Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah Hadis Tentang Niat dan Korelasinya Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu ISSN 2656-7202 (P) ISSN 2655-6626 (O) Volume 3 Nomor 2. Juli-Desember 2020 DOI: https://doi. org/10. 35961/perada. HADIS TENTANG NIAT DAN KORELASINYA TERHADAP MOTIVASI BAGI PESERTA DIDIK Almahfuz STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau almahfuz0411@gmail. Ilyas Husti UIN Sultan Syarif Kasim Pekabaru hilyashusti@yahoo. Alfiah UIN Sultan Syarif Kasim Pekabaru alfia@uinsuska. ABSTRAK Belajar dan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh niat dan motivasi. Oleh sebab itu, makalah ini bertujuan untuk menganalisa dan membahas hadis-hadis tentang niat dan melihat pengaruhnya tehadap motivasi belajar. Hasil menunjukkan bahwa hadis tentang niat ini dalam artikel ini memiliki kualitas sahih, baik dari segi sanad maupun matan, karena semua kriteria kesahihan termasuk bersambungnya sanad, perawinya 'adil dan dhabit, semuanya terpenuhi. Banyak ulama menekankan perlunya niat dalam setiap perbuatan karena menjadi bagian penting dalam melakukan sesuatu. Kuatnya nilai hadis tentang ini mendakan bahwa niat perlu dilakukan untuk setiap perbuatan yang mengandung nilai ibadah, termasuk dalam hal belajar. Dalam hal korelasi dengan motivasi siswa, secara konseptual juga terdapat koralasi antara tinggi rendahnya hasil belajar siswa ditentukan oleh tinggi rendahnya niat belajarnya. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi, berlandaskan kepada niat dan dorongan untuk belajar semata-mata untuk memenuhi tuntunan agama berpotensi untuk lebih berhasil. Dengan niatan tulus dan motivasi yang kuat, upaya untuk belajar semakin teguh, apabila bila hal itu berlandaskan pada semangat beribadah disertai oleh ridha dari Allah. Abstract: This article aims to analyze and discuss the traditions about intention and see their effect on learning motivation. The results show that the hadith about this intention in this article has a valid Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah Hadis Tentang Niat dan Korelasinya quality, both in terms of sanad and mind, because all the criteria of validity including the continuity of sanad, the perawinya 'fair and dhabit, are all fulfilled. Many scholars emphasize the need for intention in every action because it is an important part of doing something. The strong value of the hadith about this implies that an intention needs to be done for every act that contains worship value, including in terms of learning. In terms of correlation with student motivation, conceptually there is also a correlation between the high and low student learning outcomes determined by the level of learning intentions. Students who have high learning motivation, based on the intention and urge to study solely to fulfill religious guidance have the potential to be more successful. With sincere intentions and strong motivation, efforts to learn will be even stronger, if if it is based on the spirit of worship accompanied by the pleasure of Allah. Kata Kunci : niat, mitivasi belajar, motivasi islami PENDAHULUAN Belajar dan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh motivasi pada diri peserta didik, sebagaimana dalam beberapa literatur pendidikan Islam terutama yang berbahasa Arab, memaknai motivasi disepadankan dengan kata niyat. Pemikiran pendidikan Islam klasik mempunyai khazanah yang cukup luas membahas persoalan motivasi belajar ini, salah satunya adalah konsep niyat al-taAoallum . otivasi belaja. persfektif alJarnuzi dalam salah satu bukunya. TaAolim alMutaAoallim. Ketika peserta didik menuntut ilmu semestinya memperhatikan beberapa hal yang perlu disadari dan disemayamkan dalam dirinya, diantaranya adalah harus memiliki niat yang bagus dan lurus serta ikhlas di dalam hatinya. Niat yang disematkan