AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pemetaan Lokasi dan Sejarah Makam Mudung Keramat Sebagai Upaya Pengembangan Wisata Religi di Desa Mekar Sari Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur Huzain Jailani1. Nurul Laeli2. Riska Mawalina3 . Muhammad Rizki ArroyanA. AnggraeniAA. Cinta Wardani6. Gina Ilhami Fatin7. Muhammad Muzahar Husni8. Amanda Rizka Fania9 Liana10. Muliyana11. Lalu Muhammad Fauzi12 1,4,5,6,7,8,9 Program Studi Pendidikan Ekonomi. Universitas Hamzanwadi. Indonesia Program Studi Pendidikan Sosiologi. Universitas Hamzanwadi. Indonesia Program Studi Pendidikan Geografi. Universitas Hamzanwadi. Indonesia 11,12 Program Studi Pendidikan Sejarah. Universitas Hamzanwadi,Indonesia Correspondence: huzainjailani. farabi@gmail. Received: 29 Mei 2024 Revised: 19 Juni 2024 Accepted: 25 Juli 2024 Abstrak Desa Mekar Sari, kecamatan suela, kabupaten lombok timur memiliki potensi wisata dari segi religi dan Potensi yang ada di Desa Mekar Sari yang paling menonjol adalah dari potensi wisata Religi Makam Mudung Keramat. Makam ini merupakan salah satu situs yang memiliki nilai sejarah dan spiritual tinggi bagi masyarakat setempat. Keberadaan makam ini belum banyak diketahui secara luas karna minimnya dokumentasi mengenai lokasi geografis yang akurat dan sejarah asal-usulnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan lokasi secara sistematis dan merekonstruksi sejarahnya melalui wawancara tokoh masyrakat,dan observasi lapangan. Hasil observasi menunjukan bahwa makam Mudung Keramat memiliki kaitan erat dengan asal-usul pemukiman awal masyarakat sekitar, serta menjadi pusat kegiatan spiritual dan tradisi keagamaan Kata Kunci : Pemetan Lokasi. Sejarah Makam,Wisata Religi Abstract Mekar Sari Village. Suela District. East Lombok Regency has tourism potential in terms of religion and The most prominent potential in Mekar Sari Village is the potential for religious tourism of the Mudung Keramat Tomb. This tomb is one of the sites that has high historical and spiritual value for the local community. The existence of this tomb is not widely known due to the lack of documentation regarding its accurate geographical location and historical origins. This study aims to systematically map the location and reconstruct its history through interviews with community leaders and field observations. The results of the observation show that the Mudung Keramat tomb is closely related to the origins of the early settlements of the surrounding community, as well as being the center of spiritual activities and religious traditions Keyword : Location Mapping,Tomb History. Religios Tourism PENDAHULUAN: yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, terutama dalam rangka mendorong pertumbuhan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan. Sektor ini tidak hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah dan penciptaan lapangan kerja, tetapi juga menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya serta identitas lokal yang khas. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian warisan budaya dan sejarah leluhur, sektor pariwisata juga mengalami diversifikasi jenis dan pendekatan pengembangannya. Salah satu bentuk pariwisata yang menunjukkan perkembangan cukup pesat di berbagai daerah di Indonesia adalah wisata religi, yaitu suatu bentuk kegiatan kunjungan wisata yang dilakukan ke tempat-tempat yang memiliki nilai spiritual, sejarah keagamaan, serta kepercayaan masyarakat setempat yang sakral dan dihormati (Amir, 2. Destinasi wisata religi yang terus melekat hingga saat ini ialah tradisi berziarah dan berkunjung ke makam makam para ulama yang berjuang dalam menyebarka agama Islam. Adanya praktik ziarah kubur telah dianjurkan dalam Al-QurAoan yang terdapat pada