Print ISSN: 2614-8153 Online ISSN: 2614-8498 KEBIJAKAN REDAKSI MEDIA SOSIAL PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN JAKARTA TIMUR DALAM MENENTUKAN PEMBERITAAN Bayquni. Ardhyca Ade Saputra Fakultas Ilmu Komunikasi Univ. Prof. Dr. Moestopo (Beragam. bayquni_bayu@yahoo. Abstract In this study, researchers tried to research a social media that people might not know much about, namely the Facebook Fan Page Account Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur. The purpose of this study is to find out more in the editorial policies of Facebook Fan Page Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur in determining the news worthy of circulation. In order to study more about social media editorial policies Facebook Fan Page Account Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur Jakarta Timur researchers use the methodology of Moderate Participation Observation: in this study there is a balance between researchers being insiders and being outsiders. The researcher also participated in participatory observation in several activities, but not fully. The results of this study are Facebook Fan Page Accounts Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur Jakarta Timurhave a policy in making news. News writers are required to have a mindset that is in accordance with the style of language and writing must also be in accordance with the segmentation of the reader, in order to understand what they need to observe how to advance the theory of Hierarchy of Influence in Facebook Fan Page Accounts Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur. Keywords: Editorial Policy. Facebook Fan Page. PDI Perjuangan Jakarta Timur Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui lebih dalam kebijakan redaksi Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur Timur dalam menentukan beritaberita yang layak edar. Agar dapat mengkaji lebih dalam mengenai kebijakan redaksi media sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur Jakarta Timur peneliti menggunakan metodologi Observasi Partisipasi Moderat. Dalam penelitian ini terdapat keseimbangan antara peneliti menjadi orang dalam dan menjadi orang luar. Peneliti turut melakukan observasi partisipasif dalam beberapa kegiatan, tetapi tidak sepenuhnya. Hasil penelitian ini adalah Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur mempunyai kebijakan dalam pembuatan sebuah berita. Para penulis berita dituntut memiliki pola pikir yang sesuai dengan gaya bahasa serta penulisan juga harus sesuai dengan segmentasi pembaca, agar mengerti apa saja yang dibutuhkan mereka untuk mengamati bagaimana penerepan teori Hierarchy of Influence di Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur. Kata Kunci: Kebijakan Redaksi. Fan Page Facebook. PDI Perjuangan Jakarta Timur PENDAHULUAN Dalam telah memberikan kekuatan baru pada industri-industri kreatif. Kreatifitas kontenkonten di dalam internet dapat dilihat dari interaksi antara internet dengan manusia yang menarik dan atraktif. Hal ini memunculkan banyaknya aplikasi-aplikasi seperti Facebook,Twitter,Instagram. Karena pertumbuhannya yang cepat, new media telah JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. 2, (September 2. 131 - 142 menjadi faktor terbesar dalam pengembangan industri-industri media massa. Salah satu media sosial yang sangat popular di masyarakat saat ini adalah Facebook. AuFacebook adalah sebuah layanan jejaring sosial dan situs web yang diluncurkan pada Febuari 2004 yang dioperasikan dan dimiliki oleh Facebook. Inc. Kebijakan redaksi dalam pemilihan berita yang akan dipublikasikan tersebut juga sesuai dengan yang diungkapkan oleh Deddy Iskandar Muda . dalam bukunya Jurnalistik Televisi Menjadi Reporter Profesional, bahwa berita adalah suatu fakta, akurat, ide, tepat waktu, menarik, serta dianggap penting bagi sejumlah besar khalayak. Karena itulah sebuah informasi atau pemberitaan melalui new media harus memiliki nilai berita . ews valu. agar cepat mendapat perhatian masyarakat, mengingat minat masyarakat terhadap new media adalah keunggulannya yang cepat dalam menyebarkan sebuah informasi. Menurut Luwi Ishwara . 