Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN INVESTASI. KEBIJAKAN PENDANAAN. DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PERUSAHAAN LQ-45 YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN PERIODE 2020-2. BUDI YANTI1. NATALIUS GIAWA2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tamansiswa Padang1,2 Email: budiyantibudi04@gmail. com1, nataliusgiawa@gmail. Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kebijakan investasi, kebijakan pendanaan, dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di BEI periode 2020-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan data skunder. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 120 sampel yang berasa dari data time series dalam periode 2020 sampai 2024. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, uji asumsi klasik, regreasi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Berdasarkan linear berganda ditemukan bahwa Y = -1,267 0,196 X1 1,017 X2 0,003 X3 yuA. Dari hasil uji t yang dilakukan pada variabel kebijakan investasi, kebijakan pendanaan dan kebijakan dividen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di BEI tahun 2020-2024. Dari hasil uji F yang dilakukan pada variabel kebijakan investasi, kebijakan pendanaan, dan kebijakan dividen secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di BEI tahun 2020-2024. Berdasarkan hasil koefisien determinasi kebijakan investasi, kebijakan pendanaan, dan kebijakan dividen memberikan pengaruh sebesar 41,7% dan sisanya 58,3% dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Kata Kunci: Kebijakan Investasi. Kebijakan Pendanaan. Kebijakan Dividen. Nilai Perusahaan Pendahuluan Pasar modal Indonesia merupakan salah satu pilar utama dalam perekonomian, berfungsi sebagai tempat bertemunya investor yang mencari peluang investasi dengan perusahaan yang membutuhkan dana. Menurut Tandelilin . , pasar modal tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk menghimpun dana, tetapi juga sebagai mekanisme untuk meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya di masyarakat. Dalam konteks ini. Bursa Efek Indonesia (BEI) memainkan peran penting dalam mengatur dan memfasilitasi perdagangan Selama periode 2020-2024, pasar modal Indonesia mengalami fluktuasi yang signifikan, terutama akibat dampak pandemi COVID-19. Faizal . mencatat bahwa banyak investor baru memasuki pasar selama krisis ini, mencari alternatif investasi di tengah ekonomi. Peningkatan jumlah investor ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap pasar modal meskipun kondisi ekonomi global tidak menentu. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tahun 2024, jumlah investor di pasar modal Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai lebih dari 12 juta pada akhir tahun 2023 . Peningkatan ini didorong oleh tingginya minat dari generasi muda, khususnya Generasi Z dan Milenial , yang kini mendominasi pasar modal. Data menunjukkan bahwa sekitar 79% dari total investor berusia di bawah 40 tahun, dengan generasi muda di bawah 30 tahun mencakup sekitar 55% dari keseluruhan investor. Hal ini sejalan dengan temuan Hartarto . yang menyatakan bahwa generasi muda semakin Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal tertarik untuk berinvestasi di pasar modal melalui platform digital. Meningkatnya aksesibilitas informasi dan teknologi telah mendorong pertumbuhan ini. Salah satu instrument investasi saham yang banyak diminati oleh investor saat ini adalah indeks LQ-45. Indeks LQ-45 adalah salah satu indeks saham yang paling diperhatikan di BEI, terdiri dari 45 perusahaan dengan likuiditas tertinggi. Menurut Onavita . , indeks ini mencerminkan kinerja perusahaan-perusahaan terkemuka di Indonesia dan menjadi acuan bagi investor dalam mengambil keputusan investasi. Keberadaan indeks LQ-45 memberikan gambaran tentang pasar modal secara keseluruhan. Dilansir dari CNBC Indonesia, hampir sebagian besar emiten di indeks LQ-45 mencatatkan penurunan laba bersih hingga 8,27% pada Kuartal I tahun 2023. Emiten multimedia menjadi salah satu pemberat utamanya. mengacu pada materi Indonesia Economic and Capital Market Development per Juni 2023. mencatatkan penurunan aset emiten LQ-45 sejumlah 1,29% per Maret 2023 dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Sementara itu, saham