Asian Journal of Philosophy and Religion (AJPR) Vol. No. 1 2022: 29-36 Kepemimpinan Harun Pada Zaman Bangsa Israel Juita Lusiana Sinambela1*. Janes Sinaga2. Stepanus Pelawi 3. Max Lucky Tinenti4 1Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara, 2,3,4Universitas Advent Indonesia ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah Agar kita dapat memahami bagaimana cara memimpin yang baik, apa yang harus dilakukan seorang pemimpin sehingga kepemimpinannya dapat membawa suatu manfaat besar bagi setiap orang yang di pimpin. Pemimpin yang mempunyai keyakian teguh dalam mempertanahkan keyakinannya, menantang orang lain yang salah dan mengakui kesalahan bahkan memperbaiki kelakuan jika di perlukan. Dan terlebih dari pada itu Agar kita mengetahui di dalam kepemimpinan kita harus miliki keberanian dalam mengambil keputusan. Bertanggung Jawab dan tidak mementingkan keselamatan diri namun mengutamakan TUHAN. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisa data-data dari daftar Pustaka seperti Alkitab, buku-buku dan media online. Melalui penelitian ini setiap pembaca dapat memperoleh inspirasi menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan. Keywords: Bangsa Israel. Kepemimpinan Harun. Harun Submitted:07-05-2022. Revised: 15-05-2022. Accepted: 27-05-2022 Corresponding Author: juitasinambela22741@gmail. DOI prefik: 10. ( https://journal. org/index. php/ajpr Sinambela,Sinaga. Pelawia dan tinenti PENDAHULUAN Pemimpin punya pengaruh yang besar dalam kepemimpinannya. Kepemimpinan akan terlihat dari sikap melalui pengaruh yang di berikan kepada yang di pimpin. Maka kepemimpinan itu berkaitan dengan pengaruh, pemimpin yang ideal adalah seseorang yang memiliki hidup dan karakter yang dapat mendorong orang lain untuk meneladaninya. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan, kemahiran dan bakat-bakat pemimpin, segi kemampuan atau bakat ini memungkinkan peranan pemimpin sebagai katalisator proses perubahan dan melahirkan citra luar biasa dirinya. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki kecerdasan dan karakter superior dalam segala aspek kehidupan sehingga layak di teladani oleh pengikutnya. Ada pemimpin yang pandai berbicara tetapi tidak bisa mengambil keputusan dan sebaliknya ada pemimpin tidak pandai berbicara tetapi pandai mengambil keputusan. Didalam alkitab salah satu tokoh pemimpin bangsa Israel selain Musa dan Yosua, adalah Harun di yang juga disebut didalam Alkitab sebagai pemimpin mendampingi Musa dalam membebaskan bangsa Israel dari penindasan dan perhambaan di tanah Mesir (Kitab Keluara. Harun mendampingi Musa di saat Musa harus menghadap Raja Firaun untuk meminta pembebasan bangsa Israel. Harun juga sebagai juru bicara di saat berhadapan dengan raja Firaun oleh karena Harun fasih berbicara dalam Bahasa Mesir, oleh karena Harun hidup Bersama ayahnya Amran dan keluarganya di tengah-tengah perbudakan tersebut dan dengan susah payah membuat batu bata sesuai perintah raja melalui para pengawas raja Firaun. HARUN adalah tokoh yang juga merupakan keturunan Lewi dan hidup dalam penindasan Bersama bangsa Israel di Mesir. Fasih berbicara tetapi gagal dalam menuntun bangsa Israel dalam menyembah TUHAN. Sebagai seorang pemimpin HARUN Bersama Musa memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir, dan ada beberapa kelalaian yang HARUN lakukan sehingga menyebabkan bangsa itu berpaling dari TUHAN dan menyembah berhala sehingga kehidupan menjadi pelajaran penting bagi kita para pemimpin Gereja saat ini. Agar kita dapat memahami bagaimana cara memimpin yang baik, apa yang harus dilakukan seorang pemimpin sehingga kepemimpinannya dapat membawa suatu manfaat besar bagi setiap orang yang dipimpin. Pemimpin yang mempunyai keyakian teguh dalam mempertanahkan keyakinannya, menantang orang lain yang salah dan mengakui kesalahan