ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siswa Kelas X SMA Antartika Sidoarjo Yonita Putriana1. Suroto2 1,2 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Universitas Negeri Surabaya e-mail: yonita. 21027@mhs. Abstrak Sepak bola merupakan salah satu materi dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar pengetahuan melalui metode pembelajaran tutor sebaya dan keterampilan dribbling dalam sepak bola di Sekolah Menengah Atas Antartika Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah weak-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian menggunakan cluster random sampling yang terdiri dari peserta didik SMA Antartika Sidoarjo, dengan jumlah 36 peserta didik yang memiliki karakteristik beragam, dimana karakteristik tersebut mencakup dalam hal kemampuan akademik, serta gaya belajar peserta didik, sehingga sesuai untuk penerapan metode tutor sebaya yang menekankan interaksi dan kolaborasi antar peserta didik. Hasil belajar pengetahuan diukur menggunakan tes tulis berupa soal uraian dan hasil belajar keterampilan diukur menggunakan tes dribbling zig-zag yang dinilai oleh 3 observer berlisensi pelatih sepak bola. Data dianalisis menggunakan teknik Analisis Deskriptif. Uji T, serta teknik Uji Gain Ternomalisasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwasannya terdapat pengaruh pembelajaran menggunakan metode tutor sebaya pada aspek pengetahuan dan keterampilan dengan tingkat signifikansinya sebesar 0. value<0. Hasil mean pada aspek pengetahuan naik 16. 41, dan aspek keterampilan naik Hasil penelitian analisis data SPSS pada aspek hasil keterampilan dribbling sepak bola dengan hasil pretest 7. 12 dan posttest 9. 76 ditemukan selisih nilai sebesar 2. 64 signifikasi 0,000 < 0,05 dapat dinyatakan ada pengaruh berdasarkan peningkatan sebesar 35. 27%, sedangkan pada aspek hasil pengetahuan dribbling sepak bola hasil pretest 57. 17 dan posttest tersebut 73. ditemukan selisih nilai sebesar 16. 41 signifikasi 0,000 < 0,05 dapat dinyatakan ada pengaruh berdasarkan peningkatan sebesar 37. Lalu kedua hasil terebut masuk dalam kategori Kata kunci: Metode Pembelajaran. Tutor Sebaya. Dribbling. Hasil Belajar Sepak Bola Abstract Football is one of the materials in physical education, sports, and health learning. This study aims to improve learning outcomes in knowledge through peer tutoring and dribbling skills in football at Antarctica Senior High School. Sidoarjo. The type of research used is a weak-experimental with a one-group pretest-posttest design. The research sample used cluster random sampling consisting of 36 students of Antarctica Senior High School. Sidoarjo, who have diverse characteristics, where these characteristics include academic abilities, as well as student learning styles, so that they are suitable for the application of the peer tutoring method that emphasizes interaction and collaboration between students. Learning outcomes in knowledge were measured using a written test in the form of essay questions and learning outcomes in skills were measured using a zig-zag dribbling test assessed by 3 licensed soccer coach observers. Data were analyzed using Descriptive Analysis techniques. T-Test, and Normalized Gain Test techniques. The results of the data analysis showed that there was an effect of learning using the peer tutoring method on aspects of knowledge and skills with a significance level of 0. value <0. The mean result on the knowledge aspect increased by 16. 41, and the skill aspect increased by 2. The results of the SPSS data analysis research on the aspect of soccer dribbling skill results with pretest results 12 and posttest 9. 76 found a difference in value of 2. 64 with a significance of 0. 000 <0. 05, it can be stated that there is an influence based on an increase of 35. 27%, while on the aspect of Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 soccer dribbling knowledge results with pretest results of 57. 17 and posttest 73. 58 found a difference in value of 16. 41 with a significance of 0. 000 <0. 