Molucca Medica ISSN 1979-6358 . ISSN 25970246X . Volume 15. Nomor 1. April 2022 Hasil Penelitian PROFIL NEUTROPHYL LYMPHOCYTE RATIO (NLR) TERHADAP KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA DI RSUD BATARA SIANG PANGKEP Sry Mulya Nur Fatimah1. Saharuddin1. Nadyah Haruna1 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Program Studi Pendidikan Dokter. UIN Alauddin Makassar Corresponding author e-mail : mulianurfatimah@gmail. Abstrak Pendahuluan. Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah pecahnya selaput ketuban sebelum proses persalinan. Penyebab KPD sebenarnya masih belum jelas akan tetapi ada beberapa faktor yang berhubungan salah satunya adalah Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan salah satu parameter pemeriksaan darah yang mudah dilakukan, dan dapat digunakan untuk mendeteksi terjadinya inflamasi, sehingga NLR dapat menjadi parameter terjadinya infeksi. Anemia merupakan penurunan absolut jumlah sel darah merah yang bersirkulasi atau tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis tubuh. Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) terhadap kejadian KPD pada ibu hamil dengan anemia. Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu inpartu yang terdiagnosis KPD sebagai kasus dan yang tidak terdiagnosis KPD sebagai Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder dari rekam medis RSUD Batara Siang. Analisis data dilakukan dengan teknik univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji Chi-Square. Hasil. Karakteristik responden pada pasien KPD berdasarkan status gravida mayoritas berstatus multigravida yakni sebanyak 67,6% responden, multipara sebanyak 38,2 % responden. Serta tidak pernah abortus sebanyak 58,8 % responden, dengan usia terbanyak 30-39 tahun dengan pekerjaan dominan sebagai ibu rumah tangga. Hasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan bermakna NLR . =0,. dengan kejadian KPD. Kesimpulan. Dari hasil penelitian ini tidak terdapat hubungan yang signifikan antara limfosit, neutrofil, dan NLR dengan kejadian KPD. Kata Kunci: Limfosit. Neutrofil. Neutrophyl Lymphocyte Ratio. Ketuban Pecah Dini. Abstract Background. Premature rupture of membranes (PROM) is the rupture of the fetal membranes before the onset of The actual cause of PROM is still unclear, but there are several related factors, one of which is infection. Neutrophil Lymphocyte Ratio (NLR) is a blood test parameter that is easy to perform, and can be used to detect inflammation, so that the NLR can be a parameter for infection. Anemia is an absolute decrease of circulating red blood cells or not enough supplying the body's physiological needs. The major purpose of this research was to investigate and understand about neutrophil lymphocyte ratio (NLR) profile in PROM with anaemia. Methods. The methogological approach used in this study was an analytical observational research design with a case control The sample of this study was inpartu mothers. The mothers who were diagnosed with PROM were taken as main cases, and those who were not diagnosed with PROM were taken as controls. The data collection of this study was the secondary research data taken from the medical records of Batara Siang Hospital. The data analysis was conducted using univariate and bivariate techniques by utilizing the Chi-Square Test. Result. Characteristics of respondents in PROM patients based on gravida status, the majority were multigravida, namely 67. 6% of respondents, multipara were 38. 2% of respondents. And never had an abortion as many as 58. 8% of respondents, with the most age being 30-39 years with the dominant occupation as a housewife. The findings of this study indicated that there was no significant relationship between Lymphocytes . = 0. Neutrophils . = 1. , and http://ojs3. id/index. php/moluccamed Molucca Medica ISSN 1979-6358 . ISSN 25970246X . Volume 15. Nomor 1. April 2022 NLR . = 0. and the occurrences of PROM. Conclusion. Therefore, from the results of this study there was no significant relationship between lymphocytes, neutrophils, and NLR and the occurrences of PROM. Keywords: Lymphocytes. Neutrophils. Neutrophyl Lymphocyte Ratio. Premature Rupture of Membranes. 