JPN Jurnal Pembangunan Nagari Vol. No. Desember, 2023. Hal. DOI: 10. 30559/jpn. Copyright A Balitbang Provinsi Sumatera Barat ISSN: 2527-6387 Balitbang Provinsi Sumatera Barat Kasus Stunting Ditinjau dari Pola Asuh dan Status Ekonomi Tahun 2012-Tahun 2022 Neila Sulung1. Putri Rahmadani2. Efriza Efriza3 Universitas Fort De Kock. Bukittinggi. Indonesia. Email: neilasulung@fdk. Universitas Fort De Kock. Bukittinggi. Indonesia. Email: putrirahmadani@fdk. Universitas Fort De Kock. Bukittinggi. Indonesia. Email: efriza@fdk. Artikel Diterima: . Oktober 2. Artikel Direvisi: . Desember 2. Artikel Disetujui: . Desember 2. ABSTRACT Parenting pattern is a form of interaction between parents and children in educating, guiding and providing protection so that children are able to interact in society and can act independently. Good parenting patterns especially stimulate children's growth and development . The aim of this research is to look at the relationship between parenting and economic patterns and the incidence of stunting. Methodology: using conducted a literature review Prisma and Quality Assessment approaches of several articles, both international and national, which were searched using Google Scholar and ScienceDirect. PubMed. Publish or Perish. Several articles, both international and national, filled in 1212 articles with the words parenting patterns, fostering economic status related to stunting, which consisted of From 234 international and 542 national journals, after selecting according to keywords, 21 articles were analyzed. Results of a review of 18 international and 3 national articles found that the incidence of stunting occurs in conditions where parenting, nurturing and caregiving patterns are not in accordance with the child's growth and development stages and are exacerbated by poor socio-economic levels. The result of research conclude that one strategy to reduce the prevalence of stunting is to improve parenting practices, provide children the nutrient-rich food they need, give them the right kind of stimulation, show them plenty of love, and pay attention to the socioeconomic status of the Keywords: Parenting Style. Economic Status. Stunting. ABSTRAK Pola asuh merupakan suatu bentuk interaksi antara orang tua kepada anak dalam mendidik, membimbing dan memberikan perlindungan agar anak mampu berinteraksi di masyarakat dan bisa bersikap mandiri. Pola asuh yang baik terutama akan menstimulus pertumbuhan dan perkembangan anak . Tujuan penelitian ini adalah untuk mereview hubungan pola asuh dan ekonomi dengan kejadian stunting Metodologi penelitian dengan melakukan literature review melalui pendekatan Prisma dan Quality Assesment dari beberapa artikel baik internasional maupun nasional yang dicari dengan mempergunakan Google Scholar dan Sciencedirect. PubMed. Publish or Perish. Beberapa artikel baik internasional maupun nasional, menyisihkan 1212 artikel dengan kata pola asuh asah, asih, status ekonomi yang berhubungan dengan stunting yang terdiri atas 234 internasional dan 542 jurnal nasional, setelah dilakukan seleksi sesuai kata kunci yang dianalisis ialah 21 artikel. Hasil review pada 18 artikel internasional dan 3 nasional menemukan bahwa kejadian stunting terjadi pada kondisi pola asah, asuh dan asih yang tidak sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak dan diperburuk dengan tingkat sosial ekonomi yang kurang. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa salah satu cara mengatasi kejadian stunting adalah dengan memperbaiki pola asuh dengan memberikan makanan bergizi sesuai kebutuhannya, asah dengan stimulasi yang benar dan asih memberikan kasih sayang penuh cinta serta memperhatikan tingkat sosial ekonomi Kata Kunci: Pola Asuh. Status Ekonomi. Stunting. Penulis Koresponden: Nama : Neila Sulung Email : neilasulung@fdk. 142 | Neila Sulung. Putri Rahmadani, & Efriza Efriza Pendahuluan Pola asuh, asah, dan asih merupakan cara yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak dalam memberikan stimulus pertumbuhan dan perkembangan seperti asuh . emberikan makanan bergizi sesuai kebutuhanny. , asah . timulasi yang bena. dan asih . emberikan kasih sayang penuh cint. Pola ini akan mendukung tumbuh kembang optimal terhadap anak. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah 2 . tahun yang disebabkan masalah gizi Gizi merupakan yang sangat penting dalam membangun manusia dan masyarakat. Studi nutrisi global pada tahun 2020 menemukan bahwa terdapat masalah gizi di setiap Sepertiga anak-anak yang mengalami kelaparan di dunia tinggal di Afrika SubSahara. Oleh sebab itulah stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dalam skala global. Gizi buruk, obesitas, dan stunting merupakan 3 . penyebab utama penyakit di Indonesia. Kejadian stunting dipengaruhi oleh pola asuh orang tua terhadap balita, yakni pemberian ASI eksklusif dan riwayat imunisasi balita (World Health Organization, 2. Dalam studi ini, usia yang lebih tua, kekayaan keluarga yang rendah, tingkat buta huruf ibu, dan tingkat buta huruf di masyarakat merupakan faktor penentu utama terjadinya stunting pada anak di bawah usia 5 . tahun (Tamir et al. , 2. Penelitian lain menyebutkan beberapa permasalahan yang timbul akibat stunting diantaranya terhambatnya pertumbuhan dan perkembangan anak akibat gizi yang tidak memadai, infeksi, dan kurangnya stimulasi Kondisi ini biasanya merupakan indikator pola asuh yang buruk. Oleh sebab itu, peran orang tua sangat penting bagi pertumbuhan, perkembangan dan pembelajaran anak (Putri & Rong, 2. Bagi Indonesia, stunting merupakan hal sangat krusial saat ini karena besarnya permasalahan gizi di tengah upaya untuk membangun manusia dan masyarakat seutuhnya yang berkualitas. Stunting pada anak balita didefinisikan sebagai tinggi badan menurut usia yang kurang dari 2 . standar deviasi dari median standar pertumbuhan anak menurut World Health Organization (WHO), yang menunjukkan pertumbuhan linier yang buruk selama masa kritis (WHO, 2. Efek jangka pendek dan jangka panjang dari stunting pada anak dapat berupa peningkatan morbiditas dan mortalitas, pertumbuhan anak yang buruk dan kapasitas belajar, peningkatan risiko infeksi dan penyakit tidak menular di masa dewasa, serta penurunan produktivitas dan kapasitas ekonomi (Wicaksono & Harsanti, 2. ujuan pertama dari 6 . Target Gizi Global untuk tahun 2025 adalah penurunan stunting pada anak, yang juga merupakan indikator penting untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan kedua untuk mengakhiri kelaparan (World Health Organization, 2. Stunting adalah suatu kondisi dimana seorang anak mengalami malnutrisi serta kondisi seperti penyakit gizi kronis, penyakit kronis menular atau berulang sehingga tinggi badannya sedikit di atas titik awal normal untuk usianya (Atok et al. , 2022. (UNICEF-WHO-The World Bank, 2. atau memiliki tinggi badan menurut usia yang kurang dari 2 . standar deviasi di bawah median standar perkembangan anak (WHO, 2. (Tumilowicz et al. Selain faktor di atas, pendapatan keluarga juga berpengaruh sehingga dapat dikatakan bahwa tingkat ekonomi berhubungan dengan kejadian stunting (Galasso & Wagstaff, 2. Pola asuh psikososial meliputi reaksi emosi, dorongan positif, suasana yang nyaman, kasih sayang yang ditunjukkan orang tua serta sarana tumbuh kembang dan belajar (Elardo & Bradley, 1. Dalam berbicara tentang pola asuh, selain orang tua, pola asuh dari keluarga Jurnal Pembangunan Nagari. Vol. No. Desember, 2023 | 143 juga sangat berpengaruh. Hal ini disebabkan karakter dan psikologi anak terbentuk dan dipengaruhi oleh pola asuh yang diberikan. Jika ibu terlalu memanjakan anak, maka anak cenderung akan tumbuh kurang mandiri. Jika ibu cukup memberikan