PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN SEMANGAT KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SIBOLGA Adinda Lestari Limbong Yusi Tri Utari Panggabean3 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Washliyah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Washliyah Sibolga123 Sibolga123 adindalestari348@gmail. yusitriutari@gmail. Hadijah Sipahutar2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Washliyah Sibolga123 hadijahsipahutar@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai yang ada pada Pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga dengan penyebaran kuesioner berjumlah 77 Hasil penelitian diketahui bahwa koefisien korelasi diperoleh hasil terdapat hubungan yang kuat antara Disiplin Kerja dengan Produktivitas Kerja 0,744 dan Semangat Kerja dengan Produktivitas Kerja sebesar 0,667 dikategorikan kuat. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,647 hal ini berarti bahwa yang terjadi pada variasi variabel terikat Produktivitas Kerja 64,7% ditentukan oleh variabel bebas Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara serempak dan sisanya sebesar 35,3% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil uji t pada penelitian diketahui bahwa nilai t hitung Disiplin Kerja (X. sebesar 6,736 > t tabel 1,99254 dan Semangat Kerja (X. sebesar 4,693 > t tabel 1,99254, maka hipotesis menyatakan Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara parsial atau individu berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, terbukti dan dapat diterima. Sedangkan dari hasil uji F diketahui Nilai F hitung 70,589 > F tabel 3,12 dan signifikasi 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis yang menyatakan Disiplin Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh signifikan secara bersama atau simultan terhadap Produktivitas Kerja Pegawai pada Pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, terbukti dan dapat diterima. Kata kunci : Disiplin Kerja . Semangat Kerja, dan Produktivitas Kerja PENDAHULUAN Peran utama dalam setiap kegiatan adalah sumber daya manusia, termasuk dalam pelaksanaan keorganisasian pemerintahan atau pelayanan publik yang menyangkut kesiapan, jumlah, pendidikan, dan profesionalisme. Tanpa dukungan sumber daya manusia yang memadai, kegiatan organisasi pemerintahan tidak akan dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu dalam suatu organisasi/instansi sumber daya manusia harus dimanajemen secara baik agar dapat mewujudkan tujuan organisasi. Upaya meningkatkan produktivitas kerja pegawai, perlu diperhatikan faktor-faktor yang memengaruhi produktivitas kerja pegawai tersebut. Bahwa tinggi rendahnya produktivitas pegawai salah satunya dipengaruhi oleh disiplin kerja. Disiplin perlu dilakukan suatu instansi agar para pegawai mentaati peraturan atau kebijakan yang dibuat instansi. Oleh karena itu. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 setiap instansi mempunyai harapan agar pegawai instansi dapat mematuhi peraturan yang telah Bukan hanya disiplin kerja yang memengaruhi produktivitas kerja pegawai, semangat kerja juga dapat memengaruhi produktivitas kerja pegawai. Dengan kata lain, semakin tinggi semangat kerja pegawai maka semakin tinggi juga produktivitas kerja pegawai. Semangat kerja itu sendiri tumbuh dalam diri pegawai yang disebabkan adanya motivasi dari dalam dirinya. Penelitian ini dilakukan di Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, dalam penelitian yang dilakukan ini ditemukan beberapa permasalahan yaitu pada disiplin kerja pegawai ditemukan permasalahan masih sering pegawai terlambat masuk kerja, kemudian pada semangat kerja pegawai ditemukan permasalahan yaitu semangat kerja menurun karena kurang adanya kebersamaan pegawai dalam mengikuti apel pagi, tidak disiplin bekerja pada jam-jam produktif, sehingga memengaruhi pegawai yang lain untuk melakukan hal yang sama, kurangnya upaya pimpinan dalam melakukan pembinaan terhadap bawahannya, sehingga tercipta hubungan yang tidak harmonis, baik antara pimpinan dan bawahan maupun antara sesama pegawai. Berkaitan