Pengaruh Kepribadian. Lingkungan Keluarga, dan Pendidikan Kewirausahaan terhadap Minat Wirausaha Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Qomaruddin Suwaldiyana1,* Program Studi Perbankan Syariah. Universitas Qomaruddin *Korespondensi: suwaldiyanagresik@gmail. ABTRACT Received: 30 September 2023 Accepted: 3 October 2023 Published: 12 October 2023 This study aimed to examine the impact of Personality. Family Environment, and Entrepreneurship Education on the Entrepreneurial Interest of sixth-semester students enrolled in the Islamic Education Study Program at the Faculty of Tarbiyah. University Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. The data was collected through a questionnaire administered to sixth-semester students within the Islamic Education Study Program at Institut Agama Islam Qomaruddin (IAIQ) Bungah Gresik. This research employed a quantitative approach and multiple linear regression analysis conducted with the assistance of the SPSS 21 for Windows The findings reveal that, when analyzed individually, the variables of Personality. Family Environment, and Entrepreneurship Education each exert a significant influence on the Entrepreneurial Interest variable. Furthermore, when considered simultaneously, these variables exhibit a collectively significant impact on Entrepreneurial Interest. Based on the outcomes, it is recommended that efforts be made to enhance the Family Environment (X. Such enhancements may include parents actively encouraging students to pursue their entrepreneurial Additionally, students should continuously strive to improve their understanding of entrepreneurship through dedicated education and training Furthermore, attention should be directed towards areas such as decision-making and leadership, which warrant further improvement among the student population. Keywords: Personality. Family Environment. Entrepreneurship Education, and Entrepreneurial Interests ABSTRAK Copyright: A 2023 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kepribadian. Lingkungan Keluarga dan Pendidikan Kewirausahaan terhadap Minat wirausaha Mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil kuesioner . dari Mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. Jenis QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. ttps://creativecommons. org/license s/by/4. 0/). penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 21 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kepribadian. Lingkungan Keluarga, dan Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap variabel Minat Wirausaha. sedangkan, secara simultan variabel Kepribadian. Lingkungan Keluarga, dan Pendidikan Kewirausahaan juga berpengaruh signifikan terhadap Minat Wirausaha. Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti merekomendasikan peningkatan Lingkungan Keluarga (X. , seperti orang tua memberi dorongan kepada mahasiswa agar minat wirausaha dapat tercapai, mahasiswa harus mampu terus meningkatkan dalam belajar mata kuliah pendidikan kewirausahaan, dan Mahasiswa masih ada beberapa hal yang harus ditingkatkan seperti dalam mengambil keputusan dan kepemimpinan. Kata kunci: Kepribadian. Lingkungan Keluarga. Pendidikan Kewirausahaan. Minat Wirausaha Pendahuluan Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah. Selain itu Indonesia juga mempunyai kekayaan sumber daya manusia yang cukup banyak. Banyaknya sumber daya manusia yang ada di Indonesia menjadikan apabila tidak diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang baik maka akan menimbulkan berbagai permasalahan. Salah satu permasalahan yang terjadi adalah masalah pengangguran (Prasetya & Sumanto, 2. Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menciptakan lapangan pekerjaan atau dengan cara berwirausaha. Wirausaha merupakan seorang yang menjalankan suatu Dalam berwirausaha, wirausahawan harus berani mengambil resiko dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada, baik itu materiil, intelektual, waktu, dan kemampuan kreativitasnya untuk menghasilkan suatu produk atau usaha yang berguna bagi dirinya dan orang lain. Menurut Kamar Dagang dan Industri (Kadi. Indonesia menyatakan bahwa jumlah wirausaha di Indonesia masih tertinggal jauh jika dibanding negara di kawasan ASEAN lainnya. Saat ini total wirausahawan Indonesia hanya 1,6% dari total penduduk Indonesia secara keseluruhan. Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perbankan dan Finasial. P Roeslani, bahwa wirausaha di Malaysia mencapai 5%. Singapura 7%, dan Thailand 3% dari seluruh jumlah penduduk. Adapun untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara ASEAN diperlukan adanya penanaman jiwa kewirausahaan bagi para pelajar guna meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan dan mengurangi Berdasarkan data tahun 2021 sebagai perbandingan presentasi dengan Negara-negara di Asia Tenggara tentang tumbuh berkembanganya wirausaha Enterpreuneur adalah sebagai berikut: Tabel 1. Populasi jumlah penduduk dan Enterpreuneur Se -Asia. Negara Populasi Penduduk Enterprenuer % Indonesia 267 juta jiwa 3,1% Thailand 69 juta jiwa Malaysia 32 juta jiwa Singapura 5 juta jiwa QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. Kewirausahaan merupakan salah satu dimensi penting dalam membentuk jiwa pemuda Indonesia, selain jiwa kepemimpinan dan kepeloporan. Sebagaimana termuat dalam tujuan pembangunan kepemudaan pasal 3 Undang-undang No. 40 Tahun 2009. Kewirausahaan dapat dikatakan merupakan salah satu faktor penentu bagi kemajuan suatu Negara. Pertumbuhan ekonomi dapat dicapai jika negara memiliki banyak wirausaha. Kewirausahaan muda perlu dikembangkan untuk mendorong kemandirian pemuda dibidang ekonomi, mengingat pengangguran di Indonesia saat ini masih cukup tinggi. Fenomena pengangguran di kalangan terdidik, selain disebabkan karena terbatasnya lapangan pekerjaan juga disebabkan karena tidak sinkronnya kualifikasi lulusan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja/usaha. Namun, hal tersebut juga menjelaskan masih rendahnya tingkat kewirausahaan yang dapat dihasilkan dari dunia pendidikan. Berdasarkan survei BPP HIPMI, 83% responden mahasiswa cenderung ingin menjadi karyawan. Sementara yang ingin menjadi wirausaha hanya 4%. Setelah lulus dan bergelar sarjana mereka justru sibuk mempersiapkan diri untuk melakukan berbagai tes yang diselenggarakan oleh para pemberi kerja baik dari instansi pemerintah maupun dari perusahaan swasta. Hal ini menunjukkan bahwa minat mahasiswa dalam terjun ke dunia wirausaha masih rendah. Diperlukannya dukungan dari berbagai pihak kepada mahasiswa agar setelah lulus tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, namun juga memikirkan bagaimana cara untuk menciptakan lapangan pekerjaan (Nurcahyani, 2. Menurut penelitian terdahulu terkait faktor-faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha pada mahasiswa menunjukkan terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha (Ayuningtias & Ekawati, 2. Penelitian lain oleh (Widiyaningsih, 2. yang berjudul AyPengaruh Lingkungan Keluarga Dan Motivasi Berwirausaha Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Fakultas Ekonomi UNY YogyakartaAy menunjukkan variabel lingkungan kerja, motivasi berwirausaha berpengaruh pada minat berwirausaha. Selain itu (Lestari & Wijaya, 2. melalui penelitian AyPengaruh Pendidikan Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa STIE MDP. STMIK MDP, dan STIE MUSIAy juga menemukan pengaruh pendidikan kewirausahaan pada variavel dependen minat berwirausaha mahasiswa (Y). Berdasarkan uraian di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepribadian, lingkungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat wirausaha mahasiswa Semester VI Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Qomaruddin (IAIQ) Bungah Gresik. Tinjauan Pustaka Wirausaha Wirausaha merupakan komponen penting dalam perekonomian suatu negara. Menurut (Alma, 2013: . wirausaha adalah orang yang mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang atau jasa baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Adapun menurut (Kasmir, 2. , wirausaha adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Pendapat senada juga dikemukakan oleh (Tedjasutisna, 2. yang menyatakan bahwa wirausaha adalah orang-orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber data yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan dan tindakan yang tepat guna dalam memastikan Adapun ayat al-quran yang menjelaskan tentang pentingnya seseorang untuk berwirausaha, terdapat dalam Q. Al-Qassas . : 77, yang berbunyi : a eAa a uaI nU eaA a Aa aea aO a nU uaEaOeEa a ae aa au aI e aOae a nU E eIOa a a IA a aA Aa eEAA a Aa aO a nU Ee aa aa EA a aOaEa A aA a aa OEa AaO aI e aO eaA AeE aI eA aaOa Oaa A Artinya : Dan carilah . negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah . epada orang lai. QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh. Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan. Minat Minat merupakan merupakan dorongan dalam setiap diri individu dalam melakukan sesuatu. Menurut (Slameto, 2010 :. minat adalah suatu rasa lebih suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang menyuruh. Menurut (Sujanto, 2004: . minat adalah suatu pemusatan perhatian yang secara tidak sengaja terlahir dengan penuh kemauannya dan tergantung dari bakat dan Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa minat adalah suatu keadaan dimana individu merasa lebih suka dan tertarik pada sesuatu yang kemudian menimbulkan suatu tindakan. Tindakan tersebut dilakukan dengan tujuan mempelajari ataupun membuktikan terhadap sesuatu yang dirasa menarik oleh seseorang tersebut. Berdasarkan hadist alquran yang menjelaskan tentang minat seseorang yakni Q. Al-Isra . , yang berbunyi : U a eAUa aO e aI a au aA a AO a eN aO N aaO a aI e a eUa a Aa a au e a auaa aNA Artinya : Katakanlah (Muhamma. Setiap orang berbuat sesuai dengan pembawaannya masingmasing. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya. Kepribadian Kepribadian merupakan salah satu faktor yang mendorong individu untuk berwirausaha. Menurut (Feist, 2. , kepribadian adalah suatu pola watak yang relative permanen, dan sebuah karakter unik yang memberikan konsistensi sekaligus individualitas bagi perilaku seseorang. Menurut Pandara . 9: . kepribadian seseorang mempengaruhi dirinya dalam memilih pekerjaan. Hal itu senada dengan pendapat Holland, menurut Holland sebagaimana yang dikutip oleh (Sukardi, 2004: . menjelaskan bahwa seseorang akan merasa nyaman dalam bekerja apabila pekerjaan tersebut sesuai dengan kepribadian. Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas dapat disimpulkan bahwa kepribadian adalah karakter yang dimiliki oleh seseorang yang terbentuk dari lingkungan dan bersifat unik. Menurut Marbun . alam (Alma, 2. : 52-. dalam penelitian di Amerika Serikat menyebutkan bahwa sifat yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan yakni sebagai berikut: Percaya diri. Berorientasi pada tugas dan hasil. Pengambilan resiko. Kepemimpinan. Keorisinilan. Berorientasi ke masa depan. Sesuai dengan AI-Quran yang menjelaskan mengenai kepribadian seseorang yaitu : pada surat Ar-Rum . : 30, yang berbunyi: e A a Ea a AA a aA AA AaO aOe aNEa AaEaa eA a AaO ea aIOIa a EA a Uo An a eaO a aA a AUaOe aN EA a cAa aa oU aaOAU EaA a A a eua a aOEa au eECa aOc a EcaO a aEaEa oU a aE eaA Artinya : Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Isla. fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut . Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itula. agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. Lingkungan Keluarga Salah satu faktor yang mempengaruhi pola pikir seseorang dalam menentukan pilihan untuk menjadi seorang wirausaha adalah lingkungan keluarga. Menurut Semiawan, . , lingkungan keluarga adalah media pertama dan utama yang berpengaruh terhadap perilaku dalam perkembangan QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. Lingkungan keluarga merupakan kelompok terkecil di masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu, anak dan anggota keluarga lainnya. Menurut Sartain . alam (Purwanto, 2. ) menjelaskan bahwa lingkungan . adalah meliputi semua kondisi-kondisi dalam dunia ini yang dalam cara-cara tertentu mempengaruhi tingkah laku kita, pertumbuhan atau life processes kita kecuali gen-gen, dan bahkan gen-gen dapat pula dipandang sebagai menyiapkan lingkungan . o provid. bagi gen yang lain. Berdasarkan pendapat dari beberapa ahli di atas dapat disimpulkan bahwa lingkungan keluarga adalah lingkungan terkecil dalam masyarakat dan lingkungan pertama dari seorang anak yang dapat mempengaruhi pola pikir dan perkembangan anak. Di dalam lingkungan keluarga seorang anak mendapatkan kasih sayang, perhatian, bimbingan, keteladanan dan dorongan dari orang tua untuk dapat mengembangkan kemampuan yang dimiliki demi perkembangan di masa mendatang. Lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap perkembangan dan pemilihan pekerjaan seorang anak. Adapun pengaruh orang tua didapat melalui interaksi dan model orang tua dalam memberikan bimbingan. Adapun menurut (Yusuf, 2. terdapat tiga hal pokok yang mempengaruhi perkembangan seseorang