E-ISSN 2798-3846 Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN APLIKASI BUKU KAS PADA PELAKU UMKM DI LAPAK KEMBULSARI KOTA MADIUN Nurul Lailatul Sakdiah1. F Anif Farida1* Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun nurullailatulsakdiah@gmail. com, *anif. farida@ukwms. ABSTRAK Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak signifikan pada sektor ekonomi, termasuk UMKM. Pemerintah Kota Madiun membangun 27 lapak UMKM sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, para pelaku UMKM masih kurang memahami pentingnya pelaporan keuangan. Pelaporan keuangan memiliki manfaat yang signifikan dalam mengelola keuangan, melacak pendapatan dan biaya, serta mengevaluasi perkembangan usaha. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan pelatihan laporan keuangan Pelatihan ini bertujuan untuk melatih pelaku UMKM di Lapak Kembulsari Kelurahan Sukosari menggunakan Aplikasi Buku Kas. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme peserta dan kemudahan dalam menggunakan aplikasi. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan pemahaman dan praktik pelaporan keuangan serta membantu pelaku UMKM dalam mengelola keuangan dan mengambil keputusan yang lebih cerdas. Kata Kunci: Pelatihan. Laporan Keuangan Sederhana. Aplikasi Buku Kas. UMKM ABSTRACT The Covid-19 pandemic has had a significant impact on the economy, including micro, small, and medium enterprises (MSME. The government of Madiun City has established 27 MSME stalls as an effort to boost the local economy. However, many MSME owners still lack understanding of the importance of financial reporting. Financial reporting holds significant benefits in managing finances, tracking income and expenses, and evaluating business Therefore, there is a need for socialization and training on simple financial This training aims to educate MSME owners at the Kembulsari Stall in the Sukosari Village, using a Cash Book Application. The results of the training show the enthusiasm of the participants and the ease of using the application. It is hoped that this training will enhance the understanding and practice of financial reporting, as well as assist MSME owners in managing their finances and making smarter decisions. Keywords: Training. Simple Financial Reporting. Cash Book Application. MSMEs Masuk: 21 Mei 2023 Diterima: 10 Juni 2023 Halaman: 14-22 Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 PENDAHULUAN Pandemi Covid-19 telah berlangsung selama dua tahun dan memberikan dampak yang signifikan pada berbagai sektor, termasuk sektor ekonomi. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan strategi untuk menghadapi masalah ekonomi yang muncul akibat pandemi ini. Salah satu langkah yang diambil oleh Pemerintah Kota Madiun adalah membangun 27 lapak UMKM di 27 kelurahan sebagai bagian dari program untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selama pandemi. Usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi akibat PHK dan kehilangan pendapatan karena pandemi. Kota Madiun, para pelaku usaha UMKM memainkan peran penting dalam menggerakkan perekonomian. Pada tahun 2021, tercatat sekitar 23 ribu pelaku UMKM tersebar di 27 kelurahan yang terletak di tiga kecamatan, yaitu Kartoharjo. Taman, dan Mangunharjo (Kominfo Jatim Penguatan UMKM sebagai penggerak pemulihan ekonomi Kota Madiun merupakan langkah yang tepat yang diambil oleh Pemerintah Kota Madiun untuk mendorong pertumbuhan dan pemulihan ekonomi. Pelaku UMKM perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang pelaporan keuangan saat menjalankan usahanya. Pelaporan keuangan memainkan peran yang sangat penting dalam UMKM. Dengan melakukan pelaporan keuangan. UMKM dapat memperoleh informasi yang jelas mengenai kondisi keuangan usahanya. Pada tanggal 24 Oktober 2016. Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) menetapkan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) untuk Entitas Mikro Kecil dan Menengah (EMKM). Standar ini dirancang khusus untuk digunakan oleh UMKM sesuai dengan cakupan SAK EMKM. Diharapkan bahwa SAK EMKM ini akan mendorong literasi keuangan bagi UMKM di Indonesia (Manehat, 2. Pengetahuan akan pentingnya laporan keuangan bagi pelaku UMKM saat ini masih minim, mengingat pelaku UMKM belum sadar dan belum bisa merasakan manfaat yang akan diperoleh. Kebanyakan para pelaku UMKM juga masih merasa takut jika keuangannya diketahui oleh pemerintah dan dikenai pajak. Ini merupakan salah satu persepsi yang dibuat pelaku UMKM terhadap laporan keuangan. Padahal, pelaku UMKM bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar apabila membuat laporan keuangan pada setiap tahunnya. Pelaporan keuangan tidak hanya memiliki fungsi untuk