Jurnal CyberTech Vol. No. September 201x, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Implementasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Kucing Persia Menggunakan Metode Dempster Shafer Heru Putu Yase*. Zulfian Azmi**. Rina Mahyuni*** * Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ** Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ***Sistem Komputer. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Received Jun 12th, 201x Revised Aug 20th, 201x Accepted Aug 26th, 201x Keyword: Penyakit Kucing Persia. Sistem Pakar. Dempster Shafer. ABSTRACT Kucing Persia merupakan jenis kucing domestik berbulu panjang dengan karakter moncong pendek, berwajah bulat, dan memiliki sifat yang manja. Hewan mamalia yang akrab dengan manusia ini sangat rentan terhadap penyakit. Pemilik kucing persia sering mengalami masalah dalam penanganan diagnosa suatu penyakit terhadap kucingnya. Hal ini dikarenakan minimnya pengetahuan tentang penyakit serta solusi penanganan yang tepat pada kucing persia tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibutuhkan sebuah analisis untuk mendiagnosa terlebih dahulu penyakit pada kucing persia dengan menggunakan sebuah aplikasi sistem pakar dengan menerapkan metode dempster shafer. Dempster Shafer merupakan suatu teori dalam cabang ilmu matematika yang memberikan pembuktian yang didapatkan berdasarkan dari belief functions dan plausible reasoning . ungsi kepercayaan dan pemikiran yang masuk aka. , yang digunakan untuk menggabungkan potongan informasi yang terpisah untuk mengkalkulasi kemungkinan dari suatu peristiwa. Dengan metode dempster shafer dapat mempermudah dalam pengambilan keputusan sehingga mampu menyelesaikan sebuah permasalahan seperti yang dilakukan oleh para pakar. Oleh karena itu sistem ini untuk mempermudah pengguna dalam mendiagnosa penyakit kucing persia. Pada hasil akhir dalam pengujian sistem dapat menampilkan hasil diagnosa penyakit beserta nilai dan perhitungan berdasarkan metode dempster shafer sehingga dapat membantu pengguna dalam mendiagnosa penyakit kucing persia dan dapat juga memberikan solusi Untuk hasil yang maksimal sistem masih membutuhkan pengembangan program sejenis dengan domain yang lebih luas. Copyright A 2019 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: *First Author Nama : Heru Putu Yase Program Studi : Sistem Informasi Kampus :STMIK Triguna Dharma Email : heruputuyase544@gmail. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Pada saat ini perkembangan teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat terutama pada bidang teknologi komputer. Salah satu bidang yang menggunakan dan memanfaatkan perkembangan teknologi komputer ini yaitu pada bidang kedokteran atau kesehatan. Komputer mempunyai beberapa fungsi dalam perkembangannya, salah satu fungsinya yaitu komputer dapat berperan sebagai seorang pakar atau ahli. Penerapan sistem pakar pada bidang kedokteran atau kesehatan bisa berupa diagnosis penyakit dan pemberian saran solusi dari hasil diagnosa yang ada. Sistem pakar (Expert Syste. adalah sebuah aplikasi berbasis komputer yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah yang membutuhkan keahlian yang dimiliki seorang pakar dalam bidang tertentu . Kucing Persia merupakan jenis kucing domestik berbulu panjang dengan karakter moncong pendek, berwajah bulat, dan memiliki sifat yang manja. Kucing Persia dikembangkan di Britania Raya dan Amerika Serikat sejak akhir abad ke-19. Hewan mamalia yang akrab dengan manusia ini juga rentan terhadap penyakit. Pemilik kucing persia sering mengalami masalah dalam penanganan diagnosa suatu penyakit terhadap kucingnya. Hal ini disebabkan karena minimnya pengetahuan tentang penyakit serta solusi penanganan yang tepat pada kucing persia tersebut. Oleh karena itu untuk mempermudah pengguna sistem terlebih dahulu menganalisa permasalahan yang ada dalam menentukan penyakit serta solusi penanganan dari ahli pakar kucing persia, dibuatlah suatu aplikasi sistem pakar dalam mendiagnosa penyakit pada kucing persia. Dalam kasus ini digunakan metode Dempster Shafer yang akan memudahkan dalam proses perhitungannya. Dempster Shafer merupakan suatu teori dalam cabang ilmu matematika yang memberikan pembuktian yang didapatkan berdasarkan dari belief functions dan plausible reasoning . ungsi kepercayaan dan pemikiran yang masuk aka. , yang digunakan untuk menggabungkan potongan informasi yang terpisah untuk mengkalkulasi kemungkinan dari suatu peristiwa. Maka dari itu untuk mempermudah pengguna sistem dalam menentukan penyakit serta solusi dari seorang pakar kucing persia