JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 DAMPAK PEMURIDAN BAGI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAKANAK REMAJA USIA 12-17 TAHUN DI JUNIOR CHURCH GEREJA BETHEL INDONESIA TABGHA BATAM CENTRE Steven 1. Junita Elfrida Hutahaean 2 Sekolah Tinggi Teologi Tabgha Batam 1 2 steven@st3b. id 1, junitaelfrida708@gmail. Abstract The problem currently being faced is the decline in the character of the teenagers in the junior church. We are aware that currently most of the teenagers are experiencing character crisis problems, they are not controlled by the influence of the development of this era. Therefore, the role of the church is very much needed in controlling the existing character problems. Therefore, it is very important for teenagers to be discipled so that they have the character of Christ which has an impact on social life. Seeing the existing problems, the purpose of this study is to describe discipleship as an effort to build character for young people in the Junior Church. The method used in this research is qualitative. Collecting data through observation and interviews. All participants can understand and participate in the discipleship process that takes place by giving life examples by followers of Christ. From the results of the study, it was found that discipleship carried out at the Junior Church has an impact on shaping the character of young people so that they have values and characters that reflect Christ in Keywords: Discipleship. Character building. Teenagers. Abstrak Masalah yang dihadapi saat ini adalah adanya kemerosotan karakter pada anak-anak remaja yang ada di junior church. Kita sadar bahwa saat ini sebagian besar anak-anak remaja mengalami masalah krisiskarakter, mereka tidak terkontrol oleh pengaruh perkembangan zaman ini. Karena itu sangatdiperlukan peran dari pihak gereja dalam mengontrol permasalahan karakter yang ada. Oleh karena itu sangat penting bagi anak-anak remaja untuk dimuridkan agar memiliki karakter Kristus yang membawa pengaruh dalam kehidupan bersosialisasi. Melihat masalah yang ada, maka tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pemuridan sebagai upaya proses pembentukan karakter kepada anak-anak remaja yang ada di Junior Church. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Keseluruhan partisipan dapat memahami dan ikut serta dalam proses pemuridan yang berlangsung dengan pemberian teladan hidup oleh pengikut Kristus. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pemuridan yang dilakukan di Junior Church berdampak membentuk karakter anak-anak remaja sehingga mereka memiliki nilai-nilai dan karakter yang mencerminkan Kristus didalamnya. Kata kunci: Pemuridan. Pembentukan karakter. Anak-anak Remaja. PENDAHULUAN Remaja peralihan dari usia anak menuju usia Menurut Stanley Hall pada masa remaja merupakan masa yang ketidakseimbangan, sehingga membuat mereka mudah dipengaruhi oleh lingkungan dimana mereka berada dan Banduran berpendapat bahwa masa pertentangan dan pemberontakan dan merasa ingin melakukan hal-hal yang (Gunarso, 2. Pada masa remaja, seseorang akan mengalami berbagai perubahan mengenai dirinya, baik perkembangan fisik maupun psikologis. Remaja pada umumnya sangat rentan terhadap pengaruh lingkungannya. Karena di masa inilah remaja banyak mengalami berbagai problema mengenai jiwa psikologisnya, yang tanpa disadari remaja akan mengalami proses pencarian identitas diri. Hal ini seringkali disebut dengan krisis identitas diri sehingga remaja rentan terjerumus ke dalam berbagai bentuk penyimpangan sosial atau lebih dikenal dengan kenakalan remaja. Munculnya fenomena kecenderungan kenakalan remaja yang masih berstatus sebagai pelajar akhir-akhir ini menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan baik dari perspektif pendidikan. Fenomena ini merupakan bukti dari lemahnya moral dan regulasi diri di kehidupan remaja yang semakin melemah. JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 Kemudahan informasi akibat dampak dari kemajuan teknologi memunculkan pemikiranAe pemikiran modern yang tidak sesuai dengan normaAenorma sosial