EDUPEDIKA Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran https://journal. id/index. php/edupedika DOI: Vol. 2 No. 1 Februari 2023 ISSN 2829-4319 Identifikasi Profil Gaya Pembelajaran Siswa SMP Islam Jabal Hikmah Samsul HadiA*. Mashar2 Sekolah Menengah Pertama Islam Jabal Hikmah smslh1994@gmail. Kata Kunci: Gaya Belajar. Asesmen. Jabal Hikmah Abstrak: Gaya belajar merupakan cara seseorang dalam menerima dan memproses informasi sesuai dengan kemampuannya. Keberhasilan belajar siswa atau tercapainya tujuan pembelajaran yang dikehendaki dipengaruhi oleh gaya belajar Sehingga evaluasi atau asesmen awal tentang profil gaya belajar siswa sangatlah penting. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui gambaran tentang profil belajar siswa khususnya gaya belajar siswa. Penelitian ini merupakan langkah awal yang menjadi bagian asesmen awal khususnya untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi guna memenuhi kebutuhan belajar murid. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan observasi dan penyebaran angket. Hasil penelitia menunjukkan kecenderungan gaya belajar visual dengan persentase 67%, gaya belajar auditori 22% dan kinestetik 11% dari total 27 orang siswa. Keywords: Learning Style. Assessment. Jabal Hikmah Abstract: Learning style is a person's way of receiving and processing information according to his abilities. The success of student learning or the achievement of learning objectives is determined by the student's learning style. So the initial evaluation or assessment of the student's learning style profile is very important. This study aims to find out the descriptions of student learning profiles, especially student learning styles. This research is the first step, which is part of the initial assessment, especially for designing differentiation learning to meet students' learning needs. This research is a qualitative descriptive study using the observation approach and angle distribution. The results showed a tendency for visual learning styles with a proportion of 67%, auditory learning styles with 22%, and kinesthetic learning styles with 11% of a total of 27 students. PENDAHULUAN Hadirnya kurikulum merdeka di Indonesia merupakan bentuk wujud nyata upaya perubahan pengelolaan dan pelaksanaan pendidikan sesuai amanah undang-undang. Perubahan pengelolaan dan pelaksanaan pendidikan yang dimaksud adalah pelaksanaan pendidikan dan pengelolaan pendidikan yang lebih memerdekakan peserta didik dalam belajar dan pendidik dalam mengajar. Kurikulum merdeka dimaknai sebagai bentuk pembelajaran yang memerdekakan siswa untuk santai, tenang, bebas dari rasa stres dan rasa tertekan selama pembelajaran (Restu Rahayu, dkk. , 2. Menurut UU . ndang-undan. Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dijelaskan bahwa peran dan fungsi pendidikan adalah mengembangkan karakter siswa, mengembangkan kemampuannya, dan membangun peradaban bangsa yang layak dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini berarti secara umum pendidikan yang berlangsung harusnya dapat membentuk dan mengembangkan kemampuan yang sudah dimiliki siswa. Pada proses pembelajaran yang berlangsung, benar-benar EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. April 2023 dapat membentuk kemampuan siswa berdasarkan potensi yang dimilikinya serta dapat memenuhi kebutuhan belajarnya. Implementasi kurikulum merdeka dewasa ini dilakukan secara bertahap, salah satu sekolah yang melaksanakan kurikulum merdeka adalah SMP Islam Jabal Hikmah berdasarkan Keputusan Kepala Badan Standar. Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan Teknologi Nomor 034/H/KR/2022. Dengan ditetapkannya SMP Islam Jabal Hikmah sebagai salah satu sekolah pelaksana kurikulum merdeka, secara tidak langsung, negara secara tersirat memberikan perintah kepada satuan pendidikan tersebut untuk benar-benar memberikan pembelajaran yang dapat memenuhi kebutuhan belajar anak, baik kebutuhan belajar anak dalam pelaksanaan pembelajaran maupun saat proses evaluasi ketercapaian tujuan pembelajaran. Ketercapaian tujuan pembelajaran tidak terlepas dari pengaruh beberapa faktor. Handayani dkk. menyebutkan bahwa keberhasilan belajar siswa atau tercapainya tujuan pembelajaran yang dikehendaki dipengaruhi oleh gaya belajar siswa. Gaya belajar merupakan cara seseorang dalam menerima dan memproses informasi sesuai dengan kemampuannya. Berdasarkan hal tersebut, evaluasi atau asesmen awal tentang profil gaya belajar siswa sangatlah penting, mengingat hal tersebut dapat menjadi faktor penentu bagaimana pembelajaran disiapkan dari sisi guru untuk memenuhi kebutuhan belajar anak berdasarkan gaya belajarnya, tidak terkecuali asesmen awal di SMP Islam Jabal Hikmah. Berdasarkan uraian diatas, peneliti memiliki tujuan penelitian yaitu idenftifikasi profil gaya belajar siswa sebagai informasi awal dalam pelaksanaan pembelajaran yang merdeka. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan observasi dan penyebaran kuesioner. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 27 siswa kelas VII SMP Islam Jabal Hikmah. Lombok Timur. Metode pengambilan sampel penelitian menggunakan purposive sampling, dimana pada penelitian ini peneliti mengambil sampel dengan mempertimbangkan pertimbangan dan tujuan tertentu. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan mengelompokkan data-data yang diperoleh kedalam kelompok belajar tertentu dengan tujuan dapat menampilkan data berdasarkan kelompoknya . isual, auditori dan kinesteti. untuk ditarik HASIL PEMBAHASAN Gambaran profil gaya belajar siswa SMP Islam Jabal Hikmah tampak beragam. Berdasarkan hasil penyebaran angket, terdapat 3 kategori gaya belaja siswa (Gambar . Hasil pemetaan gaya EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. April 2023 belajar siswa berdasarkan tes/ angket yang diberikan kemudian dikelompokkan. Terdapat 11% dengan jumlah 3 orang siswa memiliki kecenderungan gaya belajar kinestetik, 22% dengan jumlah 6 orang siswa dengan gaya belajar auditori dan 67% dengan jumlah 18 orang siswa memiliki kecendrungan gaya belajar visual dari total 27 orang siswa. Persentase (%) Kinestetik Auditori Visual Gambar 1. Gambaran Profil Gaya Belajar Siswa SMP Islam Jabal Hikmah Keberagaman gaya belajar siswa SMP Islam Jabal Hikmah tersebut (Gambar . , menunjukkan siswa di kelas VII memiliki kecenderungan belajar dengan gaya visual, namun pada pelaksanaan pembelajaran kebutuhan belajar murid lainnya juga haruslah menjadi perhatian yang sama dalam penyiapan pembelajarannya, baik secara proses maupun evaluasi. Alhafiz . menyebutkan bahwa gaya belajar memang hanya salah satu bagian dari profil belajar. Namun profil profil belajar dalam aspek gaya belajar dapat mempengaruhi proses anak dalam penyerapan informasi dalam pembelajaran dan tecapainya tujuan pembelajaran yang dihajatkan. Berdasarkan penelitian Marpaung . menjelaskan bahwa gaya belajar siswa sangatlah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Setelah mengetahui gaya belajar siswa, seorang pendidik haruslah memfasilitasi kebutuhan belajar siswa khususnya dalam aspek pemenuhan profil gaya belajar. Salah satu cara dan umum dilakukan oleh satuan pendidikan yang mengimplementasikan kurikulum merdeka. Adapun bagi guru yang memperhatikan kebutuhan belajar siswa adalah dengan cara menyampaikan pembelajaran dengan konsep pembelajaran berdiferensiasi. EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. April 2023 Tomlinson . menjelaskan bahwa pembelajaran berdierensiasi merupakan upaya yang dilakukan oleh guru khususnya dalam pemenuhan kebutuhan siswa. Dalam pembelajaran berdiferensiasi, siswa benar-benar difasilitasi belajarnya sebaik mungkin oleh guru. Alhafiz . menyebutkan bahwa pada pembelajaran berdiferensiasi guru mestinya memiliki inovasi dalam memilih metode, stategi dan model pembelajaran sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas. Pemenuhan kebutuhan belajar menggunaan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi ini memiliki tujuan yang benar-benar memfasilitasi kebutuhan belajar siswa. Adapun tujuan pembelajaran berdiferensiasi menurut Marlina . yaitu untuk membantu semua siswa dalam belajar, meningkatkan motvasi belajar siswa. Selain itu, juga untuk menjalin hubungan yang harmonis anatar guru dan murid, membantu siswa menjadi pelajar yang mandiri dan meningkatkan kepuasan diri. KESIMPULAN Berdasarakan hasil penelitian di SMP Islam Jabal Hikmah, terdapat kecenderungan gaya belajar siswa dengan gaya visual yaitu dengan presentase 67%, gaya belajar auditori 22% dan 11% dengan gaya belajar kinestetik. Adapun pemenuhan gaya belajar siswa khususnya di SMP Islam Jabal Hikmah adalah dengan cara menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Dimana pembelajaran berdiferensiasi tersebut dapat mamfasilitasi kebutuhan belajar murid khususnya gaya belajar murid yang beragam dalam satu kelas dan satu waktu pertemuan pembelajaran. DAFTAR REFERENSI Alhafiz N. Analisis Profil Gaya Belajar Siswa Untuk Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri 23 Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. Januari 2022. Handayani A. Setiawan TI. , dan Karsih. Profil Gaya Belajar Siswa SMP Al-Makmur Jakarta Pusat. Jurnal Bimbingan Konseling. Vol. No. DOI: https://doi. org/10. 21009/Insight. Keputusan Kepala Badan Standar. Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan Teknologi Nomor 034/H/KR/2022 Tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdesa Pada Tahun Ajaran 2022/2023. Marpaung J. Pengaruh Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa. Jurnal Kopasta, 2 . , . Tersedia Online pada w. EDUPEDIKA: Jurnal Studi Pendidikan dan Pembelajaran. Vol. No. April 2023 Rahayu R. Rosita R. Rahayuningsih YS. Hernawan AH. Prihantini . Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak Ae. JURNAL BASICEDU Tomlinson. Differentiation of Instructionin the Elementary Grades. ERIC Digest. ERIC Clearinghouse on Elementary and Early Childhood Education. Volume 6 Nomor 4 Tahun 2022 Halaman 6313 - 6319. DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu.