Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 EFEKETIVITAS KONSELING KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN EFIKASI DIRI SISWA SMA/SMK: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 Universitas Sebelas Maret Surakarta Email: hamidahnurrochmah@student. Info Artikel Abstrak ____________ ___________________________________________________ Riwayat Artikel Diterima: 17 November 2022 Disetujui: 1 Desember 2022 Publikasi: 31 Desember 2022 Efikasi diri adalah keyakinan akan kemampuan seseorang untuk mengontrol fungsi diri dan Efikasi diri yang tinggi membantu siswa dalam mempercayai kemampuan dirinya, serta akan lebih mudah menerima dan memahami pembelajaran yang telah diajarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik atau pendekatan dalam konseling kelompok yang digunakan, keefektifan teknik atau pendekatan yang diterapkan dalam meningkatkan efikasi diri siswa, serta keefektifan layanan konseling kelompok dalam meningkatkan efikasi ____________ diri siswa SMA/SMK. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk mengidentifikasi, meninjau dan mengevaluasi semua temuan penelitian yang relevan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Berdasarkan hasil analisis data atau artikel, dapat diketahui bahwa faktor yang paling banyak mempengaruhi efikasi diri adalah pengalaman masa lalu. Selain itu, beberapa pertanyaan terkait penelitian dapat terjawab dimana terdapat banyak jenis teknik dan pendekatan dalam konseling kelompok, teknik atau pendekatan yang paling sering digunakan adalah pendekatan CBT, serta konseling kelompok dengan menggunakan pendekatan CBT efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa SMA/SMK. Kata Kunci: efikasi diri, konseling kelompok, pendekatan CBT Abstract Self-efficacy is a belief in one's ability to control one's own functioning and environment. High self-efficacy helps students believe in their own abilities, and will more easily accept and understand the lessons that have been taught. This study aims to determine the techniques or approaches used in group counseling, the effectiveness of the techniques or approaches applied in increasing student self-efficacy, and the effectiveness of group counseling services in increasing self-efficacy of high school and vocational students. The method used is Systematic Literature Review (SLR) which aims to identify, review and evaluate all relevant research findings to answer research questions. Based on the results of data or article analysis, it can be seen that the factor that most influences self-efficacy is past experience. addition, several research-related questions can be answered where there are many types of techniques and approaches in group counseling, the most frequently used technique or approach is the CBT approach, and group counseling using the CBT approach is effective in increasing the self-efficacy of high school and vocational students. Keywords: self-efficacy, group counseling. CBT approach ISSN: 2746-3532 (Onlin. ISSN: 2807-2235 (Prin. Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 PENDAHULUAN Bimbingan dan konseling merupakan bagian dari sistem pendidikan yang merupakan layanan bantuan yang diberikan oleh Guru BK kepada peserta didik di sekolah agar mampu mengembangkan potensi dirinya. Bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan oleh seseorang yang ahli kepada individu maupun sekelompok individu, agar dapat mengembangkan kemampuan mereka sendiri secara mandiri dengan memanfaatkan kemampuan atau potensi yang ada dalam dirinya untuk dikembangkan berdasarkan normanorma yang berlaku (Prayitno & Amti, 2018: . Bimbingan diberikan agar individu yang memiliki masalah atau kesulitan dapat diatasinya. Selanjutnya, konseling adalah bimbingan tatap muka antara dua orang, yaitu konselor dan