Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 KKN DESA MERTAK UNRAM 2022 : DESA TANGGUH BENCANA SEBAGAI UPAYA DALAM MEMPERSIAPKAN MASYARAKAT DESA SAAT TERJADINYA DAN PASCA TERJADINYA BENCANA ALAM Muh. Al-Fayyadh Luhulima. Lalu Sulthonul Azmi. Mohammad Apriantama Islahul Islami. Niken Fitriani Januarti. Amalia Elsa Oktaviana. Liana Juanita. Novia Ramadyana. Putri Yunita Rahimana. Syafira Rifalya Pratiwi Universitas Mataram Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram *Alamat korespondensi: media@unram. ABSTRAK Desa Mertak merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Pujut. Kabupaten Lombok Tengah. Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bencana alam banjir di Desa Mertak terjadi pada tanggal 04 Januari 2022 telah memunculkan berbagai macam problematika. Ketidaksiapan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir memunculkan tekanan psikologis . serta dampak social dan ekonomi. Selain itu. Desa Mertak ini adalah wilayah pesisir yang bisa saja sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu, tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membantu masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kemandirian dalam menghadapi dan menanggulangi masalah kebencanaan pasca bencana, serta membentuk kesiapsiagaan masyarakat atas bencana yang bisa terjadi di masa depan. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pelatihan mitigasi bencana dan peta daerah rawan bencana. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini pertama, meningkatnya pengetahuan tentang kebencanaan dan cara penanggulangannya pada kelompok masyarakat. Kedua masyarakat lebih peduli terhadap daerah rawan bencana di sekitar mereka. Kata Kunci : Pelatihan Mitigasi Bencana. Peta Daerah Rawan Bencana PENDAHULUAN Kondisi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan daerah rawan Hal tersebut terjadi karena Indonesia terletak di garis Khatulistiwa dan berbentuk kepulauan dimana pulau-pulaunya terletak pada tiga lempeng dunia yaitu lempeng Australia, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia yang menyebabkan potensi tinggi terhadap terjadinya bencana gempa bumi, tsunami, letusan gunung berapi, dan tanah longsor serta berbagai jenis bencana terkait Hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, kekeringan, cuaca ekstrim, gelombang ekstrim, dan abrasi serta kebakaran hutan dan lahan (Renas-PB,2. Menurut Nurjanah, dkk . suatu kejadian dapat digeneralisasi sebagai bencana Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 apabila memenuhi beberapa kriteria yaitu adanya peristiwa yang terjadi, peristiwa tersebut terjadi disebabkan faktor alam maupun faktor manusia, terjadi secara tiba-tiba, namun dapat juga terjadi secara perlahan-lahan ataupun bertahap, menimbulkan kerugian harta benda, sosial-ekonomi, kerusakan lingkungan, hilangnya jiwa manusia dan lain dan penanggulangannya berada di luar kemampuan masyarakat. Tepat pada tahun 1997 terjadi bencana alam tsunami dan pada tanggal 4 Januari 2022 terjadi bencana banjir telah menimpa salah satu wilayah di Tengah Indonesia. Tepatnya di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. NTB. Desa Mertak merupakan salah satu desa dengan luas wilayah sebesar 1427kmA yaitu 6,11% dari luas kecamatan Pujut yaitu daerah nomer 7 terluas diantara 16 desa di kecamatan Pujut. Jumlah penduduk yang menempati Desa Mertak kurang lebih 10437 jiwa, terdiri atas 4813 penduduk laki-laki dan 5624 penduduk perempuan. secara geografis letaknya diapit oleh desa lain yakni Desa Sukadana. Truai dan desa Pengengat selengkapnya dapat dilihat di bawah ini: A Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Pengengat dan Desa Truwai A Sebelah Selatan berbatasan dengan Pesisir Pantai Kuta A Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Sukadana A Sebelah Barat berbatasan dengan Pesisir Pantai Kuta. Jumlah penduduk Desa Mertak sebanyak 3. 