dengan latar belakang masalah di atas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja terhadap Produktivitas Kerja Pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kota SibolgaAy. LANDASAN TEORI Menurut Sinambela . AuDisiplin kerja adalah kemampuan kerja seseorang untuk secara teratur, tekun secara terus-menerus dan bekerja sesuai dengan aturan-aturan berlaku dengan tidak melanggar aturan-aturan yang sudah ditetapkanAy. Sedangkan menurut Mangkunegara . menjelaskan bahwa disiplin kerja merupakan tindakan manajemen untuk melaksanakan standar organisasi. Dari pendapat tersebut dapat diartikan bahwa disiplin kerja merupakan upaya manejemen untuk menegakkan pedoman organisasi. Menurut Afandi . indikator disiplin kerja dapat dilaksanakan oleh semua anggota atau pegawai yang bekerja pada suatu organisasi, adalah: Ketaatan waktu, seperti: Masuk kerja tepat waktu Penggunaan waktu secara efektif Tidak pernah mangkir/tidak kerja Tanggung jawab kerja, seperti: Mematuhi semua peraturan organisasi atau perusahaan Target pekerjaan Membuat laporan kerja harian Menurut Agustini . AuSemangat kerja adalah sikap individu untuk melakukan pekerjaan dengan lebih giat, bekerjasama, berdisiplin dan tanggung jawab sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan lebih cepat dan baikAy. Sedangkan menurut Soedarso . menyatakan bahwa semangat kerja adalah mencerminkan kondisi karyawan dalam lingkungan kerjanya, apabila semangat karyawan baik maka perusahaan memperoleh keuntungan, seperti rendahnya tingkat absensi, kecilnya keluar masuk karyawan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Dari beberapa pernyataan di atas, maka disimpulkan definisi dari semangat kerja adalah sebuah kondisi di mana seseorang memiliki usaha yang lebih keras untuk mencapai tujuan atau target yang telah ditentukan oleh perusahaan. Menurut Kaswan . faktor yang dapat memengaruhi semangat kerja antara Besarnya kompensasi yang diberikan Penempatan yang tepat Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Latihan Rasa aman Motivasi Promosi Lingkungan kerja Menurut Sedarmayanti . mengemukakan bahwa produktivitas adalah kemampuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang biasanya dihitung perjam, perbulan, permesin, dan perfaktor produksi lainnya. Sedangkan menurut Afandi . AuProduktivitas merupakan perbandingan secara ilmu hitung antara jumlah yang dihasilkan dan jumlah stiap sumber yang dipergunakan selama produksi berlangsungAy. Berdasarkan pengertian para ahli diatas, peneliti menyimpulkan bahwa produktivitas kerja adalah sikap mental karyawan yang mencerminkan kemampuan karyawan dalam melakukan pekerjaan dan hasil yang diperoleh berdasarkan sumber daya yang digunakan. Menurut Afandi . manfaat dari penilaian produktivitas kerja dan pengukuran produktivitas kerja adalah sebagai berikut : Umpan balik pelaksanaan kerja untuk memperbaiki produktivitas kerja karyawan Evaluasi produktivitas kerja digunakan untuk meneyelesaikan misalnya : pemberian bonus dan bentuk kompensasi lainnya Untuk keputusan-keputusan penetapan, misalnya: promosi, transfer dan demosi Untuk kebutuhan latihan dan pengembangan. Untuk perencanaan dan pengembangan karir Untuk mengetahui penyimpangan-penyimpangan proses staffing Untuk mengetahui ketidak akuratan informal Untuk memberikan kesempatan kerja yang adil METODOLOGI PENELITIAN Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga yang beralamat di Jalan Tongkol No. Kelurahan Pancuran Gerobak. Kecamatan Sibolga Kota. Kota Sibolga. Provinsi Sumatera Utara. Waktu penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan April 2025 s/d Juni 2025. Populasi dan Sampel Untuk penelitian ini yang menjadi populasi penelitian berjumlah 78 . ujuh puluh delapa. orang pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga yang terdiri dari 40 . mpat pulu. orang Aparatur Sipil Negara, 36 . iga puluh ena. orang pK dan 2 . orang Tenaga Honorer. Dikarenakan jumlah populasinya kurang dari 100 orang maka seluruh populasi dijadikan dalam sampel penelitian ini yaitu sebanyak 78 . ujuh puluh delapa. Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu data kuantitatif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan dua sumber data yaitu : Sumber data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data (Sugiyono, 2017:. Adapun yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah pegawai yang ada pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Sumber data sekunder adalah sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data (Sugiyono, 2017:. Dalam penelitian ini, untuk itu data yang dibutuhkan diambil dari dokumentasi pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Teknik Pengumpulan data Teknik pengumpulan data yang penulis pergunakan dalam penelitian ini sebagai Studi Literatur, yaitu dengan mempelajari berbagai sumber bacaan yang berkaitan erat dengan masalah penelitian, baik berupa buku-buku ilmiah maupun peraturan perundangundangan. Studi Lapangan, yaitu dengan cara mengumpulkan data langsung dari lokasi penelitian yang dilakukan dengan cara: Observasi Adalah dengan mengadakan penelitian langsung kepada objek yang dibahas guna memperoleh data. Wawancara Suatu cara pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab secara tatap muka dengan pihak yang dapat memberikan keterangan tentang Disiplin Kerja. Semangat Kerja dan Produktivitas Kerja yang menjadi faktor penelitian. Kuesioner Merupakan teknik pengumpulan data dengan mengajukan instrumen pertanyaan secara tertulis kepada responden yang harus dijawab oleh responden secara tertulis pula. Teknik Analisis Data Rumusan Masalah pada penelitian akan dianalisis menggunakan analisis regresi berganda (Multiple Regression Analysi. dengan tahap-tahap sebagai berikut yaitu Uji Validitas. Uji Reliabilitas. Uji Normalitas Data. Uji Multikolinieritas. Analisis Koefisien Korelasi. Uji Heteroskedastisitas. Uji Kofisien Determinasi. Uji Secara Simultan (Uji F). Uji Secara Parsial (Uji . HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Data Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal, yakni distribusi data dengan bentuk lonceng. Analisis grafik Hasil pengujian normalitas dapat dilihat sebagaimana pada Gambar 1. Gambar 1. Grafik Histogram Variabel Disiplin Kerja. Semangat Kerja, dan Produktivitas Kerja Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (Data Diola. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Hasil dari analisis grafik P-Plot uji normalitas adalah dapat dilihat pada Gambar Gambar 1. 2 Grafik Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (Data Diola. Pada Gambar 1. 2 P-P plot menunjukkan bahwa titik-titik menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti garis diagonal, maka dapat disimpulkan bahwa data yang diperoleh berdistribusi normal. Analisis Statistik Salah satu uji statistik untuk menguji normalitas adalah uji statistik kolmogorov Smirnov (K-S). Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Kolmogrov-Smirnov Variabel Disiplin Kerja. Semangat Kerja dan Produktivitas Kerja One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual Normal Parameters Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa Asymp. Sig sebesar 0,200 > probabilitas 0,05 berarti kedua data variabel tersebut berdistribusi normal. Uji Heteroskedasitas Uji heteroskedasitas digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik heteroskedasitas yaitu adanya ketidaksamaan varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi. Prasyarat yang harus terpenuhi dalam model regresi adalah tidak adanya gejala heteroskedasitas. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Gambar 1. 3 Hasil Uji Heteroskedasitas Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Berdasarkan Gambar 1. 3 di atas terlihat titik-titik menyebar secara acak serta tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah heteroskedastisitas. Uji Multikolinieritas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah di dalam model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik adalah model regresi yang tidak terjadi korelasi diantara variabel independen. Tabel 1. Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa Standardize Unstandardized Coefficient Collinearity Coefficients Statistics Std. Toleran Model Error Beta Sig. VIF 1 (Constant Disiplin Kerja Semangat Kerja Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Dari tabel di atas dapat disimpulkan bahwa nilai tolerance untuk masing-masing variabel (Disiplin Kerja dan Semangat Kerj. adalah 0,716 dan 0,716. Nilai VIF untuk tiap variabel tersebut adalah tersebut adalah 1,397 dan 1,397. Berdasarkan hasil di atas, perhitungan nilai tolerance lebih dari 0,10 dan nilai VIF tidak melebihi 10. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat multikolineritas pada seluruh variabel dalam model regresi tersebut. Koefisien Korelasi Untuk mengetahui apakah ada korelasi antara Disiplin Kerja . ariabel X. dan Semangat Kerja (X. dengan Produktivitas Kerja . ariabel Y), maka nilai-nilai dari tabel tersebut di atas dapat dimasukkan ke dalam Program SPSS V26, dengan hasil sebagaimana pada Tabel 4. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Tabel 1. Output Koefisien Korelasi Correlations Disiplin Semangat Produktivitas Kerja Kerja Kerja Disiplin Kerja Pearson Correlation Sig. -taile. Semangat Pearson Kerja Correlation Sig. -taile. Produktivitas Pearson Kerja Correlation Sig. -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Dari Tabel 1. 3 di atas dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang kuat dan positif antara Disiplin Kerja (X. dengan Produktivitas Kerja (Y) sebesar 0,744 dan hubungan Semangat Kerja (X. dengan Produktivitas Kerja (Y) sebesar 0,667. Analisis Regresi Linier Berganda Selanjutnya untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara variabel X1. X2 dan Y, dilakukan dengan perhitungan regresi linier berganda sebagai berikut: Y= a b1X1 b2X2 Tabel 1. Output Koefisien Regresi Linier Berganda Coefficientsa Standardize Unstandardized Coefficient Collinearity Coefficients Statistics Std. Toleran Model Error Beta Sig. VIF 1 (Constant Disiplin Kerja Semangat Kerja Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Dari Tabel 1. 4 di atas, diperoleh persamaan regresi Y = 0,701 0,595 X1 0,417 X2. Analisis Koefisien Determinasi Selanjutnya untuk mengetahui besarnya pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga dapat dilihat pada Tabel 1. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Tabel 1. Output Koefisien Determinasi Model Summaryb Mod Adjusted R Std. Error of Durbinel R Square Square the Estimate Watson Predictors: (Constan. Semangat Kerja. Disiplin Kerja Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Dari perhitungan di atas dapat diperoleh koefisien determinasi sebesar 0,647. Uji Hipotesis Uji T (Uji Parsia. Dalam Uji T (Uji Parsia. dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara individu atau parsial terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, sehingga hasilnya dapat dilihat pada Tabel 4. Tabel 1. Hasil Uji T (Uji Parsia. Coefficientsa Standardize Unstandardized Coefficient Collinearity Coefficients Statistics Std. Toleran Model Error Beta Sig. VIF 1 (Constan. Disiplin Kerja Semangat Kerja Dependent Variable: Produktivitas Kerja Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Berdasarkan Tabel 1. 6 di atas, maka dapat dijelaskan masing-masing pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara individu atau parsial terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga dan hasilnya adalah sebagai berikut: Variabel Disiplin Kerja . Dari pengujian secara konvensional ditemukan bahwa pada taraf kesalahan A = 0,05 . ji dua sis. dengan df = 77 Ae 2-1 = 74 diketahui t tabel = 1,99254 dan t hitung = 6,736. Karena t hitung > t tabel, maka variabel Disiplin Kerja (X. berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja (Y) pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Dari pengujian secara SPSS yaitu dengan melihat probabilitas signifikansinya (Pvalu. = 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak. Ha diterima sehingga dapat dikatakan bahwa variabel Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, dengan demikian hipotesis yang diajukan