Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Volume 6. Nomor 1. Maret 2025 ISSN 2721 - 4311 http://jurnal. id/index. php/JISP Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas. com dan Republika. Gusmiana Cahya Ningrum1*. Eka Yusup2. Tri Susanto3 1,2,. Prodi Ilmu Komunikasi. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Singaperbangsa Karawang. Indonesia *E-mail: gusmianacahya@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis framing pemberitaan fatwa haram MUI tentang pengharaman produk pro Israel di media online Kompas. com dan Republika. id yang ditampilkan pada tanggal 1019 November 2023. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang terdiri dari empat perangkat struktur yakni sintakis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pandangan dalam melakukan pembingkaian berita antara Kompas. com dan Republika. Hal ini dapat dilihat bahwa Kompas. com menyajikan pemberitaan yang sifatnya netral dan tidak condong kepada satu pihak. Sedangkan Republika. id dalam pemberitaannya terlihat lebih memihak pemerintah di mana dalam berita ke lima Republika. id menyuguhkan berita ajakan yang berjudul ikut aksi boikot produk pro Israel sejumlah pengusaha mengganti bahan bakunya. Kata Kunci: Fatwa Haram. MUI. Boikot Produk Pro Israel. Analisis Framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Abstract This research aims to understand how the framing analysis of the MUI's fatwa on the prohibition of pro-Israel products in the online media Kompas. com and Republika. id, displayed from November 10-19, 2023, is conducted. The theory used in this research is the framing analysis model by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki, which consists of four structural devices: syntactic, script, thematic, and rhetorical. The results of this study indicate that there are differences in perspectives in framing news between Kompas. com and Republika. This can be seen as Kompas. com presents news that is neutral in nature and does not lean towards one side. Meanwhile. Republika. id in its reporting appears to be more pro-government, as in the fifth news article. Republika. id presents an invitation to join the boycott of proIsrael products, with several entrepreneurs changing their raw materials. Keywords: Fatwa Haram. MUI. Boycott of Pro-Israel Products. Framing Analysis by Zhongdang Pan and Gerald M. Kosicki. Cara citasi : Ningrum. Gusmiana Cahya. Yusup. Eka. Susanto. Tri. Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tentang Boikot Produk Pro Israel di Media Kompas. com dan Republika. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) Vol 6 No 1 Maret 2025, 75-84. DOI: https://doi. org/10. 30596/jisp. Naskah diterima : 08-11-2024 Revisi akhir : 04-03-2025 Disetujui : 05-03-2025 Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Ningrum. Gusmiana Cahya. Yusup. Eka. Susanto. Tri. Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI PENDAHULUAN Pengharaman produk Israel telah menjadi isu sensitif di berbagai negara sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina yang menimbulkan pro dan kontra termasuk Indonesia (Dian Ardhani Ardhani, 2023. Jaelani & Nursyifa, 2024. Wibowo et al. , 2. Hal ini terjadi akibat serangan Israel yang terus menerus menyerang Palestina sampai saat ini sehingga membuat berbagai negara di dunia termasuk Indonesia cukup bersimpati melakukan aksi boikot produk Israel (Antoni et al. , 2024. Husna & Hafidzi, 2023. Kurniawan et al. , 2. Aksi tersebut meliputi penolakan terhadap produk israel, mendukung atau yang terafiliasi dengan Israel baik secara langsung maupun tidak Dilansir dari media online Republika. /11/. menurut pengamat marketing Yuswohady, aksi boikot yang