106 KK dengan rincian 10. 471 jiwa serta tingkat kepadatan 224 jiwa/m2 tingkat Pendidikan di Desa Mertak sebanyak 3. 088 orang yang dimana pada tingkat SD/sederajat terdapat 92 orang, pada tingkat SMP/sederajat 653 orang, pada tingkat SMA/sederajat terdapat 1. 126 orang, sedangkan pada tingkat D-3 terdapat 217 orang. Desa Mertak memiliki 24 Dusun dan akan mekar menjadi 3 desa yaitu Desa Mertak. Desa Nandus dan Desa Awang. Berdasarkan klasifikasi Schmid dan Ferguson. Desa Mertak memiliki iklim D dan E yaitu hujan tropis dengan musim kemarau Musim hujan mulai sekitar Bulan November sampai dengan Bulan April/Mei dengan curah hujan rata-rata tertinggi bulan Januari/Februari dan terendah pada Bulan Juli/Agustus. Penduduk Desa Mertak Sebagian besar bermata pencaharian petani, namun ada juga sebagai peternak, buruh tani, nelayan, pegawai di perusahaan swasta, wiraswasta, dan lain-lain. Bencana alam banjir dan tsunami telah menghadirkan beragam problematika yang dihadapi oleh masyarakat Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Kondisi ini tentunya berdampak langsung pada aspek sosial maupun aspek ekonomi. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah yaitu, pertama, kurangnya pemahaman dalam menghadapi bencana alam merupakan salah satu faktor utama yang dialami masyarakat saat ini. Kedua, konsisi psikilogis . terhadap peristiwa gempa bumi Lombok yang berpotensi tsunami dan bencana alam lainnya. Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program desa tangguh bencana sebagai upaya pemulihan ekonomi dilakukan di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah yaitu salah satu desa yang terdampak langsung bencana alam berupa banjir dan tsunami. Pemberdayaan masyarakat merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat agar dapat mewujudkan kemandirian dan melepaskan diri dari belenggu kemiskinan serta keterbelakangan (Mughni, 2. Pemberdayaan difokuskan pada kelompok masyarakat yaitu pemuda karang taruna. Tim Siaga Bencana Desa (TSBD), dan kelompok anak. Untuk mewujudkan tujuan yang diharapkan, maka perlu dilakukan beberapa kegiatan yang terprogram dan berkesinambungan. Langkah-langkah dalam pelaksanaan program ini terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan diawali dengan persiapan tema dan tempat awal kegiatan KKN, pelaksanaan survei lapangan dan pencarian data terhadap tempat dan tema dengan melakukan koordinasi terhadap pihak terkait di lokasi yang akan dijadikan objek kajian. Hal ini dilaksanakan agar sasaran kegiatan tercapai dan membawa manfaat bagi pihak yang terlibat maupun pemerintah daerah setempat. Selanjutnya menentukan rancangan program kerja, menentukan tim dan pembagian tugas sesuai struktur organisasi KKN yang sudah dibentuk, serta pelaksanaan pembekalan dan Pelaksanaan program mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh LPPM Universitas Mataram dengan catatan proses identifikasi telah diselesaikan. Kegiatankegiatan pada tahapan ini difokuskan pada implementasi program dengan mempergunakan berbagai metode komunikasi. Seperti sosialisasi tentang bencana alam yang bekerjasama dengan TSBD Desa Mertak, simulasi mitigasi bencana alam khususnya tsunami, dan pemasangan papan informasi peta evakuasi bencana tsunami dan penanaman mangrove bersama pemuda