05, it can be stated that there is an influence based on an increase of 37. Then both results are included in the moderate Keywords : Learning Method. Peer Tutor. Dribbling. Soccer Learning Outcomes. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan salah satu bentuk upaya dan usaha untuk mengembangkan potensi manusia agar memiliki pengetahuan keagamaan, akhlak mulia, kemampuan untuk mengendalikan diri, dan kecerdasan. Menurut isi dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun . pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat aktif mengembangkan potensi dirinya, memiliki kekuatan spiritual keagamaan, mengendalikan diri, kepribadian, meningkatkan kecerdasan, menumbuhkan akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, dan negara. Pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan merupakan salah satu mata pelajaran yang ada dalam kurikulum yang memberikan siswa kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga sehingga mereka dapat meningkatkan keterampilan mereka, meningkatkan kebugaran jasmani, moral, emosional, dan mental (Saputra & Agus, 2. Sedangkan menurut Achmad . pendidikan jasmani adalah suatu proses pendidikan seseorang atau anggota masyarakat yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan jasmani untuk memperoleh pertumbuhan jasmani, kesehatan, dan kesegaran jasmani, kemampuan dan keterampilan, kecerdasan, dan perkembangan watak, serta kepribadian yang harmonis dalam rangka pembentukan manusia Indonesia yang berkualitas berdasarkan Pancasila. Pembelajaran tersebut mempunyai peran yang sangat penting untuk meningkatkan keterampilan siswa (Mustafa & Dwiyogo, 2. Tidak hanya bertujuan untuk mencapai prestasi siswa di sekolah maupun luar sekolah, namun juga dapat membantu siswa dalam mengembangkan bakat yang mereka punya. Siswa diharapkan bisa menguasai tiga aspek, yaitu aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, ketiga aspek tersebut sangat penting dalam pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah (Arifin. Tutor sebaya merupakan salah satu alternatif yang tersedia bagi siswa dan mahasiswa selama proses belajar mengajar, dengan menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya ini diharapkan siswa dapat menyerap materi pelajaran. Siswa seringkali merasa takut dan tidak berani untuk bertanya atau berpendapat kepada guru, namun mereka akan lebih berani bertanya atau menyampaikan pendapat tentang materi pelajaran kepada teman atau siswa lain. Sehingga dengan diterapkannya pembelajaran dengan berbasis metode tutor sebaya diharapkan dapat membantu peserta didik untuk dapat menerima materi pelajaran. Hingga saat ini, sepak bola telah menjadi olahraga yang sangat populer dan paling banyak Daya tarik sepak bola terletak pada keterampilan menguasai bola, penampilan dengan penuh perjuangan, teknik dan taktik yang membuat penonton kagum melihatnya. Permainan sepak bola memerlukan kerja sama yang baik antar pemain serta didukung dengan teknik dan fisik yang baik. Tujuan permainan ini adalah untuk mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang lawan dan menjaga gawang agar tidak kemasukan bola. Beberapa teknik dasar yang perlu dikuasai dalam permainan sepak bola adalah menendang, menggiring, menghentikan, dan menyundul, dengan kerja sama yang baik dan sangat menguasai teknik yang ada maka akan tercapai prestasi sesuai dengan yang diinginkan (Mahfud et al. , 2. SMA Antartika Sidoarjo merupakan sekolah yang menerapkan pembelajaran sepak bola. Lokasi SMA Antartika Sidoarjo berada di Jalan Siwalan Panji no 6. Buduran. Sidoarjo. Jawa Timur. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru PJOK Bapak Faizal Nugraha pada tanggal 29 Mei 2024 di SMA Antartika Sidoarjo dengan membawa lembar observasi, siswa masih kurang aktif dalam pembelajaran PJOK, dan berdasarkan hasil pengamatan observasi pada saat kegiatan pembelajaran dribbling sepak bola berlangsung, siswa hanya sekedar melakukan dribbling tanpa mendengarkan arahan dari guru dengan baik. Selama pembelajaran sepak bola siswa belum pernah sama sekali menggunakan metode tutor sebaya. Oleh karena itu memerlukan metode tutor sebaya sebagai sarana untuk membantu dalam penyampaian meningkatkan pengetahuan dan Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 keterampilan gerakan dribbling sepak bola, karena dengan menggunakan metode tutor sebaya siswa akan lebih nyaman ketika berkoordinasi dengan teman. Penggunaan metode tutor sebaya dapat digunakan sebagai sarana untuk memperbaiki hasil belajar dribbling sepak bola. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap hasil belajar Dribbling Sepak Bola Siswa Kelas X SMA Antartika Sidoarjo. METODE Penyusunan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain AuOne Group Pretest-PostestAy serta jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen lemah . T1 X T2 Gambar 1 One Group Pretest-Postest Design Keterangan: T1 = Pre-test . est awal sebelum penelitia. X = Treatment . T2 = Post-test . est akhir sesudah perlakua. Pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif merupakan pendekatan yang umumnya diketahui dalam sebuah penelitian, pendekatan kuantitatif dalam penelitian dicirikan oleh pengujian teori/hipotesis dan menggunakan instrumen-instrumen tes yang standar, secara garis besar penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif memiliki dua macam, yaitu: . penelitian eksperimen, dan . penelitian non-eksperimen (Mustafa, 2. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk menginvestigasi populasi atau sampel yang telah Pengumpulan data dilakukan melalui penggunaan instrumen penelitian, dan analisis data dilakukan secara statistik. Metode penelitian ini digunakan untuk melakukan pengujian terhadap hipotesis yang telah dirumuskan. Penelitian ekperimen adalah pelaksanaan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan sebab akibat antar variabel (Maksum, 2. Penelitian eksperimen terdiri dari 3 jenis eksperimen . Eksperimen murni . rue-experimen. Eksperimen murni merupakan eksperimen yang paling mengikuti prosedur dan memenuhi syarat-syarat eksperimen, prosedur dan syarat- syarat tersebut adalah adanya perlakuan, mekanisme kontrol, randomisasi, dan ukuran keberhasilan, kecuali variabel independen yang akan diuji pengaruhnya terhadap variabel dependen, semua variabel dikontrol atau disamakan karakteristiknya . icari yang sam. Eksperimen semu . uasi-experimen. Eksperimen semu merupakan eskperimen yang pengontrolan variabel hanya dilakuan terhadap satu variabel saja, yaitu variabel yang dipandang paling dominan. Eksperimen lemah . eak-experimen. Eksperimen lemah merupakan metode penelitian eksperimen yang desain dan perlakuannya seperti eksperimen, tetapi tidak ada pengontrolan variabel sama sekali. Penelitian ini hanya akan memenuhi dua hal yaitu perlakuan dan ukuran keberhasilan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh apabila siswa diberikan sebuah perlakuan . Pada penelitian ini mengapa hanya mengambil data pada kelas 10? Karena dengan mendapatkan bimbingan dan penjelasan dari teman sebaya itu adalah cara yang lebih dipahami, dapat mempermudah pemahaman materi yang diterima. Setelah memilih metode penelitian, sampel, instrumen, serta jenis pengumpulan data maka hal terakhir yang wajib dilaksanakan adalah analisis data. Teknik analisis data memanfaatkan aplikasi yang bernama IBM statistik SPSS. Uji deskriptif, uji normalitas, dan uji t . , teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Analisis Deskriptif Analisis deskriptif bertujuan mendapatkan informasi dari data yang telah didapatkan dengan melihat nilai mean, min, max, dan standar deviasi. Selain itu, pada uji normalitas juga dilakukan menggunakan cara yang sama dengan analisis deskriptif karena menggunakan skewness dan kurtosis, data berdistribusi normal apabila rentang nilai Ae1 O x O 1 (Tuasikal et , 2. Uji t Uji-t atau uji beda bertujuan untuk mengukur tingkat signifikansi perbedaan antara dua buah mean yang berasal dari dua buah distribusi (Maksum, 2. Ketika data telah dinyatakan tersebar normal kemudian analisis selanjutnya yaitu melakukan uji beda dengan menggunakan statistik parameterik, dalam analisis statistik parametrik, uji paired sample t test digunakan untuk menguji hipotesis dengan data yang digunakan