yang ada di dalam masyarakat. Hal ini memicu timbulnya masalah sosial remaja di lingkungannya, baik di keluarga, lingkungan pendidikan maupun di lingkungan masyarakat atau gereja. Di mana masa remaja yang seharusnya dinikmati dan dimanfaatkan untuk mempelajari banyak hal justru disia-siakan oleh karena terjerumus pada hal-hal negatif yang merugikan diri (Matondang, 2. Akibat yang ditimbulkan cukup serius dan tidak dapat lagi dianggap sebagai suatu persoalan sederhana karena tindakan ini telah menjurus kepada tindakan kriminal. Tindakan yang dilakukan remaja berkaitan erat dengan karakter yang dimiliki oleh pribadi remaja tersebut. Karakter adalah hasil dari kebiasaan yang kita tumbuh kembangkan. Yang perlu dilakukan untuk membangun karakter adalah membentuk kebiasaan . abits formin. yang berarti harus kebiasaan-kebiasaan Karakter itu perlu dengan sengaja dibangun, dibentuk, ditempa, dan Pembangunan dipengaruhi oleh lingkungan, dari lingkungan yang kecil . , sekolah dan masyarakat, kemudian meluas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (Soedarsono, n. Untuk kalangan kristiani, gereja yang ada berupaya untuk melakukan pembentukan karakter yang baik melalui Di Gereja Bethel Indonesia Tabgha Batam Center pembinaan kepada remaja dilakukan melalui pemuridan dalam Junior Church. Ibadah Junior Church (JC) adalah wadah pembinaan dan ibadah bagi remaja di Tabgha Batam Centre yang diadakan oleh Komisi Remaja di dalam lingkup Komisi Pemuda dan Anak. Ibadah Junior Church, diadakan setiap hari Sabtu pukul 16. 00 WIB di Gedung YZ Campus Gereja Bethel Indonesia Tabgha Batam Centre. Penelitian ini berupaya untuk melihat keterkaitan antara dampak pemuridan E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 bagi pembentukan karakter remaja usia 12-17 tahun di GBI Tabgha Batam Center. METODE PENELITIAN Metode Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi ilmiah . dimana peneliti instrumen, teknik pengumpulan bersifat kualitatif lebih menekan pada (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini, dilakukan wawancara terhadap enam partisipan remaja yang beribadah di Junior Chruch. GBI Tabha Batam Center. Hasil memperoleh hasil dan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pembentukan karakter adalah proses dimana karakter seseorang dibentuk, dari anak-anak yang tidak baik menjadi baik. Tujuan pembentukan karakter adalah mengarahkan, melatih supaya kedepan mereka memiliki karakter yang baik. Cara membentuk karakter yang hubungan dan memberi waktu. Lingkungan pergaulan diluar gereja menjadi tantangan terbesar dalam pembentukan karakter anak-anak junior church. Cara untuk anakanak junior church mengalami percepatan dalam pembentukan karakter adalah lewat Gereja adalah sebuah komunitas Setiap pertemuannya bukanlah sebuah event . yang diadakan sesaat atau Pemuridan seharusnya adalah sebuah proses perjalanan yang dilakukan secara konsisten, yang membawa orangorang bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus. (Octavianus, n. ) Pemuridan adalah tindakan yang dilakukan ole Yesus selama ada di bumi. Bahkan, pemuridan adalah tindakan yang menjadi suatu keharusan untuk dilakukan oleh umat yang percaya, seperti yang diamanatkan dalam Matius 28:19 AuKarena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan babtislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus. (Lembaga Alkitab Indonesia, n. Di Perjanjian Baru, kata AumuridAy . athetes digunakan 264 kal. Dalam JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 konteks Yunani kuno aslinya, kata itu berarti seorang yang sedang magang dalam suatu keahlian/ketrampilan atau berguru pada seorang rabi . Magang merupakan gambaran yang baik tentang pengikut Yesus karena mengandung arti perjalanan yang tidak dapat dipintas untuk menjadi dewasa sebagai seorang murid. Diperlukan waktu dan latihan untk menjadi murid yang dewasa, dan satu-satunya cara benar-benar bertumbuh adalah dengan sungguh-sungguh menjalani gaya hidup yang dilihat. Dengan kata lain, seorang murid adalah seorang yang belajar dari seorang . yang ahli. (Harrington. Praktik pemuridan itu sendiri