kasih sayang, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi penyayang dan memiliki rasa empati yang tinggi (Yayasan Kita Menulis, 2. Balita dengan tinggi badan normal . idak stuntin. memiliki pola asuh berupa kebiasaan pemberian makan, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan kebersihan dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik dibandingkan dengan pola asuh balita stunting dengan latar belakang perekonomian keluarga yang sama (Bella et al. , 2. Salah satu penelitian menemukan bahwa pola asuh berhubungan dengan status gizi balita, sedangkan pola asih dan asah berhubungan dengan perkembangan balita (Mahmudiono. Di sisi lain penganiayaan terhadap anak merupakan sebuah fenomena global, tetapi beban penganiayaan sangat tinggi di negara-negara berpendapatan menengah ke bawah. sana anak-anak lebih terpapar pada faktor-faktor risiko dan memiliki akses yang sangat terbatas terhadap intervensi pengasuhan yang tersedia secara rutin yang dapat mengurangi penganiayaan terhadap anak dan mendorong perkembangan positif (World Health Organization, 2. Prevalensi stunting pada anak etnis Melayu berusia <5 tahun di Malaysia memerlukan intervensi segera. Identifikasi dini anak-anak yang berisiko mengalami stunting sangat penting difasilitasi untuk mendapatkan perawatan tambahan guna mendorong pertumbuhan yang sehat (Logarajan et al. , 2. Salah satu alternatif yang bisa dilakukan untuk mengurangi stunting adalah dengan pembangunan sistem informasi pencatatan status gizi balita stunting. Cara ini dilakukan melalui pendekatan bertingkat dengan melibatkan kader dan tenaga kesehatan yang bertanggung jawab terhadap kesehatan masyarakat (Khasanah et , 2. Dari berbagai penyebab stunting yang telah dipaparkan, yang banyak dikaji selama ini dilihat dari faktor spesifik dan sensitif. Oleh sebab itu, akan dikaji penyebab stunting dari pola asuh . sah, asih, asuh dan faktor ekonom. karena menurut penulis belum banyak yang membahas tentang hal ini. Metodologi Jenis penelitian adalah studi literature review dari berbagai jurnal dengan menggunakan metode PRISMA dan Quality Assesment. Adapun tahapan-tahapnnya adalah, pertama, pertanyaannya adalah pola asuh apa saja yang telah diteliti dalam penelitian stunting dan apa saja materi yang terdapat pada konsep pola asuh dan stunting. Kedua, pencarian studi Penelusuran beberapa artikel baik internasional maupun nasional menggunakan Google Scholar dan Sciencedirect. Pubmed dengan desain penelitian menggunakan aplikasi Publish secara deskriptifAikuantitatif. Kata kunci yang digunakan adalah pola asuh ekonomi dan stunting dengan membatasi artikel dari tahun 2012Ai2022. Ketiga, kriteria inklusi yang digunakan pada pencarian studi literatur antara lain studi yang terkait dengan pola asuh ekonomi dan stunting, dan hasil penelitian yang telah dipublikasikan pada jurnal nasional dan internasional. Keempat, literatur yang diperoleh diseleksi dan dianalisis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Diperoleh data terkait kata kunci yaitu sebanyak jumlah tulisan sehingga terseleksi sejumlah 1212 artikel dengan kata pola asuh, asah, asih dan status ekonomi yang berhubungan dengan stunting yang terdiri atas 234 jurnal internasional dan 542 jurnal nasional. Setelah dilakukan seleksi sesuai kata kunci, 144 | Neila Sulung. Putri Rahmadani, & Efriza Efriza tersisa sebanyak 21 artikel yang dianalisis. Kelima, peneliti merekapitulasi artikel tersebut ke dalam tabel untuk selanjutnya dilakukan review dan mengkajinya secara intens, khususnya bagian hasil penelitian. Pada bagian akhir penelitian, peneliti membandingkan hasil temuan dari beberapa artikel tersebut dan membuat kesimpulan. Hasil dan Pembahasan Hasil review terhadap 21 artikel dari journal internasional dan nasinal dapat dilihat pada Tabel Didapat bahwa faktor pola asuh sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting terutama sekali cara pemberian asupan makanan. Pemberian asupan makanan yang bergizi Sngat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan pada anak dengan stunting. Kondisi stunting juga diperburuk oleh faktor sosial ekonomi keluarga yang rendah. Jurnal Pembangunan Nagari. Vol. No. Desember, 2023 | 145 Tabel 1. Hasil Review/Analisis Beberapa Artikel Jurnal Nama Jurnal/ penulis dan tahun Judul Penelitian Tujuan Penelitian Systematic Reviews in Phar (Krisnana et , 2. The Relationship SocioEconomic Factors and Parenting Styles with the Incidence of Stunting in Children This study uses the familycentered nursing theory as a framework to examine how socioeconomic factors and parenting practices affect the incidence of stunting in Universitas Airlangga and IAGIKMI. the Association Of Parenting Stunting Status with Chidren Development Age 12-36 Months in the Work Area Of pauh Health Centre Padang Untuk menentukan hubungan antara pola asuh dan status perkembangan anak. Journal of Public Health Research (Putri & Rong. Parenting functioning concept analysis The role of parents is important for childrenAos growth, development and Parenting functioning is a concept health care professionals use to describe parenting activities for the purpose of intervention. Jurnal Gizi Indonesia(Bella et , 2. Hubungan pola asuh stunting balita dari keluarga miskin di Kota Palembang Untuk mengamati bagaimana pengaruh budaya pola asuh berupa kebiasaan pemberian kebersihan dan kebiasaan Metodologi Penelitian Hasil Penelitian cross-sectional The probability of bad parenting owing to inadequate education will grow as a result of societal factors associated with cross sectional Perlu diperhatikan makanan seimbang dan sesuai dengan kebutuhan anak. memperbaiki pola asuh kesehatan hygiene dan psikososial terutama anak pertumbuhan dan perkembangan anak cross sectional Pengasuhan anak yang positif, berkurangnya tekanan psikologis dan meningkatkannya ke tahap lanjut dan untuk meningkatkan manajemen stunting. cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan proporsi stunting balita pada keluarga miskin di Kota Palembang sebesar 29%. Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan pemberian makan . -value = 0,. , kebiasaan pengasuhan . -value = 0,. , kebiasaan kebersihan . -value = 0,. 146 | Neila Sulung. Putri Rahmadani, & Efriza Efriza Nama Jurnal/ penulis dan tahun Judul Penelitian Tujuan Penelitian Metodologi Penelitian Hasil Penelitian kesehatan terhadap kejadian stunting balita dari keluarga dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan . -value = 0,. dengan kejadian stunting balita Journal of Midwifery (Masrul. Description Parenting Patterns on Stunting and Normal Children Specific Area Stunting of Pasaman and West Pasaman District. West Sumatra The purpose of this study was to determine the profile of parenting stunting and the children in the specific area of stunting Pasaman and Pasaman Barat Distric cross sectional According to this study's findings. ASI and MP-ASI are essentially not different from a stunted child's peer group from a normal child in terms of physical health and psychological stimulation, and the socioeconomic status of stunted children is higher than that of normal children. Systematic Reviews Pharmacy(Krisnana et al. , 2. The Relationship SocioEconomic Factors and Parenting Styles with the Incidence of Stunting in Children This study aims to analyze the relationship between socioeconomic factors and parenting style on the incidence of stunting in infants with the approach of family-centered cross-sectional Faktor sosial . sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting. Pola asuh dan status gizi sangat dipengaruhi oleh pemahaman ibu dalam mengatur kesehatan dan gizi di BMC Pediatrics (Ekholuenetale