Hymnos Jurnal Teologi dan Keagamaan Kristen Volume 1 No. : 117-132 e-ISSN 3109-2586 A Bonny Bruce Tilaar. Paulus Kunto Baskoro. Yonathan Alex Afrianto, 2025 Diterbitkan oleh: LPPM STTII Ambon Diajukan: 14 Januari 2025 Direvisi: 27 April 2025 Diterima: 13 Juni 2025 KARAKTERISTIK PEMIMPIN MENURUT 2 TIMOTIUS 2:22-25 DAN IMPLEMENTASINYA BAGI PEMIMPIN KOMSEL DI GEREJA EBEN HAEZER COMMUNITY CHURCH. SEMARANG Bonny Bruce Tilaar1*. Paulus Kunto Baskoro2. Yonatan Alex Arifianto3 Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Yogjakarta1,2 Sekolah Tinggi Teologi Sangkakala Ae Salatiga3 tilaarbonny@gmail. paulusbaskoro1177@gmail. alex@sttsangkakala. Abstract: The life characteristics of the cell group leader are very important for the church because if the life characteristics of the cell group leader are not good, it will have a negative impact on the spiritual growth of the cell group members being shepherded. But the problem is why it is difficult for South Seoul to develop, some even go dormant or actually die, it really depends on the leader of the South Seoul. Therefore, it is hoped that church leaders can provide new work to answer this problem so that the cell can continue to develop and even multiply, so that the church will become stronger. The method that will be used in writing this paper is a qualitative research method, with descriptive research stages using a library approach or literature study. The aim of this research is First, to find the characteristics of South Korean leaders according to 2 Timothy 2:22-25. Second, implementing the characteristics of leaders in the cell group at Eben Haezer Community Church. Semarang. Key Words: Cell Leader. Characteristic. Leader. Community Sel. Church Abstrak: Karakteristik kehidupan pemimpin kelompok sel . sangatlah penting bagi gereja Sebab jika karakteristik kehidupan pemimpin komsel tidak bagus, maka akan membawa dampak gereja pertumbuhan rohani anggota komunitas sel yang digembalakan. Tetapi yang menjadi masalah mengapa komsel sulit untuk berkembang bahkan ada yang mati suri atau yang benar-benar mati, itu sangatlah bergantung pada pemimpin komsel Oleh sebab itu diharapkan pemimpin gereja dapat memberi karya baru guna menjawab permasalahan ini agar komsel dapat terus berkembang bahkan bermultiplikasi, sehingga gereja akan semakin kuat. Metode yang akan dipakai dalam penulisan karya tulis ini ialah metode penelitian kualitatif, dengan tahapan penelitian deskriptif melalui pendekatan pustaka atau studi literatur. Tujuan dari penelitian ini adalah Pertama, menemukan karakteristik pemimpin komsel menurut 2 Timotius 2:22-25. Kedua, mengimplementasikan karakteristik pemimpin dalam komsel di Gereja Eben Haezer Community Church. Semarang Kata-kata kunci: Pemimpin Sel. Karakteristik. Pemimpin. Komunitas Sel. Gereja Copyright A2025 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) license. Pendahuluan Pemimpin menjadi point penting dalam kehidupan gereja Tuhan. Banyak sekali pemimpin yang dimunculkan Tuhan baik dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru untuk membawa Pemimpin secara etimologi berasal dari bahasa Inggris, yaitu dari kata Aoto leadAo yang artinya memimpin, kemudian berkembang menjadi AoleaderAo yang artinya juga pemimpin, kemudian berkembang lagi menjadi leadership yang artinya kepemimpinan. 1 Pemimpin yang kuat adalah pemimpin yang dapat melaksanakan visi misi dengan kuat dan konsisten, sebagai motivator, manajer yang tegas dan berwibawa, secara umum organisasi yang berhasil sangatlah bergantung kepada pemimpin tersebut. 2 Yesus Kristus adalah seorang pemimpin yang memberi dampak yang besar. Yesus semasa hidupnya bukan hanya memberi ilmu, atau mengajar, tetapi Yesus memberi hal-hal praktis lewat keteladanan hidup-Nya sehingga hasil kepemimpinan Yesus sangat berhasil. 3 Kepemimpinan adalah sebuah keteladanan dan yang terpenting dalam sebuah keteladanan adalah keteladanan hidup. Sebab keteladanan hidup bersuara paling nyaring untuk menjadi sebuah pedoman dan panutan bagi setiap orang. Terlebih dalam pelayanan atau kehidupan kerohanian. Keteladanan hidup menjadi dasar yang kuat. Ini yang menjadi bagian penting dalam sebuah kelompok kecil. Kelompok sel adalah bentuk pelayanan yang sangatlah penting dalam sebuah gereja, karena dapat membawa dampak yang besar dalam perkembangan gereja dan memberi pertumbuhan rohani yang baik bagi jemaat. 4 Komunitas sel yang melahirkan kelompok sel yang baru adalah kelompok sel yang bermultiplikasi, multiplikasi kelompok sel dalam gereja, sangatlah bergantung pada pemimpin kelompok sel tersebut. 