1:76-. , nilai berita . ews valu. adalah karakteristik intrinsik yang terdapat dalam sebuah berita. Nilai berita ini menjadi ukuran yang berguna atau yang biasa diterapkan untuk menentukan layak berita. Kebijakan redaksional merupakan jantung dari proses yang dilakukan dalam memproduksi isi berita suatu kontrol internal yang berlaku di dalamnya. Kebijakan redaksional ini memengaruhi dan mengontrol isi yang akan diterbitkan pada halaman yang disediakan dalam menjalankan fungsinya kepada Suatu berita yang diterbitkan, dipilihmelalui proses perencanaan dan bahkan hasil kajian yang cukup panjang. Dalam hal ini Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur tentu mempunyai proses penaikan berita. Tidak mungkin berita tersebut berita asal bunyi tanpa kejelasan dan keaslian berita. Karena Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur memiliki kode etik yang mereka gunakan sebagai patokan dalam memuat berita. Apakah berita tersebut layak di terbitkan atau tidak layak, jika layak dan sesuai kode etik pasti diterbitkan, jika tidak sesuai kode etik pasti tidak diterbitkan atau dilarang. Kenapa Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur memilih Facebook sebagai medianya, karena Facebook adalah media yang tepat untuk dijadikan propaganda dan rata-rata banyak digunakan oleh semua orang, jadi sudah sangat menjangkau semua kalangan atau lebih dekat dengan semua orang. Alasan mengapa Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur menerbitkan berita di Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur adalah: efisien, mudah dijangkau, bisa diakses kapanpun, lebih dekat dengan banyak orang, tidak mengeluarkan biaya yang besar, cepat. Atas dasar diatas maka ditetapkan media FaceBook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur sebagai informasi terkait banyak hal. LITERATUR DAN METODOLOGI Teori Komunikasi Massa Komunikasi massa adalah proses pertukaran pesan antara komunikasi dengan komunikan, dimana komunikan dalam komunikasi massa tak hanya berupa individu melainkan khalayak. Banyak . Mediumnya pun berupa media massa karena sifat media massa yang dapat mencakup khalayak banyak. Deddy Mulyana . mendefinisikan bahwa komunikasi massa adalah komunikasi yang menggunakan media-media massa cetak maupun elektronik, dengan harga yang relatif mahal, dan dikelola oleh suatu lembaga atau perorangan, yang isinya ditujukan untuk seluruh masyarakat yang tersebar diberbagai tempat, tanpa mengetahui khalayak . nonim dan heteroge. Dalam Print ISSN: 2614-8153 Online ISSN: 2614-8498 kebudayaan manusia, komunikasi massa menjadi proses dan bidang ilmu komunikasi yang mempunyai tingkat pengaruh cukup penting bagi perubahan dan dinamika sosial kehidupan manusia. Hal ini membuat media massa menjadi salah satu bagian dari institusi terkuat di dalam masyarakat. Dalam Komunikasi Massa, media massa berperan begitu perkasa, daan menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi, memproduksi pesan, dan menyampaikan pesan pada khalayak. Pesan-pesan yang disampaikan beraneka ragam, tidak unik, serta dapat diprediksi. Dennis McQuail . menyebutkan bahwa pesan-pesan yang disampaikan seringkali diproses, distandarisasi, dan selalu diperbanyak terlebih dahulu. Pesan-pesan tersebut juga merupakan suatu produk dari komuditi yang mempunnyai nilai tukar, serta acuan simbolik yang isinya mengandung nilai kegunaan. Komunikasi massa memberikan peluang bagi media-media massa untuk memperbesar khalayak potensial melampaui batas-batas yang Populasi yang besar serta letak geografis yang terletak berjauhan . ari berbagai negar. , memungkinkan media massa untuk menjangkau khalayak secara bersamaan dengan isi kontenkonten pmedia yang disebarkan, sudah disetujui oleh mereka yang memiliki kekuasaan politik dan sosial. Menurut Luwi Ishwara . 1:76-. , nilai berita . ews valu. adalah karakteristik intrinsik yang terdapat dalam sebuah berita. Nilai berita ini menjadi ukuran yang berguna atau yang biasa diterapkan. untuk menentukan layak berita. Peristiwa-peristiwa yang memiliki nilai berita ini misalnya yang mengandung poin-poin sebagai berikut: . Konflik. Isi berita mengenai sebuah konflik selalu terlihat menarik di mata khalayak. Misalnya, bentrokan antar manusia, antar kelompok, bangsa, perang dan sebagainya. Kemajuan dan Bencana. Berita mengenai sebuah kejadian yang meliputi keberhasilan atau penemuan baru, juga meliputi keberhasilan atau penemuan baru, juga meliputi bencana-bencana yang terjadi di lingkungan sekitar. Konsekuens. Meliputi sebuah peristiwa yang kiranya dapat peristiwa-peristiwa lainnya, yang mempengaruhi banyak orang, misalnya kampanye politik ddan bencana alam. Kemasyuhran dan Terkemuka. Adanya berita mengenai orang-orang terkenal atau orangorang penting. Misalnya prediksi