JURNAL PENGABDIAN PERIKANAN INDONESIA Volume 6. Nomor 1 Februari 2026 PEMERIKSAAN DAN PENGOBATAN KESEHATAN UMUM DAN IBU HAMIL DI DESA EKAS BUANA. KABUPATEN LOMBOK TIMUR Awan Dermawan1. Nunik Cokrowati1. Abd. Saddam Mujib1. Arfi Syamsun2. Rifana Cholidah2. Marisa Syavitri Dilaga2. Anjar Pranggawan A1. Rhojim Wahyudi1. Nurul Chaerani1. Zuhdiyah Matienatul I1. Sholihati Lathifa S1. Nenik Kholilah1. Hasbullah1. Ni Komang Ayu Swanitri Wangiyana2. Hanan Afifah2. Nila Febriana Iswara2. Citranggana Prajnya Dewi2. Tantri Lukitaningrum2. Alfian Muhajir2. Nurman Saputra2. Novya Prabawati2. Hasaniah2. Fakultas Pertanian. Universitas Mataram Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Universitas Mataram Jl. Majapahit No. Gomong. Kec. Selaparang. Kota Mataram. Nusa Tenggara Barat. Indonesia Alamat korespondensi : awan. dermawan@unram. Keyword : Abstrak : Kolaborasi. Pelayanan Kesehatan Pesisir. Kesehatan Nelayan. Lombok Timur Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari rangkaian Dies Fakultas Pertanian Universitas Mataram ke-59 berupa layanan kesehatan dasar bagi masyarakat umum dan pemeriksaan kesehatan ibu hamil. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 di Lapangan Kampung Merah Putih. Desa Ekas Buana. Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan pemerintah desa, penyiapan alur layanan . egistrasiAeskrining tanda vitalAeanamnesisAepemeriksaan fisik dasarAekonsultasiAepemberian obatAe edukasiAerujuka. , serta pencatatan jumlah penerima layanan. Total penerima manfaat yang terlayani adalah 75 orang, terdiri dari 66 pasien umum dan 9 ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat tinggi dan alur layanan berjalan Layanan ibu hamil menekankan skrining faktor risiko sederhana, konseling gizi, penguatan kewaspadaan terhadap tanda bahaya kehamilan, serta anjuran melanjutkan kunjungan antenatal sesuai standar. Kegiatan ini relevan dengan arah peningkatan mutu pelayanan dasar dan promotifAepreventif di komunitas, sebagaimana ditekankan dalam pedoman pelayanan antenatal dan kebijakan standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Kata kunci: Kolaborasi. Pelayanan Kesehatan Pesisir. Kesehatan Nelayan. Lombok Timur Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2026. Dermawani et al. Panduan Sitasi (APPA 7th editio. Dermawan. Cokrowati. Syamsun. Cholidah. Dilaga. Pranggawan. Wahyudi. Chaerani. Matienatu. Lathifa. Kholilah. Hasbullah. Wangiyana. Afifah, . Iswara. Dewi. Lukitaningrum. Muhajir. Saputra. ,Prabawati. Hasaniah . Pemeriksaan Dan Pengobatan Kesehatan Umum Dan Ibu Hamil Di Desa Ekas Buana. Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6. , 25 Ae 31. PENDAHULUAN Pelayanan kesehatan primer yang mudah diakses merupakan determinan penting dalam pencegahan dan penanganan dini masalah kesehatan masyarakat. Dalam konteks komunitas, layanan pemeriksaan dan pengobatan dasar berbasis pengabdian dapat mengurangi hambatan akses . aktu, biaya, jara. sekaligus memperkuat edukasi kesehatan dan rujukan tepat waktu bagi kasus yang memerlukan pemeriksaan lanjutan. Pada kelompok rentan seperti ibu hamil, pelayanan antenatal (ANC) menjadi intervensi kunci untuk mendeteksi faktor risiko, mencegah komplikasi, serta meningkatkan pengalaman kehamilan yang positif. World Health Organization (WHO) menekankan ANC yang berorientasi pada perempuan . erson-centred car. , mencakup penilaian maternalAejanin, pencegahan, penanganan keluhan fisiologis umum, serta peningkatan kualitas pemanfaatan layanan. Di Indonesia, pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu dari Kementerian Kesehatan juga menekankan standar pelayanan, manajemen berbasis data, dan kontinuitas layanan ibu hamil di fasilitas kesehatan. Sejalan dengan upaya tersebut. Fakultas Pertanian Universitas Mataram menyelenggarakan kegiatan AuPemeriksaan dan Pengobatan Kesehatan Umum dan Ibu HamilAy sebagai rangkaian Dies Fakultas Pertanian Universitas Mataram ke-59 di Desa Ekas Buana. Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat melalui layanan promotifAe preventif dan kuratif dasar, selaras dengan semangat kebijakan pemenuhan mutu pelayanan dasar pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Tujuan kegiatan: Memberikan layanan pemeriksaan kesehatan umum dan pengobatan dasar bagi masyarakat. Melakukan pemeriksaan dasar dan edukasi kesehatan bagi ibu hamil. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan kewaspadaan gejala berbahaya. Memperkuat sinergi perguruan tinggiAepemerintah desaAemasyarakat dalam pelayanan kesehatan komunitas. Solusi dan Target Luaran Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan pengabdian ini adalah penyediaan layanan kesehatan dasar yang terintegrasi dengan edukasi promotifAepreventif dan mekanisme rujukan bagi kasus yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Layanan kesehatan umum dilakukan melalui skrining cepat . anda vital dan pemeriksaan fisik dasa. , konsultasi, serta pemberian terapi awal sesuai indikasi. Pada Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2026. Dermawani et al. kelompok ibu hamil, solusi difokuskan pada pemeriksaan antenatal dasar . erutama pemantauan tekanan darah dan skrining tanda bahay. , konseling gizi dan kesehatan kehamilan, serta penguatan kepatuhan kunjungan ANC di fasilitas kesehatan. Pendekatan ini selaras dengan rekomendasi WHO mengenai antenatal care yang berkualitas dan berpusat pada perempuan serta pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Kementerian Kesehatan RI. Target luaran kegiatan meliputi: . terselenggaranya layanan pemeriksaan dan pengobatan untuk >50 pasien umum dan pemeriksaan dasar untuk >5 ibu hamil. peningkatan pengetahuan peserta tentang PHBS, pencegahan penyakit umum, serta tanda bahaya kehamilan melalui edukasi . tersusunnya dokumentasi kegiatan . aporan, rekap jumlah penerima manfaat, dan rekomendasi tindak lanjut/rujuka. publikasi artikel pengabdian sebagai diseminasi praktik baik dan model pelayanan kesehatan komunitas yang dapat direplikasi pada kegiatan serupa. METODE PELAKSANAAN Waktu dan Lokasi Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Lapangan Kampung Merah Putih. Desa Ekas Buana. Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur. Sasaran Kegiatan Sasaran adalah warga Desa Ekas Buana dan sekitarnya yang membutuhkan layanan kesehatan dasar, termasuk ibu hamil. Total penerima layanan: Pasien umum: 66 orang Ibu hamil: 9 orang Tahapan Kegiatan . Persiapan dan koordinasi Tim pengabdian berkoordinasi dengan pihak desa dan panitia Dies untuk penentuan lokasi, penyediaan area layanan, pengumuman kepada warga, dan penataan alur layanan Gambar 1. Alur layanan kesehatan umum - Registrasi dan pendataan . dentitas, keluhan utama, riwayat singka. - Skrining awal . anda vital: tekanan darah, nadi, suhu. pemeriksaan fisik dasar sesuai keluha. - Konsultasi dan penetapan diagnosis kerja. - Pemberian obat/terapi dasar sesuai indikasi dan ketersediaan. - Edukasi singkat . erawatan mandiri. PHBS, kapan harus kontrol/ruju. Alur layanan ibu hamil - Registrasi dan pendataan status kehamilan/keluhan. - Pemeriksaan dasar . isalnya tekanan darah, keluhan spesifik kehamilan, skrining tanda - Konseling gizi dan kesehatan kehamilan. Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2026. Dermawani et al. Anjuran melanjutkan kunjungan ANC sesuai pedoman dan rujukan bila ada faktor risiko/keluhan tertentu. Rekomendasi ANC mengacu pada pedoman Kemenkes dan prinsip ANC WHO tentang penilaian risiko dan intervensi preventif. Rujukan Kasus yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut dianjurkan untuk kontrol/dirujuk ke fasilitas kesehatan . uskesmas/bida. agar mendapatkan penanganan komprehensif sesuai standar pelayanan Instrumen dan Indikator Capaian Instrumen: formulir pendataan sederhana, alat pemeriksaan dasar . tensimeter/termometer bila tersedi. , obat dasar sesuai standar pelayanan primer, media edukasi Indikator capaian: jumlah penerima layanan, kelancaran alur layanan, kepuasan dan respons warga . , serta tersusunnya rekomendasi tindak lanjut/rujukan. HASIL KEGIATAN Cakupan Penerima Manfaat Total penerima layanan adalah 75 orang, terdiri dari 66 pasien umum dan 9 ibu hamil. Masyarakat hadir sejak awal kegiatan, dan layanan berlangsung tertib dengan alur registrasiAeskriningAe konsultasiAeobatAeedukasi Gambar 1. Gambar 1. Masyarakat Desa Ekas Buana yang Mengikuti Sosialisasi dan Pengobatan Gratis Pelaksanaan Layanan Kesehatan Umum Sebagian besar pelayanan berfokus pada keluhan yang lazim ditemui pada layanan primer . isalnya keluhan nyeri/pegal, keluhan saluran napas atas, keluhan pencernaan ringan, dan keluhan terkait tekanan dara. Gambar 2. Penanganan dilakukan dengan pemeriksaan dasar, konsultasi, terapi simptomatik sesuai indikasi, serta edukasi perawatan mandiri dan tanda bahaya yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Pelaksanaan Layanan Ibu Hamil Layanan ibu hamil menitikberatkan pada: - pemantauan dasar . erutama tekanan dara. dan skrining tanda bahaya. Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2026. Dermawani et al. edukasi gizi seimbang, istirahat, dan kesiapsiagaan rujukan. Gambar 2. Pelayanan Kesehatan Penguatan pentingnya kunjungan ANC yang berkualitas dan berkelanjutan. Fokus ini konsisten dengan arahan WHO mengenai ANC yang menekankan penilaian maternalAejanin, tindakan pencegahan, dan kualitas pemanfaatan layanan. Edukasi PHBS dan PromotifAePreventif Edukasi kesehatan diberikan saat konsultasi dan kepada warga yang menunggu layanan. Materi mengacu pada prinsip PHBS . ebersihan diri dan lingkungan, cuci tangan, pola makan sehat, aktivitas, dan perilaku pencegahan penyaki. , sebagaimana dipaparkan dalam pedoman PHBS Kementerian Kesehatan. PEMBAHASAN Kegiatan layanan kesehatan berbasis pengabdian masyarakat berkontribusi nyata dalam memperluas akses layanan primer, terutama ketika masyarakat menghadapi hambatan menuju fasilitas kesehatan. Dampak langsungnya adalah tersedianya pemeriksaan awal, pengobatan dasar, serta edukasi untuk mendorong perilaku sehat dan kewaspadaan tanda bahaya penyakit. Pada kelompok ibu hamil, pendekatan skrining sederhana dan edukasi merupakan strategi penting untuk pencegahan komplikasi. WHO menegaskan bahwa ANC tidak hanya bertujuan mencegah kematian/morbiditas, tetapi juga mendukung pengalaman kehamilan yang positif melalui layanan yang terencana, person-centred, serta intervensi yang relevan. Pedoman Kemenkes tentang Pelayanan Antenatal Terpadu juga menekankan perlunya standar pelayanan, manajemen data, dan kesinambungan layanan, sehingga kegiatan lapangan seperti ini idealnya diintegrasikan dengan jejaring puskesmas/bidan desa untuk tindak lanjut. Dari perspektif kebijakan, kegiatan ini sejalan dengan arah pemenuhan mutu pelayanan dasar dalam kerangka SPM bidang kesehatan, yang menuntut layanan esensialAitermasuk pelayanan kesehatan ibu hamilAidilaksanakan sesuai standar teknis. Walaupun pengabdian bersifat temporer, ia dapat menjadi Aupintu masukAy untuk memperbaiki keterhubungan masyarakat ke layanan rutin, terutama bila sistem rujukan dan umpan balik dengan fasilitas kesehatan setempat diperkuat. Open access article under the CCAeBY-SA license. Copy rightA 2026. Dermawani et al. Keterbatasan kegiatan yang umum pada layanan lapangan meliputi: keterbatasan variasi alat pemeriksaan, keterbatasan logistik obat, keterbatasan ruang privat untuk konsultasi tertentu, serta belum tersajinya data klinis rinci . iagnosis/terapi per kategor. untuk analisis kuantitatif yang lebih Karena itu, dokumentasi layanan yang lebih terstruktur . ekap keluhan utama, diagnosis kerja, terapi, rujuka. akan meningkatkan mutu evaluasi dan luaran publikasi. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian AuPemeriksaan dan Pengobatan Kesehatan Umum dan Ibu Hamil di Desa Ekas BuanaAy yang dilaksanakan pada Sabtu, 17 Januari 2026 di Lapangan Kampung Merah Putih. Desa Ekas Buana. Kecamatan Jerowaru. Kabupaten Lombok Timur, sebagai rangkaian Dies Fakultas Pertanian Universitas Mataram ke-59, berjalan lancar dan mendapat respons positif. Kegiatan berhasil melayani 66 pasien umum dan 9 ibu hamil, serta memberikan edukasi kesehatan yang relevan dengan penguatan layanan promotifAepreventif dan kuratif dasar di komunitas. REKOMENDASI Menjadwalkan kegiatan layanan kesehatan komunitas secara berkala dengan dukungan pemerintah desa dan fasilitas kesehatan . uskesmas/bida. Memperkuat sistem rujukan dan umpan balik untuk kasus yang memerlukan tindak lanjut, terutama pada ibu hamil berisiko. Menambahkan sesi edukasi terstruktur . ojok PHBS dan kelas ibu hamil singka. berbasis pedoman Kemenkes dan rekomendasi WHO. Mengembangkan format pencatatan layanan standar agar evaluasi lebih kuat dan publikasi lebih kaya data. UCAPAN TERIMA KASIH Tim pengabdian menyampaikan terima kasih kepada Fakultas Pertanian Universitas Mataram atas dukungan dalam rangka Dies ke-59. Kepada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, kepada Pemerintah Desa Ekas Buana, panitia kegiatan di tingkat desa, tenaga/relawan yang membantu pelayanan, serta seluruh masyarakat yang berpartisipasi. DAFTAR PUSTAKA