tumbuh subur dalam kehidupan orang Yahudi pada abad pertama. Pada masa itu, menjadi seorang murid tidak hanya berarti mendapatkan sejumlah informasi atau keterampilan tertentu dari seorang Menjadi menenggelamkan diri dalam ajaran nilai-nilai hidupnya, meniru cara hidupnya, dan ajaran-ajarannya. (Tim Perkantas, 2. Ronal W. Leigh berpendapat Pemuridan adalah suatu proses sengaja dimana seorang Kristen yang lebih dewasa berhubungan dengan satu atau lebih orang secara sengaja dan pribadi dalam satu periode waktu yang panjang, membimbing pengalaman-pengalaman mereka sehingga pada akhirnya mereka berkembang menjadi orang Kristen yang dewasa dan mampu melakukan hal yang sama dengan (Tim Perkantas, 2. Berdasarkan mengenai kasuskasus kenakalan remaja yang terjadi di atas, untuk itu sangat penting memberikan pendidikan karakter yang tepat bagi kaum remaja. Dengan memberikan pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan mereka, maka remaja tidak akan mudah terjerat ke dalam kasus-kasus kenakalan remaja seperti yang terjadi sekarang ini. Oleh karena itu, pemuridan merupakan salah satu tempat atau wadah terbaik untuk memberikan pendidikan bagi pembentukan karakter bagi setiap anakanak remaja. E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 Berbicara karakter berarti sedang berbicara hal yang diperlukan. Mengapa? Karena karakter berhubungan dengan semua hal dalam hidup dan kehidupan manusia, manusia berkarakter sulit ditemukan dalam manusia sekarang khususnya karakter Kristus. Sehingga sekarang ini pemerintah Indonesia melalui bapak Presiden Jokowi menekankan sekali pendidikan baik dari tingkat PAUD (Pendidikan Anak Usia Din. hingga orang dewasa atau Perguruan Tinggi. (Sirait. Memang karakter yang baik tidak datang begitu saja, tetapi perlu suatu usaha yang sengaja dan terus menerus supaya karakter yang baik itu terbentuk. Pembentukan karakter dilakukan dengan mengembangkan karakter yang sudah ada dalam diri seseorang dan mengikis karakter buruk untuk membentuk karakter yang baru, yaitu karakter yang baik. Karakter memegang peran penting dalam seluruh aspek hidup. Karakter sangat penting dan menentukan. Rhonda Byrne, mengatakan Karakter berkaitan dengan budi pekerti, yang merupakan hasil perpaduan antara pikiran dan perasaan, berarti bahwa apa yang diekspresikan oleh seseorang melalui sikap atau perilakunya merupakan hasil dari apa yang dipahami atau dipikirkannya. Cara seseorang memahami atau memandang jati dirinya akan mempengaruhi karakternya, jika ia memahami jati dirinya dengan benar, maka besar kemungkinan ia akan menampilkan Berdasarkan karakter di atas dapat disimpulkan bahwa karakter sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat, bahkan dalam gereja. Dengan kata lain, setiap individu . dikenali melalui sifat-sifat atau karakternya. Dalam Junior Church sendiri tidak terlepas dari adanya permasalahanpermasalahan yang berhubungan dengan karakter, tidak bisa dipungkiri latar belakang keluarga, sosial dan budaya yang berbeda tentulah akan mempengaruhi karakter seseorang. Tabiat, kebiasaan yang melekat pada anak-anak remaja yang dibawa dari lingkungan sosial di luar gereja akan terlihat dengan nyata. Sikap tidak menghormati orangtua, emosional. JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 pemberontak, tidak memiliki nilai-nilai pornografi dan lain sebagainya. Upaya membentuk karakter bukanlah tugas yang sederhana, juga tidak bisa dilimpahkan hanya kepada orang-orang tertentu melainkan tugas . etiap bertanggung jawa. akan hal ini, bertanggung jawab untuk misi yang mulia ini. Pendidikan kadang-kadang dimaknai sebagai sarana pembentukan karakter, hal ini bisa demikian. Namun tidak semua orang setuju akan hal ini, karena melihat dan mempertimbangkan hasil pendidikan masa kini. Pembentukan mempertimbangkan tiga pokok penting dari etika karakter yaitu: kebajikankebajikan . , nilai-nilai . , dan visi moral . Ketiga hal ini menjadi komponen utama pembentukan Berbeda dengan model all-size ministry yang sifatnya eksternal, upaya pembentukan karakter ini dilakukan melalui model Pemuridan . Model pemuridan berbicara