seorang pengamat ekonomi, juga berita mengenai pemimpin politik nasional. Timeliness dan Proximity. Saat yang tepat . dan kedekatan . adalah ukuran yang diterapkan pada berita untuk menentukan apakah layak dihimpun atau dimana bisa dijual. Orang cendrung tertarik dengan peristiwa berita yang berdekatan dengan wilayahnya dan . Keganjilan. Meliput berita mengenai sesuatu yang tidak lazim dan mengundang perhatian orang-orang disekitarnya. Human Interest. Peristiwa-peristiwa yang mengandung unur kemanusian, menyangkut emosi, fakta biografis, kejadian-kejadian yang dramatis, deskripsi, motivasi, ambisi, kerinduan, suka dan ketidaksukaan umum di masyarakat. Seks. Sesuai dengan perubahan zaman, beritaberita mengenai seks kini diungkapkan lebih Seks ini umum dipertimbangkan oleh para editor sebagai nilai berita. Seks menjadi niali berita yang tinggi bila melibatkan orangorang penting. Aneka nilai. Cerita-cerita yang unik, aneh, dan memiliki keganjilan namun tetap menarik untuk dibaca. Seperti seekor kucing yang menolong pendaki gunung yang tersesat. (Luwi Ishwara, 2011: 76-. New Media New Media atau media baru merupakan perkembangan dari media-media yang sebelumnya telah digunakan manusia. New Media berasal dari transformasi mediamedia konvensional seperti media cetak dan media elektronik. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, new media berhasil menggeser kehebatan media-media massa konvensional yang selama ini menjadi media penyampaian pesan. New Media muncul JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. 2, (September 2. 131 - 142 sebagai hasil dari inovasi teknologi yang seringkali disebutkan dengan cara memisahkan diri dari media massa yang lama. Keberadaan new media didasari oleh pemikiran modernis pada perkembangan sosial yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang merubah kea rah perkembangan sosial modern. New media disebut sebagai sebuah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, computer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir Beberapa contoh dari new media adalah internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, blog, social media, dan aplikasi-aplikasi lainnya yang diakses melalui Teori new media merupakan sebuah teori yang dikembangkan oleh Pierre Levy, yang mengemukakan bahwa new media merupakan teori yang membahas mengenai perkembangan media dari konvensional ke era digital. Dalam teori new media terdapat dua pandangan yang dikemukakan oleh Pierre Levy, yaitu: . Pandangan interaksi sosial : yang membedakan media menurut kedekatannya dengan interaksi tatap muka. Piere Levy memandang World Wide Web . sebagai sebuah lingkungan informasi manusia yang terbuka, fleksibel, dan dinamis, yang memungkinkan manusia mengembangkan orientasi pengetahuan yang baru dan juga terlibat dalam dunia demokratis tentang pembagian mutual dan pemberian kuasa yang lebih interaktif dan berdasarkan pada masyarakat. Pandangan Integrasi Sosial: yang merupakan gambaran media bukan dalam bentuk informasi, interaksi, atau penyebarannya, tetapi dalam bentuk ritual, atau bagaimana manusia menggunakan media sebagai cara menciptakan masyarakat. Media bukan hanya sebuah instrument informasi atau cara untuk mencapai ketertarikan diri, tetapi menyatukan kita dalam beberapa bentuk masyarakat dan member kita rasa saling memiliki (Solomon, 2011:. New media dengan media online dan media sosial yang terdapat didalamnya menjadi dunia baru yang member ruang sosial berbeda bagi masyarakat, kehidupan pengguna new media. Media online dan media sosial hadir dengan kebutuhan serta keunggulan-keunggulannya seperti tidak terbatas ruang dan waktu, sehingga para penggunanya dapat mengakses dimana saja dan kapan saja. Selain itu, pengguna media dapat sesegera mungkin mengirimkan feedback kepada komunikator. Hal ini juga diungkapkan oleh Denis McQuail bahwa new media bersifat multi-arah. Aumereka bersifat multi-arah, bukan hanya searah. Mereka mendorong, bahkan mensyaratkan Mereka tidak memiliki khalayak, sehingga tidak ada publik massa. Mereka sangat beragam dalam bentuk kontennya, dan esesinya adalah multi-media dan multi-model. Tidak ada batasan yang jelas antara privat dan public, mereka memungkinkan diakses oleh semua orangAy (McQuail. Denis, 2011:. Karakteristik New Media New media memiliki lima karakter yang disebutkan oleh Feldman . dalam buku Flew, sebagai berikut: Manipulable: hal inilah yang menjadi pendebatan mengenai keberadaan new