E-ISSN 2798-3846 Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 PELATIHAN DIGITAL MARKETING PADA KOMUNITAS KELUARGA BESAR BURUH MIGRAN INDONESIA (KABAR BUMI) PONOROGO Ana Dhaoud Daroin1. Novita Erliana Sari2. Maretha Berlianantiya2. Erlinda Harum Ramandha2. Zenu Khanafi2. Zidni Karimatin NisaAo2 Universitas Negeri Malang Universitas PGRI Madiun *anadhaoud. feb@um. id, novita@unipma. id, maretha@unipma. id, erlinda@gmail. zenukhanafi@gmail. com, zidni@gmail. ABSTRAK Para mantan pekerja migran memutuskan untuk tidak kembali lagi bekerja di luar negeri dan memilih untuk mendirikan atau mengembangkan usaha di kampung halaman. Namun, keinginan ini tidak diiringi pemahaman tentang digital marketing yang sangat penting pada saat Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah mengedukasi anggota komunitas Kabar Bumi tentang konsep dasar digital marketing. dan menambah pengetahuan tentang pemanfaatan platform aplikasi digital marketing yang mudah digunakan dan bermanfaat dalam mengembangkan usaha. Mitra kegiata pengabdian adalah komunitas keluarga buruh migran Indonesia (Kabar Bum. Cabang Ponorogo dengan jumlah 33 peserta. Metode menggunakan 5T yaitu to know, to understand, to plann, to action, dan to reflection. Pengambilan data dilakukan dengan observasi di lapangan, pemberian feedback dan penugasan mandiri. Hasil pengabdian masyarakat yaitu komunitas Kabar Bumi merupakan komunitas yang solid dan aktif dalam kegiatan sosial, namun belum ada integrasi antaranggota terkait bisnis. Selain itu pengetahuan dasar tentang digital marketing masih rendah. Ada motivasi kuat dari anggota untuk belajar dan melakukan kewirausahaan sosial. Kegiatan ini mencapai target yaitu peserta berhasil memanfaatkan google my business sebagai pemasaran digital pertama bagi usaha masingmasing anggota dengan baik. Kata Kunci: Manajemen Usaha. Komunitas. Pemasaran Digital ABSTRACT Former migrant workers decide not to return to work abroad and choose to establish or develop businesses in their hometowns. However, this desire is not accompanied by an understanding of digital marketing, which is very important now. This community services aims to educate members of the Kabar Bumi community about the basic concepts of digital marketing. increase knowledge about using digital marketing application platforms that are easy to use and useful in developing businesses. Partners in this activity are the Indonesian Migrant Workers Family Community (Kabar Bum. Ponorogo Branch, with a total of 33 participants. The method uses 5T namely to know, to understand, to plann, to action, and to reflection. Data collection was carried out by observing the field and providing feedback and independent The findings of community service activities are that the Kabar Bumi community is a community that is solid and active in social activities. Still, there is no integration between members regarding business. In addition, basic knowledge of digital marketing is still low. There is a strong motivation from the members to learn and do social entrepreneurship. This activity achieved the target. participants successfully utilized google my business as the first digital marketing for each member's business properly. Keywords: Business Management. Community. Digital Marketing Tanggal Masuk: 20 Mei 2024 Tanggal Diterima: 24 Juni 2024 Halaman: 50-59 Daroin. Sari. Berlianantiya. Ramandha. Khanafi, dan NisaAo Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 PENDAHULUAN Rendahnya ketersediaan lowongan kerja di dalam negeri telah mendorong para pencari kerja untuk memanfaatkan peluang dan kemungkinan bekerja di luar negeri. Pekerja migran Indonesia telah menjadi alternatif bagi banyak orang