Jurnal Cahaya Mandalika. Vol. No. 1, 2024,e-ISSN: 2721-4796, p-ISSN: 2828-495XAvailable online at: http://ojs. com/index. php/JCM Akreditasi Sinta 5 SK. Nomor: 1429/E5. 3/HM. 01/2022 RE-DESAIN KARTON BOX PADA KEMASAN BAG IN BOX (BIB) COKELAT CAIR MENGGUNAKAN METODE DFSS UNTUK KEAMANAN PRODUK PERUSAHAAN COKELAT GRESIK Bagus Arif Rahman1 Universitas PGRI Adi Buana. Teknik Industri. Surabaya. Indonesia Email: bagusarfr@gmail. Abstrak: Perusahaan Cokelat Gresik merupakan perusahaan makanan dengan produk utama cokelat cair. Penelitian ini akan berfokus pada produk dengan kemasan BIB karena. Perusahaan Cokelat Gresik pada bulan Maret-Juni terdapat 294 karton box BIB yang diretur oleh pihak customer serta terdapat 167 karton box BIB yang ditemukan cacat atau tidak layak kirim pada area pernyimpanan warehouse. Dalam penelitian ini teknik yang digunakan adalah Design For Six Sigma dengan pendekatan DMADV. Dalam penelitian ini tools yang digunakan adalah control chart, cause and effect diagram, dan pareto diagram. DMADV (Define. Measure. Analyze. Design, dan Verif. adalah suatu metodologi untuk merancang dan meningkatkan layanan baru, produk atau proses. Setelah dilakukan re-desain dan mengambil sample pengecekan menggunakan diagram pareto saat analisa hasil verifikasi desain baru, dari 327 box sample terhitung data kecacatan 77 unit atau 23% karton box cacat sebelum re-desain menjadi 8 unit atau 2,4% karton box cacat setelah re-desain. Implementasi metode DFSS dengan pendekatan DMADV terbukti efektif dalam perencanaan ulang desain karton box BIB. Karena berhasil membuat desain yang optimal dengan mengeliminasi 4 jenis kecacatan karton box berdasarkan VOC menjadi 0. Sebaiknya perusahaan memberikan SOP yang jelas dan training rutin bagi operator agar lebih memahami dan mewaspadai potensi bahaya penyebab kecacatan produk. Kata Kunci : Pengendalian kualitas. Metode DFSS. DMADV Abstract: Gresik Chocolate Company is a food company with the main product of liquid This research will focus on products with BIB packaging because. Gresik Chocolate Company in March-June there were 294 BIB carton boxes returned by the customer and there were 167 BIB carton boxes that were found defective or unfit for delivery in the warehouse storage area. In this study, the technique used was Design For Six Sigma with DMADV In this study the tools used are control charts, cause and effect diagrams, and pareto DMADV (Define. Measure. Analyze. Design, and Verif. is a methodology for designing and improving new services, products or processes. After re-design and taking checking samples using pareto charts when analyzing the results of new design verification, from 327 sample boxes calculated defect data 77 units or 23% defective carton boxes before re-design to 8 units or 2. 4% defective carton boxes after re-design. The implementation of the DFSS method with the DMADV approach proved effective in replanning the BIB carton box Because it succeeded in making an optimal design by eliminating 4 types of defects in carton boxes based on VOC to 0. We recommend that companies provide clear SOPs and regular training for operators to better understand and be aware of the potential dangers that cause product defects. Keywords : Quality control. DFSS Method. DMADV This is an open-access article under the CC-BY-SA License. PENDAHULUAN Seiring dengan berkembangnya teknologi, perusahaan-perusahaan saling berkompetisi di pasar domestik dan internasional untuk menghasilkan produk dengan kualitas terbaik. Setiap perusahaan memiliki batas standar kualitas masing-masing dari produk yang dihasilkan. Keberhasilan suatu produk dapat tercapai dengan adanya kualitas yang baik dari kacamata pelanggan (Wijaya et al, 2. Apabila produk yang dihasilkan tidak memenuhi standar, maka perusahaan harus melakukan pengendalian Pengendalian kualitas dapat dilaksanakan dengan merancang produk itu sendiri