Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2022 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 RESPON PETANI TERHADAP KUALITAS KINERJA PENYULUH DI DESA TUNFEU KECAMATAN NEKAMESE KABUPATEN KUPANG (Farmer's Response To The Quality Of Extension Performance In Tunfeu Village. Nekamese Subdistrict. Kupang Regenc. Oleh: Satria A. Bentura. Leta R. Levis. Lika Bernadina Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana Penulis korespondensi : satriaandre48@gmail. Diterima : 03 Maret 2023 Disetujui : 15 Maret 2023 ABSTRACT The purpose of this study is to find out the performance of extension workers in Tunfeu village in empowering farmers, then to find out the response of farmers to the quality of extension performance in Tunfeu village. The population in this study was a member of a farming group that developed various types of farming, respondents totaling 99 people selected by census. The type of data used are primary data and secondary data. The results of this study show that. A contributing factor in the performance of Agricultural extensionists in empowering farmers in Tunfeu village is the role of extension workers as educators, consultants, informants, escorts and mentors. Then the following is . The response of farmers to the quality of extension performance in Tunfeu village in this study was in the category of "Excellent" where the total average score of 4. 5 with a maximum score percentage was 90%. Keywords : Response. Quality. Extension Performance ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja penyuluh di desa Tunfeu dalam memberdayakan petani, kemudian untuk mengetahui respon petani terhadap kualitas kinerja penyuluh di desa Tunfeu. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota kelompok tani yang mengembangkan berbagai jenis usahataninya, responden berjumlah 99 orang dipilih secara sensus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa. Faktor pendukung kinerja penyuluh Pertanian dalam memberdayakan petani di desa Tunfeu ialah peran penyuluh sebagai educator,konsultan,informatory,pendamping dan pembimbing. Kemudian yang berikut yaitu . Respon petani terhadap kualitas kinerja penyuluh di desa Tunfeu dalam penelitian ini berada pada kategori AuSangat baikAy dimana total skor rata-rata 4,5 dengan presentase skor maksimum ialah sebesar 90% Kata Kunci : Respon. Kualitas. Kinerja Penyuluh Bentura, et al. Repon Petani Terhadap Kualitas Kinerja a. Page 79 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2022 PENDAHULUAN Pertanian dalam pengertian yang luas yaitu kegiatan manusia untuk memperoleh hasil yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan juga hewan yang pada mulanya dicapai dengan jalan sengaja menyempurnakan segala kemungkinan yang telah diberikan oleh alam guna mengembangbiakkan tumbuhan dan atau hewan tersebut (Aarsten, 1. Pengertian Pertanian dalam arti sempit yaitu segala aspek biofisik yang berkaitan dengan usaha penyempurnaan budidaya tanaman untuk memperoleh produksi fisik yang maksimum (Sumantri, 1. Indonesia merupakan salah satu negara agraris dimana, sebagian besar penduduknya tinggal di perdesaan dengan mata pencaharian sebagai petani. Penduduk Indonesia pada umumnya mengkonsumsi hasil pertanian untuk makanan pokok mereka. Hasil produksi tanaman padi di Indonesia belum bisa memenuhi target kebutuhan masyarakat karena ada di beberapa daerah di Indonesia yang masih mengalami kelaparan (Agriculture Sector Review Indonesia, (Mardikanto, 2. penyuluhan pertanian adalah suatu proses perubahan sosial, ekonomi dan politik untuk memberdayakan dan memperkuat kemampuan masyarakat melalui proses belajar bersama yang partisipatif, agar terjadi perubahan perilaku pada diri semua stakeholders . ndividu, kelompok, kelembagaa. yang terlibat dalam proses pembangunan, demi terwujudnya kehidupan yang berdaya, mandiri dan partisipatip yang semakin sejahtera dan Pembangunan adalah suatu proses perubahan sosial dengan partisipasi yang luas dalam suatu masyarakat yang dimaksudkan untuk kemajuan sosial dan material . ermasuk bertambah besarnya kebebasan, keadilan dan kualitas lainnya yang diharga. untuk mayoritas rakyat melalui kontrol yang lebih besar yang mereka peroleh terhadap lingkungan mereka (Rogers, 1. Pembangunan pertanian adalah upaya-upaya pengelolaan