Prosiding Seminar Nasional PPG FKIP UPR AuTransfromasi Pendidikan di Era Society 5. 0Ay Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bagian Tumbuhan Beserta Fungsinya Berbasis Media Canva Di SDN 01 Tawangrejo Lady Alfina1. Hendra Erik2. Marsidah3 SDN 01 Tawangrejo. Jl. Tawang Sakti No. Tawangrejo. Kec. Kartoharjo. Kota Madiun. Jawa Timur. Indonesia Prodi Pendidikan Profesi Guru. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Madiun. Jl. Setia Budi No. 85 Madiun. Jawa Timur. Indonesia *Email: ladyalfina1506@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bagian tumbuhan beserta fungsinya di SDN 01 Tawangrejo melalui penggunaan media Canva. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan Subjek penelitian adalah siswa kelas IV yang terdiri dari 30 orang. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan media Canva, observasi proses pembelajaran, dan kuesioner mengenai tanggapan siswa terhadap media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam hasil belajar siswa, yang tercermin dari kenaikan nilai rata-rata tes sebelum dan sesudah penggunaan media Canva. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan yang lebih tinggi selama proses pembelajaran. Penggunaan media Canva terbukti efektif dalam memperjelas konsep bagian tumbuhan dan fungsinya, serta meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media Canva sebagai salah satu alternatif metode pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat Kata kunci: Bagian Tumbuhan. Hasil Belajar. Media Canva. Pembelajaran SD. Abstract This research aims to improve student learning outcomes on plant parts and their functions at SDN 01 Tawangrejo through the use of Canva media. The method used in this research is classroom action research (PTK) with a cyclical design involving planning, implementation, observation and reflection. The research subjects were class IV students consisting of 30 people. Data was collected through learning outcomes tests before and after using Canva media, observation of the learning process, and questionnaires regarding student responses to learning The research results show a significant increase in student learning outcomes, which is reflected in the increase in average test scores before and after using Canva media. In addition, students show higher enthusiasm and engagement during the learning process. The use of Canva media has proven effective in clarifying the concept of plant parts and their functions, as well as increasing students' understanding and motivation. This research recommends the use of Canva media as an alternative, innovative learning method to improve the quality of education at the elementary level. Keywords: Plant Section. Learning Results. Canva Media. Elementary Learning. PENDAHULUAN Pendidikan di tingkat dasar merupakan fondasi penting dalam perkembangan intelektual dan karakter siswa. Di SDN 01 Tawangrejo, pengajaran tentang bagian tumbuhan dan fungsinya memiliki peran vital dalam memperkenalkan siswa kepada konsep-konsep dasar biologi. Namun, seringkali, pengajaran materi ini menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya minat siswa dan rendahnya ISSN pemahaman konsep. Hal ini mendorong kebutuhan untuk menemukan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menarik. Di era digital ini, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi semakin relevan. Salah satu alat yang dapat dimanfaatkan adalah Canva, sebuah platform desain grafis yang memungkinkan pengguna untuk membuat materi pembelajaran yang menarik dan interaktif. Dengan menggunakan Canva, guru dapat menyajikan informasi dengan cara yang lebih visual dan mudah dipahami. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar serta memfasilitasi pemahaman yang lebih baik tentang bagian tumbuhan dan fungsinya. Penggunaan media Canva dalam pembelajaran memiliki beberapa keuntungan. Pertama. Canva memungkinkan guru untuk menciptakan materi ajar yang lebih menarik secara visual. Desain yang menarik dapat meningkatkan minat siswa dan membantu mereka untuk lebih fokus saat belajar. Kedua, media ini mendukung pembelajaran aktif, di mana siswa dapat terlibat langsung dalam proses desain dan pembuatan materi. Dengan cara ini, siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga partisipan aktif dalam belajar. Dalam konteks pembelajaran tentang bagian tumbuhan, media Canva dapat digunakan untuk membuat infografis, poster, dan presentasi yang menjelaskan berbagai bagian tumbuhanAiseperti akar, batang, daun, bunga, dan buahAiserta fungsinya masing-masing. Misalnya, infografis tentang