klien yang memiliki tujuan untuk memberikan bantuan dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi oleh klien. Disimpulkan bahwa bimbingan dan konseling adalah sebuah layanan yang diberikan oleh seorang konselor atau guru BK kepada peserta didik . , agar klien tersebut memahami dirinya sendiri, dapat mengambil keputusan, mengenal potensi yang ada dalam dirinya, mampu mengembangkan potensi yang dimilikinya itu dan bertanggung jawab atas keputusan yang diambil. Konseling kelompok menurut Latipun . alam Lumongga, 2. merupakan sebuah bentuk konseling yang membantu beberapa individu untuk diarahkan kepada fungsi kesadaran secara efektif dalam jangka waktu yang pendek dan menengah. Adhiputra . alam Lumongga, 2. menjelaskan konseling kelompok adalah upaya bantuan yang diberikan kepada individu dengan suasana kelompok yang bersifat pencegahan dan pengembangan yang diarahkan kepada pemberian kemudahan untuk pengembangan dan pertumbuhannya. Selanjutnya, konseling kelompok dapat diartikan sebagai upaya pemberian bantuan yang bersifat pencegahan dan pengembangan kemampuan pribadi dan pemecahan masalah secara Pada jenjang SMA/SMK, siswa menghadapi beberapa masalah di berbagai bidang, seperti masalah akademik, pribadi-sosial dan karir. Dalam penelitian ini pembahasan difokuskan pada keefektifan konseling kelompok untuk meningkatkan self-efficacy pada siswa SMA/SMK. Self-efficacy atau efikasi diri sendiri ialah salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja serta kepuasan seseorang, yang mana efikasi diri ini merupakan sebuah bentuk kepercayaan atau keyakinan pada setiap individu agar dapat memotivasi diri individu tersebut dalam melakukan serta melaksanakan setiap tugas-tugas yang spesifik dimana terdiri atas pertimbangan keyakinan diri. Menurut Bandura . alam Pramesta, 2. bahwa seseorang yang memiliki efikasi diri yang rendah maka individu tersebut akan merasa ragu-ragu dengan apa yang dimiliki serta ragu dengan kemampuan yang dimiliki. Self-efficacy akademik pada siswa SMA/SMK sangat diperlukan sebab tuntutan dari akademik siswa yang tergolong cukup tinggi dengan kemampuan peserta didik yang bervariatif selain itu para peserta didik juga diharapkan memiliki self-efficacy yang tinggi sebab hal tersebut sangat berperan penting dalam mengontrol motivasi dalam mencapai suatu target akademik yang telah ditentukan. Pada usia sekolah, self-efficacy mulai terbentuk dan berkembang secara kognitif. Efikasi diri mempengaruhi bagaimana pola pikir yang dapat mendorong atau menghambat perilaku seseorang. Tingkat efikasi diri yang tinggi mendorong terbentuknya rasa sukses dan memikirkan kesuksesan yang aktual sedemikian rupa sehingga memperkuat efikasi diri seseorang (Manuntung, 2018: . Seseorang dengan self-efficacy rendah, maka akan berpikir dia tidak bisa berbuat apa-apa di sekitarnya. Dalam keadaan seperti ini, dapat dikatakan bahwa ketika seseorang memiliki efikasi diri yang rendah, ia cenderung mudah menyerah. Berdasarkan uraian teori diatas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan konseling kelompok dalam meningkatkan self-efficacy peserta didik SMA/SMK. Adanya penelitian ini diharapkan juga dapat memberikan manfaat menambah wawasan serta pemahaman mengenai berbagai macam cara yang dapat dilakukan guru BK/konselor dalam Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 meningkatkan self-efficacy peserta didik SMA/SMK. Penelitian ini juga bertujuan untuk menjawab pertanyaan penelitian berikut ini. Apa saja teknik atau pendekatan yang digunakan untuk membantu peningkatan efikasi diri siswa SMA/SMK?. Apakah strategi layanan konseling kelompok efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa SMA/SMK?. Apakah teknik atau pendekatan yang digunakan dapat membantu peningkatan efikasi diri siswa SMA/SMK? METODE Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Systematic Literature Review (SLR). Systematic Literature Review adalah jenis metode penelitian dengan melakukan identifikasi, evaluasi, dan menginterpretasikan hasil penelitian yang berkaitan dengan pertanyaan penelitian, topik, atau fenomena tertentu yang menjadi perhatian (Kitchenham, 2. Systematic Literature Review akan sangat bermanfaat untuk melakukan sintesis dari berbagai hasil penelitian yang relevan, sehingga fakta yang disajikan kepada penentu kebijakan menjadi lebih komprehensif dan berimbang (Siswanto, 2. Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan untuk mengidentifikasi, meninjau dan mengevaluasi semua temuan penelitian yang relevan untuk menjawab pertanyaan Prosedur penelitian Systematic Literature Review dengan pendekatan kualitatif dilaksanakan dengan mengikuti langkah-langkah menurut Francis & Baldesari . Adapun teknis kegiatan yang dilakukan dideskripsikan dalam tabel di bawah ini. Tabel. 1 Langkah-Langkah Penelitian Systematic Literature Review (SLR) Langkah penelitian menurut Francis & Baldesari . Memformulasikan systematic literature review Langkah yang dilakukan peneliti . Melaksanakan pencarian literatur secara sistematis Merumuskan difokuskan pada efektivitas layanan konseling kelompok dalam meningkatkan self-efficacy pada siswa jenjang SMA/SMK. Dilanjutkan dengan merumuskan pertanyaan berikutnya yaitu upaya yang dilakukan guru BK/peneliti sebelumnya dalam meningkatkan self-efficacy Melakukan pencarian literatur . di Fokus utamanya adalah jurnal yang berkaitan dengan psikologi, pendidikan serta bimbingan dan konseling. Melakukan screening dan seleksi literatur atau Screening dan seleksi artikel dilaksanakan dengan artikel penelitian yang sesuai memperhatikan tujuan serta rumusan pertanyaan penelitian yaitu: Artikel jurnal yang menyajikan data tentang keefektifan layanan konseling kelompok dalam meningkatkan selfefficacy siswa SMA/SMK . Menganalisis dan penelitian kualitatif temuan Analisis dilakukan dengan melakukan perbandingan diantara masing-masing artikel tersebut. Menganalisis dan penelitian kualitatif temuan Kendali mutu dilakukan dengan melakukan konsultasi kepada dosen bimbingan dan konseling . Menyusun laporan akhir Laporan akhir dilaksanakan dengan menulis artikel hasil penelitian kemudian dipublikasikan Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan penelitian ini sendiri dimulai dengan mengumpulkan 21 artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yaitu dari tahun 2017 hingga tahun 2022. Berdasarkan beberapa artikel penelitian yang sudah terkumpul terkait penerapan layanan konseling kelompok untuk meningkatkan self-efficacy pada siswa SMA/SMK, didapatkan hasil analisis data sebagai berikut: Tabel 2. Kualitas Penulisan Artikel No. Penulis Judul Tahun RQ 1 RQ 2 RQ 3 Hasil Puji Lestari. Sugiyo, dan Edy Purwanto The Effectiveness of Reality Group Counseling to Improve StudentsAo SelfEfficacy ui Niken Cahyaningsih dan Farida Agus Setiawati Effectiveness of Reality Group Counseling to Enhance StudentsAo Selfefficacy in High School Aulia Ika Sadewi. Mungin Eddy Wibowo, dan Sugiyo Group Counseling with Symbolic Modeling Technique to Improve Students Career Decision Making Self-Efficacy ui Theodora Nurmalia. Dini Chairunnisa,Wirda Hanim, dan Happy Karlina Marjo Self Efficacy dengan Menggunakan Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam Konseling Kelompok pada Peserta Didik SMA Tri Maulita Sari. Yusmansyah, dan Shinta Mayasari Increased Self Efficacy in Learning to Use Counseling Service Group Assertive Training Technique ui Hasan. Dwi Yuwono Puji Sugiharto, dan Sunawan Group Counseling with Self Instruction Technique to Enhance Self Efficacy and Reduce Academic Burnout Riski Putra Ayu Distira. Sugiyo, dan Muhammad Japar Experiential