Barometer. Volume 6 No. Januari 2021, 313-321 ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SHAMPOO UNILEVER SERTA MEMBANDINGKAN STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN RETAIL DI KABUPATEN KARAWANG Aldo Almayda Abidin, 2Wahyudin Wahyudin, 3Fidiyya Astuti, 4Billy Nugraha 1, 2, 3 Program Studi Teknik Industri. Fakultas Teknik. Universitas Singaperbangsa Karawang aldoalmayda11@gmail. com, 2hwwahyudin@gmail. com, 3fidyyaastuti@gmail. com, 4billynugraha982@gmail. INFO ARTIKEL Diterima : 12 Desember 2020 Direvisi : 11 Januari 2021 Disetujui : 18 Januari 2021 Kata Kunci : Game Teory. Markov Chain. Shampoo. Retail. ABSTRAK Supermarket dan minimarket adalah tempat orang-orang sering membeli produk shampoo yang mereka inginkan. Metode Markov Chain digunakan untuk melihat transisi dari masyarakat dalam mengubah pilihan produk shampoo dan tempat perbelanjaan selama dua periode ke depan. Produk shampoo yang menjadi objek penelitian adalah Clear. Lifebuoy dan Sunsilk merupakan tiga dari sekian banyak produk shampoo yang dikeluarkan oleh perusahaan multinasional Unilever. Metode Game Theory diterapkan untuk membandingkan keunggulan dari Transmart dan Carrefour yang beroperasi di Karawang, walaupun di bawah satu Namun manajemennya berbeda sehingga service-nya pun berbeda. Selain supermarket, persaingan minimarket Alfamart dan Indomaret juga dianalisis dengan menggunakan metode Game Theory. Hasil pengolahan data pada metode Markov Chain menunjukkan bahwa probabilitas transisi dan market share untuk dua periode ke depan dari ketiga produk tersebut adalah sebesar 31,45% untuk shampoo Clear, 39% untuk shampoo Lifebuoy, dan 29,55% untuk shampoo Sunsilk. Lalu, probabilitas transisi dan market share untuk dua periode ke depan dari tempat perbelajaan . terhadap ketiga produk tersebut adalah sebesar 38,94% untuk Hypermart, 19,87% untuk Giant, dan 41,18% untuk Transmart. Sedangkan probabilitas transisi dan market share untuk dua periode ke depan dari tempat perbelajaan . terhadap ketiga produk tersebut adalah sebesar 47,61% untuk Alfamart, 43,06% untuk Indomaret, dan 9,33% untuk Toko Kelentong. Selanjutnya, pengolahan data pada Game Theory menunjukkan bahwa saddle point dalam persaingan antara Transmart dan Carrefour adalah 12 untuk kualitas pelayanan Carrefour dan fasilitas untuk Transmart. Sedangkan saddle point dalam persaingan antara Alfamart dan Indomaret adalah 4 untuk fasilitas Indomaret dan pelayanan untuk Alfamart. PENDAHULUAN Industri tolietries di Indonesia sedang mengalami perkembangan pesat dengan permintaan konsumen yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Produk yang termasuk dalam industri tolietries memang menjadi kebutuhan bagi setiap individu. Hal inilah yang membuat persaingan ketat terjadi di pangsa pasar. Pertumbuhan pasar pada beberapa tahun terakhir sebesar 10%-15% dan diperkirakan akan terus-menerus berkembang setiap tahunnya . Industri tolietries atau perawatan tubuh di Indonesia menempati peringkat keempat pangsa pasar setelah industri makanan dan minuman . , industri gawai atau gadget, dan industri telekomunikasi. Produk tolietries seperti shampoo merupakan salah satu produk yang dipasarkan oleh Unilever. Seperti yang kita ketahui shampoo merupakan barang kebutuhan seharihari Industri shampoo Indonesia bertumbuh dan berkembang mengikuti perkembangan perekonomian Indonesia setiap tahunnya. Melonjaknya permintaan shampoo di pasaran mengakibatkan banyak sekali produkproduk shampoo baru dalam berbagai macam merek dan ini tentunya akan menciptakan persaingan yang ketat dalam menarik minat konsumen . ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Unilever adalah perusahaan multinasional paling tua di dunia yang bergerak dalam bidang manufaktur, pemasaran dan distribusi barang konsumsi termasuk sabun, deterjen, margarin, makanan berbasis susu, es krim, produk kosmetik, minuman berbasis teh dan jus buah . Dari semua jenis shampoo yang ditawarkan Unilever, dipilih tiga produk yaitu Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Ketiga produk selanjutnya akan di analisis strategi persaingannya dan bagaimana kecenderungan konsumen yang memakai ketiga produk tersebut. Selain itu menganalisis strategi perpindahan tempat pembelian produk shampoo pada supermarket dan minimarket. Agar konsumen tidak beralih ke produk sejenis dengan merek lain. Produsen harus mampu menciptakan produk dengan atribut-atribut yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Masalah tersebut dapat diselesaikan dengan metode Markov Chain yang diperkenalkan oleh matematikawan asal Rusia A. Markov . untuk memprediksi market share masing-masing produk shampoo . Masyarakat mendasari untuk memilih tempat membeli produk shampoo yang diinginkan. Produk shampoo dapat mudah didapatkan pada perusahaan retail. Seperti minimarket atau supermarket yang tersebar di berbagai tempat di Indonesia. Perusahaan retail memiliki fungsi utama dalam menjual produk kepada konsumen akhir untuk pemakaian pribadi dan rumah tangga. Ada empat fungsi ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SHAMPOO UNILEVER SERTA MEMBANDINGKAN STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN RETAIL DI KABUPATEN KARAWANG perusahaan retail, yaitu membeli dan menyimpan barang, memindahkan hak milik barang tersebut kepada konsumen akhir, memberikan informasi mengenai sifat dasar dan pemakaian barang dan memberikan kredit kepada konsumen . alam kasus tertent. Perusahaan retail tidak hanya menjual serangkaian brand, tetapi juga menjual produknya sebagai tujuan utamanya. Konsumen mengambil keputusan kemana mereka berbelanja berdasarkan kualitas dari pengalaman belanja. Selain itu berdasarkan faktor retail seperti pilihan, seleksi dan layanan. Hal itu menjadi tujuan komunikasi pemasaran perusahaan retail . Minimarket atau supermarket, seperti Alfamart. Indomaret. Giant. Hypermart. Transmart dan lain-lain. Namun, pada setiap minimarket ataupun supermarket memiliki keunggulan masing-masing yang berbeda. Seperti pelayanan, kelengkapan produk dan fasilitasnya. Dari banyaknya supermarket dan minimarket di Indonesia, dipilih dua supermarket di Karawang dan keduanya merupakan supermarket di bawah naungan AoCT CorpAo yaitu Transmart Resinda Mall Karawang dan Carrefour Tuparev. Walaupun dalam satu naungan, tetapi proses manajemennya berbeda. Sehingga dari hal ini mempunyai keunggulan tersendiri. Sedangkan untuk minimarket dipilih dua, yaitu Alfamart dan Indomaret yang beralamat di depan kampus Universitas Singaperbangsa Karawang. Permasalahan mengenai persaingan supermarket dan minimarket ini dapat diselesaikan dengan menggunakan metode Game Theory dengan membandingkan indikator yang telah ditentukan. Sehingga minat konsumen atas indikator supermarket dan minimarket dapat diketahui. II. Secara umum, langkah-langkah dalam peneitian ini seperti pada Gambar 1. di bawah ini: METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Instrumen yang biasa dipakai adalah angket atau kuesioner . Penelitian ini membahas mengenai analisis perpindahan produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Selain itu perpindahan tempat pembelian berdasarkan produk tersebut. Sealnjutnya analisis mengenai persaingan perusahaan retail seperti Transmart yang beralamat di Resinda Mall Karawang dan Carrefour yang beralamat di Tuparev Karawang. Selain itu persaingan antara Alfamart dan Indomaret yang beralamat di depan kampus Universitas Singaperbangsa Karawang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner online . Kuisioner online dibagikan kepada responden yang merupakan konsumen pengguna produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Penyebaran kuesioner online melalui Google Formulir