Jurnal Citra Pendidikan Volume 2 Nomor 3 Tahun 2022 ISSN 2775-1589 Hal. (JCP) http://jurnalilmiahcitrabakti. id/jil/index. php/jcp/index POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK DI MADRASAH ALIYA DESA LIMBO. KECAMATAN TALIABU BARAT. KABUPATEN PULAU TALIABU PROPINSI MALUKU UTARA Sukmawati Arsan PAI FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo sukmawatiasran@gmail. Abstract This study describes How Parenting Parenting on Children's Learning Achievement and to know What are the barriers for parents to children's learning achievement at Madrasah Aliyah Limbo. Kec. West Taliabu. Kab. Taliabu Island. Prov. North Maluku. This type of research uses qualitative research, namely research that is shown to describe and analyze social activity phenomena or events with data collection techniques carried out through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses descriptive qualitative analysis techniques, can be concluded as follows: parents are one of the most influential factors on children's development and learning outcomes. when at home parents act as educators, namely by providing a variety of information and knowledge to students so that the knowledge of students becomes broad. maturity, because the success or failure of children in adjusting to a good environment towards maturity is part of the duties, roles and obligations of Abstrak Penelitian ini mendeskripsikan Bagaimana Pola Asuh Orangtuaterhadap Prestasi Belajar Anak dan apa saja yang menjadi hambatan Orangtua terhadap Prestasi Belajar Anak di Madrasah Aliyah Limbo. Kec. Taliabu Barat. Kab. Pulau Taliabu. Prov. Maluku Utara. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang mendeskripsikan dan menganilisis fenomena atau peristiwa aktivitas sosial dengan tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan Tekhnik analisi data menggunakan teknik analisis deskriftif kualitatif. Berdasarkan Hasil penelitian tentang pola asuh orangtua terhadap prestasi belajar anak di desa limbo, kec. barat, kab. pulau taliabu, prov. maluku utara disimpulkan sebagai berikut:orangtua merupakan salah satu faktor tidak sedikit pengaruhnya terhadap perkembangan dan hasil belajar anak. saat di rumah orang tua berperan sebagai pendidik yaitu dengan memberikan ragam informasi dan pengetahuan kepada peserta didik agar ilmu pengetahuan peserta didik menjadi luasorang tua adalah ayah dan ibu sebagai pembina pribadi dan pendidik yang pertama dalam hidup anak yang memberikan bantuan serta tanggung jawab untuk mengerahkan perkembangan anak menuju kedewasaan, karena sukses tidaknya anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baik menuju kedewasaan itu adalah bagian dari tugas, peran dan kewajiban orang Article History Received:10-03-2022 Reviewed:20-04-2022 Published:30-07-2022 Key Words Parenting,accivements, early childhood Sejarah Artikel Diterima:10-03-2022 Direview:20-04-2022 Disetujui:30-07-2022 7 Kata Kunci Pola asuh, anak usia dini, prestasi belajar Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 573 PENDAHULUAN Pendidikan pada dasarnya adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumber daya manusia dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar mereka. Secara detail, dalam Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab 1 pasal 1 . pendidikan di definisikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya sendiri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang di perlukan dirinya, masyarakat bangsa dan Negara. Pendidikan merupakan proses pengembangan dalam diri individu (Notoadmodjo, 2012. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Sebelum memasuki pendidikan formal, peserta didik telah mendapatkan pendidikan melalui lingkungan keluarga atau informal. Dapat dilakukan usaha untuk meningkatkan kesehatan anak sedini mungkin yakni semasa anak dalam kandungan sampai lima tahun pertama kehidupanya, terlihat bagaimana anak mempertahankn kelangsungan hidupnya sekaligus, meningkatkan kualitas hidup anak agar dapat tumbuh kembang secara optimal baik secara fisik, emosional, mental maupun sosial serta memiliki intelegensi majemuk sesuai dengan potensi genetikannya. Masalah anak dan pendidikan adalah suatu persolan yang amat menarik