mencatat Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 hal berkaitan dengan keuangan saja, tetapi memiliki fungsi lain seperti mengidentifikasi keperluan dan rencana usaha. METODE Sasaran pada pelatihan ini adalah pelaku UMKM di Lapak Kembulsari Kelurahan Sukosari Kota Madiun sebanyak 4 Lapak. Pelatihan laporan keuangan sederhana ini menggunakan Aplikasi Buku Kas. Penggunaan Aplikasi Buku Kas sebagai media yang digunakan untuk pelatihan karena Buku Kas merupakan aplikasi keuangan usaha GRATIS yang telah dipercaya dan digunakan oleh lebih dari 5 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang tersebar di 750 kota di seluruh Indonesia . ttp s://w. id/). Aplikasi ini dapat diunduh di aplikasi google play store. Gambar 1. Tampilan aplikasi Buku Kas Aplikasi tersebut memiliki beberapa keunggulan sebagai berikut. Pengelolaan Keuangan yang Lebih Mudah: Aplikasi Buku Kas membantu UMKM dalam mengelola dan mencatat transaksi keuangan dengan lebih mudah. Dengan adanya fitur-fitur seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara otomatis, penggunaan aplikasi Buku Kas dapat mengurangi kerumitan dalam menghitung dan mencatat setiap transaksi keuangan. Hal ini sejalan dengan permasalahan yang dihadapi para pelaku UMKM yang tidak memiliki pemahaman yang maksimal mengenai akuntansi. Pemantauan Keuangan secara Real-Time: Dengan menggunakan aplikasi Buku Kas. UMKM dapat memantau keuangan secara real-time. Aplikasi ini memungkinkan Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 pemilik usaha untuk melihat saldo kas saat ini, melacak arus kas, dan melihat laporan keuangan dalam waktu nyata. Hal ini membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat terkait keuangan usaha. Analisis Keuangan yang Lebih Baik: Aplikasi Buku Kas sering dilengkapi dengan fitur analisis keuangan yang memungkinkan UMKM untuk menganalisis performa Dengan melihat laporan keuangan yang dihasilkan oleh aplikasi, pemilik usaha dapat mengetahui bagian mana dari bisnis yang menghasilkan keuntungan atau merugikan, serta mengidentifikasi tren keuangan jangka panjang yang dapat membantu dalam perencanaan keuangan dan pengambilan keputusan strategis. Penghematan Waktu dan Upaya: Mengelola buku kas secara manual membutuhkan waktu dan upaya yang cukup besar. Dengan menggunakan aplikasi Buku Kas. UMKM dapat menghemat waktu dan tenaga yang sebelumnya digunakan untuk melakukan pencatatan manual. Hal ini memungkinkan pemilik usaha untuk fokus pada kegiatan inti bisnis dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan. Mencegah Kesalahan Manusia: Pencatatan manual memiliki risiko kesalahan manusia yang lebih tinggi, seperti salah mencatat angka atau lupa mencatat Aplikasi Buku Kas membantu mengurangi risiko ini dengan melakukan perhitungan otomatis dan memberikan pengingat untuk mencatat transaksi yang belum tercatat. Dengan demikian, akurasi data keuangan dapat ditingkatkan dan kesalahan manusia dapat diminimalisir. Kemudahan Akses dan Kolaborasi: Aplikasi Buku Kas sering kali dapat diakses melalui perangkat seluler atau komputer, sehingga pemilik usaha dapat mengakses data keuangan kapan saja dan di mana saja. Selain itu, beberapa aplikasi Buku Kas juga memungkinkan untuk berbagi akses dengan tim atau akuntan, sehingga kolaborasi dalam mengelola keuangan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan Pelaksanaan kegiatan Pelatihan laporan keuangan sederhana ini dapat dilihat tahapannya dalam gambar berikut: Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 Study Pendahuluan Koordinasi Pelatihan Evaluasi Gambar 2. Metode Program Pelatihan UMKM Bagan alur di atas dapat didefinisikan sebagai berikut: Study Pendahuluan Studi pendahuluan dilakukan dengan metode observasi dan wawancara untuk membantu dalam mengidentifikasi kebutuhan dan masalah yang perlu dipecahkan. Studi pendahuluan melibatkan pencarian, pengumpulan, dan analisis informasi yang dapat digunakan untuk mengetahui hambatan atau tantangan yang mungkin dihadapi dalam menjalankan pelatihan. Koordinasi Koordinasi dengan pelaku UMKM untuk memberikan informasi mengenai tujuan dan manfaat pelatihan laporan keuangan sederhana. Selain itu juga menentukan jadwal pelatihan kepada setiap pelapak. Pelatihan Pelatihan laporan keuangan sederhana untuk UMKM dilakukan dengan teknis pelaksanaan sebagai berikut. Datang ke stand masing-masing pelaku UMKM sesuai jadwal yang ditentukan Meminta perizinan, memperkenalkan diri dan menjelaskan maksud dan tujuan Menjelaskan penyusunan laporan keuangan laba rugi secara sederhana Melakukan pelatihan aplikasi Buku Kas kepada pelaku UMKM menggunakan Melakukan diskusi dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM untuk mengatasi permasalahan yang mungkin di temukan selama kegiatan pelatihan Penilaian dan Evaluasi Untuk mengetahui pemahaman pelaku UMKM Kembulsari Kota Madiun efektivitas pelatihan ini perlu adanya evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan metode wawancara kepada pelaku UMKM terkait dengan pemahaman ulang atau review Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 materi penyusunan laporan keuangan. Hal tersebut berguna untuk mengetahui apakah terdapat kesulitan dalam mempraktekkan aplikasi Buku Kas secara mandiri. Apabila terdapat kendala atau kesulitan maka akan dibantu untuk bisa mengatasinya. Selanjutnya memberikan kuesioner evalusi untuk diisi masing masing peserta. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelatihan laporan keuangan sederhana menggunakan aplikasi Buku Kas ini dilakukan pada tanggal 6-9 Februari 2023 dan tahap evaluasi pada tanggal 14 dan 17 Februari 2023. Pelatihan diawali dengan memberikan penjelasan kepada pelaku UMKM mengenai manfaat dan tujuan pembuatan laporan keuangan bagi UMKM. Setelah itu dilanjutkan dengan penjelasan mengenai bagaimana langkah langkah penyusunan laporan keuangan sederhana. Kemudian memberikan pelatihan pengoperasian Aplikasi Buku Kas untuk mempermudah para pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan Gambar 3. Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 Gambar 4. Pelaksanaan Pelatihan Aplikasi Buku Kas Gambar 5. Pelaksanaan Evaluasi Pelatihan Sesi selanjutnya setelah pelatihan pengoperasian Aplikasi Buku Kas adalah sesi diskusi dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM untuk mengatasi permasalahan yang mungkin di temukan selama kegiatan pelatihan berlangsung. Pada awalnya dalam metode pelatihan ini tidak terdapat sesi diskusi dan pendampingan, namun jika hanya penjelasan saja maka peserta akan sulit memahami materi yang telah disampaikan, sehingga pemateri mengadakan sesi diskusi dan pendampingan langsung kepada peserta agar lebih maksimal dalam memahami pembuatan laporan keuangan. Peserta sangat antusias dalam pelatihan ini karena merasa nyaman dan mudah dalam membuat laporan keuangan melalui Aplikasi Buku Kas. Pada saat evaluasi akan dilakukan review kembali materi dan melakukan wawancara kepada peserta untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi pelatihan yang telah diberikan. Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 Dengan adanya pelaksanaan pelatihan laporan keuangan sederhana untuk UMKM menggunakan Aplikasi Buku Kas ini diharapkan dapat membantu dan mempermudah para pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi keuangan setiap harinya. Dari adanya pratinjau dan evaluasi progam kerja ini, dapat diketahui bahwa metode pelatihan sangat berpengaruh terhadap pemahaman para pelaku lapak dalam menyerap Metode presentasi diimbangi dengan diskusi dan pedampingan agar materi dapat Peserta/pelaku UMKM sangat antusias dalam membuat laporan keuangan sederhana melalui aplikasi Buku Kas akan tetapi kemampuan penggunaan teknologi para pedagang lapak yang minim maka harus terdapat penjelasan yang lebih detail. Dalam melakukan pelatihan menggunakan aplikasi Buku Kas mayoritas peserta yang gagap teknologi perlu adanya penjelasan secara detail dan perlahan agar dapat beradaptasi dalam menggunakan aplikasi tersebut (Fadhilah, 2. SIMPULAN DAN SARAN Pelatihan mengenai penyusunan laporan keuangan sederhana menggunakan Aplikasi Buku Kas untuk para pelaku UMKM berjalan dengan lancar. Pelaksanaan dilakukan dengan presentasi, pendampingan dan diskusi aktif antara pemateri dan peserta untuk memperkuat pemahaman terhadap materi yang disampaikan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan pedagang lapak dapat dengan lebih mudah menyusun laporan keuangan dan memperoleh informasi keuangan yang berguna untuk memantau dan mengevaluasi bisnisnya. Berdasarkan pengalaman ini bahwa sebelum menentukan metode atau teknis pelatihan, lebih baik melakukan analisis keadaan yang berkaitan dengan audiens ataupun lokasi pelatihan. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan Terima Kasih kepada Kelurahan Sukosari dan pengelola Lapak UMKM Kembulsari yang telah memberikan izin untuk berlangsungnya kegiatan dan mendukung kelancaran kegiatan tersebut. Terima kasih juga kepada Dosen Pembimbing yang telah membantu memberikan arahan dalam membuat progam pelatihan ini, serta terimakasih kepada teman-teman yang telah memberikan semangat dan dukungan. Sakdiah dan Farida Volume 3 Nomor 1 Juni 2023 Apabila diperlukan ucapan terimakasih ini diberikan kepada pihak-pihak yang sudah memberikan batuan dan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian Ucapan terima kasih dapat diberikan kepada anggota pengabdian yang tidak bisa masuk dalam kriteria penulis. DAFTAR PUSTAKA