Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 2022, hal 702-708 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Animisme dalam Pandangan Masyarakat Islam Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Rodiatul Adawiyah Siregar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. Indonesia Email : rodiatuladawiyahsiregar@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa paham animisme dalam pandangan masyarakat Islam, dengan latar penelitian di Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Selanjutnya, peneliti menganalisis data dalam rangka menemukan makna temuan, yakni uraian proses mengorganisasikan dan mengurutkan data dalam pola kategori dan satuan uraian besar sehingga dapat ditemukan tema dan rumusan masalah hipotesis kerja, seperti yang didasarkan oleh data. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa paham animisme dalam pandangan masyarakat Muslim. Animisme adalah suatu kepercayaan tentang adanya roh atau jiwa pada benda-benda, tumbuhtumbuhan hewan dan manusia. Di Desa Pematang Johar masyarakatnya masih ada yang menganut animisme dengan tanggapan karena masih menjalankan dan meneruskan tradisi leluhur yang tidak boleh punah, tetapi di sisi lain masyarakat tidak mempercayai keberadaan animisme tersebut yang berbentuk menentang syariat Agama Islam. Kata kunci: Paham Animisme. Persepsi Masyarakat. Animism in the View of the Pematang Johar Islamic Community. Labuhan Deli District. Deli Serdang Regency Abstract This study aims to analyze animism in the view of Islamic society, with a research background in Johar. Labuhan Deli District. Deli Serdang Regency. To achieve this goal, researchers used a qualitative research approach. Research data collection was carried out using observation techniques, interviews and documentation studies. Next, the researcher analyzed the data in order to find the meaning of the findings, namely the description of the process of organizing and sorting the data in a pattern of categories and large descriptive units so that themes and formulations of working hypothesis problems could be found, as based on the data. The results of this study concluded that the understanding of animism in the view of Muslim society. Animism is a belief in the existence of spirits or souls in things, plants, animals and humans. In the village of Pematang Johar, there are still people who adhere to animism with the response that they are still carrying out and continuing ancestral traditions that should not become extinct, but on the other hand the community does not believe in the existence of this animism which takes the form of opposing Islamic religious law. Keywords: Animism. Public Perception. PENDAHULUAN Dinamisme berasal dari dinamis kata Yunani, yang berarti kekuatannya, efektivitasnya, dan semacam sentimen keagamaan yang ditemukan dalam berbagai bagian || Rodiatul Adawiyah Siregar || Paham Animisme dalam Pandangan Masyarakat. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 2022, hal 702-708 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety negara yang berbeda, serta menunjukkan banyak kesamaan halus atau fisik. Hal ini dipahami sebagai semacam pusaka suci yang mungkin atau mungkin tidak dimiliki Jika seseorang atau sesuatu dianggap tidak memiliki mana, ini tidak dipertimbangkan lebih lanjut. Namun, jika suatu objek atau orang dipastikan mengandung makna, objek tersebut diberi perhatian khusus. "Makna" memiliki dua arti, kekuatan untuk menolak dan kekuatan untuk menarik (Daradjat, 1. Penolakan membuat seseorang takut akan ketakutan yang tak terkendali, ketertarikan membuat seseorang menghormati dan melayani. Yang semula disebut sakral adalah sesuatu yang istimewa dan langka yang silih berganti membangkitkan rasa takut dan kagum, benci dan cinta. Segala sesuatu yang mengandung mana disebut fetish, yang meliputi keselamatan, melindungi orang dari