PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM MELALUI HOME INDUSTRY PERMEN SUSU CITRA TK UTAMA DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA PANGALENGAN. KABUPATEN BANDUNG https://doi. org/10. 38214/jurnalbinaummatstidnatsir. Submitted: 02-04-2025 Reviewed: 14-05-2025 Published: 04-06-2025 Madeni madeni@stidnatsir. STID Mohammad Natsir Ae Indonesia Annisa Masfufah masfufahannisa@gmail. STID Mohammad Natsir Ae Indonesia ABSTRACT Research Objective: This study aims to explore how the empowerment of the Muslim community through the Citra TK Utama milk candy home industry can improve welfare in Pangalengan Village. Bandung Regency. Research Method: The method used in this study is a qualitative approach, which aims to study and understand the phenomena occurring in the research subjects. Research Findings: The empowerment of the Muslim community through the Citra TK Utama home industry is carried out in three stages of empowerment. First, the Awareness Stage, which is realized through an initial process of understanding within the family, followed by the dissemination of information to neighbors to encourage them to join the Citra TK Utama Home Industry. Second, the Transformation Stage, which involves the provision of skills or abilities through a series of trainings, including processing training, cutting training, wrapping training, and packaging training. Third, the Stage of Enhancing Intellectual Skills, which focuses on developing practical skills that lead to independence. This stage is realized through the transfer of milk-processing skills by long-time or senior members of the community, appointed by the owner to train new participants in the Citra TK Utama Home Industry. Keywords : Empowerment. Home Industry. Welfare ABSTRAK Tujuan Penelitian: untuk mengetahui bagaimana pemberdayaan masyarakat Islam melalui home industry permen susu Citra TK Utama dapat meningkatkan kesejahteraan di Desa Pangalengan. Kabupaten Bandung. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Metode kualitatif, yang bertujuan untuk mempelajari dan memahami mengenai fenomena yang terjadi pada subjek yang diteliti. Hasil Penelitian: Pemberdayaan masyarakat Islam melalui home industry Citra TK Utama direalisasikan dengan adanya 3 tahap pemberdayaan. Pertama. Tahap Penyadaran, tahapan ini direalisasikan dengan adanya proses pemahaman kepada keluarga terlebih dahulu, kemudian berlanjut pada penyebaran informasi kepada tetangga untuk turut serta bergabung di Home Industry Citra TK Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat is licensed under a Creative Commons Attribution 0 International License 43 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 Utama. Kedua. Tahap Transformasi, merupakan proses pemberian keterampilan atau kemampuan, yang direalisasikan dengan adanya pelatihan-pelatihan, yaitu pelatihan pengolahan, pelatihan pemotongan, pelatihan pembungkusan dan pelatihan pengemasan. Ketiga. Tahap peningkatan kemampuan intelektual, merupakan kecakapan keterampilan sehingga mengantarkan pada kemandirian, hal ini direalisasikan dengan adanya pengajaran kemampuan mengolah susu oleh masyarakat yang sudah bergabung lama atau senior, yang ditunjuk oleh pemiliknya untuk melatih orang-orang yang baru bergabung di Home Industry Citra TK Utama. Kata kunci : Pemberdayaan. Home Industry. PENDAHULUAN Tujuan negara Indonesia yang terdapat dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwasanya tujuan negara adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. 1 Kesejahteraan adalah salah satu tujuan Negara Republik Indonesia. Negara mengartikan kesejahteraan sosial sebagai kondisi terpenuhinya kebutuhankebutuhan, diantaranya: kebutuhan material, spiritual, dan kebutuhan sosial, yang dengannya maka akan memiliki kehidupan yang layak dan mampu menjadi pribadi atau masyarakat yang Seluruh manusia berkeinginan untuk memiliki kehidupan sejahtera, yang menunjukan keadaan atau kondisi yang terpenuhi atau suatu kondisi dimana masyarakat ada pada kehidupan yang makmur, sehat, rukun, serta aman dari segala macam gangguan. 3 Ibnu Khaldun menyatakan bahwa pembangunan tidak hanya mengacu pada pertumbuhan ekonomi saja, namun juga kualitas manusia. Keduanya harus saling berkontribusi guna membangun kesejahteraan. 4 Faktanya, kehidupan negara-negara penuh dengan tantangan. Kemiskinan, pengangguran, dan kejahatan banyak terjadi. Kemiskinan termasuk suatu permasalahan yang kompleks yang dihadapi oleh setiap negara. 5 Pasalnya dari segi ekonomi, kemiskinan menjadi penilaian negara maju, negara berkembang dan negara tertinggal. Masalah kemiskinan merupakan masalah yang harus dihadapi setiap negara, salah satunya di Indonesia. Salah satu penyebab kemiskinan adalah banyaknya pengangguran. Terdapat masamasa tertentu bagi orang-orang yang bekerja pada suatu lembaga atau kantoran, mengalami PHK. Juga terdapat bagi orang-orang yang memiliki pekerjaan swasta yang ternyata harus gulung tikar dikarenakan persaingan yang begitu kuat atau karena hal lainnya, yang kemudian hal ini menambah jumlah pengangguran di Indonesia. Peningkatan angka pengangguran ini akan berakibat pada ketidakstabilan perekonomian masyarakat sehingga berada pada situasi ekonomi yang tidak sejahtera. 1Sari Elidar. Ilmu Negara. Aceh: CV. BieNa Edukasi, 2015, hal. 2Rohani Budi Prihatin, et, al. BUMDes dan Kesejahteraan Masyarakat Desa. Jakarta: Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, 2018, hal: 48 3Ibid, hal: 49 Jajang W. Mahri, et. Ekonomi Pembangunan Islam. Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah-Bank Indonesia, 2021, hal. 5Vita. Debrina. AyAnalisis Tingkat Kemiskinan di IndonesiaAy. Jurnal. UI Scholars Hub. I, 1, 7, 2018, hal: 2 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH | 44 Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan adanya penduduk miskin di Kabupaten Bandung tahun 2023 6,40%. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, maka persentase penduduk miskin terjadi penurunan sekitar 0,40%. Total penduduk miskin tahun 2023 yaitu 245,49 ribu orang, turun sebanyak 3,12 ribu orang. 6 Pemerintah harus terus memiliki komitmen agar angka kemiskinan di Kabupaten Bandung terus menurun dengan meningkatkan aktivitas ekonomi sehingga dapat mengurangi angka pengangguran dan Menurut Selo Sumarjan dalam Saifuddin Yunus penyebab kemiskinan dikarenakan oleh individual, yaitu karena tidak memiliki modal finansial, modal keterampilan . , dan tidak berjiwa usaha. Faktor lain penyebab kemiskinan adalah karena tidak bisa mengelola sumber daya alam dengan baik. Kemiskinan merupakan suatu kondisi kurangnya atau bahkan tidak adanya sumber pemenuhan kebutuhan, baik berupa tempat tinggal, makan dan minum, pendidikan, kesehatan dan lainnya yang bersifat primer. 8 Beberapa studi menunjukan bahwa jumlah penduduk miskin kebanyakan merupakan dari pedesaan. Hal ini terbukti dari tingkat Pendidikan dan kesadaran Pendidikan yang rendah. 9 Menurut Naranjo dalam Jajang, kemiskinan akan menyebabkan penyakit sosial, diantaranya banyak orang yang kelaparan, terlantar, pencurian atau kejahatan lainnya. 10 Adapun kasus-kasus yang ditemukan di Desa Pangalengan yang berkaitan dengan masalah kesejahteraan diantaranya terdapat masyarakat miskin yang belum mendapatkan program jaminan sosial,11 preman dan pengangguran dengan jumlah 468 orang, anak usia 7-12 yang tidak bersekolah tingkat SD dengan jumlah 49 orang, anak usia 13-15 yang tidak bersekolah tinggal SMP/SLTP berjumlah 64 orang, anak usia 15-18 tahun yang tidak bersekolah SMA/SLTA dengan jumlah 80 orang. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat. Namun, bantuan tidaklah cukup untuk bisa memperbaiki perekonomian. Manusia memiliki peranan penting dalam terbentuknya peradaban. Manusia merupakan tujuan dari pembangunan, yaitu agar terwujudnya kesejahteraan. Manusia merupakan pembentuk keluarga, masyarakat dan pemerintahan. 13 Cara yang dapat pemerintah lakukan agar manusia atau masyarakatnya memiliki kualitas yang baik adalah dengan melakukan pemberdayaan Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses untuk memberikan kemudahan dan mendorong masyarakat agar bisa menempatkan diri sehingga dapat menjadi pelaku dalam memanfaatkan alam yang strategis agar dapat mencapai suatu keberlanjutan dalam jangka panjang. Pemberdayaan masyarakat dapat diibaratkan sebagai pintu yang akan membawa masyarakat pada suatu keberlanjutan secara ekonomi, sosial dan ekologi yang 6Bandungkab. Juni https://bandungkab. id/pressrelease/2024/03/01/952/profil-kemiskinan-kabupaten-bandung-maret2023. 7Saifuddin Yunus, et. Model Pemberdayaan Masyarakat Terpadu. Aceh: Bandar Publishing, 2017. Cet. 8Sunyoto Utsman. Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012, hal: 33 9 Ibid, hal:30 Jajang W. Mahri, et. Ekonomi Pembangunan Islam. Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah-Bank Indonesia, 2021, hal. 11Toto Heryanto dan Indra Aditya. AuImplementasi Kebijakan Program Pusat Kesejahteraan Sosial Desa di Kecamatan Pangalengan Kabupaten BandungAy Jurnal. Remik. I, 2, 2023, hal: 896 12Eman Sulaeman. Profil Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Tahun 2023. Bandung: 2023 13Toto Heryanto dan Indra Aditya. AuImplementasi Kebijakan Program Pusat Kesejahteraan Sosial Desa di Kecamatan Pangalengan Kabupaten BandungAy, hal: 896 14Achmad Fawaid. AuHome Industry Sebagai Strategi Pemberdayaan Usaha Mikro Dalam Meningkatkan Financial Revenues MasyarakatAy. Jurnal. II, 1, 2020. 45 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 Pedesaan merupakan suatu golongan kecil yang terletak pada lingkungan tertentu, baik sebagai tempat tinggal maupun bagi pemenuhan kebutuhan yang mayoritas bergantung pada alam, diantaranya pertanian, peternakan dan lainnya. 15 Seiring perkembangan zaman, masyarakat kota maupun desa harus tetap bertahan hidup dengan mengikuti setiap Masyarakat desa harus bisa meningkatkan taraf hidupnya, baik melalui program pemerintah maupun hak kebebasan yang diberikan secara penuh kepada masyarakat itu sendiri. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk pembangunan ekonomi nasional adalah dengan pengembangan usaha mikro. Usaha ini dilakukan dengan tujuan perkembangan pada bidang ekonomi negara Indonesia agar terjadi perubahan yang baik. Usaha mikro juga akan membantu dalam menjaga keseimbangan pada situasi krisis melanda. Karena modal yang dibutuhkan dalam usaha mikro ini tidak membutuhkan modal yang besar, cukup adanya ide yang baik dan segmentasi pasar yang stabil. Kini usaha usaha kecil mulai banyak bermunculan di Indonesia, terlebih di pedesaan yaitu salah satunya home industry, yang merupakan salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan menjadikan masyarakat sebagai subjek dari pembangunan ekonomi, yang nantinya akan berkembang dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan Susu merupakan minuman yang tidak asing bagi masyarakat Indonesia, yang didapatkan dari hewan sapi, dimulai dari dagingnya, kulitnya dan susu yang dihasilkan sangat memberikan kebaikan bagi tubuh manusia diantaranya peningkatan gizi, protein, dan mineral bagi yang mengkonsumsinya, hal ini menyebabkan banyak orang yang membutuhkannya, untuk menjadikan tubuh lebih sehat. Banyak cara agar dapat memanfaatkan hasil dari alam, dimulai dari yang sederhana atau mudah sampai pada suatu hal yang bernilai besar dikarenakan memerlukan proses yang begitu panjang untuk menghasilkannya. Di Desa Pangalengan. Kabupaten Bandung, merupakan daerah yang memiliki sumber daya alam yang strategis yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Pangalengan merupakan daerah perkebunan dan peternakan, salah satu ternak terbanyak adalah peternak sapi sehingga menjadi salah satu daerah penghasil susu terbanyak, di tahun 1969 Pangalengan mengalami produksi susu yang melimpah sehingga banyak ditemui susu yang dibuang karena basi. Daripada terbuang secara percuma, hal ini membuat salah satu warga yang bernama Ibu Ipah terdorong untuk berpikir bagaimana cara agar bisa mengolah susu sapi menjadi suatu olahan atau produk yang bisa bertahan lebih lama mengingat cepatnya masa kadaluarsa susu sapi. 17 Berdasarkan resep ibu dari pemilik home industry yaitu Ibu Ipah Datipah, sehingga bisa mengolah susu sapi tersebut menjadi makanan yang memiliki masa yang lebih lama dibanding susu. Olahan yang dapat dihasilkan dari susu sapi beragam, salah satunya adalah dengan pembuatan permen susu. Permen susu dikenal dengan istilah permen karamel, dengan rasa yang manis karena termasuk dalam kelompok produk gula dan kembang gula, untuk menghasilkan permen susu yang berkualitas maka harus melalui proses produksi yang tepat. Seiring berjalannya waktu, produksi permen susu banyak diminati oleh masyarakat dan 15Adon Nasrullah. Sosiologi Pedesaan. Bandung: CV Pustaka Setia, 2015, hal: 4 16 Ibid 17Administrator. Caramels. Agustus https://pangalengan. id/artikel/2018/1/9/tk-caramels 18Wawancara dengan Pak Nusep, wakil pimpinan home industry Citra TK Utama. Wawancara, 25 Mei 19Sutrisni, et, al,. Produksi pangan untuk industry rumah tangga permen caramel susu. Jakarta: Badan POM, 2017, hal : 1 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH | 46 orang-orang yang berkunjung, sehingga permen susu menjadi makanan khas daerah Pangalengan. Akhirnya berdiri satu home industry dengan nama AuCitra Tina Kapeurih (TK) UtamaAy, penamaan home industry ini berasal dari Bahasa Sunda yaitu AuTina KapeurihAy, yang memiliki arti dari rasa kepedihan. Pada tahun 1992, pemanfaatan limbah susu ini mendapatkan penghargaan yaitu. AuPenghargaan Upakarti Jasa PengabdianAy dari pemerintah. Industry kecil ini berkembang dan mampu banyak menyerap tenaga kerja. 20 Industry pembuatan permen susu ini, semakin Berawal dari satu produsen, dan kini ada home industry yang juga memproduksi susu menjadi permen karamel atau permen susu21. Hal ini membantu banyak masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. Home industry pembuatan permen susu Citra TK Utama di Desa Pangalengan, menjadi salah satu kegiatan usaha yang berperan dalam pengembangan ekonomi daerah. Dari segi tenaga kerja, dalam industry ini dapat masuk para tenaga kerja yang memiliki kecermatan, keterampilan, dan ketekunan. Kegiatan usaha ini dapat memberikan kemampuan lewat pelatihan dan pendapatan kepada masyarakat, sehingga peran home industry ini menjadi penting bagi kesejahteraan masyarakat di Desa Pangalengan. 22 Kini home industry permen susu Citra TK Utama memiliki 53 pekerja. Adanya suatu usaha atau home industry di suatu daerah akan membawa perubahan pada kehidupan masyarakat lingkungan sekitarnya. Perubahan berupa meningkatnya kegiatan ekonomi dan sosial dari masyarakat itu sendiri. Seperti masyarakat Desa Pangalengan, dengan adanya home industry pembuatan permen susu ini, kesempatan bekerja terbuka untuk penduduk setempat, sehingga kemampuan dan revenues . masyarakat Desa Pangalengan meningkat, secara otomatis memberikan sumbangsih bagi kesejahteraan masyarakat itu sendiri, sehingga salah satunya akan terbangun pemerataan ekonomi masyarakat yang menjadikan masyarakat terberdayakan dan memiliki kemandirian. Keyakinan dan pengetahuan mengenai agama Islam akan menjadi tata nilai agar memiliki kehidupan yang yang lebih baik. Kepercayaan terhadap Allah Subhynahu wa TaAoyly akan memiliki efek pada kehidupan dan melahirkan nilai, bahwa segala sesuatu yang ada di bumi dan kepemilikan manusia ialah milik Allah Subhynahu wa TaAoyly. Sehingga apapun yang manusia lakukan akan merasa diawasi dan memiliki rasa tanggung jawab, karena akan dipertanggungjawabkan di akhirat. 25 Selain dalam segi ekonomi, pemilik home industry permen susu Citra TK Utama mengkhususkan waktu libur pada hari JumAoat, agar para pekerja dapat melaksanakan ibadah shalat JumAoat. 26 Selain itu, biasanya pada hari besar Islam pemilik home industry ini mengadakan pengajian untuk para pekerja. Berdasarkan permasalahan tersebut diatas, penulis tertarik untuk meneliti Pemberdayaan Masyarakat Islam Melalui Home Industry Permen Susu Citra TK Utama 20Administrator. Caramels. Agustus https://pangalengan. id/artikel/2018/1/9/tk-caramels 21Wawancara dengan Bu Tiktik, pekerja home industry. Wawancara. Whatsapp, 29 Februari 2024 22Administrator. Caramels. Agustus https://pangalengan. id/artikel/2018/1/9/tk-caramels 23Wawancara dengan Bu Tiktik, pekerja home industry. Wawancara. Whatsapp, 31 Desember 2023 24Achmad Fawaid. AuHome Industry sebagai strategi pemberdayaan usaha mikro dalam meningkatkan financial revenues masyarakatAy. Jurnal. IIu, 1, 2020 Jajang W. Mahri, et. Ekonomi Pembangunan Islam. Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah-Bank Indonesia, 2021, hal. 26Hasil wawancara dengan Bu Tiktik, pekerja home industry. Wawancara. Whatsapp, 10 Januari 2024 27Wawancara dengan Bapak Asep, pekerja home industry. Wawancara. Whatsapp, 01 Juni 2024 47 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Pangalengan. Kabupaten Bandung. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif secara deskriptif. Penelitian deskriptif berarti memaparkan atau menggambarkan sesuatu hal. Misalnya keadaan, kondisi, situasi, peristiwa, kegiatan dan lain lain yang dideskripsikan dalam bentuk laporan penelitian. Berdasarkan kegunaannya penelitian kualitatif bertujuan untuk: memaparkan proses kegiatan berdasarkan temuan atau apa yang terjadi di lapangan, hal ini dilakukan untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap. Tujuan lainnya adalah untuk dapat menganalisis dan menjelaskan temuan fakta, gejala, masalah dan apa saja yang ada di lapangan. 29 Penelitian kualitatif ini bersifat deskriptif karena penelitian ini memaparkan proses pemberdayaan, apakah keberhasilan dari indikator pemberdayaan mencapai atau tidak. Pendekatan penelitian deskriptif ini bermaksud akan menggambarkan secara terperinci bagaimana pemberdayaan masyarakat Islam melalui home industry pembuatan permen susu dapat menjadi salah satu penyokong kesejahteraan masyarakat yang bertempat di Desa Pangalengan. Kabupaten Bandung. Secara umum, data yang diperlukan dalam penulisan penelitian bersumber data primer dan sekunder. Data primer merupakan data yang didapatkan secara langsung dari subjek penelitian melalui pengambilan data langsung kepada subjek sebagai sumber informasi yang dicari. 30 Sumber data primer dapat didapatkan melalui observasi atau wawancara yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti mendapatkan sumber primer dengan pengambilan data. Subjek penelitian yang diteliti diantaranya: Pemilik home industry Citra TK Utama dan para pekerja. Sedangkan objek yang penulis ambil dalam penelitian ini adalah proses atau tahapan dan hasil pemberdayaan melalui home industry Citra TK Utama di Desa Pangalengan. Kecamatan Pangalengan. Kabupaten Bandung. Adapun Sumber data sekunder merupakan data-data pendukung penelitian yang didapatkan dari sumber yang bukan dari pihak yang terkait. Data sekunder tersaji berupa tulisan, foto, catatan tertulis dan data lainnya. 31 Yang didapatkan dari penelitian terdahulu, jurnal, skripsi, yang berhubungan dengan penelitian yang terkait atau berhubungan. Dapat disimpulkan sumber data sekunder merupakan data-data yang dikumpulkan oleh peneliti sebagai penunjang dari sumber primer atau sumber utama, bisa dikatakan pula bahwa data sekunder tersusun berbentuk dokumen-dokumen yang terkait dengan apa yang peneliti Teknik pengumpulan data adalah proses yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, sebagai berikut: Wawancara adalah salah satu cara yang dilaksanakan dengan percakapan antara peneliti dengan narasumber untuk mendapatkan informasi atau data-data penelitian. Percakapan dilakukan oleh kedua belah pihak, yaitu peneliti yang mengajukan pertanyaan dan narasumber yang memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. 33 Sebelum wawancara dilaksanakan maka peneliti harus menyusun pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber, pertanyaan-pertanyaan yang dibuat adalah pertanyaan yang disesuaikan dengan apa saja yang ingin dituju peneliti dari narasumber. 28Arikunto Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2010 29Feny Rita, et. Metodologi Penelitian Kualitatif. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 2022, hal: 12 30Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2010, hal: 3 31Ibid. Hal: 93 Muri Yusuf. Metode Penelitian. Jakarta: PT Fajar Interpratama Mandiri, 2014, hal:372 33Lexy J Moleong. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2009. Hal : 186 34Feny Rita, et. Metodologi Penelitian Kualitatif, hal: 143 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH | 48 Menurut Imas Mashudi kini, selain wawancara secara langsung kegiatan wawancara beragam caranya, terlebih teknologi semakin canggih bisa melalui media telekomunikasi. Adapun beberapa kegiatan wawancara online dapat melalui sebagai berikut: 35 a. Google Form, merupakan salah satu fasilitas yang dimiliki oleh Google tanpa ada kegiatan tatap Di dalamnya berupa pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan oleh peneliti, yang kemudian menjadi link khusus yang bisa diisi oleh narasumber yang dituju. Zoom Meeting, merupakan salah satu aplikasi yang bisa dilakukan secara tatap muka. WhatsApp (WA). Telegram, merupakan aplikasi yang banyak dipakai untuk berkomunikasi yang bisa menjadi alternatif pada saat wawancara tidak bisa dilakukan secara langsung. Observasi Menurut Sutrisno Hadi dalam Sugiyono, observasi merupakan suatu proses yang kompleks, suatu proses yang tersusun dari berbagai proses biologis dan Dua di antara yang terpenting adalah proses-proses pengamatan dan ingatan. Sementara menurut Kusmayra Ambarwati observasi atau pengamatan adalah kegiatan yang dilakukan seorang peneliti yang langsung ke lapangan agar mengetahui kegiatan dan keterkaitan orang-orang di lapangan. 37 Menurut Muri Yusuf, dengan Teknik observasi maka peneliti akan mengetahui atau menyelidiki tingkah laku nonverbal. 38 Observasi adalah suatu proses yang dilakukan pada penelitian dengan mengamati langsung ke lapangan. Dengan hal tersebut maka peneliti akan mendapatkan banyak informasi mengenai kondisi sosial yang berlangsung dan mendapatkan apa yang menjadi tujuan penelitian dilakukan dengan mengamati semua hal yang berkaitan. Dokumentasi merupakan pengumpulan data berdasarkan apa yang dilihat peneliti dan catatan laporan yang tersedia pada saat penelitian berlangsung. Metode ini dilakukan dengan melihat dokumen-dokumen resmi seperti: monografi, catatan-catatan, dan juga bukubuku mengenai aturan kegiatan yang telah ada. 39 Metode ini bermanfaat sebagai penunjang data, dikarenakan pada dokumentasi ini, peneliti akan memperoleh data-data historis dan dokumen lainnya yang relevan. Data yang peneliti dapatkan dalam penelitian ini diantaranya arsip data dan mengamati apa saja bentuk informasi yang ada di lapangan yang memiliki hubungan dengan proses pemberdayaan masyarakat Islam melalui home industry Citra TK Utama. Teknik analisis data merupakan tahapan pengumpulan data secara runtut agar memberikan kemudahan kepada peneliti untuk memperoleh kesimpulan. 40 Penelitian ini menggunakan metode analisis data deskriptif. Analisis data kualitatif adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan lainnya, sehingga lebih mudah dipahami, dan temuannya dapat disimpulkan. Analisis data dilakukan dengan mengorganisasikan data, membagi ke dalam unit-unit, menyusun, memilih mana yang penting dan akan yang dipelajari, dan membuat kesimpulan. 41 Dengan Teknik analisis data yang dilakukan akan mempermudah peneliti untuk memperoleh kesimpulan. Berdasarkan teori dari Miles dan Huberman Teknik analisis data adalah sebagai berikut: Reduksi Data. Banyaknya data yang didapatkan oleh seorang peneliti setelah melakukan penelitian dapat berupa catatan, pengamatan, dan lainnya. Maka perlu dilakukan 35Ibid, hal: 94 36Sugiyono. Metode Penelitian bisnis pendekatan kuantitatif, kualitatif, kombinasi dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017. Hal : 203 37Feny Rita, et. Metodologi Penelitian Kualitatif, hal: 130 Muri Yusuf. Metode Penelitian, hal: 384 39Ahmad Tanzeh. Metodologi Penelitian Praktis. Yogyakarta: Teras Boediono, 2011, hal : 92 40Putri Lestari. AuPemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Usaha Home industry Hijab C. C_Factory di Desa Cibitung Kulon. Kecamatan Pamijahan. Kabupaten Bogor. Jawa BaratAy,UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta, 2023, hal: 15 41Hadi Sutrisno. Metodologi Research. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000. Hal : 42 49 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 analisis melalui analisis data. Reduksi data memiliki arti menyederhanakan data, mengambil yang pokok, fokus pada hal yang penting dan mengelompokan kepada unit-unit. 42 Penyajian data dapat disajikan dengan bentuk uraian yang singkat, bagan, tabel, hubungan antar kategori, dan sejenisnya. Dengan penyajian data, maka akan memudahkan untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan apa yang harus dilakukan selanjutnya berdasarkan apa yang Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel. Dengan demikian kesimpulan dalam penelitian kualitatif mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awa, tetapi mungkin juga tidak, karena seperti telah dijelaskan bahwa masalah dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah peneliti berada di lapangan. Kesimpulan dalam penelitian kualitatif adalah merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Temuan dapat berupa deskripsi atau gambaran suatu objek yang sebelumnya masih remangremang atau gelap sehingga setelah diteliti menjadi jelas, dapat berupa hubungan kausal atau interaktif, hipotesis atau teori. 43 Penelitian terdahulu merupakan suatu kajian penelitian yang sudah ada yang kemudian dijadikan sebagai bahan perbandingan dan acuan bagi penelitian selanjutnya, sehingga akan ditemukan temuan baru sehingga hal ini dapat membantu peneliti agar dapat memposisikan penelitian serta menunjukan keaslian dari penelitian. Berikut diantara penelitian terdahulu. Pertama, penelitian dengan judul Peran Home industry Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat yang ditulis oleh Arin Fitrianti pada tahun 2022. Hasil penelitian ini adalah cukup efektifnya pemberdayaan, terlihat dari terpenuhinya kebutuhan masyarakat dan meningkatnya perekonomian daerah. Sama-sama membahas dampak dari adanya home industry terhadap kesejahteraan masyarakat, namun terdapat perbedaan pada Teori yang digunakan oleh penelitian ini adalah dengan menggunakan teori peran, sedangkan penulis menggunakan teori pemberdayaan. Kedua, penelitian yang dilakukan oleh Putri Lestari pada tahun 2023 dengan judul Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Usaha Home industry Hijab C. C_Factory di Desa Cibitung Kulon. Kecamatan Pamijahan. Kabupaten Bogor Jawa Barat, hasil dari penelitiannya menggambarkan Keberadaan Home industry sangat memberikan dampak dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, produk yang dihasilkan dari home industry merupakan minyak pala, dan tinjauan ekonomi Islam terhadap peran home industry pala dalam meningkatkan pendapatan dapat dilihat dari produk, tempat, produksi dan kesejahteraan Sama-sama Home Perbedaannya penelitian ini berfokus pada bidang ekonomi saja, sedangkan pada penelitian yang penulis lakukan adalah pada kesejahteraan dan terdapat aspek keagamaan Ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Ami Zaka Mutiadi, pada tahun 2021, dengan tema. Peran Home industry Pala dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di tengah Pandemi Covid-19 ditinjau dalam Perspektif Ekonomi Islam. Hasil Penelitiannya menggambarkan bahwa Keberadaan Home industry sangat memberikan dampak dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, produk yang dihasilkan dari home industry merupakan 42Zuchri Abdussamad. Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV Syakir Media Press, 2021, cet I, hal: 43Ibid, hal: 162 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH | 50 minyak pala, dan tinjauan ekonomi Islam terhadap peran home industry pala dalam meningkatkan pendapatan dapat dilihat dari produk, tempat, produksi dan kesejahteraan Sama-sama membahas mengenai home industry dan pengaruhnya terhadap kesejahteraan masyarakat, adapun perbedaannya terletak pada teori yang digunakan oleh penelitian ini adalah mengenai peran dan tinjauan ekonomi Islam terhadap produk, tempat, produksi dan kesejahteraan anggotanya. HASIL DAN DISKUSI Konsep Pemberdayaan Masyarakat Islam Pemberdayaan berasal dari kata AudayaAy, yang berarti kekuatan atau kemampuan, dalam Bahasa Inggris dikenal dengan kata AupowerAy, pemberdayaan atau empowerment, memiliki arti perencanaan, proses dan upaya penguatan atau memampukan yang lemah. 44 Dalam konteks ekonomi. Islam menegaskan bahwa tujuan ekonomi tidak hanya terbatas pada mencapai kesejahteraan dunia semata, melainkan juga untuk mencapai kesejahteraan ukhrawi atau kebahagiaan di akhirat. Menurut Prijono. Onny dan Pranarka dalam buku Saifuddin Yunus, pemberdayaan adalah proses penguatan masyarakat supaya mereka berdaya. Mendorong atau memotivasi mereka agar mempunyai keberdayaan dalam menentukan pilihan hidupnya. Pemberdayaan dapat dikatakan sebagai proses dan tujuan. Sebagai proses pemberdayaan merupakan serangkaian kegiatan untuk memperkuat daya kelompok lemah dalam masyarakat. Pemberdayaan merupakan satu strategi untuk melaksanakan pembangunan yang berdasarkan asas kerakyatan. Dimana segala upaya diarahkan untuk memenuhi keperluan masyarakat. Oleh sebab itu, pemberdayaan diaktualisasikan melalui partisipasi masyarakat dengan pendampingan yang dilakukan oleh pemerintah atau lembaga tertentu untuk mentransfer ilmu pengetahuan kepada kelompok masyarakat yang terorganisir. Menurut Soeharto tujuan pemberdayaan yaitu untuk mewujudkan perubahan sosial yaitu membuat masyarakat yang individunya memiliki kekuatan dalam berpartaisipasi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya baik yang bersifat fisik, ekonomi dan sosial. Menurut Arbi Sanit dalam buku Saifuddin Yunus, perberdayaan adalah upaya mentransformasikan segenap potensi masyarakat menjadi kekuatan, melindungi dan memperjuangkan nilai-nilai serta kepentingan mereka di dalam segala aspek kehidupan. Dalam hal ini, penguatan ekonomi dipandang sebagai langkah awal atau dasar, di samping pematangan budaya dan pemantapan agama untuk memberdayakan masyarakat. Pengembangan ekonomi dan nilai itu berguna bagi kemandirian serta penguatan posisi tawar masyarakat ketika berhadapan dengan kekuatan negara. 48 Pemberdayaan sebagai suatu proses untuk memandirikan masyarakat agar dapat meningkatkan taraf hidupnya sendiri dengan menggunakan sumber daya setempat sebaik mungkin. Proses tersebut menjadikan 44Saifuddin Yunus. Model Pemberdayaan Masyarakat Terpadu. Aceh: Bandar publishing, 2017, hal : 1 Agusman. Islamic Economic Strategy Faces Global Recession In The Perspective Of Dakwah: Strategi Ekonomi Islam Menghadapi Ressesi Global Dalam Persepektif Dakwah. Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat, 6. , 2023, hal: 55. Jumroni Ayana. Implementasi Pemberdayaan Perempuan Oleh Kelompok Tani Banggeris (Kt. Di Desa Teluk Dalam Kutai Kartanegara. Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat, 7. , 2024, hal: 68 47Ibid, hal: 3 48Ibid, hal: 4 51 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 masyarakat sebagai pihak utama. 49 Pemberdayaan masyarakat juga diartikan sebagai kemampuan individu yang bersenyawa dengan masyarakat dalam membangun keberdayaan masyarakat yang bersangkutan sehingga bertujuan untuk menemukan alternatif-alternatif baru dalam pembangunan masyarakat. Sebgaimana yang dikutif oleh Madeni dalam Jurnalnya. Dalam konteks pemberdayaan. Totok dan Poerwoko menjelaskan bahwa pemberdayaan merupakan persiapan suatu masyarakat agar saling berpartisipasi dalam suatu program pembangunan agar mencapai kehidupan yang bermutu. Pada pemahaman lain, berkembangnya suatu masyarakat karena mempercayai adanya kesempatan yang diberikan oleh pemerintah untuk terlibat secara aktif dalam proses pembangunan. Artinya, masyarakat bukan hanya obyek atau hanya menerima hasil dari pembangunan, melainkan menjadi subjek, dimana masyarakat aktif atau turut serta berperan dalam semua proses atau tahapan Dari proses pemberdayaan, maka masyarakat akan memperoleh daya/ kekuatan/ kemampuan sehingga memiliki keberdayaan. Hal ini sebenarnya didapatkan dari masyarakat itu sendiri dengan syarat masyarakat ingin berubah, sehingga berusaha mencari, melakukan, dan menciptakan situasi sehingga memiliki daya atau kemampuan dengan memanfaatkan potensi diri dan potensi lingkungan yang tersedia. 52 Manfaat dari adanya pemberdayaan, masyarakat secara tidak langsung terdorong pada jalan yang progresif, aktif dan produktif. Dalam hal ini, maka akan memiliki dampak jangka Panjang, yaitu masyarakat tidak akan bergantung pada bantuan dari pemerintah, mereka akan lebih mandiri untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. Kemandirian merupakan tiang agar masyarakat keluar dari garis Profil Desa Pangalengan Desa Pangalengan adalah salah satu dari 13 desa yang ada di Kecamatan Pangalengan. Kabupaten Bandung. Provinsi Jawa Barat. Desa ini terletak sekitar 30 km dari Kota Bandung. Desa Pangalengan banyak dikenal dengan wilayah yang memiliki udara yang masih alami dengan perkebunannya sehingga kebanyakan profesi dari masyarakatnya adalah berkebun dan peternak. Kini. Pangalengan juga dikenal masyarakat dengan tempat pariwisata yang banyak menyajikan pemandangan alam indah. Sumber daya alam yang kaya menjadikan wilayah Pangalengan lebih dikenal banyak Selain karena perkebunan, peternakan dan pariwisata, warga Pangalengan memanfaatkan ternak sapinya, sehingga bisa menjadi penghasil susu sapi terbanyak. Susu di daerah Pangalengan kini dikelola oleh Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS). Letak geografis Desa Pangalengan terletak pada 107A34'18. 14" BT/7A10'35. 49" LS, dan ketinggian 447,8 meter dpl . iatas permukaan lau. Desa Pangalengan merupakan wilayah dengan luas 589,946 ha, dengan suhu rata-rata harian 16-25AC55. 49Ibid, hal : 6 Madeni dan Yayan Sahroni. Strategi Pemberdayaan Yayasan Islah Bina Umat Terhadap Yatim Dan Dhuafa. Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat, 7. , 2024, hal: 34 51Totok Mardikanto dan Poerwoko Soebiato. Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Alfabeta, 2017, hal:8990 52Sungkowo. Edy. Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Penerbit Ombak, 2017, hal: 39 Jajang W. Mahri, et. Al. Ekonomi Pembangunan SyariAoah. Jakarta: Ekonomi Pembangunan SyariAoah Ae Bank Indonesia, 2021, hal: 503 54 Eman Sulaeman. Profil Desa Pangalengan Kecamatan Pangalengan Tahun 2023. Bandung: 2023 55 Ibid, hal: 1 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH | 52 Berdasarkan data statistik yang didapatkan dari kantor Desa Pangalengan tahun 2023, jumlah penduduk Desa Pangalengan yaitu laki-laki berjumlah 11. 301, perempuan berjumlah 170, dengan jumlah kepala keluarga 6. jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin dan perkembangannya dari tahun 2022 dan tahun 2023 dapat dilihat sebagai berikut: Jumlah penduduk tahun ini laki-laki berjumlah 11. 301 Jiwa dan perempuan berjumlah 11. Jiwa. Jumlah penduduk tahun lalu. Laki-laki berjumlah 11. 489 Jiwa sedangkan wanita 317 Jiwa, adapun presentasi perkembangannya -1,6 % laki-laki dan perempuan -1,2 %. Sejarah Home Industry Citra TK Utama Awal mula terbentuknya home industry Citra TK Utama ini adalah berawal dari Ibu Ipah Datipah, yang memiliki ternak sapi, setiap hari beliau dan keluarga mengkonsumsi susu hasil perahan. Tahun 1970, susu hasil perahan tersebut setiap harinya menghasilkan susu yang banyak sehingga terdapat susu yang basi dan terbuang. Ibu Ipah Datipah mendapatkan resep dari orang tuanya agar susu tersebut dapat diolah agar memiliki masa yang lebih lama, yaitu dengan membuat permen susu. Kesukaan mengolah perahan susu ini menjadi kegiatan Seiring berjalannya waktu. Ibu Ipah memiliki ide untuk menjual hasil olahan susu tersebut, sehingga permen susu banyak diminati masyarakat, banyak pesanan yang datang sehingga produksi permen susu semakin berkembang dan berdirilah home industry Citra TK Utama, dengan pekerja 15 orang dari keluarga, hingga kini tahun 2024 Home industry Citra TK Utama sudah memiliki 50 lebih pekerja. Permen susu dan olahan susu lainnya menjadi oleholeh khas daerah Pangalengan. Bandung Selatan. Pada tahun 1992, pemanfaatan limbah susu ini mendapatkan penghargaan yaitu. AuPenghargaan Upakarti Jasa PengabdianAy dari Yang kemudian Industry kecil ini semakin berkembang dan mampu banyak menyerap tenaga kerja, pemilik home industry memprioritaskan pekerjanya dari orang-orang yang kurang mampu. Berdasarkan hasil wawancara, tidak ada campur tangan pemerintah melainkan hanya mengikutsertakan home industry pada pameran daerah. Selebihnya, home industry ini membangun kerja sama dengan Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) berupa modal bahan baku . usu sap. juga turut serta pengiklanan pada tahun 1990 dan home industry Citra TK Utama mendapatkan bantuan permodalan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kerja sama dengan Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) dan Bank BRI yang masih berlangsung sampai saat ini. Penamaan home industry ini, yaitu berasal dari Bahasa Sunda. AutinaAy berarti AudariAy. AukapeurihAy berarti AukepedihanAy, maka Autina kapeurihAy dalam Bahasa Indonesia memiliki arti Audari kepedihanAy. Alasan pemilik memberi nama tersebut dikarenakan terdapat cerita dibaliknya, yang cerita tersebut menjadi rahasia keluarga. Seperti berdasarkan hasil wawancara, bapak Nusep mengungkapkan: Ya sebenarnya memang ada cerita dibalik 56 Wawancara dengan Bapak Nusep, wakil pimpinan Home Industry Citra TK Utama, wawancara Pangalengan, 02 Juni 2024 57 Wawancara dengan Bapak Nusep, wakil pimpinan Home Industry Citra TK Utama, wawancara Pangalengan, 02 Juni 2024 53 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 penamaan AuTina KapeurihAy ini, tapi biarlah itu menjadi rahasia keluarga. Intinya Ibu saya mendirikan home industry ini secara sembunyi-sembunyi. Proses Pemberdayaan Masyarakat Islam Proses pemberdayaan masyarakat Islam melalui home industry Citra TK Utama yang bertempat di Desa Pangalengan diantaranya sebagai berikut: Pertama. Sosialisasi. Awal pendirian home industry ini adalah dengan melakukan sosialisasi kepada keluarga untuk samasama membangun home industry. Awal-awal pendirian yang bergabung dan diajak untuk bekerja sama adalah keluarga terdekat dulu. Ada yang bantuin dengan tenaganya ada juga yang bantu dengan modal, minimal modal untuk membuat olahan susu mah 100 ribu aja bisa. Setelah kepada keluarga, ke masyarakat sekitar. 59 Berdasarkan wawancara tersebut, pada awal pendirian home industry pemiliknya yaitu Ibu Ipah Datipah mengajak keluarga untuk samasama mendirikan home industry agar semakin berkembang, kemudian setelah itu berlanjut kepada warga sekitar. Kedua. Pembukaan Lowongan Kerja. Kemudian setelah itu semakin berkembang dan membutuhkan tenaga kerja yang lebih banyak, sehingga dibuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar. Berdasarkan wawancara dengan Pak Nusep . akil pimpinan Home Industry Citra TK Utam. Terus, setelah banyak peminatnya, jadi kami mencari masyarakat yang membutuhkan pekerjaan agar bisa terbantu untuk memenuhi kebutuhan, dengan menyebarkan informasi lowongan kerja, sampai banyak orang-orang yang mau bergabung, lebih kami utamakan adalah orang-orang yang kurang mampu, dan membutuhkan pekerjaan, kemudian akan kami hubungi dan kami berikan pelatihan terlebih Berdasarkan wawancara tersebut, pemilik home industry Citra TK Utama memprioritaskan untuk menerima orang-orang yang kurang mampu, untuk mendapatkan pelatihan sehingga memiliki kemampuan dan pendapatan, dengan berdirinya Home Industry Citra TK Utama maka angka pengangguran dan kemiskinan di Desa Pangalengan menurun. Ketiga. Pelatihan dan Training Of Trainer. Dari hasil wawancara dengan beberapa narasumber dapat disimpulkan bahwa terdapat pelatihan kepada para pekerja, pelatihan tersebut diberikan kepada pekerja pada bagian pengolahan, pemotongan, pengemasan, dan Sementara, untuk bagian pengawas dan kepala Gudang cukup dengan Dalam melaksanakan pemberdayaan kepada masyarakat yang bergabung ke Home Industry Citra TK Utama, pemiliknya membagi kepada 4 pelatihan, diantaranya: 1. Pelatihan mengolah susu, 2. Pelatihan Memotong olahan permen 3. Pelatihan pengemasan dan 4. Pelatihan Pembungkusan. Selain itu terdapat training of trainers atau para pekerja senior menjadi pelatih bagi orang yang baru bergabung agar sama-sama memiliki keahlian untuk mengolah susu, memotong, membungkus, mengemas, dan memasarkan. Berdasarkan hasil pengamatan bahwa pemberdayaan masyarakat Islam melalui home industry Citra TK Utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Pangalengan. Kabupaten Bandung melalui 3 tahapan pemberdayaan. Adapun tahapannya adalah berdasarkan teori Ambar Teguh Sulistiyani, diantaranya tahapan penyadaran, tahapan Wawancara dengan Bapak Nusep, wakil pimpinan Home Industry Citra TK Utama, wawancara Pangalengan, 02 Juni 2024 59 Wawancara dengan Bapak Nusep, wakil pimpinan Home Industry Citra TK Utama. Wawancara. WhatsApp, 27 Juli 2024 60 Wawancara dengan Bapak Nusep, wakil pimpinan Home Industry Citra TK Utama. Wawancara. WhatsApp, 27 Juli 2024 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH | 54 transformasi dan tahapan peningkatan kemampuan intelektual. Untuk lebih jelasnya peneliti uraikan sebagai berikut: Tahap Penyadaran. Tahap Penyadaran yaitu tahap pembentukan perilaku menuju perilaku sadar dan memiliki rasa kepedulian, sehingga hal tersebut menumbuhkan kapasitas diri. 61 Tahapan ini merupakan tahapan awal dalam proses pemberdayaan, pihak pemberdaya akan berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memiliki keinginan terjadinya perubahan kepada kehidupan yang lebih baik. Dengan demikian akan tumbuh semangat untuk belajar dan merasa butuh akan pengetahuan untuk dapat memperbaiki kondisinya. Adapun pada tahapan ini, pemilik home industry Citra TK Utama melakukan pemahaman kepada keluarga dan masyarakat dekat agar sama-sama bergabung untuk sama-sama memperbaiki kondisi ekonomi dan memiliki kehidupan yang lebih baik. Terdapat 2 hal yang dilakukan ibu Ipah Datipah dalam tahapan penyadaran, diantaranya: Proses Pemahaman. Bu Ipah Datipah sebagai pemilik home industry melakukan tahap penyadaran terlebih dahulu kepada orang-orang terdekat dengan memberikan pemahaman kepada keluarganya untuk dapat bergabung dengan home industry pengolahan permen susu yang sedang dirintis oleh ibu Ipah Datipah pada saat itu, baik sebagai pekerja ataupun dalam bentuk modal. Karena semakin banyaknya permintaan konsumen. Ibu Ipah Datipah mengajak keluarganya. Ibu Ipah dan keluarganya yang turut bergabung yakin akan mendapatkan pelatihan bagaimana mengolah susu dan akan mendapatkan penghasilan dari banyaknya permintaan konsumen pada saat itu. Pemberian pemahaman disini bermaksud agar keluarga dan masyarakat memiliki kesadaran agar memiliki kehidupan yang lebih baik. Seperti hal nya beberapa pekerja yang bergabung sebelumnya tidak memiliki pekerjaan sehingga tidak memiliki penghasilan. Maka dengan pemberian pemahaman ini akan membuat orang-orang memiliki keinginan dan sadar akan harus memiliki kehidupan yang lebih baik, memiliki pendapatan agar kebutuhannya dapat tercukupi. Penyebaran Informasi Lowongan Kerja dan Pelatihan Setelah diberikan pemahaman, harapannya kesadaran orang-orang lebih terbuka sehingga merangsang semangat untuk meningkatkan kemampuan diri. Ibu Ipah Datipah sekaligus mengajak agar masyarakat bergabung tanpa adanya kekhawatiran akan tidak memiliki kemampuan, melainkan akan diberikan pelatihan terlebih dahulu. Ibu Ipah Datipah kemudian menyebarkan informasi lowongan pekerjaan kepada keluarga dan tetangga dan meminta agar disebarluaskan, agar kesempatan orang untuk dapat bergabung akan lebih banyak lagi. Pada awal pendirian home industry belum ada yang bisa mengolah susu, maka yang memberikan pelatihan adalah Ibu Ipah Datipah secara langsung. Kemudian, setelah home industry ini semakin berkembang. Ibu Ipah Datipah memberikan kepercayaan kepada orangorang yang telah lama bergabung untuk memberikan pelatihan kepada pekerja yang baru. Berdasarkan hasil wawancara, orang-orang