Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 PENGARUH KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2018-2022 Fadilla Efpriati* . Indriati Sumarni 021@gmail. indriatisumarni338@gmail. Program Studi Administrasi Niaga Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong Komplek Stadion Olah Raga Saraba Kawa Pembataan Tanjung Ae Tabalong Telp/Fax . 2022484 Kode Pos 7012 Email : info@stiatabalong. ABSTRAK Kebijakan dividen merupakan suatu bentuk kebijakan dimana mampu menetapakan proporsi laba yang diterima perusahaan untuk kemudian dibayarkan kepada investor sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki. Pada penelitian menunjukkan apabila kebijakan dividen semakin meningkat maka nilai perusahaan semakin Kebijakan dividen mempunyai peran yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan, karena sebagai penentuan kepastian pengambilan investasi/besarnya profit diperoleh untuk investor atas investasi tersebut, yaitu seberapa besarnya keuntungan yang akan diterimanya nantinya dibagikan dan akan digunakan lagi sebagai laba ditahan bertujuan diinvestasikan kembali . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, sumber data penelitian yaitu data sekunder dan pengumpulan data menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria perusahaan manufaktur dengan jumlah populasi 31 perusahaan, yang dijadikan sampel sebanyak 10 perusahaan selama 5 tahun perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022 dan untuk analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, uji normalitas, analisis regresi linier sederhana, uji T dan uji koefisien determinasi dengan menggunakan software IBM SPSS 26. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai Besarnya pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai suatu perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022 hasilnya adalah sebesar 9,1% sedangkan sisanya sebesar 90,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. Kata Kunci : Kebijakan Dividen. Nilai Perusahaan. Manufaktur. THE INFLUENCE OF DIVIDEND POLICY ON COMPANY VALUE IN FOOD AND BEVERAGE SUB-SECTOR MANUFACTURING COMPANIES LISTED ON THE INDONESIAN STOCK EXCHANGE PERIOD 2018-2022 ABSTRACT Dividend policy is a form of policy which is able to determine the proportion of profits received by the company which are then paid to investors according to the number of shares owned. Research shows that if the dividend policy increases, the company value will decrease. Dividend policy has an influential role in the value of the company, because it determines the certainty of making an investment/the amount of profit obtained by investors from that investment, namely how much profit they will receive which will later be distributed and used again as retained earnings for the purpose of being reinvested. The aim of this research is to determine and analyze dividend policy on company value in food and beverage sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2022 period. The research method used in this research is descriptive quantitative, the source of research data is secondary data and data collection uses purposive sampling based on the criteria of manufacturing companies with a population of 31 companies, of JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 which 10 companies were sampled for 5 years, manufacturing companies in the food and beverage sub sector. listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2022 period and the analysis used in this research is descriptive statistical analysis, normality test, simple linear regression analysis. T test and coefficient of determination test using IBM SPSS 26 software. Based on the results of this research it shows that the policy dividends have no effect on company value. The magnitude of the influence of dividend policy on the value of a company in food and beverage sub-sector manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2018-2022 period is 9. 1%, while the remaining 90. 9% is influenced by other variables that are not in the research. Keywords: Dividend Policy. Company Value. Manufacturing. PENDAHULUAN Perusahaan adalah tempat di mana barang atau jasa diproduksi dan kemudian dijual kepada Kegiatan produksi ini akan menjadi tujuan utama perusahaan untuk menghasilkan laba dan dapat menjadi prestasi bagi manajemen dalam mencapai tujuan utamanya. Maka perusahaan dapat bertahan dan berkembang dengan baik. Kebijakan perusahaan juga sangat amat diperlukan, seperti mengatur jangka waktu panjang tujuan utama dalam bisnis yaitu, meningkatkan kualitas perusahaan dan mensejahterakan para pemegang Salah satunya adalah dalam meningkatkan nilai perusahaan, nilai perusahaan yang baik akan menjadi sasaran perhatian pertama bagi pemilik perusahaan dan para pemegang saham. Pembayaran dividen pada suatu perusahaan akan menjadi acuan dalam nilai perusahaan, dikarenakan perusahaan memiliki dampak positif dengan harga saham. Ketika satu kebijakan diambil, maka semua pengaruh keputusan yang terkait dengan finansial dan yang lainnya akan memberikan dampak baik bagi nilai perusahaan. Nilai perusahaan stabil dan cenderung terus meningkat, dapat menarik perhatian para Semakin baik nilai perusahaan, semakin makmur pula pemilik perusahaan. Nilai perusahaan adalah persepsi investor terhadap kinerja perusahaan yang tercermin dari harga saham yang dibentuk oleh permintaan dan