E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 https://journals. upi-yai. id/index. php/PsikologiKreatifInovatif/issue/archive Hubungan Harga Diri dan Kesepian dengan Keterbukaan Diri pada Content Creator TikTok di Jakarta Barat Shabrina Zahrabella. Febi Herdajani Universitas Persada Indonesia Y. E-mail: shabrinazb@gmail. com, febihyai@gmail. ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji hubungan antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri. Subjek pada penelitian ini adalah content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan 3 alat ukur, yaitu skala keterbukaan diri, skala harga diri, dan skala kesepian. Dari hasil uji validitas pada skala keterbukaan diri terdapat 23 item valid dengan r = 0,877, validitas skala harga diri terdapat 24 item valid dengan r = 0,909, dan validitas skala kesepian terdapat 28 item valid dengan r = 0,950. Hasil ui bivariat penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara harga diri dengan keterbukaan diri dengan r = 0. p < 0,05. Ada hubungan positif antara kesepian dengan keterbukaan diri dengan dengan r = 0. p < 0,05. Dari hasil uji multivariat terhadapt hubungan positif antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri dengan R = 0,736 dan R2 = 0,542. p < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu ada hubungan antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat. Kata kunci: Keterbukaan Diri. Harga Diri. Kesepian ABSTRACT This research is a quantitative study which aims to examine correlation of self esteem and loneliness with self disclosure. The subject in this study was Tiktok content creator on West Jakarta area using purposive sampling. This study uses 3 scales measuring instruments, namely: the scale of self disclosure, the scale of self esteem, and the scale of loneliness. The result of this study indicate that there is correlation between self esteem with self disclosure with r = 0,733. p < 0,05. There is correlation between loneliness with self disclosure with r = 0,623. p < 0,05. There is correlation between self esteema and loneliness with self disclosure with R = 0,736 and R2 = 0,542. p < 0,05. In concluesion, there is correlation between self esteem and loneliness with TikTok content creatorAos self disclosure on West Jakarta area. Keyword: Self Disclosure. Self Esteem. Loneliness PENDAHULUAN Dewasa ini, salah satu platform sosial media yang paling sering digunakan adalah TikTok. Berdasarkan data periklanan ByteDance, jumlah pengguna TikTok di Indonesia mencapai 92,07 juta orang berusia 18 tahun ke atas pada tahun TikTok mulai dirilis pada tahun 2016 dan mulai terkenal di Indonesia pada tahun 2020, yaitu saat permulaan pandemi Covid-19 di Indonesia. Banyak orang beramai-ramai mengunduh TikTok untuk mencari hiburan ketika berada di rumah karena TikTok memiliki banyak konten yang dapat dinikmati. Konten-konten tersebut tentunya tidak semata-mata muncul secara ajaib, namun dibuat oleh Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 1 Maret 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/PsikologiKreatifInovatif/issue/archive individu yang biasa disebut sebagai content creator . com, 2. Informasi yang diberikan tentunya dilakukan secara selektif mana yang seharusnya boleh atau tidak boleh diungkapkan saat membuat konten, serta content creator juga dibebaskan untuk dirasakannya kepada khalayak penonton. Proses self-disclosure memungkinkan adanya aktivitas tersebut. Self-disclosure atau keterbukaan diri adalah komunikasi dan pemberian informasi mengenai pribadi atau diri sendiri, pikiran, perasaan, serta perilaku diri sendiri atau orang lain, keterbukaan diri ini berkaitan dengan informasi yang biasanya disembunyikan serta melibatkan orang lain (Ariani, dkk. Keterbukaan diri dapat muncul karena keyakinan diri individu terhadap dirinya sendiri. Harga diri adalah salah satu faktor yang dapat memengaruhi keterbukaan diri (Liliweri, 2. Individu dengan harga diri tinggi akan terlihat aktif dan merasa nyaman dalam berinteraksi (Michener & DeLamater. Pendapat tersebut juga sejalan dengan pemikiran Mathews . yang berpendapat bahwa individu dengan harga diri dapat menerima dirinya dan memberikan izin kepada orang lain untuk mengetahui apa yang ada di dalam pikiran dan perasaan. Selain harga diri, faktor lainnya yang dapat memengaruhi keterbukaan diri adalah kesepian. Al-Saggaf dan Nilesen . Leung 2002 mengungkapkan bahwa faktor yang memengaruhi keterbukaan diri adalah perasaan Dalam penelitian pada jurnal AuAddictive BehaviorsAy