dalam hati semata-mata menuntut ilmu karena Allah taAoala. Selain itu seorang peserta didik juga harus mempunyai motivasi yang kuat terutama motivasi yang bersifat intrensik yang bersumber dari dalam dirinya sendiri, meskipun tidak menutup kemungkinan dukungan motivasi yang bersifat ekstrensik dari luar dirinya dalam usahanya menuntut ilmu yang bermanfaat untuk kemaslahatan umat. Melalui motivasi yang kuat dengan mengharap ridho Allah niscaya akan membawa kemudahan ketika dalam proses pembelajaran, memeperoleh keberkahan ketika tercapai tujuan. Kata hadis telah menjadi salah satu kosa kata bahasa Indonesia. Hadis adalah kata yang berasal dari bahasa Arab, yaitu alhadits jamaAonya al-ahadits yang meiliki arti alkhabar yang dalam bahasa Indonesia bisa diartikan kabar atau berita. 1 Sabda Rasulullah sendiri dari segi arti istilah dikemukakan secara teoritis hadis disebut juga dengan sunnah, merupakan sumber ajaran Islam yang berisi pernyataan, pengamalan, pengakuan dan hal ihwal Nabi Muhammad yang beredar pada masa Nabi Muhammad hingga wafatnya disepakati sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-QurAoan dan isinya menjadi hujjah . umber otorita. Di sisi lain hadis Nabi merupakan penafsiran Al-QurAoan dalam praktek atau penerapan ajaran Islam secara faktual dan ideal. Oleh karena kedudukan hadis sebagai sumber hukum kedua setelah Al-QurAoan, maka sudah menjadi keniscayaan bagi seluruh umat Islam untuk mempelajari secara konsen ilmu hadis agar dalam memahami suatu hadis tidak terjadi kesalahan dalam penafsirannya. Salah satu hadis yang sangat populer dan tidak asing di telinga kita, adalah hadis tentang niat yang diriwayatkan hampir oleh seluruh ulama SaAodullah AssaAoidi. AoHadis-Hadis SekteAo. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996. 2 HM Erfan Soebahar. Menguak Fakta Keabsahan Al-Sunnah (Prenada Media, 2. , p. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah hadis . ecuali Imam Mali. akan dibahas dalam makalah ini. Dalam artikel ini akan dibahas tentang korelasi niat dengan motivasi belajar. Hal ini beranjak dari asumsi bahwa ketika seorang memiliki niat yang kuat dalam meraih sesuatu, maka kecenderungannya dari orang tersebut ialah akan berupaya kuat untuk Demikian juga dalam proses belajar bagi seorang siswa, maka apabila telah memiliki niat yang kuat tentunya akan diiringi dengan daya upaya serta usaha untuk melaksanakan niatnya. Niat bisa berupa motivasi yang mendorong siswa untuk mau Terdapat dua jenis motivasi, yaitu motivasi instrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik yakni keadaan pada diri sendiri yang mendorongnya melakukan belajar sedangkan motivasi ekstrinsik yakni, faktor luar diri yang mendorongnya untuk melakukan kegiatan belajar. Artikel ini akan mengupas hadis yang berkaitan dengan niat serta korelasinya dengan motivasi siswa dalam belajar. Kajian yang digunakan ialah kajian normatif filosofis, yakni kajian terhadap teks normatif agama yang termaktub dalam hadis dengan mencari nilai-nilai filosifis yang termuat di Kajian folosofis ini juga menjadi pendekatan dalam analisa terhadap motivasi siswa dalam belajar. SANAD DAN MATAN HADIS TENTANG NIAT Hadis-hadis tentang niat terdapat lafaz yang bervariasi, namun jika dicermati makna teksnya . atan hadi. terdapat substansi maksud yang sama, dengan mengetahui berbagai variasi sanad dan matan hadis tertentu sehingga dapat diketahui apakah berbeda jalur periwayatan atau tidak, 3 Amna Emda. AoKedudukan Motivasi Belajar Siswa Dalam PembelajaranAo. Lantanida Journal, 5. , 172Ae82. Hadis Tentang Niat dan Korelasinya ketentuan ada syahid dan muttabiAo-nya dan seluruh jalur sanad yang diteliti. Adapun redaksi hadis-hadis yang berkaitan dengan motivasi niat terdapat dalam beberapa kitab hadis, dalam hal ini penulis akan menyertakan hadis- hadisnya sebagai Hadis Riwayat