bencana, menyembuhkan penyakit, memberi kesuburan, dan lain-lain (Putra, 2. Kepercayaan pada dinamisme berproses dengan mengenali daya hidup . sebagai roh atau jiwa . Itulah yang disebut animisme. Kata animisme berasal dari kata latin AuanimaAy yang berarti kehidupan. Jadi Anda dapat dengan cepat melihat bahwa Anda menemukan sesuatu selain kekuatan impersonal (Rifai, 1984: 117-. Selain itu, animisme dipandang sebagai sesuatu yang berlainan terhadap perkembangan dari Namun animisme dan dinamisme selalu berhubungan, yang satu tidak dapat dipisahkan dengan yang lainnya. Semua yang lain menunjukkan untuk menemukan pengaturan dan struktur asli yang sama dalam dinamika. Salah satu metode respons dinamis didasarkan pada kekuatan impersonal, sementara yang lain didasarkan pada kekuatan pribadi (Honing, 1988: . Islam sebagai agama yang hadir di muka bumi dikatakan memungkinkan manusia untuk menjalani kehidupan dan kehidupan yang baik. Oleh karena itu. Islam dan ajarannya selalu dimaknai sebagai way of life. Artinya, selalu digunakan sebagai dasar untuk setiap gerakan atau pola. Suatu tindakan dalam kehidupan implementasi. Islam dilengkapi dengan Al Quran sebagai pedoman bagi umatnya, kemudian di dalam Al Quran dikeluarkan beberapa ketentuan untuk dijadikan pedoman hidup (Departemen Agama RI, 2005: . Islam mengajarkan konsep kepercayaan yang benar, yaitu konsep Tauhid, yang berarti bahwa dalam Islam, seseorang harus beriman kepada satu Tuhan yaitu Allah. Sejatinya, jelas sekali membimbing manusia untuk beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka dengan ini Islam juga bertujuan untuk menyelamatkan manusia, baik di dunia maupun di akhirat. Perkembangan masyarakat yang ada Seperti pada masyarakat primitif, pemahaman agama menemui banyak masalah sehingga pemahaman manusia tentang Tuhan menjadi kompleks dan pluralistik. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain tingkat pemahaman masyarakat terhadap alam, status perkembangan masyarakat, dan lain-lain (Jamil, et. , 2. Selanjutnya, realitas yang ada dalam kehidupan nyata tidak lebih dari suatu derajat kepercayaan yang masih diwarnai dengan hal-hal primitif. AuDynismAy . epercayaan pada segala sesuatu/mater. Materialism . epercayaan pada semua jiw. Politik . epercayaan pada tuha. yang pada akhir proses ini, mereka sampai pada dinamisme . eyakinan bahwa Tuhan tidak satu dan memiliki semua kekuasaan atas segalany. " (Hasanudin, 1982: . Terlihat bahwa masyarakat Pematang Johar menganut agama Islam, pemahaman yang tidak sejalan dengan Islam, yaitu animisme seperti sekutu atau mantera, menunggang kuda, pengendalian hujan. Masyarakat Pematang Johar masih percaya kepada Tuhan Yang || Rodiatul Adawiyah Siregar || Paham Animisme dalam Pandangan Masyarakat. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 2022, hal 702-708 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Maha Esa dan juga menganut animisme karena ada tiga faktor, yaitu menghormati leluhur, mengikuti arus atau tradisi yang berlanjut dan takut menghadapi musibah atau malapetaka. Namun demikian, melihat realitas masyarakat yang tinggal di Desa Pematang Johar, persoalan di atas tidak dapat dipisahkan. Meskipun masyarakat Pematang Johar pada umumnya beragama Islam, namun pemeriksaan empiris menunjukkan bahwa masih ada sistem kepercayaan animisme, yang terlihat dari tradisi yang berkembang dan bertahan, yaitu pada masyarakat Pematang Johar, bahkan melihat ke luar. pertanyaan tentang pandangan umat Islam terhadap pemahaman animisme ini, peneliti mencoba menggali topik ini dengan judul. AuAnimisme dalam Pandangan Masyarakat Islam Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli SerdangAy. METODE Penelitian dilakukan di Desa Pematang Johar. Kecamatan Labuhan Deli. Medan. Sumatera Utara. Alasan pemilihan daerah survei adalah karena desa-desa tersebut memiliki pemahaman dan kepercayaan yang berbeda