yang dimulai pada tanggal 5 s/d 16 Desember 2019. Hal ini bertujuan mendapatkan data, kemudian diolah menggunakan metode Markov Chain dan Game Theory. Populasi dalam penelitian ini berjumlah Namun hanya dijadikan beberapa sampel yang diambil dalam populasi. Maka teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini termasuk nonprobability sampling. Pengambilan sampling tersebut termasuk dalam sampling Hal ini berdasarkan secaara kebetulan responden yang mau mengisi kuesioner online yang diajukan saja. Berdasaarkan hasil sebaran kuesioner online, didapatkan 39 responden yang mengisi. Maka 39 responden ditentukan sebagai sampel penelitian. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Gambar 1. Flowchart penelitian Studi Pendahuluan Studi Lapangan, objek penelitian ini adalah Transmart Resinda Mall Karawang dan Carrefour Tuparev. Selain itu Alfamart dan Indomaret di depan kampus Universitas Singaperbangsa Karawang. Studi Pustaka. pemahaman mengenai metode Markov Chain dan Game Theory. Hal ini untuk membentuk kerangka berpikir agar hasil penelitian ada relevansinya antara teoritis dan praktik di lapangan. Identifikasi Masalah Permasalahan yang ditemukan yaitu mengenai keputusan konsumen terhadap pemilihan shampoo dan pemilihan supermarket sebagai tempat belanja konsumen. Selain itu persaingan keunggulan antara Transmart Resindal Mall dengan Carrefour dan Alfamart dengan Indomaret. Rumusan Masalah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana probabilitas transisi dan market share untuk dua periode ke depan mengenai perpindahan konsumen terhadap Barometer. Volume 6 No. Januari 2021, 313-321 produk shampoo. Selain itu perpindahan konsumen terhadap supermarket untuk pembelian produk shampoo menggunakan metode Markov Chain. Selanjutnya, bagaimana persaingan antara Transmart Resindal Mall dengan Carrefour dan Alfamart dengan Indomaret. semua merek yang ada di pasar. Tetapi dapat memilih satu sampai dua merek yang dilibatkan dalam proses analisis Markov Chain. Dalam analisis Markov Chain yang dihasilkan suatu informasi probabilistik yang dapat digunakan untuk membantu pengambilan Jadi analisis ini bukan suatu teknik optimasi melainkan suatu teknik deskriptif . Game Theory studi tentang bagaimana pemain seharusnya secara rasional memainkan game. Setiap pemain menginginkan permainan berakhir dengan hasil yang menguntungkan. Pemain memiliki sedikit control terhadap hasil yang dipengaruhi strategi yang Namun, hasil tidak ditentukan oleh pilihan strateginya saja. Tetapi juga tergantung kepada pilihan strategi pemain lainnya, dan disinilah konflik dan kerja sama terjadi . POM-QM digunakan sebagai alternatif dalam menyelesaikan masalah maksimum dan minimum. Sehingga berbagai masalah dalam Research Operation dapat diselesaikan dengan cepat . Software POM-QM dalam penelitian ini digunakan untuk membantu perhitungan Markov Chain dan Game Theory dalam menganalisis perpindahan produk dan perpindahan tempat belanja dalam dua periode yang akan datang. Selain itu menganalisis persaingan usaha antara supermarket dan minimarket dengan membandingkan indikator yang telah Sehingga minat konsumen atas indikator supermarket dan minimarket dapat diketahui. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku konsumen dalam pemilihan produk dan tempat pembelian shamppo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Selain itu, bertujuan untuk mengetahui persaingan antara Transmart Resindal Mall dengan Carrefour dan Alfamart dengan Indomaret. Berdasarkan kriteria seperti: fasilitas, harga, pelayanan dan kelengkapan produk. Pengumpulan Data Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner secara online melalui Google Formulir. Dimulai pada tanggal 5 s/d 16 Desember 2019 dengan tujuan mendapatkan data responden. Kemudian akan diolah menggunakan metode Markov Chain dan Game Theory