Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. Hubungan Metode QiroAoati dengan Kemampuan Membaca Al-QurAoan Peserta Didik Kelas VII di MTs Darul Muttaqien Zahid Mubarok1. Dita Fitri Ashriyanti2. Reni Sinta Dewi3 1,2,3 Universitas Ibn Khaldun Bogor mujahidmujahid2016@gmail. com, ashriyantifitridita@gmail. renisintadewi@uika-bogor. ABSTRACT. Qiro'ati is one of the methods of reading the Qur'an that was first discovered by KH. Dachlan Salim Zarkasiy from Semarang in 1963. And Madrasah Tsanawiyah Darul Muttaqien is one of the many institutions in Indonesia that uses the Qiro'ati method to improve and improve the reading of the Qur'an of its students. This study discusses the relationship of the Qiro'ati method to the ability to read the Qur'an of students. The research used is quantitative research. The research subjects were seventh grade students at MTs Darul Muttaqien. In collecting the data using questionnaires and tests. The results of this study indicate that there is a relationship between the Qiro'ati method and the ability to read the Qur'an of seventh grade students at MTs Darul Muttaqien. In addition to school or madrasah, the Qiro'ati learning process is also carried out in a dormitory environment by creating a Al-Qur'an group or halaqoh. The learning steps used are three stages, namely initial learning, core learning, and final learning. Keywords: Qiro'ati Method. Qur'an Reading Ability ABSTRAK. QiroAoati merupakan salah satu metode membaca Al-QurAoan yang pertama kali ditemukan oleh KH. Dachlan Salim Zarkasiy dari Semarang pada tahun 1963. Dan Madrasah Tsanawiyah Darul Muttaqien merupakan satu dari sekian banyak lembaga di Indonesia yang menggunakan metode QiroAoati untuk memperbaiki dan meningkatkan bacaan Al-QurAoan peserta didiknya. Penelitian ini membahas tentang hubungan metode QiroAoati terhadap kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik. Penelitian yang digunakan adalah penelitian Adapun subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien. Dalam pengumpulan datanya menggunakan angket dan tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara metode QiroAoati dengan kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien. Selain di sekolah atau madrasah, proses pembelajaran QiroAoati juga dilaksanakan di lingkungan asrama dengan membuat kelompok Al-QurAoan atau halaqoh. Langkah pembelajaran yang digunakan ada tiga tahapan yaitu pembelajaran awal, pembelajaran inti, dan pembelajaran akhir. Kata Kunci: Metode QiroAoati. Kemampuan Membaca Al-QurAoan PENDAHULUAN Sebagai umat muslim, wajib hukumnya untuk mempelajari Al-QurAoan, karena di dalamnya terdapat banyak ilmu, manfaat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Memperbaiki bacaan Al-QurAoan juga akan menimbulkan rasa kecintaan kepada Allah SWT, serta membuat hati menjadi terasa tenang dan tenteram. Bagi umat muslim, membaca Al-QurAoan dengan baik dan benar merupakan kewajiban, karena jika salah membaca maka akan mengubah makna yang terkandung di 476 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. Oleh karena itu, umat muslim wajib untuk senantiasa belajar meningkatkan kualitas membaca Al-QurAoan. Berikut ini beberapa sabda Rasulullah SAW: a aeOaE I aI I a aEac aI E aC aI aO aEac aINA Artinya: AuSebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-QurAoan dan mengajarkannyaAy. (HR. Bukhor. a AE aa acaI a Caa E aCA AIA a a a a a a A Artinya: AuSebaik-baiknya ibadah umatku adalah membaca Al-Qur'an. " (HR. Al-Baihaq. Menurut kementerian agama, yang dikutip dari laman kemenag. id, masih cukup banyak peserta didik yang belum dapat membaca Al-QurAoan. Melihat kondisi ini, peserta didik masih banyak melakukan kesalahan-kesalahan dalam membaca AlQurAoan, karena kurangnya faktor pemahaman atau tata cara membaca Al-QurAoan secara baik dan benar, sehingga perlu perhatian dan bimbingan untuk memperbaiki bacaan Al-QurAoannya