan data . ata displa. , dan penarikan kesimpulan dan verifikasi . onclusion drawing/verifyin. Analisis data kualitatif dilakukan secara bersamaan dengan proses pengumpulan data berlangsung. 12 Mereduksi data adalah aktivitas yang mengharuskan Anda untuk merangkum, memilih hal-hal yang penting, fokus pada hal-hal yang penting, dan mencari tema dan pola. 11 Moh. eNazir. Metode Penelitian. Bandung: Talia Indonesia, 1999, hal. 12 Imam Gunawan. Metodologi Penelitian Kualitatif Teori & Praktik. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2013, hal. DAKWAH KEPADA ALLAH | 24 Data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan pengumpulan data. Temuan yang dianggap aneh atau belum terpolakan menjadi perhatian karena penelitian kualitatif bertujuan untuk menemukan pola dan makna tersembunyi di balik pola dan data yang terlihat. Data kemudian direduksi merupakan langkah selanjutnya untuk menyajikan data. Menyajikan data sebagai kumpulan informasi terstruktur memberikan kesempatan untuk menarik kesimpulan dan mengambil tindakan. Penyajian data digunakan untuk lebih meningkatkan pemahaman kasus dan sebagai acuan untuk mengambil tindakan berdasarkan pemahaman dan analisis penyajian Data penelitian disajikan dalam bentuk penelitian yang didukung oleh matriks jaringan. Kesimpulan adalah hasil penelitian yang menjawab fokus penelitian berdasarkan hasil analisis data. Kesimpulan disajikan dalam bentuk objek penelitian deskriptif berdasarkan studi penelitian. Berdasarkan isi analisis model interaktif, isi kegiatan pengumpulan data, reduksi data, pengungkapan data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan merupakan proses siklik dan Analisis data kualitatif merupakan upaya yang terus menerus, berulang, dan berkelanjutan. Reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menjadi kisah sukses sebagai rangkaian kegiatan analisis yang menyusun. Penelitian Terdahulu Dalam penelitian ini, peneliti memasukkan beberapa penelitian yang dilakukan oleh pihak lain sebagai bahan acuan dalam pengembangan materi dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Beberapa penelitian sebelumnya yang menunjukkan korelasi dengan penelitian ini antara lain: Pertama. Penelitian yang dilakukan oleh Yulia Fajarwati . dari Sekolah Tinggi Ilmu Da'wah Mohammad Natsir, jurusan Pemberdayaan Masyarakat Islam, dengan judul "Pemberdayaan Yatim dan Dhuafa Melalui Program 'Short Course' . ursus singka. Rumah Gemilang Indonesia Sawangan Depok". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan yatim dan 13 Ibid, hal. 25 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 dhuafa melalui program short course Rumah Gemilang Indonesia Sawangan Depok. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan . ield researc. dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Gemilang Indonesia Sawangan Depok telah banyak melakukan aktivitas pemberdayaan terhadap yatim dan dhuafa melalui program short course dan telah memberikan dampak yang sangat positif bagi para peserta didiknya. Upaya-upaya pemberdayaan yang dilakukan antara lain adalah: menyadarkan akan impotensi yang dimiliki oleh para peserta, memfasilitasi untuk pengembangan potensi yang dimiliki oleh para peserta, penanaman nilai-nilai kepada para peserta, menumbuhkan semangat partisipasi kepada peserta, dan mengarahkan pada tempat yang tepat. Kedua. Penelitian yang ditulis oleh Fikri Zulkarnain yang berjudul AuPeran Yayasan Griya Yatim Dan Dhuafa Dalam Pemberdayaan Kaum Dhuafa Melalui Pendidikan Keterampilan Di BekasiAy di UIN Syarif Hidayatullah, tahun 2014. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah peran yang dilakukan oleh Yayasan Griya Yatim dan Dhuafa dalam hal memberdayakan kaum dhuafa dengan menyediakan pendidikan formal maupun non-formal, melatih bakat dan keterampilan kaum dhuafa, serta meningkatkan kesadaran sosial dan agama. Keterasingan kaum dhuafa dari hal-hal demikian menjadi latar belakang Yayasan Griya Yatim dan Dhuafa untuk lebih memerankan tugas dan kewajibannya sebagai media . dalam mengakomodasi kebutuhan bagi masa depan kaum yatim dan Program tersebut dibutuhkan oleh kaum dhuafa sebagai bekal untuk hidup bermasyarakat dan menatap masa depan. Penelitian ini mengkaji peran Yayasan Griya Yatim dan Dhuafa dalam memberdayakan kaum dhuafa melalui pendidikan keterampilan, sebagai program pendidikan alternatif untuk pemberdayaan kaum dhuafa yang tidak mampu dalam hal ekonomi, pendidikan, dan sosial. Hal ini mendorong Yayasan Griya Yatim dan Dhuafa untuk memberikan bimbingan . terhadap kreativitas, pendidikan, dan keterampilan kaum dhuafa, dalam mengembangkan bakat, menyalurkan, dan meningkatkan kapasitas intelektualnya masing-masing. DAKWAH KEPADA ALLAH | 26 Perbandingan antara judul Penelitian yang ditulis oleh Fikri Dzulkarnain dengan judul Penelitian Peneliti angkat, diantaranya adalah beberapa kesamaan dan juga perbedaan: pertama, kesamaan dari judul Penelitian oleh saudara Fikri Dzulkarnain dengan Peneliti yakni Pemberdayaan Yatim dan Kaum Dhuafa melalui Yayasan hanya saja saudara Fikri Dzulkarnain mengenai peran Yayasan Griya sedangkan Peneliti tentang strategi pemberdayaan yayasan Islah Bina Umat. Kedua, perbedaan dari objek yang diteliti yakni saudara Fikri Dzulkarnain tentang peran Yayasan Griya Yatim dan Dhuafa Di Bekasi sedangkan Peneliti tentang Yayasan Islah Bina Umat. HASIL DAN DISKUSI Sejarah Yayasan Islah Bina Umat14 Bermula dari keinginan untuk memberikan kontribusi terbaik dalam pembangunan masyarakat memalui pembinaan warga negara Indonesia yang saleh dengan berlandaskan ilmu penegtahuan. Sehingga Yayasan Isalah Bina Umat bergerak memberikan kontribusinya di bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan dan bantuan sosial. Dengan semangat untuk menebar kebaikan. Yayasan Islah Bina Umat didirikan di Jakarta pada tanggal 5 Desember 2003 dihadapan Notaris Musa Muamarta. mendapatkan surat pengesahan Menteri Hukum dan HAM pada tanggal 7 Januari 2004 dengan nomor C-24 HT. 02 TH. Sejak awal berdiri hingga saat ini. Yayasan Islah Bina Umat telah menyalurkan berbagai bantuan, berupa pembangunan Masjid dan Islamic Center, pengadaan sumur dangkal dan dalam, bantuan modal usaha dan bantuan musiman seperti buka puasa bersama dan tebar hewan kurban, serta bantuan untuk korban bencana alam. Tidak kurang dari 1. 300 masjid, 180 Islamic Center, dan 500 rumah telah terbangun, bantuan modal usaha berupa gerobak dagang dan mesin jahit telah tersalurkan bagi ribuan kepala keluarga, serta program buka puasa bersama dan tebar hewan kurban telah Dalam hal bencana alam. Yayasan Islah Bina Umat selalu hadir membantu meringankan kesulitan saudara-saudara kita di daerah bencana, mulai dari bencana tsunami Aceh tahun 2004, erupsi 14 Wawancara. Supriatna, 15 Mei 2023 27 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 Gunung Merapi 2006 dan 2011, hingga gempa bumi di Palu dan Lombok pada tahun 2018. Bersama bahu membahu saling membantu meringankan kesulitan sesama. Yayasan Islah Bina Umat Juga bekerja sama dengan Yayasan Al-Fityan dalam bidang pendidikan dan salah satu sekolah yang mereka kelola adalah sekolah tingkat dasar, menengah, dan perguruan