tentang tiga hal pokok yaitu: place-sharing, costly (Tamawiwy, 2. Salah satu yang bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter Gereja merupakan suatu lembaga yang kuat serta dinamis mengikuti perkembangan membentuk dan mengubahkan hidup Oleh sebab itu, gereja dalam menjalankan tugas dan panggilannya, memuridkan adalah suatu keharusan. Dalam hal ini, jika ditinjau dari sudut pandang Alkitabiah, sejalan dengan Amanat Agung (Mat 28:18-. yang disampaikan oleh Yesus kepada muridmurid-Nya sebelum terangkat ke Sorga. Amanat Agung yang terdiri atas (Pergilah. Jadikanlah. Baptsislah dan Ajarla. merupakan suatu perintah yang harus dijalankan oleh gereja. Gereja akan (Bersekutu. Bersaksi dan Melayan. , dan penjabaran E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 dari misi itu salah satunya adalah Yesus pelayanan-Nya dengan pemuridan (Mrk. 3:13-. dan mengakhirinya dengan memberi mandat kepada rasul untuk memuridkan (Mat. 28:18-. Dia memandang pemuridan itu begitu penting dan merupakan salah satu bagian utama pelayanan-Nya. Ada tiga panggilan Yesus kepada orang-orang yang kemudian ditetapkan menjadi murid-Nya. Pertama, mereka dipanggil kepada-Nya . alled to Hi. unuk beriman kepada Yesus yang Untuk menerima keselamatan ini, orang percaya tidak perlu membayar apa pun karena merupakan anugerah. Kedua, orang percaya itu dipanggil untuk menyertai Dia . alled to be with Hi. untuk menjalani sebuah proses pembentukan demi pertumbuhan iman, karakter, nilai, pola pikir dan mental dalam sebuah pemuridan agar menjadi serupa dengan Kristus. (Tim Perkantas, 2. Tujuan mendewasakan setiap anggotanya sampai menjadi serupa dengan Kristus. Neil Hudson mengatakan, tujuan pemuridan bukan membuat lebih terbiasa dalam kehidupan gereja, apalagi lebih fasih dalam debat teologi yang terjadi dalam lingkungan gereja. Tujuan pemuridan adalah memampukan untuk menghidupi hidup dalam cara yang mencerminkan maksud Tuhan bagi dunia disekitar. (Simanjuntak, 2. Beberapa Tujuan Pemuridan Adalah Sebagai Berikut : Tujuan pemuridan yang pertama adalah memperlengkapi orang percaya dengan pengetahuan yang benar tentang kebenaran firman Tuhan. Pengetahuan akan kebenaran firman Tuhan itu begitu penting, sehingga Hosea mengatakan: AuUmatku pengetahuan akan firman AllahAy (Hos. 4:6, Alkitab New King James Versio. Pemuridan menyalurkan kuasa kebangkitan Kristus dalam diri seseorang sehingga karakter dosa dibuang dan digantikan dengan karakter Kristus, baik dalam perkataan, pikiran, perasaan, maupun tingkah laku. AuKarena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus, yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus meninggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Ay (Ef. 4:21-. Pemuridan adalah cara untuk melatih orang percaya untuk melayani sesuai dengan talenta dan karuniakarunia rohani mereka. Tujuan lain dari pemuridan adalah pembentukan rohani untuk menjadi serupa dengan Kristus. Hasil akhir dari pembentukan karakkter ditemukan dalam Galatia 4:19. AuHai anak-anakku, karena kau Aku menderita sakit bersalin lagi, sampai rupa Kristus menjadi nyata di dalam kamu,Ay yaitu ketika rupa Kristus menjadi nyata di murid-murid Kristus. (Simanjuntak, 2. Intinya, pemuridan adalah suatu proses dimana umat Kristen yang telah percaya memuridkan dan dimuridkan untuk menjadi murid Kristus yang semakin serupa dengan Allah pencipta Pemuridan juga proses yang terus berlangsung sepanjang hidup kita sebagi orang percaya. Demikianlah, maka penelitian dilakukan pemuridan bagi pembentukan karakter remaja usia 12-17 tahun di GBI Tabgha Batam Center E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 partisipan untuk diwawancarai. Peneliti juga membuat surat pernyataan dan disertai dengan tanda tangan bukti kesediaan partisipan untuk memberikan informasi sesuai dengan kebutuhan Pada tahap ini, peneliti juga membuat janji temu dalam rangka Wawancara dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan kesepakan waktu antara peneliti dengan partisipan. Adapun pertanyaan yang diberikan kepada kisi-kisi wawancara yang telah dibuat. (Kisi-kisi pertanyaan dapat dilihat pada