fungsi daun dalam fotosintesis dapat membantu siswa memahami proses tersebut dengan lebih baik melalui visualisasi yang jelas. Dengan demikian, siswa tidak hanya menghafal informasi, tetapi juga memahami hubungan antara bagian tumbuhan dan fungsi-fungsinya. Selain itu, penggunaan media Canva dapat mendorong kolaborasi antar siswa. Dalam proses pembuatan materi ajar, siswa dapat bekerja dalam kelompok, berdiskusi, dan saling bertukar ide. Aktivitas kolaboratif ini tidak hanya meningkatkan pemahaman materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan sosial dan kerja sama yang penting bagi perkembangan mereka di masa depan. Implementasi media Canva dalam pembelajaran di SDN 01 Tawangrejo juga sejalan dengan kurikulum yang menekankan pada pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan kontekstual. Dengan menggunakan media yang familiar bagi siswa, seperti desain grafis, guru dapat menjembatani gap antara teori dan praktik. Siswa dapat melihat relevansi materi yang mereka pelajari dalam kehidupan seharihari, terutama dalam konteks lingkungan dan alam. Namun, meskipun penggunaan media Canva menawarkan banyak potensi, perlu adanya perencanaan yang matang dan pelatihan bagi guru agar dapat memanfaatkan platform ini secara optimal. Guru perlu memahami cara menggunakan Canva dan teknik pengajaran yang tepat agar siswa dapat benar-benar mendapatkan manfaat dari metode ini. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan bagi guru menjadi langkah penting dalam implementasi ini. Dengan latar belakang tersebut, artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai upaya meningkatkan hasil belajar materi bagian tumbuhan dan fungsinya melalui penggunaan media Canva di SDN 01 Tawangrejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas media Canva dalam meningkatkan pemahaman siswa, serta dampaknya terhadap hasil belajar mereka. Selain itu, artikel ini juga akan mengidentifikasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam penerapan media ini dan memberikan rekomendasi untuk pelaksanaan yang lebih baik ke depannya. Dengan demikian, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran sains di sekolah dasar. METODE Jenis Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan metode penelitian tindakan kelas (PTK), yaitu suatu pendekatan yang melibatkan tindakan langsung untuk memperbaiki kualitas tindakan dalam proses ISSN Waktu dan Tempat Penelitian Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 01 Tawangrejo. Kota Madiun. Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 tepatnya pada bulan September Target/Subjek Penelitian Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 01 Tawangrejo, yang terdiri dari 28 siswa, yaitu 12 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan Prosedur Studi penelitian tindakan kelas ini melibatkan dua siklus yang terdiri dari empat tahapan: . perencanaan, . pelaksanaan, . observasi, dan . Langkah-langkah dalam siklus PTK ini mengikuti penjelasan dari Siswanto dan Suyanto . alam Wahyuni et al. , 2. Data. Instrumen dan Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data melalui observasi melibatkan pemantauan langkah-langkah yang dilakukan oleh guru dalam proses pembelajaran dengan menggunakan media kartu kata. Tes merupakan prosedur sistematis untuk mengamati dan menggambarkan perilaku seseorang dengan menggunakan skala numerik atau sistem kategori (Cronbach dalam Bundu, 2016, h. Dan tes ini biasanya dilakukan pada akhir Dokumentasi adalah teknik yang dilakukan selama kegiatan belajar mengajar dengan menyertakan gambar aktivitas siswa, nilai hasil belajar, dan dokumen lain yang relevan dengan Teknik Analisis Data Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menghitung frekuensi kejadian tertentu dibandingkan dengan keseluruhan kejadian, lalu dikalikan 100%. Untuk mengukur aktivitas mengajar guru dan belajar siswa, data akan dikategorikan dengan skala 3 berdasarkan standar Arikunto (Sunardin, 2. , yaitu: Aktivitas dikategorikan baik jika persentasenya 68% - 100% Aktivitas dikategorikan cukup jika persentasenya 34% - 67% Aktivitas dikategorikan kurang jika persentasenya 0% - 33% HASIL DAN PEMBAHASAN Siklus 1 Tabel 1. Data Hasil Belajar Siswa Siklus I Range Nilai <50 Penilaian Sangat Baik (SB) Baik (B) Cukup (C) Kurang (K) Sangat Kurang (SK) Jumlah Anak Presentase Pada Siklus I, hasil tes menunjukkan bahwa 22% atau 4 anak berkembang sesuai dengan standar yang diharapkan, sementara 28% atau 5 anak menunjukkan perkembangan yang baik. Selain itu, 22% atau 4 anak berada pada tingkat perkembangan yang memadai, sedangkan 