et , 2. Inequalities in the stunting , anemia and breastfeeding among African children The objective of this study was to explore the prevalence of stunting, anemia and across African countries. cross-sectional To increase child health, survival, and good feeding practices, concerted efforts Through distributed fairly and equally throughout the community, stunting and anemia could be reduced. Britain International of Exact Sciences (BIoE. 8Journal. Correlation Parenting Nutrient Intake with Stunting in Children The goal of this study was to investigate the relationship between parenting, dietary intake . nergy and protei. , cross sectional Stunting berkorelasi signifikan dengan pola asuh, asupan protein . =0,. , dan asupan kalori . =0,. Jurnal Pembangunan Nagari. Vol. No. Desember, 2023 | 147 Nama Jurnal/ penulis dan tahun (Nelly SD Situmeang et al. Judul Penelitian 24-59 Months Tujuan Penelitian Metodologi Penelitian Hasil Penelitian and stunting in children between the ages of 24 and Morfai Journal (Kaloko et al. Study Relationship Between Parenting Patterns and Family Income With Stunting Incidence in Children Aged 2-5 Years This investigate the association between parenting styles and family income and incidence. cross sectional Ada hubungan antara pola asuh dan pendapatan rumah tangga dengan prevalensi stunting Ijnhs. Net (Pertiwi et al. , 2. Relationship Between Parenting Style And Perceived Information Sources With Stunting Among Children The study aimed to describe the mothersAo behavior who have children with stunting Stunting risks are increased in children by poor parenting methods, but they are decreased by access to useful knowledge. Journal of Community Empowerment for Health (Pradnyawati et al. This study aimed to find out the description of parenting patterns of feeding in stunting toddlers in the working area of Tegallalang I Primary Health Centre. These findings suggest that stunting in young children may arise from improper parenting practices around eating. Therefore, in order to decrease the severe occurrence of stunting, greater attention must be paid to this issue. The prevalence of early investigated, with a focus on the effect of maternally reported pregnancy intention, unwanted and mistimed logistic regression Di Bolivia, lebih sedikit kehamilan yang tidak diinginkan dapat menurunkan kejadian stunting pada anak-anak. International Journal of Epidemiology (Shapiro-Mendoza et al. , 2. Parenting pattern of feeding in stunting working area of Tegallalang I Primary Health Centre Luh Parental pregnancy intention and early childhood stunting: findings from Bolivia 148 | Neila Sulung. Putri Rahmadani, & Efriza Efriza Nama Jurnal/ penulis dan tahun Judul Penelitian Tujuan Penelitian Metodologi Penelitian Hasil Penelitian Prevalence adolescent girls in Ethiopia The goal of this study was to determine the risk factors for stunting and its frequency among teenage females in Ethiopia. regression analysis Stunting has several problematic connections with Ethiopia's deteriorating economic conditions. PLoS ONE (Laksono et al. Stunting children under two years in Indonesia: Does education matter The secondary data from the 2017 Indonesia Nutritional Status Monitoring Survey logistic regression Tingkat pendidikan ibu berhubungan dengan stunting pada anak di bawah usia 2 . tahun di Indonesia. Annals of Human Biology(SaidMohamed et al. Determinants stunting in preschool children of YaoundeA. Cameroon The study aimed to identify the factors associated with YaoundeA. Cameroon logistic regression Overweight and stunting are issues that Yaounde's underprivileged preschoolers For a better understanding of how maternal variables affect outcomes, more research is required. Public Health Perspectives Journal (Rohmawati et al. The Effect Knowledge Parenting on Stunting of Toddlers