di lembaga atau sekolahnya. Dalam belajar maupun mengajarkan Al-QurAoan dapat menggunakan berbagai metode. Metode ini sangat penting karena untuk memudahkan proses pembelajaran agar peserta didik dapat memahami materi. Metode QiroAoati di MTs Darul Muttaqien merupakan metode yang diterapkan oleh pihak sekolah dan asrama yang diperuntukkan bagi seluruh peserta didik. Peserta didik dikelompokkan sesuai dengan kemampuan membaca Al-QurAoannya dibantu dengan pantauan guru pembimbing . profesional yang sudah memiliki syahadah/ ijazah untuk mengajar Al-QurAoan. Dengan metode ini, harapan pendidik yaitu agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan membaca AlQurAoan dengan baik. Metode tidaklah segala-galanya dalam membaca Al-QurAoan, namun metode memiliki peran yang sangat penting dalam mencapai keberhasilan peserta didik. Keberhasilan ini tergantung pada dua faktor, faktor yang muncul pada diri peserta didik itu sendiri serta faktor yang muncul dari luar diri peserta didik. Faktor yang muncul dari dalam yaitu berhubungan dengan psikologi meliputi minat serta inovasi. Namun faktor yang muncul dari luar diri peserta didik mencakup lingkungan fasilitas, kurikulum, pengajar serta metode yang mendukung hal tersebut (Lailaturrohmaniah, 2021: . TINJAUAN LITERATUR Metode QiroAoati Metode QiroAoati merupakan metode dalam pembelajaran Al-QurAoan yang menekankan pada bacaan yang baik dan benar, meliputi pada makharijul huruf dan sifat-sifat huruf, bacaan yang tartil dan sesuai dengan kaidah yang ada dalam ilmu tajwid (Imam Murjito, 2000: 7Ae. Metode QiroAoati pertama kali disusun dan dikenalkan oleh KH. Dahlan Salim Zarkasyi pada tahun 1963 di Semarang. Awal mulanya metode QiroAoati ini disusun dalam bentuk buku kecil yang terdiri dalam 10 jilid. Kemudian disederhanakan menjadi 6 jilid bagi peserta didik di tingkat TK, 4 jilid bagi peserta didik di tingkat SD, 477 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. 3 jilid bagi peserta didik di tingkat SMP atau SMA sederajat, dan 2 jilid bagi Terdapat juga buku praktis untuk belajar bacaan ghorib dan ilmu tajwid bagi peserta didik yang telah selesai pada materi tingkat dasar (Abdullah Habib, 2000: Dalam metode QiroAoati terdapat beberapa tahapan dan langkah yang harus diterapkan agar sesuai dengan tingkat dan kemampuan peserta didik dalam membaca Al-QurAoan (Iwan Bagja Nurmawan, 2. Adapun tahapan dan langkahlangkah itu diantaranya: Pra-QiroAoati, disebut juga dengan kelas pra-TK, yaitu anak-anak yang berusia 4 QiroAoati jilid 1-6, terdapat 3 tahap. Pertama, klasikal yaitu membaca Al-QurAoan dengan alat peraga, kedua membaca buku QiroAoati secara bergantian . Selanjutnya tahap yang terakhir, pendidik dan peserta didik bersama-sama membaca doa setelah belajar dan diakhiri dengan pendidik memberikan nasihat untuk peserta didik. Al-QurAoan, pada kelas ini di bagi menjadi 3 tingkatan yaitu tingkatan tadarus . -10 ju. , ghorib . -20 ju. dan tajwid . -30 ju. Tahap akhir, peserta didik yang sudah selesai mengkhatamkan Al-QurAoan 30 juz dan mampu menguasai materi ghorib, tajwid serta materi penunjang maka masuk pada kelas tahap akhir guna mempersiapkan IMTAS . mtihan akhir santr. Beberapa kelebihan metode QiroAoati dibandingkan dengan metode-metode lain, sehingga dapat menghasilkan peningkatan kemampuan membaca Al-QurAoan, diantaranya yaitu: Para pendidik harus di tashih terlebih dahulu sebelum mengajar metode QiroAoati. Terdapat indikator bagi pendidik dan peserta didik dalam metode ini. Metode ini menggunakan ketukan, jadi setiap bacaan yang pendek harus dibaca Banyak metode yang digunakan dalam penerapannya. Setelah selesai sampai jilid 6, dilanjutkan dengan bacaan ghorib. Setelah selesai jilid 6 beserta ghoribnya, maka akan di test bacaannya dan mendapatkan syahadah . jika lulus. Kekurangan dalam pembelajaran metode QiroAoati ini yaitu bagi peserta didik yang bacaan Al-QurAoannya belum