bahkan memperbaiki kelakuan jika di perlukan. Dan terlebih dari pada itu Agar kita mengetahui didalam kepemimpinan kita harus miliki keberanian dalam mengambil keputusan. Bertanggung Jawab dan tidak mementingkan keselamatan diri dan mengutamakan TUHAN. METODOLOGI Metode penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu, yang mana hasilnya dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang diteliti. Metodologi penelitian juga merupakan langkah penelitian yang menjelaskan cara penelitian yang dapat Asian Journal of Philosophy and Religion (AJPR) Vol. No. 1, 2022: 29-36 dilaksanakan agar hipotesis penelitian dapat teruji secara ilmiah, empirik, dan Dalam penulisan ini penulis melakukan metode penelitian kualitatif, dan metode studi literatur. AuDi dalam metode mengumpulkan data dari berbagai sumber sebanyak-banyaknya sebagai teori dan informasi yang berhubungan dengan penelitian. Sumber-sumber tersebut harus relevan dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik validasi dan keabsahannya secara ilmiah seperti buku, jurnal, ensiklopedia dan bahan-bahan daftar Pustaka lainnya. Ay Melalui analisis data tersebut dapat menyimpulkan dengan baik pemaparan kepemimpinan Harun pada zaman Israel menjadi pembelajaran pemimpin masa kini. HASIL PENELITIAN SEJARAH SILSILAH HARUN Harun adalah keturunan Israel, dari suku Bani Lewi. Keluaran 6:15,16,17,18,22. 1 Tawarikh 6:3. HARUN adalah keturunan ke 4 dari Bani LEWI. LEWI memperanakan 3 orang anak yaitu : Gersom. Kehat dan Merari Saat itu LEWI berumur 137 tahun. Gersom memperanakkan Libni dan Simei. KEHAT memperanakkan 4 orang anak yaitu : Amran. Yizhar. Hebron dan Uziel (Kehat berumur 133 Tahu. MERARI memperanakkan Mahli dan Musi. AMRAN mengambil Yokhebed dan memperanakan HARUN dan MUSA dan juga Miyriam . mur Amran 137 tahu. Dan HARUN memperanakkan 4 orang anak yaitu Nadab. Abihu. Eleazar dan Itamar. Dan menurut silsilah Ezra, ahli kitab yang tinggal di babilon. Pengalaman Ezra sementara hidup di antara orang Yahudi yang tetap tinggal di Babel adalah luar biasa sehingga hal itu menarik perhatian yang khusus raja Artahsas adalah keturunan HARUN. Oleh karena Harun berasal dari Bani Lewi dan Bani lewi di khususkan oleh Tuhan sebagai pelayanan di bait Allah maka Harun Bersama keturunannya adalah imam-imam yang di asingkan oleh Tuhan untuk melayani di kaabah. Dalam kitab keluaran 28:1 AuDan setelah mendengar : Engaku harus menyuruh abangmu Harun Bersama anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel untuk meme gang jabatan imam bagi-Ku. Harun dan anak-anak Harun yaitu Nadab. Abihu. Eliazar, dan Itamar, dan Ia mengadakan upacara agar harun dan keturunannya menjalankan tugasnya sebagai imam, . serta Menyusun secara Sistematis. Peran Harun dalam Kepemimpinan bangsa Israel mendampingi Musa Harun dan Musa di perintahkan Tuhan untuk membawa orang Israel keluar dari tanah Mesir (Kel. Harun, setelah menerima petunjuk dari malaikat-malaikat, berangkat untuk menemui saudaranya, yang telah lama berpisah dengannya. dan mereka bertemu di tengah-tengah padang pasir yang sunyi di dekat Horeb. Di sini mereka berunding bersama-sama, dan Musa menceritakan kepada Harun "segala Firman Tuhan yang disuruhkan-Nya kepadanya untuk disampaikan dan segala tanda mukjizat yang diperintahkanNya kepadanya untuk dibuat. HARUN mendampingi Musa untuk mengadakan tanda-tanda Mujizat di hadapan Firaun. Tangan Allahlah, dan Sinambela,Sinaga. Pelawia dan tinenti bukan pengaruh atau kuasa kemanusiaan yang dimiliki oleh Musa dan Harun, yang telah mengadakan mukjizat-mukjizat yang mereka tunjukkan di hadapan Firaun. Tanda-tanda dan keajaiban-keajaiban itu dimaksudkan untuk meyakinkan Firaun bahwa "AKU ADA" yang agung itu telah mengirimkan Musa, dan bahwa adalah tugas raja untuk mengizinkan Israel pergi, agar mereka dapat melayani Allah yang hidup. Harun Selalu mendampingi Musa saat menghadap dan berbicara dengan raja Firaun Harun di angkat menjadi NABI dan Imam (Kel 7: . Harun menjadi juru bicara saat menghadapi raja Firaun (Kel 7:. Musa sekarang disuruh untuk menemui Harun, kakaknya yang karena setiap hari menggunakan bahasa Mesir, dapat berkata-kata dengan sempurna dalam bahasa mereka itu. Kepadanya diberitahukan bahwa Harun sedang datang untuk menemui dia. Kata-kata yang berikutnya dari Tuhan merupakan satu perintah yang mendesak: "Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya. Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan. harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Allah baginya. Harun menjadi penyampai pesan atau juru bicara kepada bangsa Israel selama perjalan mereka di padang gurun menuju tanah Kanaan. Lebih jauh ia memerintahkan kepada Harun untuk berkata kepada mereka, "Marilah dekat ke hadapan Tuhan, sebab Ia telah mendengar sungut-sungutmu. " Sementara Harun sedang berkata-kata, "mereka mengarahkan mata ke padang belantara itu, bahwa sesungguhnya kelihatanlah kemuliaan Tuhan di dalam awan. HARUN terus menjadi juru bicara yang menyampaikan setiap pesan TUHAN bagi orang Israel yang di terimanya dari Musa. Harun mengulangi kepada mereka segala percakapan Tuhan dengan Musa, dan kemudian tandatanda yang telah diberikan Allah kepada Musa ditunjukkan di hadapan orang "Lalu percayalah bangsa itu, dan ketika mereka mendengar, bahwa Tuhan telah mengindahkan orang Israel dan telah melihat kesengsaraan mereka, maka berlututlah mereka dan sujud menyembah. HARUN turut membantu Musa saat terjadi peprangan melawan bangsa Amalek. Harun turut menopang tangan Musa saat terjadi peperangan antara Bangsa Israel dan Bangs Amalek. Ausementara Musa. Harun dan Hur berada di atas sebuah bukit sambil memandang ke medan pertempuran itu. Dengan kedua belah tangannya terangkat ke langit sambil memegang tongkat Allah pada tangan kanannya. Musa berdoa untuk kemenangan tentara Israel. Au Asian Journal of Philosophy and Religion (AJPR) Vol. No. 1, 2022: 29-36 HARUN DIPILIH UNTUK MENDAMPINGI MUSA SAAT MENGHADAP FIRAUN Beberapa alasan ditetapkannya Harun mendampingi musa Karena Musa adalah orang yang gagap dalam berbicara. Perintah Ilahi yang diberikan kepada Musa menjadikan dia tidak percaya kepada diri, lambat berkata-kata dan takut. Ia diliputi dengan satu perasaan tidak sanggup untuk menjadi jurubicara Allah kepada Israel. Di dalam rasa takut dan susahnya itu sekarang ia mengemukakan satu dalih bahwa ia tidak dapat berkata-kata dengan fasih. "Ah. Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulu pun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mu pun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah. Harun fasih berbicara menggunakan Bahasa Mesir AuMusa sekarang disuruh untuk menemui Harun, kakaknya yang karena setiap hari menggunakan bahasa Mesir, dapat berkata-kata dengan sempurna dalam bahasa mereka itu. Ay Sementara memang Sudah barang tentu, merupakan sebuah keuntungan didalam setiap ragam kehidupan jika berotak cerdas. Fasih berbicara, dan menarik secara fisik, namun kecakapan yang di butuhkan untuk menjadi seorang pemimpin yang kuat bukanlah suatu yang sangatlah HARUN mendapat petunjuk dari malaikat-malaikat dalam membantu Musa untuk kelepasan umat Israel, mereka bertemu di padang gurun dan berunding tentang petunjuk (Para Nabi dan Bapa, . Malaikat adalah pelayan-pelayan Allah untuk menyampaikan petunjuk petunjuk yang di berikan untuk manusia dan sebagai pembawa berita dari Allah. KELEMAHAN HARUN DALAM KEPEMIMPINANNYA Dan Harun telah mengizinkan penghinaan yang keji ini terhadap Tuhan, dengan mengijinkan bangsa Israel membuat patung lembu Emas untuk di sembah saat Musa berada di gunung Sinai. Umat Israel melakukan dua kesalahan buruk yaitu perzinahan yang