in Muna Barat. South East Sulawesi The purpose of this study was to analyze the direct and stunting through parenting of logistic regression The conclusion of this research was knowledge directly affects the stunting in Toddler. Socio-Economic Factors with Stunting Incidence in Children aged 6-59 Months in Kotamobagu City The study applied analytic observational study using case control approach. The research population was all children aged 6-59 months in Kotamobagu case control The findings revealed a connection between maternal education level . =0. OR=2. and family opinions . =0. OR=2. and the prevalence of stunting in children aged 659 months. Journal of Pediatric Nursing journal (Abate et al. , 2. MPPKI (H. Akbar & Mauliadi Ramli. Jurnal Pembangunan Nagari. Vol. No. Desember, 2023 | 149 Nama Jurnal/ penulis dan tahun Judul Penelitian Tujuan Penelitian Jurnal Ners dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifer. (Atok et al. , 2. Multilevel Analysis of Determinants of Stunting Incidence in Children Under 5 Years in Malaka Regency. East Nusa Tenggara The purpose of the study was to determine the determinants of stunting in children under five in Malaka Regency. Grandi ByenAi supporting child growth and through integrated, parenting, nutrition and hygiene: study protocol for a controlled trial. (Kohl et al. , 2. Metodologi Penelitian Hasil Penelitian case-control The findings of this study demonstrated that early marriage, poor parenting, and basic sanitation are all significant contributors to the prevalence of stunting in Malaka Regency. BMC Pediatrics The Grandi Byen study seeks to fill this research gap controlled trial which will evaluate the impact of an responsive parenting, and WASH . ater, sanitation and hygien. intervention on holistic child growth and Intervention Pentingnya responsif terhadap kesehatan anak secara menunjukkan bahwa memberikan telur setiap hari kepada bayi selama periode pemberian makanan pendamping ASI Social Science and Medicine (Aboud et , 2. Effectiveness of a parenting program in Bangladesh A stratified cluster design was used to evaluate a 10month parenting program delivered to mothers of children in rural Bangladesh Intervention Intervensi pengasuhan akan membantu dalam perkembangan dan pertumbuhan anak di Bangladesh Systematic Reviews in Pharmacy (Krisnana et al. The socioeconomic factors and parenting styles with the incidence of This study aims to analyze the relationship between socioeconomic factors and parenting style on the incidence of stunting in infants with the approach of Systematic Reviews Terdapat hubungan pendidikan ibu. pola asuh terhadap kejadian stunting Tidak terdapat hubungan tingkat ekonomi terhadap kejadian stunting 150 | Neila Sulung. Putri Rahmadani, & Efriza Efriza Nama Jurnal/ penulis dan tahun Judul Penelitian stunting in children Tujuan Penelitian family-centered Metodologi Penelitian Hasil Penelitian Jurnal Pembangunan Nagari. Vol. No. Desember, 2023 | 151 Pola Asuh (Memberikan Makanan Bergizi sesuai Kebutuhanny. Pola asuh yang baik akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak sehingga dapat mengurangi risiko stunting dengan cara menyusui dini. Inisiasi menyusui dini melalui pemberian ASI eksklusif memastikan anak memperoleh asupan gizi yang cukup dan mencegah stunting, memastikan anak memperoleh kolostrum yang cukup dalam meningkatkan imunitas anak (Steven Christian Susianto et al. , 2. Beberapa penelitian lain membuktikan bahwa pemberian makan yang baik atau adanya ketahanan pangan keluarga yang baik serta pemberian ASI ekslusif dapat mencengah stunting (Hutahaean et al. , 2. Hal senada juga diuangkap bahwa pemberian ASI eklusif berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian stunting (Endah Tri Maulina et al. , 2. Pemberian makanan pendamping ASI sejak usia dini sangat berpengaruh