pada Januari 2022, peneliti dari Universitas Trinidad dan Tobago menemukan bagaimana cara individu yang memiliki kecanduan TikTok. Penelitian Troy Smith dan Andy Short . mengenai AuNeeds affordance as a key factor in likelihood of Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 1 Maret 2023 E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 problematic social media use: Validation, latent Profile analysis and comparison of TikTok and Facebook problematic use measuresAy menemukan bahwa 6,4% dari 173 partisipan mahasiswa beresiko kecanduan TikTok. Partisipan tersebut cenderung memiliki skor yang tinggi untuk merasa kesepian. LANDASAN TEORI Keterbukaan diri adalah bentuk ekspresi diri yang individu lakukan yang berkaitan dengan rasa sedih, marah, ataupun bahagia. Selain itu. Santrock . beranggapan bahwa keterbukaan diri dan berbagi pikiran personal adalah salah satu bentuk dari keintiman. Hal ini sejalan dengan pengertian menurut Jourard . mengenai keterbukaan diri, yaitu pembicaraan mengenai diri sendiri kepada orang lain, sehingga orang lain mengetahui apa yang dipikirkan, dirasakan, dan diinginkan oleh individu. Adapun aspek-aspek keterbukaan diri menurut Wheeless dan Grotz . 6, dalam Bitna Kim, 2. adalah intent to disclose, amount of disclosure, positivenegative nature of disclosure, control of general depth, dan honesty-accuracy of Harga diri adalah penilaian yang dibentuk individu untuk dirinya sendiri apakah dirinya mampu, berharga, atau Hal ini didukung pernyataan Coopersmith . , yaitu harga diri adalah evaluasi yang dibuat individu dan kebiasaan memandang dirinya, terutama sikap menerima, menolak, dan indikasi besarnya kepercayaan individu terhadap kemampuan, keberartian, kesuksesan, dan Adapun aspek-aspek harga diri menurut Coopersmith . alam Sandha, , 2. adalah significance, power, virtue, dan competence. Menurut Russel . alam Laksana, 2. , kesepian adalah sebuah bentuk hubungan sosial yang tidak sesuai dari apa yang diinginkan atau dicapai, termasuk E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 https://journals. upi-yai. id/index. php/PsikologiKreatifInovatif/issue/archive perasaan gelisah, tertekan, dan persepsi kurangnya hubungan sosial pada diri Kesepian yang dirasakan individu dapat menyebabkan perasaan negatif, karena menurut Perlman . , kesepian adalah pengalaman tak menyenangkan yang bersifat subjektif dan dialami individu ketika harapannya mengenai suatu hubungan interpersonal tidak sebanding dengan apa yang kenyataannya dialami. Adapun aspek-aspek kesepian menurut Russell . adalah trait loneliness, social desirability loneliness, dan depression loneliness. METODOLOGI Dalam penelitian ini yang menjadi populasi penelitian adalah content creator TikTok. Content creator TikTok yang akan diteliti adalah individu yang memasuki usia dewasa awal menurut Santrock, di mana usia tersebut banyak terlibat dalam hubungan sosial dan mempunyai kreativitas. Jumlah populasi pada penelitian ini tidak diketahui, sehingga disebut sebagai infinite Adapun populasi dalam yang akan diteliti dalam penelitian ini, yaitu: Dewasa awal berusia 18-25 tahun. Berdomisili di wilayah Jakarta Barat. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini bersifat nonprobability sampling dengan metode purposive sampling, karena teknik ini menentukan sampel dengan pertimbangan Purposive sampling adalah pengambilan sampel yang dipilih secara cermat dengan mengambil objek penelitian yang selektif dan mempunyai ciri-ciri yang spesifik. Adapun populasi dalam yang akan diteliti dalam penelitian ini, yaitu: Dewasa awal berusia 18-25 tahun. Berdomisili di wilayah Jakarta Barat. Pernah membuat konten berupa informasi umum atau pribadi di media sosial TikTok. Penelitian pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data berupa skala dalam bentuk skala psikologis. Skala yang digunakan pada penelitian ini berbentuk skala model Likert, yaitu Sangat Setuju (SS). Setuju (S). Netral atau Ragu-ragu (N). Tidak Setuju (TS), dan Sangat Tidak Setuju (STS). Subjek diminta untuk memilih salah satu dari pilihan jawaban masing-masing menunjukkan kesesuaian pernyataan yang diberikan dengan keadaan yang dirasakan oleh subjek. Model skala Likert ini terdiri dari pernyataan positif . dan pernyataan negatif . , apapun jawaban yang dipilih subjek tidak ada yang benar atau salah. Uji daya beda dilakukan dengan membandingkan nilai r-hitung yang merupakan nilai dari Corrected ItemTotal Correlation lebih besar dari 0,3 rkriteria. Jika Corrected Item-Total Correlation