tentang animisme. Jenis penelitian ini adalah kualitatif (Assingkily, 2. Ada beberapa alasan untuk menggunakan metode kualitatif ini. Ini karena metode kualitatif lebih mudah beradaptasi dan lebih mudah beradaptasi ketika berhadapan dengan banyak realitas. Metode ini lebih sensitif karena secara langsung mewakili sifat hubungan antara peneliti dan responden. Interaksi nilai-nilai pola yang dihadapi peneliti dapat disesuaikan dan ditingkatkan secara signifikan (Moleong, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pandangan Masyarakat tentang Paham Animisme Masalah adat masih mewarnai kehidupan dan kehidupan masyarakat Pematang Johar dan terkait dengan kepercayaan animisme yang diwariskan. Anda bisa merasakan raja, dan kekuatan dari para leluhur. Beberapa percaya bahwa peninggalan leluhur seperti Kris memiliki kekuatan magis yang dapat membahayakan. Misalnya, batu, sungai, pohon, dan gunung. Mereka percaya bahwa benda memiliki kekuatan untuk menjadi dewa yang dapat melindungi dan mencelakakan. Menurut warga Pak Suprianto, jika animisme masih berkembang di Pematang Johar, ini positif, karena tidak melanggar aturan Islam, seperti cagar budaya. Dalam hal ini, pelestarian dijelaskan bahwa bersifat niscaya. Sekalipun animisme pernah ada, tidak masalah jika budaya nenek moyang yang diamalkan masih ada dan terus diwariskan kepada anak cucu kelak. Tentunya harus segera dihapuskan agar tidak ada lagi orang yang dikorupsi ajarannya dan masa depannya. Menurut seorang warga bernama Park Jae-Huri, ia merupakan salah satu warga yang masih menganut paham animisme, dan menurut beberapa warga sekitar ia adalah seorang dukun atau dukun di Desa Pematang Johar. Dia berpendapat bahwa tidak perlu menyingkirkan bentuk spiritual animisme. Selain percaya bahwa mereka disebut dukun, mereka "mampu menyegarkan orang dan memperburuk penyakit, membuat orang sehat sakit atau bahkan menyebabkan kematianAy. Mereka juga mengatakan. AuSaya pribadi tidak merasa seperti datu bahkan dengan kata dukun di masyarakat, tapi kalau ada yang minta tolong, baca saja satu ayat Alquran dan minta kesembuhan kepada Allah, tolonglah merekaAy. Jika ternyata sembuh berarti doa saya terkabul, dan jika tidak, tentu Tuhan belum atau tidak mengizinkan untuk sembuh, saya tidak punya daya/kemampuan di luar || Rodiatul Adawiyah Siregar || Paham Animisme dalam Pandangan Masyarakat. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 2022, hal 702-708 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety Pandangan masyarakat di desa tersebut rata-rata masih mempercayai Paham Animisme di kalangan orang tua atau lansia, warga Pematang Johar yang bernama Supriyanto berpendapat bahwa animisme yang berbentuk tradisi harus dilestarikan dan dijalankan oleh generasi muda agar tidak terjadi kepunahan untuk masa yang akan datang. Tetapi di kalangan anak muda mereka hampir tidak mempercayai animisme terutama animisme yang berbentuk syirik yang melanggar perintah agama Islam mereka lebih mempercayai kehidupan sekarang yang modern dan mereka berpandangan hal-hal yang yang melanggar perintah agama harus dimusnahkan, agar tidak ada lagi masyarakat yang terjerumus hal yang tidak baik. Keberadaan Paham Animisme pada Masyarakat Keberadaan animisme di zaman modern sudah pasti, dan masih banyak animisme di masyarakat Pematang Johar. Ini adalah tradisi atau kesalahpahaman. Selanjutnya, bentukbentuk animisme di kalangan masyarakat Pematang Johar. Kuda Lumping Seni kuda lumping adalah seni tari yang dimainkan dengan menaiki kuda tiruan yang terbuat dari ayaman bambu . Dalam memaknai seni ini, biasanya juga diiringi dengan musik yang sederhana karena hanya permainan rakyat, yaitu gong, kenon, gendang dan slompet . lat musik tradisiona. (Nasir, et. , 2. Hasil wawancara penulis menurut warga yang bernama Suhardi ia berpendapat dan menjelaskan bahwa: Aubanyak orang yang salah paham dalam memaknai