tabel 1. Sebelum peneliti mempersiapkan beberapa hal, antara lain: Menghubungi partisipan melalui apikasi Whatsapp (WA) dan mengatur jadwal pertemuan Mempersiapkan pertanyaan yang akan ditanyakan kepada partisipan Mempersiapkan perlengkapan yang diperlukan selama proses wawancara seperti daftar pertanyaan, alat tulis, handphone, aplikasi whatsapp (WA) Selanjutnya menyampaikan maksud dan tujuan penelitian dan meminta kesediaan calon Tabel 1 Kisi-kisi Wawancara Pertanyaan Deskripsi Menutut anda. Dampak yang Pemuridan dimaksud dengan Apakah pemuridan Menurut apakah pemuridan memiliki dampak Junior Church? Apakah pemuridan berdampak juga bagi pembentukan Bagaimana macam-macam pemuridan itu bagi Junior Church ? Apakah tantangan dalam Junior Church? Apakah ada modul dalam pemuridan JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 Dalam pemilihan partisipan, peneliti memilih ketua pemuridan yang ada di Junior Church Gereja Bethel Indonesia Tabgha. Batam Centre. Pemilihan partisipan ini berdasarkan persetujuan pembina yang menaungi Junior Church. bagi Junior Church Apa saran anda bagi percepatan Junior Church ? Menurut dimaksud dengan karakter, apakah anda terlibat di Apakah penting , mengapa Bagaimana cara anakanak Usia Remaja Usia 12-17 Tahun ? Apakah tantangan dalam karakter bagi anakanak Usia Remaja Usia 12-17 Tahun itu, apa saja ? Tabel 2 Jadwal Pertemuan dengan Partisipan dan Peneliti Pembentukan Karakter Anakanak Remaja Usia 12-17 Tahun Menurut karakter bagi anakanak Usia Remaja Usia 12-17 Tahun E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 Nama Partisipan Tanggal Wawanc Toni Sukardy 16Ae052022 WIB Gereja Tabgha Fransiska Venecia Suryadi 16 - 052022 WIB Gereja Tabgha Devin 16 Ae 05 2022 WIB Gereja Tabgha Gretta Dana Christina 16 Ae 052022 WIB Gereja Tabgha Romaulina Elita Dameria 21 Ae 05 2022 WIB Gereja Tabgha Dennis Tanneri 20 Ae 05 2022 WIB Gereja Tabgha Jam Lokasi Setelah melakukan wawancara dengan seluruh partisipan, peneliti melakukan tahap pengkodean terbuka . pen codin. dan selanjutnya ke tahap analisa verbatim . xial codin. Analisa verbatim . xial codin. adalah suatu dikumpulkan kembali dengan membuat kaitan antara kategori-kategori. Setelah Apakah ada modul karakter bagi anakanak Usia Remaja Usia 12-17 Tahun ? JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 melakukan Analisa Verbatim (Axial Codin. maka tahap selanjutnya adalah menentukan kategori (Selective Codin. dari setiap makna yang E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 Jadi dari wawancara dengan pemuridan merupakan wadah yang menjadikan seseorang menjadi serupa dengan Kristus. Hal ini penting diterapkan dikalangan anak remaja agar memiliki karakter yang serupa dengan karakter Kristus. Latar belakang keluarga, budaya mempengaruhi terbentuknya karakter lewat pemuridan karakter anak-anak junior church terbentuk menjadi karakter yang baik, menjadikan anak-anak remaja menjadi lebih sabar, tahu meresponi dengan baik permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Penentuan kategori (Selective Codin. adalah proses seleksi kategori inti, yang menghubungkan kategori-kategori keterhubungan tersebut, dan dimasukkan dalam kategori-kategori yang diperlukan untuk pengembangan atau perbaikan. Dari partisipan pertama diperoleh Selective Coding: Pemuridan menjadikan seseorang menjadi serupa dengan Kristus Pemuridan merupakan hal yang penting karena menentukan kualitas dan karakter kita sebagai anak-anak Tuhan Terbentuknya karakter dipengaruhi oleh latar belakang keluarga, budaya dan lingkungan yang berbeda dan dipemuridan terbentuk menjadi karakter yang baik Dampak dari pemuridan adalah anak-anak menjadi lebih sabar, tau meresponi permasalahanpermasalahan yang dihadapi Tantangan pelaksanaan pemuridan di junior church adalah masalah waktu pertemuan yang singkat Bahan ajar atau modul pemuridan yang digunakan disesuaikan dengan masing-masing kelompok pemuridan yang ada di junior church Melakukan pertemuan rutin dengan mengarahkan, supaya memiliki visi yang sama dalam pemuridan Pembentukan proses dimana karakter seseorang dibentuk, dari anak-anak