dalam hidupnya. Ketiga hal pokok tersebut adalah sebagai berikut : Keberfungsian keluarga. Sikap dan perlakuan orang tua terhadap anak. Status ekonomi. Adapun surat yang menjelaskan tentang lingkungan keluarga yakni pada Q. At-Tahrim . A eOaEaO aN EaO a a aA U AUa eO aN a aeUa auiU a aOIa a a e a a aNa e aOOa eaOIa a Oae a aOIA a A aaU Oa eA U A au e aO a eNaO au e IA a a AA a Aa aOaOaNa EA a aO a eO aIAA a A aO eEa aA Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. Pendidikan Kewirausahaan Pendidikan kewirausahaan pada dasarnya diperlukan untuk menunjang kesuksesan dalam suatu usaha. Menurut (Syah, 2. pendidikan merupakan sebuah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan. menurut Sugihartono dkk. 7: . , pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan secara sadar untuk mengubah tingkah laku manusia baik secara individu maupun kelompok untuk mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan terhadap segala perbuatannya. Menurut (Alma, 2. , pendidikan dan pelatihan kewirausahaan bertumbuh dengan pesat di Eropa dan Amerika Serikat baik ditingkat kursus-kursus ataupun di Universitas. Mata kuliah kewirausahaan diberikan dalam bentuk kuliah umum, ataupun dalam bentuk konsentrasi program Beberapa mata kuliah yang diberikan memiliki tujuan sebagai berikut: Mengerti apa peranan perusahaan dalam sistem perekonomian. Keuntungan dan kelemahan berbagai bentuk perusahaan. Mengetahui karakteristik dan proses kewirausahaan. Mengerti perencanaan produk dan proses pengembangan produk. Mampu mengidentifikasi peluang bisnis dan menciptakan kreativitas sertamem bentuk organisasi kerjasama. Mampu mengidentifikasi dan mencari sumber-sumber. Mengerti dasar-dasar marketing, finansial, organisasi, produksi. Mampu memimpin bisnis dan menghadapi tantangan masa depan. Berdasarkan pendapat beberapa ahli di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan adalah usaha secara sadar untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan pelatihan kepada seseorang agar berminat untuk memilih karir sebagai wirausaha. Selain pendidikan kewirausahaan, diperlukan seminar kewirausahaan dengan mengundang wirausahawan yang sudah QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. Adapun tujuan dari diadakan seminar kewirausahaan adalah untuk memberikan dorongan kepada mahasiswa agar tertarik mengikuti jejak yang dilakukan oleh pengusaha sukses tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti dapat menyimpulkan indikator pendidikan kewirausahaan meliputi kurikulum, kualitas tenaga pendidik dan fasilitas belajar mengajar. Minat Wirausaha Setelah diketahui pengertian minat dan wirausaha dapat disimpulkan bahwa minat berwirausaha adalah perasaan suka dan tertarik terhadap kegiatan bisnis yang memerlukan keberanian dalam mengambil risiko untuk mendapatkan keuntungan. Minat berwirausaha muncul karena adanya dorongan untuk membuktikan secara langsung apa yang diperoleh dari pengetahuan dan informasi. Selain itu minat berwirausaha juga didasari oleh perasaan senang dan keinginan untuk terlibat dalam kegiatan bisnis. Faktor-faktor yang mendorong minat berwirausaha menurut Bygrave . alam (Alma, 2. Faktor Personal, menyangkut aspek kepribadian diantaranya: Adanya ketidakpuasan terhadap pekerjaan seseorang. Adanya pemutusan hubungan kerja, tidak ada pekerjaan lain. Dorongan karena faktor usia. Keberanian menanggung resiko. Komitmen/minat tinggi terhadap bisnis. Faktor Environtment, menyangkut hubungan dengan lingkungan fisik. Adanya persaingan dalam dunia kehidupan. Adanya sumber-sumber yang bisa dimanfaatkan seperti modal, tabungan, warisan, bangunan, dan lokasi strategis. Mengikuti latihan kursus bisnis atau incubator bisnis. Kebijaksanaan pemerintah,adanya kemudian lokasi berusaha fasilitas kredit dan bimbingan usaha. Faktor Sosiological, menyangkut hubungan dengan keluarga dan sebagainya. Adanya hubungan-hubungan atau relasi bagi orang lain. Adanya tim yang dapat diajak kerja sama dalam berusaha. Adanya dorongan dari orang tua untuk membuka usaha. Adanya bantuan famili dalam berbagai kemudahan. Adanya pengalaman bisnis sebelumnnya. Menurut (Hidayatullah, 2. , faktor- faktor yang mempengaruhi minat berwirausaha yaitu: faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Adapun cara mengukur minat mahasiswa berwirausaha dapat menggunakan dua cara. Martin Handoko . 