berafiliasi pada Israel merupakan isu yang sensitif terlebih lagi di Indonesia. AuIni isu yang sensitif, apalagi di Indonesia itu sejarah bagaimana relasi kita Palestina sekali, sehingga Artinya, brand seharusnya mainnya netral-netral sajaAy (Intan, 2. Organisasi dan badan otoritatif seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau (Khoiruman & Wariati, 2023. Mairiza et al. , 2024. Nurlaela, 2. Beberapa produk yang seringkali dihindari yaitu termasuk teknologi, perlengkapan militer, makanan, dan produk-produk lain yang terkait dengan perusahaan-perusahaan Israel. Dilansir dari media online Ekonomibisnis. /11/. produk-produk yang terafiliasi dengan Israel tersebut antara lain terdiri dari makanan dan minuman seperti Danone. McDonald's. Starbucks. Coca-Cola. Burger King. Pizza Hut. Papa John's. Nestle. Jaffa. Eden. Strauss. Tivall. Nestle. Teknologi yaitu Motorola. Intel. Ibm. AOL. Meta. Kosmetiik yaitu LAoOreal. Revlon. Estee Lauder. Kimberly-Clark. Pakaian yaitu M&S. Timberland. River Island. Delta (Nurdifa, 2. Di Indonesia, terdapat sikap yang menolak penggunaan atau pembelian produk dari Israel sebagai bentuk dukungan hak asasi manusia terhadap perjuangan Palestina. Hal ini membuat MUI (Majelis Ulama Indonesi. mengeluarkan fatwa Nomor 83 tahun 2023 Tentang Hukum Dukungan terhadap Palestina yang diresmikan pada 08 November 2023. Dian Nita memberitakan melalui Kompas. tv pada . /11/. , dalam konferensi persnya Asrorun Niam ketua MUI bidang fatwa pada JumAoat . /11/. mengatakan bahwa mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina atas agresi Israel hukumnya wajib. Sebaliknya, mendukung Israel dan mendukung produk yang pro Israel hukumnya haram. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa yang mengharamkan produk-produk Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 1. Maret 2025: 75-84 Israel ini juga sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Kompas. com dan Republika. id menjadi salah dua media yang terus menyoroti pemberitaan konflik tersebut untuk terus mempublikasikan berita-berita ter update. Media online Kompas. com merupakan portal berita online yang hadir di internet pada 14 September 1995 dengan nama Kompas Online. Ideologi media Kompas adalah media nasionalis yang mengedepankan nilai-nilai demokrasi. Kompas juga seringkali dikenal sebagai media yang isi pemberitaannya bersifat objektif dan memiliki pendekatan yang Sementara itu. Republika. id merupakan media yang didirikan oleh kalangan komunitas Islam di Indonesia yaitu Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) sejak 17 Agustus 1995. Media Republika merupakan media yang menerapkan pedoman pemberitaan yang profesional tanpa meninggalkan misi keislaman. Melihat peristiwa yang telah dipaparkan di atas, penulis tertarik untuk mengkaji framing pemberitaan yang dimuat oleh Kompas. com dan Republika. id terhadap pemberitaan fatwa MUI tentang pengharaman produk pro Israel. Model analisis framing yang digunakan ialah model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang terdiri dari 4 struktur perangkat framing yaitu, struktur sintaksis, struktur skip, struktur tematik dan struktur retoris. Adapun pemberitaan yang diteliti merupakan pemberitaan yang berbasis online pada portal berita yang berkaitan dengan konflik peperangan antara Palestina dengan Israel. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami perbedaan pembingkaian (Framin. melalui model analisis framing Pan & Kosicki . 3, 2. dengan penjelasan melalui struktur sintaksis, skrip, tematik dan retoris atas konstruksi realitas dampak dari konflik Israel-Palestina terhadap produk yang berkaitan dengan negara Israel. Pembingkaian ini dilakukan oleh media dengan latar belakang yang berbeda, dimana Kompas. com merupakan media yang bersifat nasionalis dan humanis sedangkan media Republika. id merupakan media yang mengakomodasi kepentingan Islam. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Penelitian ini seringkali menonjolkan perspektif subjek berupa bahasa tulisan maupun lisan dari orang dan pelaku yang dapat diamati (Yusanto. Proses dan makna dari penelitian kualitatif menggunakan landasan teori sebagai Ningrum. Gusmiana Cahya. Yusup. Eka. Susanto. Tri. Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI pondasi untuk mendukung suatu penelitian supaya sesuai dengan fakta yang ada di lapangan (Pratama & Apriani, 2. Dalam pengolahan data, terdapat beberapa jenis data yang perlu kita ketahui yaitu: Data primer Data yang diperoleh langsung dari sumbernya melalui penelitian atau pengumpulan data secara langsung. Data primer dapat diperoleh melalui observasi, wawancara, hasil tes dan lainnya. Adapun data yang diperoleh oleh peneliti yaitu hasil observasi non pengamatan dan website/artikel searching dari sumber berita yang dimuat oleh media online Kompas. com dan Republika. Data Sekunder Data yang diperoleh secara tidak langsung karena merupakan data yang sudah ada dan dikumpulkan oleh pihak lain untuk tujuan yang berbeda dari penelitian yang sedang dilakukan. Data yang diperoleh dari sumber yang sudah ada yaitu buku, jurnal, laporan, maupun yang berbasis data. Data sekunder ini bersifat pelengkap dan penguat dari data primer. Tabel 1 Pemberitaan Yang Diambil No. Judul Berita Fatwa MUI: Dukung Kemerdekaan Palestina Wajib. Dukung Israel Haram Kata Media Asing Soal Fatwa Haram MUI Mendukung Agresi Israel Marak Boikot Produk Pro Israel. Bagaimana Dampaknya Menurut Pengusaha Ritel? MUI Buka Suara soal Beredarnya Daftar 121 Produk Pendukung Israel yang Viral Setelah Terbitnya Fatwa MUI BPJPH Imbau Masyarakat Selektif dalam Boikot Produk yang Dianggap Dukung Israel Fatwa MUI: Haram Dukung Israel dan Pendukungnya! Ada Fatwa Haram MUI. Seberapa Kuat Masyarakat Indonesia Mampu Boikot Produk Israel? Fatwa Haram 'Dukung Israel'. Bagaimana Jika Sudah Telanjur Beli Produknya? Boikot Produk Pro-Israel Bisa Turunkan Transaksi Hingga 50 Persen Ikut Aksi Boikot Produk Pro Israel. Sejumlah Pengusaha Ganti Bahan Bakunya Edisi Media 10 November 2023 Kompas. 11 November 2023 Kompas. 13 November 2023 Kompas. 16 November 2023 Kompas. 18 November 2023 Kompas. 10 November 2023 Republika. 12 November 2023 Republika. 13 November 2023 Republika. 15 November 2023 Republika. 19 November 2023 Republika. Teknik pengumpulan data adalah metode atau teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yang akan diteliti dalam penelitian. Teknik ini memerlukan langkah yang strategis dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid dan sesuai dengan Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 1. Maret 2025: 75-84 Beberapa teknik pengumpulan data yang umum digunakan meliputi observasi . , wawancara, dokumentasi, serta triangulasi. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi atau analisis berdasarkan data yang ada pada media massa. Teknik dokumentasi dilakukan dengan cara mengumpulkan data-data dari dokumen tertulis, arsip, catatan, atau sumber lain yang sudah ada sebelumnya. Dalam penelitian ini penulis melakukan teknik pengumpulan data dari berbagai sumber di media online terutama Kompas. com dan Republika. Teknik pengumpulan data ini diperoleh dengan cara mengambil bagian potongan berita yang dimuat pada media tersebut dengan meng-capture setiap berita yang dibutuhkan untuk penelitian. Adapun susunan teknik pengumpulan data yang digunakan sebagai berikut: Observasi Non Pengamatan Observasi non-pengamatan