indeks LQ-45 mengalami kenaikan ekuitas sejumlah 0,33% di kuartal I tahun 2023. Para perusahaan yang tergolong dalam emiten dengan likuiditas tinggi juga tercatat mengalami pertumbuhan pendapatan sejumlah 14,97%. Terdapat 3 . kebijakan keuangan yang menjadi acuan bagi pemegang saham dalam berinvestasi (Brigham & Houston 2. , yaitu : pertama, kebijakan investasi. Kebijakan investasi fokus pada keputusan alokasi sumber daya perusahaan untuk berbagai proyek atau aset yang diharapkan dapat menghasilkan keuntungan di masa depan. salah satu rasio yang digunakan dalam menentukan kebijakan investasi perusahaan adalah price earning rasio (PER). Price Earning Ratio yang tinggi menunjukkan perbandingan harga saham terhadap perbandingan harga saham yang tinggi terhadap laba per lembar saham (Irham Fahmi 2. Kenaikan rata-rata PER perusahaan Indonesia dari 2020 hingga 2024 dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi pasca-pandemi, optimisme pasar, peningkatan jumlah investor, dan ekspektasi pertumbuhan laba yang tinggi. PER yang tinggi pada 2024 mencerminkan valuasi premium akibat optimisme terhadap prospek pertumbuhan perusahaan, terutama pada sektorsektor dengan fundamental kuat dan potensi ekspansi yang besar. Jika penawaran terhadap saham tinggi, maka harga saham akan ikut meningkat. Sebaliknya jika PER nya semakin kecil, maka harga sahamnya dalam keadaan lebih murah dari yang seharusnya (Sasmita & Handayani, 2. Kebijakan kedua yaitu kebijakan pendanaan. Kebijakan pendanaan terkait dengan bagaimana perusahaan membiayai operasinya dan proyek investasinya, baik melalui ekuitas . engeluarkan saham bar. atau utang . eminjam dari kreditu. Kebijakan pendanaan merupakan keputusan yang berhubungan dengan struktur keuangan perusahaan dan berkaitan dengan pembiayaan investasi pada suatu perusahaan (Amaliyah & Herwiyanti, 2. Dalam penelitian ini indikator yang digunakan dalam mengukur kebijakan pendanaan yaitu Debit to Equity Ratio (DER) adalah ukuran visualisasi rasio hutang dengan ekuitas perusahaan. DER berguna dalam menentukan besarnya modal yang diberikan investor kepada pengelola usaha. (Kasmir, 2. Kemampuan perusahaan untuk melunasi semua hutangnya dengan modal sendiri dapat dilihat dari rasio DER. Debt to Equity Ratio perusahaan LQ-45 mengalami fluktuasi signifikan dari tahun 2020 hingga 2024, dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global dan domestik serta struktur utang DER yang tinggi dapat mengindikasikan beban utang yang besar, yang pada gilirannya dapat mengurangi profitabilitas perusahaan. Hal ini berimplikasi pada penurunan harga saham karena investor cenderung menghindari perusahaan dengan risiko keuangan yang tinggi (U. Kalsum, & Nurhayati, 2. P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Kebijakan ketiga yaitu kebijakan dividen, kebijakan dividen menentukan seberapa banyak laba perusahaan yang akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen dibandingkan dengan yang akan ditahan untuk reinvestasi dalam perusahaan. Kebijakan dividen atau dividend policy merupakan suatu keputusan yang dibuat oleh perusahaan apakah laba yang diperoleh perusahaan akan dibagikan sebagai dividen atau ditahan sebagai saldo laba guna pembiayaan investasi di masa mendatang (Ovami & Nasution, 2. Dalam penelitian ini indikator yang digunakan untuk mengukur kebijakan dividen perusahaan adalah dividend payout ratio (DPR). Rasio ini dapat membandingkan dividen per lembar saham terhadap laba yang diperoleh per lembar saham. Fluktuasi rata-rata dividend payout ratio (DPR) pada perusahaan LQ-45 antara tahun 2020 hingga 2024 menunjukkan adanya pola naik turun yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global dan keputusan manajemen perusahaan terkait pembagian dividen. Meskipun terdapat penurunan tajam pada tahun 2021 akibat dampak pandemi COVID-19, pemulihan mulai terlihat pada tahun 2022 dan berlanjut hingga tahun 2024 dengan peningkatan DPR yang Hal ini mencerminkan kembalinya kepercayaan investor serta kemampuan perusahaan untuk mempertahankan atau meningkatkan pembayaran dividen seiring dengan peningkatan kinerja keuangan mereka (D. Bagaskara, & R. Rohmadi, 2. Kebijakan investasi, kebijakan pendanaan, dan kebijakan dividen akan mempengaruhi nilai perusahaan. Nilai perusahaan menjadi acuan untuk investor