Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) Vol. No. 3Agustus2023 e-ISSN:2963-5497. p-ISSN:2963-5047. Page 76-89 DOI: https://doi. org/10. 55606/jimas. Volatilitas Pendapatan terhadap Ketahanan Keuangan Petani di Desa Tegalrejo Blitar Pasca Pandemi Covid-19 Arma Yuli Fitriasari1. Filzah Primardiningtyas2. Rafa Syahrul Amrulloh3. Maria Yovita R Pandin4 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya1,2,3,4 Alamat : Jl. Semolowaru No. Menur Pumpungan. Kec. Sukolilo. Surabaya. Jawa Timur 60118 Korespondensi penulis: yofita_87@untag-sby. Abstract. Economic activity in Indonesia affects the level of state income. One sector that makes a large contribution to national income is the agricultural sector. In addition, this sector also contributes in terms of absorbing labor in the provision of food and provision of raw Thus, this article discusses how the Covid-19 pandemic can affect the rise and fall of the financial resilience of farmers, the volatility of income before and after the pandemic, especially for farmers in Tegalrejo Village. Blitar Regency. The purpose of this research is to find out how farmers maintain their economy amidst storms such as Covid-19, transition, pests. The method of analysis used is descriptive qualitative by conducting interviews with farmers to obtain data. From the objectives and methods that have been used, it is known that every farmer in Tegalrejo Village has different income from one another, especially when the Covid19 Pandemic hit and after the pandemic. In addition, many factors also affect the rise and fall of farmers' income. Keyword : Covid-19. Financial Resilience. Volatility. Income Abstrak. Aktivitas perekonomian di Indonesia mempengaruhi tinggi rendahnya pendapatan Salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar dalam pendapatan nasional adalah sektor pertanian. Selain itu, sektor ini juga memberikan kontribusi dalam hal penyerapan tenaga kerja penyediaan pangan dan penyediaan bahan baku. Dengan demikian, dalam artikel ini membahas mengenai bagaimana pandemi covid-19 ini dapat mempengaruhi naik dan turunnya kondisi ketahanan keuangan dari para petani, volatilitas pendapatan sebelum dan sesudah pandemi khususnya pada petani di Desa Tegalrejo. Kabupaten Blitar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana petani mempertahankan ekonomi mereka di tengah badai seperti covid-19, pancaroba, hama. Metode analisa yang dilakukan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara kepada petani untuk mendapatkan data. Dari tujuan dan metode yang sudah digunakan diketahui bahwa setiap petani di Desa Tegalrejo mengalami pendapatan yang berbeda satu dengan yang lainnya terlebih saat dilanda Pandemi Covid -19 dan pasca pandemi. Selain itu, banyak faktor juga yang mempengaruhi turun naiknya pendapatan petani. Kata Kunci: Covid-19. Ketahanan keuangan. Volatilitas. Pendapatan LATAR BELAKANG Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan saja tetapi mempengaruhi sektor perekonomian, pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat. Pandemi ini menyebabkan beberapa pemerintah daerah menerapkan kebijakan pembatasan sosial Received April 30, 2023. Revised Mei 20, 2023. Juni 20, 2023 * Arma Yuli Fitriasari, yoAta_87@untag-sby. Volatilitas Pendapatan terhadap Ketahanan Keuangan Petani di Desa Tegalrejo Blitar Pasca Pandemi Covid-19 berskala besar yang berdampak terhadap pembatasan aktivitas masyarakat, termasuk aktivitas Dalam sektor ekonomi banyak pegawai yang terkena PHK, ruko-ruko yang tutup karena beralih ke sistem online. Selain itu, petani pun mengalami dampak yang sama salah satunya turunnya harga jual bahkan mereka juga tidak dapat mengekspor hasil panennya ke luar kota dikarenakan pembatasan sosial tersebut. Pertanian didorong oleh pemerintah agar mampu dalam menghadapi krisi pangan saat adanya pandemi Covid-19 ini, karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar umat manusia. dalam situasi seperti ini adalah adanya jaminan akses pangan yang mudah didapat dengan harga yang wajar atau normal bagi seluruh Oleh sebab itu, pemerintah baik pusat maupun tingkat daerah mengeluarkan sebuah kebijakan untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 serta kebijakan-kebijakan yang bersifat penanggulangan dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi ini. Bagi para petani di masa pandemi, ketahanan keuangan akan menjadi indikator yang penting dalam pengelolaan perputaran keuangan bisnisnya. Ketahanan keuangan diantaranya ditunjukkan dengan kemampuan dalam menjaga arus kas dalam posisi likuid pada berbagai risiko yang dihadapi. Untuk itu, ketahanan keuangan semasa pandemi menjadi hal yang perlu dipelajari, sebab ketahanan keuangan tersebut tidak Ketahanan keuangan para petani di Indonesia dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti cuaca, ketersediaan sumber daya, harga komoditas, dan akses pasar. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah didapatkan pada 2020, tingkat kemiskinan di perdesaan mencapai 14,47% atau sekitar 14,74 juta jiwa. Ini menunjukkan bahwa banyak petani di Indonesia masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Hal ini menyebabkan kekhawatiran bagi masyarakat, dalam menghadapi ketidakpastian ini membutuhkan sebuah dana darurat dengan berinvestasi. Selain itu, dengan mencoba bisnis lain di sektor yang berbeda. Sebab, jika tidak menggunakan dana darurat pendapatan akan terus menurun dan tidak sepadan dengan pengeluarannya. Dampak inilah yang menyebabkan beberapa dari petani mencoba untuk mencari sumber penghasilan tambahan agar pendapatannya tetap stabil. Volatilitas terhadap harga produk atau komoditas, yang merupakan terjadi karena adanya penjual dan pembeli. Harga yang terjadi sangat dipengaruhi oleh jumlah barang yang ditransaksikan dan permintaan pasar yang meningkat mengakibatkan harga beli semakin meningkat, jika semakin banyaknya komoditas yang dijual akan mengakibatkan harga beli semakin turun. volatilitas harga komoditas ini dapat meningkatkan resiko kemiskinan dan ketidakstabilan sosial jika tidak diatasi dengan baik, banyak faktor yang mempengaruhi permintaan atau penawaran dalam pembentukan harga, komoditas pangan atau pertanian JIMAS - Vol. No. 3 Agustus 2023 pembentukan harga ini disinyalir lebih dipengaruhi oleh sisi penawaran . upply shoc. karena permintaan cenderung stabil mengikuti perkembangan trennya. Deingan deimikian, teirdapat beibeirapa hal yang dapat dilakukan untuk meinjaga keitahan keiuangan di masa pandeimi, antara lain seilalu ceik kondisi arus kas . eirutama jika meingalami peingeiluaran leibih beisar daripada peimasuka. , ceik rasio utang . eirutama jika rasio cicilan seimua hutang leibih beisar teirhadap peindapatan leibih beisar dari 35%), ceik dana darurat . eirutama jika dana darurat masih kurang dari 3 bulan keibutuhan hidu. , proteiksi keiseihatan dan jiwa . eirutama jika proteiksi yang dimiliki beilum meimada. Dalam peineilitian ini akan meimbahas meingeinai keitahanan keiuangan peitani di Deisa Teigalreijo. Wlingi. Kabupatein Blitar pasca Pandeimi Covid-19. Peirtanian meirupakan salah satu seiktor kunci peireikonomian di Indoneisia. Pada tahun 2020 awal Indoneisia dilanda oleih pandeimi Covid-19, hal ini yang meinyeibabkan turunnya beibeirapa seiktor di Indoneisia. Keitika seiktor lain turun drastis, seiktor peirtanian meinjadi peinyeilamat peireikonomian nasional kareina satu-satunya seiktor yang tumbuh positif 2,59% seicara yeiar on yeiar pada kuartal IV tahun 2020. Meiskipun dinilai tumbuh positif, banyak peitani yang meingeiluhkan bahwasanya peindapatannya sangat minim akibat Covid-19 ini. Rumusan Masalah Bagaimana cara meimpeirtahankan keitahanan keiuangan di masa pandeimi covid-19? Bagaimana cara meingatasi peinurunan volatilitas peindapatan di masa pandeimi covid19? Bagaimana cara peimulihan peindapatan di masa pasca pandeimi? Apakah peindapatan dan peingeiluaran seilama pandeimi sampai pasca pandeimi Tujuan Penelitian Meingeitahui cara meimpeirtahankan keitahanan keiuangan di masa pandeimi covid19 Meingeitahui cara meingatasi peinurunan volatilitas peindapatan di masa pandeimi Meingeitahui cara peimulihan peindapatan di masa pasca pandeimi Meingeitahui seipadan atau tidaknya peindapatan dan peingeiluaran seilama pandeimi sampai pasca pandeimi. Volatilitas Pendapatan terhadap Ketahanan Keuangan Petani di Desa Tegalrejo Blitar Pasca Pandemi Covid-19 STUDI PUSTAKA Ketahanan Keuangan Menurut (Lusardi. Tufano, & Schneider, 2. adalah Ketahanan finansial sebagai kemampuan individu untuk mengumpulkan dana darurat dari berbagai sumber saat dibutuhkan. Ketahanan keuangan adalah kemampuan individu untuk mengakses dan memanfaatkan kemampuan internal serta sumber daya eksternal yang sesuai dapat diterima, dapat diakses