lancar akan mempengaruhi waktu kelulusannya . ebih lam. Kelulusan pada metode QiroAoati bukan ditentukan oleh bulan ataupun tahun melainkan dari kemampuan membaca peserta didik itu (Qoyyumamin Aqtoris, 2008: . Kemampuan Membaca Al-QurAoan Al-QurAoan merupakan kata . dari A C Ae OCAyang bermakna AEI O EIA yang artinya mengumpulkan atau kumpulan. Ulama menyebutkan pengertian AlQurAoan dengan kalam Allah yang diturunkan kepada Muhammad SAW dan dipandang beribadah dengan membacanya. Kemudian Nabi Muhammad menjadi muqayyid 478 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. untuk mengecualikan kitab-kitab lain seperti Taurat. Injil. Zabur dan sebagainya (Alfatih Suryadilaga, 2018: . Al-QurAoan merupakan kalam atau firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mukjizat melalui perantara malaikat Jibril dan diteruskan kepada umat manusia secara mutawatir yang diawali dengan surah AlFatihah dan diakhiri dengan surah An-Nas. Umat Islam diperintahkan untuk mempelajari serta mengajarkan kitab suci Al-QurAoan, karena Al-QurAoan sebagai sumber dari segala sumber ajaran Islam yang meliputi segala aspek kehidupan Allah SWT pun menjelaskan bahwa membaca Al-QurAoan merupakan bentuk perniagaan yang tidak akan mengalami kebangkrutan atau tidak laku, tetapi merupakan perniagaan yang akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar (Muhammad Mahmud Abdullah, 2021: . Beberapa keutamaan membaca AlQurAoan, diantaranya: Al-QurAoan sebagai petunjuk bagi orang-orang yang beriman dan bertakwa. Al-QurAoan sebagai penjelas. Al-QurAoan sebagai peringatan dari Allah terhadap kematian, surga dan neraka. Al-QurAoan sebagai kitab pembeda, untuk membedakan yang haq dan bathil. Al-QurAoan sebagai cahaya penerang dalam gelap, menjadi sumber inspirasi yang mengalirkan nilai-nilai ajaran Islam yang luhur, menebarkan keteduhan, memberi ketenteraman, dan menciptakan kedamaian. Al-QurAoan sebagai pelajaran. Al-QurAoan sebagai bacaan paling mulia. Al-QurAoan sebagai kitab penuh hikmah. (Ariyadi, 2. Kemampuan dalam Kamus Bahasa Indonesia adalah kesanggupan, kecakapan, kekuatan, kekayaan. Dalam hal ini, kemampuan diartikan sebagai kesanggupan dan kecakapan dalam membaca Al-QurAoan, baik dari aspek makhorijul huruf, lagu-lagu, dan fashahah, selain itu juga baik dalam menguasai tajwid dengan tujuan dapat membaca Al-QurAoan dengan sempurna. Kemampuan membaca Al-QurAoan menurut MasjAoud SyafiAoI, diartikan sebagai kemampuan dalam melafalkan Al-QurAoan dan membaguskan dan menyempurnakan huruf atau ayat-ayat Al-QurAoan satu persatu dengan jelas, teratur, perlahan dan tidak terburu-buru, sesuai dengan hukum Setelah mengetahui beberapa arti di atas, dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca Al-QurAoan adalah kesanggupan dalam melafalkan dan menyempurnakan ayat-ayat Al-QurAoan secara tartil dan perlahan sesuai dengan ilmu tajwid, serta memahami makna kandungan ayat Al-QurAoan tersebut. Semua umat Islam wajib membaca Al-QurAoan dan juga wajib mempelajarinya agar tidak tersesat pada akhirnya sehingga termakan oleh bujuk rayu setan (Fitriyah Mahdali, 2020: METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang mengandung kaidah-kaidah ilmiah 479 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. seperti konkrit/ empiris, obyektif, terukur, rasional dan sistematis. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang datanya berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistic (Sugiyono, 2017: . Penelitian ini menggunakan metode korelasional, penelitian ini mengkaji dua variabel. Dalam penelitian ini, yang menjadi variabel bebas . adalah Metode QiroAoati (Variabel X) dan yang menjadi variabel terikat . adalah Kemampuan Membaca Al-QurAoan (Variabel Y). Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Tsanawiyah Darul Muttaqien yang berlokasi di Jalan Raya Parung-Bogor KM 41. Jabon Mekar. Parung Bogor Jawa Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2022 dan penelitian ini telah dilakukan pada peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien. HASIL PENELITIAN Dekripsi Data Metode QiroAoati dan Kemampuan Membaca Al-QurAoan Pada penelitian ini, peneliti akan melakukan uji analisis deskriptif pada variabel dengan menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Untuk mengetahui hubungan metode QiroAoati dengan kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien, peneliti menggunakan data yang diperoleh dari hasil tes dan penyebaran angket, yaitu dengan menyebarkan secara langsung kepada peserta didik kelas VII sebanyak 30 peserta didik agar menghasilkan data yang relevan. Rekapitulasi Hasil Skor Angket tentang Metode QiroAoati (X) Kategori Jawaban Pernyataan Angket Total KadanTidak Selalu Sering Pernah Aktif membaca Al-QurAoan dengan metode QiroAoati. Belajar mandiri ketika metode QiroAoati Lancar bacaannya ketika menggunakan metode QiroAoati. Cepat bacaannya ketika menggunakan metode QiroAoati. Tepat bacaannya ketika menggunakan metode QiroAoati. Benar bacaannya ketika menggunakan metode QiroAoati. 480 | Volume 6 Nomor 2 2024 50% 15 30% 100% 30 40% 12 100% 30 37% 11 33% 10 100% 30 100% 30 43% 13 27% 100% 30 50% 15 27% 100% 30 40% 12 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. Membaca huruf-huruf hijaiyah yang berharokat tanpa mengeja. 57% 17 27% 100% 30 Membaca metode QiroAoati sesuai dengan 47% 14 30% 100% 30 Mampu membaca AlQuAoran sesuai tajwid dengan metode QiroAoati. 50% 15 30% 100% 30 Belajar metode QiroAoati sesuai dengan kemampuan. 67% 20 33% 10 100% 30 Total Tabel di atas membuktikan data angket variabel X (Metode QiroAoat. bahwa jawaban dengan skor 4 atau selalu sebanyak 124 dengan persentase 41%. Kemudian jawaban dengan skor 3 atau sering sebanyak 101 dengan persentase 34%. Sementara jawaban skor 2 atau kadang-kadang sebanyak 72 dengan persentase 24% dan skor 1 atau tidak pernah sebanyak 3 dengan persentase 1%. Dari pernyataan hasil rekapitulasi di atas diketahui nilai rata-rata dari keseluruhan sebesar 41%, maka data kuesioner Metode QiroAoati sudah dikatakan baik. Berikut akan disajikan data hasil tes untuk variabel y yakni mengenai kemampuan membaca Al-QurAoan: Data Hasil Tes Kemampuan Membaca Al-QurAoan Nama Makhraj Tajwid Responden 1 Responden 2 Responden 3 Responden 4 Responden 5 Responden 6 Responden 7 Responden 8 Responden 9 Responden 10 Responden 11 481 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. Nama Responden 12 Responden 13 Responden 14 Responden 15 Responden 16 Responden 17 Responden 18 Responden 19 Responden 20 Responden 21 Responden 22 Responden 23 Responden 24 Responden 25 Responden 26 Responden 27 Responden 28 Responden 29 Responden 30 Nilai Minimum Nilai Maksimum Rata-rata Makhraj Tajwid Kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien dalam kategori AuBaikAy. Hal ini dapat dibuktikan melalui data variabel Y (Kemampuan Membaca Al-QurAoa. yang menunjukan nilai rata-rata tes sebesar 77 dengan rata-rata nilai maksimum sebesar 95. Uji Validitas Uji validitas pada penelitian ini memakai kuesioner yang diberikan kepada 30 peserta didik. Kemudian untuk menghitung tingkat validasi dapat dicari berdasarkan r-tabel dan r-hitung. Jika r-hitung > r-tabel, perangkat dinyatakan valid. R-tabel pada penelitian ini sebesar 0,361 dengan taraf signifikansi 5%. Perhitungan uji validitas dengan bantuan menggunakan IBM SPSS Statistik 25. Berdasarkan uji validitas dari angket metode QiroAoati (X) di kelas VII MTs Darul Muttaqien yang digunakan untuk penelitian dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic 25, bahwa dari 14 soal dan soal yang valid berjumlah 10 soal. Sedangkan, pada uji validitas soal tes kemampuan membaca Al-QurAoan siswa kelas VII MTs Darul Muttaqien (Y) bahwa semua soal valid, sehingga butir pernyataan yang valid berjumlah 2 soal. Butir pernyataan yang valid akan digunakan sebagai pengukur untuk instrument penelitian. 