desa. Tahapan Evaluasi ini diisi dengan berbagai kegiatan monitoring dan evaluasi berbagai program kegiatan yang telah dicanangkan. Hasil dari proses ini adalah beberapa data dan informasi perkembangan implementasi program KKN yang dilakukan secara periodik selama KKN berlangsung dan pasca program KKN dilaksanakan. Program pasca KKN yang rencananya akan dilakukan adalah monitoring terhadap serangkaian kegiatan sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana alam. Harapannya, kelompok masyarakat dapat mandiri, bertambahnya pengetahuan tentang desa tanggap bencana, serta memiliki jiwa peduli terhadap lingkungan. Sehingga mampu menjadi desa yang tanggap terhadap bencana alam. Selain itu, proses monitoring berfungsi sebagai pemantauan dan pemeliharaan kondisi infrastruktur, baik yang telah dikelola maupun yang direncanakan. Selain monitoring, perlu diadakan evaluasi secara menyeluruh dan periodik terhadap program yang telah dibuat dan diaplikasikan selama KKN. Apakah program tersebut terbukti memberikan efek positif dalam membantu masyarakat Desa mertak atau sebaliknya. Apabila hasil dari kegiatan ini bernilai positif, maka sebaiknya program ini dijadikan sebagai program lanjutan untuk kegiatan KKN pada periode selanjutnya. Namun, jika hasil yang diperoleh sebaliknya maka hendaknya dilakukan tindakan perbaikan. Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 HASIL DAN PEMBAHASAN Mengingat urgensi peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat sadar Dosen dan mahasiswa Universitas Mataram telah melaksanakan salah satu bentuk tri dharma perguruan tinggi yaitu kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dalam kurun waktu selama 45 hari dimulai pada tanggal 20 Juni sampai dengan 3 Agustus 2022. Bertempat di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah yang merupakan salah satu desa yang terkena dampak bencana alam berupa tsunami dan Dengan mengusung tema Desa Tanggap Bencana (DESTANA) terdapat 2 . program utama dan 5 . program tambahan kegiatan pengabdian telah berhasil di realisasikan, diantaranya: Sosialisasi Mitigasi Kebencanaan Kegiatan ini mengambil lokasi SDN Awang dengan mengundang beberapa tokoh desa, warga sekitar dan siswa-siswi sekolah. Adapun kegiatan ini kami laksanakan agar masyarakat Desa Mertak mendapatkan edukasi terkait kebencanaan, sehingga mereka bisa lebih sadar akan kebencaan di masa depan. Adapun pemateri yang kami hadirkan yakni dari staff Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lombok Tengah. Jumlah partisipan yang hadir yakni sejumlah 33 orang. Mitigasi bencana mencakup baik perencanaan dan pelaksanaan berbagai tindakan dalam mengurangi resiko dampak dari suatu bencana yang dilakukan sebelum bencana itu terjadi, termasuk kesiapan dan tindakan-tindakan pengurangan resiko jangka panjang (Suwaryo & Yuwono, 2. Gambar 1 Sosialisasi Tanggap Bencana Simulasi Tanggap Bencana Adapun rangkaian kegiatan ini yakni serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. berupa pengenalan rambu bencana kepada masyarakat, karena permasalahan yang dihadapi masyarakat yakni mereka kurang memahami tentang ramburambu bencana yang dipasangkan oleh pemerintah sehingga menurut warga rambu-rambu tersebut tidak digunakan sebagaimana fungsinya. Kemudian, kegiatan selanjutnya yakni simulasi ke anak-anak tentang bencana tsunami, kami membuat keadaan seolah-olah sedang terjadi tsunami sehingga jika suatu saat nanti mereka dihadapkan oleh hal itu, anak-anak tersebut sudah ada persiapan di masa depan. Tidak hanya itu kegiatan simulasi skala besar juaga diadakan di Masjid Nurul