Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 1. Juni 2025 https://doi. org/10. 52060/mp. E-ISSN 2621-0703 P-ISSN 2528-6250 OPTIMALISASI TEKNOLOGI AI: PENGARUH CHATGPT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA DI INSTITUT WIDYA PRATAMA Victorianus Aries Siswanto1. Tri Pudji Wahjuningsih2. Indrayati3 Institut Widya Pratama Pekalongan. Indonesia e-mail : fixvictor@gmail. com, tripudjiwahjuningsih@gmail. Indrayanti3214@gmail. ABSTRAK Teknologi digital yang terus berkembang telah melahirkan berbagai inovasi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Perkembangan AI kini semakin pesat dan memberikan pengaruh besar di berbagai sektor, tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Salah satu bentuk penerapan AI yang banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan saat ini adalah ChatGPT. Penggunaan ChatGPT dalam proses belajar mengajar menawarkan berbagai kemudahan bagi mahasiswa. Namun, di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai bagaimana penggunaan ChatGPT mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa? Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dan kuantitatif. Sampel diambil dari mahasiswa Institut Widya Pratama Pekalongan sebanyak 103 mahasiswa. Data diperoleh melalui observasi dan penyebaran kuesioner . Setelah data terkumpul, dilakukan pengujian validitas, reliabilitas, dan normalitasnya. Setelah data valid, data dianalisa menggunakan regresi linier dan korelasi. Hasil korelasi (R = 0,. artinya didapatkan ada hubungan yang kuat antara penggunaan ChatGPT dan Motivasi belajar. Sementara itu, hasil analisis regresi linier memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berada di bawah batas 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa di Institut Widya Pratama. Kata kunci : Chatgpt. Motivasi belajar. Kecerdasan Buatan. Pendidikan Tinggi ABSTRACT The continuous advancement of digital technology has led to the emergence of various innovations, including Artificial Intelligence (AI). The rapid development of AI is significantly transforming numerous sectors, particularly the field of education. One prominent application currently being utilized in higher education is ChatGPT. Its integration into the teaching and learning process offers various conveniences for students. However, it also raises critical questions regarding its impact on studentsAo learning motivation. This study employs a descriptive and quantitative research approach, involving 103 students from Institut Widya Pratama Pekalongan as Data were gathered through observation and questionnaire distribution, followed by validity, reliability, and normality tests. After validating the data, linear regression and correlation analyses were The correlation coefficient (R = 0. indicates a strong relationship between ChatGPT usage and learning motivation. Furthermore, linear regression results showed a significance level of 0. 000, which is below 05 threshold, leading to the conclusion that ChatGPT usage significantly influences studentsAo learning motivation at Institut Widya Pratama. Keywords: ChatGPT. Learning Motivation. Artificial Intelligence. Higher Education PENDAHULUAN Kemajuan teknologi menjadi lebih cepat, dan mengubah banyak perubahan dalam sehari-hari. Pengembangan informasi telah mengubah banyak aspek kehidupan orang. Berbagai inovasi baru kemudahan dan kenyamanan di tempat kerja. memberikan lebih banyak hasil yang positif. Salah satu kemajuan yang berkembangan pesat dibidang teknologi pada titik ini adalah (Artifical Intelligenc. Kecerdasan (Artificial Intelligence/AI) merupakan teknologi yang dirancang agar komputer mampu meniru kecerdasan manusia dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Menurut Tjahyanti et , . Kecerdasan buatan adalah bidang dalam ilmu komputer yang memungkinkan sistem atau mesin menjalankan fungsi seperti yang dilakukan oleh manusia. Perubahan Artificial Intellgigence (AI) terus mengalami percepatan dan membawa dampak pada berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan. Salah satu penerapan AI yang semakin meluas di dunia pendidikan adalah teknologi chatbot. ChatGPT, sebagai model berbasis AI, mampu memberikan respons yang relevan dalam berbagai konteks Menurut (Nufus mengatakan chatgpt atau preferensi