dalam melakukan keputusan investasi untuk mengembangkan bisnis perusahaan agar perusahaan tersebut dapat mengembangakan usahanya dan memperolah laba sehingga investor dapat menikmati hasil atas suntikan dana yang diberikan (Fadly, et al. , 2. Oleh sebab itu, para pimpinan perusahaan dapat mengoptimalkan kredibilitas nilai perusahaan untuk menarik para investor menginvestasikan dananya agar para investor bersedia menanamkan modal yang mereka miliki guna terciptanya arus keuangan yang akan dikelola oleh manajmen perusahaan (Effendy, 2. Nilai perusahaan merupakan suatu keadaan tertentu yang diperoleh suatu usaha sebagai representasi kepercayaan masyarakat terhadap usaha tersebut setelah melewati berbagai periode kegiatan operasional. Evaluasi investor terhadap kemampuan perusahaan dalam mengelola sumber dayanya dikenal sebagai nilai perusahaan (Indrarini, 2. Nilai perusahaan merupakan cerminan harga saham perusahaan. Pada penelitian ini nilai perusahaan diproksikan dengan price to book value (PBV). Menurut (Hery, 2018:. Rasio price to book value merupakan rasio yang menunjukkan hasil perbandingan antara harga pasar per lembar saham dengan nilai buku per lembar saham. Rasio ini digunakan untuk mengukur tingkat harga saham apakah overvalued atau undervalued. Rasio ini menunjukkan seberapa jauh sebuah perusahaan mampu menciptakan nilai perusahaan terhadap jumlah modal yang diinvestasikan. Berdasarkan nilai bukunya, price to book value menunjukkan seberapa besar suatu perusahaan mampu menciptakan nilai yang relatif terhadap jumlah modal yang di investasikan. Fluktuasi rata rata price to book value (PBV) pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2024 menunjukkan pola yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ekonomi global, kinerja keuangan perusahaan, dan kebijakan Ketidak pastian perekonomian global, seperti resesi atau krisis keuangan, dapat mempengaruhi valuasi pasar, serta kinerja keuangan yang baik cenderung meningkatkan nilai buku perusahaan, dan kebijakan dividen yang konsisten dapat meningkatkan kepercayaan investor. Sapitra. Masriani . Fatmawati. , & Binaria br Sembiring. Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian korelasional, khususnya menggunakan metodologi kuantitatif. Sugiyono . Penelitian korelasional bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih, tanpa melakukan manipulasi terhadap variabel Penelitian kuantitatif dicirikan oleh sifatnya yang sistematis, terstruktur, dan terencana, memanfaatkan data numerik yang dapat dianalisis secara statistik. Oleh karena itu, penelitian korelasional kuantitatif memerlukan penyelidikan keberadaan hubungan antar Data kuantitatif terdiri dari nilai numerik. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakterisitik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2016:. Pada penelitian ini populasi yang digunakan yaitu data empiris meliputi kebijakan investasi, kebijakan pendanaan dan kebijakan dividen serta nilai perushaan LQ-45 dari periode tahun 2020 sampai periode 2024 sebanyak 45 populasi. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut Sugiyono . Sebagai sampel pada penelitian ini sebanyak 24 sampel, yang diperoleh selama periode tahun 2020 hingga tahun 2024. Hasil dan Pembahasan Hasil Analisis Statistik Deskriptif Analisis statistik deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran secara statistik atas variabel-variabel independen dan variabel dependen dalam penelitian ini. Variabel-variabel independen dalam penelitian ini adalah kebijakan investasi, kebijakan pendanaa, kebijakan dividen, dan variabel dependen yaitu nilai perusahaan. Informasi yang terdapat dalam statistik deskriptif berupa nilai rata-rata . , nilai minimum, maximum dan standar deviasi . tandard deviatio. Berikut adalah hasil uji statistik deskriptif menggunakan Spss 22. Tabel 1. Statistik Deskriptif Minimum Maximum Mean Std. Deviation Valid N . Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Berdasarkan Tabel diatas, dapat diketahui jumlah objek yang diteliti (N) pada tahun 2020-2024 yaitu sebanyak 120 data terdiri dari data time series sejak tahun 2020-2024. Adapun penjelasan dari tabel diatas adalah sebagai berikut: Variabel bebas (Independen. Kebijakan Investasi (X. : Variabel kebijakan investasi (X. menunjukan rata-rata 1550 dengan standar deviasi 12. Selanjutnya nilai minimum 55 yang dimiliki oleh perusahaan Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) untuk periode 2023. Sedangkan nilai maksimumnya adalah 99. 