Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI MEMBACA AL-QURAoAN SISWA SD MUHAMMADIYAH 1 KOTA BENGKULU Surohim1. Amelia Cantika2 Program Studi Pendidikan Agama Islam. Universitas Muhammadiyah Bengkulu surohim@umb. 2ameliacantika2222@gmail. Abstract Learning the Qur'an is very important to be taught in schools in order to foster human beings personally and in groups so that they are able to carry out their functions as servants of Allah SWT and His khalifah, in order to build this world in accordance with the concept set by Allah SWT. The implementation of Qur'an teaching at SD Muhammadiyah 1 Bengkulu City requires a method that is more effective and efficient, so that what is expected is achieved. Drill and conventional methods are two methods that have been applied in teaching reading the Qur'an at SD Muhammadiyah 1 Bengkulu City. The purpose of this study was to determine the comparison of the use of the drill method for students in grades IV-V with the conventional method for students in grades II-i in improving learning achievement in reading the Qur'an. This study uses a quantitative descriptive approach and in collecting data used observation, test and documentation methods. Based on the results of the study, testing 30 samples of the drill method with 20 assessment questions got a score of 2620, with an average group measurement of 87. and a variance value of 111. While the results of testing the conventional method with 20 samples get a value of 2320, with an average group measurement value of 77. 3 and a variance value of 92. Looking at the average value of the measurements of the two groups, there is a difference in the learning achievement of reading the Qur'an of students by using the drill method and conventional methods. Keywords: Al-Qur'an Learning. Drill. Conventional Abstrak Pembelajaran Al-QurAoan sangat penting diajarkan di sekolah agar dapat membina manusia secara pribadi dan kelompok sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai hamba Allah SWT dan khalifah-Nya, guna membangun dunia ini sesuai dengan konsep yang ditetapkan Allah SWT. Pelaksanaan pengajaran Al-QurAoan di SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu memerlukan suatu metode yang lebih efektif dan efisien, sehingga apa yang diharapkan tercapai. Metode drill dan konvensional merupakan dua metode yang telah diberlakukan dalam mengajarkan baca AlQurAoan di SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbandingan penggunaan metode drill siswa kelas IV-V dengan metode konvensional siswa kelas II-i dalam meningkatkan prestasi belajar membaca Al-QurAoan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan dalam pengumpulan data digunakan metode observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, pengujian 30 sampel metode drill dengan 20 soal penilaian mendapatkan nilai 2620, dengan rata-rata pengukuran kelompok 87,3 dan nilai varians 111,6. Sedangkan hasil pengujian metode konvensional dengan 20 sampel mendapatkan nilai 2320, dengan nilai rata-rata pengukuran kelompok 77,3 dan nilai varians 92,64. Melihat nilai rata-rata pengukuran kedua kelompok tersebut, terdapat perbedaan prestasi belajar membaca Al-QurAoan siswa dengan mengguakan metode drill dan metode konvensional. Kata Kunci: Pembelajaran Al-QurAoan. Drill. Konvensional Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 PENDAHULUAN Pendidikan adalah usaha dengan penuh kesadaran yang diselenggarakan untuk menggali dan mengembangkan kemampuan manusia sehingga terjadi sebuah transformasi, baik dalam hal pengetahuan, perilaku, ataupun norma yang telah 1 Dalam dunia pendidikan tentunya tidak terlepas dari proses kegiatan belajar dan peran guru sebagai pendidik. Penyampaian yang baik dan menarik serta penggunaan metode dan media yang tepat dapat menstimulasi siswa untuk berperan aktif dalam proses belajar mengajar. Pendidikan adalah proses pembelajaran tentang akhlak, ilmu pengatahuan dan keterampilan yang menjadi kebiasaan turun-temurun sekelompok orang untuk melakukan pengajaran, pengamatan, pelatihan atau penelitian. Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi manusia, selain akan meningkatkan wawasan, pendidikan juga membuat kita atau akan mengangkat derajat kita ditengah-tengah kehidupan sosial masyarakat, oleh karena itu seharusnya bagi remaja/pemuda yang akan menjadi generasi penerus masa depan tentu harus memiliki semangat belajar karena sebab pendidikan bangsa dan negara kita akan tumbuh dan berkembang menjadi semakin maju. Berbicara tentang pendidikan tentunya tidak terlepas dari kegiatan belajar, karena dengan belajar suatu perubahan dapat terjadi dalam diri seseorang. Seperti yang telah dikemukakan oleh Yusnimar Yusri bahwa Aubelajar adalah suatu proses yang dilakukan untuk memperoleh berbagai kecakapan, keterampilan dan sikap dengan sejumlah stimulasi yang diberikan, baik dari orang tua, guru, orang-orang dalam lingkungan, maupun dari peristiwa-peristiwa alam yang dialami manusia selama hidupAy. Oleh karena itu, manusia tidak lepas dari pendidikan, karena pendidikan merupakan proses yang dilakukan oleh setiap individu menuju ke arah yang lebih baik, sesuai dengan potensi Aris Aris. AuMetode Pendidikan Islam Dalam Perspektif Al-Quran,Ay Tsaqafatuna 4, no. : 91Ae100, https://doi. org/10. 54213/tsaqafatuna. Siva Aprilyanti et al. AuCatatan Pendidikan Indonesia: Evaluasi. Solusi. Dan Ekspektasi,Ay JISMA (Journal Of Information Systems and Managemen. 03, no. : 31Ae34. MUJIBURRAHMAN MUJIBURRAHMAN et al. AuPentingnya Pendidikan Bagi Remaja Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini,Ay COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no. 36Ae41, https://doi. org/10. 51878/community. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 kemanusiaannya, sesuai dengan apa yang diungkapkan ulama tentang menuntut ilmu mulai dari ayunan hingga keliang lahatAy. Proses pembelajaran merupakan kegiatan utama sekolah, sedangkan pembelajaran adalah segala upaya yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses belajar pada diri Secara implisit, di dalam pembelajaran ada kegiatan memilih, menetapkan dan mengembangkan metode untuk mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan. Proses pembelajaran yang efektif adalah pengajaran yang mampu melahirkan proses belajar yang berkualitas, yaitu proses belajar yang melibatkan partisipasi dan penghayatan peserta didik secara intensif. 5 Dalam proses belajar mengajar guru tidak hanya mentransfer ilmu yang dimilikinya secara cuma-cuma namun guru dituntut untuk mampu menggunakan metode maupun alat-alat yang bisa memudahkannya dalam menjalankan proses belajar mengajar dan memudahkan siswa dalam belajar. Guru merupakan komponen yang sangat menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan agar pelaksanaan proses belajar mengajar dapat terselenggara sesuai dengan yang diharapkan. Untuk mencapai tujuan pembelajaran, guru harus memaksimalkan kompetensinya dengan cara mengelola dan menerapkannya secara Dalam memilih metode dan strategi pembelajaran yang mendukung terhadap kemudahan peserta didik dalam belajar. 6 Sukses tidaknya suatu proses pembelajaran salah satunya tergantung pada ketepatan metode pembelajaran yang digunakan. Demikian pula dalam belajar tentang Al-QurAoan khususnya dalam membaca Al-QurAoan. Al-Quran merupakan kalam Allah yang bernilai mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantaraan malaikat Jibril AS secara mutawatir yang diawali dengan surat surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Nas dan membacanya merupakan ibadah. 7 Mempelajari Al-QurAoan dan mengajarkannya kepada orang lain akan Yusnimar Yusri. AuStrategi Pembelajaran Andragogi,Ay Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman 12, no. : 25, https://doi. org/10. 24014/af. Ifan Junaedi. AuProses Pembelajaran Yang Efektif,Ay Journal of Information System. Applied. Management. Accounting and Research 3, no. : 19Ae25. Koko Adya Winata. AuImplementasi Kompetensi Guru PAI Yang Efektif Untuk Meningkatkan Kemampuan Peserta Didik Terhadap Baca Tulis Alquran (Studi Penelitian Di SMP Negeri 16 Kota Bandun. ,Ay Journal of Education and Teaching 2, no. : 204. Asmaul Husna. Rafiatul Hasanah, and Puspo Nugroho. AuEfektivitas Program Tahfidz Al-Quran Dalam Membentuk Karakter Siswa,Ay Jurnal Isema : Islamic Educational Management 6, no. : 47Ae54, https://doi. org/10. 15575/isema. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 membawa kenikmatan dan ketenangan dalam hati. Seorang Muslim yang mukmin sejatinya dalam sehari harus meluangkan waktu untuk membaca, menghafal, mempelajari dan mentadaburi Al-QurAoan, karena langkah awal seorang muslim memahami agamanya secara kafah atau secara keseluruhan, dengan menghafalnya, mempelajari segala disiplin ilmu yang terkandung di dalamnya, memahami dan mentadaburi isinya akan menambah dan mempertebal keimanan kepada Allah SWT. Tujuan pendidikan Al-Quran adalah membina manusia secara pribadi dan kelompok sehingga mampu menjalankan fungsinya sebagai hamba Allah SWT dan khalifah-Nya, guna membangun dunia ini sesuai dengan konsep yang ditetapkan Allah SWT. 9 Oleh karena itu. Al-QurAoan sangat penting diajarkan di sekolah atau madrasahmadrasah sehingga dalam diri peserta didik akan tertanam nilai-nilai luhur dari Al-QurAoan dan menjadikan Al-QurAoan sebagai bacaan yang terindah dalam kehidupan sehari-hari. Membaca Al-QurAoan memang tidak mengutamakan pada penyerapan dan pemahaman melalui transfer informasi semata, tetapi lebih mangutamakan pada perkembangan Untuk itu kemampuan siswa perlu dikembangkan melalui peran aktif dan latihan-latihan atau kegiatan-kegiatan yang mampu menunjang kemampuan membaca Al-QurAoan. Perintah untuk membaca Al-QurAoan dalam ajaran Islam hukumnya fardu aAoin . ajib bagi setiap musli. , sedangkan belajar untuk menjadi ahli hukumnya fardu kifayah. Hal tersebut bertujuan agar umat Islam dalam membaca alqurAoan terhindar dari kesalahan, baik kesalahan yang fatal yang menyebabkan berubahnya arti, misalnya tidak dapat menyebut huruf atau salah baris, maupun kesalahan ringan . ahnul khaf. yang terkait dengan panjang dan pendeknya mad atau Tajwid. Wahyu Allah yang diturunkan pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril adalah perintah untuk membaca. Hal ini menegaskan bahwa membaca Jainudin Oumo. Wido Supraha, and Abdul Hayyie Al Kattani. AuImplementasi Manajemen Berbasis Sekolah Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pendidikan Tahfidz Al-Quran Berbasis Adab,Ay Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. : 49Ae66, https://doi. org/10. 46963/alliqo. Jurnal Penelitian and Agama Islam. AuAt-Tarbiyah At-TarbiyahAy 1, no. : 31Ae45. Amir Udin. Imratul Handayani, and Sri Wahyuni Hakim. AuImplementasi Program Tahsin Dalam Alquran Mahasiswa Di Lembaga Pendidikan Profesi ( Lpp ) Riau International College,Ay Al-Uswah 6, no. : 49Ae56, https://doi. org/10. 24014/au. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 adalah hal pertama dan sangat utama untuk dilakukan. Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk membaca yang tertuang dalam surat Al-Alaq 1-5. AEac aI eECaEaIA a A EacOA. A a eC ae aO aacEa eE a eE a aIA. ACA a AIa I eIA a A aEaCa eEIA. a eC aa eI aEa EacO aEaCA. s aAEA AIa aI Ea eI aO eEa eIA a AEac aI eEIA Dalam Surat Al Alaq Allah SWT menjelaskan kepada kita semua bahwasannya Nabi Muhammad SAW diperintahkan untuk membaca. Dalam hal ini, perintah membaca juga ditujukan kepada umatnya secara umum. Ketika membaca Al-Quran haruslah dibarengi dengan pemahaman ilmu tajwid dan menerapkannya saat membaca teks. Berdasarkan hal tersebut dapat dipahami bahwa adanya perintah membaca Kitab Suci AlQuran secara tartil. 11 Agama islam memerintahkan kepada umatnya untuk mempelajari serta mengajarkan kitab suci Al-QurAoan, karena Al-QurAoan adalah sumber dari segala sumber ajaran islam yang mencakup segala aspek kehidupan manusia. Oleh karena itu. Seorang guru dapat memberikan arahan, mengajari seluruh peserta didik dalam membaca Al-QurAoan, tentunya dengan memperhatikan makhrajul huruf. Tajwid, tanda waqaf dan tanda washal, yang sesuai kaidah dalam membaca Al-QurAoan sehingga kemampuan peserta didik dalam membaca Al-QurAoan meningkat yaitu dapat membaca dengan baik dan benar sesuai tajwid. Hal ini tentunya sangat erat kaitannya dengan metode pembelajaran agar mudah dan cepat dalam belajar membaca Al-QurAoan. Metode ialah sebuah cara, jalan yang mesti dilalui dalam rangka mencapai sasaran yang memiliki fungsi sebagai cara penyajian, penguraian, pemberian contoh, dan latihan sehingga sasaran yang diinginkan bisa tercapai. Sedangkan metode pembelajaran adalah cara atau tahapan yang digunakan dalam interaksi antara peserta didik dan pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sesuai dengan materi dan mekanisme metode pembelajaran. Oleh karena itu seorang guru atau pendidik perlu menggunakan metode yang tepat agar tercapainya tujuan tersebut. Metode Drill adalah suatu kegiatan melakukan hal yang sama, berulang-ulang secara sungguh-sungguh dengan tujuan untuk memperkuat suatu asosiasi atau Mochamad Nasichin Al Muiz and Choiru Umatin. AuUpaya Peningkatan Kemampuan Membaca AlQuran Santri Melalui Metode Ummi Di Pesantren Pelajar Al-Fath Kediri,Ay Edudeena : Journal of Islamic Religious Education 6, no. : 78Ae86, https://doi. org/10. 