yang sudah menyerah dalam mengatasi permasalahan ekonomi. Tingginya keinginan masyarakat sebagai pekerja migran dikaitkan dengan terciptanya ketahanan ekonomi bagi Pekerja migran dalam pengertian Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Pasal 1: Pekerja Migran Indonesia ialah setiap warga negara Indonesia yang akan datang, sedang atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Republik Indonesia. Tindakan menjadi pekerja migran ini muncul dari motif mendapatkan penghasilan untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Mengingat, besaran kurs mata uang asing cenderung lebih tinggi dibanding mata uang dalam negeri. Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan salah satu pahlawan bangsa karena diakui sebagai salah satu sumber devisa bagi bangsa Indonesia. Potret demografi yang ada menunjukkan mayoritas berpendidikan sekolah menengah, domisili asal dari desa, pekerjaan kepala keluarga . sebagai buruh atau kuli bangunan dengan tingkat pendapatan suami yang tidak pasti. Permasalahan klasik tersebutlah yang membuat PMI memaksakan diri bekerja di luar negeri dengan tujuan untuk memperbaiki ekonomi keluarga (OJK, 2021, 2. Permasalahan mengenai para PMI sangatlah kompleks, mulai dari dokumen keberangkatan, legalitas, ijin bekerja, kasus kekerasan fisik, psikologis hingga pelecehan Kondisi ini menyebabkan terbentuknya komunitas buruh migran. Komunitas pekerja migran terbentuk karena adanya solidaritas antaranggota dan keinginan untuk mengangkat isu-isu migran. Salah satu dari komunitas PMI adalah Kabar Bumi. Komunitas ini memiliki cabang di seluruh Indonesia, salah satunya di Kabupaten Ponorogo. Jawa Timur. Para PMI tersebut, ada yang masih aktif bekerja di luar negeri, maupun yang memutuskan untuk kembali ke kampung halaman. Setelah pulang ke Indonesia, para mantan PMI, kebanyakan mengalami kebingungan. Keinginan untuk mendirikan usaha Daroin. Sari. Berlianantiya. Ramandha. Khanafi, dan NisaAo Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 dan tetap berpenghasilan salah satunya. Komunitas terbentuk untuk memperjuangkan hak-hak PMI. Permasalahan muncul karena ketrampilan yang dimiliki oleh PMI terkait dunia usaha masih minim. Unit usaha yang dijalankan baik berupa perdagangan barang maupun jasa, umumnya masih bersifat konvensional. Pemanfaatan teknologi digital belum di lakukan secara maksimal. Di era digital saat ini, pemanfaatn teknologi sangat luas digunakan. Semua aktivitas manusia terhubung dengan teknologi, baik untuk komunikasi, hiburan maupun pekerjaan. Perangkat seperti gadget sangat mudah ditemukan dan dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan manusia akan teknologi. Dengan menggunakan smartphone, masyarakat dapat saling berkomunikasi dan bertransaksi, menemukan hiburan seperti film dan musik, ataupun menggunggah aneka konten informatif di media-media sosial (Buchdadi et al. , 2. Sebagian besar buruh migran atau orang yang melakukan migrasi hanya menggunakan teknologi digital untuk melakukan komunikasi dan kegiatan yang tidak berorientasi pada hal produktif (Platt et al. , 2012. Oiarzabal & Reips, 2012. Hunter. Ros, et al. , 2. , walaupun beberapa penelitian mengemukakan bahwa buruh migran mampu mengembangkan kewirausahaan di lokasi tujuan (Yang, 2008. Rahman. Wahba & Zenou, 2012. Linter, 2. Tim pengabdian masyarakat mencoba membantu memecahkan masalah yang dihadapi mitra . omunitas Kabar Bum. dengan melakukan pelatihan terkait digital Pelatihan ini bertujuan untuk . mengedukasi anggota komunitas Kabar Bumi tentang konsep dasar digital marketing. menambah pengetahuan tentang pemanfaatan platform aplikasi digital marketing yang mudah digunakan dan bermanfaat dalam mengembangkan