generik (GPT) adalah teknologi yang dibuat untuk memberikan jawaban yang relevan Penggunaan obrolan dalam proses pembelajaran menyediakan berbagai fasilitas untuk mahasiswa, termasuk:akses cepat ke kebutuhan informasi, dukungan untuk materi https://ejournal. id/index. php/mp This is an open access article under the cc-by license | 198 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 1. Juni . E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 kuliah, tugas universitas lengkap. Menurut (Benny. Larasyifa, and Fawaiz 2. , kecerdasan buatan (AI) berperan dalam meringankan pekerjaan manusia sekaligus mendukung proses belajar mahasiswa. Dengan adanya teknologi ini, mahasiswa dapat belajar secara mandiri tanpa harus selalu bergantung pada buku teks atau arahan langsung dari dosen. Di sisi lain, timbul pertanyaan mengenai dampak perubahan penerapan ChatGPT terhadap motivasi belajar mahasiswa. Motivasi belajar sendiri merupakan elemen krusial yang berperan dalam pencapaian keberhasilan akademik seseorang. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi dapat mendorong peningkatan motivasi belajar dengan menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Namun, ketergantungan teknologi dapat mengurangi upaya siswa dan kemandirian dalam Berdasarkan penelitian menggunakan judul (Yunarzat and Sida 2. , efek penggunaan obrolan pada motivasi belajar di antara siswa di sekolah menengah kejuruan adalah hasil dari chatgpt untuk motivasi belajar. Peneliti (Naila et al. Hasil chatgpt memengaruhi motivasi pembelajaran siswa, karena judul efek alat pembelajaran siswa. Hipotesis dapat diambil dari beberapa penelitian ini. Berdasarkan latar belakang ini, perlu menganalisis efek menggunakan obrolan pada semangat dan minat belajar mahasiswa. Temuan dari Penelitian ini ditujukan untuk tantangan menggunakan chatgpt di dunia penggunaan teknologi AI dalam pembelajaran. khususnya Program Studi Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. Dari populasi tersebut, diperoleh sampel sebanyak 103 responden yang berpartisipasi secara sukarela dalam pengisian kuesioner. METODE Populasi dan Sampel Penelitian kecerdasan buatan (AI) terhadap tingkat motivasi belajar mahasiswa di Institut Widya Pratama Pekalongan. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan Penelitian bertujuan untuk menggambarkan tanggapan subjek yang disurvei, sementara pendekatan kuantitatif dilaksanakan melalui penyebaran kuesioner dan observasi. Instrumen survei memanfaatkan platform Google Form. Populasi mahasiswa Fakultas Teknik Informatika. Analisis Data Data yang diperoleh melalui survei terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitasnya, serta melalui uji normalitas untuk memastikan kesesuaian distribusi data. Setelah melewati proses tersebut, data dianalisis menggunakan teknik regresi linier dan korelasi untuk mengukur hubungan serta pengaruh antara variabel-variabel yang diteliti. Berikut tahapan pengujiannya : Uji Validitas Uji Validitas . enggunaan pertanyaan: chatgpt membantu perkuliahan, chatgpt membantu memahami materi kuliah, chatgpt menambah fokus dalam kuliah, puas menggunakan chatgpt, dan chatgpt mampu menaikkan prestasi kuliah, didapatkan hasil, semua pertanyaan dinyatakan valid dengan hasil nilai signifikan 0. 000 < 0,05. Uji validitas untuk variabel Y . otivasi belaja. yang meliputi pertanyaan: chatgpt membuat mahasiswa lebih minat dalam belajar, chatgpt membuat lebih tertarik belajar, chatgpt membuat lebih percaya diri. Chatgpt membuat semangat belajar dan Chatgpt dinyatakan valid dengan hasil nilai signifikan 000 < 0,05. Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas variabel X didapat hasil Cronbach Alpha 0,832 > 0,6 maka variabel X dinyatakan reliabel, sedangkan uji reliabilitas variabel Y didapat hasil Cronbach Alpha 0,886 > 0,6 maka variabel X dinyatakan reliabel Uji Normalitas Dengan metode uji grafik histogram, gambar berikut adalah hasil uji normalitas https://ejournal. id/index. php/mp | 199 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 1. Juni . Gambar 1. Histogram Dependent Variabel: TOTY Dari gambar 1. Histogram tersebut didapat kurva berbentuk lonceng, artinya data yang diolah berdistribusi normal. Selain itu, uji normalitas dilakukan dengan memanfaatkan grafik Normal P-P Plot. Hasil