tinngi, serta program intensif menghafal Al-QurAoan. Hingga saat ini Yayasan Al -Fityan Indonesia telah memeliliki 6 cabang pendidikan yang tersebar di 7 Provinsi dan 1 sekolah tinggi sebagai perwujudan dari visi dan misi Yayasan untukmemberikan kontribusi kontruktif dan peran aktif dalam membangun pendidikan di indonesia. Berikut daftar pendidkan yang dikelola oleh Yayasan Al-Fityan : Al-Fityan Scool Tangerang Al-Fityan Scool Aceh Al-Fityan Scool Medan Al-Fityan Scool Gowa Al-Fityan Scool Kubu Raya Al-Fityan Scool Bogor Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Al-Wafa Bogor Profil Yayasan Islah Bina Umat Yayasan Islah Bina Umat didirikan berdasarkan Akta Notaris Musa Muamarta. SH No. 1 tanggal 5 Desember 2003 dan telah mendapatkan pengesahan Menteri Kehakiman dan HAM Republik Indonesia No. C-24 HT. 02 TH. 2004 iitanggal 7 Januari 2004, berkedudukan di Jl. Cipinang Besar Selatan No. 2A Jatinegara Jakarta Timur 13410. Dengan Susunan Kepengurusan sebagai berikut: Susunan Kepengurusan Yayasan Islah Bina Umat sebagai berikut Pimpinan: Syakh Ali Zaitir. Sekretaris: Arif Muhsin. Bendahara: Bukhari Zawahir. Dev Projek: Ketua: Fakhrurozi. Staf: Supriatna. Khalid Hanafi. Nasikun. Hilabi. Yatim dan Kafalah: Ketua: Rizki Fauzi. Staf: M. Hisyam. Syifa. Bagian Umum: Ketua: Yose Rifal. Staf: Julian. Media: Muh. Fadhil DAKWAH KEPADA ALLAH | 28 Program Kegiatan Yayasan Islah Bina Umat Program kegiatan yang dilakukan oleh Yayasan Islah Bina Umat mulai dari bantuan sosial, pendidikan, sampai bantuan sarana usaha, kegiatan itu meliputi: Program Insprastruktur15 Bantuan Pembangunan Masjid Yayasan Islah Bina Umat hadir titengah-tengah masyarakat dalam memberikan bantuan sosial berupa sarana ibadah yaitu bantuan pembangunan masjid, bantuan ini sudah mencapai sekitar 395 sarana ibadah sudah dibangun oleh Yayasan Islah Bina Umat. Bantuan Islamic Center Dan Sarana Pendidikan Yayasan Islah Bina Umat juga memberikan bantuanberupa islamic center dan sarana pendidikan guna untuk menjadi tempat bagi anak-anak untuk menuntut ilmu salah satunya buat anak-anak yatim dan anak kurang mampuh. Bantuan ini sudah mencapai 200 sarana pendidikan diwujudlkan oleh yaysan isalah bina umat. Bantuan sarana Bantuan Sumur Dangkal Salah satu program Yayasan Islah Bina Umat yaitu bantuan sumru dangkal yang bertujuan menyediakan air bersih untuk seharihari bagi masyarakat yang membutuhkan. Dan sejauh ini bantuan sumur dangkal sudah mencapai 1. 990 sumur dangkal. Bantuan sumur terbag menjadi 3 program: Sumur pompa tangan . ntuk penggunaan pribadi rumah tangg. Sumur jetpumpdengan tempat wudhu. Sumur jetpump dengan tempat wudhu dan toilet . ntuk penggunaan masjid, sekolah, asrama atau sumur umum warg. Program Pengembangan Ekonomi Bantuan Gerobag Dagang Selain bangunan fisik yayasan islah bina umat juga memeliki program pemeberdayaan masyarakat berupa bantuan gerobag dagang dari alumunium dengan roda untuk kebutuhan buka usaha Bantuan ini sudah mencapai 2. 000 bantuan. Bantuan mesin jahit 15 Wawancara. Supriatna&Arif Muhsin 21 Juni 2023 29 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 Bantuan pemberdayaan lainnya adalah bantuan mesin jahit dengan mesin elektrik untuk masyarakat yang memiliki keterampilan menjahit guna untuk memenuhu kebutuhan sehari-hari keluarga Bantuan Ternak Kambing Yayasan islah bina umat memebrikan bantuan dalam pengembangan ekonomi kepada msyarakat berupa ternak kambing yang sudah tersebar di seluruh indonesia terutama jawa barat dan jawa Bantuan Musiman Bantuan musiman berupa Bantuan Ifttar Ramadhan dan Hewan Qurban. Disaat