5 Komsel harus menjadi point penting dalam sebuah pilar gereja yang dapat mengembangkan gereja menjadi gereja yang dewasa dan kuat. Hal ini membangun keutuhan sebuah prinsip untuk mengembangkan kepemimpinan dalam kelompok orang percaya. Fokus penelitian ini adalah pada Gereja Eben Haezer Community Church Semarang adalah salah satu gereja yang berkembang di kota Semarang, perkembangan gereja ini tidak lepas dari kepemimpinan Pdt. Dr. Paulus Kunto Baskoro. Th sebagai gembala sidang. Pdt Paulus Kunto Baskoro, selalu memberi makanan rohani yang sehat kepada anggota jemaatnya. Maka selain ibadah hari Minggu, juga ada komunitas-komunitas sel yang dibentuk dengan sebutan Three Party sebagai tempat pengajaran dan juga pemuridan. Dan fokus bagaimana membangun leader komsel yang maksimal adalah leader komsel yang memiliki karakteristik Yunus Selan. AuPeranan Pemimpin Gereja Dalam Memperlengkapi Jemaat Bagi Pertumbuhan Gereja,Ay Jurnal Luxnos 4, no. : 1Ae18, https://doi. org/10. 47304/jl. Elisabeth Sitepu. AuKepemimpinan Kristen Di Dalam Gereja,Ay Jurnal Pendidikan Religius 1, no. : 7Ae11. Kaleb Ginting and Lut Dora. AuPeran Pemimpin Gereja Dalam Mempersiapkan Jemaat Menuju Gerenasi Emas 2045,Ay Prosiding Konferensi Integrasi Interkoneksi Islam Dan Sains 171 . : 183. Tri Gunawan et al. AuIntegritas Pemimpin Dalam Pertumbuhan Kelompok Sel: Sebuah Studi Tentang Care Cell Di Gereja Beth-El Tabernakel Kristus Alfa Omega Semarang,Ay THRONOS: Jurnal Teologi Kristen 4, no. : 153Ae66. Dwi Bakti Susanto. AuPERAN PEMIMPIN DALAM GEREJA PEMURIDAN: Studi Kasus Di Gereja Kristen Kalam Kudus Pekanbaru,Ay Jurnal Amanat Agung 17, no. : 17Ae60. hidup dengan standar kebenaran Firman Tuhan. Sebab karakteristik yang ideal akan membentuk pemimpin-pemimpin yang berkualitas dalam komsel. Berdasarkan pengamatan penulis, ada banyak Komsel Three Party yang ketika dibentuk. Three Party itu hanya bertahan tidak lebih dari satu tahun, kemudian ada lagi Komsel Three Party yang tidak mau dimultiplikasi, mereka sudah sangat nyaman dengan anggota Three Party yang jumlahnya banyak, sehingga membuat Komsel Three Party itu sudah tidak berjalan efektif. Perlu dibangun karakteristik atau kualitas karakter yang sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, supaya menjadi pemimpin yang kuat dan menjadi pemimpin yang kompeten bagi komselkomsel. Tujuan penting dalam penelitian ini adalah : Pertama, menemukan karakteristik pemimpin komsel menurut 2 Timotius 2:22-25. Kedua, mengimplementasikan karakteristik pemimpin dalam komsel di Gereja Eben Haezer Community Church. Semarang. Penelitian ini mengembangkan dari penelitian sebelumnya yang berbicara tentang prinsip pengembangan komsel yang ditulis oleh Paulus Kunto Baskoro dengan judul : Konsep Komsel Three Party Sebagai Implementasi Gaya Hidup Kelompok Sel Menurut Kisah Para Rasul 2:46-47. (Baskoro 2. Dimana konsetrasi dalam penelitian ini lebih berfokus memunculkan pemimpin-pemimpin baru dalam Komsel Three Party berdasarkan 2 Timotius 2:22-25. Metode Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskritif,6 dengan menggali secara pustaka dalam sudut pandang teologis berkaitan dengan peran pemimpin bagi pertumbuhan gereja melalui komunitas sel berdasarkan kebenaran Firman Allah, sebab standar kehidupan orang percaya adalah Alkitab. 7 Kebenaran-kebenaran teologis yang terdapat dalam Firman Allah menjadi acuan penulis dalam penelitian ini, literature-literatur dan buku-buku yang menunjang dalam penelitian ini juga menjadi salah satu referensi penulis dalam menyelesaikan penelitian Temuan dan Pembahasan Surat 2 Timotius 2:22-25, kepercayaan Paulus kepada Timotius sebagai anak rohaninya, dimana Timotius dipercayakan sebagai gembala di Efesus, tentu tidaklah mudah untuk menghadapi berbagai persoalan di tengah jemaat yang begitu kompleks, apalagi Timotius pada waktu itu masih sangat muda. 8 Sebab itu beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Timotius dalam pelayanan sebagai berikut: Jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai, ramah terhadap semua orang, cakap mengajar, sabar dan lemah lembut. Hal ini menjadi sebuah acuan penting dalam hidup bersama sesama orang percaya. Sebab point-point Paulus Kunto Baskoro. AuTeologi Kitab Kisah Para Rasul Dan Sumbangannya Dalam Pemahaman Sejarah Keselamatan,Ay Jurnal Teologi (JUTEOLOG) 1, no. : 15Ae35, https://doi. org/10. 52489/juteolog. Paulus Kunto Baskoro. AuPemuridan Dalam Konsep Teologi Pantekosta Bagi Pertumbuhan Gereja,Ay RITORNERA. Jurnal Teologi Pantekosta Indonesia 1 No 1 . : 10Ae20. David Susilo Pranoto. AuKarakteristik Hamba Tuhan Berdasarkan 2 Timotius 2: 22-25,Ay Manna Rafflesia: Vol. No. 2 (April 2. , 2016, 90. dalam 2 Timotius 2:22-25 merupakan karakteristik penting sebagai orang percaya dan harus dimiliki oleh pemimpin-pemimpin Kristen. Karakteristik Pemimpin Menurut 2 Timotius 2:22-25 Jauhilah Nafsu Orang Muda Seorang pemimpin gereja pada umumnya adalah seseorang yang sudah melalui proses yang panjang sebagaimana panggilannya sebagai seorang pemimpin, yaitu seorang yang secara rohani sudah dilahirkan kembali, seorang yang sudah melalui proses pembaharuan melalui kebenaran Firman Tuhan, atau seorang yang sudah bertobat. 