3: . mengatakan minat atau motivasi seseorang dapat diukur dengan: mengukur faktor-faktor luar yang diduga menimbulkan dorongan didalam diri seseorang, dan mengukur aspek-aspek tingkah laku tertentu yang mungkin terjadi dari ungkapan yang disebabkan motivasi tertentu. Dengan demikian minat untuk berwirausaha dapat diukur melalui tiga macam indikator sebagai berikut: kognisi, emosi, dan konasi. Metode Penelitian Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif yaitu penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubunganya. Pemilihan dan penetapan lokasi penelitian ini adalah di Universitas Qomaruddin (UQ) Fakultas Tarbiyah Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tempat lokasinya berada di Jl. Raya Bungah no 01 Bungah Gresik. Menurut (Sugiyono, 2. , populasi adalah wilayah generalisasi yamg terdiri dari atas obyek dan subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanya. Populasi yang dimaksud penelitian ini adalah Mahasiswa semester VI Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik yang berjumlah 40 Mahasiswa semester VI Pendidikan Agama QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. Islam (PAI). Karena jumlah populasi telah diketahui, maka pada penelitian ini menggunakan rumus Adapun rumus Slovin adalah sebagai berikut: ycu= ycA 1 ycA. Dimana: n = Jumlah Sampel N = Jumlah Populasi e = Batas toleransi kesalahan . rror toleranc. n = 40,449438 dibulatkan menjadi = 40 Responden Maka ukuran sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 responden Menurut (Sugiyono, 2. , sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Dalam penelitian ini, karena jumlah populasi relatif kecil dan relatif mudah dijangkau, maka penulis menggunakan metode total sampling. Dengan metode pengambilan sampel ini diharapkan hasilnya dapat cenderung lebih mendekati nilai sesungguhnya dan diharapkan dapat memperkecil pula terjadinya kesalahan atau penyimpangan terhadap nilai populasi dan sampel yang diambil adalah 40 Mahasiswa responden. Teknik metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode kuesioner (Angke. Dalam penelitian ini, kuiseoner yang digunakan adalah kuiseoner terbuka yaitu model pertanyaan dimana pertanyaan tersebut telah tersedia jawaban, sehingga responden hanya memilih dari alternatif jawaban yang sesuai dengan pendapat atau pilihannya. Untuk tiap jawaban yang diberikan responden, ditentukan sebagai berikut: Untuk jawaban ST, yaitu sangat setuju diberi skor : 5 Untuk jawaban S, yaitu setuju diberi skor : 4 Untuk jawaban N, yaitu netral diberi skor : 3 Untuk jawaban TS, yaitu tidak setuju diberi skor : 2 Untuk jawaban STS, yaitu sangat tidak setuju diberi skor: 1 Model yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah model regresi linier Analisis regresi pada dasarnya adalah studi mengenai ketergantungan variabel terikat dengan satu atau lebih variabel bebas dengan tujuan untuk memprediksi nilai rata-rata variabel terikat berdasarkan nilai variabel bebas yang diketahui (Ghozali, 2009. Persamaan garis regresi linear berganda dapat ditulis sebagai berikut : ycU = yca yu ycU yu ycU yu ycU yce Dimana: Y = Minat wirausaha a = Nilai Konstanta X1 = Kepribadian X2 = Lingkungan Keluarga X3 = Pendidikan Kewirausahaan A1 = Koefisien regresi dari X1 A2 = Koefisien regresi dari X2 A3 = Koefisien regresi dari X3 e = Error Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua variabel, yaitu: Variabel bebas. XCA = Kepribadian QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. X2 = Lingkungan Keluarga X3 = Pendidikan Kewirausahaan Variabel terikat (Y), yaitu Minat Wirausaha Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji hipotesis. Analisis deskriptif digunakan untuk memberikan penjelasan tentang berbagai karakteristik data yang berasal dari satu Teknik data dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik, yang meliputi uji normalitas data, uji multikolonieritas, uji autokorelasi, dan uji heterokedastisitas. Uji hepotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dan koefisien determinasi. Hasil dan Pembahasan Gambaran Umum dan Objek Penelitian Perguruan Tinggi ini berbentuk Institut dan diberi nama Universitas Qomaruddin Bungah Gresik (UQ) dengan lokasi kampus di Jl. Raya Bungah Nomor 01 Bungah kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Jawa Timur. Lembaga penyelenggara adalah yayasan pendidikan. Yayasan ini bernama Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin dan berdomisili Jl. Raya Bungah Nomor 01 Bungah kecamatan Bungah Kabupaten Gresik Jawa Timur. yang didirikan dengan Akte Notaris No. 7 tanggal 25 Oktober 2007, dengan perubahan No. 22 tanggal 12 April 2008 dan nomor surat pencatatan di Kementerian Hukum dan HAM dengan nomor AHU-AHA. 08-386 pada tanggal 28 Juni 2010 dengan ketua Pengurus Yayasan H. Mochammad Mushlih. BA. Dengan demikian terlihat ciri khas Universitas Qomaruddin, yang berbeda dengan perguruan tinggi lainnya. Sebagai lembaga pendidikan yang tak terpisah dengan pesantren, ia berkewajiban melestarikan nilai-nilai yang di anut pesantren itu sendiri. Sebagai konsekuensinya, maka sistem pembelajarannya pun dijiwai oleh nilai dan karakter pesantren. Disinilah mengapa dalam visi Universitas Qomaruddin bercita-cita menjadikan perguruan tinggi yang menghasilkan tenaga ahli yang mampu mengembangkan konsep-konsep pendidikan sesuai dengan karakteristik manusia dan budaya masyarakat Indonesia dalam perspektif global dan berkepribadian dan berkarakter pesantren. Berdasarkan ciri khas di atas, maka paradigma keilmuan Universitas Qomaruddin selain berpijak pada kebenaran hasil-hasil observasi dan eksperimen . engembangkan kebenaran ilmia. juga memperhatikan pesan-pesan dari kitab suci . l-Quran dan al-Hadit. serta kaidah-kaidah/nilai-nilai yang menjadi bagian dari tradisi pesantren. Oleh karena itu, para mahasiswa selain dituntut menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu Keguruan. Keterampilan dalam bidang Ekonomi Syariah. Perbankan Syariah. Hukum Keluarga. Komunikasi Penyiaran Islam. Bimbingan dan Konseling Islam. Selain itu dituntut pula menguasai khazanah keilmuan pesantren. Visi. Misi, dan Tujuan IAI Qomaruddin Adapun visi, misi dan tujuan IAI Qomaruddin adalah sebagai berikut: Visi Universitas Qomaruddin. Menjadi perguruan tinggi yang unggul, kompetitif. Berjiwa Wirausaha, dan Berkarakter pesantren pada Tahun 2045 Misi Universitas Qomaruddin Menyelenggarakan Pendidikan di bidang Ekonomi dan Bisnis Islam yang bermutu, berjiwa kewirausahaan, dan berkarakter pesantren. Meyelenggarakan penelitian yang bermutu di bidang Ekonomi dan Bisnis Islam untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Menyelenggarakan pengabdian pada Masyarakat sebagai wujud penerapan hasil penelitian guna perkembangan pengetahuan dan tehnologi. Mengenbangkan jejaringan kerja sama dengan dunia kerja dan dunia usaha di bidang ekonomi dan bisnis Islam pada tataran nasional dan internasional. Tujuan Universitas Qomaruddin Tujuan pendirian Universitas Qomaruddin (UQ) Gresik adalah : QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. Menghasilkan Sarjana Islam yang memiliki pengetahuan, keterampilan komprehensif dalam bidang ilmu-ilmu keislaman dengan karakter dasar kepesantrenan. Menghasilkan karya penelitian dalam bidang ilmu keislaman dan kemasyarakat. Menghasilkan karya pengabdian masyarakat yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, bangsa, agama dan Negara. Menghasilkan disiplin ilmu baru sebagai sumbangsih terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi. Deskripsi Hasil Penelitian Jumlah responden yang dibuat sebagai sampel sebanyak 40 Mahasiswa Semester VI Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) setiap mahasiswa diberi lembar kuesioenr untuk memberikan jawaban, dalam penelitian ini akan melakukan mengidentifikasi karakter responden yang didasarkan pada jenis kelamin, angkatan masuk, usia dan kelas, semester. Deskripsi responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 2. Karakteristik Responden Mahasiswa . = . Variabel Kategori Frekuensi Persentase (%) Jenis Kelamin Laki-Laki Perempuan Usia 20 - 22 tahun 23 - 25 tahun Prodi/Kelas Prodi PAI 6A Prodi PAI 6B Prodi PAI 6C Berdasarkan tabel 2 terlihat jumlah persentase jenis kelamin yang paling tinggi adalah Perempuan yaitu 33 responden atau 82 % dan jumlah persentase jenis kelamin yang terendah adalah Laki-laki yaitu 7 responden atau 18 %. Hal ini menunjukkan bahwa Mahasiswa semester VI prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik mayoritas jenis kelamin adalah perempuan. Jumlah dan presentasi usia responden dalam penelitian ini didominasi usia 21-22 tahun dengan jumlah responden sebanyak 30 atau 75 %. Hal ini menunjukkan bahwa Mahasiswa semester VI prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungan Gresik, mayoritas umur mahasiswa rata-rata umur 21 