media, karena sifatnya yang memungkinkan setiap orang untuk memanipulasi dan merubah berbagai data serta informasi dengan bebas. Networkable: khalayak dapat menyebarluaskan informasi atau beritaberita sesame pengguna, melalui jaringan internet yang tersedia. Compressible: kapasitas pada new media dapat disesuaikan dengan kebutuhan khalayak, sehingga memudahkan khalayak untuk menyimpan informasiinformasi yang didapatkan. Padat: untuk memiliki seluruh konten dalam new media, khalayak tidak lagi membutuhkan tempat yang Hanya dengan laptop yang terhubung dengan internet, khalayak dapat menyimpan berbagai konten tersebut. Imparsial: new media seringkali disebut sebagai media yang Karena setiap orang dapat menjadi produsen maupun konsumen secara bersamaan, sehingga konten-konten dalam new media tidak Print ISSN: 2614-8153 Online ISSN: 2614-8498 berpihak dan tidak dikuasai oleh siapapun. Dari karakteristik-karakteristik dapat dilihat bahwa new media membutuhkan penyelenggaraannya dibanding dengan cara yang dibutuhkan oleh media konvensional Dalam new media informasi yang disajikan diatur sedemikian rupa yang memudahkan pembacanya. Dari interaktivitas adalah karakteristik yang menjadi konsep utama dari new media. Auinteractivity is a central concept in understanding new media, but different media forms prossesa different degrees of interactivity, and some forms of digitized and coverged media are not in fact interactive at allAy (Flew, 2005:. Sebagai konsep utama dari karakteristik new media, interaktivitas memberikan nilai tambahan serta keunggulan tersendiri bagi inew Interaktivitas inilah yang menjadi kata kunci yang membedakan media konvensional dengan new media (Spurgeon, 2008:. Interaktivitas dalam konteks new media ini menunjukan adanya kemampuan bagi para pengguna new media untuk terlibat secara langsung dan memiliki kemampuan untuk mengubah gambar atau teks yang mereka Dalam hal ini, pengguna dari new media bukan hanya menjadi viewer tetapi juga user (Lister, 2009:. Kebijakan Redaksi Dalam penulisan editorial, ada aturan atau prinsip dasar yang harus dipatuhi sebagai pedoman yang tertuang dalam kebijakan redaksi. Hal ini dimaksudkan untuk menghasilkan tulisan yang sesuai dengan warna politik yang dianut media bersangkutan. Menurut Gunawan Wiradi . dalam Ensiklopedia Nasional, menyatakan bahwa Aukebijakan secara umum diartikan sebagai kearifan mengelok. Dalam ilmu sosial, kebijakan diartikan sebagai dasardasar haluan untuk menentukan langkahlangkah untuk tindakan-tindak dalam mencapai suatu tujuan. Ay Dari definisi yang telah disebutkan diatas, peneliti menyimpulkan bahwa kebijakan merupakan suatu prinsip atau patokan dasar yang membimbing tindakan dan wewenang yang dibutuhkan untuk mencapai suatu tujuan. Selanjutnya, pedoman tersebut berfungsi untuk mengarahkan langkah demi langkah untuk mencapai suatu tujuan tersebut. Sedangkan kata redaksi memiliki pengertian bagian terpenting dalam organisasi media massa yang bertugas untuk mengelola, mengawasi isi media massa. Kebijakan redaksional merupakan sikap dasar menghadapi persoalan yang berkaitan dengan penulisan hingga penyajian berita. Opini dari media bersumber kepada kebijakan redaksi yang dapat dianalogikan sebagai sebuah ideologi suatu partai politik yang harus menjadi dasar seluruh kegiatan jurnalistik. Kebijakan redaksi ditentukan oleh visi dan misi media massa, termasuk menyesuaikan dengan perekayasaan untuk mempertahankan dan mengembangkan berita selaras dengan kebutuhan pemirsa. Umumnya, pemimpin redaksi bertanggung jawab atas operasional keredaksian secara keseluruhan, tempat dimana kegiatan ini berlangsung . apur redaks. Media Online Mesikupun istilah media online sudah sering digunakan, namun belum banyak para ahli yang mengemukakan definisi dari media online secara jelas dan spesifik. Media online adalah sebutan umum untuk sebuah bentuk media yang berbasis pada telekomunikasi dan multimedia, yang memungkinkan siapapun mengakses seluruh isi-isi kontennya melalui Werner J. Severin dan James W. Tankard dalam buku Teori Komunikasi: Sejarah Metode dan Terapan di Media Massa mengutip dari Mc. Luhan, mengatakan bahwa media online adalah gagasan baru dalam bermedia, namun media baru masih mengikuti pada media lama dan bahkan sering memanfaatkan media JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. 2, (September 2. 