dan bantuan Software POM-QM. Berdasarkan hasil sebaran kuesioner online, didapatkan 39 responden (Laki-Laki berjumlah 16 orang dengan persentase 41% dan Perempuan berjumlah 23 orang dengan persentase 59%). Berikut identitas responden berdasarkan jenis kelamin, seperti pada Gambar 2. di bawah ini: IDENTITAS RESPONDEN BERDASARKAN JENIS KELAMIN Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Gambar 2 Identitas responden berdasarkan jenis kelamin Pengolahan Data Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan metode Markov Chain dan Game Theory. Pengolahan data ini meliputi pengujian data dan perhitungan data dengan bantuan Software POM-QM. Pengujian Data, dilakukan dengan melakukan uji validitas terhadap data kuesioner yang dibagikan kepada konsumen untuk mengetahui penggunaan dan perpindahan produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Selain itu mengetahui perpindahan responden dalam memilih supermarket dan minimarket. Pengujian validitas ini dilakukan agar pertanyaan yang diberikan tidak menghasilkan data yang menyimpang dari gambaran variabel yang dimaksud . Perhitungan Data, diolah dengan menggunakan metode Markov Chain dan Game Theory untuk memecahkan Markov Chain digunakan untuk mengukur brand switching meskipun belum tentu dapat melibatkan ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Analisis dan Pembahasan Hasil pengolahan data kemudian di analisis dan di identifikasi mengenai bagaimana perpindahan konsumen dalam memilih produk shampoo dan perpindahan konsumen dalam memilih supermarket dan minimarket untuk pembelian produk shampoo. Selain itu menganalisis bagaimana persaingan antara Transmart Resindal Mall dengan Carrefour dan Alfamart dengan Indomaret. Berbagai langkah dilakukan dengan harapan mampu menyelesaikan masalah sesuai dengan tujuan penelitian. Kesimpulan dan Saran Kesimpulan berisi jawaban dari perumusan masalah dan memuat hasil penelitian. Selain itu analisis yang telah dilakukan serta memuat saran yang diusulkan kepada objek i. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Data Kuesioner Penyebaran kuesioner dilakukan secara online melalui Google Formulir. Penyebaran kuersioner ini dimulai pada tanggal 5 sampai 16 Desember 2019 dengan tujuan mendapatkan data yang kemudian diolah menggunakan metode Markov Chain dan Game Theory. Berdasarkan hasil sebaran kuesioner, didapatkan 39 responden yang kemudian data tersebut diberi perlakuan uji validitas pada pertanyaan penilaian terhadap produk shampoo untuk menunjukan sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukam fungsi ukurannya. ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SHAMPOO UNILEVER SERTA MEMBANDINGKAN STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN RETAIL DI KABUPATEN KARAWANG Ratarata TABEL I UJI VALIDITAS DATA KUESIONER Valid Valid Valid Valid TOTAL Valid Valid Valid Valid Valid Berdasarkan uji validitas data kuesioner pada Tabel I di atas dihitung dengan bantuan Software Microsoft Excel. Hasil menunjukkan bahwa setiap nilai r hitung adalah lebih besar dari nilai r tabel. Maka item pertanyaan berkorelasi signifikan terhadap skor total, yang artinya item angket tersebut valid. Markov Chain Setela data kuesioner selesai diuji, selanjutnya dihitung menggunakan metode Rantai Markov (Markov Chai. Adapun data yang dihitung adalah mengenai perpindahan pembelian antar produk shampoo dan perpindahan tempat untuk membeli produk shampoo. ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Perpindahan Keinginan Responden dalam Pembelian Produk Shampoo. ProdukAeproduk yang menjadi variabel penelitian adalah produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Responden memberikan penilaian dengan rentang dari 1 sampai 10. Tabel II di bawah adalah ringkasan rata-rata penilaian responden terhadap harga, aroma dan kecocokan dengan rambut. Barometer. Volume 6 No. Januari 2021, 313-321 Harga Clear TABEL II PENILAIAN RESPONDEN TERHADAP PRODUK SHAMPOO Lifebuoy Cocok Harga Aroma Cocok Harga 6,05 6,23 5,69 6,33 Dilihat dari hasil Tabel II di atas, rata-rata penilaian terhadap produk shampoo sunsilk memiliki nilai Berikutnya akan dibuktikan dengan menggunakan metode rantai markov. Hal ini untuk mengetahui produk mana yang menguasai pangsa pasar di tahun 2019 dan berikutnya. Pada Tabel i di bawah merupakan data pengguna produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk saat ini. TABEL i PEMAKAI PRODUK SHAMPOO Produk Pemakai Proporsi Clear 0,41 Lifebuoy 0,21 Sunsilk 0,38 Total 6,18 5,67 6,62 Sunsilk Aroma 6,92 Cocok 6,13 Setelah diketahui nilai . di atas, kemudian dapat dilakukan peramalan pangsa pasar untuk tahun yang akan datang menggunakan rumus: ycE%&" ( ycE y ycE% . Dengan: n = periode Q = Pangsa Tabel P = Matriks Peluang Transisi Perhitungan: Dari hasil pada Tabel V di atas, perhitungan dapat dilakukan dengan menggunakan software POM-QM seperti pada Gambar 3 di bawah ini: Selanjutnya, pada Tabel IV di bawah diketahui perpindahan pemakaian produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. TABEL IV PERPINDAHAN PEMAKAI PRODUK SHAMPOO Clear Lifebuoy Sunsilk Jumlah Dari/ke Clear Lifebuoy Sunsilk Jumlah Gambar 3 Tampilan POM-QM Setelah itu, dari hasil Tabel IV di atas dicari proporsi desimalnya seperti Tabel V di bawah ini. TABEL V PROPORSI DESIMAL PEMAKAI PRODUK SHAMPOO Dari/ke Clear Lifebuoy Sunsilk Clear 0,38 0,31 0,31 Lifebuoy 0,25 0,50 0,25 Sunsilk 0,33 0,33 0,33 Market Share 0,33 0,36 0,31 ycE!! ycE ycE = # "! U ycE#! ycE!" ycE"" U ycE#"" A A U ycE!# ycE"# U ycE## 0,38 0,31 0,31 P = . ,25 0,50 0,250 0,33 0,33 0,33 Q = . ,33 0,36 0,. $ ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Gambar 4 Hasil perhitungan menggunakan POM-QM Berdasarkan Gambar 4, hasil perhitungan dengan software POM-QM menunjukan probabilitas transisi dan market share untuk dua periode yang akan datang dari ketiga produk tersebut. Clear menguasai pangsa pasar sebesar 31,45%. Lifebuoy menguasai pangsa pasar sebesar 39 %. Sunsilk menguasai pangsa pasar sebesa 29,55%. Perpindahan Lokasi Pembelian Shampoo Berdasarkan Keinginan Responden. Tempat yang menjadi variabel penelitian adalah supermarket dan minimarket. Untuk supermarket dipilih Hypermart. Giant dan Transmart. Untuk minimarket dipilih Alfamart. Indomaret dan Toko Kelontong. Pada Tabel VI di bawah ini merupakan data responden yang memilih supermarket untuk membeli produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk saat ini. ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SHAMPOO UNILEVER SERTA MEMBANDINGKAN STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN RETAIL DI KABUPATEN KARAWANG TABEL VI PEMILIHAN SUPERMARKET OLEH RESPONDEN Supermarket Pemakai Proporsi Hypermart 0,23 Giant 0,21 Transmart 0,46 Total Selanjutnya, pada Tabel VII di bawah ini diketahui perpindahan pemilihan supermarket untuk membeli produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Berdasarkan Gambar 6, hasil perhitungan dengan software POM-QM menunjukan probabilitas transisi dan market share untuk dua periode yang akan datang dari ketiga supermarket tersebut. Hypermart menguasai pangsa pasar sebesar 38,94%. Giant menguasai pangsa pasar sebesar 19,87%. Transmart menguasai pangsa pasar sebesar 41,18%. Pada Tabel IX di bawah merupakan data yang memilih minimarket untuk membeli produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk saat ini. TABEL IX MINIMARKET UNTUK MEMBELI SHAMPOO TABEL VII PERPINDAHAN PEMILIHAN SUPERMARKET Dari/ke Hypermart Giant Transmart Pemakai Proporsi Jumlah Alfamart 0,38 Indomaret 0,23 Toko Kelontong 0,39 Hypermart Giant Transmart Supermarket Total Setelah itu, dari hasil Tabel VII di atas dicari proporsi desimalnya seperti Tabel Vi di bawah ini: Selanjutnya, pada