seni kuda lumping, mereka beranggapan bahwa para pelaku seni kuda lumping adalah pemuja roh hewan seperti roh kuda, anggapan itu adalah salah, simbol kuda disini hanya diambil semangatnya untuk memotifasi hidup, sama halnya dengan suporter sepak bola di Indonesia di kota Malang misalnya, mereka menanam dirinya Bajol Ijo, bahkan Negara Indonesia sendiri menggunakan sosok hewan sebagai lambang Negara yaitu Garuda, yang kesemuanyaitu adalah nama-nama hewan, jadi merupakan hal yang salah bila kesenian kuda lumping dianggap kelompok kesenian yang mendewakan hewanAy. Sekelompok orang juga beranggapan bahwa kesenian kuda lumping dekat dengan kemusyrikan karena identik dengan kesurupan atau kalap, kemeyan, dupa dan bungabungaan, anggapan bahwa kuda lumping dekat dengan kemusyrikan adalah tidak benar, justru para pelaku seni kuda lumping berusaha mengingatkan manusia bahwa di dunia ada dua macam alam kehidupan nyata dan alam kehidupan gaib. Hal ini telah dijelaskan dalam Al Quran Surah An Nas dan manusia wajib untuk mengimaninya. Fenomena kesurupan atau kesurupan bisa terjadi di mana saja, di arena Kuda ramping atau di lingkungan formal seperti sekolah atau pabrik, dan bisa terjadi pada siapa saja. Itu tergantung pada keadaan fisik dan psikologis orang yang terkenal. DatuAo (Duku. Sebagai makhluk yang selalu hidup berdampingan dengan orang lain dan melakukan banyak aktivitas, baik dalam beribadah kepada Allah swt. maupun dalam hubungannya dengan sesama manusia, mereka sering mengalami masalah dalam hidupnya dan oleh karena itu mencari jalan. Ini menemukan masalah langsung dan menginspirasi Anda untuk menemukan solusi untuk masalah masa depan. Ada yang mencari pelarian || Rodiatul Adawiyah Siregar || Paham Animisme dalam Pandangan Masyarakat. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 2022, hal 702-708 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety dengan mendekatkan diri kepada Allah swt. , ada pula yang mencari jalan lain. Beberapa mencari aliansi dengan datuk . , pohon besar, makam, dan bahkan jin. Dukun adalah akronim untuk orang yang tidak memiliki pengetahuan tentang agama dan tidak mempercayai orang lain. Kedua masalah tersebut menyangkut pendidikan, pertanian, perkebunan dan bahkan menentukan tanggal keberuntungan. Seorang datu . atau 'orang cerdas' adalah profesi yang akrab bagi masyarakat Indonesia dan masyarakat umum. Meskipun nama istilahnya berbeda-beda di setiap daerah, dukun merupakan pekerjaan yang sangat populer di masyarakat. Keterlibatannya dalam kehidupan masyarakat sangat kuat. Bagi yang belum pernah berinteraksi langsung dengan dukun, meminta bantuan, membaca koran atau buku, atau melihat tokoh bertebaran di Sejarah kepercayaan manusia telah tercatat selama ribuan tahun. Perkembangan beberapa sistem kepercayaan ghaib yaitu animisme, kepercayaan animisme, dianggap sebagai awal dari kepercayaan manusia, tetapi sampai hari ini kepercayaan tersebut masih ada dalam hierarki sosial, termasuk di Pematang Johar. Meskipun kepercayaan ini tidak sejalan dengan kepercayaan orang primitif, namun fenomena dan praktiknya masih mirip dengan meminta bantuan dukun dan memakai cincin tertentu untuk menangkal berbagai bencana (Boll, 1987: . Masyarakat Pematang Johar dominan beragama Islam, namun poli di antara mereka yg masih percaya terhadap dukun, mereka percaya bahwa datu . mempunyai kemampuan kasus ghaib & mengetahui apa terjadi dimasa yg akan tiba yg di mana itu sangat bertentangan menggunakan ajaran Islam sendiri. Bermacam-macam tipe dukun di antaranya dukun siwer . encegah kemalanga. , dukun prewangan . enghubung insan menggunakan ro. , dukun beranak . embantu persalina. , & dukun susuk . ukun yang pakar memasukan susuk buat kepentingan karir, kecantikan, & kewibawaan & sebagainy. Kharismatik seorang datu terdapat kiprahnya pada tengah-tengah warga Pematang Johar menjadi umpan kembali kemampuan