131 - 142 lama sebagai tolak ukur dalam segi isi yang diterapkan di internet. Beberapa penelitian juga mendapatkan kecenderungan media online untuk mengemas kembali materi-materi dari media cetak. Sedangkan menurut buku Jurnalistik Terapan yang ditulis oleh Syarifudin Yunus . mengatakan bahwa media online yaitu media internet, seperti website, blog dan lainnya yang hadir di dunia maya dapat dibaca dan dilihat di internet. Media online merupakan pemain baru dalam dunia pers Indonesia. Menurut beberapa sumber, media online di Indonesia telah tumbuh sejak tahun 1994. Seperti yang disebutkan oleh Werner J. Severin dan James W. Tankard sebelumnya, media online sering memanfaatkan media lama sebagai tolak ukur dalam menerapkan medianya di internet. Hal tersebut dapat dilihat dari mediamedia online, khususnya di Indonesia, dimana isi-isi kontennya tak lain adalah konten-konten dari media konvensional sebelumnya. Mediamedia online juga membagi bagi segmentasi seperti media konvensional ke dalam berbagai segmentasi seperti usia, jenis kelamin, dan Salah satu contoh nyatanya adalah banyak bermunculan media-media online khusus wanita, yang juga terbagi lagi sesuai dengan segmentasi usia dan profesinya, apakah remaja, ibu rumah tangga, atau pekerja. Pembagian segmentasi sesuai jenis kelamin dianggap lebih praktis untuk memproduksi isi-isi kontennya menjadi lebih konsisten dan Jenis-Jenis Media Online Media Visual Dua Dimensi Tidak Transparan, yang termasuk dalam jenis media ini adalah: gambar, foto, poster, peta, grafik, sketsa, papan tulis, flipchart, dan sebagainya. Media Visual Dua Dimensi yang Transparan. Media jenis ini mempunyai sifat tembus cahaya karena terbuat dari bahan-bahan plastik atau dari film. yang termasuk jenis media ini adalah: film slide, film strip, movie film, dan Media Visual Tiga Dimensi. Media ini mempunyai isi atau volume seperti benda yang termasuk jenis media ini adalah: benda sesungguhnya, model, diorama, speciment, mock-up, pameran, dan sebagainya. Media Audio. Media audio berkaitan dengan alat pendengaran seperti misalnya: Radio. Kaset. Laboratorium bahasa, telepon dan sebagainya. Media Audio Visual. Media yang dapat menampilkan gambar dan suara dalam waktu yang bersamaan, seperti: Film. Compact Disc. TV. Video, dan lain sebagainya. Keunggulan Media Online Media online merupakan salah satu media massa yang terkenal dan diminati masyarakat karena memiliki keunggulan tersendiri dibanding dengan media cetak mupun media Salah satu keunggulannya yaitu, media online memudahkan penggunanya untuk mendapatkan berita maupun informasi secara cepa, dan mudah. Selain itu , berita maupun informasinya yang diunggah kedalam media online umumnya berupa berita-berita yang up to date, karena beritanya pun dapat diproduksi secara langsung. Keunggulan-keunggulan media online ini juga disebutkan oleh Yunus . sebagai berikut: . Up to date : media online dapat melakukan pembaruan suatu informasi atau berita dari waktu ke waktu dan dimana saja, tidak melulu menggunakan bantuan komputer, tetapi melalui fasilitas teknologi smartphone . elepon genggam yang telah memiliki fasilitas teknologi interne. Hal ini terjadi karena media online memiliki proses penyajian informasi atau berita yang lebih mudah dan . Real Time : cara penyajian berita yang sederhana tersebut menjadikan media online dapat langsung menyajikan informasi dan berita saat peristiwa berlangsung hal ini yang dimaksud dengan real time. Wartawan media online dapat mengirimkan informasi Print ISSN: 2614-8153 Online ISSN: 2614-8498 langsung ke meja redaksi dari lokasi peristiwa dengan bantuan telepon atau fasilitas internet seperti E-Mail dan lainnya. Praktis : media online terbilang praktis karena kemudahan untuk mendapatkan berita dan informasinya, kapan saja bila diinginkan media online dapat dibuka dan dibaca sejauh didukung oleh fasilitas teknologi internet. Handphone yang memiliki fasilitas koneksi internet, komputer yang memiliki sambungan internet baik di perkantoran atau di rumah, maupun tempattempat lainnya yang memiliki akses internet. Jurnalisme Online Jurnalistik Online (Online Journalis. adalah proses pengumpulan, penulisan, penyuntingan, dan penyebarluasan berita secara online di internet. Jurnalistik online adalah jurnalisme Augenerasi ketigaAy setelah jurnalistik cetak . rint journalis. -surat kabar, tabloid, majalah, dan jurnalistik elektronik . lectronic journalism, broadcast journalism, jurnalistik radio dan televisi. Jurnalistik online adalah Aujurnalistik masa depanAy . uture journalis. yang terus