sumberdaya alam yang dilakukan untuk memastikan kapasitas produksi pertanian jangka panjang dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui pilihan- p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 pilihan pendekatan yang ramah terhadap lingkungan (Anasfisia & M Musiyam, 2. (Marliati et al. , 2. Jurnal Kinerja Penyuluhan. Faktor-faktor Penentu Peningkatan Kinerja Penyuluh Pertanian Dalam Memberdayakan Petani (Kasus di Kabupaten Kampar Provinsi Ria. Determinant Factors To Increase Agri-Extension worker Performance To Empower Farmer (A Case Studi In District Of Kampar. Riau Provinc. menyimpulkan bahwa Petani berada pada usia produktif dan pengalaman beragribisnis cukup lama, namun belum ditunjang oleh pendidikan formal dan non formal yang tinggi serta belum didukung oleh luas penguasaan lahan pertanian yang memadai. Tingkat kinerja penyuluh pertanian dalam memberdayakan petani relatif belum baik . ategori AucukupA. , hal ini disebabkan oleh faktor-faktor yang berpengaruh nyata terhadap kinerja penyuluh pertanian yaitu: karakteristik sistem sosial . ilai-nilai sosial budaya. fasilitasi agribisnis oleh lembaga pemerintah dan akses petani terhadap kelembagaan agribisni. dan kompetensi penyuluh . ompetensi komunikasi. kompetensi penyuluh membelajarkan petani dan kompetensi penyuluh berinteraksi sosia. , termasuk kategori AucukupAy dan kompetensi wirausaha penyuluh tidak berpengaruh nyata terhadap kinerja penyuluh dalam memberdayakan petani. (Arifianto et al. , 2. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh karateristik penyuluh, kondisi kerja dan motivasi terhadap kinerja penyuluh pertanian dan pengaruhnya terhadap perilaku petani di Kabupaten Rembang. Penelitian dilakukan di Kabupaten Rembang dan merupakan penelitian kuantitatif analitik. Responden penelitian sebanyak 136 orang penyuluh pertanian atau seluruh populasi, kemudian untuk mengetahui out put kinerja penyuluhpertanian yaitu perilaku petani, dibutuhkan responden petani Menurut (Slamet, 1. program penyuluhan pembangunan yang efektif dan efisien dapat dikembangkan oleh tenaga profesional di bidang penyuluhan pembangunan, hal ini hanya memungkinkan apabila program penyuluhan diwadahi oleh sistem kelembagaan penyuluhan yang jelas dan pelaksanaanya didukung oleh tenaga-tenaga yang kompeten di bidang penyuluhan Bentura, et al. Repon Petani Terhadap Kualitas Kinerja a. Page 80 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2022 Sejalan dengan pemikiran (Slamet, 1. Salah satu tonggak untuk pelaksanaan revitalisasi ini adalah telah disyahkannya Undang-undang Sistem Penyuluhan Pertanian. Perikanan dan Kehutanan (SP3K) No. 16 Tahun 2006 pada tanggal 18 Oktober 2006. UU ini merupakan suatu titik awal dalam pemberdayaan para petani melalui peningkatan sumberdaya manusia dan kelembagaan para penyuluh pertanian PNS, swasta dan penyuluh pertanian swadaya. Permasalahan pokok yang dihadapi selama ini adalah rendahnya kualitas dan kuantitas tenaga penyuluh. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis faktor-faktor penentu manakah yang efektif berpengaruh terhadap tingkat kinerja penyuluh pertanian. Oleh karena itu berdasarkan penjelasan diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang AuRespon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Di Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten KupangAy Berdasarkan tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung kinerja penyuluh dalam memberdayakan petani dan Untuk mengetahui respon petani terhadap kualitas kinerja penyuluh di desa Tunfeu METODE PENELITIAN Penelitian ini telah dilaksnakan di Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang pada bulan April-Mei 2021. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu ditetapkan secara sengaja karena terdapat banyaknya kelompok tani yang sudah diketahui sebelumnya sesuai dengan kepentingan penelitian. Lokasi yang dipilih untuk penelitian ini adalah. Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang karena daerah ini terdapat beberapa kelompok tani yang masih aktif dan sudah lama terbentuk. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota kelompok tani yang mengembangkan berbagai macam jenis usahataninya,yang dimana di Desa Tunfeu tersebut terdapat empat jenis kelompok tani yaitu kelompok tani Harapan Kona yang terdapat 17 anggota kelompok tani, kelompok tani Manekan yang berjumlah 30 ang- p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 gota,kelompok tani Oekolo 26 anggota dan juga Kelompok tani Aim Hit Nekaf Mese berjumlah 26 orang sehingga dalam penelitian ini total responden berjumlah 99 orang Untuk menentukan jumlah petani sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin dalam Levis 2017 yaitu : Dengan demikian jumlah sampel yang diinginkan dari keempat kelompok yang jumlah anggotanya 99 orang yaitu 50 petani. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Sistem kuantifikasi telah menggunakan skala Likert dalam open ended questions artinya setiap pertanyaan atau pernyataan memiliki lima peluang jawaban (Skala Likert 1,2,3,4,. untuk dipilih satu jawaban oleh responden, dan setiap pertanyaan diakhiri dengan pertanyaan mengapa. Untuk mencari skor rata-rata masingmasing responden dalam penilaian kinerjapenyuluh akan menggunakan rumus sebagai berikut (Levis, 2. = (Rumus . = Skor rata-rata untuk penilaian kinerjapenyuluh oleh responden ke-i = Jumlah dari pertanyaan 1- n 1,2,3,4,5 = Skala Likert = Jumlah pertanyaan Untuk mengetahui dalam kategori penilaian kinerja penyuluh i tertentu dari seorang responden digunakan rumus sebagai berikut: Untuk mengetahui skor rata-rata dari seluruh responden dapat dihitung dengan rumus (Levis 2. AA. Rumus 2. (Levis, 2. Keterangan: Bentura, et al. Repon Petani Terhadap Kualitas Kinerja a. Page 81 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2022 Psi . = skor rerata penilaian kinerja seluruh responden X i = Skor rata Oe rata Oe rata Oe rata responden ke Oe i . ari rumus . n=jumlah responden Untuk mengetahui dalam kategori mana penilaian kinerjapenyuluh dari seluruh responden adalah: Psi (Ko. /5 X 100%. Rumus 3 ((Levis, 2. Membandingkan nilai persentase pencapaian skor maksimum dari skor rata-rata dengan kategori rujukan maka akan diketahui pada kategori mana seorang responden itu berada. p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 (Budianto, 2. mengungkapkan bahwa respon pada hakekatnya merupakan tingkah laku balas atau juga sikap yang menjadi tingkah laku rangsangan-rangsangan proksimal . angsangan dalam bentuknya yang sudah diolah oleh HASIL DAN PEMBAHASAN Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Di Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Table 1. Respon Petani terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani di Desa Tunfeu Kecamatan Nekamese Kabupaten Kupang Presentase Skor Maksimum 20 Ae 35 Kategori Respon Jumlah Presentase (%) Sangat Tidak Baik 36 Ae 51 Tidak Baik 52 Ae 67 Cukup Baik 68 Ae 83 Baik 84 Ae 100 Sangat Baik Jumlah Sumber : Analisis Data Primer Tahun 2021 Dari tabel di atas dapat diketahui sebagian besar responden sebanyak 20 orang . 00%) berada pada kategori AubaikAy dalam hal Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani di Desa Tunfeu, kemudian yang merespon Cukup baik sebanyak 30 orang . 00%), sedangkan Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani di Desa Tunfeu yag berada pada kategori sangat baik, tidak baik dan sangat tidak baik adalah . ,00%) atau tidak ada. Dengan demikian Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Mem- berdayakan Petani di Desa Tunfeu berada pada kategori Aucukup baikAy. Mengenai kelima indikator diatas maka dapat dirumuskan masingmasing indicator yang ada, dalam bentuk Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani di Desa Tunfeu adalah sebagai berikut : Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Di Sebagai Edukator Tabel 2. Distribusi Petani Berdasarkan Respon Terhadap Kinerja Penyuluh Dalam Bentura, et al. Repon Petani Terhadap Kualitas Kinerja a. Page 82 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2022 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Memberdayakan Petani Sebagai Edukator Presentase Skor Maksimum 20 Ae 35 Sangat Buruk 36 Ae 51 Buruk 52 Ae 67 Sedang 68 Ae 83 Baik 84 Ae 100 Sangat Baik Kategori Respon Jumlah Presentase (%) Sumber : Analisis Data Primer Tahun 2021: Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa skor rata-rata Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Edukator di Desa Tunfeu memiliki rata-rata sebesar 4,4 dan presentase pencapaian skor maximum dari nilai tersebut sebesar 88,53%. Nilai ini jika dibandingkan dengan kategori rujukan berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebagai Edukator dalam Memberdayakan Petani tergolong sangat Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Di Sebagai Informator Tabel 4. 