482 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. Uji Realibilitas Uji reliabilitas dilakukan memakai aplikasi IBM SPSS Statistik 25. Aplikasi IBM SPSS Statistik 25 dapat digunakan untuk mengukur realibilitas instrument penelitian dengan menggunakan metode CronbachAos Alpha. Suatu variable dikatakan reliabel apabila hasil dari CronbachAos Alpha > 0,6. Hasil dari pengolahan uji reliabilitas yang digunakan untuk menentukan variable yang digunakan reliabel atau tidak. Tabel Hasil Uji Realibilitas Variabel X Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Dari hasil tabel perhitungan di atas maka dapat diketahui bahwa metode QiroAoati memiliki nilai CronbachAos Alpha 0,805 > 0,6 sehingga variable di atas dinyatakan reliabel dan dapat digunakan sebagai instrument penelitian. Tabel Hasil Uji Realibilitas Variabel Y Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Dari hasil tabel perhitungan di atas maka dapat diketahui bahwa kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien memiliki nilai CronbachAos Alpha 0,738 > 0,6 sehingga variable di atas dinyatakan reliabel dan dapat digunakan sebagai instrument penelitian. Uji Prasyaratan Analisis Dalam penelitian ini dilakukan pengujian terlebih dahulu menggunakan uji normalitas dan uji linieritas. Uji normalitas dan uji linieritas pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 25 dengan menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov. Pada uji normalitas didapatkan nilai positif (Asym. Sig. 2 Taile. adalah 0,200. Karena nilainya lebih dari 0,05 atau 0,200 > 0,05 maka data berdistribusi dengan uji sederhana yaitu uji normalitas. Tabel Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute 483 | Volume 6 Nomor 2 2024 Unstandardiz ed Residual Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Positive Negative Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Kemudian uji linearitas dihitung menggunakan program IBM SPSS Statistics Adapun pengambilan keputusan pada uji linearitas adalah sebagai berikut: Jika Nilai Sig > 0,05 maka ada hubungan yang linear secara signifikansi antara variabel X dan variabel Y. Jika Nilai Sig < 0,05 maka tidak ada hubungan linear secara signifikansi antara variabel X dan variabel Y. Adapun hasil pengujian linearitas yang dilakukan oleh peneliti dengan bantuan IBM SPSS Statistik 25 didapatkan hasil bahwa Nilai Sig sebesar 0,578 > 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan Linear antara Variabel Metode QiroAoati (X) dengan Variabel Kemampuan Membaca Al-QurAoan (Y). Tabel Hasil Uji Linearitas ANOVA Table Sum of Mean Squares df Square Sig. Kemampuan Between (Combine. 833 15 189. Membaca AlGroups Linearity 363 1 2700. QurAoan * Deviation Metode QiroAoati Linearity Within Groups Total Uji Hipotesis Setelah mengetahui jika data berdistribusi normal, maka selanjutnya adalah perhitungan terakhir akan menggunakan uji hipotesis. Menentukan hipotesis terbagi menjadi dua, yaitu penerimaan atau penolakan sehingga hipotesis alternatif (H. diubah menjadi hipotesis (H. Uji hipotesis dapat ditentukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menganalisa korelasi pearson. Adapun rumusan uji korelasi tersebut sebagai berikut: 484 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. Tabel Hasil Uji Korelasi Correlations Metode Kemampuan QiroAoati Membaca Al-QurAoan Metode QiroAoati Pearson Correlation Sig. -taile. Kemampuan Pearson Membaca Al-QurAoan Correlation Sig. -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Berdasarkan tabel uji korelasi Pearson di atas, dapat diketahui bahwa nilai korelasi pada penelitian ini sebesar 0,951 yang menunjukkan jika adanya hubungan korelasi yang sangat kuat antara metode QiroAoati dengan kemampuan membaca AlQurAoan peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien. Pada penelitian ini, nilai Sig . < c . , maka