17% atau 3 anak dianggap Terakhir, 11% atau 2 anak tergolong sangat kurang dan masih memerlukan bimbingan Untuk menilai persentase ketuntasan belajar siswa setelah menggunakan media canva pada siswa kelas 4 SDN 01 Tawangrejo pada siklus I, dapat dilihat pada tabel berikut. ISSN Dari 28 siswa kelas 4 SDN 01 Tawangrejo, hasil kemampuan membaca nyaring menunjukkan bahwa 14 siswa berada dalam kategori tuntas, sementara 14 siswa belum tuntas. Tabel 2. Presentase Data Hasil Belajar Siswa Siklus I Range Nilai Jumlah Kategori Tuntas Tidak Tuntas Jumlah Anak Presentase Siklus II Tabel 3. Data Nilai Tes Kemampuan Membaca Nyaring Siswa Pra-Siklus Range Nilai <50 Penilaian Sangat Baik (SB) Baik (B) Cukup (C) Kurang (K) Sangat Kurang (SK) Jumlah Anak Presentase Hasil observasi pada Siklus II menunjukkan bahwa 12 anak . %) menunjukkan kemajuan sesuai dengan standar yang diharapkan, sementara 8 anak . %) menunjukkan kemajuan yang baik. Selain itu, terdapat 5 anak . %) yang dinilai memiliki perkembangan yang memadai, sedangkan 3 anak . %) teridentifikasi mengalami perkembangan yang kurang baik. Untuk menilai persentase ketuntasan hasil belajar siswa setelah menggunakan menggunakan media canva pada siswa kelas 4 SDN 01 Tawangrejo pada siklus II, dapat dilihat pada tabel berikut. Tabel 4. Presentase Data Hasil Belajar Siswa Siklus II Range Nilai Jumlah Kategori Tuntas Tidak Tuntas Jumlah Anak Presentase PEMBAHASAN Penerapan media Canva dalam pembelajaran di kelas 4 SDN 01 Tawangrejo terbukti memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa, khususnya dalam materi bagian tumbuhan dan fungsinya. Pembelajaran yang berlangsung selama beberapa minggu ini dirancang untuk mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan visual yang menarik. Melalui penggunaan Canva, siswa dapat lebih mudah memahami materi yang sebelumnya dianggap sulit. Salah satu aspek yang menjadi fokus adalah bagaimana media Canva dapat menyajikan informasi dengan cara yang lebih interaktif. Dalam proses pembelajaran, siswa diajak untuk membuat poster, infografis, dan presentasi mengenai bagian-bagian Hal ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka tentang struktur tumbuhan, tetapi juga melatih kreativitas dan keterampilan digital. Ketika siswa terlibat langsung dalam pembuatan materi, mereka lebih termotivasi dan bersemangat dalam belajar. Data evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam nilai rata-rata siswa sebelum dan sesudah menggunakan media Canva. Sebelum penerapan, rata-rata nilai siswa dalam ulangan harian materi tumbuhan hanya mencapai 70. Setelah media Canva digunakan, rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 85. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas metode pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan pemahaman konsep. Selain itu, umpan balik dari siswa juga menunjukkan bahwa mereka lebih menikmati proses belajar dengan menggunakan Canva. Banyak siswa ISSN menyatakan bahwa visual yang ditampilkan membuat mereka lebih mudah mengingat informasi. Kegiatan kolaboratif yang dilakukan, seperti diskusi kelompok dan presentasi, juga meningkatkan interaksi antar siswa. Hal ini menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan mendukung pertukaran ide serta pengalaman. Keterlibatan orang tua juga menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan penerapan media Melalui komunikasi yang baik antara guru dan orang tua, siswa didorong untuk berbagi hasil karya mereka di rumah. Hal ini memperkuat pemahaman siswa dan menjadikan pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas, tetapi juga di lingkungan rumah. Namun, terdapat tantangan yang dihadapi selama penerapan media Canva. Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam mengoperasikan perangkat digital, yang memerlukan bimbingan tambahan. Oleh karena itu, penting untuk menyediakan pelatihan bagi siswa sebelum menggunakan media tersebut. Selain itu, akses terhadap perangkat dan internet juga perlu diperhatikan untuk memastikan semua siswa dapat terlibat secara maksimal. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, dapat dibuktikan bahwa penggunaan media canva efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas 4 SDN 01 Tawangrejo pada mata pelajaran bagian tumbuhan beserta fungsinya, untuk tahun pelajaran 2024/2025. Terlihat dari peningkatan persentase nilai siswa dari siklus I yang sebesar 50% menjadi 83% pada siklus II. Selain itu, aktivitas penggunaan media canva menunjukkan perbaikan dari kategori kurang (K) pada siklus I menjadi cukup (C) pada siklus II. DAFTAR PUSTAKA