yang tidak baik menjadi baIk Tujuan supaya kedepan mereka memiliki karakter yang baik Cara membentuk karakter yang mengenal,membangun hubungan dan memberi waktu Lingkungan pergaulan diluar gereja menjadi tantangan terbesar dalam pembentukan karakter anak-anak Junior Church. Cara untuk anakanak Junior Church mengalami percepatan dalam pembentukan karakter adalah lewat keteladanan Dari setiap makna yang muncul, dari partisipan kedua yaitu : Setelah Analisa Verbatim (Axial Codin. dilanjutkan dengan menentukan kategori (Selective Codin. Pemuridan merupakan suatu wadah dimana terjadinya koneksi dikalangan anak-anak yang beribadah di Junior Church. Pemuridan itu penting karena didalam pemuridan terdapat mentoring yang membentuk karakter anak remaja menjadi lebih baik dan memiliki karakter Kristus Dampak dirasakan oleh para anggota apabila anggota memiliki kerinduan untuk membuka hati dan mau diajar. Adapun tantangan yang dihadapi dalam pemuridan adalah masalah keterbatasan waktu dan susahnya membangun komunikasi ke anggota. Keteladanan merupakan cara yang paling efektif didalam pemuridan. Bahan ajar atau modul yang digunakan mengikuti tuntunan dari gembala dan disesuaikan dengan kebutuhan anakanak remaja. JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 Dari partisipan kedua didapati bahwa pemuridan adalah wadah anak-anak bisa terkoneksi satu dengan yang Pemuridan itu penting karena di dalamnya ada proses penanaman value yaitu nilai-nilai kebenaran. Dampak dari anak-anak Pemuridan berdampak bagi anak-anak remaja, yang tadinya marah-marah jadi lebih baik, rajin saat teduh, puasa. Untuk pemuridan mengalami percepatan yaitu dengan melakukan perekrutan ketua Pembentukan karakter adalah berubah kearah yang lebih baik. Tujuan pembentukan karakter adalah supaya anak-anak remaja bisa memiliki karakter yang baik di lingkungan keluarga dan sekolah dan menjadi serupa dengan Kristus. Cara membentuk karakter anakanak remaja yaitu dengan berbagi hidup karena dengan berbagi hidup mereka di dewasakan dan karakter mereka percepatan sebagai anak pemuridan harus mau membuka hati, mau di ajar supaya semakin baik dalam karakter. perubahan karakter atau sikap yang semakin baik Didalam pemuridan terdapat proses pembentukan karakter menanamkan sifat-sifat atau karakter-karakter Yesus agar anak remaja bisa menjadi saksi Kristus dimanapun mereka berada. Tantangan yang ditemukan dalam pemuridan adalah kesulitan dalam melakukan pendekatan terhadap anggota yang baru. Cara pembentukan karakter yang efektif didalam sebuah pemuridan adalah menjadi teladan bagi para anggota pemuridan. Dari hasil wawancara dengan pemuridan adalah sebuah wadah untuk membentuk karakter baik itu dari sisi ketua pemuridan dan juga murid. Pemuridan penting dilakukan dikalangan remaja karena membawa dampak yang positif bagi anak remaja. Dampak potisif ini bertumbuh, menambah pertemanan, dan terjadinya perubahan karakter atau sikap yang semakin baik. Namun terdapat tantangan yang dihadapi oleh ketua pemuridan dalam proses pelaksanaan pemuridan seperti kesulitan dalam melakukan pendekatan terhadap anggota yang baru bergabung dipemuridan. Pemuridan memiliki pengaruh terhadap pembentukan karakter anak remaja dimana pemberntukan karakter ini merupakan sebuah proses menanamkan sifat-sifat atau karakter-karakter Yesus. Tujuan pembentukan karakter adalah untuk menanamkan nilai-nilai kebenaran. Cara pembentukan karakter yang efektif Dari partisipan ketiga diperoleh Selective Coding: Dari partisipan ketiga diperoleh penentuan kategori (Selective Codin. adalah proses seleksi kategori inti, yang menghubungkan kategori-kategori dan melakukan validasi atas keterhubungan tersebut, dan dimasukkan dalam kategori-kategori yang diperlukan untuk pengembangan atau perbaikan. Setelah melakukan Analisa Verbatim (Axial Codin. maka tahap selanjutnya adalah menentukan kategori (Selective Codin. E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 Dari partisipan keempat diperoleh Selective Coding: Dari hasil wawancara partisipan keempat, setelah melakukan penentuan kategori (Selective Codin. , kemudian melakukan Analisa Verbatim (Axial Codin. dan kategori (Selective Codin. dari setiap makna yang muncul, yaitu : Pemuridan adalah sebuah wadah untuk membentuk karakter baik Pemuridan membawa dampak yang positif bagi anak remaja. Dampak potisif ini meliputi kerohanian yang semakin Pemuridan adalah sebuah kelompok di dalam gereja untuk antara satu dengan yang lain dengan JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 tujuan supaya menjadi serupa segambar dengan Kristus Pemuridan itu penting diterapkan dikalangan remaja karena didalam pemuridan terdapat rasa saling membangun diantara sesama baik itu dari segi rohani maupun dari segi Adapun dampak dari pemuridan tertanam didalam suatu komunitas gereja dan terjadi perubahan karakter yang semakin baik. Role model dari ketua pemuridan merupakan cara yang efektif bagi didalam pemuridan. Didalam anggota agar proses pembentukan karakter dapat berjalan dengan E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 Dari setiap makna yang muncul, dari partisipan kelima yaitu : Setelah Analisa Verbatim (Axial Codin. maka tahap selanjutnya adalah menentukan kategori (Selective Codin. dari setiap makna yang muncul, yaitu : Pemuridan merupakan wadah atau tempat belajar menjadi murid Tuhan Yesus dimana pada wadah ini diajarkan nilai-nilai kebenaran tentang Firman Tuhan. Pemuridan sangat berdampak bagi pertumbuhan rohani dan pembentukan karakter anak-anak remaja dalam hal integritas, kejujuran, dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab. Pembentukan karakter sebagai proses mengubahkan karakter yang kurang baik menjadi baik dimana dengan tujuan memiliki karakter yang serupa Kristus membuatnya menjadi pribadi yang kuat didalam menjalani kehidupan. Cara membentuk karakter anak-anak remaja adalah lewat keteladanan. Pemuridan kelompok di dalam gereja untuk membangun antara satu dengan yang lain dengan tujuan supaya menjadi serupa segambar dengan Kristus. Pemuridan itu penting karena di dalam pemuridan diberikan asupan firman Tuhan yang yang di dalamnya nilai-nilai Pemuridan pembentukan karakter karena di dalamnya ada penanaman nilai-nilai Dampak dari pemuridan adalah kerohanian terbangun dan mengalami pertumbuhan rohani. Pembentukan karakter adalah ada sesuatu yang dibentuk untuk menjadi sesuatu yaitu dari karakter yang buruk diarahkan menjadi lebih baik. Tujuan dari pembentukan karakter adalah penanaman nilai yang nantinya akan terbawa ke sebuah lingkungan yang baru. Pembentukan karakter itu penting sebagai value di masa depan. Cara dilakukan adalah lewat keteladan Penentuan kategori (Selective Codin. adalah proses seleksi kategori inti, yang menghubungkan kategorikategori dan melakukan validasi atas dimasukkan dalam kategori-kategori yang diperlukan untuk pengembangan atau perbaikan. Pemuridan adalah belajar tentang apa yang Tuhan ajarkan. Pemuridan itu penting karena menggenapi Amanat Agung Tuhan Yesus yaitu dimuridkan dan Pemuridan sangat berdampak dalam pembentukan karakter karena di dalam nya juga diajarkan tentang kerendahan hati, berintegritas, jujur dan Bahan ajar atau modul yang digunakan dari visi dari gembala dan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok pemuridan masing-masing. Pembentukan karakter adalah proses mengubahkan karakter yang kurang baik menjadi baik. Tujuan mempersiapkan mereka supaya memiliki karakter Kristus. Pembentukan karakter penting karena karakter lebih penting daripada bakat, seseorang bisa bertahan kalau memiliki karakter yang kuat. Cara membentuk karakter anak-anak remaja adalah lewat keteladanan. Penentuan kategori (Selective Codin. adalah proses seleksi kategori inti, yang menghubungkan kategori-kategori keterhubungan tersebut, dan dimasukkan JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 dalam kategori-kategori yang diperlukan untuk pengembangan atau perbaikan. yang digunakan adalah mengikuti visi masing-masing Pembentukan karakter adalah proses mengubah karakter dari yang tidak baik menjadi baik. Tujuan nya adalah supaya anak-anak remaja melakukan segala sesuatu sesuai firman Allah. Cara membentuk karakter menurut D adalah lewat