000 kelahiran hidup dan 23% disebabkan Pendahuluan Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah persalinan1,2. Penyebab KPD sebenarnya masih belum jelas akan tetapi ada beberapa faktor yang berhubungan dengan KPD yakni distensi uterus yang berlebihan, merokok, infeksi, depresi ibu, stress sebelum kehamilan, pola makan yang Berdasarkan data rekam medis RSUD Batara Siang Pangkep periode Januari 2019 Ae Juni 2021 kasus ketuban pecah dini merupakan kasus yang jarang terjadi, meskipun demikian KPD tetap menjadi hal yang harus dihindari karena komplikasi yang ditimbulkan. Angka merupakan penyebab utama yang berkontribusi oleh kejadian ketuban pecah dini5. KPD1. Infeksi merupakan proses masuknya mikroorganisme baik berupa virus, bakteri, jamur ataupun perinatal memerlukan intervensi lebih lanjut mengenai solusi untuk mengendalikan tesebut, dengan demikian salah satu yang dapat dilakukan adalah mengenali faktor risiko KPD terutama pada ibu hamil yang disertai anemia. Metode mikroorganisme yang memperbanyak diri di Metode dalam tubuh . Neutrophil Lymphocyte Ratio penelitian ini adalah observasional analitik (NLR) pemeriksaan darah yang mudah dilakukan, dan Rancangan penelitian ini digunakan untuk dapat digunakan untuk mendeteksi terjadinya mengetahui hubungan variabel bebas yaitu profil NLR dengan variabel terikat yaitu ibu hamil NLR parameter terjadinya infeksi . yang mengalami ketuban pecah dini disertai Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Penelitian ini dilakukan pada bulan Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2021. Desember 2021 di RSUD Batara Siang Pangkep Angka kematian ibu telah melampaui target dan sudah mendapatkan kelayakan etik dengan jangka menengah dan target nasional capaian nomor B. 181/KEPK/FKIK/XII/2021 tertanggal 3 Pada tahun 2020, angka kematian ibu di Desember 2021. Populasi dari penelitian ini Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 86 per adalah seluruh ibu inpartu yang bersalin di RSUD Batara Siang. Pengambilan sampel http://ojs3. id/index. php/moluccamed Molucca Medica ISSN 1979-6358 . ISSN 25970246X . Volume 15. Nomor 1. April 2022 non-probability sampling dengan teknik purposive sampling Tabel 1. Karakteristik sampel berdasarkan Gravida. Partus, dan Abortus dengan total jumlah sampel 68 terdiri atas 34 sampel kasus dan 34 sampel kontrol yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah: pada kelompok kasus . ibu inpartu yang terdiagnosis ketuban pecah dini dengan kadar Hb <11 mg/dl janin tunggal hidup dan terdapat data kadar leukosit trombosit limfosit neutrofil pada rekam medis. Pada kelompok kontrol . ibu yang tidak terdiagnosis ketuban pecah dini. Sementara itu, kriteria ekslusinya adalah: pada kelompok kasus adalah ibu dengan kehamilan ganda. Variable penelitian KPD Bukan KPD 6 17,6 28 82,4 8 23,6 13 38,2 13 38,2 Primigravida 11 32,4 Gravida Multigravida 23 67,6 Nullipara 12 35,3 Partus Primipara 9 26,5 Multipara 13 38,2 Tidak 25 73,5 20 Abortus satu Abortus 7 20,6 11 Abortus lebih satu Sumber : Data Sekunder RSBS, 2019-2021 Kemudian karakteristik responden Sumber data yang dugunakan dalam berdasarkan status abortus mayoritas responden penelitian ini adalah data sekunder. Data berstatus tidak pernah abortus yakni sebanyak 25 diperoleh dari rekam medik RSUD Batara Siang . ,5 %) responden. Pada pasien bukan KPD Pangkep. Analisis untuk profil NLR terhadap berdasarkan status gravida mayoritas berstatus kejadian KPD pada ibu hamil dengan anemia di multigravida yakni sebanyak 28 . ,4 %) RSUD Batara Siang Pangkep yakni dengan Karakteristik responden berdasarkan status partus mayoritas responden berstatus menggunakan uji chi-square. primipara dan multipara yakni sebanyak 13 . ,2 Karakteristik berdasarkan status abortus mayoritas responden Hasil Sampel yang terkumpul dalam penelitian ini mencapai 68 sampel, yang terdiri atas 34 orang pasien KPD dan 34 orang kontrol. berstatus