9 Fakultas Psikolog pernah melakukan penelitian kepada 205 mahasiswa, dimana pemimpin yang memiliki integritas, adalah pemimpin yang dapat dipercaya, kompetensi sebagai pemimpin yang memiliki kapasitas yang layak ia miliki. 10 Dimana semuanya itu menjadi bagian pemahaman penting sebagai Gereja harus bisa memberi pembinaan kepada pemimpin yang ada di gereja, terutama bagi pemimpin yang masih muda agar menjauhi nafsu orang muda yang akan memberi dampak yang tidak baik bagi gereja, sehingga pemimpin gereja dapat melayani dengan maksimal sesuai dengan kebenaran Firman Allah. 11 Nafsu orang muda adalah nafsu yang memiliki hasrat yang sangat besar, yang selalu harus tercapai, sebab itu nafsu seperti ini sangat sulit untuk dihilangkan, oleh sebab itu Paulus memerintahkan Timotius dengan keras agar Timotius menjauhkan diri atau mawas diri dari berbagai keinginan dan godaan nafsu orang muda. Seorang hamba Tuhan atau pemimpin rohani seyogianya adalah manusia etis, karena Allah yang adalah sumber etika yang memanggilnya, sebab itu gembala atau pemimpin gereja dapat menangkap esensi dari panggilan itu, sehingga gembala dapat menyingkapi panggilannya dengan melayani dengan sungguh-sungguh. 13 Terutama dalam membangun sebuah komitmen dalam panggilan kepada Tuhan. Dunia yang penuh dengan imoralitas menjadi alarm bagi pemimpin Kristen agar sikap banalitas ini tidak masuk dalam gereja, terutama kepada para pemimpin yang ada di gereja. Sebab itu moralitas pemimpin harus sesuai dengan kebenaran Firman Allah agar setiap pengambilan keputusan mencerminkan sopan santun yang sesuai dengan hatinya Tuhan. 14 Dan memberikan kemampuan mengambil keputusan-keputusan yang penting dalam kehidupan. Tanihardjo Budisatyo. Integritas Seorang Pemimpin Rohani (Yogyakarta: Andi, 2. Linda Aryani et al. AuKompetensi Tidak Sempurna Tanpa Integritas Pada Pemimpin,Ay Jurnal Psikologi 9, no. : 31Ae39. Paramita Rosadi Hutagalung. Yenima Clarisa Simanjuntak, and Ibelala Gea. AuPentingnya Moral Pemimpin Pemuda Kristen Dalam Gereja,Ay Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. : 967Ae Pranoto. AuKarakteristik Hamba Tuhan Berdasarkan 2 Timotius 2: 22-25. Ay Georges Nicolas Djone et al. AuSikap Etis Hamba Tuhan Terhadap Panggilan Allah Dan Tugas Pelayanan Berdasarkan Filipi 2: 21-22,Ay Formosa Journal of Multidisciplinary Research 1, no. 145Ae54. Wahju Astjarjo Rini. Yonatan Alex Arifianto, and Carolina Etnasari Anjaya. AuMembangun Pemimpin Kristen Berintegritas: Menerapkan Nilai Dan Moralitas Alkitab Untuk Menghindari Banalitas Dalam Kepemimpinan,Ay EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 5, no. : 73Ae82. Kejarlah Keadilan Ketidakadilan sudah menjadi masalah umum dalam masyarakat, demikian juga dalam gereja, ketidakadilanpun menjadi faktor yang menghambat kemajuan gereja. Gereja seharusnya mengajarkan kasih yang sama kepada semua orang dengan tidak membedakan gender antara laki-laki dan perempuan, atau yang kaya dengan yang miskin, sebagai perwujudan kasih Yesus Kristus. 15 Ketimpangan sosial dalam jemaat Tuhan juga menjadi ukuran dalam pemimpin mengambil keputusan, sehingga sering terjadi ketidakadilan. Jemaat yang secara materi sangat rendah, sering menjadi sasaran diskriminasi dalam kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemimpin gereja. Perempuan yang menjadi pemimpin gereja, sering juga menjadi sasaran diskriminasi dalam gereja, pemimpin perempuan dalam pengambilan keputusan sering tidak dilibatkan, bahkan ada beberapa denominasi gereja yang membatasi peran perempuan dalam pengambilan keputusan dalam gereja. 16 Pemimpin gereja yang tidak bisa mendistribusikan keadilan kepada jemaat, seperti: kasih, waktu, empati antara jemaat yang kaya dengan jemaat yang sederhana, menjadi sisi yang perlu perhatian khusus sebagai pemimpin gereja, sebab tanpa disadari, hal ini akan menjadi penyakit yang lama-kelamaan bisa menjadi kanker yang sangat ganas dan akan merusak pertumbuhan iman orang percaya. Cita-cita bangsa Indonesia adalah mewujudkan keadilan bagi seluruh bangsa Indonesia, sebab itu gereja yang sebagai orang Kristen yang dipenuhkan oleh Roh Kudus, harus menjunjung tinggi keadilan sosial bagi seluruh Indonesia, sebab itu adalah hatinya Tuhan dimana seluruh umat manusia mendapatkan keselamatan melalui Yesus Kristus. Jadi keselamatan tidak dimonopoli ileh etnis tertentu tetapi harus dimiliki oleh semua orang. 