merusak pribadi manusia yang di ciptakan Allah dan melakukan penyembahan berhala yang pesona ilahi Allah. dan menurut Akitab perzinahan dan penyembahan berhala berjalan seiring. HARUN tidak berani dalam mengambil keputusan. Harun dengan lembek memprotes tuntutan itu, tetapi kebimbangan serta perasaan takutnya pada saat yang kritis itu hayalah membuat mereka menjadi lebih nekad lagiAySebagai seorang pemimpin dalam keadaan yang mengharuskan anda mengambil komando, anda harus mendominasi komando tersebut. Artinya anda harus mengambil Tindakan positif untuk mengambil kendali. Memang perlu menunggu fakta-fakta penting untuk mengambil keputusan, tetapi kita juga harus dapat mengukur takar nehatif dari penundaan tersebut dan jika tidak mengambil Sinambela,Sinaga. Pelawia dan tinenti keputusan juga merupakan suatu keputusan, dan disaat kita menunda keputusan, kita sedang memberikan peluang atau menyerahkan kepada inisiatif orang lain dengan keputusan yang terbaik. HARUN lebih memilih keselamatan dirinya di banding kehormatan TUHAN AuHarun merasa takut akan keselamatan dirinya. dan gantinya berdiri teguh untuk kehormatan nama Tuhan, ia telah menyerah kepada tuntutan orang banyakAy Seorang Pemimpin harus mampu menjalin interaksi yang baik, dengan bawahan dan lingkungan, seorang pemimpin tidak boleh mementingkan dirinya sendiri, dan mengaggap remeh nilai seseorang dengan hanya menilai posisi dan kemampuannya. Pemimpin itu haruslah pemimpin yang menghormati Tuhan karena mati hidup kita di tangan Tuhan. Kenyataan bahwa Harun telah diberkati serta dihormati jauh lebih tinggi di atas orang banyak itulah yang justru menjadikan dosanya itu begitu KAdang-kadang orang yang di tempatkan pada jabatan dan tanggung jawab sebagai seorang pemimpin memperoleh gagasan bahwa dia berada pada jabatan kekuasaan tertinggi sehingga saudara-saudara di bawahnya sebelum bergerak maju dalam melakukan segala sesuatu harus terlebih dahulu ijin kepadanya sebelum melakukan apapun, orang seperti itu sedang berada dalam bahaya. Allah di hina dalam peragaan kekuasaan seperti itu. Pandai berbicara tetapi gagal dalam mencegah umat-umat Tuhan untuk menyembah berhala. Seorang guru yang baik adalah guru yang bukan saja bisa berbicara tetapi dapat mengimplementasikan apa yang ada di kepalanya, guru yang hanya banyak berbicara tetpai tidak bisa melaksanakan ide-ide besarnya adalah ciri-ciri guru yang suka mengkritik, tapi tidak dapat menyelesaikan permasalahan. (Mengenal tugas dan fungsi fungsi pengawas sekolah : sebuah gagasan menuju perbaikan kualitas secara berkelanjutan. Tetapi Miryam dan Harun, buta oleh rasa cemburu dan ambisi, telah kehilangan pandangan akan hal ini. Harun telah dihormati oleh Allah di dalam pengangkatan keluarganya kepada pekerjaan keimamatan yang tetapi sedangkan hal ini sekarang telah menambahkan keinginan untuk meninggikan diri. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Menjadi Pemimpin Menggunakan setiap kelebihan dan kekuatan yang Tuhan percayakan untuk kemuliaan Tuhan. Menjadi pemimpin yang berani. Menjadi pemimpin yang bertanggung jawab. Menjadi pemimpin yang menghormati Tuhan. Menjadi pemimpin yang rendah hati dan tidak ambisius. Menjadi pemimpin yang selalu Mengandalkan Tuhan Senantiasa. PENELITIAN LANJUTAN Setiap penelitian memiliki keterbatasan, dengan demikian penelitian ini masih dapat dikembangkan demi kebaikan untuk penelitian lebih lanjut. Asian Journal of Philosophy and Religion (AJPR) Vol. No. 1, 2022: 29-36 UCAPAN TERIMA KASIH Pertama-tama penulis mengucapkan terimakasih kepada Tuhan sehingga dapat menyelesaikan karya ilmiah dengan baik. Karya ilmiah ini dapat selesai dengan baik sudah barang tentu karna bantuan beberapa pihak untuk itu penulis mengucapkan terimakasih. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi setiap pembacanya. DAFTAR PUSTAKA