Pelatihan Peningkatan Keterampilan Literasi Keuangan Digital bagi Ibu-ibu Rumah Tangga Eska Prima Monique Damarsiwi . Karona Cahya Susena . Nenden Restu Hidayah . Muhammad Rahman Febliansa . Yudi Irawan Abi . 1,2,3,4,. Universitas Dehasen Bengkulu Email: 1 ds. monique@gmail. 2 ds. monique@gmail. 3 nenden@unived. rahmanfebliansa@unived. 5 yudiirawanabi@unived. ARTICLE HISTORY Received . November 2. Revised . November 2. Accepted . Desember 2. KEYWORDS Financial literacy,digital finance, financial behavior This is an open access article under the CCAeBY-SA license ABSTRAK Keluarga merupakan salah satu elemen terkecil yang terdapat dalam masyarakat. Keluarga sendiri terdiri dari istri, suami dan anak, dimana dari masing-masing anggota ini memiliki hak dan kewajiban dan peran masing-masing. Seorang ayah memiliki peran untuk memberikan nafkah kepada keluargan dan menjadi teladan bagi anak serta istrinya. Sedangkan sebagai ibu juga memiliki peran yang penting dalam keluarga. Seorang istri memiliki peran mengatur dan mengelola apa yang diperlukan dalam rumah tangga, mendidik anak, dan membantu suami rumah tangga. Berdasarkan observasi tim pencatatan keuangan keluarga yang dipergunakan oleh ibu-ibu RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu ini masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi selisih perhitungan dan pencatatan keuangan yang tidak teratur. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen bengkulu merasa perlu adanya upaya yang harus dilakukan dalam rangka peningkatan pengetahuan literasi keuangan digital ibu-ibu rumah tangga RT 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu. Adapun upaya yang akan dilakukan yakni pemberian pengetahuan mengenai penyuluhan dan pelatihan bagaimana praktik dalam pengoperasian perangkat keuangan digital. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan tim pada ibu-ibu RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu dilakukan melalui 2 tahap. Tahap pertama: identifikasi masalah, ceramah dan pelatihan, pengenalan dan praktik aplikasi keuangan digital,pendampingan pembuatan laporan keuangan keluarga. Sedangkan tahap kedua tim melakukan evaluasi terhadap hasil belajar ibu-ibu rumah tangga RT . 31 RW. Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu dengan hasil post test sebesar 65% peserta mampu menjawab pertanyaan yang diajukan tim dalam kuisioner. Hal ini menunjukkan bahawa sebagaian besar ibu-ibu mampu memahami materi-materi yang di berikan selama kegiatan PKM ini. ABSTRACT Family is one of the smallest elements in society. The family itself consists of wife, husband and child, where each member of this family has their respective rights and obligations and roles. A father has a role to give a living to an ex-gan and set an example for his child and wife. Whereas as a mother also has an important role in the family. wife has the role of organizing and managing what is needed in the household, educating children, and helping husbands maintain the household. Based on observations of the family financial recording team used by RT mothers . 31 RW. 07 The Wide Outpouring of the Great Ratu Kota Bengkulu District is still done manually so that there is often an irregular difference in financial calculations and records. Based on the results of observations made by the Dehasen University School of Economics Community Service Team, the swelling felt the need for efforts to be made in order to increase the knowledge of digital financial literacy of RT housewives . 31 RW. 07 Wide Rice Outpouring of the Great Ratu Bengkulu District. As for the efforts to be made, namely providing knowledge about counseling and training in how to practice in the operation of digital financial Devotional activities carried out by the team on RT mothers . 