17 Ketidakadilan yang sering dialami oleh kaum buruh yang ada di pelabuhan, dan hal itu sangat mengancam kesejahteraan hidup kaum buruh. Ketidakadilan kaum buruh sering dialami dalam bentuk upah buruh, tunjangan-tunjangan, upah lembur. Sebagai pemimpin gereja yang menjadi pemimpin perusahan di pelabuhan haruslah mewujudkan kasih Tuhan melewati kesejahteraan sosial, tak terkecuali kaum buruh yang ada di pelabuhan, sebab mereka juga adalah manusia yang sama derajatnya di mata Tuhan. Gembala dapat mengkader istrinya sebagai pemimpin dalam gereja untuk menjaga apabila terjadi kekosongan kepemimpinan dalam gereja, sehingga keadilan pemimpin dalam gereja dinyatakan. 18 Kepemimpinan sejati bukanlah panggung pemimpin yang mengumbar kekuasaan dengan mengendalikan orang-orang yang dipimpinnya, tetapi kepemimpinan yang Apriani Magdalena Sibarani. AuEkklesiologi Gereja Dalam Relasi Kesetaraan Dan Keadilan Gender,Ay Majalah Ilmiah METHODA 11, no. : 25Ae34. OKTOVINA M L LABETUBUN. AuPerempuan Dan Keadilan GenderAy (Tesis. Yogyakarta: Pascasarjana Fakultas Teologi Fakultas Teologi A, 2. Piter Randan Bua. David Samiyono, and Tony Christian Tampake. AuMisi Gereja Dalam Mewujudkan Keadilan Sosial: Sebuah Perspektif Dari Sila Kelima Pancasila,Ay Jurnal Kurios 5, no. (November 1, 2. : 109, https://doi. org/10. 30995/kur. Anatje Ivone Sherly Lumantow and Simon. AuPeran Gembala Sidang Dalam Mengkaderisasi Istri Bagi Kepemimpinan Gereja Lokal,Ay KINAA: Jurnal Kepemimpinan Kristen Dan Pemberdayaan Jemaat 2, no. : 68Ae81, https://doi. org/https://doi. org/10. 34307/kinaa. sehati adalah pemimpin yang rendah hati dengan mengutamakan keadilan bagi instansi yang 19 Yang berfokus kepada konsep kerendahan hati yang berpusat kepada Kristus. Pemimpin yang ada di gereja tidaklah mudah, sebab ada banyak tantangan yang pasti akan dihadapi, sebab itu pemimpin harus mempunyai jiwa untuk melayani Tuhan, artinya pemimpin gereja tidak diperintah baru bergerak, atau pemimpin yang diberi upah yang layak baru mau melayani, sebab pemimpin gereja bukanlah pemimpin upahan. Pemimpin gereja haruslah pemimpin yang melayani, sebab pemimpin yang melayani pasti melayani dengan adil dan rendah 20 Pemimpin harus mempunyai komitmen yang kuat, sebab ketika pemimpin gereja tidak memiliki komitmen yang kuat maka sangatlah mustahil pemimpin itu mengambil keputusan yang adil dan bijak. Kesetiaan Kesetiaan adalah sifat Allah yang harus diadopsi oleh pemimpin gereja, sebab pemimpin gereja adalah pemimpin yang dari Tuhan, pemimpin gereja harus lebih unggul dari pemimpinpemimpin pada umumnya yang ada di dunia ini, pemimpin Kristen harus memimpin dengan adil sesuai dengan kehendak Tuhan. 21 Dalam bahasa Yunani kata setia adalah AuPistisAy yang artinya: kesetiaan, kata setia di dalam Alkitab biasanya identik dengan seorang hamba, seperti Yesus yang mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia (Fil 2:. Jadi Yesus adalah figur seorang yang setia, kesetiaan Yesus harus diadopsi oleh seluruh pemimpin gereja, sebab Yesus sudah membuktikan kesetiaan-Nya sampai mati di atas kayu salib untuk mengerjakan keselamatan bagi seluruh umat manusia. Musa adalah seorang hamba yang setia, di tengah-tengah bangsa Israel yang tidak setia. Musa menjadi figur yang tampil beda dengan setia walaupun dalam keadaan yang sulit. Orang yang setia memang akhir-akhir ini sudah menjadi barang langka, sangat sulit untuk mendapati orang yang setia, pemimpin rohani harus menjadi teladan yang setia dalam melayani Tuhan. Pemimpin gereja adalah hamba Tuhan yang melayani dengan totalitas, tidak banyak menuntut, pemimpin berhati hamba selalu memiliki kerendahan hati. Pemimpin rohani bukanlah memerintah sebagai bos, tetapi pemimpin rohani harus setia dan rendah hati. 23 Sebab hati hamba menjadi kunci kematangan dalam kepemimpinan. Yosua adalah pemimpin yang setia, berani, dan menjaga agar hidupnya tetap kudus dihadapan Tuhan. Pemimpin rohani harus meneladani Yosua dalam hal melayani, pemimpin Windi Jore Lasenov Sinamo. Kallistratos Rumabutar, and Ibelala Gea. AuModel Kepemimpinan Gembala Sebagai Teladan Di Gereja Lokal,Ay Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. 11370Ae79. Pandir Manurung and Yuni Karlina Panjaitan. AuPemimpin Yang Melayani Dalam Konteks Pastoral,Ay Skenoo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. : 104Ae15. Djone Georges Nicolas and Tirza Manaroinsong. AuKrisis Keteladanan Kepemimpinan Gereja: Fondasi Gembala Sebagai Pemimpin Gereja Berdasarkan 1 Petrus 5: 2-4,Ay Syntax Idea 3, no. 283Ae90. Janes Sinaga et al. AuKarakter Kepemimpinan Musa Inspirasi Setiap Pemimpin,Ay SCRIPTA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kontekstual 12, no. : 123Ae41. Ezra Tari and Talizaro Tafonao. AuKonsep Hamba Berdasarkan Markus 10: 44,Ay KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi 5, no. : 77Ae91. harus tegas dan berani dalam mengambil keputusan, tentunya dengan hati hamba dan pemimpin rohani harus hidup dalam kekudusan. 