bulan Ramadhan Yayasan Islah Bina Umat juga memberikan bantuan berupa iftor . uka puasa bersam. buka puasan dan sahur. Disaat bulan Ramadhan Yayasan Islah Bina Umat juga memberikan bantuan berupa sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dan program ini dilaksanakan setiap tahinnya di bulan Ramadhan. Di saat idhul adha yayasan islah bina umat juga memberikan bantuan berupa hewan qurban kepada masyarakat terutama masyarakat yang mendapat bantuan pembangunan masjid dari pihak yaysan islah bina umat. Program Bantuan Kesehatan Yayasan islah bina umat dibidang kesehatan meberikan bantuan berupa oprasi katarak bagi masayarakat yang mebutuhkan bantuan dari setiap data yang masuk ke pihak yayasan islah bina umat. Yayasan islah bina umat meberikan bantuan kepada orang yang sakit seperti disabilitas yaitu berupa kursi roda guna memudahkan mereka dalam proses penyembuhan. Kafaah Yatim Yayasan islah bina umat memebrikan beasiswa anak yatim termasuk biaya sekolah dan kebutuhan hidup sehari-hari. Proses kafaah yatim ini berkerja sama dengan pesantern-pesantren dan sekolah-sekolah yang menerima anak yatim, untuk dananya sendiri di kirim langsung ke anak yatim per 3 bulan sekali besaranya sekitar 000 perbulan. dan pihak sekolah yang bekerjasama dibebankan laporan per tigabulan. DAKWAH KEPADA ALLAH | 30 Program Incidental Dalam hal bencana alam. Yayasan Islah Bina Umat selalu hadir membantu meringankan kesulitan saudara-saudara kita di daerah bencana, mulai dari bencana tsunami Aceh tahun 2004, erupsi Gunung Merapi 2006 dan 2011, hingga gempa bumi di Palu dan Lombok pada tahun 2018 dan juga gempa bumi di Cianjur 2023 dan bencana-bencana lainnya. Bersama bahu membahu saling membantu meringankan kesulitan sesama. HASIL Seperti yang telah disebutkan pada bab sebelumnya, strategi adalah rencana pengelolaan jangka panjang secara menyeluruh hingga spesifik dari suatu instansi atau organisasi, tentunya untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai oleh instansi tersebut, dan akan dijadikan acuan dalam semua instansi atau organisasi kegiatan organisasi. Dengan adanya strategi, suatu instansi atau organisasi akan lebih mudah untuk melakukan berbagai kegiatan. Dalam hal ini Yayasan Isalah Bina Umat adalah salah satu Yayasan yang berada di daerah Bintaro, dan merupakan salah satu Yayasan yang mendirikan pendidikan Islam bermadzhab salaf dan juga maju serta berkualitas. Maka peneliti dalam hal ini melakukan riset atau wawancara pada pengurus Yayasan Isalah Bina Umat yang beralamat di Jl. Cipinang Besar Selatan No. 2A Jatinegara Jakarta Timur 13410. Penelitian dapat diuraikan sebagai berikut: Kegiatan yang Bersifat Ruhaniyah dan Pendidikan. Dalam kegiatan belajar mengajar. Yayasan Isalah Bina Umat adalah satu-satunya Yayasan yang juga memberikan kontribusi mendirikan pendidikan yang bekerja sama dengan lembaga lain baik itu pesantren-pesantren dan sekolah-sekolah, salah satunya adalah Yayasan Al-Fityan Bogor berbasis Islam. Itu sangat dibutuhkan sekali bagi masyarakat di sana. Sejak kehadiran Yayasan Isalah Bina Umat yang mendirikan pendidikan berbasis Islam, masyarakat di sana sudah banyak yang menyekolahkan anaknya di sekolah yang berbau Islam. Mereka sudah membuka mata hati mereka untuk memperdalam 31 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 Islam. Pendidikan yang diterapkan oleh sekolah yang berada di dalam Yayasan Isalah Bina Umat juga tidak kalah bergengsi dengan Sekolah lainnya di sekitar Yayasan, karena pengajaran di luar juga ada di dalam sekolah Yayasan Isalah Bina Umat tetapi pendidikan yang