Bukhari AE a AaIaA a aAO ae a a e aI EAa eac CA Aa aAIa eOa aIeO a A sa AEA a aAO CA a a eiOa aI CA A a A a eAE a AaIa aeu ai e aI aUO eaA a a I a e aI uaeA a a aO EoAeO aI aa aa aO a e ao aI ai e aIA eAA a a AA EOua A aoA a AUaEA A a a aA e An a aIa e aIA a AE a eUA a AaOC s e A a a AE aaUn A a AE A a a a e a aA a aeIa aaO EeIeIA aa CA aO A a AE a EIacOA A aOuaia Ea aE acEA a AE uaia e ea aIA a aeO a aO a a aA aoA a A a s aAO eaII auan aa ua aE eAO A AOaA a eaOA a a a a ae e ea a a e 4a a a s Aa uEaeOA a Au aE e aa AaeIE a a ea ea u aE a aA AuTelah menceritakan kepada kami Al Humaidi Abdullah bin Az Zubair dia berkata. Telah menceritakan kepada kami Sufyan yang berkata, bahwa Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id Al-Anshari berkata, telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ibrahim At Taimi, bahwa dia pernah mendengar Alqamah bin Waqash Al Laitsi berkata. saya pernah mendengar Umar bin Al Khaththab diatas mimbar berkata. saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan . bagi tiap-tiap orang . apa yang diniatkan. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin perempuan yang ingin dinikahinya, maka Muhammad bin IsmaAoil bin Ibrahim AlBukhari. Shahih Al-Bukhari (Riyadh: Dar as-Salam, 1. I, h. 3Ae4. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah hijrahnya adalah Hadis Tentang Niat dan Korelasinya AE a eIA a a AaIa ae a a e aI a ea aI ai CA U a aa aEA e AE A s aui aI UA AO a eI a I a e aI uaeA a a aO a eI a e ao aI ai e aIA a e ae a a AA I I a I A AAO a aaeO a aO a aA a AE A a a a a a e a s AaOCA a a a a AE eaIA AnA e aAE a EIcOi aOE aE acE e a s a Aa aO ea aI eI auA a e a aACA Aa ea ua aE a aOa aEaa ea a ea ua aE a aOa aEaa aOa eIA a Aauan aa aEeAO A AOaA a eaO e a sa aAoaO a aA a a a ae e 5a a Aa uEaeOA a Aea e a u aE a aA AuTelah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah berkata, telah mengabarkan kepada kami Malik dari Yahya bin Sa'id dari Muhammad bin Ibrahim dari Alqamah bin Waqash dari Umar, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semua perbuatan tergantung niatnya, dan . bagi tiap-tiap orang . apa yang diniatkan. barangsiapa niat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa dia diniatkan. AE a eI aeu ai e aIA U a AaIa aeu ai e aI CaA a a ai a AaIa aEA a a a sa a AO aA A a eI a e ao aI aiA ae AaUO a eI a I e aI ueAa aO e aIA a AA aI aI e aI eUaEA AEA a aA a a a a aeIa CA a a e s Ae aI aOCA AAO a aaeO a aO a a Ee aU aI aE a EIacO ai aOuaiaA a aACA AE EIa A a AA An a ea ua aE a aOa aEa e aA e a s a Aa aO ea aI eI auA aa AAO a aaeO a aO a a aOa eIA a Aea a ea ua aE aOa aEA 5 Al-Bukhari. I, h. a Aauan aa ua aE eAO A AOaA a eaO eaas AaeI aE a aA a ae e a aa 6a a Aa uEaeOA a Aea a ea u aE a aA AuTelah menceritakan kepada kami Yahya bin Qaza'ah. Telah menceritakan kepada kami Malik dari Yahya bin Sa'id dari Muhammad bin Ibrahim bin Al Harits dari 'Alqamah bin Waqash dari Umar bin Al Khaththab radliallahu 'anhu ia berkata. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya setiap amal itu tergantung pada niatnya. Dan bagi seseorang adalah apa yang ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa yang hijrahnya lantaran dunia yang hendak ia kejar atau wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya itu adalah sekedar kepada apa yang ia Hadis Riwayat Muslim s a AaIa ae a a eI aaI ai e aI CaA eUIA AEA U aA a AaIa aEA ae a s aAI aui aI UA AO a eI a I e aI uaeA a aO a eI a e ao aI aiA a e ae e a aAE A a AUaEA s Ae aI aOCA e AA a eI a aI a e aIA a AE a aA a aAE CA a aA CA AE a EIacO ai aOuaia a e a sA a AAO a aaeO a aO a a uaia e ea aIA e a Aa aO ea aI eI auA aAn ea ua aE aOa aE ea a ea a Aua aE a OEaa OI auan aa Ea aeAO A AOaA a eaOA a a a ae e e a a a aa A a uaEaeO a AaIa a I aA a Ae aa AaoaA aO a a ea a ea u aE a aA A O a AaIa a a a aa EeOA e Ae aI ae a e aI Ee aI a a A A e aI ae s O a AaIaA a AEaO aO Ee aUoaE a AaIa aA a a I a eI EeIuaA a AaIa ae a EeA A aA eU aa EuA ao ai A a a a a e a aa aa aE eA e AO a AaIa ua e a aC e aI ueA a aO A 6 Al-Bukhari, 2, h. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah aeO aI aI e aI aO aI O a AaIa a I a e aI ae a a e aIA s Aaia sc AaIa ei AU aa I aaOA A e aI a aO aIA a A aOa a a e ea U a a e A O a AaIa a I a e aI Ee aU a a esaeI a aa a AaIa e aIA AEe aIa a aE O a AaIa e aI aaO a aI a a AaIa a eiOa aIA sa s aAO aaIa a EA AE aOa eU aa a aua aA a e Aau a e a eI aeu ai e aI aUA a a a AUaEA A aaOA e An a aI a e aIA a AaOa a a eiOa aI a eUA a a a AAO a aaeO a aO a aA a AA ca AEeIeIA a aue a a eI EIA AuTelah menceritakan kepada kami Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab telah menceritakan kepada kami Malik dari Yahya bin Sa'id dari Muhammad bin Ibrahim dari 'Alqamah bin Waqash dari Umar bin Khattab dia berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya amalan itu sesungguhnya ia akan mendapatkan sesuatu yang diniatkannya, barangsiapa hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan RasulNya, dan barangsiapa hijrahnya untuk memperoleh dunia atau seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya sesuai dengan apa yang diniatkannya. Dan telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh bin Muhajir telah mengabarkan kepada kami Laits. alam jalur lain disebutka. Telah menceritakan kepada kami Abu Ar Rabi' Al Ataki telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid. alam jalur lain disebutka. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna telah menceritakan kepada kami Abdul Wahhab -yaitu Ats Tsaqafi-. alam jalur lain disebutka. Telah menceritakan Abi Al-Husain Muslim bin AlHajjaj ibn Muslim Al-Qusairi Al-NaisaburiAlNaisaburi. Al-JamiAo al-Shahih (Bairut: Dar al-Fikr, t. Hadis Tentang Niat dan Korelasinya kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Abu Khalid Al Ahmar Sulaiman bin Hayyan. alam jalur lain disebutka. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami Hafsh -yaitu Ibnu Ghiyats- dan Zaid bin Harun. alam jalur lain disebutka. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al 'Ala Al Hamdani telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mubarak. alam jalur lain disebutka. Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Umar telah menceritakan kepada kami Sufyan semuanya dari Yahya bin Sa'id dengan sanad makna seperti riwayat Malik. Dan dalam hadisnya Sufyan disebutkan, 'Saya mendengar Umar bin Khattab di atas mimbar mengabarkan dari Nabi shallallahu 'alaihi Hadis Riwayat Abu Daud a aa a eiOa aI a a aeu ai e aIA e Aa AaIa a I a e aI auu sc A s aAUA AO a eI a I a e aI uaeA a a aO EoAeO aI ac a eI ae ao aIia e aIA a a a EOua a CA a An aI eI eUaEA s AaOCA AEA a A aA aoA a a a a AE a eUA c e a a AE A AEA a AAO a aaeO a aO a a uaia e ea aIA a AE A a a a aACA a aA Ouaia Ea aE aE a s AaO eaII auA a aa aAn ea ea a a e c a AEIcOA aa aa AnA e aAua aE aOa aE ea a ea ua aE aOa aE aOa eI auA a a Ea aeAO A AOaA a eaO eaas aAoaA aO a a ea a ea ua aE aA a a a ae 8a a Aa uEaeOA a a AuTelah menceritakan kepada kami Muhammad bin Katsir, telah mengabarkan kepada kami Sufyan, telah menceritakan kepadaku Yahya bin Sa'id dari Muhammad bin Ibrahim At Taimi dari 'Alqamah bin Waqqash Al Laitsi, ia berkata. aku mendengar Umar bin Al 7 Al-Imam 8 Sulaiman bin Al-AsyAats bin bin Syaddad bin Amr bin Amir Abu Daud. Sunan Abu Daud (Bairut: Dar al-Fikr, t. , i, h. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah Khathab berkata. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Sesungguhnya amalan itu tergantung kepada niatnya, dan bagi setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang telah ia niatkan. Barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan RasulullahNya, dan barang siapa yang hijrahnya untuk dunia yang hendak ia dapatkan atau karena seorang wanita yang akan ia nikahi, maka hijrahnya akan mendapatkan sesuai apa yang ia maksudkan. Hadis Riwayat An-Nasai a a AA e AO a eI a s aOA a AOa aA csa aa aeu ai e aI aO e aI a aA a s AI a aEA a AaO I aI Ee aoA A aA e e a a ae Ai C aaU aaeO aOa a A e ae AEA a aAs CA U Aa a aEA eAE O A a a aa aaeO aI aI e aI aeIA A Eaa a eI aeu ai e aIA a Aaea a ae a a e aI Ee aIa a aE aOE eiA s aAUA s AO a eI a I a e aI uaeAa a aO a eI a e ao aI ai e aI aOCA a a AUaEA AEA e Aa eI a aIa e aIA a AE a aA a aAE CA a aA a a a aeIa CA AE a EIacO ai aOuaiaA a AAO a aaeO a aO a a uaia e ea aIA a AA An a e a ua aE a aOua aEA e aA e a s a Aa aO ea aI eI auA a aAEaa ea aa ua aE a Oua aE Eaa OI auA aAn e a a ae e aa a a a aa Aua aE aeAOa aOaA a eaO eaa AaeIE a a ea a ea ua aE aA 9a a Aa uEaeOA a a AuTelah mengabarkan kepada kami Yahya bin Habib bin 'Arabi dari Hammad dan Al Harits bin Miskin telah dibacakan kepadanya dan saya mendengarnya dari Ibnu Qasim telah menceritakan kepadaku Malik telah menceritakan kepada kami Sulaiman Hadis Tentang Niat dan Korelasinya bin Manshur dia berkata. Telah memberitakan kepada kami Abdullah bin Mubarak dan lafazhnya dari dia, dari Yahya bin Sa'id dari Muhammad bin Ibrahim dari Al Qomah bin Waqqash dari Umar bin Khatthab Radliyallahu'anhu, dia Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Semua perbuatan tergantung niat, dan . bagi tiap orang . yang diniati, barangsiapa berniat hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya Allah Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapai atau karena seorang perempuan yang ingin dinikahi, maka hijrahnya sekedar yang diniatinya. Hadis Riwayat Ibnu Majah A e aI a aO aIA a Aa AaIa aa a eE a e aI aaO aeOAaia a AaIa a aA A e aI a eU s Ca aA a A O a AaIa a I a e aI ae s aea a EeOA s aeAa a aui I UA AO a I a I a e aI uaeA a a aO EoAeO aI A a a e ae a s a aa aa aa aO a e ao aI ai e aI aOCA AA aa aa aO a aIa e aIA aAE A a a A O aueEa EI eaA aoA a AeA a An a aA a AE a eUA a a a AUaEA a a a AE a EIacOA a Aa aIA a AAO a aaeO a aO a a aA aoA e AE uaia eA An a ea ua aE a aOua aEA e aOE aE acE e a s a Aa aO ea aI eI auA a aAEaa ea aa ua aE a Oua aE Eaa OI auA aAn e a a ae e aa a a a aa a a AE aeAOa aOaA a eaO e aa AaoaA aO a a ea a ea u aE a aA 10 a a AuEaeOA AuTelah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun. Dan diriwayatkan dari jalur lain, telah 9 Al-Imam Al-Hafidz Abd Al-Rahman Ahmad bin SyuAoaib bin Ali bin Sinan bin Bahr bin Dinar AlKharasani an-Nasai. Sunan Al-Kubra (Mesir: Dar alKutub al-Ilmiyah, t. I, h. Muhammad bin Yazid Ar-RabaAoi AlQazwini Majah. Sunan Ibn Majah (Bairut: Dar al-Fikr, . II, h. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh telah memberitakan kepada kami Al Laits bin Sa'd keduanya berkata. memberitakan kepada kami Yahya bin Sa'id bahwa Muhammad bin Ibrahim At Taimi telah mengabarkan bahwa dia pernah mendengar 'Alqamah bin Waqash bahwa dia mendengar Umar bin Khatthab sedang berkhotbah di hadapan manusia, katanya. "saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya setiap amalan sesuai dengan niat, dan balasan bagi seseorang itu sesuai dengan apa yang di Maka barangsiapa hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya maka pahala hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa hijrahnya untuk dunia atau wanita yang akan di nikahinya, maka balasan hijrahnya sesuai dengan tujuan hijrahnya SYARAH HADITS DAN FIKIH NIAT Sebagian riwayat menggunakan lafaz A iAdalam bentuk mufrad . dengan alasan, bahwa tempat niat adalah dalam hati, sedangkan hati itu satu, maka kata niyat disebutkan dalam bentuk tunggal. Berbeda dengan perbuatan yang sangat tergantung kepada hal-hal yang bersifat lahiriah yang jumlahnya sangat banyak dan beragam, sehingga dalam hadis tersebut kata 'amal menggunakan lafaz jama' . yaitu AIA A IEAselain