24 Gembala adalah pemimpin yang tertinggi dalam sebuah gereja, gembala harus mengambil peran untuk mengajar jemaat agar menjadi jemaat yang setia dalam gereja lokal supaya memiliki pertumbuhan rohani yang baik, kepemimpinan gembala yang baik, akan membuat jemaat mencintai gereja lokal. 25 Hamba Tuhan bukan hanya tugas pendeta atau pemimpin gereja, tetapi hamba Tuhan adalah sikap yang harus dimiliki oleh semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, dengan mengambil bagian dalam pelayanan dengan setia menjalankannya demi kehormatan nama Tuhan. Kasih dan Damai Kata AudamaiAy terdapat empat hal: pertama, damai antara manusia dengan Allah . encakup hubungan pribadi antara Allah dan umatny. , kedua damai berkaitan dengan diri sendiri, ketiga, damai berkaitan dengan hubungan bermasyarakat, keempat, dengan lingkungan . erkaitan dengan pelestarian alam yang adalah ciptaan Tuhan. 26 Damai bukan hanya slogan, tetapi damai harus direalisasi dan dihayati sebagai praktek hidup sehari-hari dalam seluruh tingkatan masyarakat, baik itu masyarakat kelas bawah sampai masyarakat kelas atas. Damai juga tidak berhenti kepada individu, tetapi damai harus berdampak bagi kelompok masyarakat bahkan Negara sehingga bisa terwujud kedamaian secara global. Pemimpin-pemimpin Kristen dapat mempraktekkan pelayanan melayani dengan kasih dan damai bukan hanya dikalangan gereja atau kelompok tertentu, tetapi pemimpin Kristen harus mempraktekkan gaya hidup yang mengasihi dan cinta damai itu di setiap marketplace mereka 27 Anak-anak muda gereja harus memiliki nilai-nilai kasih dan cinta damai dari teladan Tuhan Yesus, sebab akhir-akhir ini banyak kelompok anak muda yang suka tawuran. Sebab itu anak-anak muda harus menyampaikan kasih dan damai itu kepada seluruh kalangan anak muda melewati praktek hidup mereka sehari-hari, sehingga kehidupan anak muda gereja menjadi Integritas pemimpin gereja harus didasari oleh praktek kasih, sebab pemimpin gereja berbeda dengan pemimpin sekuler, pemimpin gereja perlu ketegasan, tetapi harus dilandasi dengan kasih. Kasih akan membawa suasana menjadi damai dan kedamaian adalah impian Zulkisar Pardede. AuRancang Bangun Teologi AoKekudusanAo Tentang Hamba Tuhan Sebagai Pemimpin Kristen Menurut Kitab Yosua,Ay KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 1, no. : 100Ae117, https://doi. org/10. 47167/kharis. Marthen Luther Mau and Felipus Nubatonis. AuPERAN GEMBALA SEBAGAI PENDIDIK DALAM PENGGEMBALAAN DI GEREJA KRISTEN SETIA INDONESIA JEMAAT ENSINGO DESA SUNGAI DANGIN KECAMATAN NOYAN KABUPATEN SANGGAU: PERAN GEMBALA SEBAGAI PENDIDIK DALAM PENGGEMBALAAN DI GEREJA KRISTEN SETIA INDONESIA JEMAAT ENSINGO D,Ay Jurnal PKM Setiadharma 1, no. : 87Ae93. Irawan Budi Lukmono. Agent of Peace (Yogyakarta: Andi, 2. Nathanail Sitepu. AuUrgensi Menemukan Model Pemuridan Sesuai Tipe Spiritualitas Jemaat,Ay HARVESTER: Jurnal Teologi Dan Kepemimpinan Kristen 5, no. : 105Ae19, https://doi. org/10. 52104/harvester. Nikarni Zai and Junidar Gulo. AuPANGGILAN KRISTEN DALAM POLITIK: MELAYANI DENGAN INTEGRITAS DAN KASIH,Ay Imitatio Christo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 30Ae45. Sintike Lois. AuGereja Sebagai Persekutuan Pemuda Dalam Membangun Keseruan Dan Peran Dalam Panggilan Gereja Dan Negara,Ay 2020. semua orang baik dalam gereja, lingkungan dan masyarakat, pemimpin yang selalu mempraktekkan kasih pasti pemimpin itu disukai oleh semua orang dan sudah pasti dicintai Tuhan. 29 Keteladanan seorang pemimpin gereja sangatlah penting, sebab jemaat bukan hanya melihat khotbah yang bagus sebagai sarana untuk jemaat diberkati, tetapi keteladanan hidup yang penuh kasih dan damai adalah khotbah yang sangat efektif untuk memberkati jemaat Tuhan. Ada banyak pemimpin gereja yang tidak menjadi teladan dalam hal sikap hidup mereka, dalam gereja mereka menduduki posisi-posisi penting, tetapi keluarga mereka tidak harmonis, anakanak mereka tidak setia bergereja, hubungan antara suami dan istri tidak baik, hal itu semua tidak memberkati, bahkan menjadi racun bagi jemaat yang dipimpinnya. Pemimpin Kristen harus memiliki karakter Kristus. Yesus melayani dengan kasih, ada banyak orang yang sebenarnya dikalangan bangsa Yahudi tidak layak untuk dikasihi seperti pemungut cukai dan orang yang berpenyakit kusta, tetapi Yesus melayani dengan kasih. Hal ini juga harus menjadi gaya hidup pemimpin gereja supaya lewat pelayanan kasih ini ada banyak jiwa yang mendapat sentuhan dan mereka diberkati Tuhan. 