penawaran pada pasar modal. Prospek masa depan perusahaan ditunjukkan oleh harga saham yang Nilai perusahaan meningkat dengan harga Nilai perusahaan sangat penting karena menentukan kemakmuran pemegang saham, dan nilai perusahaan yang lebih tinggi mengarah pada kemakmuran pemegang saham yang lebih tinggi. Faktor perusahaan adalah kebijakan dividen. Kebijakan dividen merupakan salah satu elemen yang mempengaruhi nilai suatu perusahaan. Salah satu keputusan keuangan paling penting yang dibuat bisnis adalah kebijakan dividen mereka karena JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 investor sering ingin berinvestasi dalam keuntungan modal dan dividen untuk menerima pengembalian investasi mereka. Dalam situasi ini, manajer harus memilih dengan tepat apakah laba perusahaan untuk periode tertentu akan dibagikan sebagai dividen dan jumlah sisanya akan disimpan sebagai laba ditahan . etained earning. Tujuan utama perusahaan adalah untuk memastikan kesejahteraan pemegang sahamnya, dan ini akan ditentukan oleh pendapatan yang mereka terima. Investor mungkin melihat kenaikan pembayaran dividen oleh perusahaan sebagai indikasi kinerja bisnis yang lebih baik di masa Oleh karena itu, kebijakan dividen mempengaruhi nilai perusahaan. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia selama periode 2018-2022 ditemukan bahwa sebagian besar perusahaan di sub sektor makanan dan minuman membagikan dividen, namun tidak semua perusahaan konsisten membagikan dividen selama 5 tahun tersebut. Besarnya pembagian jumlah dividen bisa berpengaruh kepada harga saham, dikarenakan pemegang saham lebih menyukai pembagian hasil dari dividen daripada keuntungan modal lainnya. Sementara, nilai perusahaan dapat dilihat perkembangannya di Bursa Efek Indonesia, harga saham tinggi akan berdampak pada nilai Kenaikan dan penurunan harga saham akan menjadi sasaran perhatian pemegang saham, karena dapat menghilangkan minat mereka pada perusahaan tersebut untuk dijadikan ladang penanaman saham. Hal ini ditunjukkan pada ratarata kebijakan dividen (DPR) dan nilai perusahaan (PBV). Berikut gambar grafik kebijakan dividen (DPR) dan nilai perusahaan (PBV) pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman dari tahun 2018-2022: Gambar 1 Rata Ae Rata PBV dan DPR 2018-2022. Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Sumber: Data diolah, 2024 Berdasarkan gambar 1 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022 menunjukkan rata-rata kebijakan dividen yang diproksikan dengan DPR dan nilai perusahaan yang diukur diproksikan dengan PBV di tahun 2018 adalah sebesar 3,80 dan 2,44 di tahun 2019 nilai rata-rata DPR dan PBV adalah sebesar 2,35 dan 2,49, di tahun 2020 nilai rata-rata DPR dan PBV adalah sebesar 3,78 dan 2,27, di tahun 2021 nilai rata-rata DPR dan PBV adalah sebesar 2,71 dan 2,30 dan di tahun 2022 nilai rata-rata DPR dan PBV adalah sebesar 3,17 dan 2,32. Penurunan terjadi di tahun 2021 yang diakibatkan masih efek dari wabah covid-19 dan kurangnya minat investor dalam berinvestasi yang mengakibatkan turunnya harga saham ditambah menurunnya nilai Fenomena yang berhubungan dengan naiknya kebijakan dividen (DPR) dan menurunnya nilai perusahaan (PBV) adalah dari Menteri Perindustrian (Menperi. Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, kinerja industri makanan dan minuman . tetap moncer meski perekonomian dunia sempat terpuruk dihantam pandemi dan di tengah ketidakpastian Secara tahunan, industri makanan dan minuman mampu tumbuh 3,57 persen . dan mencatatkan diri sebagai subsektor dengan penyumbang terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas pada triwulan i/2022, sebesar 38,69 persen (Karunia & Ika, 2. Data Badan Pusat Statistik (BPS) pengolahan dalam tiga bulan pertama tahun ini hanya mencapai 2,06 persen. Angka tersebut melambat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu . -on-. , yakni 3,85 persen. Sekalipun melambat, pertumbuhan industri pengolahan itu didukung oleh kinerja positif sejumlah industri. Salah satunya adalah industri makanan (Purwanti. Untuk kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada tahun 2018 Ae 2022. Pada JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 2018, perusahan yang melantai di BEI mencapai 57 perusahaan atau naik ketimbang tahun lalu yang hanya 37 perusahaan. Pada 2019. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pasar modal Indonesia cukup positif di tengah perkembangan geopolitik dan ekonomi global yang terus bergerak Peningkatan pertumbuhan industri pasar modal juga menunjukkan kepercayaan investor dan pelaku pasar modal yang begitu besar terhadap fundamental dan prospek ekonomi Indonesia. Tahun ini merupakan yang terberat. Bagaimana tidak. IHSG menyentuh level terendahnya sepanjang sejarah yakni 3. 937,63 pada 24 Maret Harga-harga saham mengalami penurunan, terutama saham siklikal . yclical stoc. atau emiten yang rentan terhadap siklus bisnis dan terikat erat dengan kondisi ekonomi. Alhasil. BEI bekerja sama dengan OJK dan Self Regulatory Organization (SRO) bergerak cepat untuk meminimalisir penurunan saham emiten lebih Akhir 2021 pun ditutup kian manis oleh kinerja positif IHSG yang mencapai posisi 6. atau naik 10,1% . , setelah mengalami penurunan pada masa pandemi di 2020. Total nilai kapitalisasi pasar saham pada akhir 2021 tercatat sebesar Rp8. 