31 RW. 07 Wide Rice The Great Ratu Bengkulu sub-district is carried out through 2 stages. The first stage: problem identification, lectures and training, introduction and practice of digital financial applications, mentoring the preparation of family financial statements. Whereas the second phase of the team evaluates the learning outcomes of RT housewives . 31 RW. 07 Wide Rice Extent of the Great Ratu Bendangulu District with a post test result of 65% of participants able to answer questions raised by the team in the questionnaire. This shows the nautical as a great mother and mother able to understand the material provided during this PKM activity. PENDAHULUAN Financial management behavior berhubungan dengan tanggung jawab keuangan seseorang mengenai cara pengelolaan keuangan mereka (Ida dan Cinthia , 2. Tanggungjawab keuangan adalah proses pengelolaan keuangan dan aset lainnya dengan cara yang dianggap produktif. Hal ini juga berkaitan dengan proses menguasai penggunaan aset keuangan. Ada beberapa elemen yang masuk Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 53Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 dalam pengelolaan uang yang efektif, seperti pengaturan anggaran, menilai perlunya pembelian dan utang pensiun dalam kerangka waktu yang wajar. Keluarga merupakan salah satu elemen terkecil yang terdapat dalam masyarakat. Keluarga sendiri terdiri dari istri, suami dan anak, dimana dari masing-masing anggota memiliki hak dan kewajiban dan peran masing-masing. Seorang ayah memiliki peran untuk memberikan nafkah kepada keluargan dan menjadi teladan bagi anak serta istrinya. Sedangkan sebagai ibu juga memiliki peran yang penting dalam keluarga. Seorang istri memiliki peran mengatur dan mengelola apa yang diperlukan dalam rumah tangga, mendidik anak, dan membantu suami mempertahankan rumah tangga. Permasalahan keuangan merupakan permasalahan umum yang dihadapi sebuah keluarga. Masalah mengatur keuangan keluarga kerap kali menjadi penyebab utama perselisihan yang terjadi dalam keluarga (Nurmala & Damayanti, 2. Salah satu permasalahan dalam keluarga yang dapat berujung kepada perceraian adalah masalah keuangan yang tidak dapat dikelola dengan baik. Banyak masalah keuangan yang diperketat, pengeluaran yang tidak jelas bahkan pendapat yang berbeda mengenai penggunaan uang sehingga menimbulkan perasaan sakit hati yang berujung pada pertengkaran dalam rumah tangga (Handayani, 2. Di sisi lain terdapat pula pandangan bahwa mengelola keuangan yang identik dengan membukukan segala hal yang terkait dengan penerimaan dan pengeluaran uang adalah pekerjaan yang Pengetahuan keuangan dan pengalaman keuangan berpengaruh terhadap perencanaan investasi keluarga (Soegoto dkk,2. Masih banyak masyarakat, dalam hal ini ibu rumah tangga, yang tidak menyadari arti pentingnya pembukuan dalam rumah tangga itu sendiri. Dengan adanya pembukuan, sebuah keluarga dalam hal ini ibu rumah tangga, dapat melakukan evaluasi terhadap pokok permasalahan keuangan yang dihadapi, sehingga ke depannya ia akan lebih mampu memprediksi permasalahan apa yang mungkin akan dihadapi dan mengantisipasi bagaimana cara mengatasinya. Sebagian besar ibu-ibu rumah tangga tidak menyadari ketidakmampuan mereka dalam mengelola keuangan keluarga. Mereka baru menyadari ketika akhir bulan, di saat ada kebutuhan yang tidak biasa namun mendesak, mereka tidak memiliki cadangan dana yang cukup untuk memenuhinya. Salah satu cara mudah untuk mengatasi kebutuhan tersebut adalah dengan berutang Manajemen keuangan keluarga adalah cara mengatur keuangan keluarga dengan teratur dan cermat melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan / penilaian. Keterampilan manajemen ini sangat penting dimiliki oleh setiap keluarga, karena cukup tidaknya penghasilan keluarga tergantung pada bagaimana cara mengatur ekonomi keluarga (Yulianti, 2. Tanpa pengetahuan tentang manajemen keuangan, khususnya perencanaan keuangan, maka ekonomi