beserta proses-proses pembuatannya. Dimana dalam perancangan tersebut telah ditentukan standar, spesifikasi dan kriteria dari produk yang akan dibuat sehingga akan memberikan kepuasan pada konsumen (Hasanuddin 2. Menurut penelitian yang dilakukan oleh (Ningsih 2. pada produsen minuman merk Aqua 330ml yaitu PT Tirta Investama yang telah melalaikan kesehatan para konsumen dari produk yang diproduksi dengan kasus pelaku usaha yang memproduksi barang dalam hal ini adalah minuman dalam kemasan yang terbukti mengalami cacat kemasan. Cacat kemasan yang dimaksud adalah tutup botol air minum merk Aqua dapat dicungkil tanpa merusak segel kemasan. Cacat kemasan tersebut fatalnya sudah yang banyak beredar di pasaran dan sudah dikonsumsi oleh sebagian konsumen. Perusahaan cokelat Gresik merupakan perusahaan bussines to bussines yang bergerak dibidang makanan dengan produk utama cokelat cair yang dijual kepada industri pengolahan makanan yang membutuhkan cokelat cair dalam proses Salah satu produk utama nya adalah cokelat cair seberat 20kg yang dikemas ke dalam plastik dan dimasukkan ke dalam karton atau biasa disebut dengan kemasan Bag In Box (BIB). Penelitian ini akan berfokus pada produk dengan kemasan BIB karena. Perusahaan cokelat Gresik telah mendapatkan beberapa komplain dari customernya akibat defect pada produk dengan kemasan BIB ini dalam kurun waktu 4 bulan berturut-turut. Pada bulan Maret-Juni ada 294 karton box BIB yang diretur oleh customer dan ada 167 karton box BIB yang ditemukan cacat atau tidak layak kirim pada area pernyimpanan warehouse. Permasalahan ini membuat nama perusahaan cokelat Gresik menjadi buruk di mata para konsumen. METODE Jenis penelitian pada karya tulis ilmiah ini menggunakan data kualitatif yaitu penelitian yang menganalisis dan mengumpulkan data berupa informasi yang didapat melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan studi kasus hanya terfokus pada suatu kasus yaitu penyebab kerusakan karton BIB yang diamati dan dianalisis secara cermat hingga tuntas. Diagram Alir Metode Penelitian Pendahuluan Penelitian Mulai Observasi langsung Wawancara dengan pihak terkait Identifikasi dan Perumusan Masalah Studi Pustaka Studi Literatur Laporan Penelitian Pengumpulan dan Pengolahan Data Define : Mengidentifikasi tujuan penelitian Measure : Mengubah VOC menjadi CTQ Analyze : Mengembangkan alternatif desain Design : Mengembangkan desain model Verify : Uji validasi desain Selesai HASIL DAN PEMBAHASAN Validasi bahwa desain dapat diterima dan sesuai pada kepentingan dan improvisasi desain menggunakan diagram pareto. Berikut diagram sebab-akibat dan tabel data pengecekan kualitas karton sebelum dan setelah didesain ulang selama produksi 2 hari sebanyak 6 batch berjumlah 1800 box dan diambil sample sebanyak 327 box: Data Kerusakan Karton Berdasarkan VOC Sealer kurang Karton Produk bocor Label Produk bocor terkena sudut identitas terkena sudut karena tipis bagian atas produk tidak bagian bawah Frekuensi (Uni. Presentase Diagram Sebab-Akibat Kerusakan Karton BIB Data jenis Kerusakan Karton 327 Box Berdasarkan VOC Frekuensi Jenis Kerusakan Berdasarkan VOC (Uni. Presentase Sealer kurang rapat Karton penyok karena tipis Produk bocor terkena sudut bagian atas Label identitas produk tidak tertempel Produk bocor terkena sudut bagian bawah Diagram Pareto Kualitas Karton Data pengecekan kualitas karton 327 box setelah desain ulang Frekuensi Jenis Kerusakan Berdasarkan VOC (Uni. Presentase Sealer kurang rapat Karton penyok karena tipis Produk bocor terkena sudut bagian atas Label identitas produk tidak tertempel Produk bocor terkena sudut bagian bawah Data Kerusakan Setelah Re-desain Sealer kurang Karton Produk bocor Label Produk bocor penyok terkena sudut identitas terkena sudut karena tipis bagian atas produk tidak bagian bawah Frekuensi (Uni. Presentase Diagram Pareto Kualitas Karton Setelah Re-desain DAFTAR PUSTAKA