serta mendukung saat individu atau keluarga mengalami kesulitan keuangan (Salignac. Marjolin. Reeve, & Muir, 2. Ketahanan financial (Financial Resilienc. didefinisikan sebagai kemampuan untuk menahan peristiwa kehidupan yang berdampak pada pendapatan dan / atau aset seseorang (Klapper & Lusardi, 2. Ketahanan finansial merupakan output dari bagaimana seseorang dapat bertahan meskipun ada masalah finansial. setiap orang memiliki daya serap untuk mengatasi guncangan kehidupan. Kemampuan untuk bertransformasi memerlukan prediksi keuangan yang cermat agar rumah tangga dapat mengatur ulang jumlah dana yang dibutuhkan secara detail untuk kebutuhan pengeluaran darurat (Pandin. Sandari. Surahman, & Daengs, 2. Keitahanan keiuangan adalah keimampuan seiseiorang untuk beirtahan dan pulih dari keisulitan seirta gangguan keiuangan dalam jangka waktu teirteintu. Keitahanan keiuangan meirupakan suatu proseis beirkeilanjutan yang bisa meinyeilamatkan seiseiorang dari keiteirpurukan keiuangan seimeintara untuk jangka waktu yang panjang. Pada tahun 2020 sampai deingan 2022 keitahanan keiuangan sangat teirganggu beirakibat peirtumbuhan peireikonomian yang tidak hanya di kota meilainkan di deisa sangat teirganggu yang dikareinakan adanya wabah covid-19. pada saat teirjadinya covid-19 seimua dibatasi untuk meinceigah peinularan wabah ini. Dampak covid-19 ini dirasakan oleih seimua kalangan masyarakat, mulai dari peimeirintahan, karyawan pabrik, maupun peitani. Banyak keirugian yang dirasakan oleih masyarakat Indoneisia akan dampak pandeimi ini. Pada keiadaan krisis seipeirti pandeimi tahun 2020, peilaku diharapkan untuk meimiliki keitahanan keiuangan yang kuat. Keitahanan ditunjukkan deingan beirlomba untuk meimbuat peireincanaan dan peingeilolaan keiuangan. Keitahanan keiuangan tidak hanya dipeingaruhi oleih peindapatan saja. Keimampuan dalam meingeilola aseit yang likuid seirta meinyeidiakan dana darurat harus dimiliki individu agar meimpeiroleih keitahanan keiuangan yang kuat. Disamping itu, peilaku harus meimiliki analisis yang baik dalam upaya meimpeiroleih dana pinjaman deingan jasa paling eifisiein. Beirikut beibeirapa faktor-faktor dari keitahanan JIMAS - Vol. No. 3 Agustus 2023 Peindapatan dan Peingeiluaran: Keitahanan keiuangan teirgantung pada seibeirapa beisar peindapatan yang dihasilkan dan bagaimana peingeiluaran diatur. Seimakin beisar peinghasilan dan seimakin reindah peingeiluaran, seimakin tinggi keitahanan keiuangan. Tabungan dan Inveistasi: Tabungan dan inveistasi yang cukup peinting dalam meingatasi situasi darurat dan meimpeirsiapkan masa deipan. Seimakin tinggi tingkat tabungan dan inveistasi, seimakin tinggi keitahanan keiuangan. Utang dan Kreidit: Utang dan kreidit bisa meimbantu dalam meingatasi situasi darurat dan meimpeirluas keiseimpatan keiuangan, teitapi seimakin tinggi hutang dan kreidit, seimakin reindah keitahanan keiuangan. Volatilitas Volatilitas meirupakan ukuran statistik yang digunakan untuk meinunjukkan peinyeibaran imbal hasil seikuritas atau indeiks pasar teirteintu. Volatilitas biasanya juga dikatakan seibagai indikator yang digunakan untuk meinunjukkan stabilitas pasar keiuangan. Ada dua jeinis volatilitas, yaitu volatilitas tinggi dan volatilitas reindah. Keitika volatilitas tinggi teirjadi peinurunan atau keinaikan harga-harga seicara tajam. Seimeintara keitika volatilitas reindah, artinya kondisi pasar keiuangan ceindeirung seidang teinang, baik peimbeili dan peinjual tidak seidang meindominasi peirdagangan. Di pasar seikuritas, volatilitas adalah istilah yang keirap diasosiasikan deingan peirubahan beisar yang teirjadi di keidua arah. Volatilitas bisa diseibabkan oleih beincana alam, faktor eikonomi dan politik, kineirja peirusahaan atau faktor industri dan seiktor. Volatilitas keiuangan dapat meimpeingaruhi keiputusan inveistasi dan portofolio. Inveistor ceindeirung meincari aseit yang meimbeirikan peingeimbalian yang leibih tinggi teitapi deingan risiko yang leibih reindah. Volatilitas keiuangan dapat meimpeingaruhi keiputusan keibijakan moneiteir dan fiskal oleih peimeirintah dan bank seintral. Meireika dapat meinggunakan keibijakan moneiteir dan fiskal untuk meingurangi volatilitas keiuangan atau meimpeirkuat peireikonomian seicara keiseiluruhan. Volatilitas biasanya diukur deingan meinggunakan standar deiviasi dari peingeimbalian aseit atau indeiks pasar. Volatilitas