berkembang seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. (A. Romli: 2. Jurnalistik online adalah seorang jurnalis pada media online seperti website, blog, forum, sosial media atau media-media online Sama seperti Jurnalistik konvensional, jurnalistik online juga harus menaati kode etik wartawan, dan melakukan tugas-tugas jurnalis pada umumnya. Bedanya hanya pada media yang digunakan untuk menyajikan berita. Jurnalistik online merupakan jurnalis generasi ketiga. Jurnalistik generasi pertama adala jurnalistik cetak, yang menyajikan berita melalui media cetak seperti surat kabar atau Jurnalisme generasi kedua adalah jurnalisti elektronik, yang menyajikan berita dalam media elektronik seperti radio atau Jurnalistik online sering disebut juga sebagai Jurnalis Internet (Internet Journalis. Jurnalis Website (Web Journalis. Jurnalis Digital (Digital Journalis. Jurnalis Siber (Cyber Journalis. , atau juga Jurnalis Judul (Heading Journalis. Setiap jurnalis dewasa ini dituntut untuk bisa menjadi jurnalis online, karena hampir semua media cetak dan media elektronik kini telah memiliki versi media online agar bisa diakses oleh pembaca dari seluruh dunia. Prinsip Jurnalistik Online Paul Bradshaw dalam AuBasic Principal of Online JournalismAy . menyebutkan, ada lima prinsip dasar jurnalistik online yang disingkat B-A-SI-C, yakni: . Keringkasan (Brevit. : Berita online dituntu untuk bersifat ringkas, untuk menyesuaikan kehidupan manusia dan tingkat kesibukannya yang makin tinggi. Pembaca memiliki sedikit waktu untuk membaca dan ingin segara tahu informasi. Maka, jurnalisme online sebaiknya berisi tulisan ringkas saja. Hal ini juga sesuai dengan salah satu kaidah bahasa jurnalistik KISS, yakni Keep It Short and Simple, buatlah naskah yang ringkas dan sederhana. Kemampuan beradaptasi (Adaptabilit. : wartawan online dituntut agar mampu menyesuaikan diri di tengah kebutuhan dan preferensi public. Dengan adanya kemajuan teknologi, jurnalis dapat menyajikan berita dengan cara membuat berbagai keragaman cara, seperti dengan penyediaan format suara . , video, gambar, dan lain-lain dalam suatu berita. Dapat dipindai (Scannabilit. Untuk memudahkan para audiens, situs-situs terkait dengan jurnalistik online hendaknya memiliki sifat dapat dipindai, agar pembaca tidak perlu merasa terpaksa dalam membaca informasi atau berita. Interaktivitas (Interactivit. : Komunikasi dari public kepada jurnalis dalam jurnalisme online sangat dimungkinkan dengan adanya akses nyang semakin luas. Pembaca atau viewer dibiarkan untuk menjadi pengguna . Hal ini sangat penting karena semakin audiens merasa dirinya dilibatkan, maka mereka akan semakin JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. 2, (September 2. 131 - 142 dihargai dan senang membaca berita yang ada. Komunitas dan Percakapan (Community and Conversatio. : Media online memiliki peran yang lebih besar daripada media cetak atau media konvesional lainnya, yakni sebagai penjaring komunitas. Jurnalis online juga harus member jawaban atau timbale balik kepada publik sebagai sebuah balasan atas minteraksi yang dilakukan publik tadi. Paradigma Penelitian Paradigma adalah suatu cara pandang yang digunakan oleh seseorang atau kelompok orang dalam memandang suatu gejolak sosial tertentu, sehingga berdasarkan paradigma tersebut, orang atau sekelompok orang bisa mengartikan gejala tersebut (Salim, 2006:. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan paradigma konstruktivis, hal ini disebabkan karena untuk meneliti kebijakan-kebijakan redaksi yang diaplikasikan dalam Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur, perlu melihat realitas yang ada di dalam Selain itu, perlu juga untuk menafsirkan apa yang sebenarnya terjadi, dengan ikut berpartisipasi dalam lingkungan Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka penelitian tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan (Sugiyono, 2005:. Pengumpulan data dilakukan peneliti secara langsung, dengan turut berpartisipasi dalam bagian redaksi FaceBook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timurdengan menjadi reporter dan penulis penerbitan berita. Teknik pengumpulan data yang akan dilakukan peneliti adalah wawancara dan observasi. Laporan penelitian disini berupa kutipan hasil wawancara, dan naskah berita, untuk memberikan gambaran penyajian laporan. Data tersebut berasal dari wawancara, catatan lapangan, foto, videotape, dokumen pribadi, catatan atau memo, dan