itu niat hanya akan kembali kepada Dzat Yang Esa, dan tidak ada sekutu bagi-Nya. 11 Sebagai kelanjutan dan ikrar dari Al-A'mal mencakup berbagai bentuk perbuatan, baik perbutan hati, lisan, dan jawarih . nggota bada. Amal hati seperti Hadis Tentang Niat dan Korelasinya tawakkal kepada Allah, kembali dan takut kepadaNya. Amal lisan seperti berbicara dan Amal jawarih seperti perbuatan tangan dan kaki dan yang semisalnya. Sedangkan afAoal yaitu perbuatan yang tidak menekankan pada nilai-nilai dihadapan Allah, dan terkadang perbuatan dilakukan tanpa niat terlebih dahulu. c a a eae a AA Lafaz AA a A A a A auII IE aAmengandung arti hashr . menurut para muhaqqiq . Setiap membutuhkan pelaku, maka kalimat secara lengkap adalah perbuatan yang berasal dari orang-orang mukallaf . rang yang dikenai beban syaria. Dengan demikian apakah perbuatan orang kafir termasuk dalam kategori ini? Jawabnya, tidak termasuk, karena maksud perbuatan dalam hadis ini adalah ibadah, sehingga orang kafir tidak termasuk dalam hadis ini, meskipun mereka diperintahkan untuk melaksanakan dan akan mendapat hukuman apabila meninggalkannya. Kata AA a A A a A( aAdengan nia. Huruf ba' menunjukkan arti mushahabah . , dan ada juga yang mengartikan sababiyah . enunjukkan seba. Imam Nawawi mengatakan, bahwa niat berarti maksud, yaitu keinginan yang ada dalam hati. Tetapi Syaikh Al-Karmani menambahkan, bahwa keinginan hati adalah melebihi maksud. Alqashd atau maksud adalah bagian dari suatu kehendak atau al-iradah yang kekuatannya bisa mencapai kekeinginan kuat, sedangkan kehendak itu tidak akan sampai pada keinginan ketika tidak ada suatu kepastian dalam berkehendak, namun keinginan dapat berubah-ubah terkadang kuat terkadang lemah, adapun maksud itu dapat terwujud ketika adanya kehendak yang bersifat pasti adalah yang beriringan atau bersamaan dengan suatu tindakan. Oleh karena itu, para 11 Ibnu Hajar al-Asqalani. AoFathul Baari Syarah Shahih Bukhari (Gazirah Abdi Ummah Terj. )Ao. Jakarta: Pustaka Azam, 2002, p. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah ulama berpendapat bahwa niat harus diiringi dengan pekerjaan yang telah diniatkan. PENGARUH NIAT TERHADAP MOTIVASI DAN IMPLIKASINYA BAGI PESERTA DIDIK Hadis tentang niat ini merupakan salah satu dari hadis-hadis yang menjadi inti ajaran Islam. Imam An-Nawawi mengatakan bahwa kaum muslimin telah berijmaAo akan keagungan kedudukan hadis ini dan banyaknya faidah-faidah serta keabsahannya. Imam Ahmad dan Imam SyafiAoi mengungkapkan bahwa hadis tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu. Hal ini karena perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati, lisan dan anggota badan, sedangkan niat merupakan salah satu dari ketiganya. Sejumlah ulama bahkan ada yang berpendapat bahwa hadis ini merupakan sepertiga Islam. Niat tidak hanya sebagai ikrar atau tekad untuk melakukan sesuatu melainkan pula harus diiringi dengan melakukan niat Sering terdengar kalimat. Auyang penting kan niatAy di kalangan masyarakat awam dan seakan hanya menggampangkan saja untuk urusan niat ini. Sebanarnya, hal ini termasuk keliru dan salah kaprah dalam pengunanaan dalil niat. Butuh pemahaman secara utuh terhadap kajian tentang niat sesuai dengan petunjuk dari Al-QurAoan, yaitu dalam kerangka bimbingan ilahi yang pasti benarnya dan tak diragukan keadilannya. Allah berfirman dalam surat Al-AnAoam: 115: AuDan telah sempurnalah kalimat Tuhanmu, dalam kebenaran dan keadilan-Nya. Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-Nya. Dan Dialah yang Maha Mendengar lagu Maha MengetahuiAy. 12 Umar Sulaiman. AoFiqih NiatAo. Jakarta: Gema Insani, 2006. 