ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 2 MEI 2023 HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERTUMBUHAN ANAK BALITA DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEKAR BARU KOTA TANJUNG PINANG Sarita Miguna1. Brain Guntoro2. Diah Lestari Supardi3 Fakultas Kedokteran Universitas Batam, maxjoetha@yahoo. Fakultas Kedokteran Universitas Batam, brainguntoro@gmail. Fakultas Kedokteran Universitas Batam, dyiahlestarii@gmail. ABSTRACT Background:Parental education and knowledge greatly influence the provision of stimulation, with higher education and knowledge parents can direct children as early as possible and will influence children's intellect to imagine. Growth and development is a continuous process that occurs from conception and continues into adulthood. In the process of reaching adulthood, children must go through various stages of growth and development. Method:The type of research used in this research is a correlational analytic survey with a cross-sectional study approach that examines the relationship between variables and uses a quantitative approach. The sampling technique in this study used accidental sampling with the data analysis technique used was a statistical testwho squares. Results:Statistical test results for the relationship between mother's knowledge and the growth of children under five at Posyandu in the working area of the New Mekar Health Center in Tanjungpinang City have a significant relationship with the obtained test resultschi squarevalued correlation . value = 0,. Conclusion:Based on the results of the study, it can be concluded that there is a relationship between mother's knowledge and growth of children under five in the posyandu working area of the new Mekar Health Center in Tanjungpinang City. Keywords: Toddler. Knowledge. Growth. ABSTRAK Latar Belakang: Pendidikan dan pengetahuan orang tua sangat berpengaruh terhadap pemberian stimulasi, dengan pendikan dan pengetahuan yang semakin tinggi orang tua dapat mengarahkan anak sedini mungkin dan akan mempengaruhi daya pikir anak untuk Tumbuh kembang merupakan proses yang berkesinambungan yang terjadi sejak konsepsi dan terus berlangsung sampai dewasa. Dalam proses mencapai dewasa inilah, anak harus melalui berbagai tahap tumbuh kembang. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional study yang mengkaji hubungan antara variabel dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan teknik analisa data yang digunakan adalah uji statistik chi square. Hasil: Hasil uji statistik hubungan pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan anak balita di posyandu wilayah kerja puskesmas mekar baru kota tanjungpinang memiliki hubungan yang signifikan dengan diperoleh hasil uji chi-square didapat korelasi bernilai . value = 0,. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan anak balita di posyandu wilayah kerja puskesmas mekar baru kota tanjungpinang. Kata Kunci :Balita. Pengetahuan. Pertumbuhan. Universitas Batam Page 402 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 2 MEI 2023 PENDAHULUAN Anak merupakan dambaan setiap keluarga, anak juga merupakan harapan orangtua, untuk menjadikan anaknya tumbuh sesuai harapan orangtua, maka orang tua harus memastikan bahwa anaknya kelak bisa tumbuh secara optimal . ehat fisi. , dapat dibanggakan serta berguna bagi bangsa dan negara. Sebagai aset bangsa, anak harus mendapat perhatian sejak mereka masih di dalam kandungan (Soetjiningsih. Gde Ranuh, 2. Pendidikan dan pengetahuan orang tua sangat berpengaruh terhadap pemberian pengetahuan yang semakin tinggi orang tua dapat mengarahkan anak sedini mungkin dan akan mempengaruhi daya pikir anak untuk berimajinasi. Dari pendidikan, ibu akan memperoleh pengetahuan dan pemahaman, dengan pengetahuan dan pemahaman yang baik maka akan mudah diterima segala informasi terutama semua kebutuhan yang dibutuhkan oleh anak untuk dapat tumbuh secara optimal. Informasi tersebut meliputi bagaimana cara Pengetahuan dan pemahaman yang baik diperoleh dari suatu pendidikan yang baik melalui proses