dokumen resmi lainnya. Pada penelitian ini, peneliti menganalisis data yang sangat kaya tersebut, kemudian ditelaah satu demi satu. Pertanyaan yang sering muncul seperti mengapa, alasan apa, dan bagaimana terjadinya, akan senantiasa dimanfaatkan oleh Dengan demikian, peneliti tidak akan memandang bahwa sesuatu itu sudah memang demikian adanya. (Moleong, 2011:. TEMUAN DAN DISKUSI Hasil Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti banyak menemukan fakta-fakta serta peristiwa yang dapat digunakan untuk mendeskripsikan hasil Doni Alfrian selaku pemimpin redaksi mengungkapkan bahwa AuKebijakan redaksi itu menjadi penting ketika akan dinaikan atau ditayangkan dipublikasikan kepada masyarakat mengapa? Karena dalam struktur Pemerintah atau Media wabil khususnya sangatlah ramping sturktur organisasinya tidak terlalu banyak dan tidak terlalu luas. Sebagai Media Sosial yang memiliki eksistensi Akun Fan Page Face Book Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur mempunyai cara tersendiri untuk dapat bersaing dengan media lainnya, berikut uraian menurut Doni Alfrian: AuMedia Sosial itukan menjadi barang mewah sekarang ini beilau memberitakan sesuatu dengan masif dengan mudah dan itu Aukemudian dia bebas melakukan kampanye dan beriklan di Media Sosial sesuai segmentasinya apakah itu cakupan wilayah, usia atau sesuai keinginan jadi persaingan antara Media Sosial itu sudah ada pasar masing - masing jadi menurut saya itu bukan sebuah persaingan itu bagian dari propaganda politik masing-masing Partai Politik selama berita atau informasi yang disajikan, ditampilkan. Print ISSN: 2614-8153 Online ISSN: 2614-8498 ditayangkan tidak melanggar Undang Undang Dasar, tidak melanggar privasi seseorang, dan kontennya itu sudah melalui persetujuan. Kan konten ada konten berupa gambar,video,narasi atau suara. Kalo itu melanggar Undang Undang Dasar Informasi Transaksi Elektronik bisa dikenakan sanksi bisa berupa pidana / perdataAy. Disamping Media Sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timuryang memiliki eksistensi. Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur perlu di imbangi oleh wartawan dan penulis yang mempunyai kemampuan yang baik serta memiliki pola fikir yang kritis dan dapat bersaing dengan wartawan dari Media Sosial lainnya. Menurut Dimas Cahyo Eko Purboyo banyak cara menjadi wartawan yang mempunyai kredibilitas yang tinggi salah satunnya harus dapat menggaet pembaca yang AuBanyak cara untuk menarik minat pembaca kita, misalnya bagaimana loyal yang artinya dia itu selalu membaca artikel atau berita yang kita buat, harus kita sinergikan & isi materi AuDi era globalisasi ini banyak organisasiorganisasi Partai Politik yang memanfaatkan Media Sosial untuk mempropaganda agar masyarakat mengenal lebih dekat. kebijakan untuk mengtiadakan Iklan karena. Partai Politik itu organisasi nirlaba atau diluar Pembahasan Hasil Penelitian Isi berita di Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timu rmerujuk pada 5 . faktor yang berpengaruh pada isi media dari tingkatan terendah hingga tertinggi. Ada 5 . tingkatan yang mempengaruhi isi media tersebut adalah individual . , routines . , organization . , extarmedia . , dan ideological/ sociocultural . deologi/sosial buday. Setelah melakukan wawancara dengan narasumber yang bersangkutan, peneliti berusaha untuk mengimplementasikan dengan skema kelima tingkatan Teori Hirarchy of Influeces. Doni Alfrian menjelaskan secara lengkap mengenai berita yang layak untuk di publikasikan di Media Sosial Akun Fan Page Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur. AuKarena ini kita berangkat dari kepercayaan masyarakat Partai Politik dalam hal ini Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Partai Ideologi. Pancasila tentunya kita diharamkan tidak boleh sama sekali melakukan berbuat curang atau bohong membuat berita-berita yang negatif, boleh disampaikan asalkan itu berdasarkan data fakta aktual, kaidah - kaidah penulisan jurnalistik juga kita tentukan atau kita sesuaikanlah klo misal membuat infografis tujuan kepada anak muda maka bahasa yang kita sampaikan itu yang kita narasikan dalam infografis itu yang kita sesuaikan dengan familiar telinga anak muda dengan mata anak muda, tapi tidak meninggalkan juga pemerhati atau pembaca atau yang melihat infografis itu dari kalangan lain, anak muda itu kan katagorinya 17-30 kalau dalam Peraturan Daerah DKI JKTAy. Dimas Cahyo Eko Purboyo sebagai Tim Media Sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur juga mengungkapkan bahwa sebagai seorang Tim Media Sosial beliau memiliki peran hingga 70% dalam menentukan berita-berita yang akan dipublikasikan. Beliau juga menyebutkan bahwa dalam menulis sebuah artikel, beliau harus menyesuaikan pola pikirnya dengan apa yang kiranya dibutuhkan oleh segmentasi pembaca Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur. AuYa kita liat dulu, sumber yang ada di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan kisaran usia 18-40 Tahun. Kita selipkan sekali kali JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI. Vol. No. 2, (September 2. 