tahun. Adapun jumlah responden berdasarkan kelas sebanyak 12 mahasiswa kelas PAI. A, sebanyak 15 mahasiswa kelas PAI B. , sebanyak 13 mahasiswa kelas PAI. Mahasiswa semester VI prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungan Gresik dibagi menjadi i kelas Adapun Hasil pengujian t . dilihat dari tabel 3 sebagai berikut: Model . Kepribadian Lingkungan Keluarga Pendidikan KWU Tabel 3. Hasil Uji t . Unstandardized Standardized coeffisients A p-value Berikut ini hasil penelitian dari uji t . sebagai berikut: Hasil penelitian terhadap variabel Kepribadian (X. , diperoleh t hitung sebesar -2,201, sedangkan t tabel sebesar 1,67203. Hasil ini menunjukkan bahwa t hitung > t tabel dengan signifikan sebesar 5%. Dengan demikian hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa secara parsial variabel kepribadian terbukti berpengaruh terhadap minat wirausaha mahasiswa QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. semester VI prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. Hasil penelitian terhadap variabel Lingkungan Keluarga (X. , diperoleh t hitung sebesar 8. sedangkan t tabel sebesar 1,67203. Hasil ini menunjukkan bahwa t hitung > t tabel dengan signifikan sebesar 5%. Dengan demikian hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa secara parsial variabel Lingkungan Keluarga terbukti berpengaruh terhadap minat wirausaha mahasiswa semester VI Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. Hasil penelitian terhadap variabel Pendidikan Kewirausahaan (X. , diperoleh t hitung sebesar 305 sedangkan t tabel sebesar 1,67203. Hasil ini menunjukkan bahwa t hitung > t tabel dengan signifikan sebesar 5%. Dengan demikian hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa secara parsial variabel Pendidikan Kewirausahaan terbukti berpengaruh terhadap minat wirausaha mahasiswa semester VI prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. Tabel 4. Hasil uji F . Model Regresion Residual Total Sum of square Mean square Sig. Dari tabel diatas terlihat bahwa nilai regresi memiliki tingkat signifikansi 0,00 nilai ini lebih kecil dari 0,05 atau nilai signifikansi < dan F hitung memiliki nilai 112,219 sedangkan Ftabel memiliki nilai 2,76 ini berarti F hitung > F tabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya secara simultan terbukti ada pengaruh signifikan Kepribadian (X. Lingkungan keluarga (X. , dan Pendidikan Kewirausahaan (X. terhadap Minat Wirausaha (Y). Berdasarkan penelitian dan analisis yang diteliti dengan menggunakan alat bantu aplikasi SPSS 21 for windows maka peneliti dapat menginterprestasikan hasil sebagai berikut : Pembuktian hipotesis regresi secara parsial dengan menggunakan uji t ditunjukan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen yang terdiri dari Kepribadian (X. , lingkungan keluarga (X. dan pendidikan kewirausahaan (X. , secara parsial terhadap variabel dependen yaitu minat berwirausaha (Y). Kepribadian (X. memperoleh thitung sebesar 2,76 sedangkan ttabel sebesar 2,201 pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian hasil perhitungan statistik terbukti bahwa secara parsial variabel Kepribadian (X. terbukti berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa semester VI prodi. Pendidikan Agama Islam (IAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. sesuai dengan pendapat Rivai . dan Setiawan dan Waridin, . Lingkungan Keluarga (X. memperoleh thitung sebesar 3. 388 sedangkan ttabel sebesar 000 pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian hasil perhitungan statistik terbukti bahwa secara parsial variabel Lingkungan Keluarga (X. terbukti berpengaruh signifikan terhadap Minat wirausaha Mahasiswa semester VI prodi. Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. sesuai dengan pendapat Rivai . dan Setiawan dan Waridin, . Pendidikan Kewirausahaan (X. memperoleh thitung sebesar 8,305 sedangkan ttabel 000 pada taraf signifikan 5%. Dengan demikian hasil perhitungan statistik terbukti bahwa secara parsial variabel Pendidikan Kewirausahaan (X. terbukti berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa semester VI prodi. Pendidikan Agama Islam (IAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. sesuai dengan pendapat Rivai . dan Setiawan dan Waridin, . QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. Pengujian hipotesis secara simultan dengan menggunakan uji F, diperoleh nilai regresi memiliki tingkat signifikansi 0,00 nilai ini lebih kecil dari 0,05 atau nilai signifikansi < dan Fhitung memiliki nilai 112,119 sedangkan F tabel memiliki nilai 2. 