surah Al-Maidah ayat 35 dengan tafsiran bahwa memperbolehkan orang-orang beriman untuk mencari tawasul yaitu perantara dari Nabi atau tokoh yang dekat dengan Allah (Assoburu, 2. Wisata religi tidak hanya menjadi sarana untuk memenuhi kebutuhan rohani dan spiritual para pengunjungnya, tetapi juga berpotensi besar untuk menjadi instrumen pelestarian warisan budaya serta sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal (Hadi, 2. Di tengah era globalisasi yang serba modern, wisata religi juga menjadi wadah refleksi dan perenungan spiritual yang dapat memperkuat identitas keagamaan dan budaya bangsa, sekaligus menjadi alternatif wisata yang mengedepankan nilai-nilai etika, moral, dan kesakralan. Tidak hanya itu Wisata religi yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan dengan nilai-nilai kerohanian serta toleransi antar umat beragama yang dapat menjadi pedoman bagi kehidupan. Menjadikan makam leluhur sebagai salah satu destinasi wisata religi menjadikan kita sebagai manusia juga harus mempunyai sifat yang terpuji bagi manusia dengan lingkungan atau alam (Ridwan, 2012: . Salah satu situs yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi adalah Makam Mudung Keramat, yang terletak di Desa Mekar Sari. Kecamatan Suela. Kabupaten Lombok Timur. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Keberadaan situs ini diyakini sebagai tempat peristirahatan para leluhur yang sangat dihormati dan disakralkan oleh masyarakat setempat, yang konon memiliki pengaruh besar dalam penyebaran nilai-nilai kebaikan dan keagamaan pada masa room. Tokoh ini tidak hanya dikenal sebagai pemimpin spiritual, tetapi juga sebagai figur yang berkontribusi dalam menjaga keseimbangan sosial dan budaya di tengah masyarakatnya melalui ajaran-ajarannya yang sederhana namun bermakna. Pemikiran dan gagasan yang yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 dikembangkan oleh para tokoh sangat berpengaruh pada peradaban dan perkembangan islam . melia & Hudaidah,2. Setiap tahun, makam ini ramai diziarahi oleh para peziarah yang datang dari berbagai wilayah, yang menunjukkan bahwa situs ini memiliki daya tarik spiritual yang kuat. Tradisi ziarah tersebut umumnya dilengkapi dengan berbagai ritual dan kegiatan keagamaan, seperti doa bersama, pembacaan tahlil, pengajian, serta sedekah atau kenduri, yang semakin menambah nilai sakral dan kultural situs tersebut. Selain itu, ziarah ke makam ini sering kali dikaitkan dengan harapan akan keberkahan hidup, keselamatan, dan pengabulan doa, sehingga menjadikan tempat ini sebagai titik temu antara spiritualitas, tradisi, dan harapan manusia. Meskipun demikian, potensi wisata religi yang terkandung di dalamnya belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal, karena masih terdapat berbagai kendala seperti keterbatasan dokumentasi sejarah yang memadai, belum adanya pemetaan lokasi secara sistematis dan profesional, kurangnya perencanaan infrastruktur pendukung, serta minimnya dukungan promosi dari pihak-pihak terkait, baik pemerintah desa, pelaku pariwisata, maupun media lokal. Hal ini menyebabkan rendahnya daya tarik wisatawan umum serta belum tumbuhnya sinergi antar pemangku kepentingan dalam mengelola potensi lokal secara kolaboratif dan Namun demikian, pengembangan Makam Mudung Keramat sebagai destinasi wisata religi menghadapi berbagai kendala struktural. Studi oleh Ardiansyah dan Fitriani . mengungkapkan bahwa kurangnya dokumentasi sejarah yang komprehensif dan pemetaan lokasi yang akurat menjadi masalah umum dalam pengelolaan situs spiritual di Indonesia. Kondisi ini diperparah oleh minimnya penelitian akademis yang mendalam tentang situs-situs tersebut, sehingga pengembangannya seringkali tidak didasarkan pada data yang memadai. Masalah ini diperparah oleh terbatasnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan warisan budaya dan pariwisata berkelanjutan (Lombok Tourism Board, 2. Pengembangan potensi wisata religi di situs Makam Mudung Keramat menuntut adanya langkah awal yang fundamental, yaitu melalui kegiatan pemetaan lokasi secara menyeluruh serta penggalian dan melakukan dokumetasi sejarah yang mendalam, guna memperoleh pemahaman yang utuh mengenai nilai-nilai budaya dan spiritual yang melekat pada situs tersebut. Pemetaan ini tidak hanya mencakup titik koordinat geografis atau aksesibilitas jalan menuju lokasi makam, tetapi juga perlu mencakup identifikasi elemen-elemen penting seperti lanskap spiritual, titik-titik ritual, artefak budaya, dan struktur tradisional yang mendukung pengalaman Upaya ini tidak hanya akan memperkuat basis data sejarah dan informasi mengenai situs makam, tetapi juga membuka peluang bagi integrasi situs ke dalam jaringan destinasi wisata yang lebih luas di kawasan Lombok Timur, terutama dalam konteks pengembangan kawasan wisata berbasis tema religi dan budaya. Dengan adanya pemetaan yang baik dan terstruktur, lokasi makam dapat diintegrasikan secara strategis yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 ke dalam rute wisata daerah, sehingga dapat meningkatkan aksesibilitas dan kunjungan Dalam konteks pengembangan ini, pendekatan yang bersifat partisipatif dari masyarakat setempat menjadi sangat krusial, agar nilai-nilai sakral dan kearifan lokal yang ada di situs tidak mengalami degradasi akibat aktivitas pariwisata yang berlebihan atau tidak terkelola dengan baik (Mulyani & Wijaya, 2. Keterlibatan aktif masyarakat tidak hanya dapat memperkuat keberterimaan sosial terhadap program wisata religi, tetapi juga dapat menciptakan kepemilikan bersama terhadap warisan budaya, sehingga pembangunan pariwisata benar-benar menjadi milik dan untuk kepentingan Dalam upaya mewujudkan pengembangan wisata religi yang terarah dan berkelanjutan di situs Makam Mudung Keramat, diperlukan pendekatan penelitian yang mampu menggali berbagai aspek, baik dari segi geografis, historis, sosial, maupun budaya yang mengelilingi situs tersebut. Penelitian ini tidak hanya berfokus pada aspek fisik berupa pemetaan lokasi dan infrastruktur pendukung, tetapi juga mencakup upaya pengumpulan narasi sejarah, cerita lisan masyarakat, serta praktik-praktik keagamaan yang berkembang secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kehidupan spiritual masyarakat lokal. Berdasarkan uraian diatas. Pemetaan dan sejarah makam mudung keramat bertujuan sebagai upaya pengembangan wisata religi ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses pemetaan lokasi dan pengumpulan sejarah Makam Mudung Keramat sebagai landasan awal dalam pengembangan destinasi wisata religi di Desa Mekar Sari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap formulasi strategi pengelolaan situs religi berbasis masyarakat serta menjadi rujukan penting dalam perencanaan program pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Desa mekar sari dan Wilayah sekitarnnya. METODE PELAKSANAAN Waktu Dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan april 2025 yang mencakup kegiatan, obesevasi lapangan, wawancara, dan pemetaan lokasi. Adapun penelitian ini dilaksanakan di makam mudung keramat, yang terletak di dusun seruni, desa mekar sari. Prosudur Pelaksanaan Metode yang digunakan dalam pelaksanaan ini ialah Metode Kualitatif Deskriptif dengan tujuan untuk menggali informasi historis,dan memberikan gambaran objek wisata religi dimakam mudung keramat dusun seruni desa mekar sari. Tahapan awal yang dilakukan yaitu dengan melakukan survey guna mendapatkan gambaran situasi fisik secara langsung, dan menemukan permasalahan, lalu mempelajari teori sesuai dengan permasalahan dan mengaplikasikan dalam model desain yang sesuai. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Berikut disajikan alur pelaksanaan. Gambar 1: Alur Skema pemikiran metode pelaksanaan yang akan dilakukan yaitu sebagai Observasi lapangan secara langsung. Kegiatan obeservasi lapangan ini guna untuk melihat kondisi fisik,aksesibilitas lingkungan sekitar, akitvitas masyrakat yang berkaitan dengan makam. Wawancara mendalam, wawancara dilakukan terhadap tokoh adat, pengurus makam,perangkat desa,serta warga yang memiliki pengetahuan tentang sejarah dan tradisi terkait makam mudung keramat. wawancara kami lakukan secara semiterstruktus untuk menggali informasi yang lebih luas dan fleksibel. Literatur lokal, yaitu menelusuri sumber-sumber tertulis seperti lontar, dokumen yang berkaitan dengan sejarah makam, serta arisipan lisan kami jadikan sebagai data pendukung. Partisipasi dalam kegiatan sosial-spritual, dilakukan dengan ikut serta dalam kegiatan ziarah dan doAoa bersama yang dilakukan oleh masyarakat sebagai bentuk pendekatan kami untuk memahami langsung nilai-nilai spritual yang terkandung dalam tradisi. Pengembangan wisata religi melalu pembuatan papan informasi sejarah makam serta pemetaan jalan menuju lokasi makam yang dimana papan informasi ini berisi ringkasan sejarah makam,nilai spritual, dan panduan ziarah, sedangka pemetaan jalan dilakukan untuk menentukan titik-titik strategis penujuk arah yang akan dipasangi papan penujuk, mulai dari jalan utama hingga area makam. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Dilakukan pemasangan papan informasi serta pemetaan jalur menuju lokasi makam mudung keramat sebagai upaya memberikan kemudahan akses dan pemahaman bagi para pengunjung. Penyusunan Laporan. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah penyusunan laporan sebagai luaran (Outpu. dari kegiatan ini. HASIL DAN PEMBAHASAAN Berdasarkan observasi dan survei yang dilakukan dilapangan, dikawasan wisata religi makam mudung keramat. Berhasil memetakan secara geografis lokasi Makam Mudung Keramat yang terletak di Desa Mekar Sari. Kecamatan [Suel. Kabupaten [Lombok Timu. Terdapat tiga pembahsan yang berkaitan dengan tujuan kegiatan ini. Adapun pembasana tersebut mengenai pemetaan lokasi,sejarah makam dan pengembangan wisata religi makam mudung keramat. Pemetaan Lokasi Gambar 2: Peta Kecamatan Suela Desa Mekar Sari Dan Sejarah Makam Setelah melakukan peninjauan lokasi secara langsung dengan mendatangi Dusun sernui dan melakukan observasi dan wawancara langsung kebebrapa tokoh, seperti penjaga makam,tokoh adat, perangkat desa dan beberapa informasi dari masyarakat. Kami juga mendapatkan beberapa informasi dari sumber tertulis seperti dari internet, dan naskah yang tertulis dalam daun lontar. Dari segala informasi yang di dapat tim kkn menemukan informasi bahwa desa mekar sari memiliki 12 dusun salah satunya dusun seruni yang memiliki situs wisata religi yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 yaitu Makam mudung keramat di sebut salah satu wisata religi, karna sudah banyak di kunjungi oleh masyarakat serta wisatawan baik dari dalam negeri hingga luar negeri. Makam yang berada di desa mekar sari ini di percaya sebagai tempat di makamkanya datu. yang pernah berkuasa pada masanya. Situs ini sangat dihormati oleh masyarakat setempat. seiring waktu, makam ini menjadi pusat ziarah terutama pada hari-hari tertrntu serta saat tradisi selamatan panen. Makam mudung keramat berada pada ketinggian 500 mdpl, dengan luas lahan 7 are, luas situs ( panjang:430 c. , (Lebar: 530 c. , (Tinggi pondas: 50 c. Berikut wisata religi dikomplek pemakaman mudung keramat dan sejarahnya: Gambar 3: Observasi Dan Wawancara Langsung Sejarah Makam Dan Kepercayaan Masyrakat Wisata religi dalam bentuk ziarah makam bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat mengenai situs bersejarah Islam didusun seruni desa mekar Ziarah makam sebagai cara untuk menjaga aset cagar budaya agar peninggalan tersebut tersimpan dengan baik sampai ke generasi selanjutnya. Berikut peninggalan dan makam-makam yang ada dikomplek pemakaman mudung keramat. Naskah Lontar yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Makam Mudung Keramat di Desa Mekar Sari dikenal sebagai situs bersejarah yang menyimpan peninggalan budaya berupa naskah lontar. Naskah ini diyakini memuat ajaran keagamaan dan sejarah tokoh yang dimakamkan, menjadi bukti warisan budaya yang perlu dijaga dan Keberadaan naskah lontar ini menunjukkan bahwa makam tersebut tidak hanya menjadi tempat peristirahatan terakhir tokoh penting dalam penyebaran Islam di wilayah tersebut, tetapi juga pusat penyimpanan pengetahuan dan ajaran yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Gambar 4: Naskah Lontar Makam datu sadubaya Pancor Seruni Datu Sadubaya merupakan seorang Datu yang sangat adil, serta bertanggung Kepemimpinan beliau sangat memakmurkan warga serta menjadikan daerahnya sebagai daerah yang maju. Satu Sadubaya memiliki istri yang sangat cantik . embang des. bernama Denda sruni. karna kecantikan istrinya membuat banyak pemuda hingga datuA dari Kerajaan lain membenci datu Sadubaya, dan menginginkan istri datu sadunaya. Hingga pada suatu saat satu sadu baya di tantang untuk berperang dengan salah satu satu yang menginginkan istrinya. Hingga pada saat itu satu sadubaya di nyatakan kalah dalam peperangan, kemudian di makamkan di salah satu dusun yang ada di desa mekar sari, dan sekarang menjadi makan kudung keramat bawak barang. Makam ini biasanya di kunjungi ketika masyarakat akan menahan sesuatu di sawahnya, mereka akan ke sana untuk meminta doa agar tanamanya bisa berhasil, kemudian ketika panen yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 berhasil, masyarakat akan kesana untk balas syukur, dengan melakukan syukuran di Makam. Gambar 5: Makam Sandubaya Pancor Seruni Makam raden repok Makam ini merupakan salah satu makan yang ada di Makam mudung keramat, dalam lontar di katakan bahwa Makam ini merupakan Makam salah satu satu yang sangkat pemberian, seorang datu yang selalu melakukan petualangan ke segala penjuru hutan, dengan segala keberanian membuat datu ini sangat Makam ini biasanya di kunjungi oleh orgA yang akan berpergian jauh. , atau berburu ke hutan. Gambar 6: Makam Raden Repok yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Makam Bawak Nao Makam selanjutnya yaitu Makam bawak nao, sebuah Makam yang berada di bawah pohon nao yang memiliki buah yang sangat manis, seta makan yang paling sering di kunjungi oleh wisatawan, wisatawan jomblo. Makam ini di yakini sebai tempat berdoa meminta pasangan serta membuat hubungan langgeng. Makam ini banyak di kunjungi oleh orangA yang sudah lama singgel dan ingin menikah, serta orgA yang sulit punya anak. Gambar 7: Makam Bawak Nao Pemetaan Lokasi Dan Sejarah Makam Sebagai Upaya Pengembangan Makam Mudung Keramat Dilihat dari kondisi makam terdapat beberapa kekurangan untuk pengembangan dan akses wisata religi makam mudung keramat, dari jaraknya yang rumit dan susah di temukan, serta penjelasan Makam yang kurang sehingga membuat kami melakukan pemetaan lokasi serta penjelasan sejarah Makam guna memudahkan pengunjung dalam mengenal nilai-nilai religi serta menjangkau area makam dengan lebih terarah. Dalam upaya pengembangan Makam Mudung Keramat, dilakukan pencarian informasi untuk pemetaan lokasi. Proses ini dimulai dengan mendeteksi lokasi melalui aplikasi peta digital dan mencari rute terbaik yang mudah diakses oleh masyarakat umum. Setelah data terkumpul, dilakukan penyusunan pemetaan lokasi, pembuatan penunjuk arah,papan informasi,buku kunjungan serta pembuatan akun media sosial dalam bentuk fisik. Seluruh penanda ini dirancang untuk memudahkan wisatawan menemukan lokasi makam. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Papan informasi kemudian dipasang di titik strategis, seperti di setiap persimpangan jalan, agar mudah dilihat oleh pengunjung maupun pengguna jalan Pemasangan peta lokasi makam Gambar 7: Pelaksanaan kegiatan Sebagai upaya peningkatan daya Tarik wisata religi Makam Mudung Keramat Pemasangan penunjuk arah Selain membuat bener untuk memudahkan pengunjung mengetahui letak Makam, tim kkn juga membuat penunjuk jalan yang bisa memudahkan Penunjuk jalan ini di pasang di beberapa persimpangan, sehingga pengunjung tidak akan kesusahan kemana arah mereka akan pergi, dan bisa membantu wisatawan yang tidak bisa membaca maps. Gambar 8: Penunjuk arah yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pemasangan papan informasi Selanjutnya Setelah mendapat beberapa informasi terkait sejarah makan, tim kkn membuat suatu bener sebagai tempat penjelasan dari makan tersebut, bener ini di pasang di depan Makam, sehingga paran pengunjung . bisa mengetahui seperti apa sejarah adanya Makam tersebut, dan memudahkan pengunjung ketika ingin beeniat apa sehingga mereka mudah mendatangi Makam sesuai niat. Gamabr 9: Pemasangan papan informasi Selain memasang bener sejarah makam, tim kkn jg memasang bener alat dan bahan ziarah, serta tata cara berziarah. Dalam bener itu di tuliskan apa saja yang perlu di persiapkan dan di bawa oleh pengunjung, seta apa saja ketentuan berziarah, agar pegununjung bisa berziaarah, dan kegiatannya berjalan dengan lancar. Bener ini di buat bertujuan untuk memudakan pengunjung dalam menyiapkan, serta menentukan apa saja yang perlu di lakukan. Gamabr 10: Pemasangan tata cara ziarah makam yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pembuatan buku kunjungan Melihat banyaknya pengunjung yang berdatangan dari berbagi daerah, membuat tim kkn membuatkan buku tamu, yang bisa di jadikan alat cek in oleh pengunjung, dan nantinya bisa menjadi dasar laporan seberapa banyak pengunjung pertahun. Gamabar 11: penyerahan buku tamu Pembuatan media promosi Melihat kita berada pada zaman penuh teknologi, sehingga kita memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mempromosikan Makam, kami membuatkan media sosial seperti Instagram. Facebook, dan tiktok, yang bisa di akses oleh semua org dan membuat banyak org bisa mengetahui tentang Makam mudung. KESIMPULAN Berdasarkan hasil pemetaan dan penggalian informasi sejarah. Makam Mudung Keramat di Desa Mekar Sari memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi. Lokasi yang memiliki nilai spiritual tinggi, dipadukan dengan kisah sejarah lisan yang masih dijaga masyarakat, menjadikan situs ini bukan hanya sebagai tempat ziarah, tetapi juga bagian dari identitas budaya desa. Sebagai upaya kami untuk mengembangan wisata religi makam mudung keramat dusun seruni desa mekar sari ini dengan penyedian dan pembenahan akses informasi berupa pemetaan lokasi, penunjuk jalan, papan informasi, buku kunjungan, dan mempromosikan makam. Dengan demikian, wisata religi di Makam Mudung Keramat dapat berkembang secara berkelanjutan, memperkuat nilai budaya, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial bagi warga Desa Mekar Sari. Adanya penelitian ini diharapkan mampu memberikan gambaran bahwa potensi wisata religi dapat mendukung pengembangan wisata religi yang ada pada suatu daerah. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 2 Agustus 2025. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 3 No 2. Agustus 2025. Hal. 162Ae175 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 DAFTAR PUSTAKA