diperlukan kemampuan untuk membuat aplikasi AuImplementasi Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Kucing Persia Menggunakan Metode Dempster ShaferAy sehingga menghasilkan solusi yang tepat secara effisien dan efektif. METODE PENELITIAN 1 Metode Penelitian Didalam penelitian penyusunan skripsi ini ada beberapa metode penelitian yang digunakan, yaitu sebagai berikut : Metode Pengumpulan Data Ada beberapa teknik yang digunakan dalam pengumpulan data, yaitu sebagai berikut : Observasi Observasi ialah teknik pengumpulan data dengan menyurvei langsung ke tempat studi kasus dimana akan dilakukan penelitian. Dalam hal ini peneliti melakukan observasi di Klinik Dokter Hewan. Wawancara Wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data dengan mengajukan pertanyaan kepada saudara Drh. Zamma Khasyarif sebagai pakar terhadap sumber data. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Study of Literature (Studi Kepustakaa. Studi kepustakaan merupakan salah satu teknik pengumpulan data dengan melakukan studi kepustakaan yang bersumber dari berbagai referensi seperti jurnal . asional, internasional, loka. dan buku-buku yang berhubungan dengan masalah bidang keilmuan dan metode yang digunakan. Tahapan perancangan sistem pada penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu : Analisis Masalah dan Kebutuhan Pada tahap ini disebut sebagai awal dalam perancangan sistem yang akan menentukan titik dari masalah yang sebenarnya dan komponen-komponen yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Desain Sistem Pada tahapan desain sitem ini dibagi beberapa bagian yaitu : . pemodelan sistem dengan Unified Modelling Language (UML), . pemodelan menggunakan flowchart system, . desain input, . desain output dari sistem pakar yang dirancang. Pembangunan Sistem Pada tahap pembangunan sistem ini akan dijelaskan bagaimana melakukan pengkodingan terhadap desain sistem yang akan dirancang mulai dari sistem masukan, proses dan keluaran menggunakan bahasa pemrograman. Uji Coba Sistem Pada tahap uji coba sistem ini merupakan tahap terpenting dalam membangun sistem pakar. Hal ini dikarenakan pada tahapan ini akan dilakukan trial and error terhadap keseluruhan aspek aplikasi baik coding, desain sistem dan pemodelan yang digunakan. Implementasi atau Pemeliharaan Implementasi dan pemeliharaan merupakan tahap akhir dalam perancangan sistem. Dimana pemanfaatan aplikasi atau sistem yang telah dirancang akan digunakan untuk teknisi dan semua orang atau user yang membutuhkan. 2 Algoritma Sistem Dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi tentang penyakit Kucing Persia berdasarkan gejala-gejala yang terjadi, maka dibutuhkan suatu sistem yang mampu mengadopsi proses dan cara berpikir seorang pakar yang nantinya dapat diaplikasikan dalam sebuah sistem komputer dengan menggunakan metode Dempster Shafer. Hal ini dilakukan untuk mempermudah para ahli atau pakar dalam mendiagnosa suatu penyakit dari beberapa gejala, adapun algoritma sistem untuk mendiagnosa suatu penyakit yaitu : Sumber pengetahuan yang mencakup penentuan rule atau mesin inferensi, pencarian gejala dan Menentukan basis aturan dari pengetahuan. Menentukan nilai densitas dari setiap gejala. Menentukan proses perhitungan dari metode Dempster Shafer Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Flowchart Berikut ini merupakan Flowchart dari metode Dempster shafer dengan rangkaian sebagai berikut : Gambar 1. Flowchart dari metode Dempster Shafer ANALISA DAN HASIL 1 Kebutuhan Sistem Di dalam pembahasan dan hasil pemrograman di dalam sistem pakar dengan menggunakan metode Dempster Shafer untuk mendiagnosa penyakit Kucing Persia ini membutuhkan 2 buah perangkat yaitu, perangkat keras (Hardwar. dan perangkat lunak (Softwar. Ada beberapa perangkat keras dan perangkat lunak yang dibutuhkan adalah : 1 Perangkat Keras (Hardwar. Rincian Hardware yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem agar berkerja dengan baik Processor minimal Intel Dual Core Processor Ram minimal 2 GB Harddisk minimal 500 GB Monitor. Keyboard dan Mouse Printer 2 Perangkat Lunak (Softwar. Di dalam penerapan sistem pakar ini tidak terlalu banyak memerlukan perangkat lunak yang digunakan sebagai aplikasinya, tetapi hanya membutuhkan beberapa Software pendukung yaitu : Sublime Text Sublime text adalah perangkat text editor yang digunakan untuk penulisan listing coding program seperti bahasa pemrograman CSS. HTML, maupun PHP. Xampp Xampp adalah Perangkat lunak yang berfungsi sebagai server yang berdiri sendiri dan mendukung banyak sistem operasi yang terdiri atas program Apache. HTTP Server. Mysql. PHP dan lain-lain. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 2 Hasil Tampilan Antarmuka Berikut ini merupakan tampilan dari implementasi sistem pakar dengan mengunakan metode Dempster Shafer dalam mendiagnosa penyakit Kucing Persia, yaitu : 1 Tampilan Form Menu Utama Pengelola Sebelum Login Halaman ini menyediakan opsi untuk masuk kehalaman pengelola Gambar 2. Tampilan Form Menu Utama Pengelola Sebelum Login 2 Tampilan FormLogin Pada Pengelola Halaman ini memiliki fungsi untuk menampilkan form penginputanusername dan password pada Gambar 3. Tampilan Form Login Pada Pengelola 3 Tampilan Form Menu Utama Pada pengelolaSetelah Login Halaman ini memiliki fungsi untuk menyediakan opsi-opsi yang ada Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 4. Tampilan Form Login Pada pengelola Setelah Login 4 Tampilan Form Menu Utama Pengguna Halaman ini menyediakan button untuk mendiagnosa penyakit Kucing Persia Gambar 5. Tampilan Form Utama Pengguna 5 Tampilan Form Registrasi Pengguna Halaman ini berfungsi untuk menginput data pengguna yang menggunakan aplikasi ini Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Gambar 6. Tampilan Form Registrasi Pengguna 6 Tampilan Form Data Pengunjung Halaman ini berfungsi untuk menampilkan data pengunjung. Gambar 7. Tampilan Form Data Pengunjung 7 Tampilan Form Data Penyakit Halaman ini berfungsi untuk menampilkan data penyakit. Gambar 8. Tampilan Form Data Penyakit Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 8 Tampilan Form Data Gejala Penyakit Halaman ini berfungsi untuk menampilkan data gejala penyakit Gambar 9. Tampilan Form Data Gejala Penyakit 9 Tampilan Form Basis Pengetahuan Halaman ini berfungsi untuk menampilkan data basis pengetahuan. Gambar 10. Tampilan Form Basis Pengetahuan 10 Tampilan Form Deteksi Pengguna Halaman ini berfungsi untuk memilih gejala yang dialami pada Kucing Persia tersebut. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Gambar 11. Tampilan Form Diagnosa Pengguna 11 Tampilan Form Hasil Diagnosa Halaman ini berfungsi untuk menampilkan hasil dari diagnosa pengguna Gambar 12. Tampilan Form Hasil Diagnosa Pengguna 12 Tampilan Form Profile Halaman ini berfungsi untuk menampilkan tentang penulis Gambar 13. Tampilan FormProfile Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. 10 A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 3 Pengujian Pada bagian ini untuk melakukan pengujian dengan sampling data baru untuk dapat menguji keakuratan sistem yang dirancang dengan tools-tools yang sudah teruji sebelumnya. Adapun hasil proses program dalam mendiagnosa penyakit Kucing Persia sebagai berikut : Gambar 14. Tampilan Hasil Cetak Laporan KESIMPULAN Setelah dilakukan penelitian dan berdasarkan rumusan masalah yang telah dijelaskan pada bab 1, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Dengan menggunakan metode Dempster Shafer dapat mendiagnosa Penyakit Kucing Persia. Sistem pakar dalam mendiagnosa Penyakit Kucing Persia dengan mengambil data gejala penyakit untuk melakukan pengujian menggunakan metode Dempster Shafer. Pembangunan aplikasi sistem pakar menggunakan metode Dempster Shafer dilakukan dengan pemrograman berbasis web. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih yang tak terhingga untuk kedua orang tua saya yang telah senantiasa memberi dukungan dan doa sehingga saya mampu menyelesaikan pendidikan dari sekolah dasar sampai bangku Selama penulisan skripsi ini begitu banyak arahan dan bimbingan yang didapat dari banyak pihak yang sangat mendukung, baik berupa materi, moral dan saran. Untuk itu diucapkan banyak terima kasih Bapak Dr. Rudi Gunawan. SE. ,M. Si. selaku Ketua STMIK Triguna Dharma. Bapak Mukhlis Ramadhan. Kom. selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STMIK Triguna Dharma. Bapak Puji Sari Ramadhan. Kom. Kom. selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma. Bapak Dr. Zulfian Azmi. Kom. selaku Dosen Pembimbing I dari STMIK Triguna Dharma Medan. Ibu Rina Mahyuni. Pd. selaku Dosen Pembimbing II dari STMIK Triguna Dharma Medan. Jurnal Cyber Tech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456E-ISSN : 2675-9802 Seluruh Dosen dan Staff di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Triguna Dharma untuk bimbingan dan pengajaran yang telah diberikan selama melaksanakan perkuliahan. Seluruh keluarga besar kedua orang tua saya yang senantiasa mendukung saya secara moral maupun material. Teman-teman seperjuangan dan teman-teman terdekat saya yang tidak dapat disebutkan namanya satu persatu, terima kasih atas dukungan dan doanya. REFERENSI