13 Distribusi Petani Besrdasarkan Respon Terhadap Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Informator Presentase Skor Maksimum 20 Ae 35 Sangat Buruk 36 Ae 51 Buruk 52 Ae 67 Sedang 68 Ae 83 Baik 84 Ae 100 Sangat Baik Kategori Respon Jumlah Presentase (%) Sumber : Analisis Data Primer Tahun 2021 Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa skor rata-rata Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Informator di Desa Bentura, et al. Repon Petani Terhadap Kualitas Kinerja a. Page 83 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2022 Tunfeu rata-rata sebesar 4,4 dan presentase pencapaian skor maximum dari nilai tersebut sebesar 88,00%. Nilai ini jika dibandingkan dengan kategori rujukan berada pada kategori sangat Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Informator di Desa Tunfeu dalam memberdayakan petani tergolong sangat baik. Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Di Sebagai Pendamping Tabel 4. 14 Distribusi Petani Besrdasarkan Respon Terhadap Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Pendamping Presentase Skor Maksimum 20 Ae 35 Kategori Respon Jumlah Presentase (%) Sangat Buruk 36 Ae 51 Buruk 52 Ae 67 Sedang 68 Ae 83 Baik 84 Ae 100 Sangat Baik Sumber : Analisis Data Primer Tahun 2021 Dari Tabel 4. 14 di atas dapat diketahui bahwa Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa skor rata-rata Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Pendamping di Desa Tunfeu rata-rata sebesar 4,4 dan presentase pencapaian skor maximum dari nilai tersebut sebesar 88,26%. Nilai ini jika dibandingkan dengan kategori rujukan berada pada kategori sangat Dengan demikian dapat disimpulkan bah- wa Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Pendamping di Desa Tunfeu dalam memberdayakan petani tergolong sangat baik. Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Di Sebagai Konsultan Tabel 4. 15 Distribusi Petani Besrdasarkan Respon Terhadap Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Konsultan Presentase Skor Maksimum 20 Ae 35 Kategori Respon Jumlah Presentase (%) Sangat Buruk 36 Ae 51 Buruk 52 Ae 67 Sedang 68 Ae 83 Baik 84 Ae 100 Sangat Baik Sumber : Analisis Data Primer Tahun 2021 Dari Tabel 4. 15 di atas dapat diketahui bahwa banyaknya sampel 50 orang . %) berada pada kategori sangat baik sebanyak45 . 00%) orang, kemudian yang berada pada Bentura, et al. Repon Petani Terhadap Kualitas Kinerja a. Page 84 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 1 Edisi April 2022 kategori baik sebanyak 4 . 00%) orang, dan yang berada pada kategori cukup baik sebanyak 1 . 00%) sedangkan yang berada pada kategori sangat tidak baik, tidak baik . ,00%) atau tidak p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Pembimbing Tabel Distribusi Petani Besrdasarkan Respon Terhadap Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Pembimbing Presentase Skor Maksimum 20 Ae 35 36 Ae 51 52 Ae 67 68 Ae 83 84 Ae 100 Kategori Respon Sangat Buruk Buruk Sedang Baik Sangat Baik Jumlah Presentase (%) Sumber : Analisis Data Primer Tahun 2021 Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa skor rata-rata Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai pembimbing di Desa Tunfeu rata-rata sebesar 4,4 dan presentase pencapaian skor maximum dari nilai tersebut sebesar 88,26%. Nilai ini jika dibandingkan dengan kategori rujukan berada pada kategori sangat Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Respon Petani Terhadap Kualitas Kinerja Penyuluh Dalam Memberdayakan Petani Sebagai Konsultan di Desa Tunfeu dalam memberdayakan petani tergolong sangat baik. PENUTUP rata-rata 4,7 dengan presentase skor maksimum sebesar 94 % Saran Berdasarkan kesimpulan di atas serta temuan lain dalam penelitian ini maka dapat disarankan beberapa hal sebagai berikut : Kiranya penyuluh mempertahankan kinerjanya agar dapat terus mendukung para petani sehingga dapat memperkuat kemampuan dan kemandirian petani Untuk Pemerintah agar mempercepat dalam proses penyediaan Benih DAFTAR PUSTAKA