H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian menujukkan jika terdapat hubungan antara variabel (X) metode QiroAoati terhadap variabel (Y) kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien. Selain itu, nilai koefisien korelasi sebesar 0,951 yang berarti berarah positif, yakni menunjukkan adanya korelasi positif antara Metode QiroAoati . ariabel X) dan Kemampuan Membaca Al-QurAoan Peserta Didik . ariabel Y) dan berada pada kategori korelasi yang bersifat sangat kuat. PEMBAHASAN Penelitian yang telah dilaksanakan berupa angket dan tes dengan teknik pengumpulan data uji korelasi dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Pada penelitian ini data tes diambil dari nilai pembelajaran QiroAoati kelas VII Semester I, dan pada angket memfokuskan kepada kebiasaan ketika pembelajaran metode QiroAoati berlangsung di kelas atau di asrama pada peserta didik kelas VII Madrasah Tsanawiyah Darul Muttaqien. Metode QiroAoati adalah salah satu metode yang dipelajari di kelas VII Madrasah Tsanawiyah Darul Muttaqien. Metode QiroAoati merupakan salah satu bagian pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang diterapkan oleh pihak sekolah dan asrama untuk seluruh peserta didik, harapannya agar peserta didik dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAoan dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid. Berdasarkan data dari hasil penelitian yang telah diuraikan sebelumnya, hasil uji korelasi kedua variabel antara variabel X dan variabel Y dengan alat bantu program IBM SPSS Statistics 25 maka diperoleh hasil Person Correlation sebesar 0,951 485 | Volume 6 Nomor 2 2024 Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Volume 6 Nomor 2 . 476-487 P-ISSN 2656-274X E-ISSN 2656-4691 DOI: 10. 47467/reslaj. jika dilihat dari tabel interpretasi, hasil 0,951 terletak diantara 0,800 - 1,000. Yang artinya, hasil 0,951 termasuk ke dalam kriteria yang sangat kuat, sehingga peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa terdapat korelasi yang positif antara variabel X dan variabel Y dengan hubungan yang sangat kuat. Selain itu dibuktikan dengan nilai signikansi sebesar 0,000 yang mana lebih kecil dibandingkan 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa antara Metode QiroAoati (X) dan Kemampuan Membaca AlQuAoan Pesrta Didik Kelas VII di MTs Darul Muttaqien (Y) terdapat hubungan yang signifikan dan bersifat positif. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian mengenai Hubungan Metode QiroAoati Dengan Kemampuan Membaca Al-QurAoan Peserta Didik Kelas VII di MTs Darul Muttaqien dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan Metode QiroAoati Kelas VII di MTs Darul Muttaqien dalam kategori AuBaikAy. Hal ini dapat dibuktikan dari data angket variabel X (Metode QiroAoat. bahwa jawaban dengan skor 4 atau selalu sebanyak 12,4 dengan persentase Kemudian jawaban dengan skor 3 atau sering sebanyak 10,1 dengan persentase 34%. Sementara jawaban skor 2 atau kadang-kadang sebanyak 7,2 dengan persentase 24% dan skor 1 atau tidak pernah memiliki rata-rata frekuensi 0,3 dengan persentase 1%. Dari pernyataan hasil rekapitulasi di atas diketahui nilai rata-rata dari keseluruhan sebesar 41%, maka data kuesioner Metode QiroAoati sudah dikatakan baik. Kemampuan membaca Al-QurAoan peserta didik kelas VII di MTs Darul Muttaqien dalam kategori AuBaikAy. Hal ini dapat dibuktikan melalui data variabel Y (Kemampuan Membaca Al-QurAoa. yang menunjukan nilai rata-rata tes sebesar 77 dengan nilai maksimum sebesar 95. Berdasarkan pengujian hipotesis melalui correlations diketahui nilai signifikansi adalah Ha diterima, nilai sig. -taile. sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara Metode QiroAoati (X) dengan kemampuan membaca Al-QurAoan (Y). Dengan nilai korelasi pearson sebesar 0,951 artinya tingkat hubungan antara variabel X dan variabel Y berada pada korelasi sangat kuat. DAFTAR PUSTAKA