J-Proteksion Vol. 1 No. 2 Februari 2017 Hal. ANALISA HASIL PENGELASAN SMAW (SHIELDED METAL ARC WELDING) DAN GTAW (GAS TUNGSTEN ARC WELDING) DENGAN VARIASI MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN STAINLESS STEEL AISI 304 The Analysis of SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. And GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. Welding Result With Cooling Media Variation Toward Stainless Steel Aisi 304 Hardness Yuslih Lakum. Nely Ana Mufarida. Asmar Finali. 1,2,. Program Studi S1 Teknik Mesin. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Jember *Email : yuslihgb@gmail. ABSTRAK Teknologi pengelasan merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu proses manufaktur karena pengelasan memegang peranan penting dalam setiap rekayasa logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin terhadap nilai kekerasan Stainless Steel AISI 304 hasil pengelasan SMAW dan pengelasan GTAW pada daerah logam induk, logam las dan HAZ. Pada penelitian ini pengelasan yang dilakukan adalah pengelasan SMAW menggunakan elektroda E308-16 yo 3,2 mm dan GTAW menggunakan elektroda ER308L yo 3,2 mm pada material Stainless Steel AISI 304 dengan sambungan pengelasan berbentuk kampuh V tunggal dengan sudut kampuh 60A dan variasi media pendingin yang digunakan adalah coolant, oli SAE 40 dan udara. Dari hasil penelitian nilai kekerasan tertinggi pada logam las terdapat pada hasil pengelasan GTAW dengan variasi media pendingin coolant yaitu 130,6 HB dan pada HAZ terdapat pada hasil pengelasan SMAW dengan variasi media pendingin yaitu 137,0 HB, nilai kekerasan terendah pada logam las terdapat pada hasil pengelasan SMAW dengan variasi media pendingin udara yaitu 121,6 HB dan pada HAZ terdapat pada hasil pengelasan GTAW dengan variasi media pendingin udara yaitu 131,0 HB, dan nilai kekerasan pada logam induk hasil pengelasan SMAW dan GTAW dengan variasi media pendingin coolant, oli SAE 40, dan udara memiliki nilai yang konstan yaitu 118,7 HB. Kata kunci: pengelasan SMAW, pengelasan GTAW, uji kekerasan Brinell. Stainless Steel AISI 304. ABSTRACT Welding technology is one of the inseparably part in manufacturing process, because welding has an important role in every metals engineering. The purpose of this research is to know the effect of cooling media variation toward Stainless Steel AISI 304 hardness value of SMAW and GTAW welding result to the main metal, metal welding and HAZ. The welding used in this research was SMAW welding using E308-16 yo 3,2mm electrode and GTAW welding using ER308L yo 3,2 mm electrode to Stainless Steel AISI 304 material with single V hem welding connection 60A hem angle and cooling media variation used were coolant. SAE 40 oil, and air. From the research result, the most hardness value to welding metal was on GTAW welding with 130. 6 HB cooling media variation and SMAW welding result to HAZ 0 HB cooling media variation. The least hardness value to welding metal was on SMAW welding result with 121. 6 HB air cooling media variation and GTAW welding result with 131. 0 HB air cooling media variation on HAZ. Hardness value on the main metal SMAW and GTAW welding result with coolant. SAE 40 oil, and air cooling media variation had constant value, that was 118. 7 HB. Keywords: SMAW welding. GTAW welding. Brinell hardness test. Stainless Steel AISI 304. PENDAHULUAN Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari waktu ke waktu mengalami kemajuan yang sangat Analisa HasilA. Yuslih Lakum pesat sehingga menciptakan era globalisasi yang individu untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta p-ISSN: 2528-6382 e-ISSN: 2541-3562 J-Proteksion Vol. 1 No. 2 Februari 2017 dapat mengaplikasikan dalam setiap permasalahan yang ada, salah satu contoh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah teknologi Teknologi pengelasan merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu proses manufaktur karena pengelasan memegang peranan penting dalam setiap rekayasa dan reparasi logam dalam proses manufaktur. Ada beberapa jenis pengelasan yang sering digunakan pada proses manufaktur yaitu pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dan pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. Dari dua jenis pengelasan tersebut pasti akan menghasilkan hasil pengelasan yang berbeda, salah satunya adalah nilai kekerasan material yang dilas. Oleh karena itu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin terhadap nilai kekerasan Stainless Steel AISI 304 hasil pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dan pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. pada daerah logam induk, logam las dan HAZ (Heat Affected Zon. Pada penelitian ini pengelasan yang dilakukan adalah pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. menggunakan elektroda E308-16 yo 3,2 mm dan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. menggunakan elektroda ER308L yo 3,2 mm pada material Stainless Steel AISI 304 dengan sambungan pengelasan berbentuk kampuh V tunggal dengan sudut kampuh 60A dan variasi media pendingin yang digunakan adalah coolant, oli SAE 40 dan udara. METODE PENELITIAN Alat Penelitian Alat yang di gunakan pada penelitian ini adalah sebagai berikut: Las SMAW Lakoni Falcon 160e. Las GTAW Einhill EN 60974-1. Hardness Tester Brinell TH722. Elektroda SMAW E308-16. Elektroda GTAW ER308L. Bahan Penelitian Benda kerja yang di gunakan pada penelitian ini adalah Stainless Steel AISI 304. Variabel Penelitian Variabel Bebas Variabel bebas pada penelitian ini adalah sebagai . Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dengan elektoda E308-16 yo 3,2 mm. p-ISSN: 2528-6382 e-ISSN: 2541-3562 Hal. pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. dengan elektoda ER308L yo 3,2 mm. Media pendingin dengan variasi coolant, oli SAE 40 dan udara dalam waktu 30 menit. Variabel terikat Variabel terikat pada penelitian ini adalah nilai kekerasan benda kerja. Prosedur Penelitian Gambar 1. Benda Kerja. Sambungan pengelasan yang di gunakan adalah kampuh V tunggal dengan sudut 60O. Panjang benda kerja 75 mm dan lebar 50 mm sebanyak 12 buah. Kemudian di salah satu sudut benda kerja di buat kampuh V tunggal dengan sudut 30O. Kemudian dilakukan pengelasan menggunakan las GTAW dan SMAW, menggunakan coolant, oli SAE 40 dan udara, setelah itu di lakukan uji kekerasan menggunakan Hardness Tester Brinell TH722 pada daerah logam induk. HAZ dan logam las. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pengujian Kekerasan Data hasil pengujian kekerasan pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. dengan variasi media pendingin coolant, oli SAE 40 dan udara, pada daerah pengelasan logam induk. HAZ (Heat Affected Zon. dan logam las dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Tabel 1. Hasil Pengujian Nilai Kekerasan Analisa HasilA. Yuslih Lakum J-Proteksion Vol. 1 No. 2 Februari 2017 Hal. Analisa Data Data hasil pengujian kekerasan pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dengan variasi media pendingin coolant, oli SAE 40 dan udara, pada daerah pengelasan logam induk. HAZ (Heat Affected Zon. dan logam las dapat dilihat pada grafik dibawah Gambar 4. Grafik Perbandingan Nilai Kekerasan pada Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. Gambar 2. Grafik Nilai Kekerasan pada Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. Data hasil pengujian kekerasan pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. dengan variasi media pendingin coolant, oli SAE 40 dan udara, pada daerah pengelasan logam induk. HAZ (Heat Affected Zon. dan logam las dapat dilihat pada grafik dibawah Gambar 3. Grafik Nilai Kekerasan pada Pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. Data hasil perbandingan pengujian kekerasan pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. dengan variasi media pendingin coolant, oli SAE 40 dan udara, pada daerah pengelasan logam induk. HAZ (Heat Affected Zon. dan logam las dapat dilihat pada grafik dibawah Analisa HasilA. Yuslih Lakum KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan hasil analisa data penelitian, maka didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Nilai kekerasan tertinggi pada daerah pengelasan logam las terdapat pada hasil pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. dengan variasi media pendingin coolant yaitu 130,6 HB, sedangkan nilai kekerasan terendah pada daerah pengelasan logam las terdapat pada hasil pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dengan variasi media pendingin udara yaitu 121,6 HB. Nilai kekerasan tertinggi pada daerah pengelasan HAZ (Heat Affected Zon. terdapat pada hasil pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dengan variasi media pendingin coolant yaitu 137,0 HB, sedangkan nilai kekerasan terendah pada daerah pengelasan HAZ (Heat Affected Zon. terdapat pada hasil pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. dengan variasi media pendingin udara yaitu 131,0 HB. Nilai kekerasan pada daerah pengelasan logam induk hasil pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Weldin. dan GTAW (Gas Tungsten Arc Weldin. dengan variasi media pendingin coolant, oli SAE 40, dan udara memiliki nilai yang konstan yaitu 118,7 HB. Saran Berdasarkan hasil analisa data penelitian, maka dapat disampaikan beberapa saran sebagai berikut: Hasil analisa data penelitian diharapkan menjadi bahan bahan refrensi bagi dunia industri p-ISSN: 2528-6382 e-ISSN: 2541-3562 J-Proteksion Vol. 1 No. 2 Februari 2017 . Bagi peneliti yang ingin melakukan penelitian dengan permasalah yang sama, penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambah variabel-variabel penelitian yang lain seperti arus pengelasan dll. DAFTAR PUSTAKA