terbukti dan dapat diterima kebenarannya. Variabel Semangat Kerja . Dari pengujian secara konvensional ditemukan bahwa pada taraf kesalahan A = 0,05 dengan . -2-. = 74 diketahui t tabel = 1,99254 dan t hitung = 4,693. Karena t hitung > t tabel, maka variabel Semangat Kerja (X. berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 . Dari hasil pengujian secara SPSS yaitu dengan melihat probabilitas signifikansinya (P-valu. = 0,000 lebih kecil dari 5% maka sehingga dapat dikatakan bahwa variabel Semangat Kerja berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Uji F (Uji Anov. Dalam Uji F (Uji Anov. dilakukan untuk mengetahui ataupun menjelaskan apakah Pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara bersama atau simultan terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, sehingga hasilnya dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Hasil Uji F (Uji Anov. ANOVAa Sum of Mean Model Squares Square Sig. 1 Regressio 9 0b Residual Total Dependent Variable: Produktivitas Kerja Predictors: (Constan. Semangat Kerja. Disiplin Kerja Sumber : Hasil Penelitian, 2025 (SPSS. Berdasarkan Tabel 1. 7 di atas, maka dapat dijelaskan pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja secara bersama atau simultan terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga dan hasilnya adalah sebagai berikut: Dari hasil pengujian secara konvensional pada taraf nyata = 0,05 dengan df1 = 2 . iperoleh dari hasil df, . -k-. = . -2-. = 74 diketahui Ftabel = 3,12 dan F hitung = 70,589. Karena F hitung > F tabel, maka H0 ditolak, dan Ha diterima sehingga Disiplin Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Dari hasil pengujian secara SPSS yaitu dengan melihat probabilitas signifikansinya (Pvalu. = 0,000 atau 0% lebih kecil dari 5% maka sehingga dapat dikatakan bahwa variabel Disiplin Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. PEMBAHASAN Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga yang telah dilakukan ternyata ada pengaruh yang signifikan Disiplin Kerja terhadap Produktivitas Kerja. Dengan uji T yang dilakukan memberikan hasil bahwa nilai t hitung > t tabel . ,736 > 1,99. dengan tingkat signifikan 0,000 atau lebih kecil dari 5%, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti hipotesis yang diajukan Disiplin Kerja berpengaruh Terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, dengan demikian hipotesis yang diajukan tersebut terbukti dan dapat diterima kebenarannya. Bentuk Disiplin Kerja yang berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga sudah tergolong baik. Disiplin Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga sedikit banyak akan meningkatkan Produktivitas Kerja. Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Pengaruh Semangat Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Semangat Kerja terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga yang telah dilakukan ternyata ada pengaruh yang signifikan Semangat Kerja terhadap Produktivitas Kerja. Dengan uji T yang dilakukan memberikan hasil bahwa nilai t hitung > t tabel . ,693 > 1,99. dengan tingkat signifikan 0,000 atau lebih kecil dari 5%, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti hipotesis yang diajukan Semangat Kerja berpengaruh positif dan signifikan Terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, dengan demikian hipotesis yang diajukan tersebut terbukti dan dapat diterima kebenarannya. Pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini yang menunjukkan bahwa variabel Disiplin Kerja (Variabel X. dan Semangat Kerja (Variabel X. berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja (Variabel Y). Hasil ini dapat dilihat dari nilai F tabel = 3,12 dan F hitung = 70,589. Karena F hitung > F tabel dengan signifikan 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti hipotesis yang diajukan Disiplin Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh positif dan signifikan Terhadap Produktivitas Kerja Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, dengan demikian hipotesis yang diajukan tersebut terbukti dan dapat diterima