adalah teknik pengumpulan data yang tidak melibatkan pengamatan langsung terhadap subjek atau objek penelitian. Sebagai gantinya, peneliti mengandalkan sumber-sumber data yang sudah ada atau data yang dikumpulkan melalui metode tidak langsung, seperti analisis dokumen, rekaman, atau data digital. Teknik ini sering digunakan dalam situasi di mana pengamatan langsung tidak memungkinkan atau tidak praktis, atau ketika peneliti ingin mengakses data historis atau data dalam jumlah besar yang telah dikumpulkan oleh pihak lain. Observasi non-pengamatan memberikan fleksibilitas bagi peneliti untuk mengumpulkan data tanpa perlu hadir di lapangan, tetapi tetap memerlukan keahlian dalam menginterpretasi dan menganalisis informasi yang diperoleh dari sumber sekunder. Website/Artikel Searching Website/Artikel Searching merupakan proses pengumpulan informasi dari sumbersumber online yang tersedia di internet, seperti situs web, jurnal ilmiah, blog, atau artikel berita. Teknik ini melibatkan penggunaan mesin pencari atau akses langsung ke database online untuk menemukan, mengumpulkan, dan menganalisis data yang relevan dengan topik penelitian. Pencarian ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan data terbaru dan luas dari berbagai sumber global tanpa batasan Meskipun demikian, penting bagi peneliti untuk menilai kredibilitas dan validitas informasi yang diperoleh, mengingat kualitas dan keandalan data dari internet bisa sangat bervariasi. proses pengumpulan data in dilakukan sebagai Ningrum. Gusmiana Cahya. Yusup. Eka. Susanto. Tri. Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI tambahan pendukung untuk mendapatkan innformasi secara optimal sesuai dengan analisis framing. HASIL DAN PEMBAHASAN Penulis melakukan analisis framing terhadap pemberitaan fatwa MUI tentang pengharaman produk pro Israel di media online Kompas. com dan Republika. id dengan rentang waktu yang dimuat dari kedua media online tersebut sejak 10 November 2023 sampai 19 November 2023. Adapun penyajiannya diurutkan sesuai dengan urutan waktu kronologis penerbitan berita pada masing-masing media. Analisis ini menggunakan model analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki untuk mengkaji pembingkaian berita di media online Kompas. com dan Republika. id terkait pemberitaan fatwa MUI tentang pengharaman produk pro Israel secara sintaksis, skrip, tematik, serta retoris. PEMBAHASAN: Perbandingan Framing Berita Terkait Fatwa MUI di Media Online Kompas. com dan Republika. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diteliti, dapat ditemukan bahwa terdapat beberapa perbedaan pembingkaian dari media online Kompas. com dan Republika. dengan menggunakan perangkat analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki yakni struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Pembahasan rangkuman pembingkaian berita dari media online Kompas. com dan Republika. id ditemukan pada Struktur sintaksis pada Kompas. com membentuk anggapan bahwa masyarakat harus dapat berpikir lebih terbuka lagi untuk tidak asal memboikot produk yang dianggap pro Israel. Hal ini sesuai dengan headline pada berita ke lima Kompas. com yang berjudul AuBPJPH Imbau Masyarakat Selektif dalam Boikot Produk yang Dianggap Dukung IsraelAy. Sedangkan pada berita Republika. id lebih menyuguhkan pemberitaan yang sifatnya mengajak supaya pembaca dapat ikut melakukan aksi boikot yang dianggap pro Israel. Hal ini sesuai dengan headline pada berita ke lima Republika. id yang berjudul AuIkut Aksi Boikot Produk Pro Israel. Sejumlah Pengusaha Ganti Bahan BakunyaAy. Struktur skrip pada Kompas. com dan Republika. id disusun dengan pola yang teratur dan lengkap sesuai dengan rumus 5w 1h. Struktur