dapat teirjadi di seimua pasar keiuangan, teirmasuk pasar saham, pasar obligasi, pasar valuta asing, dan pasar komoditas. Pendapatan Pendapatan adalah penghasilan yang timbul dari aktivitas perusahaan yang biasa dikenal dengan sebutan yang berbeda seperti penjualan, penjualan jasa . , bunga, dividen, royalti, dan sewa. Meinurut (Harnanto, 2. meinuliskan bahwa peindapatan adalah Aukeinaikan atau beirtambahnya aseit dan peinurunan atau beirkurangnya liabilitas peirusahaan yang meirupakan akibat dari aktivitas opeirasi atau peingadaan barang dan jasa keipada Volatilitas Pendapatan terhadap Ketahanan Keuangan Petani di Desa Tegalrejo Blitar Pasca Pandemi Covid-19 masyarakat atau konsumein pada khususnya. (Fuad & M, 2. peindapatan dideifinisikan seibagai peiningkatan jumlah aktiva atau peinurunan keiwajiban, seibagai akibat dari peinjualan barang dan jasa keipada pihak lain dalam peiriodei akuntansi teirteintu. Gaji dan upah adalah balas jasa teirhadap keiseidiaan meinjadi teinaga keirja. Beisar gaji atau upah seiseiorang, seicara teioritis sangat teirgantung dari produktivitasnya, ada beibeirapa cara untuk meimpeingaruhi produktivitas yaitu deingan : keiahlian, mutu modal manusia, kondisi keirja. Aseit produktif meirupakan aseit yang meimbeirikan peimasukan atas balas jasa peinggunaannya ada dua keilompok yaitu : keilompok aseit finansial dan aseit non finansial. Peindapatan (Reiveinue. suatu peirusahaan seilain meimpeiroleih peindapatan yang beirasal dari keigiatan utama juga meimpeiroleih peindapatan yang beirasal dari keigiatan transaksi lainnya, maka peindapatan dapat dibeidakan dalam dua keilompok yaitu Peindapatan Opeirasional (Opeirating Reiveinue. dan Peindapatan Non Opeirasional (Non Opeirating Reiveinue. Peindapatan Opeirasional (Opeirating Reiveinue. meirupakan hasil yang didapat langsung dari keigiatan opeirasional suatu peirusahaan seibagai hasil usaha pokok yang dilakukan oleih peirusahaan. Peindapatan opeirasional meirupakan ukuran yang meinunjukkan seibeirapa beisar peirusahaan yang akan meinjadi keiuntungan. Peindapatan Non opeirasional (Non Opeirating Reiveinue. meirupakan peindapatan yang diteirima oleih peirusahaan yang tidak ada hubungannya deingan usaha pokok yang dilakukan peirusahaan dalam keigiatannya. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini membahas persoalan tentang ketahanan keuangan, objek penelitiannya yaitu mengetahui volatilitas pendapatan seorang petani berada baik sebelum, saat, sesudah pandemi, disisi lain banyak juga faktor diluar tersebut. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari wawancara dengan para petani dalam menghadapi volatilitas pendapatannya. Tempat penelitian ini dilakukan didesa Tegalrejo, kabupaten Blitar Meitodei yang dilakukan adalah peineilitian kualitatif kareina upaya peineiliti meingumpulkan data yang didasarkan pada latar alamiah. Teintu saja, kareina dilakukan seicara alamiah atau natural, hasil peineilitiannya pun juga ilmiah dan dapat dipeirtanggung JIMAS - Vol. No. 3 Agustus 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Peindapatan salah satu aspeik untuk mampu beirtahan dalam meimeinuhi keihidupan seihari hari, apalagi bagi informan yang peindapatan meireika tidak meineintu dan teirkadang biaya-biaya peingeiluaran tidak seipadan deingan peindapatan yang meireika inginkan, kami meiwawancarai beibeirapa peitani untuk meimbeirikan stateimeint teirhadap peingaruh & peindapatan pada saat seibeilum dan seisudah pandeimi, ada 5 narasumbeir yang didapatkan. pada saat seibeilum pandeimi 2019 informan 1 meingalami gagal panein akibat peinyakit dan hama yang meinjadikan gagal panein total, seilain itu ada beibeirapa beibeirapa faktor yang dapat meimpeingaruhi teirteintu yaitu : Faktor Iklim atau Cuaca Cuaca yang buruk seipeirti keikeiringan, banjir atau seirangan hama dapat meimbuat produksi peitani meinurun. Hal ini dapat meingakibatkan peinurunan jumlah hasil panein dan kualitasnya, seihingga meingurangi peindapatan peitani. Faktor Hama atau Peinyakit hama adalah seigala seisuatu yang meingganggu proseis peirtumbuhan peirtanian seihingga hasil yang diharapkan tidak maksimal kareina hama teirseibut, peinyakit kareina gangguan yang teirjadi pada fungsi fisiologis tanaman yang diseibabkan oleih adanya peinyakit patogein, geijala layu, meingeiring, dll Faktor Distribusi atau Peimasaran Peitani seiringkali meinghadapi keindala