bagi seorang pendidik dan ibu-ibu yang setiap saat menghadapi anak-anak yang membutuhkan pendidikan. Mengasuh dan membesarkan anak berarti memelihara kehidupan dan kesehatannya serta mendidiknya dengan penuh ketulusan dan cinta kasih. Secara umum tanggung jawab mengasuh anak adalah tugas kedua orang tuanya. Akan tetapi di era globalisasi ini para peserta didik mengalami minat belajar yang rendah dikarenakan jenuh dalam belajarnya, karena pergaulan,motivasi belajar yang rendah, kesehatan fisik, kompetensi/kemamapuan yang dimiliki peserta didik, fasilitas yang dimiliki,jarang masuk sekolah, tidak tertarik pada mata pelajaran tersebut dan sebagainya maka dengan itu harus ada pendampingan terhadap perkembangan anak dalam kehidupan baik di sekolah atau lingkungan Masyarakat. Orangtua adalah guru utama buat anak-anaknya, maka dari itu orangtuanya merupakan pusat sentral yang dijadikan sorotan dalam perkembangan anak baik perkembangan fisik dan psikis, dan itu harus diperhatikan setiap orangtua sebagai upaya untuk membangun manusia Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 574 seutuhnya. Optimalisasi perkembangan anak dalam kehidupan bermsyarakat itu akan tergntung bagaimana dengan orang-orang disekitar lingkungan mereka berada, lebih-lebih kedua orang tuanya. Hal itu akan menentukan kepribadian anak untuk kehidupannya dimasa Sebagaimana yang diungkapkan oleh Kartini Kartono. Aukeluarga merupakan lembaga pertama dalam kehidupan anak, tempat ia belajar dan menyatakan diri sebagai makhluk sosial. Dalam keluarga umumnya anak ada dalam hubungan interaksi yang intim. Keluarga memberikan dasar pembentukan tingkah laku, watak, moral, dan pendidikan anak. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan Penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang harus pula memenuhi persyaratan sebagai suatu disciplined inquiry. Sebagaimana penelitian pada umumnya, setiap kegiatan penelitian kualitatif haruslah dilaksanakan untuk menjawab masalah-masalah yang berarti. nilai temuannya memang penting atau cukup Di samping itu, penelitian kualitatif sebagai suatu alat penelitian, haruslah digunakan untuk menjawab masalah-masalah yang memang sesuai diselesaikan dengan penelitian kualitatif itu sendiri, perlu disesuaikan dengan rambu- rambu yang telah disebutkan Subyek Informan dalam penelitian ini adalah orang tua, anak dan guru. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik analisis deskriftif kualitatif, yaitu cara analisis yang cenderung menggunakan kata-kata untuk menjelaskan fenomena ataupun data yang didapatkan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Pola Asuh Orangtua di Madrasyah Aliyah Desa. Limbo Kec. Taliabu Barat Kab. Pulau Taliabu Prov. Maluku Utara Pola asuh orang tua adalah suatu pola perilaku yang digunakan untuk berhubungan dengan anak-anak dan suatu cara yang digunakan danditerapkan oleh orang tua untuk mendidik anaknya. Pola asuh orang tua inimemberi pengaruh kepada siswa atau anak dalam meningkatkan prestasi belajarnya karena seorang anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan mencari identitas diri sanga butuh orang tua mendukung segala aktifitas Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 575 yang dilakukan anak dan aktifitas itubersifat positif maka prestasi belajarnya pun akan baik. Misalnya anakyang hobi menari dengan orang tua memasukkannya ke sanggar tarisehingga hobi dan bakat anak tersebut tersalurkan ke jalur yang benar. Tentu anak itupun akan berpikir positif dan timbul kesadaran anak untukbelajar dengan rajin dan meningkatkan prestasi belajarnya. Berdasarkankerangka tersebut di atas, dapat diduga adanya Pengaruh pola asuh orangtua terhadap prestasibelajar . Pola Asuh Orangtua Terhadap prestasi Belajar Anak Madrasayah Aliyah di Desa. Limbo Kec. Taliabu Barat Kab. Pulau Taliabu Prov. Maluku Utara. Pola asuh orang tua atau cara mendidik orang tua dan minat belajar anak mempengaruhi prestasi belajar anak karena dengan pola asuh orang tua yang baik maka timbul minat belajar yang tinggi pada anak. Karena dukungan dan arahan dari orang tua sangat mempengaruhi perilaku dan kesadaran seorang anak. Anak yang dididik dengan diberi kebebasan untuk berbuat tanpa campur tangan serta pengawasan