131 - 142 Anak Muda. Sejarah. Soekarno. Pencapaian Anggota Legislative. Presiden. Program Budaya. Kartu Jakarta Pintar. Dan Lain Lain. Berdasarkan dari hasil kutipan tersebut dapat di simpulkan bahwa Tim Media Sosial memiliki pengaruh yang lumayan dalam menentukan isi-isi yang terdapat di dalam sebuah Media Sosial. Memiliki pola fikir yang sama dengan segmentasi pembacanya juga menjadi poin penting dalam membuat sebuah beritaAy. Tahapan Kerja Jurnalistik Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur. Pra Liputan: Menyiapkan segalanya (Rapat,Persiapan alat kerja. Menghubungi Narasumber. Laporan Hasil kerja disampaikan kepada Ketua Redaksi supaya semua elemen saling mengetahu. Liputan : Agenda dari satu acara berlangsung dari awal hingga selesai acara tidak boleh Karena pasti ada catatan atau tambahan mengenai satu agenda. Pasca Liputan: Hasil dari agenda yang telah berjalan disimpan berbentuk file awal . kemudian dibawa ke kantor Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur untuk dikelola lebih lanjut dan pastinya harus dilaporkan kepada Pemimpin Redaksi karena Pemimpin Redaksi lah yang bertanggung jawab penuh atas berita yang akan di tayangkan atau di publis. AuKarena sistemnya lebih mengarah ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ingin membangun, sebenernya sih gampang kalau cuman mau cari pengikut buat berita hoax tapi kita ga berani karena kondisinya kitapun sendiri ga berani, karena real dan saya sebagai admin ada di situ, akun saya asli bisa di lacak juga, bodoh bangat kalau buat berita seperti itu berdasarkan kenyataanAoAo Setelah mendapatkan angle yang pas barulah tim redaksi mengadakan rapat yang dimana membahas tentang isu yang akan di angkat serta, penulisan pemberitaannya bagaimana. Karena setiap pemberitaan yang akan di publish ke Media Sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur harus melewati tahap kepekatan bersama, mengingat nama baik Organisasi yang di pertaruhkan. AuMengenai mekanisme penulisan, tim redaksi melakukan rapat redaksi setiap kali akan mengangkat suatu isu dan untuk di jadikan sebagai bahan acuan. Dalam mengambil suatu Tak ada satu pun pemberitaan yang di publikasikan tanpa melewati kesepakatan Ay Dari hasil observasi penelitian tersebut, tim redaksi hanyalah sebagian kecil dari sebuah organisasi Media Sosial. Masing-masing komponen dalam organisasi Media Sosial, juga memiliki kepentingan sendiri untuk mencapai tujuan dan target bersama. Komponen lainnya yang mempengaruhi pemberitan dalam Media Sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur. Hampir dipastikan tidak ada iklan karena Menurut Doni Alfrian AuKalau kita bicara iklan orientasinya mencari Mencari uanglah, sedangkan Partai Politik itu organisasi nirlaba atau diluar komersil maka penempatan hampir dipastikan tidak ada kita tidak menempatkan iklaniklan komersil organisasi yang mengambil keuntungan dari iklan-iklan di media Face Book kita kenapa? Karena nanti dikhawatirkan akan timbul ketidak manfaatanlah dari perspeksi, perspektif, orang-orang masyarakatAy. Dari hasil wawancara serta observasi yang dilakukan peneliti membuktikan bahwa impementasi tingkat organizational juga tercemin dalam kebijakan redaksi media sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur Faktor mempengaruhi isi pemberitaan dalam sebuah media massa. Pada media sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur, para pembaca masih menjadi acuan Print ISSN: 2614-8153 Online ISSN: 2614-8498 dalam menentukan berita-berita apa saja yang kiranya layak untuk di publikasikan. Untuk menambah pemberitaan Media Sosial Akun Fan Page Facebook Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jakarta Timur akan menagajak khalayak untuk berpartisipasi dalam menciptakan pemberitaan yang layak edar. Menurut Doni Alfrian AuMasukan. Saran.