terhadap kejadian stunting karena jumlah gizi yang dibutuhkan bayi tidak diberikan sesuai usia (Sudarianti et al. , 2. (Rahayuwati et al. , 2. Penelitian lain menemukan bahwa tidak hanya pemberian ASI saja yang dapat mengurangi risiko stunting, tetapi menjaga jarak kelahiran dan memberikan imunisasi dasar lengkap juga dapat mencengah atau mengurangi risiko stunting (Danso & Appiah, 2. Penelitian yang dilakukan di Nepal membuktikan bahwa balita dengan gizi kurang, kurus, dan pendek perlu penanganan khusus dengan kolaborasi pemerintah dalam bentuk menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat (Bhusal et al. , 2. Menanamkan pola hidup baik sejak dini merupakan cara untuk bisa mencengah risiko stunting (Ma et al. , 2022. Azrimaidaliza et al. , 2. Penelitian lain juga menyebutkan, inisiasi menyusui dini dapat menurunkan risiko stunting pada anak (Steven Christian Susianto et al. , 2. Memperkuat penelitian di atas bahwa menyusui sesuai dengan anjuran dan ibu tidak bekerja akan mengurai risiko stunting, tetapi faktor ekonomi memperberat risiko seseorang anak dengan stunting (Cetthakrikul et al. , 2. Sebab, keluarga dengan pendapat yang tidak memadai akan sangat berpengaruh terhadap kecukupan gizi atau kemampuan memperoleh zat gizi (Marume et al. , 2. Dalam penanganan stunting diperlukan kebijakan yang kuat dan tepat sasaran, khususnya untuk meningkatkan kesehatan anak dan status sosial ekonomi perempuan, terutama yang berasal dari pedesaan untuk menjembatani kesenjangan antara miskin dan tidak miskin (Kalinda. Phiri, et al. , 2. Pada penelitian lain terbukti bahwa ASI eksklusif, makanan pendamping ASI, status vaksinasi, penyakit menular, dan berat badan lahir rendah merupakan faktor risiko terjadinya stunting (Mayang Sari Ayu et al. , 2. Penelitian terdahulu juga didapatkan bahwa penderita stunting juga ditemukan dengan kasus karies gigi dengan pola asuh atau asih yang kurang (Abdat & Chairunas, 2. Penelitian lain juga membuktikan bahwa ibu yang tidak memberikan ASI ekslusif merupakan faktor penentu kejadian stunting (Kahssay et al. , 2. Para orang tua, terutama ibu, harus memperhatikan makanan yang akan diberikan pada anak balita dengan harapan pertumbuhan dan perkembangan anak maksimal terutama sekali pada Periode Emas kehidupan. Pola Asah (Stimulasi yang Bena. Pola asah . timulasi yang bena. yang baik, dengan cara memberikan pengetahuan pada ibu cara merawat dan memberikan stimulus pada anak, akan mampu mengurangi kejadian stunting dan didukung dengan meningkatkan pendapatan keluarga (Atok et al. , 2. Pada 152 | Neila Sulung. Putri Rahmadani, & Efriza Efriza penelitian lain terbukti tidak hanya pengetahuan yang diberikan kepada ibu dengan anak balita juga harus diikut dengan tingkat pendidikan ibu dalam memberikan pengasuhan pada anak (Wake, 2. Pengasuhan yang baik merupakan gambaran adanya interaksi positif anak dengan pengasuh utama yang berperan dalam perkembangan emosi dan psikologi anak (Masturoh et al. , 2. Tidak hanya memperhatikan gizi setelah anak lahir, tetapi yang paling penting ialah bagaimana memberikan nutrisi pada calon ibu sehingga ibu tidak kekurangan gizi dengan harapan tidak melahirkan bayi dengan stunting (Astika et al. , 2. Penelitian yang dilakukan oleh Sulung menyebutkan terdapat hubungan yang bermakna antara status ekonomi yang rendah, pemberian ASI tidak eksklusif, dan keanekaragaman makanan yang tidak beragam dengan kejadian stunting (Neila Sulung, 2. Inisiasi menyusui dini merupakan cara yang efektif memberikan stimulus pada bayi hingga mencengah risiko stunting (Eni Yuliawati. Neila Sulung, 2. Salah satu penyebab stunting adalah kerawanan pangan (Lopes et al. , 2. Pemberian ASI eksklusif akan menurunkan resiko stunting (Rilyani et al. , 2. Melakukan pemeriksaan ante natal care (ANC) yang rutin merupakan salah satu cara untuk mengatasi