30 Pemimpin yang berkarakter Kristus sangat penting dalam kehidupan gereja. Ramah terhadap Semua Orang Sikap yang ramah sudah menjadi barang yang langka di zaman modern sekarang ini, pemimpin yang ramah akan membuat komunitas yang dipimpinnya merasakan suasana yang Mirisnya ada oknum-oknum pemimpin Kristen yang tidak lagi memperlihatkan keramahan dalam sikapnya sebagai pemimpin, bahkan kalau mau dibandingkan dengan pemimpin sekuler, pemimpin sekuler terkesan lebih ramah dibandingkan dengan pemimpin rohani, hal ini tentu bukan hanya mempermalukan gereja setempat tetapi sikap seperti ini sudah mempermalukan nama Tuhan. 31 Ramah adalah menunjukkan pemimpin yang memiliki harkat dan martabat yang layak untuk diberi penghormatan, pemimpin rohani yang ramah adalah pemimpin rohani yang mengadopsi sifat-sifat Kristus dalam kehidupannya. Pemimpin yang ramah adalah pemimpin yang memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan, artinya pemimpin Kristen adalah pemimpin yang sudah tentu setia dalam beribadah, setia membangun hubungan dengan Tuhan lewat doa pujian dan penyembahan, sebab pemimpin Kristen harus mewarisi kehidupan Yesus melalui sifat-sifat Kristus, tidak mungkin pemimpin Kristen dapat menerapkan sikap Kristus kalau dia tidak punya hubungan yang intim dengan Tony Suhartono. Junifrius Gultom, and Gede Widiada. AuMenyatukan Integritas Pemimpin Dan Kedewasaan Rohani: Studi Tentang Internalisasi Buah Roh Dalam Komunitas Gereja,Ay Matheo: Jurnal Teologi/Kependetaan 13, no. : 1Ae18. Render Luwis. AuKeteladanan Kepemimpinan Rasul Paulus Sebagai Role Model Dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia Berdasarkan Efesus 4: 1-16 Di Gereja Bahagian Bahasa Melayu Di Negara Brunei Darussalam,Ay Jurnal Teologi Berita Hidup 2, no. : 142Ae53. Dewi Morata. AuKarakter Gembala Sebagai Pemimpin,Ay Ginosko: Jurnal Teologi Praktika 1, no. : 118Ae34. Tuhan. 32 Pemimpin Kristen harus mencontohi pemimpin yang ada dalam Alkitab, seperti Abraham. Ishak. Yakub, terutama Yesus yang adalah guru yang sejati. Sikap ramah terhadap semua orang adalah sikap pemimpin Kristen yang sudah lahir baru, lahir baru adalah pribadi yang tidak lagi memiliki karakter hidup yang lama yang penuh dosa, tetapi pribadi yang sudah memiliki sikap dan karakter sesuai dengan pribadi Kristus. 33 Kepala keluarga adalah pemimpin dalam sebuah rumah tangga, sikap ramah harus dimiliki oleh kepala keluarga, sudah tentu kepala keluarga yang takut akan Tuhan sangatlah mudah menerapkan sikap yang ramah ini kepada istri dan anak-anaknya. Kepala keluarga yang tidak ramah dalam kehidupan berumah tangga adalah kepala keluarga yang gagal menerapkan prinsip-prinsip Kristus dalam hidupnya dan sudah pasti hal itu akan berimbas pada pertumbuhan rohani istri dan anaknya yang menjadi tidak baik. 34 Karena keluarga menjadi kunci kekuatan kepemimpinan. Cakap Mengajar Pemimpin memberi masukan, memberi kesaksian hidup yang dapat menjadikan nilai lebih bagi orang yang diajarinya. 35 Seorang pemimpin Kristen dapat dengan baik mengajar, memotivasi, memberi masukan kepada orang yang membutuhkan bimbingan, oleh sebab itu pemimpin Kristen adalah pribadi yang memiliki kriteria Kristus, bukan kriteria duniawi. Sebab kriteria duniawi tidak bisa dipakai dalam kehidupan pemimpin Kristen, karena pemimpin Kristen harus bisa menyalurkan sifat-sifat Kristus kepada orang lain sehingga orang itu menjadi kuat seperti yang diharapkan. Pemimpin yang cakap juga tidak hanya didapat kepada pemimpin yang bisa mengajar, pemimpin yang cakap mengajar juga dapat melalui integritas yang dimiliki oleh pemimpin Pemimpin yang mempunyai integritas yang baik tentu harus mewarisi sikap-sikap Kristus dalam hidupnya sehingga tanpa pemimpin itu sadari bahwa integritas yang pemimpin itu lakukan dalam kehidupannya sehari-hari sudah memberi dampak bagi orang yang dipimpinnya dan orang yang dipimpinnya menjadi baik juga. 36 Kehidupan gembala sidang bisa menjadi role model bagi jemaat yang dipimpinnya, karena ada banyak kehidupan keluarga gembala sidang tidak bisa menjadi teladan, ada banyak kehidupan keluarga gembala sidang yang tidak harmonis padahal gembala sidang tersebut setiap minggu harus mengajar lewat khotbah-khotbah yang gembala itu sampaikan. Kehidupan keluarga gembala sidang yang baik sudah pasti bisa Gadrin George Roberth Jarangga. Marciano Antaricksawan Waani, and Jonar Situmorang. AuNasehat Biblikal Yang Menjadi Norma Seorang Pemimpin Jemaat: Sebuah Kajian Teologis-Etis Berdasarkan Titus 1: 5-9,Ay Integritas: Jurnal Teologi 6, no. : 16Ae29. Kosma Manurung. AuStudi Analisis Kontekstual Ajaran Karunia Nubuat Rasul Paulus Sebagai Dasar Evaluasi Kritis Terhadap Fenomena Bernubuat Di Gereja Beraliran Karismatik. Ay,Ay DUNAMIS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 4, no. : 37Ae54. Hendry Sinaga. AuKajian Teologi Tentang Peranan Kepala Keluarga Kristen Dalam Usaha Menciptakan Kebahagiaan,Ay DIDASKO: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. : 13Ae23. Alon Mandimpu Nainggolan and Elisabet