dari grafik tersebut disajikan sebagai berikut: E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Nilai signifikan dari uji F sebesar 0,000 < 0,05 yang menandakan secara simultan terdapat hubungan antara penggunaan Chatgpt terhadap Motivasi belajar. Tabel 3. Hasil analisis korelasi antara Chatgpt dengan motivasi belajar Dari tabel 3, diperoleh persamaan regresi Y = 1,99 0,799 X. Nilai signifikan dari uji T sebesar 0,000 , 0,05 yang menandakan adanya pengaruh penerapan chatgpt terhadap semangat mahasiswa secara parsial. Gambar 2. Hasil Uji Normalitas P-P Plot Berdasarkan gambar 2, titik-titik terletak disekitar garis normal artinya data terdistribusi secra normal. Uji normalitas ditambah lagi dengan uji Kolmogorov Smirnov. Analisis yang digunakan yaitu uji Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai yaitu 0,052 yang memiliki nilai lebih dari 0,05 menunjukkan bahwa data memiliki distribusi yang normal. Analisa Korelasi Kekuatan antar variabel dapat menggunakan analisa korelasi. Hasil dari penelitian ini Tabel 1. Hasil Analisis Korelasi Dari tabel 1, diperoleh nilai koefisien korelasi (R) 0,702 penggunaan Chatgpt dan motivasi belajar adalah kuat. Analisa Regresi linier sederhana Dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana , didapat hasil : Tabel 2. Hasil Analisis Regresi Linear HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan permasalahan yang diuraikan, rumusan masalah dan tujuan dari penelitian ini dapat dipaparkan hasilnya sebagai berikut : Hasil Deskriptif Penelitian ini melibatkan 103 mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi di Institut Widya Pratama Pekalongan. Komposisi berdasarkan program studi menunjukkan 65 mahasiswa . ,1%) berasal dari Teknik Informatika dan 38 mahasiswa . ,9%) dari Sistem Informasi. Berdasarkan semester, mayoritas responden berasal dari semester 4 . ,4%), disusul semester 2 . ,7%), dan hanya 1,9% berasal dari semester 8. Dari sisi jenis kelamin, responden didominasi oleh laki-laki sebanyak 80,6%, sedangkan perempuan berjumlah 19,4%. Terkait pengalaman penggunaan ChatGPT dalam aktivitas perkuliahan, hampir seluruh . %) memanfaatkan platform ini, menunjukkan tingkat adopsi yang sangat tinggi di lingkungan Secara mahasiswa terkait penggunaan ChatGPT menunjukkan beragam tujuan pemanfaatan. Sebanyak 27,2% mahasiswa menggunakan ChatGPT untuk menyusun materi presentasi, menjadikannya fungsi yang paling dominan. Selanjutnya, 23,3% menggunakannya untuk 21,4% memanfaatkannya dalam penyelesaian tugas Adapun 10,5% ChatGPT pencarian materi kuliah, dan 8,7% lainnya memanfaatkannya sebagai alat penerjemah bahasa . Sementara itu, 8,7% https://ejournal. id/index. php/mp | 200 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 1. Juni . E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 responden menggunakan ChatGPT untuk kepentingan lain di luar kategori utama konteks pendidikan tinggi erat kaitannya dengan teori kognitif sosial (Bandur. , yang menekankan pentingnya lingkungan, agen eksternal, dan kepercayaan diri dalam mendorong seseorang untuk belajar. Dalam hal ini. ChatGPT berperan sebagai scaffolding pemahaman, dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menyelesaikan tugas akademik. Studi yang dilakukan oleh (Rienties et al. mendukung temuan ini, di mana mahasiswa menggambarkan AI seperti AIDA (Asisten Digita. sebagai alat yang tidak hanya membantu secara akademik, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan sosial, yang menjadi karakteristik utama dari scaffolding digital berbasis AI. Hasil pengujian hipotesis mengenai pengaruh penggunaan ChatGPT terhadap motivasi belajar mahasiswa menunjukkan bahwa secara simultan, terdapat pengaruh yang signifikan. Hal ini dibuktikan melalui uji F, yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000, lebih kecil dari batas kritis 0,005, dengan kontribusi pengaruh bersama sebesar 49,3% terhadap motivasi belajar. Sementara itu, hasil uji t juga menunjukkan nilai 0,000 0,. ChatGPT secara parsial turut memberikan dampak positif terhadap peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Dengan demikian, baik secara bersama . , pemanfaatan ChatGPT terbukti berkontribusi signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa di lingkungan Institut Widya Pratama