dalam peimasaran dan distribusi hasil panein meireika, teirutama dalam meincapai pasar yang leibih luas. Kurangnya akseis kei pasar modeirn atau kurangnya keiahlian dalam neigosiasi harga dapat meimbuat peitani meinjual hasil panein meireika di harga yang leibih reindah dari nilai seibeinarnya. Beibeirapa dari faktor yang pada umumnya, faktor-faktor teirseibut bisa saja beirtambah teirgantung deingan situasi apa dan bagaimana yang ada di lapangan peirmasalahan tidak seilalu sama. Informan 1 yang kami wawancarai ini meimpunyai lahan seiluas 4120m peirseigi atau 330 ru, informan 1 ini adalah salah satu peitani cabei yang beirusaha untuk meimpeirtahankan, meingatasi, meimulihkan peireikonomian kareina peindapatan dan cuaca yang tidak meineintu meimbuatnya untuk beirganti meinanam pada sayur-sayuran saat di awal Seibeilum covid-19 muncul, informan 1 eikspor kei luar kota atau kei luar pulau seipeirti Jakarta. Surabaya. Pontianak teitapi pada saat pandeimi tidak dapat eikspor kareina keibijakan peimeirintah untuk lockdown atau peinutupan aktivitas seicara total, yang meingakibatkan supply meinjadi didaeirah seindiri meinjadi meinumpuk yang meingakibatkan Volatilitas Pendapatan terhadap Ketahanan Keuangan Petani di Desa Tegalrejo Blitar Pasca Pandemi Covid-19 harga stabil dan bisa saja meinjadi turun kareina banyaknya stok yang meinumpuk seihingga peindapatannya ikut meinurun. Akan teitapi peindapatannya ini sangat reilatif meingikuti pasar jika harga seidang tinggi maka peindapatan akan meinjadi tinggi, seibaliknya jika harga jual reindah maka peindapatan akan meinjadi reindah teirgantung akan situasi pasar. Pada saat 2019 meingalami gagal panein yang meingakibatkan biaya opeirasional meinjadi beirlipat-lipat daripada biasanya yang diakibatkan oleih hama yang saat itu seidang meinanam cabai dan hampir panein teitapi itu tidak teirjadi. Untuk meimpeirtahankan Peireikonomian di masa Pandeimi Covid-19 atau saat 2020 awal pada seiktor peirtanian itu sangat sulit. Modal untuk meinanam pada masa pandeimi covid-19 itu minimum maka dari itu solusi dari informan 1 yaitu deingan meingurangi lahan yang akan ditanami. Seiteilah meingalami gagal panein saat 2019, di tahun seilanjutnya 2020 yang beirdampingan deingan covid-19 meimulai keimbali deingan meinanam cabai di Samping meingurangi lahan peirtanian otomatis hasil peirtanian seimasa pandeimi covid-19 beirkurang atau peinghasilannya bisa diseibut meinurun. Untuk itu informan meincari cara lain lagi deingan meincari pinjaman modal leiwat bank agar teitap mampu untuk bangkit keimbali meinjadikan modal itu seibagai cara teirbaik untuk bisa meinutupi keikurangan biaya opeirasional yang teirjadi kareina panein tidak seisuai eikspeiktasi yang meinjadikan peindapatan meinurun saat awal pandeimi teirjadi teirseibut. Seiiring beirjalannya waktu pada pasca pandeimi seikitar tahun 2022 akhir sampai deingan tahun 2023 seikarang seiktor peirtanian sudah mulai meimbaik meiskipun beilum Grafik peimulihan peireikonomian sudah mulai tumbuh stabil. Usaha dari informan 1 untuk meinstabilkan peimulihan peireikonomian ini deingan cara meincari usaha lain yaitu usaha corporation syariah dan mulai untuk peiralihan meinanam dari cabei kei lahan peirtanian sayur-sayuran, yang dimana sayur-sayuran pada saat ini sudah cukup stabil. Teitapi meiskipun dalam hasil panein dan peinjualan sayur-sayuran cukup stabil, akan teitapi hasilnya masih jauh dari peindapatan harga jual cabai, jadinya sayur-sayuran tidak bisa meinggantikan peindapatan dari cabai akan teitapi seitidaknya dapat meinutupi dan meingurangi biaya Pandeimi Covid-19 ini sangat meimpeingaruhi pada peindapatan informan 1. Peindapatan informan 1 pada Covid-19 itu sangat meinurun kareina hasil yang tidak bisa dikirim kei luar kota seirta peingeiluaran yang banyak. Seihingga dapat dikatakan seimasa meingalami pandeimi, informan 1 meimiliki peindapatan yang tidak seipadan deingan Informan 1 meingatakan seimasa pandeimi beiliau meingurangi lahan yang JIMAS - Vol. No. 3 Agustus 2023 dikeirjakan dan harga dari cabei meingalami titik teireindah sampai 3000 jadi hanya dapat 12 juta padahal biaya opeirasional yang dibutuhkan seibeisar 15 juta. Beirbeida di saat seibeilum Covid-19, peindapatan yang didapat bisa meincapai 40 juta deingan harga 10. alam 4 Peindapatan teirseibut masih dikurangi deingan biaya opeirasional 15 juta seihingga dapat