yang baru bergabung tidak hanya bergabung secara fisik atau kerja secara langsung. Melainkan ada yang turut serta membantu Dikarenakan, pada saat meningkatnya permintaan, maka membutuhkan modal 61 Ambar Teguh Sulistiyani. Kemitraan dan Model-model Pemberdayaan. Yogyakarta: Gava Media, 2017, hal:83 55 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 yang banyak. Pada awalnya hanya 15 orang yang dibutuhkan, hingga kini home industry Tina Kapeurih memiliki pekerja sebanyak 53 orang. Kini, banyak yang ingin bekerja di Home Industry Citra TK Utama, maka pemilik menetapkan agar memprioritaskan orang-orang yang kurang mampu dan sangat membutuhkan pekerjaan, yang kemudian memberikan syarat menyerahkan nomor yang bisa dihubungi dan fotokopi KTP, agar bisa dihubungi untuk penerimaan kerja dan diikutkan pada proses pelatihan. Tahap Transformasi Tahap transformasi yaitu proses pelatihan kemampuan berupa wawasan dan skill, sehingga memiliki keterampilan agar bisa turut serta berperan. 62 Apabila tahap pertama telah berhasil dilakukan, keadaan ini akan menjadi semangat agar masyarakat lebih terbuka wawasannya dan menguasai keterampilan atau skill yang mereka butuhkan. Pada tahapan ini masyarakat dapat memberikan peran dengan berpartisipasi meskipun baru menjadi pengikut atau objek pembangunan, belum mampu menjadi subjek dalam pembangunan karena masih perlu diarahkan. Setelah tahapan pertama, yaitu memberikan penyadaran dengan pemahaman dan pengajakan mulai dari keluarga dan tetangga dekat untuk bergabung. Ibu Ipah Datipah mengajarkan dengan memberikan pelatihan maksimal selama satu bulan kepada orang-orang yang bergabung untuk mengolah susu. Dikarenakan kegiatannya tidak hanya satu saja, maka Ibu Ipah membagi orang-orang kepada 6 bagian, yaitu pengolahan susu, pemotongan permen susu susu, pengemasan, pembungkusan, pemasaran dan pengawasan. Pada tahap transformasi merupakan tahapan untuk menambah wawasan atau kemampuan. Ibu Ipah Datipah memberikan pelatihan secara langsung pada orang-orang di awal pendirian home industry dikarenakan belum banyak orang-orang yang bergabung, di mulai dari bagaimana cara mengolah susu dengan baik sampai pada proses pembungkusan. Berdasarkan wawancara bersama Ibu Tiktik dan Bapak Asber, pelatihan dilakukan secara langsung oleh pemiliknya, yaitu Ibu Ipah Datipah. Berbeda dengan apa yang dikatakan oleh bapak Asep Rahmat dan Bapak Agus bahwa tidak ada pelatihan atau training. Dari hasil wawancara peneliti menyimpulkan bahwa proses transformasi disini adalah dengan adanya pelatihan kepada para pekerja, pelatihan tersebut diberikan kepada pekerja pada bagian pengolahan, pemotongan, pengemasan, dan pemasaran. Sementara, untuk bagian pengawas dan kepala Gudang cukup dengan diarahkan. Tahap Peningkatan Kemampuan Intelektual Tahap peningkatan kemampuan intelektual atau kecakapan keterampilan dilakukan agar terbentuk inisiatif yang mengantarkan pada kemandirian. 63 Pada tahapan ini, pemilik home industry telah memiliki kepercayaan bahwa setelah pelatihan berlangsung, dan praktik selama beberapa hari, pada saat orang yang berlatih sudah bisa melakukannya maka sudah memiliki kemampuan mengolah susu tersebut, atau mengemas dengan mandiri, namun semua prosesnya tetap dalam pengawasan. 62 Ibid, hal: 83 63 Ibid, hal: 83 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH | 56 Bagi pekerja yang sudah memiliki keahlian, maka akan diberikan kepercayaan oleh pemilik home industry untuk memberikan pelatihan kepada pekerja yang baru bergabung, pelatihan diberikan waktu maksimal selama 1 bulan. Proses ini dikenal dengan nama training of trainers atau para pekerja senior menjadi pelatih bagi orang yang baru bergabung agar samasama memiliki keahlian untuk mengolah susu, memotong, membungkus, mengemas, dan Sebagaimana yang diungkapkan oleh Bapak Nusep yang merupakan anak dari pemilik home industry dan dipercaya untuk menjadi wakil pimpinan, menjelaskan bahwa dengan adanya training of trainers para pekerja tidak hanya sekedar bekerja melainkan memberi kemanfaatan bagi orang yang baru agar sama-sama bisa memiliki kemampuan mengolah hingga memasarkan susu. Adapun hasil dari pemberdayaan yang penulis amati adalah dengan bergabungnya orang-orang untuk bekerja di home industry Citra TK Utama maka dapat disimpulkan, diantaranya: memiliki kemampuan, meningkatkan pendapatan keluarga, memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan mengurangi angka pengangguran atau kemiskinan. Untuk data singkatnya diantaranya sebagai berikut: Tabel. Hasil Penelitian Nama Pekerjaan Pendapatan Pendapatan Lama Bapak Asep 2,5 juta 25 tahun Bapak Robi Petani Tidak 1,5 juta 10 tahun Eulis Ningrum 1,5 juta 10 tahun Bapak Asber 1,5 juta 18 tahun Ibu Tiktik 1,5 juta 13 tahun Bapak Agus Bank Bukopin 1,5 juta 1,5 juta 6 tahun Selain meningkatkan dalam bidang perekonomian dan mengurangi angka pengangguran, masyarakat yang bergabung mendapatkan ilmu agama pada hari-hari besar Islam, yang diisi oleh tokoh agama setempat, yang dilaksanakan di pagi hari, kewajiban shalat jumAoat bagi pekerja laki-laki tidak terabaikan karena pada hari jumAoat diliburkan, dan tempat untuk shalat wajib dibuatkan mushola khusus. KESIMPULAN Pemberdayaan masyarakat Islam melalui home industry Citra TK Utama direalisasikan dengan adanya 3 tahap pemberdayaan berdasarkan teori tahap pemberdayaan oleh Ambar Teguh Sulistiyani, diantaranya: 64 Wawancara dengan Bapak Nusep, wakil pimpinan Home Industry Citra TK Utama. Wawancara. Pangalengan, 02 Juni 2024 57 | Bina Ummat | Vol 8 | No. 1 | 2025 Tahap Penyadaran, tahapan ini direalisasikan dengan adanya proses pemahaman kepada keluarga terlebih dahulu, kemudian berlanjut pada penyebaran informasi kepada tetangga untuk turut serta bergabung di Home Industry Citra TK Utama. Tahap Transformasi, merupakan proses pemberian keterampilan atau kemampuan, yang direalisasikan dengan adanya pelatihan-pelatihan, yaitu pelatihan pengolahan, pelatihan pemotongan, pelatihan pembungkusan dan pelatihan pengemasan. Tahap peningkatan kemampuan intelektual, merupakan kecakapan keterampilan sehingga mengantarkan pada kemandirian, hal ini direalisasikan dengan adanya pengajaran kemampuan mengolah susu oleh masyarakat yang sudah bergabung lama atau senior, yang ditunjuk oleh pemiliknya untuk melatih orang-orang yang baru bergabung di Home Industry Citra TK Utama. DAFTAR PUSTAKA