26 yang dimiliki oleh perusahaan Aneka Tambang Tbk. (ANTM) untuk periode 2020. Kebijakan Pendanaan (X. : Variabel kebijakan pendanaan (X. menunjukkan rataP-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal rata senilai 1. 7487 dengan standar deviasi 1. Selanjutnya nilai minimum 10 yang dimiliki oleh perusahaan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) untuk periode 2024. Sedangkan nilai maksimumnya adalah 63 yang dimiliki oleh perusahaan Bank Negara Indonesia (Perser. Tbk (BBNI) untuk periode 2021. Kebijakan Dividen (X. : Variabel kebijakan dividen (X. menunjukkan rata-rata 8197 dengan standar deviasi 226. Selanjutnya nilai minimum yang dimiliki sebesar 1. 99 yang dimiliki oleh perusahaan Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) untuk periode 2023. Sedangkan nilai maksimumnya 98 yang dimiliki oleh perusahaan Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) untuk periode 2021. Variabel Terikat . Dari tabel 1. diatas dapat dilihat variabel nilai perusahaan (Y) menunjukkan rata-rata 2936 dengan standar deviasi 9. Selanjutnya nilai minimum yang dimiliki sebesar 0,44 yang dimiliki oleh perusahaan Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) untuk periode Sedangkan nilai maksimumnya adalah 56. 79 yang dimiliki oleh perusahaan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) untuk periode 2020. Uji asumsi klasik Uji normalitas Table 2. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Model Uji Normalitas Asymp. 0,074 0,05 Keterangan Terdistribusi Normal Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Berdasarkan Tabel diatas Dapat dilihat bahwa hasil uji normalitas mempunyai nilai Asymp. Sig sebesar 0,074 yang menunjukan bahwa nilai Asymp. sig lebih besar dari . Hasil ringkasan uji normalitas dengan One-Sample Kolmogorov-Smirnov dapat diketahui bahwa Asymp. sig > atau 0,074 > 0,05, artinya variabel didalam penelitian ini terdistribusi dengan normal. Maka, dapat disimpulkan bahwa model regresi memenuhi asumsi normalitas sehingga pengujian dapat dilanjutkan. Uji Multikolinearitas Tabel 3. Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity Statistik Model Keterangan Tolerance VIF Tidak Terdapat 0,917 1,091 Multikolinearitas Tidak Terdapat 0,987 1,013 Multikolinearitas Tidak Terdapat 0,928 1,078 Multikolinearitas Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Berdasarkan Tabel diatas dapat dilihat bahwa hasil uji multikolinearitas menunjukkan nilai tolerance di atas 0,1 dan nilai VIF dibawah 10 untuk setiap variabelnya. Nilai tolerance Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal pada variabel kebijakan investasi, kebijakan pendanaan dan kebijakan dividen secara berturutturut adalah 0,917. 0,987. 0,928. Sedangkan nilai VIF yang dihasilkan untuk variabel kebijakan investasi, kebijakan pendanaan dan kebijakan dividen secara berturut-turut adalah 1,091. 1,013. 1,078. Dasar pengambilan kesimpulannya adalah variabel kebijakan investasi 0,917 > 0,1 dan 1,091 < 10. variabel kebijakan pendanaan, 0,987 > 0,1 dan 1,013 < 10. variabel kebijakan dividen, 0,928 > 0,1 dan 1,078 < 10. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa semua variabel bebas dalam model regresi tidak terdapat masalah multikolinearitas dan layak digunakan dalam penelitian ini. Uji Autokorelasi Tabel 4. Hasil Uji Autokorelasi Model 4Ae Keterangan Uji Tidak Terjadi 1,7536 1,858 2,2464 Autokolerasi Autokolerasi Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Berdasarkan table di atas hasil analisis regresi di peroleh nilai Durbin Watson sebesar 1,851. sedangkan nilai dU di peroleh sebesar, 1,7536. Dengan demikian diperoleh nilai DW = 1,858 lebih besar dari pada nilai Du yaitu 1,7536 dan lebih kecil dari 4-Du = 2,2464 dan perhitungan akhir dU=1,7536 < DW=1,858< 4-Du=2,2464. Dengan demikian menunjukan bahwa model regresi tersebut berada pada daerah bebas autokorelasi. Uji Heteroskedastisitas Tabel 5. Hasil Uji Heteroskedastisitas dengan Uji glejser. Model Sig Keterangan Constant 0,842 0,05 0,136 0,05 Tidak Terdapat Heteroskedastisitas 0,114 0,05 Tidak Terdapat Heteroskedastisitas 0,433 0,05 Tidak Terdapat Heteroskedastisitas Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Dari tabel diatas hasil uji glejser dapat dilihat bahwa asumsi heteroskedastisitas dengan uji glejser menunjukkan nilai signifikansi variabel bebas (Kebijakan Investasi. Kebijakan Pendanaan, dan Kebijakan Divide. lebih besar dibandingkan taraf signifikansi 5% atau 0,05 sehingga tergolong data yang tidak memiliki gangguan heteroskedastisitas. Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 6. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Unstandardized Coefisiensts Model Std. Eror (Constan. -1,267 1,583 0,196 0,066 1,017 0,398 0,003 0,004 Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Berdasarkan Tabel diatas dapat diketahui persamaan regresi linear berganda sebagai Y = -1,267 0,196 X1 1,017 X2 0,003 X3 yuA Hasil dari pengujian persamaan regresi tersebut dijelaskan sebagai berikut: Konstanta () sebesar -1,267. Artinya nilai ini menunjukkan bahwa jika semua variabel independen (X1. X2. bernilai 0 . , maka nilai Y diprediksi sebesar -1,267. Konstanta ini merupakan nilai dasar dari variabel dependen sebelum dipengaruh oleh variabel bebas. Kebijakan Investasi memiliki nilai koefisien sebesar 0,196. Artinya hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1 satuan pada X1 maka akan meningkatkan Y sebesar 0,196 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. Koefisien positif menandakan bahwa hubungan antara X1 dan Y adalah searah. Pendanaan memiliki nilai koefisien sebesar 1,017. Artinya hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1 satuan pada X2 maka akan meningkatkan Y sebesar 1,017 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. Koefisien ini yang paling besar, sehingga X2 adalah prediktor paling dominan dalam mempengaruhi Y. Kebijakan Dividen memiliki nilai koefisien sebesar 0,003. Artinya hal ini menunjukkan setiap kenaikan 1 satuan pada X3 maka akan meningkatkan Y sebesar 0,003 satuan, dengan asumsi variabel lain tetap. Pengaruhnya sangat kecil dibandingkan X1 dan X2. Pengujian Hipotesis Uji t (Parsia. Tabel 7. Hasil Uji t Sig. Keterangan hitung table Constant -2. 658 0,036 0,05 Berpengaruh 658 0,006 0,05 Signifikan Berpengaruh 658 0,022 0,05 Signifikan Berpengaruh 658 0,047 0,05 Signifikan Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Berdasarkan hasil uji t diatas dapat disimpulkan sebagai berikut : Uji Hipotesis Kebijakan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan. H1 menyatakan bahwa kebijakan investasi berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa nilai thitung dan ttabel dengan derajat kebebasan . = n-k =120-4 = 116 di peroleh sebesar 1,658. Karena nilai thitung>ttabel . 804 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,006 < 0,05. Maka Ho ditolak dan H1 diterima. Artinya kebijakan investasi berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Uji Hipotesis Kebijakan Pendanaan Terhadap Nilai Perusahaan. H2 menyatakan bahwa kebijakan pendanaan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa nilai thitung dan ttabel dengan derajat kebebasan . = n-k =120-4 = 116 di peroleh sebesar 1,658. Karena nilai thitung > ttabel . 330 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,022 < 0,05. Maka Ho ditolak dan H2 diterima. Artinya kebijakan pendanaan berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Model Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Uji Hipotesis Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan. H3 menyatakan bahwa kebijakan dividen berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Berdasarkan analisis data, diketahui bahwa nilai thitung dan ttabel dengan derajat kebebasan . = n-k =120-4 = 116 di peroleh sebesar 1,658. Karena nilai thitung > ttabel . 