adalah saling berpasangan (Nuryadi, et al, 2. Uji Gain Ternomalisasi Uji gain ternomalisasi merupakan uji yang mempunyai tujuan melihat selisih nilai hasil pretest dan posttest (R. Rahman et al. , 2. Tujuan dari uji gain ternomalisasi guna mengetahui meningkatnya hasil belajar dribbling sepak bola setelah diberikan perlakuan. Rumus menghitung uji gain ternormalisasi sebagai berikut: ycA ycEycuycycycyceycycOeycA ycEycyceycyceycyc N Ae Gain = ycA yayccyceycaycoOeycA ycEycyceycyceycyc % Keterangan : Besar peningkatan nilai pretest terhadap posttest Mposttest : Mean atau rata-rata nilai posttest MPretest : Mean atau rata-rata nilai pretest MIdeal : Nilai maksimal yang mungkin didapat Berdasarkan hasil hitung menggunakan rumus diatas maka nilai G dapat diklasifikasikan menjadi tiga kategori dalam tabel 1 yakni: Tabel 1. Klasifikasi Uji Gain Ternomalisasi No Aspek Yang Dinilai Keterangan Di Bawah 30% Rendah 30% - 69. Sedang 70% Ke Atas Tinggi Sumber: Pendidikan Menengah Kejuruan edisi 2004 dalam Setyorini . HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini merupakan penelitian eskperimen yang mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh metode tutor sebaya terhadap hasil belajar dribbling sepak bola siswa kelas X SMA Antartika Sidoarjo. Penelitian ini diikuti oleh 36 siswa kelas X-2 pada periode 27 Januari 2025 sampai dengan 28 Februari 2025. Penelitian dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan. Pertemuan dilaksanakan menyesuaikan pada jam pembelajaran PJOK di kelas yang menjadi subjek penelitian bersama Bapak Faizal Nugraha selaku Guru PJOK. Pertemuan pertama melakukan pengambilan data pretest untuk mengetahui pengetahuan dan kemampuan awal siswa dengan siswa mengisi soal essay dribbling sepak bola dan melakukan dribbling zig-zag, pertemuan kedua dan ketiga dilaksanakan pemberian perlakuan atau treatment, dan pada pertemuan terakhir melakukan pengambilan data posttest. Data penelitian sudah terkumpul kemudian peneliti mengolah data menggunakan microsoft excel dan SPSS . tatistical program for social scienc. Berikut merupakan analisis data dari penelitian ini. Uji Deskriptif dan Uji Normalitas Deskriptif Statistik dilakukan setelah mendapatkan hasil belajar pengetahuan dan keterampilan dribbling sepak bola, setelah itu melakukan analisis menggunakan SPSS versi 25. Tujuan dari analisis deskriptif untuk memperoleh gambaran dari data melalui nilai mean. Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 deviation, minimum dan maximum. Uji normalitas dilakukan menggunakan skewness. Hasil dari analisis deskriptif nilai hasil belajar pretest dan posttest dapat diamati pada tabel 2. Aspek Pengetahuan Keterampilan Tabel 2. Analisis Deskriptif dan Normalitas Data Tes Min Max Mean SD Skewness Pre 36 23. Post 36 53. Pre 36 Post 36 Kurtosis Dari data diatas dapat diketahui untuk hasil data pengetahuan nilai pretest diperoleh nilai 00, 91. 00, mean 57. 16 dan std. Adapun hasil posttest pengetahuan diperoleh nilai min 53. 00 max 95. 00, mean 73. 58 dan std. Pada hasil dari data keterampilan pretest diperoleh min 4. 00, max 14. 33, mean 7. 12, dan std. Adapun hasil posttest keterampilan diperoleh nilai min 4. 33, max 16. 00, mean 9. 75, dan std. Normalitas distribusi adalah kondisi di mana sebaran data mengikuti pola distribusi normal, yang ditandai dengan bentuk kurva lonceng . ell curv. yang simetris. Pada uji normalitas menggunakan skewness. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan data berdasarkan skewness dengan rentang nilai Ae1 O x O 1 (Dinata. Priambodo. Hariyanto. Ristanto, & Prakoso, 2. Dari hasil uji skewness data pretest, posttest pada aspek pengetahuan dan keterampilan berdistribusi normal dikarenakan data memenuhi rasio nilai uji skewness. Uji Beda . ji paired sample t-tes. Distribusi data hasil belajar dribbling sepak bola pada uji paired sample t-test dilihat pada Tabel 3. Uji Data Paired Sample T Test Aspek Sig Simpulan Pengetahuan Beda Keterampilan Beda Berdasarkan dalam tabel 3 dari data uji paired sample t-test dapat diketahui pada aspek pengetahuan dan keterampilan memiliki sig 0,000 