Learning Strategy-Based Group Counseling to Improve SelfEfficacy ui Muhammad Bisri. Edy The Effectiveness of Group Purwanto, dan Counselling with Modelling Muhammad Japar Technique to Improve Self-Efficacy in Senior High School Students Decision Making of Study Continuation ui Ahmad Munir Upaya Peningkatan Self- Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 Efficacy pada Siswa melalui Layanan Konseling Kelompok dengan Model CBT Sigit Dwi Sucipto. Ratna Sari Dewi, dan Nova Elda Sari Efektivitas Konseling Kelompok Menggunakan Teknik Psikodrama untuk Meningkatkan SelfEfficacy Siswa di SMA Srijaya Negara Palembang ui ui ui ui Umi Ari. Dwi Yuwono The Effectiveness of Group Puji Sugiharto, dan Counselling with Self-Talk Awalya Technique to Improve StudentsAo Career Aspiration and Self-Efficacy ui ui ui ui Kus Hendar. Awalya, dan Sunawan Solution-Focused Brief Therapy Group Counseling to Increase Academic Resilience and Self-Efficacy ui ui ui ui Panca Kurniasari. Impact of Group Counseling Muhammad Jafar, dan with Cognitive Restructuring Sunawan Techniques to Reduce Cheating and Increase Self Efficacy ui ui ui ui Kade Sathya Gita Rismawan dan I Ketut Gading The Effectiveness of Cognitive Behavior Group Counseling to Improve Career Decision Making Self-Efficacy of Senior High School Students ui ui ui ui Asti Purwanti Keefektifan Konseling Kelompok untuk Meningkatkan Kemampuan Self Efficacy Akademik Siswa un ui un un Dewi Rintan Sari dan Bambang Dibyo Wiyono Cinema Therapy untuk Meningkatkan Academic Self-Efficacy Siswa Kelas XI-IPS SMA Negeri 4 Bojonegoro ui ui ui ui Eka Safriliani. Enci Zarkasih, dan Yusuf Maulana Efektivitas Layanan Konseling Kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Theraphy (CBT) untuk Meningkatkan Self Effycacy pada Siswa SMK ui ui ui ui Bakhrudin All Habsy dan Miming Suryoningsih Konseling Kelompok Teknik Restrukturisasi Kognitif untuk Meningkatkan Self- ui ui ui ui Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 Efficacy Karir Siswa SMK. Efektifkah? Gus Munir. Dwi The Effectiveness of Group Yuwono Puji Counseling Ability Potential Sugiharto, dan Awalya Response and Live Modeling Techniques to Increase Self Efficacy Adaptability of Career Choice ui ui ui ui Angga Yuda The Effectiveness of Career Meilanda. Sugiyo, dan Decision Self-Efficacy Group Sunawan Counseling to Improve StudentsAo Career Adaptability un ui ui un ui ui ui ui Kurniawan Dwi Madyo Utomo Cognitive Behavioral Therapy untuk Meningkatkan Self-Efficacy Akademis pada Siswa SMA Korban Bullying Relasional Keterangan : ui = untuk sumber data atau jurnal yang digunakan. un = untuk sumber data atau jurnal yang tidak digunakan. Tabel 3. Teknik atau Pendekatan No. Teknik atau Pendekatan Jumlah Reality Rational Emotive Behavior (REBT) Teknik Assertive Training Cognitive Behavior Therapy (CBT) Teknik Cinema Therapy Teknik Cognitive Restructuring Solution Focused Brief Therapy (SFBT) Teknik Self-Talk Teknik Symbolic Modeling Teknik Self Instruction Teknik Experiential Learning Teknik Modeling Teknik Psikodrama Teknik Ability Potential Response Teknik Live Modeling Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 Berdasarkan hasil dari proses analisis data berupa artikel yang sudah kami dapatkan sebelumnya, sebagian besar datanya berhasil menjawab tiga pertanyaan penelitian. Seperti yang tertera pada tabel 3 di atas, dapat diketahui bahwa terdapat beberapa teknik dan pendekatan konseling kelompok yang sudah digunakan untuk meningkatkan self-efficacy. Selfefficacy sendiri dapat diartikan sebagai bentuk kepercayaan terhadap diri mereka sendiri. Menurut Bandura . alam Theodora, 2. , self-efficacy menunjuk pada kemampuan seseorang terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan suatu pekerjaan yang mana hal tersebut bersumber dari empat