Hia. AuJabatan Gerejawi: Kajian Biblis 1 Timotius 3: 1-7 Terhadap Kualitas Pemimpin Kristen,Ay MAGENANG: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 2, no. 128Ae48. Thomson Framonty E Elias. Ricky Donald Montang, and Wenan Maas. AuPENGARUH INTEGRITAS PEMIMPIN JEMAAT DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN: THE INFLUENCE OF CONGREGATION LEADERSAoINTEGRITY IN IMPROVING SERVICE,Ay EIRENE: Jurnal Ilmiah Teologi 9, no. : 156Ae78. membawa dampak bagi sidang jemaat sehingga bisa menjadi role model setiap orang yang Pemimpin Kristen yang menghidupi nilai-nilai kebenaran Firman Allah dalam hidupnya, memberi kemampuan kepada pemimpin Kristen tersebut dalam mengaktualisasikan nilai-nilai kebenaran Firman Allah tersebut ke dalam segala sisi market place kehidupannya, sehingga kemampuan untuk menerapkan nilai-nilai kebenaran Firman Allah tersebut dapat menjadi senjata yang ampuh pemimpin tersebut untuk memberkati orang lain yang ada disekitarnya. Pemimpin Kristen harus melahirkan pemimpin yang baru, artinya pemimpin itu harus memultiplikasi pemimpin, supaya tidak terjadi krisis kepemimpinan di marketplace pemimpin Pemimpin harus dengan besar hati memberi posisinya kepada pemimpin yang lain, hal ini tentu tidaklah mudah, karena ada banyak pemimpin yang tidak mau kehilangan posisinya, dan hal ini tentu dampaknya tidak baik, pemimpin yang cakap mengajar tentunya memiliki hati yang besar untuk melahirkan pemimpin yang baru. 38 Hati yang selalu memikirkan regenerasi. Sabar dan Lemah Lembut Sabar dan lemah lembut adalah sifat Yesus, sifat ini tidak didapat dari luar, artinya bukan didapat dari dunia, tetapi sifat ini adalah karakter Tuhan Yesus sendiri. Lemah lembut berasal dari kata dalam teks Yunani prasAoos kalau diterjemahkan dalam bahasa Inggris dipakai kata meek, kata ini sering diartikan dengan kalimat Chambers everyday dictionary dengan menggunakan kata yang mild and gentle of temper. submissive artinya sabar dan lemah lembut adalah sifat atau watak atau juga kepatuhan seseorang. 39 Sabar dan lemah lembut harus berdasarkan kasih menurut orang Kristen, yaitu kasih tanpa syarat, yaitu perlakuan yang tidak memandang bentuk fisik, kepinteran, materi atau sesuatu yang buruk yang pernah dilakukan. Kelembutan adalah sifat dari orang yang sudah dimenangkan dalam Kristus Yesus, artinya tidak ada alasan bagi orang yang sudah dimenangkan untuk tidak bersikap lemah lembut. Sikap kasar yang sudah melekat pada diri seseorang akan sangat bisa menjadi lembut kalau dia sudah bertobat dan lahir baru. Roh Kudus pasti memberi kemampuan kalau ada pribadi yang mau sungguh-sungguh rindu menjadi pribadi yang lemah lembut. 40 Menghadapi persoalan di dalam jemaat tidak bisa pemimpin mengedepankan sikap emosi dan kasar, pemimpin seperti ini cenderung tidak disukai oleh siapapun, apalagi dikalangan gereja. Sabar dan lemah lembut adalah senjata yang ampuh bagi pemimpin rohani dalam mengambil keputusan, sebab pendekatan seperti ini akan membuahkan hasil yang diinginkan. Pemimpin gereja harus mengajari jemaat Tuhan agar memiliki sikap sabar dan lemah lembut, karena sikap ini sangat membantu dalam mengatasi konflik dalam rumah tangga. Sebab CK Luhur. AuEfektifitas Pengenalan Akan Kristus Dalam Pemuridan SPK Di Gereja Mahanaim Community Chuch Semarang,Ay n. Yoel Benyamin. AuPenerapan Syarat-Syarat Bagi Gembala Jemaat Berdasarkan Kitab 1 Timotius 3:1-7,Ay Predica Verbum: Jurnal Teologi Dan Misir 2, no. : 133Ae50. Agus Sunardi. AuKonsep Kepemimpinan Tuhan Yesus,Ay ICHTUS: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 1, no. : 36Ae44. Titus Tamoes and Arthinda Arthur Sailendra. AuKonsep Kesatuan Tubuh Kristus Berdasarkan Efesus 4: 1-6 Terhadap Peningkatan Jumlah Remaja Yang Datang Beribadah Di Gereja Bethel Indonesia Tarisi,Ay JURNAL KADESI 6, no. : 131Ae61. itu pemimpin gerejapun harus mengedepankan sikap sabar dan lemah lembut dalam mengambil keputusan, sehingga sikap ini bisa diadopsi oleh jemaat dan jemaat mengalami damai sejahtera Tuhan melalui praktek sabar dan lemah lembut. 41 Praktek sikap sabar harus ditujukan kepada semua orang. Orang Kristen tidak bisa bersikap sabar apabila berhadapan dengan sesama orang Kristen atau sabar kalau berhadapan dengan keluarga sendiri, tetapi kalau berhadapan dengan orang luar yang tidak seiman suka emosi atau tidak sabar, sikap itu tidak mencerminkan bahwa setiap orang percaya adalah murid Yesus, justru kesabaran yang dipraktekkan kepada siapa saja akan membuat orang lain diberkati. 