di bawah 0,05 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar pengetahuan dan keterampilan dribbling sepak bola menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya. Uji Gain Ternomalisasi (N-gai. Besar Pengaruh berdasarkan hasil deskriptif statistik selanjutnya dihitung besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat yaitu besar pengaruh metode tutor sebaya terhadap hasil belajar dribbling sepak bola siswa kelas X SMA Antartika Sidoarjo. Aspek Pengetahuan Keterampilan Tabel 4. N Gain Score Persen Mean Gain % n Pre 57. Post 73. Pre 7. Post Tes Simpulan Sedang Sedang Berdasarkan tabel 4. memperlihatkan hasil perhitungan N gain pada aspek pengetahuan memperoleh N gain score sebesar 37. 07% sehingga jika merujuk pada tabel 3. 10 tentang klasifikasi nilai peningkatan pretest dan posttest maka termasuk rentang sedang. Pada aspek keterampilan memperoleh hasil N gain sebesar 35. 27% sehingga jika merujuk pada tabel 3. tentang klasifikasi nilai peningkatan pretest dan posttest maka termasuk rentang sedang. Jadi Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 dapat disimpulkan bahwasannya setelah diberikan treatment ataupun perlakuan hasil belajar siswa pada pengetahuan pembelajaran dribbling sepak bola meningkat 37. 07% sedangkan keterampilan meningkat sebesar 35. 27% dan keduanya masuk dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil pretest yang telah dilaksanakan oleh kelompok eksperimen pada aspek pengetahuan didapatkan hasil rata-rata siswa sebesar 57. 17 dan hasil rata-rata posttest sebesar Pada aspek keterampilan, rata-rata kemampuan awal siswa dalam dribling sepak bola 12 dan rata-rata posttest siswa sebesar 9. Uji-t diperlukan untuk mengetahui perbedaan antara rata-rata nilai pretest dan postest. Hasilnya menunjukkan signifikansi 0,000 . value <0,. yang berarti terdapat perbedaan antara rata-rata nilai pretest dan posttest. Sedangkan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar setelah diberikan perlakuan . dengan cara melakukan uji n-gain ternomalisasi. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada aspek pengetahuan 37. 07% dan aspek keterampilan 35. 27% dan keduanya masuk dalam kategori sedang. Nilai pengetahuan siswa cenderung lebih tinggi karena materi pembelajaran secara teori dapat diakses dengan mudah melalui buku atau sumber lain, sebaliknya, nilai keterampilan seringkali lebih rendah karena praktik secara langsung waktunya sangat terbatas hanya satu kali seminggu dan tidak selalu dapat dipraktikkan secara konsisten di luar jadwal tersebut. Menurut Santoso . teori tutor sebaya merupakan siswa saling memberikan pengetahuan kepada teman sebaya atau mengajarkan teman sejawatnya secara langsung. Tutor sebaya adalah metode pembelajaran antar siswa. Istilah tutor sebaya yaitu siswa yang sebaya yang ditunjuk atau ditugaskan membantu temannya yang mengalami kesulitan belajar, karena hubungan antara teman umumnya lebih dekat dibandingkan hubungan guru siswa (Noviyanto. Penggunaan tutor sebaya akan memberikan interaksi antara siswa dengan siswa, siswa dengan guru, sehinga proses pembelajaran akan lebih aktif. Model pembelajaran tutor sebaya akan menjadikan siswa lebih aktif menyampaikan komunikasi dengan tutor yang merupakan teman sebayanya. Penerapan metode tutor sebaya merupakan model pembelajaran yang dapat membantu siswa untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil belajar. Diperkuat pada penelitian yang relevan dengan penelitian hasil oleh Imam Alfauzun Mubin . bahwa metode pembelajaran tutor sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar dribbling sepak bola . =0. 000<0. Penelitian oleh Uswatun Hasanah Ambar Wilis . bahwa metode pembelajaran tutor sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar dribble bola basket . =0. 000<0. Penelitian oleh Luluk Nadiroh . bahwa metode pembelajaran tutor sebaya berpengaruh terhadap hasil belajar passing atas bola voli . =0. 