usaha. METODE Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Minggu, 20 November 2022 pukul 00 bertempat di sekretariat komunitas Kabar Bumi Desa Ronosentanan. RT. 01/RW. Kecamatan Siman. Kabupaten Ponorogo. Adapun permasalahan yang ditemukan di mitra, berdasarkan hasil observasi awal adalah permasalahan yang dihadapi mitra mengenai usaha yang didirikan belum berkembang sesuai harapan, beberapa usaha Daroin. Sari. Berlianantiya. Ramandha. Khanafi, dan NisaAo Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 belum memiliki izin usaha dan kelengkapan legalitas usaha lainnya. Mitra juga belum memanfaatkan digital marketing secara maksimal, sehingga melalui pelatihan ini diharapkan mitra bisa mengerti pentingnya digital marketing dan mengimplementasikan dalam unit usaha masing-masing. Sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah anggota dan pengurus komunitas Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia (Kabar Bum. cabang Ponorogo sejumlah 80 orang. Jumlah peserta yang hadir dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah 33 orang, yang terdiri dari pengurus komunitas 3 orang dan 30 anggota komunitas. Dari segi pengurus komunitas, semua lini manajemen juga terlibat yaitu ketua komunitas sebagai pimpinan dan motor organisasi, bagian hubungan masyarakat, bagian sumberdaya manusia dan juga bagian administrasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah berbasis Participatory Action Research (PAR). Dalam metode PAR, tim pengabdian masyarakat mengikuti siklus KUPAR yakni to know, to understand, to plann, to action dan to reflection (Rahmat & Mirnawati, 2. Gambaran metode yang digunakan dijelaskan pada gambar 1 berikut: Gambar 1: Metode Pendekatan Pengabdian Masyarakat Tahapan awal yang dilakukan tim pengabdi adalah Auto knowAy pada tahap ini, tim mencoba menggali informasi dasar mitra dan kondisi masayarakat sasaran. Meliputi latar belakang, aktivitas, tingkat pendidikan dan kemungkinan dilakukannya pengabdian masyarakat pada mitra. Hasil dari tahap ini menjadi informasi dasar rencana pelaksanakan kegiatan. Daroin. Sari. Berlianantiya. Ramandha. Khanafi, dan NisaAo Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 Tahapan kedua adalah Auto understandAy pada tahap ini tim mencoba menelusuri secara mendalam dengan melakukan wawancara kepada manajemen komunitas Kabar Bumi, tokoh masyarakat, dan beberapa anggota komunitas. Tahapan ini bertujuan untuk memastikan apa masalah dasar yang dihadapi mitra. Berikutnya, tim pengabdian masyarakat melakukan tahapan Auto plannAy dimana tim secara bersama-sama merancang kegiatan dan target yang ingin dicapai dalam kegiatan. Pada kegiatan ini, tim melibatkan manajemen komunitas, tokoh masyarakat setempat, dan anggota komunitas. Tahapan selanjutnya "to action" . elancarkan aks. adalah tahap implementasi mengoptimalkan aset yang dimiliki. tujuannya adalah agar aset-aset tersebut dapat difungsikan secara optimal dan proporsional (Erlyana & Hansen, 2. Tahapan terakhir adalah "to reflection" . adalah tahap di mana tim pengabdian dan masyarakat mengevaluasi dan memantau aksi pemberdayaan yang telah hal ini bertujuan agar pemberdayaan menjadi terarah dan dapat diukur secara efektif (Agus et al. , 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat diawali dengan melakukan survei awal kebutuhan mitra. Berdasarkan hasil survei diperoleh data bahwa dari 80 anggota komunitas, 72 anggota memiliki usaha yang dikelola sendiri, rincian jenis usaha sebagai berikut. Tabel 1. Jenis Usaha Anggota Komunitas Kabar Bumi Jenis usaha Laki-Laki Perempuan Jumlah Makanan, inuman Garmen Kerajinan Jasa Jumlah Sumber: Hasil Observasi . Daroin. Sari. Berlianantiya. Ramandha. Khanafi, dan