dan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan (Syah. Muhibin. Peranan ibu sangat bermanfaat bagi proses pertumbuhan anak secara keseluruhan karena orang tua dapat segera mengenali kelainanan proses pertumbuhan anaknya dan sedini mungkin untuk memberikan stimulasi pada pertumbuhan anak secara menyeluruh. Karena itu diperlukan pengetahuan yang benar oleh ibu tentang pemberian stimulasi agar pertumbuhan anak dapat optimal. Tumbuh kembang merupakan proses yang berkesinambungan yang terjadi sejak konsepsi dan terus berlangsung sampai Dalam proses mencapai dewasa inilah, anak harus melalui berbagai tahap Universitas Batam tumbuh kembang. Tercapainya tumbuh kembang optimal tergantung pada potensi Tingkat tercapainya potensi biologis seseorang merupakan hasil interaksi antara faktor genetik dan bio-fisiko-psikososial . iologis, fisik dan psikososia. Proses yang unik dan hasil akhir yang berbedabeda memberikan ciri tersendiri pada setiap anak (Soetjiningsih. Gde Ranuh, 2. Secara individu, pada usia Balita terjadi proses pertumbuhan yang telah berlangsung stabil. Untuk mendukung stabilitas kesehatan pada Balita dapat diupayakan antara lain dengan asupan gizi, lingkungan pengasuhan yang baik, lingkungan yang aman dan nyaman, dan lain-lain. Dari diharapkan pertumbuhan Balita akan Balita tidak mungkin dapat berkembang tanpa bantuan dari oranglain. Itulah sebabnya mengapa diperlukan pengetahuan akan pertumbuhan balita dari keluarga terutama dari ibu (Ani Hidayati. Secara umum istilah pertumbuhan . dan perkembangan . memiliki pengertian yang sama yakni keduanya mengalami perubahan. Tetapi secara khusus yakni sesuai dengan kaidah pertumbuhan berbeda dengan perkembangan. Istilah pertumbuhan mengacu pada perubahan yang bersifat kuantitas, sedangkan per- kembangan lebih mengarah kepada kualitas (UNICEF, 2. Pertumbuhan masalah perubahan dalam besar, jumlah, dan ukuran yang dapat diukur dengan ukuran berat dan Panjang. Pertumbuhan anak sangat berguna bagi perkembangan kecerdasan yang dimulai sejak usia 0 Ae 5 Pertumbuhan dan perkembangan anak tidak hanya tergantung pada status perekonomian keluarga tetapi sangat tergantung pada pola pikir dan pola asuh yang diberikan orang tua pada anaknya. Secara global setiap tahun lebih dari 200 juta anak kurang dari 5 tahun menunjukkan keterlambatan pertumbuhan Page 403 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 2 MEI 2023 dan perkembangan dan 86% terjadi di negara yang sedang berkembang. Sekitar 43% anak di negara berkembang dikhawatirkan anak mengalami gangguan perkembangan (UNICEF, 2. Jumlah balita yang mencapai 10% dari Indonesia 866, menjadikan tumbuh kembang balita sangat penting untuk diperhatikan karena menyangkut kualitas generasi masa depan bangsa. Berdasarkan hasil pelayanan Stimulasi Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) dari lima wilayah Jakarta pada 500 anak didapatkan 57 anak . 9%) mengalami kelainan tumbuh kembang. Kelainan tumbuh kembang yang paling banyak yaitu 22 anak . ertumbuhan yang terlamba. , 14 anak mengalami global delayed , 10 anak kurang gizi, 7 anak mengalami kelainan berat badan dalam beberapa bulan terakhir (Kemenkes RI, 2. Gangguan pertumbuhan yang dicirikan dengan rendahnya tinggi badan menurut umur . pada anak balita di Indonesia mencapai 35,7%. Status gizi balita menurut indikator BB/U menyatakan bahwa prevalensi berat-kurang pada tahun 2013 adalah 19,6%, terdiri dari 5,7% gizi buruk dan 13,9% gizi kurang ( Riskesdas. Data di Indonesia, balita yang ditimbang sesuai standar (Ou8 kali dalam 12 bulan terakhi. sebesar 54,6%, dan yang ditimbang tidak sesuai standar (O8 kali dalam 12 bulan terakhi. sebesar 40%. Proporsi pengukuran panjang atau tinggi badan Ou 2 kali dalam 12 bulan terakhir pada balita sebesar 77,8% (Riskesdas, 2. Puskesmas Mekar Baru merupakan puskesmas yang memiliki posyandu mandiri berjumlah 15 posyandu dengan jumlah sasaran balita yaitu 1893 anak Adapun hasil wawancara dengan salah satu pegawai puskesmas yang menjelaskan bahwa pertumbuhan anak balita yang terdata di Puskesmas Mekar Baru memiliki pertumbuhan yang optimal dan dari data yang tersimpan di Puskesmas Universitas Batam Mekar Baru ini ibu memiliki tingkat pendidikan, informasi, perekonomian, pengalaman, dan sosial budaya yang berbeda yang sangat berpengaruh pada tingkat pengetahuan ibu. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, penulis tertarik untuk meneliti tentang Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Pertumbuhan Anak Balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini adalah survey analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional study dilakukan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang dengan Jumlah sampel sebanyak 70 responden yang diambil menggunakan teknik accidental Penelitian ini dilaksanakan pada Maret Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa data primer diperoleh dari lembar kuesioner dan data sekunder dengan melihat data sesuai dengan buku Kartu Menuju Sehat (KMS) yang dimiliki oleh responden. Hasil penelitian dianalisis dengan Chi-Square Test. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Univariat Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang Tabel Distribusi Frekuensi Pengetahuan Ibu di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang Tingkat Pengetahuan Kurang Cukup Baik Total Frekuensi Persentase Page 404 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 2 MEI 2023 Berdasarkan Tabel 1 menunjukkan bahwa pengetahuan ibu di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjunginang mayoritas dalam keadaan baik sebanyak 50 orang . ,4%), cukup sebanyak 19 orang . ,1%), dan kurang sebanyak 1 orang . ,4%). Pengetahuan ibu masih ada yang cukup dikarenakan masih banyak ibu yang belum mengetahui mengenai pertumbuhan balita Kurangnya sumber informasi yang pengetahuan ibu menjadi cukup dan Pengetahuan adalah suatu hasil dari rasa keingintahuan melalui proses sensoris, terutama pada mata dan telinga terhadap objek tertentu. Pengetahuan merupakan domain yang penting dalam terbentuknya perilaku terbuka atau open behavior. Pengetahuan atau knowledge adalah hasil penginderaan manusia atau hasil tahu seseorang terhadap suatu objek melalui panca indra yang dimilikinya. Panca indra manusia guna penginderaan terhadap objek penciuman, rasa dan perabaan. Pada waktu pengetahuan tersebut dipengaruhi oleh intensitas perhatian dan persepsi terhadap Pengetahuan seseorang sebagian besar diperoleh melalui indra pendengaran dan indra penglihatan. Pengetahuan tentang tumbuh kembang balita sangat penting bagi ibu, hal ini di karenakan tingkat pengetahuan ibu dapat mempengaruhi keberhasilaan dalam tumbuh kembang balita karena pada umumnya ibu yang mempunyai hubungan paling dekat dengan balita (Runthu et al, 2. Distribusi Frekuensi Pertumbuhan Anak Balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang Tabel Distribusi Frekuensi Pertumbuhan Anak Balita di Posyandu Wilayah Kerja Universitas Batam Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang Pertumbuhan Anak Tidak sehat Sehat Total Frekuens Persentase Berdasarkan Tabel 2 menunjukkan bahwa pertumbuhan anak balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang dalam kategori sehat sebanyak 61 orang . ,1%) dan tidak sehat sebanyak 9 orang . ,9%). Ada beberapa faktor yang sering dikaitkan dengan masalah gangguan pertumbuhan pada balita yaitu kemiskinan, sosial dan budaya, peningkatan paparan terhadap penyakit infeksi, kerawanan pangan dan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Masalah pertumbuhan pada balita stunting dapat berpengaruh pada anak balita dalam jangka waktu yang Hal tersebut dapat mengganggu kesehatan, proses pendidikan serta produktifitasnya di kemudian hari. Anak balita stunting cenderung akan sulit mencapai potensi pertumbuhan dan perkembangan yang optimal baik secara fisik maupun psikomotorik (Aridiyah. Upaya intervensi meliputi perbaikan gizi dan kesehatan Ibu hamil merupakan cara terbaik dalam mengatasi stunting. Ibu hamil perlu mendapat makanan yang baik, sehingga apabila ibu hamil terhindar dari Kurang Energi Kronis (KEK). Kemudian persalinan ditolong