011 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,047 < 0,05. Maka Ho ditolak dan H3 diterima. Artinya kebijakan dividen berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Uji F (Simulta. Model Tabel 8. Hasil Uji F Sig. Hitung Tabel Keterangan Berpengaruh Signifikan Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Berdasarkan Tabel di atas diketahui bahwa nilai Fhitung > Ftabel yaitu 6,971 > 2,680 dan nilai signifikan 0,000 < 0,050 maka H0 ditolak dan H4 diterima, artinya kebijakan investasi, kebijakan pendanaan, dan kebijakan dividen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Regression 6,971 2,680 0,000 0,05 Koefisien Determinasi (R2 ) Tabel 9. Hasil Pengujian Koefisien Determinasi Std. Adjusted Eror of Model Squ R Square Koefisien 0,64 Determin 0,805 0,636 6,00596 Sumber: Data sekunder yang diolah, 2025 Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinasi (Adjusted R. adalah sebesar 0,636. Hal ini berarti bahwa variabel bebas . ebijakan investasi, kebijakan pendanaan dan kebijkan divide. mampu menjelaskan sebesar 63,6% terhadap variable terikat . ilai Perusahaa. Sedangkan sisanya yaitu sebesar 100% - 63,6% = 36,4% dijelaskan oleh faktorfaktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Pembahasan Hasil Penelitian Pengaruh Kebijakan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan Kebijakan investasi adalah keputusan strategi yang diambil oleh perusahaan untuk menanamkan dana pada berbagai aset atau proyek dengan tujuan memperoleh keuntungan di masa depan. Hipotesis pertama dapat dikemukakan bahwa peningkatan dalam kebijakan investasi yang strategis akan memberikan kontribusi positif terhadap nilai perusahaan, yang diukur melalui Price Earnings Ratio (PER). Dengan kata lain, perusahaan yang melakukan investasi secara cermat dan terencana akan menunjukkan kinerja keuangan yang lebih baik, sehingga meningkatkan kepercayaan investor dan pada akhirnya mempengaruhi PER secara P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kebijakan investasi yang efektif tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, tetapi juga pada biaya pengelolaan dan efisiensi operasional. Ketika perusahaan mengalokasikan sumber daya untuk proyek-proyek yang menjanjikan, mereka dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan produktivitas. Hal ini berpotensi meningkatkan laba bersih, yang menjadi komponen penting dalam perhitungan PER. Dengan demikian, ada hubungan langsung antara kebijakan investasi yang baik dapat peningkatan nilai perusahaan melalui indikator PER. Berdasarkan hasil uji t variabel kebijakan investasi memiliki nilai thitung dan ttabel dengan derajat kebebasan . = n-k =120-4 = 116 di peroleh sebesar 1,658. Karena nilai thitung>ttabel . 804 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,006 < 0,05. Maka Ho ditolak dan H1 diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kebijakan investasi secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fariantin . menemukan bahwa kebijakan investasi berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Kebijakan Pendanaan Terhadap Nilai Perusahaan Kebijakan pendanaan adalah kebijakan yang berhubungan dengan penentuan sumber dana yang akan digunakan oleh perusahaan untuk membiayai aktivitas operasional dan Tujuan utama dari kebijakan pendanaan adalah untuk menciptakan struktur modal yang efisien, sehingga perusahaan dapat memaksimalkan nilai dan mengelola risiko finansial secara efektif. Hipotesis kedua dapat dikemukakan bahwa kebijakan pendanaan yang efektif akan memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, yang diukur melalui Debt to Equity Ratio (DER). Kebijakan pembiayaan mencakup keputusan mengenai bagaimana perusahaan memperoleh dan mengelola modal, baik melalui utang maupun ekuitas. Ketika perusahaan mampu menyeimbangkan penggunaan utang dan ekuitas secara optimal, hal ini dapat meningkatkan struktur modal dan memberikan dampak positif pada kinerja keuangan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan penggunaan utang dalam kebijakan pendanaan dapat memberikan keuntungan berupa efek pengungkit . yang dapat meningkatkan laba. Ketika perusahaan memanfaatkan utang dengan bijaksana, mereka dapat memperluas kapasitas operasional dan investasi dalam proyek-proyek yang menguntungkan tanpa harus mengorbankan kepemilikan saham. Namun, penting untuk dicatat bahwa penggunaan utang yang berlebihan juga dapat meningkatkan resiko finansial. Oleh karena itu, pengelolaan DER yang baik menjadi kunci untuk memastikan bahwa perusahaan tidak hanya tumbuh tetapi juga tetap stabil dalam menghadapi tantangan pasar. Berdasarkan hasil uji t variabel kebijakan pendanaan memiliki nilai thitung dan ttabel dengan derajat kebebasan . = n-k =120-4 = 116 di peroleh sebesar 1,658. Karena nilai t hitung > ttabel . 