diterapkan oleh sekolah Yayasan Isalah Bina Umat belum tentu ada di dalam pendidikan luar seperti halnya menghafal Al-Qur'an dan juga komputer. Pendidikan yang didirikan oleh Yayasan Islah Bina Umat yang bekerja sama dengan Yayasan AlFityan mulai dari Taman Kanak-Kanak Al-Fityan (TK). Sekolah Dasar Islam Al-Fityan (SD). PKBM Al-Fityan (SMP-SMA). Pondok Tahfizh (SMP-SMA) dan juga sekolah tinggi Al-Wafa Bogor. Kegiatan Yang Bersifat Intelektual Menurut teori yang diterapkan oleh Ibnu Khaldun, kegiatan yang bersifat ruhaniyah hampir sama persis dengan kegiatan yang bersifat intelektual. Maka daripada itu kegiatan intelektual termasuk di dalamnya kegiatan belajar mengajar yang didirikan oleh Yayasan Isalah Bina Umat yang bekerja sama dengan Yayasan Al-Fityan mulai dari PAUDIT Al-Fityan. SDIT Al-Fityan. PKBM Al-Fityan (SMPITSMAIT) dan juga Pondok Tahfidz. Kegiatan Pemberdayaan. Yayasan Islah Bina Umat Peduli Program Yayasan Isalah Bina Umat yang paling banyak pemberdayaannya, dan banyak mengalokasikan dana untuk memberdayakan masyarakat. Yayasan Isalah Bina Umat Peduli juga memiliki pasokan dana dari Kuwait yang bekerja sama dengan Yayasan Islah Bina Umat. Program yang ada dalam Yayasan Islah Bina Umat Peduli yakni memberikan sumbangan dana untuk masyarakat yang kurang mampu seperti mesin jahit, gerobak dagang, dan juga sembako yang disalurkan oleh Yayasan Islah Bina Umat. Sembako yang diberikan sesuai dengan jumlah dana yang terkumpul oleh Yayasan Islah Bina Umat Peduli. Yayasan Islah Bina Umat Peduli juga mengadakan operasi katarak untuk mereka yang membutuhkan tetapi terkendala dalam DAKWAH KEPADA ALLAH | 32 pembiayaan. Kegiatan itu berjalan setiap tahunnya sesuai dengan data yang masuk terkait bantuan-bantuan yang dibutuhkan masyarakat. Kafaah Anak Yatim Yayasan Islah Bina Umat memiliki program yang dinamakan kafaah yatim, di mana Yayasan memberikan kafaah kepada anak-anak yatim sebesar 600 ribu per orang terkhususnya anak yatim yang mendapatkan bantuan beasiswa dari pihak Yayasan Islah Bina Umat. Dan kafaah ini diberikan kepada mereka setiap tiga bulan sekali. Ini adalah program pemberdayaan yang sangat banyak menuai tanggapan positif pastinya dari masyarakat, karena dengan adanya program ini mereka sedikitnya terbantu. Program ini membantu mereka dalam biaya pendidikan yang tergolong sebagai anak yatim, ini menjadi sesuatu yang sangat berharga dan pastinya meringankan mereka dalam pengeluaran biaya untuk pendidikan dan biaya sehari-hari. Pastinya ketika mereka yang sudah dibantu oleh Yayasan akan selalu mendapatkan pantauan, sudah berapa jauh mereka dalam memberdayakan diri mereka. PEMBAHASAN Pada pembahasan ini, peneliti berupaya untuk membahas hasil dari penelitian yang telah dilakukan pada Lembaga Pendidikan yakni Yayasan Islah Bina Umat di Jl. Cipinang Besar No. Rt. 2/Rw. 10 Scout Cipinang Besar. Jatinegara. East Jakarta City Sebagaimana yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya, penelitian yang dilakukan dengan metode kualitatif yaitu dengan melakukan penelitian yang menghasilkan data deskriptif dengan pengamatan langsung dan tidak langsung yang bersifat interaktif dan mendeskripsikan sesuai dengan data yang diperoleh. Pendekatan Burhan Bungin menitikberatkan pada prinsip-prinsip umum yang mendasari terwujudnya suatu makna fenomenal sosial dalam masyarakat. Pendekatan kualitatif menganalisis makna fenomena sosial dan budaya dengan memberikan gambaran kategorisasi tertentu berdasarkan budaya masyarakat masing-masing. 