42 Kekuatan sebuah kepemimpinan adalah sabar dan Implementasi Karakteristik Pemimpin Komsel di Gereja Eben Haezer Community Church. Semarang. Dari pembahasan diatas dapat diambil penerapan praktis sebagai pemimpin komsel harus memiliki karakteristik sesuai kebenaran Firman Tuhan. Dalam hal ini adalah PKS yang ada di Gereja Eben Haezer Community Church. PKS yang memiliki karakteristik sebagai pemimpin sesuai dengan standart yang ada dalam 2 Timotius 2:22-25 akan membawa dampak yang besar bagi pertumbuhan dan kedewasaan anggota komselnya. Sebab tidak bisa dipungkiri kedewasaan anggota komsel tergantung dari keteladanan hidup PKSnya. Ini berlaku bukan hanya satu atau dua tahun saja, namun sampai selama-lamanya. Pemimpin saja harus memiliki karakteristik kehidupan yang tertuang dalam 2 Timotius 2:22-25, apalagi pemimpin komsel. Karakteristik yang harus dimiliki oleh pemimpin komsel di Gereja Eben Haezer Community Church yaitu : jauhilah nafsu anak muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai, ramah kepada setiap orang, cakap mengajar dan sabar serta lembut. Dan yang terpenting adalah bagaimana setiap pemimpin dapat memahami dengan baik konsep yang dibangun sebagai karakteristik, ketika harus menghadapi dan mengatasi konflik yang terjadi dalam komsel Three Party. Membangun kekeluargaan adalah tugas pemimpin dalam menjaga suasana yang baik dalam komsel Three Party. Kesimpulan Peran pemimpin sangat penting dalam kelompok sel, banyak sekali kelompok sel yang pada waktu kelompok sel itu di buka sangat bersemangat, tetapi ketika berjalan satu tahun, bahkan ada yang kurang dari satu tahun kelompok sel itu tidak berkembang. Pada umumnya permasalahan maju tidaknya sebuah kelompok sel ada di pundak pemimpin kelompok sel itu Belajar dari Timotius, anak rohani dari Paulus di dalam 2 Timotius 2:22-25, sebagai pemimpin yang masih muda, tentu menghadapi berbagai tantangan dalam pelayanan tidaklah mudah Timotius menghadapinya. Sebab itu nasehat Paulus kepada Timotius dalam teks 2 Timotius 2:22-25, menjadi pelajaran bagi pemimpin kelompok sel supaya tetap semangat Arman Susilo and Paulus Kunto Baskoro. AuTantangan Kepemimpinan Kristen Di Era Disrupsi Dalam Gereja Tuhan,Ay Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia 4, no. : 116Ae34. Prisilia Marode Tolip et al. AuPeran Hamba Tuhan: Memaknai Kata Menasihati Dalam 1 Tesalonika 5: 14,Ay RaAoah: Journal of Pastoral Counseling 3, no. : 30Ae40. menjalankan kelompok sel yang dipercayakan, bahkan memultiplikasi komsel demi kemuliaan nama Tuhan. Beberapa poin dari teks ayat ini dalam memberdayakan pemimpin adalah: jauhi nafsu orang muda. Bisa saja pemimpin itu pemimpin itu sudah usia senior, tetapi masih memiliki nafsu orang muda dengan emosi yang meledak-ledak, itu sangat tidak diperbolehkan sebagai pemimpin kelompok sel. Kejarlah keadilan, menjadi pemimpin harus adil, pemimpin jangan mempunyai sikap berat sebelah, pemimpin yang hanya mau mendekati jemaat-jemaat yang kaya, sedangkan jemaat yang sederhana tidak mau di dekati. Dalam teks ini dipakai kata kejarlah, artinya pemimpin harus berusaha dengan sungguh-sungguh agar keadilan itu bisa diterapkan dalam kelompok sel yang dipimpinnya. Kesetiaan adalah sikap dari Yesus yang setia sampai mati di salib untuk menebus dosa seluruh umat manusia, sebagai pemimpin kelompok sel juga harus setia dalam menggembalakan kelompok sel yang dipercayakan, pemimpin harus menularkan semangat melayani kepada anggota komselnya, supaya jika ada anggota komsel yang sudah mulai lemah kembali bersemangat karena melihat pemimpinnya lebih energik. Kasih dan damai, pemimpin harus memiliki kasih, kasih itu dapat realisasikan lewat pengorbanan waktu, tenaga bahkan keuangan, untuk membantu anggota kelompok sel yang membutuhkan. Kasih yang berkorban akan sangat menyentuh hati jemaat dan akan berdampak baik dalam komsel tersebut. Ramah terhadap semua orang, pemimpin kelompok sel harus ramah, sikap yang ramah akan menarik simpati banyak orang dan pemimpin yang ramah pasti disukai siapa saja. Ramah harus menjadi gaya hidup, artinya tidak dibuat-buat, benar-benar lahir dari dalam hati yang murni, sehingga lewat sapaan, senyuman pemimpin tersebut, membuat hati orang senang. Keenam, cakap mengajar. Pemimpin harus cakap mengajar, artinya pemimpin harus memiliki pengetahuan yang benar tentang Firman Allah, bagaimana pemimpin itu dapat mengajar kalau pemimpin itu tidak berpengetahuan. Jadi pemimpin harus banyak belajar Firman Allah dan dengan sukacita mengajar orang lain. Ketujuh, sabar dan lemah lembut. Menghadapi berbagai karakter jemaat yang ada dalam kelompok sel, tentu adalah tantangan tersendiri bagi pemimpin kelompok sel tersebut, sebab itu pemimpin harus memiliki kesabaran yang ekstra untuk menghadapi berbagai masalah yang ada, sebab dengan hati yang sabar mendatangkan pertolongan Tuhan. Menggembalakan jemaat melewati kelompok sel memang tidaklah mudah, tetapi percayalah kalau kita setia dalam perkara yang kecil maka Tuhan pasti mempercayakan kita perkara-perkara yang besar. Daftar Pustaka