330 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,022 < 0,05. Maka Ho ditolak dan H2 diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kebijakan pendanaan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Fadly et al. , . Menemukan bahwa Keputusan pendanaan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pengaruh Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Kebijakan dividen merupakan keputusan penting yang diambil oleh perusahaan dalam menentukan seberapa besar bagian dari laba yang akan diumumkan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Kebijakan ini tidak hanya melibatkan pembagian laba, tetapi juga mempertimbangkan berapa banyak laba yang akan ditahan untuk reinvestasi ke dalam Manfaat dari tingkat tinggi kebijakan dividen sangat beragam. Pertama, dividen Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal yang tinggi memberikan kepastian bagi investor mengenai return atas investasi mereka, yang dapat meningkatkan loyalitas dan kepercayaan investor Kedua, pembagian dividen yang baik dapat menarik perhatian investor baru dan meningkatkan permintaan terhadap saham perusahaan, sehingga harga saham dapat meningkat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran penting kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan terletak pada kemampuannya untuk memberikan sinyal kepada pasar. Ketika perusahaan mengumumkan dividen yang stabil atau meningkat, hal ini sering kali dianggap sebagai indikasi kinerja yang baik dan prospek masa depan yang cerah. Hipotesis tiga menunjukkan bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, yang diukur dengan Dividend Payout Ratio (DPR) yang dimana semakin besar dividen yang diperdagangkan, semakin baik penilaian pasar terhadap perusahaan tersebut . Hal ini menciptakan kepercayaan di kalangan investor bahwa perusahaan mampu menghasilkan keuntungan yang konsisten, sehingga mereka lebih cenderung untuk berinvestasi lebih banyak pada saham perusahaan tersebut. Berdasarkan hasil uji t variabel kebijakan dividen memiliki nilai t hitung dan t tabel dengan derajat kebebasan . = n-k =120-4 = 116 di peroleh sebesar 1,658. Karena nilai thitung > ttabel . 011 > 1,. dengan tingkat signifikansi 0,047 < 0,05. Maka Ho ditolak dan H3 diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kebijakan dividen secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Cezario Gading Rahadian. Arni Surwanti . Menemukan bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Implikasi Hasil Penelitian Variabel Kebijakan Investasi: Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kebijakan investasi berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan investasi yang diukur melalui rasio harga terhadap laba berperan krusial dalam persepsi investor. Tingginya PER mencerminkan ekspektasi pertumbuhan laba di masa depan, yang menarik investor untuk menaikkan permintaan saham dan meningkatkan harga pasar. Dalam hal ini perusahaan perlu memprioritaskan proyek investasi dan transparansi kinerja keuangan untuk mempertahankan kepercayaan pasar. Variabel Kebijakan Pendanaan: Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa kebijakan pendanaan secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai Hasil ini menunjukkan bahwa rasio DER terhadap nilai perusahaan mengindikasikan struktur modal yang optimal antara hutang dan ekuitas mampu meningkatkan nilai pasar. Rasio DER yang moderat memberi sinyal kemampuan perusahaan memanfaatkan leverage untuk ekspansi tanpa membebani likuiditas. Manajemen perlu mengoptimalkan biaya modal dengan mempertimbangkan tax shield dari bunga hutang dan risiko finansial. Variabel Kebijakan Dividen: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dividen secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Dalam temuan ini rasio yang digunakan yaitu DPR yang menunjukkan bahwa pembagian dividen yang konsisten mampu meningkatkan daya tarik perusahaan di mata investor income-oriented. Kebijakkan ini menunjukkan bahwa dapat memperkuat persepsi stabilitas keuangan dan komitmen terhadap shareholder value. Namun, perusahaan perlu menetapkan kebijakan dividen yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan retained earnings untuk kebutuhan investasi P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal Penutip Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dari persamaan