dikatakan untuk satu bulannya Rp. anpa gangguan hama dan peinyakit/suksei. Pada peindapatan informan 2, peindapatan dari hasil peirtanian mulai pandeimi covid19 sampai deingan pasca pandeimi covid-19 yaitu naik turun. Pada tahun 2019 informan 2 peindapatannya meingalami keinaikan kareina keibeitulan pada tahun teirseibut, tanamannya tidak teirseirang hama dan pada saat itu harga cabai naik maka dari itu peindapatannya naik seihingga dapat dikatakan pada tahun 2019, peirtanian cabai informan 2 beirhasil. Informan 2 yang kami wawancarai itu meimiliki lahan seiluas 270 ru. Pada bulan mareit 2020 covid-19 meinyeirang Indoneisia yang beirimbaskan kei seimua kalangan yang salah satunya informan Tahun 2020 peimeirintah meimbuat peiraturan seimua keigiatan harus dibatasi seihingga informan 2 tidak bisa meinjual hasil panein kei luar kota. Akibat peimbatasan beirskala beisar ini informan 2 meingalami peinurunan peindapatan, kareina tidak bisa eikspor dan hasil panein di kabupatein teirseibut meinumpuk seihingga harga jualnya turun. Pada tahun 2020 sampai deingan tahun 2021 peindapatannya meinurun dibandingkan deingan peindapatan tahun 2019 seirta pada tahun 2020 sampai deingan tahun 2021 biaya opeirasional meingalami keinaikan. Seilain meinjadi peitani, informan 2 juga meinjadi peingeimbala sapi seihingga, untuk meimpeirtahankan peireikonomian dan meingatasi peinurunan peireikonomian di masa pandeimi covid-19, pada tahun 2021 informan 2 meinjual salah satu sapinya untuk tambahan modal biaya opeirasionalnya. Seibeilumnya, peindapatan informan 2 seidang naik kareina pada tahun 2019 keibeitulan tanamannya tidak teirseirang hama seihingga hasil peirtanian tidak seiburuk hasil peirtanian yang teirseirang hama. Namun saat pandeimi covid-19 harga cabai kisaran 3000 jadi hanya meindapat 8 juta padahal biaya opeirasional yang dibutuhkan meincapai 13 juta. Seihingga biaya opeirasional leibih beisar daripada yang dipeiroleih. Pada seibeilum covid tahun 2019 peindapatan informan 2 jauh leibih banyak dibanding deingan tahun 2020 sampai deingan tahun 2021. Peindapatan tahun 2019 meincapai 1,7 kwintal seikali panein deingan harga 15. Total peindapatan seikali panein seibeisar 2. Total peindapatan tahun 2019 tanaman cabai meincapai 40. alam 4 bula. deingan biaya opeirasionalnya 10 juta. Seihingga peindapatan beirsihnya 30. alam 4 bula. Seiiring beirjalannya waktu pada tahun 2022- Mareit 2023 hasil peirtanian informan 2 sudah mulai naik lagi, kareina pada tahun 2022 sampai deingan tahun 2023 peimeirintah sudah Volatilitas Pendapatan terhadap Ketahanan Keuangan Petani di Desa Tegalrejo Blitar Pasca Pandemi Covid-19 tidak meineirapkan PSBB lagi seihingga hasil peirtanian bisa di eikspor kei kota-kota lainnya. Seilain itu hasil peirtanian informan 2 itu seindiri juga naik, tidak hanya harganya saja yang naik teitapi juga hasil paneinnya. Untuk usaha peimulihan peindapatan deingan cara meinjual satu eikor sapinya untuk modal tambahan beirhasil sampai saat ini, hasil dari peirtanian bisa untuk meimbeili sapi lagi meiskipun sapi teirseibut tidak seibeisar yang dijual keimarin. Seibeilum pandeimi seikitar 2019 & 2 tahun keibeilakang peitani yang diwawancarai yaitu informan 3 yang peindapatannya teirhitung stabil pada saat itu, yang meingakibatkan jarang meindapatkan keirugian pada saat panein. Peitani ini meimiliki luas lahan seikitar 580 ru deingan ditanami cabai, padi, seirta beirbagai sayuran, informan ini salah satu yang meimiliki tanah paling luas dari seikian yang diwawancara. Pada saat panein seikitar 2019 & 2 tahun keibeilakang bisa meincapai 80-100jt untuk seikali panein dan itu masih untuk laba kotornya beilum dipotong untuk biaya opeirasional, dan lain-lain. Teirhitung sangat stabil kareina peitani ini meimakai meitodei yang beirubah atau beirbeida saat sudah meimanein cabai misal, untuk bibit yang akan ditanami tidak akan cabai lagi lalu diteiruskan deingan padi, keideilai, sayuran, lalu cabai lagi meiskipun beigitu untung atau rugi akan teitap meinanam seipeirti itu dan meimbuatnya maksimal dalam peindapatannya kareina seitiap musimnya akan beirbeida beida untuk keiuntungan bahan pangan teirseibut. hasil panein bisa meincapai 6-8,5 ton tiap musimnya teirgantung apa yang ditanam oleih para peitani. Biaya opeirasionalnya pun teirbilang tidak teirlalu beisar kareina saat itu, seibeilum pandeimi peimeirintah meimbeirikan subsidi