76 ini berarti Fhitung > Ftabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terbukti bahwa Faktor Kepribadian (X. Lingkungan Keluarga (X. dan Pendidikan Kewirausahaan (X3 ) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Minat wirausaha (Y) Mahasiswa semester VI prodi. Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin (UQ) Bungah Gresik. Mangkunegara . bahwa minat wirausaha dipengaruhi oleh Kepribadian. Lingkungan Keluarga dan Pendidikan Kewirausahaan. Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian ini maka kepribadian terbukti mempunyai pengaruh signifikan secara parsial terhadap minat wirausaha Mahasiswa Semester VI Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas (UQ) Bungah Gresik. Hal ini menunjukan bahwa kepribadian mahasiswa yakin, berani mengambil keputusan dan memiliki jiwa pemimpin untuk minat berwirausaha. dengan pendapat Rivai . dan Setiawan dan Waridin . Adapun Lingkungan Keluarga (X. terbukti mempunyai pengaruh signifikan secara parsial terhadap minat wirausaha Mahasiswa Semester VI Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas (UQ) Bungah Gresik. Hal ini menunjukan bahwa lingkungan keluarga orang tua berperan mengarahkan, memberi kebebasan dan memberikan modal kepada mahasiswa untuk sesuai dengan pendapat Rivai . dan Setiawan dan Waridin . Sedangkan Pendidikan Kewirausahaan (X. terbukti mempunyai pengaruh signifikan secara parsial terhadap minat wirausaha Mahasiswa Semester VI Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas (UQ) Bungah Gresik. Hal ini menunjukan bahwa pendidikan wirausaha di peroleh secara formal dari kampus, motivasi dorongan dari dosen dan mahasiswa memahami tentang pendidikan kewirausahaan. sesuai dengan pendapat Rivai . dan Setiawan dan Waridin, . Kepribadian. Lingkungan Keluarga. Pendidikan Kewirausahaan berpengaruh signifikan secara simultan terhadap minat wirausaha Mahasiswa Semester VI Profi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin. Gresik. Hal ini menunjukan bahwa pendidikan kepribadian, lingkungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan perlu diberikan kepada mahasiswa. sesuai Mangkunegara . bahwa minat wirausaha dipengaruhi oleh faktor kepribadian. Lingkungan Keluarga dan Pendidikan Kewirausahaan. Rekomendasi Berdasarkan hasil penelitian ini, maka penulis memberikan beberapa rekomendasi sebagai Bagi Perguruan Tinggi baik mahasiswa maupun mahasiswi Berdasarkan hasil perhitungan, meskipun signifikan variabel kepribadian mendapatkan nilai terendah dibandingkan variabel lingkungan keluarga dan pendidikan kewirausahaan sehingga perlu peningkatan aspek kepribadian mahasiswa seperti dalam pengambilan keputusan dan Bagi mahasiswa semester VI Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) diperlukan peningkatan Lingkungan Keluarga, misalkan melalui dorongan orang tua kepada mahasiswa agar minat wirausaha dapat tercapai. Mahasiswa harus mampu terus meningkatkan dalam belajar mata kuliah pendidikan Dan bagi peneliti yang selanjutnya, diharapkan mencoba melakukan kolaborasi topik yang berkaitan dengan minat wirausaha mahasiswa, mengingat hasil koefisien determinasi . %) yang memungkinkan adanya penambahan variabel baru dalam penelitian ini. QOMARUNA Journal of Multidisciplinary Studies 2023. Vol. No. 01, pp. Kesimpulan Bangsa Indonesia memiliki kelebihan sumber daya manusia yang juga berpotensi meningkatkan angka pengangguran. Jiwa kewirausahaan penting ditumbuhkan di kalangan mahasiswa untuk mengurangi resiko pengangguran. Hasil penelitian menunjukkan variabel kepribadian, lingkungan keluarga, dan pendidikan kewirausahaan berpengaruh signifikan pada minat wirausaha mahasiswa Semester VI Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Universitas Qomaruddin Gresik baik secara individu maupun simultan. Hasil penelitian ini perlu diimplementasikan melalui peningkatan lingkungan keluarga seperti dorongan orang tua kepada mahasiswa terhadap minat wirausaha, peningkatan kapasitas pendidikan kewirausahaan, dan kepribadian mahasiswa melalui pengambilan keputusan dan kepemimpinan. Pernyataan Konflik Kepentinggan Para penulis menyatakan tidak ada potensi konflik kepentingan terkait dengan penelitian, penulisan, dan/atau publikasi dari artikel ini Daftar Pustaka