regresi linier berganda mengenai pengaruh variabel independen Kebijakan Investasi (X. Kebijakan Pendanaan (X. dan Kebijakan Dividen (X. terhadap variabel dependen Nilai Perusahaan (Y) dapat disimpulkan bahwa: Variabel kebijakan investasi, kebijakan pendanaan dan kebijakan dividen secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan variabel independen memiliki nilai nilai Fhitung > Ftabel yaitu 6,971 > 2,680. maka variabel independen dan variabel dependen keduanya berpengaruh secara simultan. Variabel kebijakan investasi berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan variabel kebijakan investasi (PER) memiliki nilai signifikan 0,006 < 0,05. Hal ini menunjukkan variabel kebijakan investasi berpengaruh secara parsial signifikan secara parsial terhadap nilai perusahaan. Variabel kebijakan pendanaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan variabel kebijakan pendanaan (DER) memiliki nilai signifikan 0,022 < 0,05. Hal ini menunjukkan variabel kebijakan pendanaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Variabel kebijakan dividen berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan variabel kebijakan dividen (DPR) memiliki nilai signifikan 0,047 < 0,05. Hal ini menunjukan variabel kebijakan dividen secara parsial berpengaruh signifikan terhadap nilai Saran Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan diatas, ada beberapa saran yang dapat diberikan oleh penulis kepada perusahaan ataupun penulis selanjutnya, yaitu: Bagi perusahaan: Perusahaan yang terdaftar di LQ-45 sebaiknya terus mengoptimalkan kebijakan investasi, pendanaan, dan dividen untuk meningkatkan nilai perusahaan. Dalam hal kebijakan investasi, perusahaan disarankan untuk melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi, memastikan bahwa setiap investasi yang dilakukan dapat memberikan return yang optimal. Selain itu, perusahaan harus mempertimbangkan untuk menahan laba lebih banyak daripada membagikannya sebagai dividen, terutama jika prospek pertumbuhan jangka panjang menunjukkan potensi yang tinggi. Hal ini dapat membantu meningkatkan nilai perusahaan di mata investor. Bagi investor: Bagi investor, penting untuk melakukan analisis menyeluruh terhadap kebijakan investasi, pendanaan, dan dividen dari perusahaan sebelum membuat keputusan investasi. Investor sebaiknya mencari perusahaan dengan kebijakan dividen yang stabil dan tingkat pengembalian investasi yang tinggi. Dengan memahami bagaimana kebijakan ketiga ini saling berinteraksi dan mempengaruhi nilai perusahaan, investor dapat membuat keputusan yang lebih baik dan mengurangi risiko investasi. Selain itu, memperhatikan laporan keuangan dan pengumuman terkait kebijakan perusahaan juga dapat memberikan wawasan tambahan tentang potensi pertumbuhan nilai saham. Bagi peneliti selanjutnya: Peneliti selanjutnya disarankan untuk memperluas cakupan penelitian dengan menggunakan sampel yang lebih besar dari seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta memperpanjang periode Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia P-ISSN 2622-9110 E-ISSN 2654-8399 Vol. 8 No. 1 Edisi 2 Oktober 2025 http://jurnal. Ensiklopedia of Journal pengamatan untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif. Penelitian lebih lanjut juga bisa mengeksplorasi faktor-faktor eksternal seperti kondisi ekonomi makro atau perubahan regulasi yang mungkin mempengaruhi hubungan antara kebijakan investasi, pendanaan, dan dividen terhadap nilai perusahaan. Keterbatasan pada penelitian ini yaitu. Sampel terbatas. Penelitian ini hanya menggunakan 24 perusahaan LQ-45 yang konsisten memenuhi kriteria selama periode 2020-2024, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasikan untuk seluruh perusahaan di BEI serta variabel terbatas hanya menggunakan tiga variabel utama kebijakan investasi, kebijakan pendanaan, dan kebijakan dividen tanpa mempertimbangkan faktor lain yang juga dapat mempengaruh nilai perusahaan di BEI dan tidak memasukkan pengaruh faktor eksternal seperti perubahan ekonomi makro, kebijakan pemerintahan, atau volatilitas pasar global dalam model analisi yang digunakan. Dengan memperhatikan keterbatasan diatas, peneliti selanjutnya diharapkan dapat menyempurnakan metodologi dan cakupan penelitian agar dapat menghasilkan hasil yang lebih Dafar Pustaka