oleh bidan atau dokter terlatih dan begitu bayi lahir melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Bayi sebelum 6 bulan diberi ASI ekslusif dan bayi mulai usia 6 bulan sampai 2 tahun, selain ASI bayi diberi makanan pendamping ASI. Bayi dan anak juga harus memperoleh kapsul vitamin A,dan imunisasi dasar lengkap, serta melakukan pemantauan pertumbuhan balita di posyandu merupakan upaya yang sangat strategis untuk mendeteksi dini terjadinya gangguan pertumbuhan (Lidia, 2. Page 405 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 2 MEI 2023 Analisis Bivariat Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Pertumbuhan Anak Balita Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang Tabel 3. Hubungan Pengetahuan Ibu Terhadap Pertumbuhan Anak Balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang Pertumbuhan Anak Balita Tingkat Pengetahua Kurang Cukup Baik Total Tidak Sehat Sehat Total f (%) f (%) f (%) Value 1 . Berdasarkan tabel 3 menunjukkan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan anak balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang. Hal ini didukung oleh penelitian Zukhra . yang menyatakan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orangtua tentang stimulasi tumbuh kembang terhadap perkembangan balita yang nilai p < 0,05 . = 0,. (Zukhra & Suci, 2. Hal ini didukung oleh penelitian Katharina . menunjukkan bahwa pengetahuan ibu terhadap tumbuh kembang anak usia 0 - 24 bulan di Puskesmas Kampung Dalam tahun 2016 sebagian besar berpengetahuan baik. Pendidikan, pekerjaan, usia, lingkungan, sosial budaya, pengalaman serta informasi sangat berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan ibu. Wilayah tempat tinggal tidak luput juga membantu ibu dalam meningkatkan pengetahuannya. Tuntutan zaman serta teknologi yang canggih mempermudah ibu untuk mendapatkan informasi mengingat wilayah tempat Universitas Batam tinggal ibu berada di pusat kota yang banyak menyediakan fasilititas yang mempermudah mendapatkan informasi. Akan tetapi pemberian informasi seperti penyuluhan serta KIE (Komunikasi Informasi dan Edukas. terhadap ibu perlu diberikan agar ibu dapat memiliki pengetahuan yang baik seluruhnya, sehingga tidak ada anak yang mengalami keterlambatan tumbuh kembang dan jika ada maka ibu dapat menstimulasi secara dini agar anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai usianya (Katharina & Lit, 2. Ibu yang memiliki tingkat pengetahuan tentang tumbuh kembang balita akan memiliki pemahaman yang baik sehingga deteksi dini terhadap faktor yang menghambat tumbuh kembang balita. Tetapi ibu yang mempunyai tingkat pengetahuan kurang tentang tumbuh kembang balita akan memiliki pemahaman yang kurang baik sehingga dapat bersifat negative terhadap tumbuh kembang balita. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dipaparkan, maka dapat diambil kesimpulan mengenai pengetahuan ibu dan pertumbuhan anak balita, serta hubungan antara pengetahuan ibu dan pertumbuhan anak balita, sebagai berikut: Pengetahuan ibu di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjunginang mayoritas dalam keadaan baik . ,4%), cukup . ,1%), kurang . ,4%). Pertumbuhan anak balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang dalam kategori sehat . ,1%) dan tidak sehat . ,9%). Berdasarkan uji analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan anak balita di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang . <0,. Page 406 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 2 MEI 2023 SARAN Hasil penelitian diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki balita agar leih mengerti pentingnya pengetahuan bagi pertumbuhan anak balita. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tentang pertumbuhan anak UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terimakasih kepada dr. Mariaman Tjendera. Kes dan Kasih Purwati. Kes yang telah memberikan saran dan kritik pada penelitian ini. Ucapan terimakasih juga penulis ucapkan kepada Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Mekar Baru Kota Tanjungpinang. DAFTAR PUSTAKA