Tabel X di bawah ini diketahui perpindahan pemilihan minimarket untuk membeli produk shampoo: Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. TABEL Vi PROPORSI PERPINDAHAN PEMILIHAN SUPERMARKET TABEL X PERPINDAHAN PEMILIHAN MINIMARKET Dari/ke Hypermart Giant Transmart Hypermart 0,46 0,15 0,39 Giant Transmart 0,25 0,39 0,25 0,22 0,50 0,39 Market Share 0,38 0,21 0,41 Dari hasil pada Tabel Vi di atas. Perhitungan selanjutnya dilakukan dengan bantuan software POMQM seperti pada Gambar 5 di bawah ini. Dari/ke Alfamart Indomaret Alfamart Indomaret Toko Kelontong Jumlah Toko Kelontong Gambar 6 Hasil perhitungan menggunakan POM-QM ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Setelah itu, dari hasil Tabel X di atas dicari proporsi desimalnya seperti Tabel XI di bawah ini: TABEL XI PROPORSI DESIMAL PEMAKAI PRODUK Dari/ke Alfamart Indomaret Gambar 5 Tampilan POM-QM Jumlah Alfamart 0,67 0,27 Toko Kelontong 0,06 Indomaret 0,25 0,63 0,12 Toko Kelontong 0,53 0,33 0,14 Jumlah 0,53 0,37 0,11 Dari hasil pada Tabel XI selanjutnya dilakukan dengan bantuan software POM-QM seperti pada Gambar 7 di bawah ini: Gambar 7 Tampilan POM-QM Barometer. Volume 6 No. Januari 2021, 313-321 A1B1 A1B2 A1B3 A2B1 A2B2 A2B3 A3B1 A3B2 A3B3 juga mengandalkan 3 macam strategi. Strategi yang digunakan oleh setiap pemain adalah sama, yaitu: A1,B1 = Fasilitas. A2,B2 = Kualitas pelayanan. A3,B3 = Kelengkapan produk. TABEL Xi SELISIH ANTAR STRATEGI KEDUA PERUSAHAAN Dari hasil selisi antar strategi perusahaan pada Tabel Xi di atas. Selanjutnya, dilakukan pengelompokkan nilai berdasarkan 3 strategi seperti pada Tabel XIV di bawah ini. Gambar 8 Hasil perhitungan menggunakan POM-QM Transmart Berdasarkan Gambar 8, hasil perhitungan dengan software POM-QM menunjukan probabilitas transisi dan market share untuk 2 periode yang akan datang dari ketiga minimarket tersebut. Alfamart menguasai pangsa pasar sebesar 47,61%. Indomaret menguasai pangsa pasar sebesar 43,06%. Toko kelontong menguasai pangsa pasar sebesar 9,33%. Selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Denis G. Allo. Djoni Hatidja dan Marline Paendong: Proses Markov Chain akan menuju kondisi steady state . Hal ini berarti setelah proses berjalan beberapa periode. Maka nilai matriks peluang akan selalu tetap . Game Theory Transmart Resinda VS Carrefour Tuparev (Karawan. Untuk supermarket, dilakukan perhitungan dengan game theory untuk mengetahui keunggulan dari masingmasing supermarket tersebut. Dipilih dua supermarket yang ada di Karawang dan keduanya merupakan supermarket di bawah naungan AoCT CorpAo, yaitu Transmart Resinda Karawang dan Carrefour Tuparev. Walaupun dalam satu naungan, tetapi proses manajemennya berbeda. Sehingga masing-masing mempunyai keunggulan tersendiri. Pada Tabel XII dan Tabel Xi di bawah ini menunjukan responden yang memilih Transmart Resinda dan Carrefour Karawang dari sisi keunggulan fasilitas, pelayanan dan kelengkapan produk. TABEL XII RESPONDEN YANG MEMILIH KEUNGGULAN SUPERMARKET Transmart Carrefour Fasilitas Pelayanan Kelengkapan Tabel Xi dibawah ini menunjukkan bahwa Transmart Resinda sebagai perusahaan A mengandalkan 3 strategi dan Carrefour Karawang sebagai perusahaan B ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. TABEL XIV PERHITUNGAN METODE GAME THEORY Carrefour fasilitas pelayanan (B. (B. (B3_ (A. (A. (A. Setelah melakukan pengelompokkan nilai dari 3 strategi seperti pada Tabel XIV di atas. Langkah selanjutnya dilakukan perhitungan game theory untuk mencari nilai maximin dan minimax seperti pada Tabel XV di bawah ini. TABEL XV PERHITUNGAN METODE GAME THEORY Transmart Fasilitas (B. Carrefour Pelayanan (B. Kelengkapan (B3_ Kelengkapan (A. Maximin Fasilitas (A. Pelayanan (A. Minimax Dari hasil pada XV di atas. Perhitungan selanjutnya dilakukan dengan bantuan software POM-QM seperti pada Gambar 9 di bawah ini: Gambar 9 Tampilan POM-QM ANALISIS KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK SHAMPOO UNILEVER SERTA MEMBANDINGKAN STRATEGI BERSAING PERUSAHAAN RETAIL DI KABUPATEN KARAWANG Alfamart TABEL XVi PERHITUNGAN METODE GAME THEORY Indomaret Gambar 10 Hasil perhitungan menggunakan POM-QM TABEL XVI RESPONDEN YANG MEMILIH KEUNGGULAN MINIMARKET Alfamart Indomaret Harga Pelayanan Fasilitas Alfamart sebagai perusahaan A mengandalkan 3 strategi dan Indomaret sebagai perusahaan B juga mengandalkan 3 macam strategi. Strategi yang digunakan oleh setiap pemain adalah sama, yaitu: A1,B1 = Harga A2,B2 = Kualitas pelayanan A3,B3 = Fasilitas Pelayanan (B. Fasilitas (B. Setelah melakukan pengelompokkan nilai dari 3 strategi seperti Tabel XVi di atas. Langkah selanjutnya dilakukan perhitungan perhitungan game theory untuk mencari nilai maximin dan minimax seperti pada Tabel XIX di bawah ini TABEL XIX PERHITUNGAN METODE GAME THEORY Indomaret Harga Pelayanan Fasilitas (B. (B. (B. Alfamart Berdasarkan Gambar 10, hasil perhitungan menggunakan software POM-QM menunjukkan bahwa saddle point untuk persaingan antara Transmart dan Carrefour adalah 12 untuk kualitas pelayanan Carrefour dan fasilitas untuk Transmart. Alfamart VS Indomaret Depan Kampus Universitas Singaperbangsa Karawang. Untuk dilakukan perhitungan dengan Game Theory untuk mengetahui keunggulan dari masing-masing minimarket Dipilih dua minimarket yang berada di depan kampus Universitas Singaperbangsa Karawang yaitu Alfamart dan Indomaret, kedua minimarket tersebut terletak hampir bersebelahan. Tabel XVI di bawah ini menunjukan responden yang memilih Alfamart dan Indomaret dari sisi keunggulan harga, pelayanan dan Harga (A. Pelayanan (A. Fasilitas (A. Harga (B. Harga (A. Pelayanan (A. Fasilitas (A. Maximin Minimax Dari hasil pada Tabel XVII. XVi dan XIX di atas. Perhitungan selanjutnya dilakukan dengan bantuan software POM-QM seperti pada Gambar 11 di bawah Gambar 11 Tampilan POM-QM TABEL XVII SELISIH ANTAR STRATEGI KEDUA PERUSAHAAN A1B1 A1B2 A1B3 A2B1 A2B2 A2B3 A3B1 A3B2 A3B3 Dari hasil selisi antar strategi perusahaan pada Tabel XVII di atas. Selanjutnya, dilakukan pengelompokkan nilai berdasarkan 3 strategi seperti pada Tabel XVi dibawah ini ISSN: 1979-889X . ISSN: 2549-9041 . http://w. Gambar 12 Hasil perhitungan menggunakan POM-QM Berdasarkan Gambar 12, hasil perhitungan dengan menggunakan software POM-QM menunjukkan bahwa saddle point untuk persaingan antara Alfamart dan Indomaret adalah 4 untuk fasilitas Indomaret dan pelayanan untuk Alfamart. Selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Wahyuni Windasari dan Tuti Zakiyah: Hasil penelitian diketahui nnilai optimal Adapun strategi yang baik diterapkan adalah strategi kenyamanan dan promo voucher . IV. KESIMPULAN Barometer. Volume 6 No. Januari 2021, 313-321 Berdasarkan perolehan data kuesioner dari 39 respoden yang diolah menggunakan metode Markov Chain. Diketahui bahwa probabilitas transisi dan market share dari ketiga produk shampoo Unilever, yaitu Clear. Lifebuoy dan Sunsilk. Dalam dua periode yang akan datang yang paling besar persentasenya adalah Lifebuoy yaitu 39%, sedangkan Clear sebesar 31. 45%, dan Sunsilk sebesar 29. Hal ini menunjukkan bahwa urutan produk shampoo yang paling diminati oleh responden adalah Lifebuoy. Perhitungan probabilitas transisi dan market share dari beberapa pilihan Seperti Giant. Hypermart dan Transmart menggunakan metode Markov Chain. Menunjukkan bahwa persentase terbesar didapatkan oleh Transmart yaitu sebesar 8%, sedangkan Hypermart sebesar 38. 94%, dan Giant Hal ini menunjukkan bahwa urutan supermarket yang paling banyak dikunjungi oleh responden adalah Transmart. Sementara perhitungan probabilitas transisi dan market share dari beberapa pilihan minimarket. Seperti Indomaret. Alfamart dan Toko Kelontong menggunakan metode Markov Chain.