13 Ayep Rosidi. AoNiat Menurut Hadis Dan Implikasinya Terhadap Proses PembelajaranAo. INSPIRASI: Jurnal Kajian Dan Penelitian Pendidikan Islam, 1. , 39Ae50. Hadis Tentang Niat dan Korelasinya Imam An-nawawi mengatakan bahwa jumhur ulama dari ahli bahasa dan ushul serta selain mereka berkata Aulafadz niyyati meniadakan yang tidak disebutkan. Ay Jadi maksudnya adalah sah atau tidaknya amal perbuatan suatu ibadah itu tergantung pada Imam al-Nawawi AuSesungguhnya amal perbuatan itu diberi pahala berdasarkan niat dan tidak akan diberi pahala jika . mal perbuatan tersebut tanpa niat. Ay Hadis tentang niat ini akan sangat mempengaruhi motivasi para peserta didik karena niat sangat diperlukan dalam proses Oleh karena itu niat dan motivasi belajar secara bersamaan juga dapat berdampak terhadap hasil belajar. 14 Sehingga Islam menekankan agar ketika menuntut ilmu azamkanlah semata-mata karena Allah dan dengan tujuan tertentu sesuai dengan cita-cita yang ingin diraih. Bahkan. Imam Abdurrahman bin mahdi sangat menganjurkan dan memberi peringatan bagi penuntut ilmu agar memperbaiki niatnya. Sesungguhnya peserta didik yang memiliki motivasi belajar yang tinggi, berlandaskan kepada niat dan dorongan untuk belajar semata-mata untuk memenuhi tuntunan agama akan berpotensi untuk lebih berhasil karena segala upayanya disertai oleh ridha dari Allah. Motivasi dan niat sebenarnya timbul dari dalam diri manusia karena terbukanya hati manusia karena hidayah Allah sehingga seseorang tersebut menjadi seorang yang memiliki iman kemudian dengan iman itu lahirlah tingkah laku keagamaan karena adanya niat, motivasi dengan iman tersebut. Beberapa peran motivasi dalam kehidupan sangat banyak di antaranya : Sebagai pendorong seseorang melakukan sebuah tujuan, keinginan ataupun cita14 Emda. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah cita sehingga tindakan yang di lakukan untuk mencapai tujuan tersebut terarah. Sebagai penguji sikap seseoang dalam beramal benar atau salah, ia dapat menyeleksi mana yang sehrusnya ia lakukan dan masih banyak peran Maka seperti yang telah dituliskan sebelumnya konsep niat sangat berpengaruh dan penting dalam proses pembelajaran, dimana pembelajaran sangat penting untuk kelangsungan kehidupan manusia dalam perkembangan zaman. Berkenaan dengan itu maka kesadaran kritis untuk menumbuhkan motivasi niat maupun minat seseorang untuk belajar juga sangat diperlukan. Berkaitan dengan itu perlu diketahui bagaimana caranya untuk membangun kesadaran yang kritis tersebut? Madrasah atau sekolah merupakan wadah pendidikan untuk menciptakan manusia yang cerdas kritis sekaligus juga memberikan peserta didik pilihan untuk menjadi pelaku utama, atau sasaran dari sebuah pendidikan. Maknanya peserta didik harus lebih berperan aktif untuk mencari pengetahuan dan menentukan apa yang ingin ia pelajari, karena dalam pembelajaran masa kini guru bukanlah satu-satunya sumber untuk mendapatkan ilmu, sumber informasi ilmu bisa didapatkan peserta didik dari lingkungan yang ada disekitarnya maupun dari perkembangan tekhnologi informasi ketika ini yang dapat diakses peserta didik bila dan dimana saja, menyadari kondisi nyata tersebut maka kecendrungan dalam pembelajaran harus menyesuaikan dengan perubahan paradigma dimana saatnya guru mesti dapat memposisikan dirinya sebagai pengajar sekaligus pendidik, sebagai orang tua di sekolah, sebagai fasilitator dan juga 15 Purwanto. AuMotivasi Belajar Dalam Pendidikan Islam,Ay n. , h. Hadis Tentang Niat dan Korelasinya ada kalanya sebagai teman tempat peserta didik meluahkan isi hatinya. Motivasi dan belajar adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan diibaratkan seperti dua sisi mata uang yang masingmasing sisi memiliki nilai yang berharga, jika salah satu dari masing-masing sisi tersebut tidak ada gambarannya maka tiada berarti kepingan uang tersebut. Mengapa siswa berkinginan untuk belajar sungguh-sungguh tentu ada motivasi tertentu yang ingin dicapai, sebaliknya mengapa ada motivasi tentunya ada motif tertentu juga yang mendasarinya, untuk mewujudkannya