PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR Email : pintoe@utu. Volume 1 | Nomor 1 | Juni 2023 e-ISSN: & p-ISSN: Doi Submitted: 5/06/2023 Accepted: 12/06/2023 Published: 28/06/2023 Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga Desa Lhok Gajah Melalui Pelatihan Pembuatan Keripik Daun Kelor Cut Maza Safira1. Eka Lisdayanti2 1Program Studi Ekonomi Pembangunan 2Program Studi Sumber Daya Akuatik Email korespondensi: ekalisdayanti@utu. ABSTRAK Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memotivasi, meningkatkan kreativitas dan pengetahuan masyarakat dalam mengolah hasil pangan lokal serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan khususnya bagi ibu-ibu didesa Lhok Gajah untuk membantu meningkatkan ekonomi keluarga masyarakat desa Lhok Gajah. Metode pengabdian dengan penyuluhan, diskusi dan tanya jawab serta praktik langsung pengolahan daun kelor menjadi produk keripik kelor yang kaya manfaat dan bernilai Hasil kegiatan ini diharapakan dapat turut berkontribusi membangun desa Lhok Gajah dengan Kerjasama ibu-ibu PKK nya dalam berbagi pengetahuan, mendorong masyarakat untuk pengembangan sumberdaya yang dimiliki secara berkelanjutan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Pelatihan pembuatan keripik daun kelor ini dimaksudkan dapat memberikan motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan kemampuannya dan berkarya sehingga mendatangkan manfaat bagi dirinya dan masyarakat Kata Kunci: Ekonomi Keluarga. Produk Lokal. Wirausaha ABSTRACT The purpose of this community service activity is to motivate and increase the creativity and knowledge of the community in processing local food products and foster an entrepreneurial spirit, especially for women in the village of Lhok Gajah to help improve the economy of the families of the Lhok Gajah village community. The method of service is counseling, discussion, and question and answer as well as direct practice of processing Moringa leaves into Moringa chips which are rich in benefits and have economic value. It is hoped that the results of this activity can contribute to building the village of Lhok Gajah with the collaboration of PKK members in sharing knowledge and encouraging the community to develop their resources sustainably to improve the family's economy. The training for making Moringa leaf chips is intended to motivate the community to improve their abilities and work so that they bring benefits to themselves and the surrounding Keywords: Family Economy. Local Products. Entrepreneur PENDAHULUAN Desa Lhok Gajah merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya. Desa Lhok Gajah terdiri dari dua dusun yaitu Dusun Harapan Jaya dan Dusun Bina Baru. Mayoritas penduduk Desa Lhok Gajah bekerja sebagai petani. Desa ini memiliki berbagai potensi dari hasil pertanian, diantaranya kelapa sawit, pinang, jagung, kakau, rambutan, daun kelor, dan lainnya. Moringa oleifera atau yang biasa disebut sebagai tanaman kelor merupakan jenis tanaman perdu yang bermanfaat untuk kesehatan. Tanaman ini dapat dengan mudah ditemukan di desa Lhok Gajah. Tanaman kelor dapat diolah menjadi makanan, obat. PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR Safira dan E. Lisdayanti kosmetik, dan industri (Kumar et al. , 2. Kelor (Moringa aloifera Lam. dipercaya berasal dari India dan Arab lalu menyebar hingga berbagai wilayah. Di daerah tropis kelor digunakan dalam berbagai hal seperti pengobatan tradisional, tanaman pagar disinfektan, pelumas dan kosmetik (Wahyuni et al. , 2. Sebagai bahan makanan yang bergizi, daun kelor memiliki vitamin A. C, protein, dan juga mineral (Roloff et al. , 2. Offor et al. menyebutkan ada sekitar 300 penyakit yang dapat disembuhkan menggunakan suplemen yang berasal dari tanaman kelor. Diperkuat oleh Gopalakrishnan et al. , . yang menyampaikan bahwa kandungan nutrisi daun kelor berfungsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh, sehingga keseimbangan nutrisi akan terpenuhi dengan mengonsumsi daun kelor. Adapun keluhan penyakit yang dapat diobati dengan tanaman kelor diantaranya: gangguan penglihatan, penumpukan lemak pada liver, beri-beri, dermatitis, kulit kering, rambut pecah-pecah, pendarahan gusi, anemia, osteoporosis, dan mengatasi gangguan pertumbuhan pada anak/ stunting (Jimenez et al. , 2. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi serta pengetahuan masyarakat terkait manfaat yang terkandung dalam tumbuhan daun kelor muncul berbagai inovasi produk olahan yang terbuat dari daun kelor. Seperti pembuatan brownies kelor, kerupuk kelor, dan pia kelor (Lestari dan Sari, 2. Daun kelor juga dapat diolah untuk bahan dalam pembuatan kue kukis (Yuniarsih et al. , 2. dan juga mie basah. Daun kelor juga dapat diolah menjadi masker wajah organik (Kusumayadi dan Munandar. Berbagai olahan produk dari daun kelor ini tentunya selain mengandung banyak manfaat juga bernilai ekonomis dan tentunya bisa membuka peluang usaha sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat. Dengan berbagai hasil pertanian yang ada tentunya dapat membantu perekonomian Namun sayangnya pada kenyataannya masyarakat di desa ini belum dapat hidup sejahtera. Rata-rata masyarakat di desa ini memiliki pendapatan yang rendah dan kesulitan secara ekonomi. Masyarakat di Desa Lhok Gajah belum memanfaatkan hasil pertaniannya secara optimal. Masyarakat di Desa Lhok Gajah langsung menjual hasil pertaniannya tanpa mengolahnya. Padahal dari hasil pertanian tersebut dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Ibu rumah tangga di desa Lhok Gajah mayoritas hanya mengurus rumah tangga dan bergantung dari hasil pendapatan suaminya. Padahal ibu rumah tangga juga dapat ikut berperan penting dalam membantu perekonomian keluarga. Pada zaman sekarang ini sudah banyak sekali kita jumpai ibu rumah tangga yang berhasil dalam membangun usaha dan mampu memperbaiki keadaan perekonomian keluarga. Pemberdayaan Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah melalui pelatihan pembuatan keripik daun kelor diharapkan dapat memotivasi dan juga meningkatkan kreativitas serta pengetahuan ibu rumah tangga dalam mengolah hasil pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual. Keripik kelor merupakan salah satu contoh pemanfaatan hasil pangan lokal yaitu daun kelor. Daun kelor ini sangat mudah dijumpai di Desa Lhok Gajah dan banyak tumbuh di sekitaran rumah warga. Pemanfaatan daun kelor belum maksimal dilakukan di Desa Lhok Gajah padahal daun kelor memiliki banyak manfaat untuk Kesehatan. Dengan potensi yang ada tentunya keripik daun kelor ini sangat berpeluang dan memungkinkan untuk dikembangkan. Tujuan dari kegiatan pemberdayaan ibu PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR Safira dan E. Lisdayanti rumah tangga di Desa Lhok Gajah melalui pelatihan pembuatan keripik kelor ini untuk dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan, harapannya agar dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga Desa Lhok Gajah dengan memanfaatkan hasil pangan lokal menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual. METODE Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2023 di Desa Lhok Gajah Kecamatan Ulim Kabupaten Pidie Jaya. Sasaran utama dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Ibu rumah tangga yang berdomisili di Desa Lhok Gajah. Metode pelaksanaan menjelaskan tentang rangkaian metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian (Rismawati, 2. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah . pengamatan/survei. perencanaan kegiatan. persiapan kegiatan. sosialisasi kegiatan . pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pengamatan/survei dilakukan pada tanggal 28 Mei 2023 di Desa Lhok Gajah meliputi pengamatan terkait kondisi desa, untuk melihat keadaan dan potensi yang ada di desa, yang memiliki peluang untuk dikembangkan baik dari segi sumber daya alamnya maupun sumberdaya manusianya. Selanjutnya perencanaan kegiatan yang mana dilakukan penyusunan tahapan yang akan dilaksanakan dalam kegiatan. Kemudian persiapan kegiatan pengabdian meliputi koordinasi dengan mitra untuk pelaksanaan kegiatan, musyawarah dengan kepala desa Lhok Gajah dan juga Ibu ketua PKK Desa Lhok Gajah terkait kegiatan yang akan dilaksanakan, sekaligus menjelaskan tujuan, alasan, serta manfaat kegiatan. Meminta dukungan dari kepala desa dan juga ibu ketua PKK untuk dapat ikut bekerja sama mengajak masyarakat khususnya ibu-ibu desa Lhok Gajah agar berpartisipasi dalam kegiatan sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar. Kemudian pada 31 Mei diadakannya sosialisasi kegiatan kepada Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah sekaligus membahas terkait pentingnya pemanfaatan hasil pangan lokal untuk dijadikan produk olahan yang bernilai ekonomis dan peranan Ibu rumah tangga yang juga dapat ikut dalam membantu perekonomian keluarga. selanjutnya melakukan sesi diskusi bersama untuk melihat kendala yang ada dan juga saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam pelaksanan kegiatan. Kemudian pelaksanaan kegiatan yang diawali dengan penyampaian materi terkait proses pembuatan keripik kelor kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok dan Praktik langsung pembuatan keripik kelor serta pengemasan keripik kelor dengan penggunaan label dan pengemasan produk yang Metode pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat sebagai berikut: PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR Safira dan E. Lisdayanti Pengamatan/Survei Perencanaan Kegiatan Sosialisasi Kegiatan Pelaksanaan Kegiatan Persiapan Kegiatan Gambar 1 Bagan Alir kegiatan HASIL DAN PEMBAHASAN Pelatihan pembuatan keripik daun kelor ini berawal dari hasil pengamatan di Desa Lhok Gajah. Pelatihan adalah sebagai sarana mendorong individu atau kelompok untuk bekerja dengan kemampuan yang optimal, hal ini bertujuan untuk meningkatkan performa dari individu atau kelompok tersebut. Tamamudin, . menyebutkan bahwa semakin tinggi inovasi produk yang dilakukan perusahaan maka akan meningkatkan kinerja perusahaan melalui peningkatan keputusan membeli. Pengertian inovasi produk menurut (Uliana, 2. menyatakan produk baru atau inovasi dalam konteks pemasaran adalah barang, jasa maupun ide yang dipersepsikan sebagai sesuatu yang baru dan berbeda dari barang, jasa maupun ide yang telah ada sebelumnya. Desa Lhok Gajah memiliki beragam potensi, salah satunya daun kelor. Daun kelor sangat mudah ditemukan di Desa Lhok Gajah dan banyak tumbuh di sekitar halaman rumah warga, namun pemanfaatan daun kelor masih sangat sederhana. Daun kelor biasanya hanya direbus untuk dijadikan lauk oleh masyarakat setempat. Padahal daun kelor bisa diolah menjadi berbagai produk yang menarik dan bernilai ekonomis di Disamping itu. Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah rata-rata hanya mengurus rumah tangga dan hanya mengandalkan hasil pendapatan suaminya. Para Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah menghabiskan waktu luangnya untuk kegiatan yang kurang bermanfaat seperti duduk santai dengan tetangga saat anaknya pergi sekolah dan suaminya pergi bekerja. Padahal kondisi perekonomian masyarakat Desa Lhok Gajah masih sangat rendah. Seharusnya dengan potensi yang dimiliki desa. Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah bisa menjadi lebih produktif dan dapat ikut membantu perekonomian Melihat kondisi tersebut dengan adanya pelatihan keripik kelor ini dapat menjadi salah satu program yang dapat memotivasi Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah untuk berwirausaha dan ikut membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Lhok Gajah agar dapat menjadi lebih baik lagi kedepannya. Setelah pengamatan kemudian dilakukan perencanaan kegiatan dan persiapan persiapan kegiatan pengabdian meliputi koordinasi dengan mitra untuk pelaksanaan kegiatan, musyawarah dengan kepala Desa Lhok Gajah dan juga Ibu ketua PKK Desa Lhok Gajah. Kemudian menjelaskan tujuan, alasan, serta manfaat dari PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR Safira dan E. Lisdayanti pelaksanaan kegiatan yang akan dibuat. Sekaligus meminta dukungan dari kepala desa dan juga ibu ketua PKK di Desa Lhok Gajah untuk dapat ikut bekerja sama mengajak masyarakat khususnya ibu-ibu Desa Lhok Gajah agar berpartisipasi dalam kegiatan sehingga pelaksanaan kegiatan dapat terlaksana dan berjalan dengan lancar. Setelah melakukan persiapan kemudian dilanjutkan dengan sosialiasasi kegiatan bersama ibu-ibu yang berdomisili di Desa Lhok Gajah terkait pelatihan keripik kelor sekaligus membahas tentang pentingnya pemanfaatan hasil pangan lokal menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis. Dalam kegiatan sosialisasi ini para ibu-ibu yang hadir sangat antusias terutama dalam sesi diskusi, banyak sekali muncul ide-ide yang menarik terkait dengan produk olahan yang dapat dikembangkan. Melalui sosialisasi ini tentunya dapat meningkatkan wawasan dan juga menambah pengetahuan ibu-ibu dalam mengolah hasil pangan lokal yang ada di desa terutama daun kelor. Sosialisasi ini juga mebuat para ibu-ibu semakin tertarik untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan pembuatan keripik kelor. Seminggu Setelah pelaksanaan sosialisasi kemudian pelaksanaan kegiatan pelatihan pembuatan keripik dari olahan daun kelor. Tahapan ini menjadi sangat penting. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian materi terkait proses pembuatan keripik kelor serta manfaat yang terkandung didalam daun kelor kepada ibu-ibu. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok. Para ibu-ibu yang telah berhadir dibagi menjadi dua kelompok dan masing-masing kelompok di sediakan alat dan bahan untuk membuat keripik. Para ibu-ibu melakukan praktik langsung secara bersama-sama dalam membuat keripik kelor tentunya sambil didampingi dan diarahkan. Gambar 2. Penyampaian materi dan praktik pembuatan keripik daun kelor Selain memberikan pelatihan pembuatan keripik daun kelor, para ibu-ibu juga diberikan pelatihan mengenai cara pemasaran produk yang tepat kepada konsumen. Pelatihan pemasaran sangat penting sekali. Pasigai . menyatakan bahwa dengan strategi marketing yang tepat, suatu usaha atau perusahaan akan sanggup dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif dalam pasar, sekaligus dapat meraih keberhasilan bisnis bagi perusahaan yang bersangkutan. Selain itu juga diberikan kesempatan kepada ibu-ibu untuk belajar mengenai strategi pemberian label dan pengemasan produk yang menarik pada keripik daun kelor yang telah dibuat. Terkait PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR Safira dan E. Lisdayanti pemasaran produk dapat dilakukan dengan memanfaatkan media online yang sudah sangat sering digunakan saat ini seperti Instagram, dan juga whattsap. Berikutnya para ibu-ibu bersama-sama melakukan pengemasan produk keripik kelor yang telah dibuat dengan label dan kemasan yang menarik yang telah di sediakan dengan desain yang menarik, tujuannya agar produk hasil olahan keripik kelor ini menjadi semakin menarik dan dapat dikenal sebagai produk khas dari Desa Lhok Gajah dan juga mampu bersaing dengan produk cemilan lainnya yang ada di pasaran dengan nilai jual yang tinggi. Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Angelina Diah Kusumasari dan Supriono AuPengaruh Desain Kemasan Produk dan Daya Tarik Iklan Terhadap Brand Awareness Serta Dampaknya Pada Keputusan Pembelian Wardah Exclusive Matte Lip CreamAy, hasil pembahasan penelitian kuantitatifnya membuktikan bahwa keputusan pembelian produk atas koefisiensi jalur desain kemasan produk sebesar 0,320. hal ini menandakan bahwa keputusan pembelian produk akan ikut meningkat sebesar 0,320 kali dari setiap adanya peningkatan desain kemasan produk yang dibuat. Kemudian kontribusi desain kemasan produk terhadap keputusan pembelian produk sebesar 26% artinya bahwa perubahan sebesar 26% pada keputusan pembelian produk disebabkan oleh perubahan desain kemasan produk. Hal ini juga sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Masayu Endang et al 2017. AuPengaruh Desain Kemasan Sabun Mandi Terhadap Persepsi Makna Kecantikan WanitaAy, hasil dari penelitian yang dilakukan secara kuantitatif ditemukan bahwa kemasan memberikan pengaruh signifikan terhadap makna kecantikan bagi wanita, dengan perhitungan dalam sumbangan efektif yaitu kemasan sabun dove memberikan sumbangan efektif sebesar 16,73 %, kemasan sabun lux memberikan sumbangan efektif sebesar 68,28 % dan kemasan sabun shinzhui memberikan sumbangan efektif sebesar 14,98 %. Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa keputusan konsumen sangat dipengaruhi oleh desain kemasan. Semakin menarik desain kemasan yang dibuat maka akan semakin menarik konsumen dalam memilih atau membeli produk. Dengan pelatihan ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi para Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah nantinya bila ingin membangun usaha kedepannya. Gambar 3. Label dan Packing Produk Gambar 4. Foto bersama ibu-ibu Desa Lhok Keripik Kelor Gajah dengan Keripik Kelor PINTOE: PENGABDIAN TEUKU UMAR Safira dan E. Lisdayanti Manfaat yang dapat diambil dari program kegiatan pengabdian ini adalah selain dapat menambah pengetahuan masyarakat Desa Lhok Gajah dalam mengolah potensi alam yang ada di desa yaitu daun kelor menjadi produk keripik yang dapat dipasarkan dan bernilai jual. Para Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah juga mendapatkan pengetahuan terkait strategi pemasaran dan juga pengemasan produk dan label yang menarik untuk produk yang telah dibuat. Para Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah memiliki motivasi yang sangat besar dalam mengikuti pelatihan. Hal ini dapat dilihat dengan keikutsertaan para ibu-ibu Desa Lhok Gajah dalam pembuatan keripik daun kelor. Kegiatan ini tentunya dapat sekaligus memotivasi dan juga menumbuhkan jiwa kewirausahan bagi para Ibu Rumah tangga di Desa Lhok Gajah. Dari hasil pelatihan ini, keripik kelor yang telah dibuat juga telah berhasil ikut dipromosikan pada STAND GAMPONG dalam acara HUT PIJAY dan menjadi salah satu produk lokal Desa Lhok Gajah. Keripik kelor ini tentunya memiliki peluang untuk dapat terus dikembangkan dan dapat menjadi produk unggulan dari Desa Lhok Gajah. Bila produk ini berhasil dikembangkan tentunya akan dapat membuka kesempatan kerja bagi Ibu rumah tangga di Desa Lhok Gajah serta ikut berperan dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Lhok Gajah agar bisa menjadi lebih baik lagi SIMPULAN DAN SARAN Pelaksanaan program pemberdayaan ini yaitu pelatihan pembuatan keripik kelor merupakan kegiatan yang penting dan bermanfaat. Melalui kegiatan ini tentunya selain dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu desa Lhok Gajah dalam memanfaatkan hasil alam yang ada di desanya menjadi produk olahan yang ekonomis sekaligus juga mampu menumbuhkan dan memotivasi ibu-ibu di desa Lhok Gajah dalam berwirausaha. Keripik daun kelor ini juga memiliki peluang untuk dikembangkan dan dapat menjadi produk lokal sekaligus produk unggulan desa Lhok Gajah, sehingga dapat ikut berperan dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di desa Lhok Gajah. DAFTAR PUSTAKA