lebih besar dari 0,3 r-kriteria, maka item dinyatakan valid, sedangkan jika kurang dari 0,3 r-kriteria dinyatakan Item yang gugur dihilangkan dan tidak digunakan sebagai alat ukur. Pengujian reliabilitas dilakukan dengan menggunakan rumus alpha cronbach untuk menganalisis butir-butir item yang valid dari hasil uji validitas dengan bantuan program SPSS versi 22. for Windows. HASIL DAN PEMBAHASAN Data Demografis Usia responden terbanyak adalah usia 20 tahun, yaitu sebesar 29. sedangkan usia paling sedikit adalah usia 24 tahun, yaitu hanya sebesar 0. Menurut Keipi, dkk. , usia yang lebih muda cenderung mengekspresikan dirinya karena mempunyai keinginan untuk mencapai tujuan sosialnya. Selain itu, usia tersebut adalah usia peralihan dari remaja akhir ke dewasa awal atau emerging adulthood, di mana pada usia Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 1 Maret 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/PsikologiKreatifInovatif/issue/archive tersebut individu cenderung untuk membuktikan eksistensi dirinya. Dilihat dari jenis kelamin, presentase perempuan lebih banyak dibandingkan dengan laki-laki, yaitu Hal ini terjadi karena perempuan lebih cenderung untuk mengungkapkan perasaannya kepada orang-orang mendapatkan kesenangan pribadi dan orang lain. Pendapat penulis tersebut didukung oleh penemuan Jourard . , di mana keterbukaan diri pada perempuan terjadi karena perempuan mempunyai harapan untuk menyenangkan orang lain, dibandingkan dengan laki-laki yang tidak ingin kelemahannya terlihat di mata Menurut Brannon . , lakilaki ingin terlihat sebagai sosok yang Selain itu, adanya stereotip gender bahwa laki-laki harus bersikap Sedangkan, perempuan terbiasa untuk berkomunikasi dengan orang lain yang ketakutan, dan lain-lain. Selain responden yang berdomisili di wilayah Jakarta Barat, presentase tertinggi ditemukan pada wilayah Kebon Jeruk, yaitu sebesar 28. 60%, sedangkan presentase terendah ditemukan pada wilayah Tambora, yaitu hanya sebesar Hasil Uji Normalitas Pengujian normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah populasi data berdistribusi normal atau tidak dengan melihat kolom Kolmogorov-Smirnov responden yang digunakan lebih dari 100 responden kepada 3 variabel, yaitu keterbukaan diri, harga diri, dan kesepian yang dianalisis menggunakan program Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 1 Maret 2023 E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 IBM SPSS Statistic 22 for Windows dengan taraf signifikansi . > 0,05. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas, diperoleh nilai signifikansi untuk skala keterbukaan diri sebesar 0,000 . > 0,05 hal ini menunjukkan data keterbukaan diri berdistribusi tidak Nilai signifikansi skala harga diri adalah sebesar 0,000 . > 0,05, yang menunjukkan bahwa data harga diri Nilai signifikansi untuk skala kesepian adalah sebesar 0,000 . > 0,05, sehingga data kesepian berdistribusi tidak normal. Hasil Uji Kategorisasi Kategorisasi skor pada variabel keterbukaan diri dengan kategorisasi skor AutinggiAy apabila X > 71,20. skor AusedangAy apabila 66,79 Ou X Ou 71,20. dan kategorisasi skor AurendahAy apabila X < 66,79. Mean temuan (X) yang diperoleh, yaitu 75,65. Hal ini membuktikan bahwa keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat tergolong pada kategori Kategorisasi skor pada variabel harga diri dengan kategorisasi skor AutinggiAy apabila X > 73,85. kategorisasi skor AusedangAy apabila 70,14 Ou X Ou 73,85. kategorisasi skor AurendahAy apabila X < 70,14. Mean temuan (X) yang diperoleh, yaitu 66,86. Hal ini membuktikan bahwa harga diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat tergolong pada kategori rendah. Kategorisasi skor pada variabel kesepian dengan kategorisasi skor AutinggiAy apabila X > 85,90. skor AusedangAy apabila 82,09 Ou X Ou 85,90. dan kategorisasi skor AurendahAy apabila X < 82,09. Mean temuan (X) yang diperoleh, yaitu 79,91. Hal ini membuktikan bahwa kesepian pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat tergolong pada kategori rendah. E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 https://journals. upi-yai. id/index. php/PsikologiKreatifInovatif/issue/archive Hasil Uji Hipotesis Berdasarkan hasil analisis statistik pada hipotesis pertama dengan menguji variabel hubungan antara harga diri dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat menggunakan bivariate correlation, diperoleh r = 0,733 dengan P = 0,000 (P < 0,. Oleh karena itu. Ho1: AuTidak ada hubungan antara harga diri dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat ditolakAy, dan Ha1: AuAda hubungan antara harga diri dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat diterimaAy. Berdasarkan hasil analisis statistik pada hipotesis kedua dengan menguji variabel hubungan antara kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat menggunakan bivariate correlation, diperoleh r = 0,623 dengan P = 0,000 (P < 0,. Oleh karena itu. Ho2: AuTidak ada hubungan antara kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat ditolakAy, dan Ha2: AuAda hubungan antara kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat diterimaAy. Berdasarkan hasil analisis statistik pada hipotesis ketiga dengan menguji variabel hubungan antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat correlation, diperoleh nilai R = 0,736 dan R2 = 0,542 dengan P = 0,000 (P < 0,. Oleh karena itu. Ho3: AuTidak ada hubungan antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat ditolakAy, dan Ha3: AuAda hubungan antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat diterimaAy. Setelah menggunakan multivariate correlation, penulis melakukan analisis regresi linear dengan metode stepwise guna melihat bersamaan terhadap variabel dependen dan kontribusi dari masing-masing variabel independen. Dari hasil uji analisis diperoleh variabel harga diri memiliki R square = 0,538, sehingga dapat diketahui bahwa variabel harga diri adalah variabel yang memberikan jumlah kontribusi sebesar 53,8%. Selebihnya, sebesar 46,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis dalam penelitian ini. Pembahasan Berdasarkan hasil analisis antara variabel harga diri dengan variabel keterbukaan diri terhadap 130 responden menggunakan bivariate correlation, terdapat hubungan positif antara harga diri dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat. Hal ini dapat diartikan dengan semakin tinggi harga diri, maka semakin tinggi pula keterbukaan diri dalam membuat Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Wahyu Prasetyo . , bahwa semakin tinggi harga diri individu, maka semakin tinggi pula keterbukaan dirinya melalui media Individu dengan harga diri tinggi cenderung yakin bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk membuat konten berisi unggahannya membuat individu merasa mendapatkan validasi positif dari Individu dengan harga diri rendah juga mampu untuk membuat mempertimbangkan atau menyaring informasi yang akan diungkapkan di sosial media. Selain itu, berdasarkan hasil analisis antara variabel kesepian dengan variabel keterbukaan diri terhadap 130 responden menggunakan bivariate correlation. Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 1 Maret 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/PsikologiKreatifInovatif/issue/archive terdapat hubungan positif antara kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat. Hal ini dapat diartikan dengan semakin tinggi perasaan kesepian, maka semakin tinggi pula keterbukaan dirinya. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Syahdan dan Elis . , bahwa semakin tinggi kesepian, maka semakin tinggi keterbukaan diri. Individu yang merasa kesepian cenderung akan mencari wadah untuk menceritakan kehidupannya di media sosial, karena individu tersebut tidak memiliki teman Cara tersebut dilakukan agar terhindar dari perasaan terasing, di mana jika konten yang diunggahnya mendapatkan dukungan, maka individu tersebut akan merasa kebutuhan sosialnya akna terpenuhi. Pada correlation, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisisi uji statistik data dan pembahasan yang telah kesimpulan bahwa: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat. Hal ini mengartikan bahwa tingkat keterbukaan diri positif pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat akan menjadi tinggi bila tingkat harga diri positif yang dimiliki content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat tinggi. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kesepian dengan keterbukaan diri pada content creator Jurnal Psikologi Kreatif Inovatif Vol 3 No 1 Maret 2023 E-ISSN: 2808-3849 P-ISSN: 2808-4411 TikTok di wilayah Jakarta Barat. Hal ini mengartikan bahwa tingkat keterbukaan diri pada content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat akan menjadi tinggi bila tingkat kesepian yang dirasakan content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat tnggi. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dan kesepian dengan keterbukaan diri content creator TikTok di wilayah Jakarta Barat. DAFTAR PUSTAKA