pembelajaran sebagai wahananya. Sebab itu, dalam kegiatan belajar faktor motivasi sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran dan antusiasisme belajar siswa. Belajar yang dilandasi oleh motivasi yang kuat akan membuahkan hasil belajar yang sempurna meliputi penguasaan dan pemahaman seperangkat pengetahuan . spek kogniti. , sikap dalam tatanan nilai akhlakul karimah (Afekti. serta kecakapan hidup . plus kemampuan hidup bersama saling pengertian dan mampu bekerjasama dalam kebaikan . ife togethe. Di bawah ini merupakan beberapa ciri dari pembelajaran yang dapat membangun kesadaran kritis, yaitu: Sebuah proses pembelajaran berdasarkan realitas dan fakta atau pengalaman, maksudnya yang di pelajari siswa dalam sebuah pembelajaran bukanlah sematamata ajaran yang bersifat verbalis . eori, wejanga. , tetapi sebuah kenyataan, keabsahan sebuah pengetahuan atau ilmu yang diwujudkan dengan sebuah bukti berupa pengalaman, pengetahuan dan tindakan langsung bukan sebatas teoritik Tidak menggurui, meskipun tidak terbatahkan guru perannya sangat Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu. Vol. No. Juni 2020 http://ejournal. id/index. php/perada Almahfuz. Ilyas Husti. Alfiah pembelajaran, melainkan maksudnya guru dan murid berlaku sama, sama-sama belajar karena terkadang guru ada yang belum mengetahu suatu hal dan murid telah mengetahui, begitu pula sebaliknya murid belajar dari pengalaman dan pengetahuan guru. Dialogis, maksudnya proses pembelajaran methode yang digunakan bukan hanya komunikasi bersifat satu arah harus hanya terfokus pada guru saja namun lebih diarahakan adanya interaksi dua arah antara guru dengan peserta didik bahkan dapat berbentuk multi arah dalam bentuk diskusi, menggunakan media, alat peraga dan lain sebagainya yang memungkinkan terjadinya dialog kritis anata semua orang bukan hanya beberapa orang. Pembelajaran dapat menarik sebuah kesimpulan dari segenap materi yang ditransformasikan kepada siswa, sehingga akan dapat lebih mudah dipahami dan diaplikasikan oleh peserta didik, tidak hanya sebatas untuk kepentingan evaluasi saja namun bermanfaat dalam hidup dan kehidupan mereka. Pembelajaran menimbulkan sebuah tindakan yakni dengan kesadaran berfikir kritis tersebut untuk menerapkan apa yang telah di dapat dari sebuah proses pembelajaran tersebut yang telah di simpulkan sehingga dalam melakukan tindakan dalam berfikir kritis tersebut dapat memberi pengetahuan dan pengalaman baru, sehingga kesadaran berfikir kritis juga tentu akan berpengaruh dalam membangun niat seseorang untuk belajar. Hadis Tentang Niat dan Korelasinya KESIMPULAN Dari uraian-uraian di atas yang mendeskripsikan tentang niat menurut hadis pembelajaran dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut. Pertama, hadis yang disebutkan di atas memiliki kualitas sahih, baik dari segi sanad maupun matan, karena semua kriteria kesahihan termasuk bersambungnya sanad, perawinya 'adil dan dhabit, semuanya terpenuhi, bahkan apabila semua riwayat yang terkait semakna dengan hadis di atas dikaitkan maka kualitasnya akan semakin kuat karena hadis-hadis tersebut saling mendukung antara satu dengan yang Kedua, hadis dalam kajian ini merupakan salah satu dalil yang menunjukkan pentingnya niat dalam segala amal yag dilakukan agar bernilai pahala. Ketiga, apapun yang dikerjakan tergatung pada niatnya, dan semua konsekuensi yang didapat merupakan buah dari niat awal. Keempat, niat dan motivasi secara bersamaan dapat berdampak terhadap hasil belajar, sehingga, tinggi rendahnya hasil belajar siswa ditentukan oleh tinggi rendahnya motivasi belajar. Peserta didik yang memiliki motivasi belajar yang tinggi, berlandaskan kepada niat dan dorongan untuk belajar semata-mata untuk memenuhi tuntunan agama berpotensi untuk lebih berhasil karena segala upayanya disertai oleh ridha dari Allah. DAFTAR PUSTAKA