keteladanan. tantangan yang dihadapi dalam pembentukan karakter ini adalah budaya dan latar belakang Bahan ajar yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan kelompok pemuridan masing-masing. Dari setiap makna yang muncul, dari partisipan keenam yaitu : Setelah melakukan Analisa Verbatim (Axial Codin. maka tahap selanjutnya adalah menentukan kategori (Selective Codin. dari setiap makna yang muncul, yaitu : E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 Pemuridan ibarat keluarga rohani yang saling terkoneksi satu dengan lainnya dan sama-sama bertumbuh didalam kerohanian Adapun dampak yang dialami dari proses pemuridan dapat terlihat dari perubahan karakter yang semakin Di dalam menjalankan pemuridan, terdpaat tantangan yang dihadapi pertemuan dengan anak-anak pemuridan yang terbatas dan juga kurangnya sumber daya manusia dalam hal ini ketua pemuridan sehingga masih ada anak remaja yang belum terlibat di dalam Cara yang paling efektif dari pemuridan adalah ketua pemuridan menjadi teladan atau role model bagi para anggotanya sehingga anggota dapat melihat contoh atau teladan yang sesuai dengan ajaran Firman Tuhan. KESIMPULAN Berdasarkan apa yang telah diteliti dan hasil wawancara yang dituangkan dalam bab keempat tentang dampak pemuridan terhadap anak-anak remaja 1217 tahun di Gereja Bethel Indonesia Tabgha Batam Centre, merupakan suatu proses perubahan untuk membawa dan menolong orang Kristen yang jauh pada Tuhan untuk bertumbuh menuju kepada kedewasaan rohani yang bertahap agar menjadi serupa dengan Kristus. Didalam pemuridan terdapat penanaman nilai-nilai kebenaran akan Firman Tuhan sehingga setiap orang yang terlibat didalamnya memiliki perubahan karakter yang menjadi lebih baik. Dari pemahaman tersebut, adapun dampak dari pemuridan yang dialami oleh anak-anak remaja Junior Church: Adanya kerohanian dan memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Mengalami menjadi lebih baik sesuai dengan karakter Kristus Adanya pertemanan dikalangan remaja. Pembentukan karakter merupakan sebuah proses pembentukan perilaku yang berlangsung secara terus menerus sehingga menghasilkan perbaikan kualitas Adapun tujuan dari pembentukan karakter yang terjadi di Junior Church Gereja Bethel Indonesia Tabgha Batam Centre ini adalah agar anak remaja memiliki karakter yang mencerminkan karakter Kristus dimanapun mereka berada. Pembentukan karakter Pemuridan keterhubungan dengan yang lain da sama-sam menjadi pribadi yang memiliki karakter Kristus. Pemuridan penting karena selain lewat ibadah raya pemuridan adalah tempat seseorang mengalami Pemuridan memiliki dampak dalam menjadikan seseorang menjadi semakin serupa Kristus. Dampak-dampak pemuridan itu sendiri adalah anak-anak remaja mengalami banyak perubahan dalam banyak sector kehidupannya termasuk dalam karakter. Tantangan intensitas pertemuan dengan anak-anak pemuridan yang terbatas dan juga kurangnya sumber daya manusia dalam hal ini ketua pemuridan. Bahan ajar JURNAL TABGHA Volume 4 No. 2 Oktober 2023 yang dilakukan sejak masa remaja merupakan hal yang penting yang akan membawa dampak pada masa depan Adapun proses pembentukan karakter yang dilakukan di Junior Church Gereja Bethel Indonesia Tabgha Batam Centre menanamkan nilai-nilai kebenaran yang sesuai dengan Firman Tuhan dan melalui keteladan yang diberikan oleh kakak pembina atau ketua pemuridan kepada para anggotanya. Dalam hal memberikan keteladanan ini, dibutuhkan perhatian yang diberikan kepada para membangun hubungan dan berbagi hidup dengan para anggotanya. Dari hasil penelitian Dampak Pembentukan Karakter Anak-anak Remaja Usia 12-17 Tahun menunjukkan bahwa Lingkungan adalah salah satu pembentukan karakter dan pemuridan adalah jawaban sebagai wadah yang memberi dampak dalam pembentukan karakter yang baik yaitu karakter yang mencerminkan karakter Kristus. E-ISSN 2830-5299 P-ISSN 2722-6190 Alfabeta. Tamawiwy. Pembentukan Karakter bagi Generasi Milenialdi Gereja Protesten di Indonesia bagian Barat (GPIB). Jurnal Theologi In Loco. Vol. No. , 65Ae90. Tim Perkantas. Pemuridan Dinamis Membangun Bangsa. Literatur Perkantas. DAFTAR PUSTAKA