33 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 Sebagaimana yang telah dibahas pada bab sebelumnya bahwa melaksanakan proses pemberdayaan bukanlah suatu hal yang mudah, namun untuk mencapai pemberdayaan yang efektif dan tepat sasaran harus melalui beberapa langkah-langkah dan aspek-aspek yang perlu Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk memberikan daya . atau penguatan . kepada masyarakat. Pemberdayaan masyarakat juga diartikan sebagai kemampuan individu yang bersenyawa dengan masyarakat dalam membangun keberdayaan masyarakat yang bersangkutan sehingga bertujuan untuk menemukan alternatif-alternatif baru dalam pembangunan Pada pembahasan ini peneliti menganalisis bahwa lembaga pendidikan Yayasan Islah Bina Umat dalam penerapan strategi pemberdayaan yatim dan dhuafa mencerminkan teori strategi pemberdayaan yang digagas oleh Ibnu Khaldun. Adapun programnya yakni mencerdaskan anak bangsa dan memberdayakan masyarakat di seluruh penjuru nusantara. Kegiatan Belajar Mengajar Kegiatan belajar mengajar Yayasan Islah Bina Umat yang bekerja sama dengan Yayasan Al-Fityan sangatlah bagus, karena Yayasan Islah Bina Umat dan Yayasan Al-Fityan memiliki visi dan misi yang sama dalam mengembangkan pendidikan. Sekolah yang dibangun oleh Yayasan Islah Bina Umat termasuk menjadi salah satu sekolah favorit di kalangan masyarakat baik itu yang ekonominya menengah ke atas bahkan juga mereka yang ekonominya menengah ke bawah. Tidak sedikit dari siswa yang bersekolah di sana mayoritas perekonomiannya menengah ke bawah dan ada juga dari menengah ke atas. Sekolah yang dibangun oleh Yayasan Islah Bina Umat yang bekerja sama dengan Yayasan Al-Fityan juga banyak memiliki keunggulan dari segi pengajaran maupun juga kegiatannya. Siswa 16 Kajianpustaka. Tujuan. Prinsip dan Tahapan Pemberdayaan Masyarakat, https://w. com/2017/11/tujuan-prinsip-dantahapan-pemberdayaan- . iakses pada 6 Juli 2023, pukul 14:11 WIB) DAKWAH KEPADA ALLAH | 34 dibimbing agar benar-benar menjadi generasi yang berakhlak mulia dan juga tidak keluar dari koridor Islam. Kursi Roda Gratis Kursi roda gratis yang diadakan oleh Yayasan Islah Bina Umat pastinya menuai banyak sekali manfaat bagi masyarakat, terlebih lagi bagi yang telah langsung merasakan bantuan kursi roda Manfaat yang dirasakan oleh masyarakat tentunya merasa teringankan bebannya dalam segi kesehatan, yang tadinya harus membeli kursi rodanya dengan adanya bantuan dari Yayasan Islah Bina Umat pasien bisa memakai dan memiliki secara gratis. Manfaat yang sangat luar biasa dalam membantu masyarakat dan memikat hati masyarakat juga untuk mengenal nama Yayasan Islah Bina Umat. Di samping banyaknya manfaat dari adanya kursi roda gratis pasti terdapat kekurangannya juga, seperti keterbatasan jumlah bantuan yang disalurkan setiap tahunnya sehingga masih banyak masyarakat belum merasakan bantuan kursi rodanya karena bantuan dari pihak yayasan hanya ketika ada laporan yang masuk terkait yang membutuhkan kursi rodanya. Islah Bina Umat Peduli Islah Bina Umat Peduli adalah program Yayasan Islah Bina Umat yang paling besar dalam memberdayakan masyarakat dari segi ekonomi khususnya, mulai dari membantu dari kegiatan sosial ketika ada bencana juga dalam kegiatan sosial yang lainnya. Memberikan bantuan kepada masyarakat secara langsung, sebagaimana yang dilakukan oleh Islah Bina Umat Peduli ini adalah langkah yang paling cepat dalam menebarkan kebaikan juga agar mengenalkan Yayasan Islah Bina Umat di tengah khalayak luas. Pastinya masyarakat yang telah menyumbangkan atau yang ikut membantu untuk mensukseskan program ini, pastilah sangat banyak sekali manfaat yang mereka peroleh