skrip pada Kompas. com secara efektif menyampaikan informasi dari berbagai perspektif baik dari pihak otoritas agama seperti Amirsyah Tambunan (Sekretaris Jenderal MUI). Anwar Abbas (Wakil Ketua MUI), media asing seperti (First Post dari India. Al-Arabiya dari Arab Saudi. CNA dan Straits Time Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 1. Maret 2025: 75-84 dari Singapur. , maupun pelaku industri seperti Solihin (Sekretaris Jenderal APRINDO), serta Aqil Irham . epala BPJPH). Hal ini ditujukan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai isu yang dibahas, khususnya mengenai fatwa MUI akan dampak yang terjadi kemudian disertai solusi berupa imbauan. Sedangkan skrip pada Republika. id menggiring opini pembaca untuk menyadari bahwa fatwa haram MUI terhadap produk pro Israel sangat berpengaruh dan harus diikuti. Republika. id alur pemberitaan yang dilihat dari pihak otoritas agama seperti KH. Asrorun Niam (Ketua MUI bidang Fatw. , pihak akademisi yaitu Irfan Syauqi Beik (Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB), founder halal corner yaitu Aisha Maharani, pandangan untuk pelaku industri seperti Uswati Leman (Sekretaris Jenderal AP3MI), serta pengusaha yaitu Najla Bisyir (Pengusaha Bittersweet By Najl. Hal ini juga ditujukan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai isu yang dibahas, khususnya mengenai fatwa MUI akan dampak yang terjadi dan disertai kalimat ajakan seperti ikut aksi boikot. Struktur tematik pada Kompas. com menekankan tema pendekatan yang terencana untuk membangun pemahaman yang mendalam mengenai isu-isu seputar fatwa MUI terkait dukungan untuk Palestina dan boikot terhadap produk pro-Israel. Setiap berita menggarisbawahi aspek boikot produk Israel, mulai dari fatwa haramnya dukungan, menyoroti dampak global dari fatwa dengan mengutip pandangan media internasional, dampak boikot terhadap sektor ritel, klarifikasi kesalahpahaman daftar list produk yang diboikot, hingga menekankan pentingnya selektivitas dalam boikot untuk menghindari dampak negatif pada tenaga kerja. Secara keseluruhan, struktur tematik ini menciptakan narasi yang mendukung pemahaman pembaca mengenai kompleksitas isu yang dihadapi. Sedangkan tematik pada Republika. id menekankan tema pendekatan yang sifatnya mengajak seperti mengarahkan pembaca untuk wajib mendukung fatwa haram MUI. Republika. id menekankan tema mengharamkan dukungan terhadap Israel dan Setiap berita menggarisbawahi aspek boikot produk Israel, mulai dari fatwa haramnya dukungan, evaluasi kekuatan masyarakat dalam memboikot, pandangan tentang pentingnya daftar produk yang ditinjau, dampak ekonomi boikot pada pasar dan usaha lokal yang dapat menurunkan transaksi sebesar 50% hingga pelaku usaha yang mengganti bahan bakunya untuk ikut melakukan aksi boikot. Semua berita secara konsisten berfokus pada upaya mendukung perjuangan Palestina dan dampak dari aksi boikot tersebut. Ningrum. Gusmiana Cahya. Yusup. Eka. Susanto. Tri. Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI Struktur retoris pada Kompas. com dan Republika. id sama-sama menegaskan bahwa informasi yang disajikan dalam berita tersebut sesuai dengan topik yang menjadi Penggunaan gambar dalam berita Kompas. com sesuai dengan informasi pada headline seperti gambar mural dan warga yang marah di bandara untuk merepresentasikan solidaritas terhadap Palestina, memperkuat tema kemanusiaan dan dukungan global. Gambar troli di supermarket dan daftar produk pro-Israel menekankan konteks berita tentang boikot produk, sedangkan foto Kepala BPJPH yaitu Muhammad Aqil Irham menegaskan otoritas sumber dalam menyampaikan informasi. Gambargambar ini mendukung dan memperjelas pesan utama berita. Sedangkan