atau mencengah kejadian stunting terutama pada daerah pedesaan (Tola et al. , 2. Selain faktor pemeriksaan ANC, faktor sosial ekonomi dan sosial demografi juga sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi terutama untuk stunting (Kalinda. Phri, et al. , 2. Program gizi berbasis sekolah mungkin bermanfaat untuk mengurangi stunting pada kelompok remaja putri (Tamrat et al. , 2. Bagi orang tua, mereka harus memahami dan melaksanakan cara menstimulus pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik dengan memberikan pujian kepada anak sewaktu anak melakukan aktifitas bermain yang Penerapan Pola Asih (Memberikan Kasih Sayang Penuh Cint. Penerapan pola asih . emberikan kasih sayang penuh cint. atau budaya pengasuhan yang sesuai dapat mengoptimalkan perkembangan anak dalam pencegahan stunting pada balita (Januarti & Hidayathillah, 2. Rumah tangga di Afrika Selatan mengalami guncangan ekonomi sehingga keluarga tidak mampu mencukupi kebutuhan gizi yang berakibat terganggunya status gizi anak balita. Hal itu diperberat lagi dengan peran ayah yang tidak maksimal dalam pengasuhan karena harus mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga (Carter & Maluccio, 2. Pengetahuan kesehatan kepada orang tua perlu diberikan secara terusmenerus dalam upaya meningkatkan pemahaman serta keterampilan orang tua tentang pengasuhan, sehingga mereka dapat memberikan stimulasi secara tepat, dengan sentuhan kasih sayang dan memperhatikan pemberian ASI eksklusif (Nugrahmi & Haninda Nusantri Rusdi, 2. Salah satu penelitian menemukan bahwa pendidikan ayah, urutan kelahiran, kualitas sanitasi, indeks massa tubuh (BMI) ibu dan kekayaan relatif berkorelasi signifikan dengan stunting (M. Akbar et al. , 2. Salah satu penelitian di India menemukan bahwa kemandirian finansial perempuan merupakan salah satu faktor yang dikaitkan dengan penurunan kemungkinan anak mengalami stunting. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan gizi anak (Marume et al. Untuk semua pola asuh yang diteliti, faktor ekonomi merupakan faktor dominan, yang mempengaruh terjadinya pengkerdilan pada anak (Pham et al. , 2. Penegakan hukum Jurnal Pembangunan Nagari. Vol. No. Desember, 2023 | 153 perkawinan poligami, status kekayaan rumah tangga, dan ketahanan pangan diperlukan demi kesehatan anak dan masa depan yang lebih baik (Afework et al. , 2. Selain dari 2 . faktor di atas yang tidak kalah menarik dan sangat dibutuhkan oleh anak balita adalah dengan memberikan pola asih merangkul atau memeluk dan mencium anak pada waktu yang tepat. Kondisi ini akan membuat anak merasa mendapatkan kehangatan dari orang tua sehingga sangat berpengaruh positif terhadap perkembangan anak. Kesimpulan dan Rekomendasi Berdasarkan hasil review ditemukan bahwa pola asuh berpengaruh terhadap pemberian makanan bergizi sesuai kebutuhan. Selain faktor pola asuh juga diperberat dengan faktor sosial ekonomi atau rendahnya pendapatan keluarga sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan makanan anak mereka. Tahap perkembangan anak merupakan faktor utama yang berhubungan dengan kejadian stunting, selain pola asah . timulasi yang bena. dan pola asih . emberikan kasih sayang penuh cint. Dengan demikian ada beberapa rekomendasi dari artikel ini yakni: Perlu memberikan wawasan kepada keluarga, terutama ibu terkait pemahaman peran orang tua terhadap pola asuh yang baik. Perlu kebijakan pemerintah terkait penerapan pelaksanaan dan pengawasan terhadap 000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pemberian tabet zat besi (F. pada remaja dan wanita usia subur untuk mencegah anemia. Melakukan monitoring dan evaluasi untuk pemeriksaan ANC pada ibu hamil atau pasangan usia subur untuk pencengahan stunting. Konflik Kepentingan Penulis menyatakan tidak memiliki konflik kepentingan dalam penelitian dan penulisan artikel ini. Referensi