tidak pernah abortus yakni sebanyak 20 . ,8 %) responden. Dari data tabel 2 didapatkan bahwa pada Diketahui bahwa karakteristik responden pasien KPD, didapatkan umur pasien termuda 15 pada pasien KPD berdasarkan status gravida tahun sedangkan umur yang tertua 43 tahun mayoritas berstatus multigravida yakni sebanyak dengan umur rata-rata pasien 29,1 tahun serta 23 . ,6%) responden. Karakteristik responden mayoritas pasien didapatkan berusia diantara 30 berdasarkan status partus mayoritas responden Ae 39 tahun yakni sebanyak 16 . %) responden, berstatus multipara yakni sebanyak 13 . ,2%) Kemudian pada pasien bukan KPD, didapatkan http://ojs3. id/index. php/moluccamed Molucca Medica ISSN 1979-6358 . ISSN 25970246X . Volume 15. Nomor 1. April 2022 umur pasien termuda 20 tahun sedangkan umur Dari data yang didapatkan pada tabel 3 yang tertua 49 tahun dengan umur rata-rata diketahui bahwa pada nilai limfosit,neutrofil dan pasien 31,9 tahun serta mayoritas pasien NLR tidak memiliki hubungan yang signifikan didapatkan berusia diantara 30 Ae 39 tahun yakni terhadap kejadian KPD pada ibu hamil dengan sebanyak 18 . %) responden. Hal tersebut karena nilai signifikansi . untuk limfosit adalah 0,086,Neutrofil 1,00 dan Tabel 2. Berdasarkan Usia dan Pekerjaan NLR sebesar 0,549 yang kurang dari dari taraf Bukan KPD KPD Variabel penelitian <20 tahun 4 11,8 0 20-29tahun 12 35,3 14 41,1 Usia 30-39 tahun 16 >40 tahun IRT 28 82,4 28 82,4 PNS Pekerjaan Honorer Wiraswasta Sumber : Data Sekunder RSBS, 2019-2021 signifikansi yaitu 0,05. Pembahasan Pada didapatkan hasil tidak signifikan secara statistik yang mana hal ini sejalan dengan hasil penelitian Rahmaniar et al. , . yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan Kemudian berdasarkan data pekerjaan, didapatkan bahwa pada pasien KPD maupun non KPD, mayoritas pasien bekerja sebagai ibu rumah tangga yakni sebanyak 28 . ,4 %) responden pada pasien KPD serta 28 . ,4 %) secara statistik antara limfosit dengan kejadian ketuban pecah dini6. Namun hal ini berlawanan dengan penelitian yang dilakukan oleh Kim et , . yang menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara limfosit dengan kejadian ketuban pecah dini. Hal responden bukan KPD. ini dapat dijelaskan karena pada infeksi yang Tabel 3. Hubungan Profil Neutrofil. Limfosit dan NLR dengan KPD <14 % 14 % - 53,5 % > 53,5 % Bukan KPD 5 14,7 29 85,3 < 50 % 50 % Ae 70 % Ou 70 % < 3,13 KPD Variabel penelitian Limfosit Neutofil NLR Ou 3,13 28 82,4 26 76,5 Sumber : Data Sekunder RSBS, 2019-2021 Nilai bersifat akut, pertahanan tubuh yang digunakan pertama kali adalah pertahanan tubuh non Apabila dengan pertahanan tubuh non spesifik tidak tertangani maka akan digunakan pertahanan tubuh spesifik, sehingga pada infeksi 0,086 yang bersifat akut jarang terjadi limfositosis7. Kemudian 1,00 statistik pemeriksaan profil darah rutin neutrofil dan NLR dengan kejadian ketuban pecah dini 0,549 didapatkan hasil yang tidak signifikan dengan nilai p pada neutrofil 1,00 dan NLR 0,549. http://ojs3. id/index. php/moluccamed Molucca Medica ISSN 1979-6358 . ISSN 25970246X . Volume 15. Nomor 1. April 2022 Penelitian ini sesuai dengan penelitian Zakirah et Kurangnya ketersediaan data dalam , . , yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara neutrofil keterbatasan dalam penelitian ini, sehingga dengan kejadian KPD dengan nilai p 0,975 . Menurut penelitian Lee et al. , . NLR dapat digunakan sebagai penanda inflamasi pada Acute Histologic Chorioamnionitis (Acute-HCA) yang secara signifikan nilainya akan meningkat sebelum terjadinya KPD. Hal tersebut karena pada kondisi inflamasi sistemik, neutrofil akan berdiferensiasi sebagai respon imun sehingga jumlahnya akan meningkat sedangkan jumlah limfosit menurun9. Berdasarkan Toprak banyak faktor yang dapat mempengaruhi KPD tetapi tidak dilakukan analisis sehingga bisa mempengaruhi hasil peneltian. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara nilai neutrofil, limfosit dan NLR dengan kejadian ketuban pecah dini. , menyatakan bahwa jumlah neutrofil Daftar Pustaka