30762/ed. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 menyempurnakan suatu keterampilan agar menjadi bersifat permanen. 12 Metode drill merupakan metode yang mengajarkan siswa untuk melaksanakan kegiatan latihan agar siswa memiliki ketegasan atau keterampilan yang lebih tinggi daripada hal-hal yang 13 Sedangkan metode konvensional merupakan proses pembelajaran atau latihan yang dilakukan sebagaimana umumnya pelatih mengajarkan materi kepada siswa. Metode konvensional adalah metode latihan yang didominasi oleh metode ceramah, dimana latihan ini berorientasi pada pelatih dan hampir seluruh kegiatan latihan dikendalikan oleh pelatih. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SD Muhammadiyah 1 kota bengkulu pada tanggal 08 oktober 2023, bahwa dalam proses pembelajaran Al-QurAoan yang dilaksanakan setiap hari selasa, rabu dan kamis pada jam 07. 30, yang mana setiap peserta didik belajar membaca Al-QurAoan dengan wali kelasnya masing-masing dengan menggunakan buku iqroAo. Akan tetapi realitanya adalah pada saat proses pembelajaran dimulai, masih banyak peserta didik yang tidak menerapkan hukum tajwid, kurang tepat pengucapan makhrojul huruf, dan ada beberapa anak yang masih kurang memahami huruf hijaiyah. Maka dari itu, pelaksanaan pengajaran Al-QurAoan di kalangan anak-anak khususnya di SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu memerlukan suatu metode yang lebih efektif dan efisien, sehingga apa yang diharapkan tercapai. Metode drill dan konvensional merupakan dua metode yang telah diberlakukan dalam mengajarkan baca Al-QurAoan di SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu. Melihat dari segi materi dalam buku iqroAo dari jilid 1-6 bahwasannya mulai dari jilid 4 sudah memasuki materi mengenai hukum tajwid sehingga murid diberlakukan dengan menggunakan metode drill agar mudah mengingat materi yang sudah diajarkan dan dapat mempraktekkan dengan baik dan benar sesuai hukum tajwid, sedangakan materi iqroAo dari jilid 1-3 masih pengenalan huruf hijaiyyah dan makhrojul huruf serta mad, sehingga peserta didik kelas II-i diberlakukan dengan menggunakan metode konvensional. Fahrurrozi Fahrurrozi. Yofita Sari, and Stiany Shalma. AuStudi Literatur : Implementasi Metode Drill Sebagai Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar,Ay Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 4, no. : 4325Ae36, https://doi. org/10. 31004/edukatif. Mustafa. AuPenerapan Metode Drill Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Al- Qur Ao an Pada Peserta Didik Kelas V Application of Drill Method As an Effort To Improve the Ability To Read the Qur Ao an To Students of Class V,Ay KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no. : 44Ae65. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 karena murid masih belajar sambil bermain. Dari realita yang ada, sehingga penulis tertarik untuk meneliti tentang studi komparatif penggunaan metode drill dengan metode konvensional dalam meningkatkan prestasi belajar membaca Al-QurAoan siswa kelas II-V SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yaitu mendeskrifsikan, meneliti, dan menarik kesimpulan dari fenomena yang dapat diamati dengan menggunakan angka-angka. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang hanya menggambarkan isi suatu variabel dalam penelitian, tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu. Dengan demikian dapat diketahui bahwa penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang menggambarkan, mengkaji dan menjelaskan suatu fenomena dengan data . apa adanya tanpa bermaksud menguji suatu hipotesis 14 Data diperoleh yakni untuk mencari perbandingan prestasi belajar membaca Al-QurAoan siswa antara metode drill kelas IV-V dan metode konvensional kelas II-i di SD Muhammadiya 1 Kota Bengkulu. Dalam penelitian kuantitatif meliputi penentuan pemilihan subjek dimana informasi atau data yang akan diperoleh, teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data, proses yang akan ditempuh untuk pengumpulan data, serta perlakuan yang akan Penelitian kuantitatif adalah pengukurandata kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah yang berasal dari sampel orang atau siswa yang diminta untuk menjawab sejumlah pertanyaan objek penelitian untuk menentukan frekuensi dan presentasi tanggapan mereka. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan terhadap studi komparatif penggunaan metode drill dengan metode konvensional siswa kelas II-V SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu. Diketahui berdasarkan hasil analisis data penelitian, bahwa sampel berasal dari Wahyudi. AoAnalisis Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Blended Learning Saat Pendemi Covudd-19 (Deskriftif Kuantitatif Di Smam 1 Babadan Ponorog. Ao, kadikmA, 1 . , 68. Suriana. AoPerbandingan Prestasi Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam Dan Prodi Tadris Bahasa Inggris Terhadap Pembelajaran Bahasa Arab Di IAIN Parepare. Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 populasi, jadi sampel yang diambil sama dengan populasi atau disebut dengan sampel Setelah melakukan pengelolahan data hasil dari penelitian yang dilakukan dinyatakan bahwa ada perbedaan prestasi belajar membaca Al-QurAoan siswa dengan mengguakan metode drill dan metode konvensional. Hasil pengujian 30 sampel metode drill dengan 20 soal penilaian mendapatkan nilai 2620, dengan rata-rata pengukuran kelompok 87,3 dan nilai varians 111,6. Sedangkan hasil pengujian metode konvensional dengan 20 sampel mendapatkan nilai 2320, dengan nilai rata-rata pengukuran kelompok 77,3 dan nilai varians 92,64. Melihat nilai rata-rata pengukuran kedua kelompok tersebut, terdapat perbedaan prestasi belajar membaca AlQurAoan siswa dengan mengguakan metode drill dan metode konvensional. Setiap metode memiliki indikator masing-masing agar tercapainya tujuan Adapun langkah-langkah penggunaan metode drill dalam belajar membaca Al-QurAoan yaitu: Murid terlebih dahulu dibekali dengan pengetahuan secara teori tentang cara membaca Al-QurAoan Guru memberikan contoh atau demonstrasi yang benar terlebih dahulu sebelum diberikannya latihan tentang materi pembelajaran Al-QurAoan yang telah diberikan Guru memberikan latihan tentang bacaan ayat Al-QurAoan, kemudian dilakukan oleh murid, dengan bimbingan guru Guru mengkoreksi dan membetulkan kesalahan-kesalahan bacaan Al-QurAoan yang dilakukan oleh murid Murid diharapkan mengulang kembali latihan sesuai dengan hasil koreksi guru sebanyak mungkin untuk mencapai hasil yang maksimal yang dalam hal ini dilakukan sampai tiga kali pengulangan Pengulangan yang ketiga kalinya atau yang terakhir, guru melakukan evaluasi pada hasil bacan murid serta memberikan nilai terhadap kemampuan murid Langkah-langkah penggunaan metode konvensional dalam belajar membaca AlQurAoan yaitu: Guru menyampaikan semua tujuan pembelajaran yang ingin dicapai pada pelajaran Guru menyajikan informasi kepada siswa secara tahap demi tahap dengan metode Jurnal El-TaAodib Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bengkulu Volume. 04 Nomor. 1 April 2024 E-ISSN: 2775-5533 Guru mengecek keberhasilan siswa dan memberikan umpan balik Dari penjabaran tentang langkah-langkah penggunaan kedua metode tersebut terdapat perbedaan prestasi belajar membaca Al-QurAoan siswa, karena masing-masing metode memiliki cara mengajarkan Al-QurAoan dengan teknik dan pendekatan yang Hasil penelitian ini didukung oleh teknik observasi yang dilakukan oleh peneliti. Sebelum mengadakan tes kemampuan membaca Al-QurAoan, penulis melakukan observasi dan pengamatan terhadap proses pembelajaran membaca Al-QurAoan yang rutin dilakukan selama 2 minggu setiap pagi jam 07. 15 Ae 07. 30 hari selasa, rabu dan kamis dilaksanakan dimasjid setelah shalat dhuha. KESIMPULAN Berdasarkan hasil yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa Auterdapat perbedaan prestasi belajar membaca Al-QurAoan siswa antara penggunaan metode drill dan metode konvensionalAy. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil post tes pada siswa kelas IV-V menggunakan metode drill sebesar 87,3 dan siswa kelas II-i menggunakan metode konvensional sebesar 77,3 maka Ha diterima, dengan artian terdapat perbedaan penggunaan metode drill dengan metode konvensional dalam meningkatkan prestasi belajar membaca Al-QurAoan siswa kelas II-V SD Muhammadiyah 1 Kota Bengkulu. DAFTAR PUSTAKA