Republika. berita yang disampaikan banyak menggunakan gambar atau foto-foto tokoh seperti Ketua MUI. Irfan Syauqi Beik, dan Najla Bisyir yang merepresentasikan bahwa pernyataan dan informasi dalam berita berasal langsung dari mereka. Hal ini ditujukan untuk menambah kredibilitas pada isi berita. Selain itu, gambar-gambar yang mendukung topik seperti boikot produk Israel dan pengecekan produk di swalayan digunakan untuk menekankan tema utama berita dan mencocokkan isi dengan headline yang disajikan. Tabel 2. Pembahasan: Perbandingan Framing Pemberitaan Fatwa MUI di Media Online Kompas. com dan Republika. Struktur Sintaksis Skrip Tematik Retoris Kompas. Republika. Headline menonjolkan informasi yang Headline menonjolkan informasi keberpihakan bersifat netral seperti pendapat media dengan menggunakan kata AuharamAy sebanyak 3 asing, dampak terhadap pengusaha retail kali dalam 3 headline, dan kalimat ajakan Auikut dan imbauan untuk selektif dalam boikot aksi boikotAy. Lead, latar belakang informasi, produk pro Israel. Lead, latar belakang kutipan, dan pernyataan sesuai dengan isi informasi, kutipan, dan pernyataan sesuai pemberitaan. Sumber utamanya menggunakan dengan isi pemberitaan. Sumber utama LSM dan 1 sumber media sosial. Lembaga Swadaya Masyarakat, beberapa media asing dan lembaga pemerintah non kementerian. Unsur sumber 5w 1H lengkap. Unsur sumber 5w 1H lengkap. Paragraf, proposisi menggunakan kalimat Paragraf, proposisi menggunakan kalimat yang yang koheren dan terdapat sebab akibat. koheren dan terdapat sebab akibat. Hubungan Hubungan antar kalimat lebih banyak antar kalimat lebih banyak menggunkan kata Auia menggunakan kata AudalamAy. dan dirinyaAy. Gambar banyak Gambar atau foto lebih banyak menggunakan menggunakan gambar ilustrasi seperti foto narasumber seperti foto Ketua MUI, gambar mural, troli di supermarket dan 1 Akademisi Irfan Syauqi Beik, dan Pengusaha foto narasumber Kepala BPJPH. Terdapat 1 Najla Bisyir. Semua foto disertai dengan caption. gambar yang tidak berisi caption. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan (JISP). Volume 6. Nomor 1. Maret 2025: 75-84 Gambar 1. Berita Kompas. com dengan judul AuFatwa MUI: Dukung Kemerdekaan Palestina Wajib. Dukung Agresi Israel HaramAy Gambar 2. Berita Republika. id dengan judul AuFatwa MUI: Haram Dukung Israel dan Pendukungnya!Ay. SIMPULAN Berdasarkan uraian hasil dan pembahasan di atas dengan mengkaji pembingkaian sepuluh berita yang dirilis oleh media Kompas. com dan Republika. id dari tanggal 10 November 2023 sampai 19 November 2023, maka dapat disimpulkan hasil analisis framing pemberitaan fatwa MUI tentang pengharaman produk pro Israel di media online Kompas. com dan Republika. id dengan menggunakan perangkat analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M Kosicki yakni sebagai berikut. Kompas. com mengemas berita dengan framing yang sesuai ideologi media Kompas yaitu merupakan media nasionalis yang mengedepankan nilai-nilai demokrasi. Sehingga berita yang ada pada Kompas bersifat netral dimana Kompas. com mengajak masyarakat untuk lebih selektif dalam melakukan aksi boikot yang terafiliasi dengan Israel. Sementara dalam pembingkaian berita Republika. id, kontroversi fatwa haram MUI terhadap produk yang terafiliasi Ningrum. Gusmiana Cahya. Yusup. Eka. Susanto. Tri. Analisis Framing Pemberitaan Fatwa MUI dengan Israel dikemas dengan cara menyuguhkan berita yang lebih terang-terangan mengarahkan pembaca untuk wajib mengikuti fatwa haram MUI dengan melakukan aksi boikot produk pro Israel. Hal ini juga sesuai dengan ideologi media Republika yaitu merupakan media yang menerapkan pedoman pemberitaan yang professional tanpa meninggalkan misi keislaman. DAFTAR PUSTAKA