255,62 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 18,4% . BEI mampu mencatatkan 54 perusahaan tercatat baru dengan fund raised mencapai Rp62,61 triliun yang merupakan nilai fund raised tertinggi sepanjang sejarah BEI. Aktivitas pasar modal sepanjang 2022 bertumbuh secara positif. Hal ini tercermin dari kinerja IHSG yang telah mencapai 850,52 pada tanggal 28 Desember 2022 . eningkat 4,09 persen dari posisi 30 Desember Hingga 28 Desember 2022, telah terdapat 59 perusahaan tercatat yang melakukan Initial Public Offering (IPO) dan mencatatkan sahamnya di BEI, sehingga sebanyak 825 perusahaan telah mencatatkan sahamnya di BEI. Total fund-raised IPO saham mencapai Rp33,06 triliun. Selain itu, lonjakan pertumbuhan jumlah investor ritel juga turut berdampak terhadap dominasi investor ritel terhadap aktivitas perdagangan harian di BEI yang mencapai 44,9% (Arizona, 2. Selain fenomena diatas, beberapa penelitian sebelumnya membuktikan bahwa ada kesenjangan penelitian satu dengan penelitian lainnya . esearch ga. Hal tersebut ditunjukkan pada beberapa penelitian yang telah dilakukan dan mendapatkan hasil berbeda. Penelitian yang dilakukan (Foreski. Thamrin, & Andriana, 2. Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 kebijakan dividen yang di proksikan dividend payout ratio (DPR) menunjukan koefisien 0,0320134 dengan signifikasi 0,00 < 0,05 yang artinya berpengaruh signifikan negatif. Hasil dari penelitian ini berlawanan dengan prediksi yang menyatakan bahwa kebijakan dividen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini membuktikan semakin besar jumlah dividen yang dibagikan kepada perusahaan akan dapat menurunkan nilai dari sebuah perusahaan. Semakin tinggi tingkat dividen yang dibayarkan perusahaan kepada pemegang saham maka semakin sedikit laba ditahan yang digunakan untuk mengembangkan perusahaan. Didukung oleh penelitian (Mudjiyono. Sudarman. Kristiyani, & Dewi, 2. mengatakan bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Jika dividen dengan nilai besar dibagikan kepada pemegang saham, maka kinerja perusahaan semakin baik dan perusahaan memiliki pencapaian yang baik meningkatkan penilaian terhadap perusahaan yang terlihat dari tingkat harga saham tersebut. Penelitian lain tidak menunjukkan pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan, besar kecilnya dividen tidak memberikan jaminan suatu perusahaan tinggi karena manajemen perusahaan besar juga harus mengatur aset yang dimiliki dengan perencanaan keuangan yang baik dan bisa saja dividen yang dibagikan kecil tetapi nilai perusahaan tinggi begitu sebaliknya (Yonandha & Rahayu, 2. Menurut penelitian yang dilakukan oleh (Sari. Wiyono, & Maulida, 2. juga menunjukkan pengaruh negatif kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan, menurutnya ketentuan deviden yang maksimal ialah ketentuan yang dapat menghasilkan kesimbangan antara dividen sekarang, peningkatan dimasa mendatang & meninggikan harga saham. Dalam ketentuan ini masih ada trade off yang berupa suatu ketentuan yang sulit antara memberikan keuntungan sebagai dividen atau melakukan penanaman modal kembali. Namun penelitian ini, langsung ditepis oleh (Sidauruk. Nainggolan, & Regina, 2. menunjukkan bahwa kebijakan deviden bisa pengembalian investasi atau besarnya keuntungan yang akan diperoleh investor atas investasi tersebut, berupa beberapa bagian dari laba bersih yang akan dibagikan. Kebijakan menginformasikan dan memberi isyarat terhadap prospek suatu perusahaan karena jika dividen yang diberikan terhadap para shareholder besar maka JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 kemampuan perusahaan akan terlihat maksimal dan penaksiran kepada perusahaan yang terlihat dari harga saham akan membaik juga. Harga saham mampu menjelaskan nilai perusahaan, dengan harga saham yang melonjak naik mencerminkan kemakmuran bagi pemangku kepentingan dari pembagian dividen yang Peningkatan nilai perusahaan juga menjadi evaluasi yang baik terhadap performa dan harapan perusahaan (Anisa. Hermuningsih, & Maulida, 2. Penelitian ini menggunakan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman, sektor perusahaan ini merupakan salah satu sektor produk manufaktur di Bursa Efek Indonesia yang mempunyai peluang untuk bertumbuh dan berkembang pesat di kalangan bisnis dan karena adanya saham yang menurun serta pembagian dividen yang tak efektif selama 5 tahun berturutturut dari berbagai perusahaan sektor makanan dan Namun demikian, pertumbuhan ekonomi dan pendapatan yang relatif masih rendah didorong oleh tingkat konsumsi masyarakat. Secara teoritis, pertumbuhan ekonomi yang di dorong oleh konsumsi tidak akan berkelanjutan. Sedangkan berkelanjutan adalah pertumbuhan ekonomi yang didukung oleh investasi. Identifikasi Masalah Identifikasi masalah merupakan kejelasan atau rincian masalah yang dikemukakan sebagai analisis masalah dalam latar belakang masalah. Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan diatas, maka yang menjadi identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah: Kenaikan Dividen Payout Ratio (DPR) tidak diikuti oleh Price Book Value (PBV) dan masih menjadi permasalahan. Kebijakan dividen masih menjadi perdebatan di kalangan manajemen perusahaan dan para Pembagian mempengaruhi peningkatan atau penurunan pada nilai perusahaan. Batasan Masalah Berdasarkan rumusan masalah diatas untuk menghindari terjadinya pembahasan terlalu luas, maka penulis perlu memberikan batasan terhadap permasalahan: penelitian ini hanya dibatasi pada kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Rumusan Masalah Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Dari latar belakang yang telah diuraikan diatas dapat dibentuk suatu rumusan masalah sebagai Apakah ada pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2018-2022? Seberapa besar pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2018-2022? Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Untuk mengetahui besarnya pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2018-2022. Dari judul diatas, diharapkan penelitian ini dapat memberikan manfaat baik secara teoritis maupun praktis, sebagai berikut: Manfaat Teoritis Adapun manfaat teoritis dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Kebijakan dividen adalah kompensasi yang diterima oleh pemegang saham, di samping capital gain. Ada dua cara pembayaran dividen, yaitu dividen kas dan non kas, ada dividen saham . tock dividen. dan pemecahan saham . tock plit. (Hanafi, 2. Nilai perusahaan adalah nilai sekarang . resent valu. dan free cash flow di masa mendatang pada tingkat diskonto sesuai ratarata tertimbang biaya modal. Free cash flow merupakan cash flow yang tersedia bagi investor . reditur dan pemili. setelah memperhitungkan seluruh pengeluaran untuk operasional perusahaan dan pengeluaran investasi serta aset lancar bersih (Brigham & Houston, 2. Manajemen keuangan adalah suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu organisasi, dimana di dalamnya termasuk kegiatan perencanaan, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan oleh manajer keuangan (Sa'adah, 2. JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Manfaat praktis Adapun manfaat praktis penelitian ini adalah sebagai berikut: Bagi Perusahaan Hasil penelitian dapat diharapkan bisa menjadi bahan masukan bagi perusahaan dalam hal menambah pengetahuan yang berkaitan dengan pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Bagi Penulis Sebagai implementasi untuk menerapkan teori-teori yang didapatkan peneliti selama studi serta menerapkannya dalam praktik nyata dan memberikan peneliti pengetahuan yang lebih khusunya mengenai kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan. Bagi Pembaca Untuk memperkaya penelitian dan dapat digunakan sebagai perbandingan berikutnya khususnya dalam bidang keuangan. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian Terdahulu (Mudjiyono. Sudarman. Kristiyani, & Dewi, 2. , melakukan penelitian tentang Pengaruh Struktur Modal. Ukuran Perusahaan dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI (Studi Kasus Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi Tahun 20162. Variabel penelitian ini adalah struktur modal (X. , ukuran Perusahaan (X. , kebijakan dividen (X. dan nilai perusahaan (Y), sedangkan teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling maka didapatkan sampel menjadi 58 Teknik menggunakan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan analisis regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan. struktur modal tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur periode 2016-2019. Hal ini dinyatakan hasil uji t struktur modal terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 20162019 dengan nilai t hitung (-1,. > t tabel . dengan nilai signifikan 0,140 > 0,05. Artinya besar kecilnya nilai struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai. ukuran perusahaan dinyatakan berdasarkan hasil uji t terhadap nilai perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019 dengan nilai Thitung 0,696 < Ttabel 1,974 dengan nilai signifikan 0,487 > 0,05. Ini berarti besar kecilnya nilai ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. kebijakan dividen berpengaruh positif. Hal ini Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 dinyatakan berdasarkan hasil uji t kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa efek Indonesia periode 2016-2019 dengan nilai Thitung 6,134 > Ttabel 1,974 dengan nilai signifikan 0,00 < 0,05. Ini berarti besar kecilnya nilai kebijakan dividen berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2019. Hal ini sebaiknya dilakukan perusahaan agar konsistensi kinerja dapat tercapai secara maksimal. (Sapulette & Senduk, 2. melakukan penelitian tentang Pengaruh Kebijakan Dividen,Kebijakan Hutang,dan Profitabilitas Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 20182020. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi berganda yang dilakukan dengan menggunakan bantuan SPSS versi 26 for windows, variabel penelitian ini adalah kebijakan dividen (X. , kebijakan hutang (X. dan profitabilitas (X. dan nilai perusahaan (Y), sedangkan teknik penarikan sampel menggunakan purposive sampling maka di dapatkan sampel penelitian menjadi 63 Teknik menggunakan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan dividen (DPR) tidak berpengaruh secara parsial terhadap nilai Hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel DPR . atau 5% yaitu sebesar 0,419 atau 41,9%, maka H1 ditolak yang artinya kebijakan dividen (DPR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV), kebijakan hutang (DER) tidak berpengaruh secara parsial terhadap nilai perusahaan. Hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel DER diatas 5% yaitu sebesar 65,8%, maka H2 ditolak yang artinya kebijakan hutang (DER) tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan (PBV) dan profitabilitas (ROE) berpengaruh positif signifikan terhadap nilai Hal ini terlihat dari nilai signifikan variabel ROE di bawah 5% yaitu sebesar 0%. Maka H3 diterima yang artinya profitabilitas (ROE) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Pengaruh profitabilitas (ROE) terhadap nilai perusahaan (PBV) bersifat positif artinya semakin besar profitabilitas maka semakin tinggi nilai perusahaan. (Anisa. Hermuningsih, & Maulida, 2. , melakukan penelitian tentang Pengaruh Ukuran Perusahaan. Kebijakan Dividen. Leverage dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan studi pada JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Perusahaan Manufaktur subsektor Food and Beverages periode 2016-2020. Variabel yang digunakan ukuran perusahaan (X. , kebijakan dividen (X. , leverage (X. dan nilai perusahaan (Y). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dan metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda menggunakan program SPSS versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan: . Ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai Hal ini dapat dilihat dari nilai T hitung sebesar -0,282 < T tabel 2,042 dan nilai signifikasi sebesar 0,780 > 0,05. Kebijakan dividen tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari nilai T hitung sebesar -0,741 < T tabel 2,042 dan nilai signifikasi sebesar 0,465 > 0,05. Leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari nilai T hitung sebesar -3,097 < T tabel 2,042 dan nilai signifikasi 0,004 < 0,05. Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Dapat dilihat dari nilai T hitung sebesar 4,352 > 2,042 dan nilai signifikasi sebesar 0,000 < 0,05. (Umbung. Ndoen, & Amtiran, 2. melakukan penelitian tentang Pengaruh Kebijakan Dividen dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil dan Garmen yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018. Variabel yang digunakan kebijakan dividen (X. , profitabilitas (X. dan Nilai Perusahaan (Y), sedangkan teknik penarikan sampel purposive sampling maka didapatkan sampel penelitian menjadi 4 sampel. Teknik Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian uji t . ixed effect mode. diperoleh nilai kebijakan dividen (X. 354 > 0. Hal ini berarti bahwa kebijakan dividen berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap nilai Hasil ini menunjukkan bahwa besarnya dividen yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham tidak mempengaruhi nilai Nilai profitabilitas (X. > 0,05, menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini dikarenakan periode pengamatan pada subyek penelitian terjadi fluktuasi laba perusahaan dari tahun ke tahun. Hasil uji F menunjukkan bahwa nilai probabilitas kebijakan dividen (X. dan profitabilitas (X. 000 < 0,05. Hal ini berarti bahwa kebijakan dividen dan profitabilitas secara Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. (Sidauruk. Nainggolan, & Regina, 2. melakukan penelitian tentang Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa efek Indonesia Periode 2016-2. Variabel penelitian yang digunakan struktur modal (X. Profitabilitas (X. Kebijakan Dividen (X. dan Nilai Perusahaan (Y), sedangkan teknik penarikan sampel penelitian menggunakan purposive sampling maka didapatkan sampel penelitian menjadi 88 perusahaan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi Berdasarkan hasil penelitian dilakukan . Signifikasi struktur modal 0. 753 > 0,05 sehingga H01 diterima, struktur modal tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Signifikasi profitabilitas 0. 000 < 0,05 sehingga H02 ditolak, profitabilitas berpengaruh terhadap profitabilitas merupakan salah satu faktor penting bagi investor dalam menilai kinerja maupun Dividen perusahaan. Payout Signifikasi kebijakan Ratio (DPR) 006X < 0,05 sehingga H03 ditolak, kebijakan dividen berpengaruh terhadap nilai perusahan. Artinya kebijakan deviden juga bisa pengembalian investasi atau besarnya keuntungan yang akan diperoleh investor atas investasi tersebut, berupa beberapa bagian dari laba bersih yang akan dibagikan. Manajemen Keuangan Menurut (Sa'adah, 2. manajemen keuangan adalah suatu proses dalam pengaturan aktivitas atau kegiatan keuangan dalam suatu organisasi, di mana di dalamnya termasuk kegiatan perencanaan, analisis dan pengendalian terhadap kegiatan keuangan yang biasanya dilakukan oleh manajer Menurut (Siswanto, 2. mengatakan merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan dan mengawasi sumber daya organisasi berupa uang dalam rangka mencapai tujuan perusahaan. Berdasarkan disimpulkan bahwa manajemen keuangan adalah berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien Kebijakan Dividen Kebijakan dividen merupakan kompensasi yang diterima oleh pemegang saham di samping capital gain. Ada dua cara pembayaran dividen yaitu dividen kas dan dividen non kas, ada dividen saham . tock dividen. dan pemecahan saham . tock plit. (Hanafi, 2. Nilai Perusahaan Salah satu cara dalam rangka pengukuran nilai perusahaan adalah dengan menggunakan rasio price book value (PBV). Nilai berdasarkan price perusahaan. Semakin tinggi rasio PBV berarti bahwa pasar semakin percaya pada prospek perusahaan (Brigham & Houston. Kerangka Konseptual Gambar 2 Kerangka Berpikir Kebijakan Dividen dan Nilai Perusahaan. Kebijakan Dividen Nilai Perusahaan Price Book Value (PBV)Y Sumber : Data diolah, 2024. METODE PENELITIAN Menurut (Sugiyono, 2. penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menggambarkan dan menguji hipotesis yang telah Sedangkan metode atau pendekatan deskriptif menurut (Sugiyono, 2. adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan variabel atau lebih . ariabel yang berdiri sendir. tanpa membuat perbandingan variabel itu sendiri dan mencari hubungan dengan variabel lain. Penelitian deskriptif kuantitatif adalah penelitian yang menggambarkan variabel secara apa adanya didukung dengan data-data berupa angka yang dihasilkan dari keadaan Populasi dan Sampel Menurut (Sugiyono, 2. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Adapun yang menjadi populasi adalah 31 perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. (Sugiyono, 2. teknik sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang Ada dua teknik pengambilan sampel yang dapat digunakan dalam menentukan berapa sampel yang akan diambil. Penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Pengambilan sampel yang dilakukan didasarkan pada beberapa tahapan dan kriteria tertentu. Sampel penelitian 10 perusahaan dengan tahun pengamatan 5 tahun jumlah total sampel dalam penelitian ini adalah 50 data laporan keuangan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode 2018-2022. Sumber Data Sumber data yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi dalam penelitian ini adalah data sekunder. Menurut (Sugiyono, 2. data sekunder adalah data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data. Dijelaskan bahwa data sekunder adalah data-data yang diperoleh dari bahan-bahan yang tersedia di buku, jurnal ilmiah, artikel dan sumber lainnya yang secara tidak langsung berhubungan dengan penelitian. Data yang diambil dari penelitian ini adalah laporan keuangan perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode 2018-2022. Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data yang digunakan penelitian ini Penelitian kepustakaan (Library Researc. yang dilakukan dengan mengumpulkan literatur yang ada hubungannya dengan penelitian ini, dengan tujuan untuk mendapatkan landasan teori dan teknik analisis dalam memecahkan masalah. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode dokumentasi yaitu suatu proses pencatatan dan perekaman data yang berhubungan dengan manfaat penelitian, yaitu meliputi data perusahaan manufaktur sub JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 sektor makanan dan minuman yang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2018-2022. Teknik Analisis data Analisis data pada penelitian ini menggunakan program IBM SPSS statistik versi Pada penelitian kali ini analisis data menggunakan regresi linier sederhana yang akan melalui beberapa tahapan sebagai berikut: Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini Analisis statistik deskriptif Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana kesimpulan yang berlaku untuk umum atau Statistik deskriptif antara lain adalah penyajian data melalui tabel, grafik, diagram lingkaran, pictogram, perhitungan modus, median, mean . engukuran tendensi sentra. , perhitungan desil, persentil, perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, perhitungan prosentase (Sugiyono, 2. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi, variabel bebas dan variabel terikat keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak. Uji normalitas memiliki tujuan untuk menguji variabel residual apakah berdistribusi normal atau Kolmogorov-Smirnov test dapat dijadikan uji statistik untuk melihat normal Jika nilai Asymp Sig . < 0,05 dan berarti data residual tidak terdistribusi secara normal. Namun jika Asymp Sig . > 0,05 dan berarti data residual terdistribusi secara normal (Ghozali. Analisis regresi linier sederhana Analisis regresi sederhana didasarkan pada hubungan fungsional ataupun kausal satu variabel independen dengan satu variabel Persamaan umum regresi linier sederhana adalah: Y = a bX (Sugiyono, 2. Dimana: Y = Subyek/nilai dalam variabel dependen yang diprediksikan. a = Harga Y bila X = 0 . arga konsta. b = Angka arah atau koefisien regresi yang menunjukkan angka peningkatan atau penurunan variabel dependen yang didasarkan Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 pada variabel independen. Bila b ( ) maka mengalami kenaikan dan bila b (-) maka mengalami penurunan. X = Subyek pada variabel independen yang mempunyai nilai tertentu. Uji Hipotesis Uji T Uji T dilakukan untuk menguji koefisien regresi secara parsial, dimana pengujian ini bertujuan untuk menguji variabel yang berpengaruh antara variabel dependen secara individual atau tersendiri. Dengan taraf signifikasi yang digunakan a = 5%. Dasar pengambilan keputusan menurut (Santoso, 2. dalam buku SPSS 26: Jika statistik hitung (Thitun. > statistik tabel (Ttabe. maka H0 ditolak. Jika statistik hitung (Thitun. < statistik tabel (Ttabe. maka H0 diterima. Uji Koefisien Determinasi (R. Uji R2 (Adjusted R. merupakan uji yang digunakan untuk mengukur besarnya variasi dari variabel dependen yang mampu dijelaskan oleh variasi dari variabel independen sedangkan sisanya tidak dapat dijelaskan merupakan bagian variasi dari variabel lain yang tidak termasuk dalam model (Ghozali, 2. Nilai koefisien determinasi yaitu antara nol dan satu. Kemampuan variabel independen menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas ditunjukkan