e-ISSN: Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra Vol. 2 No. (April 2. Hal. 59 Ae 66 Pengaruh Price Discount. Bonus Pack, dan Cashback terhadap Impulse Buying Produk di Marketplace Shopee SylviaYoritiara1 Djoko Wijono2 2Manajemen. Universitas Proklamasi 45. Indonesia Korespondensi penulis: yoritiaras@gmail. Abstract. Modernization and ease of life have become direct consequences of rapid technological progress. The surge in internet use, particularly in e-commerce, has become a major driver of economic growth. Shopee is the largest e-commerce platform in Indonesia, standing out with various promotional strategies, including price discounts, bonus packs and cashback. A quantitative approach using accidental sampling techniques was used for 100 respondents with the aim of finding out the impact of price discounts, bonus packs and cashback on impulse buying. It was found from the research results that price discounts, bonuspacks and cashback had an impact of 22. 6% on impulse buying on the Shopee marketplace. Partially, only the bonus pack has a significant impact on impulse buying on the Shopee marketplace. Keywords: Price discount. Bonus pack. Cashback. Abstrak. Modernisasi dan kemudahan hidup telah menjadi konsekuensi langsung dari pesatnya kemajuan teknologi. Lonjakan penggunaan internet, khususnya dalam ecommerce, telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Shopee merupakan platform e- commerce terbesar di Indonesia, menonjol dengan berbagai strategi promosi, termasuk price discount, bonus pack, dan cashback. Pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan accidental sampling digunakan kepada 100 responden dengan tujuan guna mengetahui dampakdari price discount, bonus pack, dan cashback terhadap impulse buying. Didapati dari hasil penelitian bahwa price discount, bonus pack, dan cashback memberikan dampak sebesar 22. 6% terhadap impulse buying di marketplace Shopee. Secara parsial hanya bonus pack yangmemberikan dampak yang signifikan kepada impulse buying di marketplace Shopee. Kata kunci: Marketplace. Bonus pack. Cashback. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Info Artikel: Diterima: 12 Oktober 2024 Disetujui: 28 Oktober 2024 DOI: http://dx. org/10. 30588/jmt. Diterbitkan daring: 31 Oktober 2024 LATAR BELAKANG Modernisasi dan kemudahan hidup telah menjadi konsekuensi langsung dari pesatnya kemajuan teknologi. Kemajuan ini tak terelakkan karena erat kaitannya dengan perkembanganilmu pengetahuan. Perubahan signifikan terjadi dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam perdagangan, yang mengalami transformasi positif berkat pemanfaatan inovasi teknologi. Internet memainkan peran kunci dalam transformasi ini, dengan lebih dari separuh penduduk Indonesia memiliki akses ke sumber daya ini. Lonjakan penggunaan internet, khususnya pada e-commerce, telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi (Nazar et al. , 2. Hal itu tercermin dalam peningkatan transaksi online, serta kontribusi positif terhadap penerimaan pemerintah dari pajak dan barang (Mustajibah et al. , 2. E-commerce telah menjadi pilihan utama bagi banyak orang, karena kenyamanan dan efisiensinya. Dalam masyarakat modern yang serba cepat, teknologi internet memungkinkan individu untuk menyelesaikan tugas dengan cepat dan nyaman. Peralihan ke e-commerce didorong tuntutan praktis dan cepat dari konsumen (Mustajibah et al. , 2. Di tengah persaingan yang ketat, strategi promosi menjadi kunci untuk menarik perhatian konsumen. Pengetahuan tentang perilaku pembelian konsumen, baik yang berbasis rasional maupun emosional, menjadi penting dalam mengarahkan strategi promosi yang efektif. Keputusan pembelian dalam pembelian impulsif memiliki pengaruh besar pada emosi konsumen, tetapi tidak semuanya menggunakan pertimbangan yang rasional (Mawarni, 2. Di sisi lain, ada pula yang mengandalkan perasaan saat melakukan transaksi (Lubis, 2. Marketplace Shopee merupakan sebuah platform e-commerce terbesar di Indonesia yang menonjolkan strategi promosi, termasuk price discount, bonus pack, dan cashback (Rahman et al. , 2. Price discount, seperti flash sale, menciptakan rasa urgensi yang mendorong pembelian impulsif. Bonus pack memberikan nilai tambah dengan produk tambahan tanpa biaya tambahan, sementara cashback memberikan insentif langsung kepada konsumen. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan penjualan dan memengaruhi perilaku belanja konsumen. Dengan demikian, penelitian ini ditujukan untuk memahami pengaruh price discount, bonus pack, dan cashback terhadap perilaku impulse buying di marketplace Shopee. KAJIAN TEORITIS Price discount merujuk pada penyusutan harga untuk konsumen dengan syarat tertentu (Wahyudi, 2. Perusahaan akan mengimplementasikan sejumlah strategi untuk menarik minat konsumen. Salah satu strategi promosi yang akan diterapkan adalah diskon harga, yangmemerlukan kehati-hatian dalam menetapkan harga produk karena hal tersebut dapat memengaruhi posisi persaingan perusahaan. Setiap perusaJurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 2 No. 01 iC April 2025 haan perlu memiliki strategi promosi yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk-produknya. Bonus Pack merupakan taktik pemasaran yang berfokus pada kuantitas, yaitu konsumen diberikan lebih banyak barang dengan harga yang sama (Mishra, 2. Hal itu dapat disebut sebagai tambahan produk tanpa penambahan harga (Maulana et , 2. Strategi yang berkonsep pada jumlah, di mana konsumen diberikan produk tambahan tanpa biaya tambahan merupakan ialah bonus pack. Menurut Bella (Nanda, n. ), cashback ialah suatu strategi ketika konsumen mendapatkan kembali sejumlah uang tunai atau dalam bentuk lain dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh penyedia cashback. Cashback memiliki potensi untuk memperkuat kesetiaan konsumen terhadap suatu produk, karena memberikan kegembiraan kepada mereka serta menarik minatnya pada produk lainnya. Menurut Putra . , beberapa elemen cashback di antaranya adalah besaran cashback, intensitas pemberian cashback, jenis cashback, dan keputusan terhadap cashback. Perilaku konsumen yang melibatkan emosi saat melakukan pembelian dikenal sebagai impulse buying. Menurut Strack . alam Serliani et al. , 2. , ketika seseorang membuat keputusan untuk membeli sesuatu dengan cepat tanpa rencana atau niat sebelumnya, tindakan itu disebut pembelian impulsif. Hal ini terjadi ketika konsumen terpengaruh oleh tampilan atau promosi produk yang memancing perasaan positif dan mendorongnya untuk membuat keputusan belanja tanpa perencanaan sebelumnya. Price discount Discount Bonus Pack Cashback Impulse Buying Gambar 1. Model Penelitian Pengembangan Hipotesis Hipotesis dibangun sebagai jawaban sementara terhadap perumusan masalah danbergantung pada teori yang relevan, tetapi tidak didukung oleh fakta empiris yang diperoleh dari pengumpulan data (Rahman et al. , 2. Tri et al. menjelaskan price discount dan bonus pack memengaruhi perilaku impulsif pembeli. Selain itu. SyaAodiah dan Dwiridotjahjono menjelaskan jika price discount dan cashback memiliki pengaruh yang signifikan secara parsial maupun simultan terhadap impulse buying. Oleh karena itu, hipotesis pada penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: H1: Price discount berpengaruh positif terhadap impulse buying di marketplace Shopee. H2: Bonus Pack Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 berpengaruh positif terhadap impulse buying di marketplace Shopee. H3: Cashback berpengaruh positif terhadap impulse buying di marketplace Shopee. H4: Price discount, bonus pack, dan cashback memiliki pengaruh positif dan simultan terhadap impulse buying di marketplace Shopee. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling, serta populasimya merupakan semua mahasiswa aktif Universitas Proklamasi 45. Yogyakarta angkatan 2020Ae2022 yang berpartisipasi dengan menggunakan marketplace Shopee. Rumus Malhotra digunakan sebagai dasar pertimbangan, karena jumlah pengguna marketplace Shopee di antara mahasiswa aktif Universitas Proklamasi 45 tidak dapat dipastikan, dan adanya keterbatasan waktu yang tidak memungkinkan untuk melakukan penelitian secara menyeluruh. Sejumlah 70 responden berpartisipasi menjadi sampel penelitian ini. Untuk memastikan keakuratan data, jumlah responden dinaikkan menjadi 100 responden. Penelitian ini mengumpulkan data melalui kuesioner yang terdiri atas berbagai pernyataan, termasuk pernyataan terbuka yang memiliki pilihan jawaban dengan menggunakan skala Likert yang digunakan untuk menilai persepsi, pendapat, dan sikap orang tentang suatu masalah tertentu (Siregar, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Karakteristik Responden Program Studi Manajemen dan Psikologi Universitas Proklamasi 45 menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa terbanyak yang menjadi responden penelitian ini dengan masing-masing berjumlah 28 yang mayoritas adalah angkatan 2021 dengan persentase 43%, sedangkan untuk jenis kelamin, 52% responden penelitian adalah perempuan, sedangkan 48% sisanya adalah laki-laki dengan usia antara 20 hingga 25 tahun yang berjumlah 51 responden. Mayoritas responden berdomisili di Yogyakarta dengan jumlah 81 responden. Jumlah transaksi responden yang dominan dalam penelitian ini adalah lebih dari tiga kali dengan jumlah 90 responden. Hasil Uji Validitas Instrumen penelitian berupa kuesioner dapat dianggap valid apabila penyataannya dapat menjelaskan informasi yang diukur (Ghozali, 2009 dalam Sanaky et al. , 2. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh butir pernyataan dalam instrumen penelitian ini dinyatakan valid dengan bukti r-hitung > 0,361 . -tabe. Hasil Uji Reliabilitas Reliabilitas instrumen penelitian ini merujuk kepercayaan terhadap instrumen penelitian yang digunakan ini dapat diandalkan untuk mengungkapkan informasi yang sesuai dengan kondisi di lapangan (Sugiharto dan Situnjak, 2006 dalam Sanaky et al. Dari hasil analisis, semua indikator dalam survei dianggap dapat diandalkan karena besarnya CronbachAos Alpha > 0,60. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 2 No. 01 iC April 2025 Hasil Uji Normalitas Untuk mengetahui nilai berdistribusi normal, maka penelitian ini menggunakan uji normalitas. Data penelitian dianggap normal apabila Asymp. Sig. -taile. Ou 0,05 (Ghozali, 2. Berdasarkan perhitungan Kolmogorov-Smirnov, distribusi data dalam penelitian ini dinyatakan normal dan layak digunakan, karena besarnya Asymp. Sig. yaitu 0,964 > 0,05. Hasil Uji Linearitas Fungsi pengujian ini untuk mengetahui hubungan antarvariabel yang berjumlah dua atau lebih secara signifikan bersifat linear (Setiawan & Yosepha, 2. Dengan hasil Deviation from Linearity > 0,05 dapat diartikan hubungan linear secara signifikan terbukti pada masing-masing variabel terhadap impulse buying. Pengujian ini dilakukan untuk menjelaskan munculnya korelasi antarvariabel bebas pada model regresi. Dari hasil uji ini, model regresi penelitian ini tidak menunjukkan multikolinieritas, karena besarnya tolerance > 0,1 serta VIF < 10 di semua variabel penelitian ini. Hasil Uji Hesterokedastisitas Menurut Ghozali . , uji heterokedastisitas dalam model regresi menentukan adanya variasi residual antarpengamatan. Model tidak menunjukkan gejala heteroskedastisitas apabila nilai sig. variabel bebas > 0,05. Hasil uji heterokedastisitas pada penelitian ini menunjukkan nilai sig. ketiga variable yang digunakan > 0,05, yaitu 0,501 pada price discount, 0,339 pada bonus pack, dan 0,180 pada cashback. Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda yang ditunjukkan pada Tabel 1, persamaan regresi linear berganda pada penelitian ini adalah . Variabel terikat senilai 7,802 jika tidak dipengaruhi oleh variabel bebas apa pun . ilai konstant. Koefisien price discount (X. -0,115 bernilai negatif, maka variable price discount berpengaruh negatif atau tidak searah dengan impulse buying. Dengan nilai koefisien price discount yang negatif, maka mempengaruhi nilai impulse buying menjadi lebih rendah. Nilai koefisien bonus pack (X. 577 bernilai positif, maka bonus pack berpengaruh positif atau sejalan dengan impulse buying. Koefisien cashback (X. sebesar 0,202 bernilai positif yang menunjukkan bahwa nilai koefisien variabel cashback berpengaruh positif atau searah dengan impulse buying. Jika terjadi peningkatan nilai variabel cashback, maka nilai impulse buying juga akan meningkat. Impulse Buying = 7,802 Ae 0,115 (X. 0,577 (X. 0,202 (X. --------------------. Tabel 1. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Variabel Unstandardized B Sig. Constant 7,802 Price Discount -0,115 -0,507 0,613 Bonus Pack 0,577 2,490 0,014 Cashback 0,202 1,389 0,168 Hasil Uji Parsial (Uji . Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC e-ISSN: 3046-6377 Hasil uji ini menjelaskan seberapa besar dampak semua variabel bebas terhadap variabel terikat. Price discount (X. memiliki nilai t-hitung < t-tabel (-0. 507 < 1. yang menunjukkan bahwa hipotesis ditolak. Oleh karena itu, price discount tidak memberikan pengaruh pada impulse buying. Ini sejalan dengan temuan Affifah Yullarahma yang menjelaskan price discount tidak bmemberi pengaruh terhadap impulse buying (Yullirahma, 2. Bonus pack (X. dengan thitung > ttabel . 490 > 1. serta sig. 014 > 0. 05, yang menunjukkan hipotesis diterima. Sehingga disimpulkan bonus pack memberikandampak positif serta signifikan kepada impulse buying. Bonus pack memiliki kemampuan untuk memengaruhi impulse buying konsumen di marketplace Shopee, sehingga bonus pack memberikan pengaruh padaimpulse buying (Dewi & Kurniawan, 2. Cashback (X. mendapatkan hasil t-hitung < t-tabel . 389 < 1. yang menunjukkan hipotesis Cashback tidak berpengaruh terhadap impulse buying. Hasil tersebut sejalan dengan (Nonogan. Yogi. Suhardi M. Anwar, n. ) bahwa cashback tidak berpengaruh terhadap impulse buying. Hasil Uji Determinasi Jika skalanya hampir mencapai satu artinya kapabilitasnya kuat dan keakuratan serta kesediaan beritanya besar (Ghozali, 2. Nilai R2 (R Squar. 226, maka terdapat pengaruh sebesar 22,6% dari variabelindependen untuk impulse buying. Tabel 3 Ae Hasil Uji Determinasi R Square Adjusted R Square Hasil Uji Simultan (F) Uji ini mengidentifikasi seberapa besar dampak dari variabel bebas untuk variabel terikat secara bersamaan (Ghozali, 2. Tabel 4 - Hasil Uji F (Uji Simulta. Model Sig. Regression Hasil menunjukkan Fhitung . > Ftabel . dan Sig. 000 < 0. 05 sehingga variabel bebas memberikan pengaruh positif serta signifikan kepada variabel terikat yaitu impulse buying. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan didapat yaitu Price Discount. Bonus Pack, dan Cashback berpengaruh terhadap Impulse Buying secara bersamaan . Cashback dan Price Discount tidak memberikan pengaruh serta tidak signifikan terhadap Impulse Buying pada marketplace Shopee sedangkan bonus pack memberikan pengaruh yang signifikan Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra iC Vol. 2 No. 01 iC April 2025 terhadap Impulse Buyingpada marketplace Shopee Indonesia. Penelitian ini dapat dimanfaatkan peneliti lain untuk merancang dan memperluas pengetahuan tentang manajemen, terutama dalam hal pemasaran. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini akan membantu pembaca dan karyawan Shopee dengan strategi pemasaran dan peningkatan kualitas. Agar impulse buying meningkat maka marketplace Shopee melakukan peningkatan strategi pemasaran khususnya pada REFERENSI