datu menafsirkan alam raya menurut satu insiden ke insiden lain, apalagi menyangkut langsung atau famili yang sedang ditimpa musibah, misalnya, sakit, kehilangan, kegagalan & kepentingan lain. Demikian juga buat membuka huma ladang/lahan & sawah yg relatif rawan, atau lantaran terdapat hajat sesuatu, misalnya buat melaksanakan pernikahan, mendirikan tempat tinggal & lainya. Sehingga seluruh ini wajib seizin datu. Dengan istilah lain, antara keberhasilan & tidak, acapkali mereka hubungkan keikuti dan datu pada proses pencapaian, output wawancara menurut galat satu masyarakat pematang johar yg masi mempercayai datu. Pawang Hujan Rain Handlers adalah penganut animisme yang masih ada dan berkembang di Desa Pematang Johar. Penangan hujan adalah ahli dalam melakukan ritual khusus dan menggunakan bahan-bahan tertentu seperti cabai merah segar untuk menghilangkan hujan, masih tangkai, paku, dan garam. Penangan hujan biasanya digunakan untuk acara tertentu seperti pernikahan. Thanks giving, dan acara keagamaan seperti MTQ. MTQ diharapkan mampu menahan gempuran hujan agar acara tetap berjalan lancar. Prosedur penerapan pawang hujan ini dilakukan dalam beberapa kondisi yang disiapkan oleh tuan rumah, seperti cabai merah, garam, dan paku. Masing-masing memiliki fungsi tersendiri dan digunakan dalam ritual yang melaksanakan penangan hujan. Diantaranya, || Rodiatul Adawiyah Siregar || Paham Animisme dalam Pandangan Masyarakat. Edu Society: Jurnal Pendidikan. Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 3 2022, hal 702-708 Avaliable online at: https://jurnal. permapendis-sumut. org/index. php/edusociety cabai merah diibaratkan sebagai benda panas yang dapat menghantarkan panas saat melakukan ritual. Paprika merah di sini, tentu saja, harus segar dan memiliki ujung tangkai yang Kemudian garam, garam di sini harus dalam bentuk kasar, taruh di tepi samping dan tidak menyentuh air sedikit pun. Selain itu, penggunaan paku sebagai alat yang digunakan di sini sebagai tanda di mana pawang hujan merapal mantra dibandingkan dengan buff penolak tak terduga atau hal-hal buruk saat melakukan ritual transfer hujan. Keris Sejak zaman prasejarah, orang Jawa . mpat orang yang tinggal di pulau Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur, atau dua wilaya. telah percaya pada animisme. Roh-roh tersebut dipercaya mampu mempengaruhi kondisi manusia baik secara positif maupun negatif. Kepercayaan sosial seperti itu masih diyakini oleh orang Jawa. Termasuk beberapa masyarakat Pematang Johar. Di dalam keris inilah arwah leluhur dipercaya bersemayam. Keris dianggap sebagai benda yang sangat penting karena sifatnya yang megah dan digunakan oleh beberapa bangsawan dan orang biasa. Orang Jawa melakukan ritual untuk memuja dan menghormati roh yang hidup di dalam keris. Keris diyakini akan membawa kebaikan jika pengorbanan dilakukan dan dibuat. Perawatan keris harus melalui ritual khusus untuk menunjukkan penghargaan atas apa yang dikandungnya. Fungsi keris saat ini adalah barang antik. Barang antik dilihat dari usianya, keindahannya, dan menjadi simbol peradaban masyarakat yang mengembangkan Keris. Prinsip seleksi pada dasarnya utuh, keras, tua. Keris masih utuh, ketangguhannya terlihat di mana-mana, dan sudah tua. Kecantikan menentukan harga Kelis. Semakin tua keris, semakin bagus dan mahal harganya dalam keadaan utuh. SIMPULAN Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa paham animisme dalam pandangan masyarakat Muslim. Animisme adalah suatu kepercayaan tentang adanya roh atau jiwa pada benda-benda, tumbuh-tumbuhan hewan dan manusia. Di Desa Pematang Johar masyarakatnya masih ada yang menganut animisme dengan tanggapan karena masih menjalankan dan meneruskan tradisi leluhur yang tidak boleh punah, tetapi di sisi lain masyarakat tidak mempercayai keberadaan animisme tersebut yang berbentuk menentang syariat Agama Islam. DAFTAR PUSTAKA