dengan nilai R2 yang kecil. Sedangkan variabel independen mampu memberikan hampir seluruh informasi yang dibutuhkan guna ditunjukkan dengan nilai R2 yang mendekati angka satu. Tabel 1 Pedoman Koefisien Korelasi Minuman periode 2018-2022 dalam bentuk ratarata No. Nama Perusahaan Tahun Ratarata DPR 0,64 0,28 0,33 0,32 0,27 0,611 Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. PT (GOOD) 0,42 0,33 0,06 0,27 0,42 0,495 Mayora Indah Tbk (MAYOR) 0,36 0,33 0,33 0,100 0,25 0,746 Indofood Sukses Makmur Tbk. PT (INDF) 0,70 0,34 0,38 0,36 0,46 0,749 Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. PT (ICBP) 0,70 0,34 0,38 0,36 0,46 0,749 Buyung Poetra Sembada Tbk. PT (HOKI) 0,30 0,26 0,76 0,78 1,06 36,307 Nippon Indosari Corponindo Tbk. PT (ROTI) 0,58 0,18 0,89 1,06 0,80 1,165 Budi Starch & Sweetner Tbk. PT (BUDI) 0,36 0,36 0,41 0,30 0,39 0,597 Tunas Baru Lampung. Tbk (TBLA) 0,32 0,20 0,18 0,17 0,60 1,743 Unilever Indonesia Tbk. PT (UNVR) 0,77 1,25 1,04 1,10 1,09 0,484 Sumber: Data diolah, 2024 Tabel 3 Data Nilai Perusahaan (PBV) untuk Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Periode 2028-2022 No. Nama Perusahaan Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. PT (CEKA) Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. PT (GOOD) Mayora Indah. Tbk (MAYOR) Buyung Poetra Sembada Tbk. PT (HOKI) Indofood Sukses Makmur Tbk. PT (INDF) Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. PT (ICBP) Nippon Indosari Corponindo Tbk. PT (ROTI) Budi Starch & Sweetner Tbk. PT (BUDI) Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) Unilver Indonesia Tbk (UNVR) Tahun RataRata PBV 1,374 0,84 0,88 0,84 0,81 0,76 5,56 4,03 3,41 6,40 5,79 8,387 6,86 3,80 4,63 0,80 5,38 0,87 4,02 2,62 4,36 1,50 8,411 2,976 1,32 1,28 7,60 6,42 6,30 1,542 1,32 1,28 7,60 6,42 6,30 1,542 2,55 2,61 2,61 2,96 3,05 4,583 3,52 3,60 3,36 5,80 7,04 7,778 4,58 6,02 1,14 3,63 4,49 6,692 9,66 9,92 8,49 6,55 5,44 1,334 Sumber: Data diolah, 2024 Tabel 4 Analisis Statistik Deskriptif Tingkat Hubungan Sangat Rendah 0,20 Ae 0,399 Rendah 0,40 Ae 0,599 Sedang 0,60 Ae 0,799 Kuat 0,80 Ae 1,000 Sangat Kuat KEBIJAKAN DIVIDEN (DPR) NILAI PERUSAHAAN (PBV) Valid N . JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. PT (CEKA) 0,00 Ae 0,199 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Tabel 2 Data Kebijakan Dividen (DPR) untuk Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Interval Koefisien Sumber: (Sugiyono, 2. 2018 2019 2020 Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean ,10 1,24 ,5320 Std. Deviation ,32667 ,76 9,92 4,1404 2,50461 Sumber: Data diolah, 2024 Berdasarkan uji statistik deskriptif pada gambar tabel 4 diatas dapat informasi mengenai nilai minimum, nilai maksimum, nilai rata-rata dan nilai standar deviasi setiap variabel dalam penelitian ini, yaitu: Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 . Variabel Kebijakan Dividen memiliki jumlah sampel (N) sebanyak 50, dari 50 sampel ini nilai kebijakan dividen terendah . adalah 0,10 dan nilai biaya produksi tertinggi . adalah 1,24, dengan rata-rata . sebesar 0,5320 dan standar deviasi sebesar 0,32667. Variabel Nilai Perusahaan (PBV) memiliki jumlah sampel (N) sebanyak 50, dari 50 ini nilai perusahaan terendah . adalah 0,76 dan nilai perusahaan tertinggi . adalah 9,92, dengan ratarata . sebesar 4,1404 dan standar deviasi sebesar 2,50461. penyebarannya sangat mendekati dengan garis diagonal sehingga dapat disimpulkan bahwa distribusi data dalam penelitian ini normal. Tabel 6 Hasil Uji Analisis Regresi Linier Sederhana Coefficients Model Unstandarized Coefficients Standarized Coefficients Beta Std. Sig. Error (Constan. 5,492 ,650 KEBIJAKAN DIVIDEN (DPR) -2,540 1,044 -,331 8,448 ,000 -2,433 ,019 Dependent Variable: NILAI PERUSAHAAN (PBV) Tabel 5 Hasil Uji Normalitas dengan Kolmogrov-Smirnov One-Sample Kolmogrov Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parameters Mean ,0000000 Std. Deviation 2,36316825 Most Extreme Differences Absolute 0,73 Positive ,073 Negative -,073 Test Statistic ,073 Asymp. Sig . -Taile. ,200 Test distribution is normal Calculated from data Lilliefors Significance Correctiom This is a lower bound of the true significance Sumber: Data diolah, 2024 Pada tabel 5 diatas disebutkan hasil pengujian normalitas data pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode 2018-2022. Hasilnya dapat dilihat data penelitian berdistribusi normal dengan nilai Asymp. Sig . -taile. sebesar 0,200 > 0,05. Gambar 3 Grafik P-Plot Uji Normalitas Data Sumber: Data diolah, 2024 Dari tabel 6 diatas dikemukakan nilai koefisien dari persamaan regresi. Dari hasil tersebut dapat dimasukkan dalam persamaan regresi sederhana sebagai berikut: Y= a bX Keterangan : X = Kebijakan Dividen Y = Nilai Perusahaan Dari output didapatkan model persamaan regresi sederhana sebagai berikut: Y = 5,492 - 2,540 X Perubahan di atas merupakan pertambahan bila b bertanda positif dan penurunan bila b bertanda negatif. Hasil persamaan diatas diketahui nilai konstanta . bertanda positif sebesar 5,492 yang bertanda bahwa jika variabel Kebijakan Dividen bernilai nol atau tetap maka Nilai Perusahaan mengalami penurunan. Koefisien regresi tersebut bernilai negatif yaitu sebesar -2,540, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan adalah negatif, artinya semakin meningkat kebijakan dividen pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022, maka semakin menurun pula nilai Tabel 7 Hasil Uji T Coefficients Model Unstandarized Coefficients Standarized Coefficients Beta Std. Sig. 8,448 ,000 -2,433 ,019 Error Sumber: Data diolah, 2024 Dapat dilihat pada gamber 3 bahwa titik-titik menyebar di sekitar garis diagonal dan JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 (Constan. 