kebenarannya. Pencapaian Produktivitas Kerja yang tinggi tentu akan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain yaitu. Disiplin Kerja dan Semangat Kerja. SIMPULAN Dari hasil penelitian ini dan berdasarkan hasil uraian pada bab sebelumnya, peneliti dapat memberikan kesimpulan dan saran sebagai berikut: Hasil uji Validitas yang dilakukan menunjukkan nilai corrected item total correlation di atas nilai r kritis 0,30, yang berarti semua butir pertanyaan kedua variabel tersebut dinyatakan valid sehingga memenuhi syarat sebagai alat ukur variabel Disiplin Kerja. Semangat Kerja dan Produktivitas Kerja. Hasil uji reliabilitas menujukkan nilai Cronbach Alpha yang diperoleh di atas 0,60, sehingga semua alat ukur yang digunakan dinyatakan reliabel dan memenuhi syarat yang diandalkan. Berdasarkan koefisien korelasi diperoleh hasil terdapat hubungan antara Disiplin Kerja (X. dengan Produktivitas Kerja sebesar 0,744 dan hubungan Semangat Kerja dengan Produktivitas Kerja sebesar 0,667 maka koefisien korelasi yang ditemukan antara Disiplin Kerja dengan Produktivitas Kerja sebesar 0,744 termasuk kategori kuat, sedangkan korelasi Semangat Kerja dengan Produktivitas Kerja sebesar 0,667 dikategorikan kuat. Jadi terdapat hubungan positif masing-masing antara Disiplin Kerja (X. Semangat Kerja (X. dengan Produktivitas Kerjapada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Berdasarkan analisis Koefisien Determinasi yang diperoleh sebesar 0,647 hal ini berarti bahwa yang terjadi pada variasi variabel terikat Produktivitas Kerja (Variabel Y) 64,7% ditentukan oleh variabel bebas Disiplin Kerja (Variabel X. dan Semangat Kerja (Variabel X. secara serempak dan sisanya sebesar 35,3% ditentukan oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil pengujian hipotesis penelitian ini yang membuktikan bahwa Disiplin Kerja (Variabel X. berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja (Variabel Y). Hasil ini dapat dilihat dari nilai t tabel = 1,99254 dan t hitung = 6,736. Karena t hitung > t tabel dengan signifikan 0,000 < 0,05, maka hasil hipotesis ini dapat menyatakan bahwa Disiplin Kerja (Variabel X. berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja (Variabel Y). Dengan demikian hasil hipotesis pertama (H. yang menyatakan Ada Pengaruh Disiplin Kerja Terhadap Jurnal Insitusi Politeknik Ganesha Medan Juripol. Volume 9 Nomor 1 Februari 2026 Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, terbukti dan dapat Dari hasil pengujian hipotesis penelitian ini yang membuktikan bahwa Semangat Kerja (Variabel X. berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja (Variabel Y). Hasil ini dapat dilihat dari nilai t tabel = 1,99254 dan t hitung = 4,693. Karena t hitung > t tabel dengan signifikan 0,000 < 0,05, maka hasil hipotesis ini dapat menyatakan bahwa Semangat Kerja (Variabel X. berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja (Variabel Y). Dengan demikian hasil hipotesis kedua (H. yang menyatakan Ada Pengaruh Semangat Kerja Terhadap Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, terbukti dan dapat Dari hasil pengujian hipotesis (F) penelitian ini yang membuktikan bahwa Disiplin Kerja (Variabel X. dan Semangat Kerja (Variabel X. berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja (Variabel Y). Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan pemberian Disiplin Kerja yang baik dan dengan Semangat Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, maka Produktivitas Kerja akan semakin meningkat. Hasil ini dapat dilihat dari nilai F tabel = 3,12 dan F hitung = 70,589. Karena F hitung > F tabel dengan signifikan 0,000 < 0,05, maka hasil hipotesis ini dapat menyatakan bahwa Disiplin Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh signifikan secara bersama atau simultan terhadap Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga. Dengan demikian hasil hipotesis ketiga (H. yang menyatakan Ada Pengaruh Disiplin Kerja dan Semangat Kerja Terhadap Produktivitas Kerja pada Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, terbukti dan dapat diterima. DAFTAR PUSTAKA