NisaAo Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 Hal ini menyatakan bahwa 90% . memiliki usaha yang dikelola Dari 90% anggota tersebut, sebanyak 82% . telah memiliki izin usaha, baik dalam bentuk PIRT. SIUP ataupun NPWP usaha. Hal ini menunjukkan bahwa motivasi anggota untuk menjadi wirausaha tinggi. Namun hal ini belum diiringi dengan pengetahuan tentang pemasaran digital. Selama ini, mitra menjalankan usaha dengan pemasaran word of mouth . atau pemasaran dari mulut ke mulut. Temuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di komunitas Kabar Bumi meliputi yaitu komunitas Kabar Bumi memiliki motivasi yang baik dalam bidang Hal ini dbuktikan dengan semua anggota komunitas memiliki usaha, baik bersifat perorangan yang memiliki badan hukum, badan usaha yang bentuknya industri rumah tangga, maupun jenis usaha yang belum memiliki badan hukum. Komunitas memiliki kegiatan rutin setiap bulan, berupa temu komunitas. Pada pertemuan rutin juga dilakukan transfer pengetahuan tentang isu buruh migran. Gambar 2: Ikrar Komunitas dan Komitmen untuk Pengembangan Diri Anggota. Hasil temuan juga menunjukkan bahwa belum ada integrasi bisnis antar anggota Hal baik yang terjadi di komunitas Kabar Bumi adalah seluruh anggota komunitas, telah memiliki bidang usaha. Namun, belum ada integrasi bisnis antar Sebagai ilustrasi, ada anggota komunitas yang mempunyai usaha makanan olahan bakso. Dari segi produksi membutuhkan bahan baku tusuk bambu, daging dan Dalam komunitas ada anggota yang bisa menyediakan sumber daya tersebut. Akan lebih baik jika ada integrasi antar usaha satu anggota dengan anggota lain. Daroin. Sari. Berlianantiya. Ramandha. Khanafi, dan NisaAo Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 sehingga bisa saling membantu dari segi ekonomi dan ketersediaan bahan baku. Gambar 3 menunjukkan anggota komunitas yang mengikuti pengabdian masyarakat. Gambar 3: Anggota Komunitas Kabar Bumi Ponorogo Pemanfaatan sosial media pada anggota komunitas Kabar Bumi, masih mengacu pada penggunaan untuk sosial media pribadi. Peruntukan untuk aktifitas usaha, mulai dari branding, pemasaran, penjualan dan after selling belum sepenuhnya dilakukan. Sudah ada anggota yang memiliki akun usaha di sosial media . oogle my business, review, instagram, facebook, dl. namun, belum dikelola secara maksimal. Gambar 4 menunjukkan aktivitas tim pengabdian masyarakat dalam transfer ilmu tentang digital Gambar 4: Transfer Ilmu Pemanfaatan Digital Marketing Daroin. Sari. Berlianantiya. Ramandha. Khanafi, dan NisaAo Volume 4 Nomor 1 Juni 2024 SIMPULAN DAN SARAN Hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat mengenail digital marketing pada komunitas keluarga besar Buruh Migran Indonesia (Kabar Bum. berhasil dan bisa bermanfaat bagi anggota komunitas Kabar Bumi Cabang Ponorogo. Mitra merasa terbantu dengan bertambahnya pengetahuan terkait pengembangan usaha dengan memanfaatkan digital marketing. Komunitas AuKabar bumiAy akan terus melakukan Auupgrading skillAy tentang kewirausahaan dan pengembangan anggota agar lebih berdaya, baik dari segi ekonomi maupun sosial kemasyarakatan. Saran kepada anggota komunitas Kabar Bumi, untuk melakukan upgrading skill anggota terkait manajemen wirausaha dan kerjasama antar anggota terkait pengembangan usaha dengan saling mendukung baik dalam penyediaan bahan baku maupun pemasaran produk. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih ditujukan kepada komunitas keluarga besar buruh migran Indonesia (Kabar Bum. , khususnya cabang Ponorogo yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Segala bentuk bantuan dan kemudahan berupa perijinan, administrasi dan dukungan moril sangat kami apresiasi. DAFTAR PUSTAKA