hal yaitu pengalaman menguasai sesuatu, belajar dengan melihat orang lain, persuasi verbal, dan reaksi emosi. Kemudian berdasarkan beberapa artikel yang sudah kami analisis, pengalaman menguasai sesuatu adalah faktor yang paling penting dalam meningkatkan self-efficacy atau kepercayaan pada diri sendiri (Lent & Brown, 2. Salah satu sumber inilah yang akan mempengaruhi proses kognitif dan juga perilaku dari seorang Kemudian mengacu kembali pada tabel 3 yang kami sajikan, terdapat salah satu pendekatan yang memiliki frekuensi jumlah paling banyak, yakni pendekatan CBT (Cognitive Behavior Therap. CBT (Cognitive Behavior Therap. sendiri adalah psikoterapi atau konseling yang didasarkan pada pemodifikasian pikiran dan perilaku sehari-hari dengan tujuan untuk mempengaruhi emosi secara positif (Norcross & Goldried, 2. Kemudian menurut J. Beck . CBT merupakan suatu terapi konseling yang bertujuan untuk mengubah persepsi atau kognitif terhadap masalah, dalam rangka melakukan perubahan emosi dan tingkah laku. Pendekatan ini memiliki asumsi bahwa mayoritas individu dapat menyadari pikiran, kemampuan, dan juga perilaku mereka sendiri yang mana kemudian membuat perubahan positif terhadap hal-hal itu. Pikiran itu sendiri dibentuk oleh pengalaman yang seringkali mempengaruhi perilaku individu (Clark, 2. CBT (Cognitive Behavior Therap. adalah satu bentuk psikoterapi atau pendekatan konseling yang paling banyak dipelajari, dengan ratusan uji coba hasil yang menunjukkan kemanjuran dan efektivitas klinis (Clark & Tyler, 2009. Hofman. Asnaani. Vonk. Sawyer, & Fang, 2. Berkaitan dengan hal tersebut. Kumar & Sebastian . mengatakan bahwa berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya. CBT (Cognitive Behavior Therap. cukup efektif untuk meningkatkan self-efficacy dan prestasi akademis. Keefektifan itu sendiri dapat kita lihat pada sumber atau faktor dari self-efficacy dan juga tujuan dari CBT (Cognitive Behavior Therap. yang saling berkaitan dimana keduanya berfokus pada proses kognitif seorang individu yang nantinya dapat mempengaruhi perilaku yang ditimbulkan. Seperti yang terdapat pada data atau artikel yang kami analisis, strategi layanan konseling kelompok dengan menggunakan CBT (Cognitive Behavior Therap. telah diujicobakan dengan tujuan untuk meningkatkan self-efficacy siswa SMA/SMK. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pelaksanaan strategi layanan konseling kelompok dengan menggunakan pendekatan CBT (Cognitive Behavior Therap. itu menjadi salah satu pendekatan yang efektif digunakan untuk meningkatkan self-efficacy pada siswa SMA/SMK. PENUTUP Bersumber pada hasil analisis penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan hasil dari Systematic Literature Review (SLR) yaitu konseling kelompok efektif digunakan untuk meningkatkan self-efficacy pada siswa SMA/SMK. Pengalaman menguasai sesuatu adalah faktor yang paling penting untuk meningkatkan self-efficacy atau kepercayaan pada diri Terdapat pendekatan yang paling banyak digunakan dari beberapa artikel adalah CBT (Cognitive Behavior Therap. Pendekatan tersebut terbukti menjadi salah satu yang efektif digunakan untuk meningkatkan self-efficacy pada siswa SMA/SMK. Keefektifan tersebut dapat dilihat pada sumber atau faktor dari self-efficacy dan tujuan dari CBT (Cognitive Behavior Therap. , keduanya berfokus pada proses kognitif seorang individu yang nantinya Alfiah Dewi Rahmawati1. Fajar Dwi Wibowo1. Habibullah1. Hamidah Nurrochmah1. Hana Fitria Noor Baity1. Ulya Makhmudah1 COUNSENESIA Indonesian Journal of Guidance and Counseling 3 . : 1-7 dapat mempengaruhi perilaku yang ditimbulkan. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait penggunaan pendekatan CBT (Cognitive Behavior Therap. dalam meningkatkan self-efficacy siswa pada semua jenjang sekolah. DAFTAR PUSTAKA