000<0. Hasil penelitian ini dengan penelitian yang sudah ada yaitu memiliki kesamaan peningkatan di aspek pengetahuan dibandinglan aspek keterampilan. Siswa harus bersungguh-sungguh ketika pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya untuk memaksimalkan hasil belajar dribbling sepak bola. Penelitian ini dengan judul "Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siswa Kelas X SMA Antartika SidoarjoAy memberikan kesempatan pada siswa dalam meningkatkan hasil belajar dribbling sepak bola, mendapatkan pengetahuan terkait dribbling sepak bola, tentang apa itu metode pembelajaran tutor sebaya dan kegunaanya berkaitan pada peningkatan hasil belajar dribbling sepak bola. Metode pembelajaran tutor sebaya dapat mempengaruhi hasil belajar karena penggunaan metode tutor sebaya melibatkan interaksi antara siswa dengan rekan sebayanya dalam proses belajar. Siswa cenderung lebih mudah meniru dan memahami instruksi yang disampaikan oleh teman sebayanya karena bahasa dan pendekatan yang digunakan lebih sesuai dengan tingkat perkembangan para siswa. Dengan adanya interaksi yang aktif dan berulang antar siswa dapat meningkatkan motivasi karena munculnya rasa kompetisi dan kolaborasi. Tutor sebaya juga dapat memberikan umpan balik secara langsung dan terus-menerus dalam memperbaiki teknik dribbling secara bertahap (Rizky, 2. Ada beberapa faktor juga yang bisa mempengaruhi hasil belajar yaitu faktor internal dan Faktor internal adalah siswa sendiri dengan kemauan belajar dalam pengetahuan dan keterampilan dari awal sampai akhir pembelajaran. Faktor eksternal dari pihak yang terlibat mulai dari peneliti, guru, dan observer serta penggunaan metode pembelajaran tutor sebaya yang digunakan untuk siswa dalam kegiatan pembelajaran (Arifin&Ekayati, 2. Temuan ini sejalan Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 dengan penelitian karena terdapat beberapa faktor yang mendukung seperti, aspek dukungan orang tua, fasilitas sekolah, dan peran aktif tutor sebaya. Penerapan metode pembelajaran tutor sebaya pada siswa menciptakan pengalaman belajar yang bersifat kolaboratif, di mana tutor sebaya berperan penting dalam menyampaikan materi secara jelas serta memberikan motivasi kepada teman-temannya. Hal ini menunjukkan bahwa keterpaduan antara faktor eksternal dengan pelaksanaan metode tutor sebaya dapat membentuk suasana belajar yang mendukung dan SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian AuPengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Siswa Kelas X SMA Antartika SidoarjoAy, maka terdapat Hasil penelitian menyatakan terdapat pengaruh metode pembelajaran tutor sebaya siswa kelas X SMA Antartika Sidoarjo pada aspek pengetahuan dan keterampilan dengan tingkat signifikannya sebesar 0,000 . value <0,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar pengaruh metode tutor sebaya terhadap hasil belajar dribbling sepak bola siswa kelas X SMA Antartika Sidoarjo pada aspek pengetahuan sebesar 37. 07% dan pada aspek keterampilan sebesar 35. 27% sehingga dari kedua hasil besar pengaruh termasuk rentang sedang. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih penulis ucapkan kepada siswa kelas X-2 SMA Antartika Sidoarjo yang telah bersedia menjadi sampel dalam penelitian. Serta penulis ucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah dan dan Guru PJOK SMA Antartika Sidoarjo yang telah memberikan izin dan memberikan fasilitas selama proses penelitian. Terima kasih juga kepada Dosen Pembimbing. Dosen Penguji, serta rekan-rekan yang terlibat dan membantu keterlaksanaan penelitian ini hingga selesai. DAFTAR PUSTAKA Arifin. , & Ekayanti. Implementasi Metode Tutor Sebaya Dalam Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Vol. Monograf. Candra Hastari. Penerapan Strategi Tutor Sebaya Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika. Dari Jurnal Abdimas Unmer Malang (Vol. https://doi. org/10. 26905/abdimas. Ciremay. , & Kartiko. Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Bima Loka: Journal of Physical Education, 1. , 1-15. https://doi. org/10. 26740/bimaloka. Dinata. Priambodo. Hariyanto. Ristanto. , & Prakoso. Evaluasi Penerapan Blended Learning Berdasarkan Kualitas Model dan Motivasi Belajar Mahasiswa-Atlet. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 6. , 407-422. https://doi. org/10. 