keluarga dapat Aukocar-kacirAy, sehingga kehidupan keluarga menjadi tidak tenteram dan kesejahteraan keluarga tidak tercapai. Bahkan akibat lebih jauh dapat menyebabkan keretakan keluarga (Shalahuddinta, 2. Manajemen keuangan keluarga itu sendiri sebenarnya merupakan tanggung jawab suami istri, namun lebih cenderung merupakan tanggung jawab istri sebagai ibu rumah tangga. Sebagaimana diungkapkan bahwa keterliabatan perempuan dalam sebuah kegiatan itu penting (Sari et al. , 2. Untuk itu, diperlukan edukasi yang intensif dalam rangka mencerdaskan dan meningkatkan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam mengelola keuangan keluarganya. Masih banyak masyarakat, dalam hal ini ibu rumah tangga, yang tidak menyadari arti pentingnya pembukuan dalam rumah tangga itu sendiri. Dengan adanya pembukuan, sebuah keluarga dalam hal ini ibu rumah tangga, dapat melakukan evaluasi terhadap pokok permasalahan keuangan yang dihadapi, sehingga ke depannya ia akan lebih mampu memprediksi permasalahan apa yang mungkin akan dihadapi dan mengantisipasi bagaimana cara mengatasinya (Puspita dkk, 2. Peran manajemen keuangan keluarga sangatlah penting, namun tidak banyak keluarga yang mempersiapkan dan mampu mengatur alur keuangannya dengan baik dan aman. Perencanaan keuangan rumah tangga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan pengelolaan finansial yang terencana. Selain itu, perencanaan keuangan rumah tangga juga bertujuan untuk menghindari masalah finansial keluarga seperti terjebak dalam hutang maupun tidak terpenuhinya kebutuhan dasar rumah tangga, masa depan pendidikan anak yang tidak terjamin, dan lain-lain. yang tidak terjamin, dan lain-lain (Damarsiwi dkk, 2. Berdasarkan observasi tim pencatatan keuangan keluarga yang dipergunakan oleh ibu-ibu RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu ini masih dilakukan secara manual sehingga sering terjadi selisih perhitungan dan pencatatan keuangan yang tidak teratur. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen bengkulu merasa perlu adanya upaya yang harus dilakukan dalam rangka peningkatan pengetahuan literasi keuangan digital ibu-ibu rumah tangga RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu. Adapun upaya yang akan dilakukan yakni pemberian 54 | Eska Prima Monique Damarsiwi. Karona Cahya Susena. Nenden Restu Hidayah. Muhammad Rahman Febliansa. Yudi Irawan Abi. Pelatihan Peningkatan. pengetahuan mengenai penyuluhan dan pelatihan bagaimana praktik dalam pengoperasian perangkat keuangan digital. METODE Dari permasalahan yang telah dirumuskan sebelumnya, maka kegiatan PPM kali ini mencoba menawarkan sebuah kegiatan yang diharapkan mampu untuk menyelesaikannya. Dengan memberikan pencerahan mengenai urgensi manajemen keuangan bagi ibu-ibu rumah tangga, persoalan keuangan yang dihadapi akan lebih mudah diantisipasi sebelumnya dan sosialisasi serta pelatihan penggunaan aplikasi keuangan keluarga secara digital. Secara tidak langsung jika permasalahan ini dapat diatasi oleh setiap keluarga, maka tujuan keluarga sejahtera dapat diwujudkan. Kegiatan pengabdian ini dilaksankan selama 1 bulan, dengan tahapan sebagai berikut: Tahapan Kegiatan Pengabdian: Kegiatan Pengabdian Minggu 1 : Tim melakukan identifikasi permasalahan yang di hadapi ibu-ibu rumah tangga RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu Minggu 2 : Tim memberikan pelatihan dan ceramah mengenai pengetahuan keuangan Minggu 3 : Tim memperkenalkan dan praktik penggunaan aplikasi digital kepada ibu-ibu rumah tangga RT. 31 RW 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu Minggu 4 : Tim melaksanakan pendampingan pembuatan laporan keuangan keluarga menggunakan aplikasi. Evaluasi Kegiatan Kegiatan Evaluasi di laksanakan dengan melihat hasil output laporan keuangan dan penambahan pengetahuan literasi digital ibu-ibu rumah tangga RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu. Adapun Alur aktivitas kegiatan pengabdian yang di lakukan oleh tim pada ibu-ibu rumah tangga RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu dapat dilihat dalam gambar sebagai berikut: Tahap 2 Evaluasi Kegiatan Gambar 1. Alur aktivitas Kegiatan Pengabdian Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 53Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Aktivitas Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan tim pada ibu-ibu RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu dilakukan melalui 2 tahap sebagai berikut: Tahap 1 Eo Minggu 1 : identifikasi permasalahan yang dihadapi ibu-ibu rumah tangga RT . 31 RW. Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu Dari hasil identifikasi masalah yang ditemui oleh tim pada kegiatan pengabdian ini diminggu pertama Tidak mengetahui pembukuan Tidak memiliki budgeting anggaran Tidak memiliki formula yang benar dalam penyusunan keuangan keluarga Tidak sadar kondisi keuangan yang dimiliki keluarga Tidak memiliki proteksi dan investasi dalam waktu jangka panjang,pendek ataupun menengah. Pada minggu pertama tim juga melakukan pre-test terhadap ibu-ibu rumah tangga RT . 31 RW. Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu guna mengetahui seberapa jauh pengetahuan ibu-ibu tentang keuangan keluarga. Para peserta pelatihan di minta untuk mengisi kuisioner Pre-test. Eo Minggu 2: Tim mengadakan Ceramah dan Pelatihan Literasi Keuangan Secara umum laporan keuangan adalah laporan yang berisi pencatatan uang dan transaksi yang terjadi dalam bisnis, baik transaksi pembelian maupun penjualan. Literasi tentang laporan keuangan kepada ibu rumah tangga juga diperlukan karena hal ini perlu dilakukan untuk memberikan wawasan terkait laporan keuangan, ada kebiasaan bahwasanya ibu rumah tangga tidak bisa membedakan mana laporan keuangan keluarga dan laporan keuangan yang ada kaitanya dengan usaha yang dijalankan. Oleh karena itu para ibu rumah tangga perlu mendapatkan literasi terkait dengan pemisahan uang pribadi dan uang yang diputar untuk usaha, untuk menghindari financial distress. Ketika ada usaha yang turun, menjaga kesejahteraan keluarga. Untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi ibu-ibu rumah tangga tersebut maka tim memberikan pengetahuan umum mengenai penganggaran keuangan keluarga dan cara berinvestasi yang benar guna menunjang kebutuhan Adapun 3 langkah mudah yang di perkenalkan tim kepada ibu-ibu rumah tangga dalam mengatur keuangan keluarga sebagai berikut: 56 | Eska Prima Monique Damarsiwi. Karona Cahya Susena. Nenden Restu Hidayah. Muhammad Rahman Febliansa. Yudi Irawan Abi. Pelatihan Peningkatan. Eo Minggu 3 : Perkenalan dan praktik penggunaan Aplikasi Keuangan Digital Pada Minggu ini Tim memperkenalkan sebuah aplikasi keuangan digital yang dapat membantu ibuibu dalam melakukan penganggaran keuangan keluarga. Selain itu ibu-ibu juga di ajarkan praktek penggunaan aplikasi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Aplikasi keuangan ini bisa didownload di smartphone. Smartphone yang selama ini dikenal sebagai alat komunikasi dan bersosial media, ternyata dapat dimanfaatkan secara maksimal guna mencatat keuangan, baik itu sekala kecil maupun besar, sehingga berguna untuk menunjang kelancaran pencatatan keuangan keluarga maupun bisnis. Eo Minggu 4: Pendampingan pembuatan laporan keuangan digital Setelah dilakukan pelatihan, tim pengabdian melakukan pendampingan. Kegiatan ini bertujuan agar para peserta dapat melakukan penyusunan pencatatan dan pembukuan serta laporan keuangan keluarga dengan baik dan benar. Tahap 2 Pada tahap ini merupakan puncak tema dalam kegiatan pengabdian. Tim melakukan evaluasi belajar ibuibu RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu terhadap materi-materi yang telah diberikan selama 4 minggu kegiatan PKM. Tim pengabdi membimbing kembali peserta menggunakan handphone yang sudah tersedia aplikasi manajemen keuangan keluarga. Aplikasi tersebut dapat diunduh secara gratis di playstore yang ada. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 53Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 Gambar 2. Tim Memberikan pelatihan cara mendowload dan menggunakan aplikasi keuangan Pada Gambar 2 Tim memberikan penyampaian materi dan pelatihan cara mendowload dan menggunakan aplikasi keuangan keluarga. Secara umum, peserta PKM dapat mengenal dan menggunakan aplikasi manajemen keuangan keluarga yang nantinya dapat membantu mereka dalam mengelola keuangan keluarga. Gambar 3. Ibu-ibu mempraktekan penggunaan aplikasi keuangan keluarga Pada Gambar 3. Ibu-ibu mempraktekkan penggunaan aplikasi keuangan keluarga dan memperhatihan penyampaian materi yang dilaksanakan oleh tim pengabdian 58 | Eska Prima Monique Damarsiwi. Karona Cahya Susena. Nenden Restu Hidayah. Muhammad Rahman Febliansa. Yudi Irawan Abi. Pelatihan Peningkatan. Gambar 4. Sesi tanya jawab dan pemberian cendramata kepada peserta Pada Gambar 4 tim memberikan kesempatan kepada peserta untuk menjawab pertanyaan yang di lontarkan, serta pemberian cendramata kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang di Sebelum mengakhiri kegiatan pengabdian Tim melakukan post test dalam rangka mengevaluasi pemahaman peserta terkait dengan urgensi pengelolaan keuangan keluarga dan kemampuan peserta dalam melakukan pencatatan secara teknis keuangan keluarga mereka. Adapun hasil Pre-test dan Post Test terdapat dalam tabel berikut: Tabel 1. Hasil Pre-Test dan Post Test Pre-test Nilai 0 Nilai 1 Nilai 2 Nilai 3 Nilai 4 Jumah Peserta Post-Test Selisih nilai yang ditampakkan pada tabel 1 di atas menunjukkan angka yang cukup signifikan. awal kegiatan, sebanyak 10 peserta yang tidak dapat menjawab satupun pertanyaan yang diberikan di dalam kuesioner, dan hanya sebanyak 2 orang mampu menjawab 3 pertanyaan dari 4 pertanyaan yang Sementara di saat post test dilakukan, diperoleh nilai terendah dari peserta adalah 2, dan sebanyak 4 orang memperoleh nilai sempurna . Hal ini menunjukkan perubahan pemahaman terjadi pada peserta setelah mengikuti kegiatan ini. Sebelum materi kegiatan PKM ini disampaikan kepada para peserta, dari 4 pertanyaan pre test yang diberikan hanya 12% peserta yang mampu menjawab dengan nilai mendekati sempurna. Sedangkan setelah materi kegiatan PKM ini disampaikan kepada para peserta, terdapat 65%peserta yang mampu menjawab dengan nilai mendekati sempurna. KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Pelatihan Peningkatan Keterampilan Literasi Keuangan Digital bagi Ibu-ibu Rumah Tangga RT . 31 RW. 07 Kelurahan Sawah Lebar Kecamatan Ratu Agung Bengkulu berlangsung dengan sukses. Indikator keberhasilan ini dapat diukur dari perubahan jawaban peserta atas pertanyaan yang diberikan. Pada awalnya banyak terdapat kesalahan jawaban saat dilakukan pre test. Namun setelah peserta mendapatkan materi terkait manajemen keuangan keluarga, dari hasil post test yang diberikan, 65% peserta menjawab dengan nilai mendekati sempurna. Indikator lainnya adalah pernyataan peserta yang berkeinginan untuk menerapkan manajemen keuangan keluarga di rumahnya, hal ini dapat dilihat dari jawaban pada kuesioner yang dibagikan ke peserta. Adapun tim menyarankan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dilakukan secara kontinyu dalam rangka mendekatkan kampus dengan masyarakat sekitar. Banyak pengetahuan baru yang mesti disampaikan kepada masyarakat supaya derajat kesejahteraannya menjadi lebih baik. Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 2 No. 1 Januari 2023 page: 53Ae. ISSN: 2809-8854 e-ISSN : 2809-8684 UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Ekonomi Universitas Dehasen Bengkul yang telah memberi dukungan terhadap keberhasilan pengabdian ini. DAFTAR PUSTAKA