dari orang tua tentu memberi pengaruh yang negatif terhadap tumbuh kembang si anak, karena anak akan menjadi semena-mena dan tidak bertanggung jawab serta tidak tahu mana yang menjadi hak-nya dan kewajibannya yang juga dapat berakibat kepada rendahnya motivasi belajar anak karena orang tua tidak memberi arahan agar anak bertanggung jawab terhadap masa depan. Sedangkan anak yang sudah diberi arahan mengenai tanggung jawab, hak dan kewajiban walaupun dia diberi kebebasan akan tau mana batas-batas yang sesuai dengan norma yang ada, karena anak yang diberi kebebasan dengan bertanggung jawab tentu dapat melakukan kegiatan positif yangdimintainya dan menumbuh kembangkan minat,potensi, bakat dan hobi yang dimilikinya, tapi anak masih tau mana yang harus di utamakan. Minat belajar memberi pengaruh pada prestasi belajar anak . Jika anak memiliki prestasi yang tinggi akan belajar maka prestasi belajarnya pun akan baik sedangkan apabila anak memiliki prestasi belajar yang rendah maka prestasi belajarnya pun akan Hal ini dapat disebabkan oleh carabelajar anak serta kesadaran anak untuk belajar dan memperbaiki nilainya. Anak harus dapat menumbuhkan minat belajarnya baik minat yang muncul dari dalam dirinya sendiri atau kesadaran yangdimiliki anak maupun dari luar Berdasarkan kerangka tersebut di atas, dapat diduga adanya Pengaruh minat belajar terhadap prestasi belajar. Sehingga motivasi belajar anak tinggi karena dalam dampingi orang tua masih mengawasi dan memberi pengarahan kepada anak untuk berkegiatan, dan prestasi belajarnya pun akan baik. Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 576 SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan Hasil Penelitian Tentang Pola Asuh Orangtua Terhadap Prestasi Belajar Anak Di Desa Limbo. Kec. Taliabu Barat. Kab. Pulau Taliabu. Prov. Maluku Utara Disimpulkan Sebagai Berikut: Orangtua merupakan salah satu faktor tidak sedikit pengaruhnya terhadap perkembangan dan hasil belajar anak. saat di rumah orang tua berperan sebagai pendidik yaitu dengan memberikan ragam informasi dan pengetahuan kepada peserta didik agar ilmu pengetahuan peserta didik menjadi luas . Orang tua adalah ayah dan ibu sebagai pembina pribadi dan pendidik yang pertama dalam hidup anak yang memberikan bantuan serta tanggung jawab untuk tidaknya anak dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baik menuju kedewasaan itu adalah bagian dari tugas, peran dan kewajiban orang tua . Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu faktor intern dan faktor ekstern. Faktor intern adalah faktor yang ada dalam diri individu yang sedang belajar, sedangkan faktor ekstern adalah faktor yang ada diluar individu. Faktor intern seperti faktor jasmaniah, psikologis dan kelelahan. Faktor ekstern seperti faktor keluarga, sekolah dan masyarakat. Saran Berdasarkan dari pengakajian hasil penelitian di lapangan maka penulis bermaksud memberikan saran yang mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi lembaga maupun bagi peneliti selanjutnya, yaitu sebagai berikut: Diharapkan sebagai orangtua hendaknya memperhatikan perannya sebagai orangtua sebagai keluarga, walaupun sibuk bekerja di luar Rumah bukan berarti orangtua akan lupa terhadap tanggung jawabnya memberikan perhatian apalagi masalah pendidikan anak memperhatikan kembali pola asuh yang diterapkan dalam mendidik anak, karena prilaku anak di sekolah pada dasarnya sangat ditentukan di lingkungan keluarga. sehingga pola asuh yang di bawa anak ke sekolah, diharapkan dapat membawa anak untuk lebih meningkatkan prestasi belajarnya di sekolah. Jurnal Citra Pendidikan (JCP) || 577 . Diharapkan kepada anak agar selalu giat belajar di manapun kalian berada walau banyak pengaruh atau hambatan. Tetap jadikan orangtua sebagai motivasi dan pemberi . Diharapkan kepada kepala sekolah dan Guru-guru di Madrasah Aliyah, agar kiranya lebih mengadakan pelatihan-pelatihan terkait dengan pembelajaran, memberikan motivasi agar anak didik lebih bersemangat lagi untuk mengikuti pembelajaran. Agar memperhatikan jenis pola asuh yang di bawa anak sebagai dasar melihat karakteristik dan menentukan pola atau cara mengajar anak yang sesuai, sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar anak. DAFTAR PUSTAKA