selama di dunia ini. Sebagaimana ketika mereka menyedekahkan harta mereka, maka balasannya itu tidak hanya di akhirat melainkan juga di dunia rezekinya akan dilipat gandakan oleh Allah AA. 35 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 Program ini juga berjalan lancar sesuai dengan dana yang telah didapatkan, itu semua dialokasikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan uluran tangan atau bantuan dari Islah Bina Umat Peduli. Tentunya mereka yang telah diberdayakan oleh Islah Bina Umat Peduli akan selalu berada di dalam pengawasan yayasan, karena akan selalu dipantau perkembangan dan kemajuan perekonomian Seiring berjalannya program ini tidak mungkin mulus-mulus saja, pastinya dalam hal ini banyak kendala yang didapatkan oleh Yayasan dalam mensukseskan itu semuanya. Seperti misalnya ketika pemasukan dari muhsinin berkurang pastinya dana yang dialokasikan lebih sedikit dari biasanya, juga ketika mereka yang sudah diberdayakan tetapi masih saja jalan di tempat maka itu juga termasuk masalah tersendiri. Kafaah Yatim Yayasan Islah Bina Umat memiliki program yang dinamakan kafaah yatim, di mana Yayasan memberikan kafaah kepada anak-anak yatim sebesar 600 ribu per orang terkhususnya anak yatim yang mendapatkan bantuan beasiswa dari pihak Yayasan Islah Bina Umat. Dan kafaah ini diberikan kepada mereka setiap tiga bulan sekali. Ini adalah program pemberdayaan yang sangat banyak menuai tanggapan positif pastinya dari masyarakat, karena dengan adanya program ini mereka sedikitnya terbantu. Program ini membantu mereka dalam biaya pendidikan yang tergolong sebagai anak yatim, ini menjadi sesuatu yang sangat berharga dan pastinya meringankan mereka dalam pengeluaran biaya untuk pendidikan dan biaya sehari-hari. Pastinya ketika mereka yang sudah dibantu oleh Yayasan akan selalu mendapatkan pantauan, sudah berapa jauh mereka dalam memberdayakan diri mereka. DAKWAH KEPADA ALLAH | 36 No. Aspek Teori Ruhaniyah Intelektual Ekonomi Kegiatan Keterangan Kegiatan belajar mengajar mulai dari PAUDIT. SDIT Berjalan PKMB AL-Fityan Aspek intelektual dalam teori Ihnu Khaldun ada kemiripan di dalamnya dengan aspek ruhaniyah. Berjalan maka program yang ada di dalam aspek ruhaniyah juga ada di dalam aspek intelektual. Islah Bina Umat Peduli yakni program dari Yayasan Islah Bina Umat yang sangat pemberdayan masyarakat. Berjalan Kafaah yatim adalah program yang membantuanak yatim baik untuk pendidikan dan juga untuk biaya kehidupan seharihari mereka. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian yang Peneliti lakukan terhadap Strategi Yayasan Islah Bina Umat dalam Pemberdayaan Yatim dan Dhuafa, maka Peneliti simpulkan bahwa yang dilakukan Yayasan Islah Bina Umat sesuai dengan Strategi Pemberdayaan yang digagas oleh Ibnu Khaldun. Yayasan Islah Bina Umat menerapkan aspek ruhaniyah yang dapat meberdayakan masyarakat dari sisi pembelajaran dan pengajarannya, seperti contohnya mendirikan lembaga Pendidikan dan juga pembanguna masjid-masjid demi membangun kerohanian Yayasan Islah Bina Umat juga menerapkan aspek intelektual, yang mana aspek intelektual ini dalam teori Ibnu Khaldun banyak 37 | Bina Ummat | Vol 7 | No. 1 | 2024 Bisa disimpulkan bahwa program yang berada di dalam aspek ruhaniyah, makan pada aspek intelektual juga tercantum. Yayasan Islah Bina Umat juga menerapkan aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memberikan sumbangan-sumbangan yang berbau sosial untuk para masyarakat yang membutuhkan, dan juga demi memberdayakan masyarakat yang kurang atau tidak berkembang menjadi berkembang. DAFTAR PUSTAKA