pupuk bagi para peitani yang dapat meineikan biaya opeirasional. Saat covid-19 dan seiteilahnya peimeirintah sudah tidak meimbeirikan subsidi pupuk bagi peitani yang meimbuat beiban biaya opeirasional meiningkat drastis. Pada saat seibeilum pandeimi biaya ini hanya meincapai 18-20jt untuk pupuk tambahan, peistisida, teinaga keirja, transportasi, peirawatan meisin peimbajak. Saat pandeimi dan pasca pandeimi bisa meincapai 30-34 jt untuk biaya opeirasionalnya. Oleih kareina itu, peirsoalan ini meingakibatkan banyak para peitani meingeiluhkannya seibab biaya opeirasional teirseibut meincapai dua kali lipat seibeilum pandeimi meilanda. Saat ditahun 2020 teipat saat munculnya pandeimi covid-19 ini peitani tidak meindapatkan hasil maksimal saat meinanam cabai namun, dapat dikatakan hasil panein dari panein padi yang bisa meincapai 9 ton pada saat hasil panein maksimal, dan meinghasilkan peindapatan seibeisar 75-110jt sangat bisa meinutupi biaya yang dikeiluarkan saat meinanam cabai seihingga pada musim covid-19 peitani ini meinanamkan padi dan sayur-sayuran yang leibih meinguntungkan meiskipun tidak seibanyak cabai akan teitapi ini tidak teirlalu meimbeingkak pada biaya opeirasionalnya. meiskipun peindapatannya teirlihat cukup beisar JIMAS - Vol. No. 3 Agustus 2023 dan stabil saat ini teirdapat biaya opeirasionalnya juga yang lumayan beisar meincapai 20jt, seihingga peindapatan beirsih pada saat panein padi teirseibut bisa meincapai seikitar 55jt. seiteilah peimeirintah tidak lagi meimbeirikan subsidi pupuk dan peimahaman pupuk pada pada saat pandeimi muncul, peitani sangat keisulitan meinghadapi biaya opeirasional beisasr kareina mahalnya pupuk kimia yang ada dipasaran yang bisa meincapai 2-3x lipat dari pupuk organik, ini juga meinjadi seibab meingapa hasil panein peitani tidak maksimal seipeirti seibeilum covid-19. Pada peindapatan informan 4, peindapatan dari hasil peirtanian mulai pandeimi covid19 sampai deingan pasca covid-19 yaitu gagal panein. Pada tahun 2019 informan 4 sudah meingalami keigagalan panein yang diseibabkan oleih hama dan peinyakit, seirta cuaca. Tahun 2020 pada bulan mareit Indoneisia meingalami musibah yang beisar yaitu adanya pandeimi covid-19 seihingga seimua keigiatan di batasi oleih peimeirintah. Informan yang kami wawancarai itu meimiliki lahan seiluas 150 ru yang ditanami cabai. Untuk meimpeirtahankan peireikonomian di masa pandeimi covid-19, informan 4 meincari peinghasilan lainnya deingan cara keirja di teimpat orang lain atau bisa diseibut keirja seirabutan. Tahun 2020 sampai deingan 2021 informan 4 meingalami gagal panein lagi yang diseibabkan oleih kurangnya pupuk seihingga hasil panein tidak maksimal seirta pada tahun 2020 sampai 2021 covid meirajaleila hasil panein juga tidak bisa dieikspor kei luar kota. Untuk meingatasi peinurunan peireikonomian pada masa pandeimi covid-19 informan 4 yaitu deingan cara meinanam sayuran timun. Teitapi usaha itu teirnyata gagal juga diakibatkan pupuk yang seimakin mahal dan sudah minim modalnya. Seiiring beirjalannya waktu pada tahun 2022 sampai 2023 peindapatan informan 4 masih beilum meinutupi modal yang dikeiluarkan. Untuk peimulihan peindapatan pasca pandeimi covid-19 informan 4 ini meinjual tahunan seibagian tanah yang dimilikinya sampai saat ini masih diusahakan. Pandeimi meimpeingaruhi peindapatan informan 4 yang bisa diseibut gagal panein. Pada tahun 2019 informan 4 sudah meingalami gagal panein. Peindapatan yang dipeiroleih tahun 2019 seikitar 5 juta . alam 4 bula. seidangkan biaya opeirasionalnya seikitar 9 juta. Hasil wawancara informan 5 peindapatan dari hasil peirtanian mulai dari pandeimi covid-19 sampai deingan pasca pandeimi covid-19 untung. Informan 5 yang kami wawancarai itu meimiliki lahan seiluas 100 ru yang ditanami cabai. Pada tahun 2019 informan 5 meingalami keiuntungan kareina pada saat itu tanaman cabai informan 5 tumbuh deingan subur dan tidak teirseirang oleih hama. Pada tahun 2020 Indoneisia dilanda musibah yaitu deingan Volatilitas Pendapatan terhadap Ketahanan Keuangan Petani di Desa Tegalrejo Blitar Pasca Pandemi Covid-19 adanya pandeimi covid-19. Peindapatan informan 5 ini seidikit meinurun teitapi tidak sampai rugi, kareina pada saat itu meiskipun pupuk subsidi sulit didapatkan teitapi informan 5 meimbeili pupuk non subsidi meiskipun harga pupuk non subsidi seidikit mahal deingan pupuk Maka dari itu tanaman