Pekalongan. Temuan ini konsisten dengan sejumlah hasil penelitian sebelumnya. (Nelliraharti peningkatan motivasi belajar mahasiswa. Sementara itu, (Yunarzat and Sida 2. menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT secara signifikan mempengaruhi motivasi belajar siswa kelas X Program Keahlian Akuntansi di SMK Negeri 6 Makassar. Selain itu, studi Ishmatun (Naila et al. bahwa AI tools dapat mempengaruhi motivasi belajar siswa menjadi lebih baik karena ketersediaan informasi dan kebutuhan yang dipersonalisasi bagi tiap siswa. Pembahasan ChatGPT merupakan sistem kecerdasan buatan berbasis bahasa alami yang dirancang untuk menjawab pertanyaan, memberikan Dalam ChatGPT berfungsi sebagai alat bantu belajar yang memungkinkan mahasiswa memperoleh materi pelajaran, menyusun tugas, hingga menjalankan aktivitas administratif secara otomatis dan efisien (Zhai 2. Hadirnya sistem Generative AI seperti ChatGPT, ketertarikan terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) semakin meningkat di berbagai bidang, termasuk pendidikan tinggi. Tingginya angka penggunaan ChatGPT menunjukkan bahwa platform ini telah menjadi bagian mahasiswa, khususnya dalam hal pencarian informasi, penulisan akademik, dan bantuan Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa mulai melihat AI bukan sekadar alat bantu, melainkan sebagai mitra dalam membangun pengetahuan. Dalam penggunaan ChatGPT di kalangan mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dan Sistem Informasi Institut Widya Pratama Pekalongan menunjukkan angka adopsi yang sangat tinggi, yakni mencapai 99% dari total Berdasarkan mahasiswa paling banyak memanfaatkan ChatGPT untuk membantu penyusunan materi presentasi . ,2%), diikuti oleh penggunaan untuk mencari informasi . ,3%) dan mengerjakan tugas akademik . ,4%). Ini ChatGPT mengakomodasi berbagai kebutuhan belajar yang praktis dan terintegrasi dengan kegiatan Analisis korelasi menunjukkan bahwa 70,. mengindikasikan hubungan yang kuat antara intensitas penggunaan ChatGPT dan tingkat motivasi belajar mahasiswa. Lebih lanjut, hasil analisis regresi menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,. , yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara penggunaan ChatGPT dan motivasi belajar Dengan kata lain. ChatGPT bukan hanya populer digunakan, tetapi juga memiliki kontribusi nyata dalam mendorong semangat, antusiasme, dan minat belajar di kalangan mahasiswa. Motivasi belajar dalam KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis deskriptif, dapat disimpulkan bahwa tingkat adopsi ChatGPT di kalangan mahasiswa Institut https://ejournal. id/index. php/mp | 201 Jurnal Muara Pendidikan Vol. 10 Issue 1. Juni . E-ISSN: 2621-0703 P-ISSN: 2528-6250 Widya Pratama Pekalongan tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 99% dari responden. Mahasiswa memanfaatkan ChatGPT untuk berbagai keperluan akademik, terutama dalam menyusun materi presentasi . ,2%), mencari informasi . ,3%), dan menyelesaikan tugas . ,4%). Temuan mencerminkan bahwa ChatGPT telah menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa, bukan sekadar alat bantu, melainkan sebagai mitra belajar yang bersifat interaktif dan fleksibel. Dari hasil uji statistik, baik analisis korelasi maupun regresi linier, diketahui bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara intensitas penggunaan ChatGPT dan motivasi belajar mahasiswa. Nilai koefisien korelasi (R) sebesar 70,2% menunjukkan kekuatan hubungan. Sementara itu, hasil uji F menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,. , dengan kontribusi pengaruh simultan sebesar 49,3% terhadap motivasi Uji t juga menguatkan temuan ini dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,. , yang membuktikan bahwa penggunaan ChatGPT memiliki pengaruh secara parsial maupun Secara keseluruhan, penelitian ini memperlihatkan bahwa penggunaan teknologi AI seperti ChatGPT tidak hanya meningkatkan efisiensi akademik, tetapi juga berperan dalam membangun kepercayaan diri, kemandirian belajar, dan motivasi intrinsik mahasiswa. Temuan ini sejalan dengan teori kognitif sosial Bandura, serta diperkuat oleh penelitianpenelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa AI dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan tinggi secara menyeluruh. DAFTAR PUSTAKA