5,492 ,650 KEBIJAKAN DIVIDEN (DPR) -2,540 1,044 -,331 Dependent Variable: NILAI PERUSAHAAN (PBV) Sumber: Data diolah, 2024 Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 Dari hasil uji T pada hipotesis ini di tabel 7 nilai signifikan sejumlah 0,019 < 0,05. Thitung sebesar -2,433. Hal ini dibuktikan dengan perhitungan T hitung dan T tabel. T hitung lebih kecil dari T tabel (-2,433 < 2,. sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak yang berarti bahwa (H0: tidak ada pengaruh antara kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman periode 2018-2. Tabel 8 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Model ,331 R Square ,110 Adjusted R Square 0,091 Std. Error of the Estimate 2,38766 Predictors: (Constant. KEBIJAKAN DIVIDEN (DPR) Dependent Variable: NILAI PERUSAHAAN (PBV) Sumber: Data diolah, 2024 Dari tabel 8 menjelaskan bahwa besarnya nilai hubungan (R) yaitu sebesar 0,331. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Squar. sebesar 0,110 dan nilai Adjusted R Square sebesar 0,091. Tabel 9 Kekuatan Hubungan Koefisien Interval Koefisien Tingkat Hubungan 0,00 Ae 0,199 Sangat Rendah 0,20 Ae 0,399 Rendah 0,40 Ae 0,599 Sedang 0,60 Ae 0,799 Kuat 0,80 Ae 1,000 Sangat Kuat Sumber: (Sugiyono, 2. Pada tabel 9 besarnya pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia adalah sebesar 9,1%, sisanya sebesar 90,9% dipengaruhi oleh variabel lainnya di luar dari variabel yang diuji, artinya variabel Kebijakan Dividen (X) mempunyai hubungan yang sangat rendah dengan variabel Nilai Perusahaan (Y). Besarnya pengaruh diambil dari nilai Adjusted R Square karena sampel kurang dari 100 (Pallant, 2. Pembahasan Dari hasil penelitian diatas yang telah dilakukan menunjukkan tidak terdapat pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Kebijakan dividen tidak dijadikan acuan dalam nilai perusahaan, dikarenakan pemegang saham hanya ingin mengambil keuntungan dengan jangka waktu pendek dengan cara mendapatkan capital gain. JAPB : Volume 7 Nomor 2, 2024 Para investor menganggap bahwa jika pendapatan dividen rendah saat ini dan tidak menguntungkan. Pemegang saham lebih memilih capital gain yang lebih menjanjikan di masa depan. Tidak terdapat pengaruh kebijakan dividen ini dapat dilihat pada hasil pengujian analisis regresi sederhana diatas yang bernilai negatif 2,540, maka dapat dikatakan bahwa arah pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan adalah mengarah ke arah negatif, yang artinya semakin tinggi kebijakan dividen pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022 maka semakin turun nilai perusahaan. Sedangkan pada uji T diketahui bahwa nilai Thitung sebesar -2,433 lebih kecil dari Ttabel 2,011 (-2,433 < 2,. dengan nilai signifikasi 0,019 lebih kecil dari 0,05 . ,019 < 0,. Maka dari hasil ini menyatakan tidak terdapat signifikasi pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan sehingga H0 diterima dan Ha ditolak, dan besarnya pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018-2022 adalah sebesar 9,1%, sisanya sebesar 90,9% dipengaruhi oleh variabel lainnya di luar dari variabel lain yang tidak ada dalam penelitian,artinya variabel Kebijakan Dividen (X) mempunyai hubungan yang sangat rendah dengan variabel Nilai Perusahaan (Y). Dari hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa penelitian ini mendukung penelitian terdahulu dari (Ilyasa. Suzan, & Zultilisna, 2. AuPengaruh Keputusan Investasi. Pendanaan dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Sub Sektor Industri Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2. Ay, (Zam, 2. AuPengaruh Kebijakan Dividen dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2012-2016Ay dan (Devi, 2. AuPengaruh Kebijakan Financial dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2020Ay yang menyatakan bahwa kebijakan dividen yang diproksikan melalui Dividen Payout Ratio tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis tentang pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan Http://jurnal. id/index. php/JAPB ISSN : 2723-0937 minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022, didapatkan kesimpulan sebagai berikut: Tidak ada pengaruh kebijakan dividen (DPR) terhadap nilai perusahaan (PBV), variabel dividen payout ratio (DPR) berpengaruh negatif terhadap price book value (PBV). DPR merupakan persentase pendapatan/laba yang akan dibayarkan pemegang saham. Besarnya pengaruh kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022, hasilnya adalah sebesar 9,1% dan sisanya sebesar 90,9% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian. SARAN Saran yang dapat diberikan oleh penulis berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan Untuk peneliti selanjutnya, diharapkan penelitian ini dapat terus dikembangkan serta diharapkan juga peneliti selanjutnya dapat menambah variabel lain. Menggunakan sampel pada sektor lainnya, seperti sektor perbankan yang memiliki kinerja keuangan cenderung stabil setiap tahunnya. Periode penelitian lebih diperpanjang untuk meningkatkan akurasi dari hasil penelitian. DAFTAR PUSTAKA