29407/js_unpgri. Fahrezi. , & Indahwati. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Variasi dan Kombinasi Passing. Dribbling Sepak Bola Siswa Kelas Jurnal Inovasi. Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4. , 113Ae120. https://doi. org/10. 31004/joe. Gunawan. Kustiani. , & Hariani. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar Jurnal Penelitian Pendidikan IPS, 12. , http://ejournal. id/index. php/JPPI/article/view/4840 Huda. Survei Tingkat Kemajuan Pendidikan Jasmani. Olahraga, dan Kesehatan (Studi pada SMA Negeri se-Kabupaten Bojonegor. JPOK: Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 5. , 206-214. https://ejournal. id/index. php/jurnal-pendidikanjasmani/article/view/21244 Junita Nopitasari Butarbutar, & Dorlan Naibaho. Mampu Menggunakan Strategi dan Metode Pembelajaran. Nian Tana Sikka : Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2. , 53Ae62. https://doi. org/10. 59603/niantanasikka. Jurnal Pendidikan Tambusai ISSN: 2614-6754 . ISSN: 2614-3097. Halaman 29725-29733 Volume 9 Nomor 3 Tahun 2025 Mahfud. Yuliandra. , & Gumantan. Model latihan dribling sepak bola untuk pemula SMA. Sport Science Education Journal, 1. https://ejurnal. id/index. php/sport/issue/archive Maksum. Metodologi Penelitian Dalam Olahraga . nd ed. Surabaya: UnesaUniversityPress. Mubin. Cahyo. , . Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap Hasil Belajar Dribbling Sepak Bola (Studi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Probolingg. http://jurnalmahasiswa. id/index. php/jurnal-pendidikan-jasmani/issue/archive Mustafa. , & Dwiyogo. Kurikulum pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan di Indonesia abad 21. Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan . , 3. , 422438. https://doi. org/10. 28926/riset_konseptual. Mustafa. Gusdiyanto. Victoria. Masgumelar. , & Lestariningsih. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Kualitatif, dan Penelitian Tindakan Kelas Dalam Pendidikan Olahraga. Insight Mediatama. https://repository. id/books/article/view/21 Nadhiroh. , & Hidayat. Pengaruh Metode Tutor Sebaya terhadap Hasil Belajar Passing Atas Bolavoli (Studi Pada Siswa Kelas Vi SMP Negeri 1 Jabon . Kab . Sidoarj. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 05. , 625Ae632. https://ejournal. id/index. php/jurnal-pendidikan-jasmani/article/view/20160 Nainggolan. Sidabalok. , & Aritonang. Pengaruh Kebiasaan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika. Elektriese: Jurnal Sains dan Teknologi Elektro, 12. , 1Ae6. https://doi. org/10. 47709/elektriese. Noviyanto. Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Tutor Sebaya terhadap Hasil Belajar Passing Bawah dan Passing Atas Bolavoli Pada Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Baureno Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 5. https://ejournal. id/index. php/jurnal-pendidikanjasmani/article/view/20447 Prabowo, . Hasil Pembelajaran Dribbling-Shooting Sepakbola. https://doi. org/10. 21009/JSCE. Rafi Afdholul Fauzi, & Khamim Hariyadi. Pengaruh Model Latihan Ground Pass Terhadap Passing Permainan Sepakbola Pada SSB Perisai Muda Trenggalek KU 14-16 Di Gandusari. SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga, 2. , 180Ae186. https://doi. org/10. 46838/spr. Saputra. Minat siswa kelas VII dan Vi dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SMP NEGERI 15 MESUJI. Journal Of Physical Education, 4. , 1-7. http:jim. id/index. php/pendidikanolahraga/index Sauri. Haryono. Astuti. Khairina. , & Cahyadi. Sistem Informasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sepak bola Universitas Mulawarman Berbasis Web. Informatika Mulawarman: Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer, 10. , 46. Sport Coaching and Education, 2. , 96-110. DOI: 10. 30872/JIM. V10I2. Setyorini. Pengaruh Program Live Life Well at School dan Reward terhadap Keterampilan Gerak Dasar. Universitas Negeri Surabaya Pascasarjana. https://doi. org/10. 32682/bravos. Sumiharsono. , & Hasanah. Media Pembelajaran: Buku Bacaan Wajib Dosen. Guru Calon Pendidik. Pustaka