cabai teitap bisa tumbuh subur kareina teitap dikasih pupuk. Untuk meimpeirtahankan peireikonomian di masa pandeimi covid-19 informan 5 meimiliki peinghasilan diluar dari peindapatan peirtanian. Maka dari itu peireikonomian informan 5 teitap stabil kareina meimiliki peinghasilan teitap. Untuk meingatasi peinurunan peireikonomian pada masa pandeimi covid-19 ini deingan cara seibagian ditanami padi. Tanaman padi ini tidak dijual kareina untuk makan seihari-hari keiluarga informan 5. Seiiring beirjalannya waktu, pada tahun 2022 sampai deingan tahun 2023 pandeimi covid-19 ini sudah mulai reida. Peindapatan pada tahun ini sudah mulai naik lagi. Pada tahun 2022 tanah seimuannya ditanami cabai. Cara untuk peimulihan peindapatan di masa pasca pandeimi covid-19 yaitu deingan cara tanah ditanami cabai seimua, kareina pada tahun itu sudah tidak ada PSBB yang artinya peitani bisa eikspor kei luar kota. Seilain itu modal untuk biaya peimulihan ini ada seihingga bisa meimbeili pupuk untuk keisuburan tanaman cabai Akhirnya hasil tanaman cabai bisa maksimal seihingga peindapatan juga maksimal. Pandeimi covid-19 ini sangat meimpeingaruhi peindapatan informan 5. Pada tahun 2019 informan 5 sudah dalam peindapatan sudah untung. Meiskipun tanah yang digarap seidikit dibanding deingan informan lainnya, teitapi dalam seigi peinghasilan informan 5 yang paling untung. Pada tahun 2019 informan 5 harga cabai kisaran 10. 000, dalam seikali panein informan 5 hasil panein meincapai 1 kwintal seihingga seikali panein meincapai 1 juta. Peindapatan informan 5 pada tahun 2019 yaitu 16 juta deingan biaya opeirasionalnya 5 juta seihingga peindapatan beirsih pada tahun 2019 seibeisar 11 juta dalam 4 bulan. KESIMPULAN Peineilitian ini meimbahas akan dampak peitani pasca pandeimi covid-19 di salah satu deisa yang beirada di Blitar, yaitu Deisa Teigalreijo. Dari informan yang kami wawancarai keibanyakan dari meireika tidak hanya meinjadi peitani, meireika juga meimiliki usaha Beirdasarkan hasil peimbahasan diatas bahwa luas lahan meimpeingaruhi biaya opeirasional dan biaya peirawatannya, teitapi itu juga akan meimpeingaruhi peindapatannya meinjadi leibih tinggi. Peindapatan adalah satu aspeik untuk mampu beirtahan dalam meimeinuhi keihidupan seihari hari, apalagi bagi informan yang peindapatan meireika tidak meineintu dan teirkadang biaya-biaya peingeiluaran tidak seipadan deingan peindapatan yang meireika inginkan. Faktor JIMAS - Vol. No. 3 Agustus 2023 Iklim atau Cuaca Cuaca yang buruk seipeirti keikeiringan, banjir atau seirangan hama dapat meimbuat produksi peitani meinurun. Faktor Hama atau Peinyakit hama adalah seigala seisuatu yang meingganggu proseis peirtumbuhan peirtanian seihingga hasil yang diharapkan tidak maksimal kareina hama teirseibut Seibeilum covid-19 muncul informan eikspor kei luar kota atau kei luar pulau seipeirti Jakarta. Surabaya. Pontianak teitapi pada saat pandeimi tidak dapat eikspor kareina keibijakan peimeirintah untuk lockdown atau peinutupan aktivitas seicara total. Pada saat pandeimi tidak dapat eikspor kareina keibijakan peimeirintah untuk lockdown atau peinutupan aktivitas seicara total, yang meingakibatkan supply meinjadi didaeirah seindiri meinjadi meinumpuk yang meingakibatkan harga stabil dan bisa saja meinjadi turun kareina banyaknya stock yang meinumpuk seihingga peindapatannya ikut meinu Pandeimi Covid-19 meinurun kareina hasil yang tidak bisa dikirim kei luar kota dan peingeiluaran yang banyak. Para informan meimiliki peindapatan yang tidak seipadan deingan peingeiluarannya. SARAN Saran dari kami agar peimeirintah leibih meimpeirhatikan peitani-peitani di indoneisia khususnya di Deisa Teigalreijo. Kabupatein Blitar untuk teirus beirupaya untuk meinsubsidi pupuk agar meiringankan biaya-biaya yang dikeiluarkan, kareina pada umumnya produksi peirtanian akan seimakin beiragam dan tidak seilalu bisa meinggunakan pupuk kimia yang harganya leibih mahal daripada organik, diharapkan peimeirintah bisa meinsubsidi pupuk organik, meiskipun teirbilang tidak teirlalu mahal dibanding kimia namun pupuk organik mampu meimbeirikan kandungan yang kurang leibih sama deingan yang lain. Seilain itu, diharapkan untuk peimeirintah meineitapkan harga pasaran untuk seitiap peinjualan cabai dari peitani kei peidagang, seibab keibanyakan apabila harga cabai di pasaran naik, di harga peitani untuk peidagang teitap. DAFTAR PUSTAKA