Bilad yang bekerjasama dengan seluruh TSBD sekecamatan Pujut. BNPB Lombok Tengah. PMI, dan TNI Angkatan Darat. Jurnal PEPADU e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index Gambar 2 Simulasi Tanggap Benca Gambar 2 Simulasi Tanggap Bencana Pembuatan dan Pemasangan Peta Evakuasi Bencana Tsunami Kesiapsiagaan menurut Marlyono, dkk . berpendapat bahwa AuKesiapsiagaan adalah upaya untuk menghadapi situasi darurat serta mengenali berbagai bantuk sumber daya untuk memenuhi kebutuhan pada saat ituAy. Maksud dari pengertian tersebut yaitu bahwa kesiapsiagaan dilakukan saat menghadapi situasi darurat yang dapat membahayakan bagi setiap orang yang mengalami hal tesebut. Peta evakuasi bencana tsunami merupakan salah satu bentuk kesiapsiagaan dalam mengadapi bencana tsunami di desa mertak, menfaat yang diharapkan dengan adanya pemasangan peta evakuasi bencana tsunami ini agar masyarakat lebih memahami titik-titik rawan dan aman bencana tsunami di sekitar mereka. Peta evakuasi bencana tsunami ini dipasang di 3 titik di Desa Mertak, peta bencana pertama dipasang di Desa Persiapan Awang, kami mengambil Desa Persiapan Awang ini dikarenan menurut sejarah Desa Persiapan Awang ini pernah terjadi tsunami yang memakan korban jiwa. Peta evakuasi bencana tsunami kedua dipasang di Dusun Bumbang yang berlokasi di sekitar pantai Tunak, lokasi ini dipilih dikarenakan merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di desa Mertak dan banyak wisatawan yang berkunjung dinasa. Peta evakuasi bencana tsunami terakhir di pasang di pantai Batu Berang. Desa Persiapan Nandus. Gambar 3. Lokasi di Awang Gambar 4. Lokasi di Pantai Batu Beranglasi Tanggap Bencana Gambar 5. Lokasi di Pantai Tunak Peta bencana ini menggunakan bahan utama kayu dan triplek yang dibuat mirip papan sehingga diharapkan papan ini nantinya jikalau ada perubahan struktur desa, peta ini bisa diperbaharui oleh pihak terkait, agar fungsi dari peta ini tetap berjalan dalam jangka Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 Mengajar Mengaji dan Belajar Program ini kami rasa cukup urgent meningat kurangnya tenaga pengajar yang bisa menstransfer ilmunya kepada anak-anak di Desa Mertak, khususnya di bidang belajar dan mengajar Al-QurAoan. Kelompok KKN mengkhususkan diri untuk terjun langsung di salah satu dusun yang ada di Desa Mertak, yaitu dusun kelekuh. Yang dimana pengurus TPQ ini hanya 1 orang dan jumlah yang diajar sangat banyak sehingga guru dari TPQ tersebut kewalahan dan tidak fokus mengajar anak-anak yang mengaji. Data yang kami lihat dilapangan, banyak anak-anak justru tidak lancar dalam membaca Al-QurAoan, sehingga adanya kami ikut turun mengajar diharapkan dapat sedikit membantu guru mengaji di TPQ Kelompok KKN kami mengajar setiap minggunya sehabis maghrib dan sampai menjelang isya. Selain mengajar di dusun kelekuh, kamipun mengajar mata pelajaran umum seperti bahasa inggris, matematika dan lainnya. Kegiatan mengajar ini dilakukan setiap hari sabtu dan berlokasi di posko. Namun, setelah aktifnya kegiatan pembelajaran semester baru, kami mulai turun langsung ke sekolah-sekolah yang ada di desa mertak, khususnya di SDN Batu Pedang dan SMPN 5 Pujut. Gambar 6. Kegiatan Belajar di Ruang Kelas Gambar 7. Kegiatan Mengajar Mengaji di TPQ Fit Week Kesadaran akan hidup sehat sangat penting untuk ditanamkan pada masyarakat desa, karena melihat pola hidup masyarakat yang masih jauh dari kata sehat. Oleh karena itu. KKN Universitas Mataram menginisiasi untuk melaksanakan fit week dengan mengundang anakanak di sekitar Desa Mertak. Kegiatan ini dilaksanakan di posko KKN setiap hari sabtu pagi. Namun setelah masuk semester baru anak-anak sekolah, kami langsung terjun ke SMP dan SDN. Sekolah yang kami pilih SMP 5 Pujut dan SDN Batu Pedang, sekolah ini dipilih sekaligus lokasi tempat untuk mengajar. Fit week SMP 5 Pujut sudah terlaksana di minggu ke 3 dan fit week SDN Batu Pedang dilaksanakan di minggu ke 4. Diharapkan dengan kegiatan fit week . enam bersam. yang dicontohkan tersebut bisa berdampak terhadap peningkatan kesadaran masyarakat tentang gaya hidup sehat melalui senam pagi bersama. Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 Gambar 8. Kegiatan Fit Week Lomba Masyarakat Kegiatan lomba masyarakat ini dilaksanakan selama 2 hari pada minggu ke lima. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yakni untuk memeriahkan hari anak nasional, selain itu untuk menambah rasa kekeluargaan dan kerjasama serta solidaritas anak-anak Desa Mertak. Kegiatan ini berlokasi di posko KKN dan masjid Kelekuh. Jenis lomba masyarakat yang dilaksanakan antara lain: lomba kelereng, lomba estafet sarung, lomba sendok kelereng untuk hari pertama. Kemudian di hari ke 2 terdapat lomba menghafal ayat pendek, lomba adzan dan busana muslim. Kegiatan ini menargetakan peserta yaitu anak-anak SD. Partisipasi pada lomba ini sangat luar biasa, baik dari anak-anak Desa Mertak, orang tua serta pemuda Desa Mertak, dikarenakan kegiatan seperti ini jarang sekali dilselenggarakan oleh pihak desa. Gambar 9. Lomba Masyarakat Edukasi Enterpreneurship Kegiatan ini dilaksanakan bersama Dosen Pembimbing Lapangan dengan kegiatan usaha sapi. Pemateri kegiatan ini oleh bapak Prof. Dahllanuddin sendiri. Harapan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak lagi hanya menjual sapi utuh melainkan dapat di proses dulu menjadi produk lain sehingga bernilai ekonomis tinggi. Gambar 10. Edukasi Enterpreneurship Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 Edukasi Pendidikan Menurut Heidjrachman dan Husnah . pendidikan adalah suatu kegiatan untuk meningkatkan pengetahuaan umum seseorang termasuk di dalam peningkatan penguasaan teori dan keterampilan, memutuskan dan mencari solusi atas persoalan-persoalan yang menyangkut kegiatan di dalam mencapai tujuannya, baik itu persoalan dalam dunia pendidikan ataupun kehidupan sehari-hari. Pendidikan merupakan tolak ukur majunya suatu daerah sehingga pendidikan sangatlah penting. Namun menurut observasi yang kami lakukan di sekolah Desa Mertak, khususnya yang menginjak sekolah menengah pertama sebagian dari mereka tidak melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dikarenakan budaya pernikahan dini masih terjadi disini. Maka dari itu. KKN Desa Mertak berinisiatif menyelenggarakan edukasi pendidikan khususnya kepada siswa SMP. Edukasi ini kami laksanakan di SMP 5 Pujut pada minggu ke 3. Harapannya semoga dengan adanya kegiatan ini bisa membuka pikiran siswa dan siswi untuk terus semangat melanjutkan pendidikannya setinggi mungkin dan tidak tergiur dengan pernikahan dini. Gambar 11. Edukasi Pendidikan Penanaman Mangrove Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3x di lokasi wisata tanam mangrove yakni di pantai batu berang, dusun serenang. Penanaman mangrove ini kami berkolaborasi dengan karang taruna pujut dan KKN PPM UGM serta KKN seluruh kecamatan Pujut. Tujuannya selain mencegah bencana abrasi pantai, kegiatan penanaman mangrove bisa menjadi tempat habitat kepiting mangrove dan tempat wisata untuk masyarakat luar sehingga bisa menjadi pemasukan untuk masyarakat sekitar. Gambar 12. Penanaman Mangrove Jurnal PEPADU http://jurnal. id/index. php/jurnalpepadu/index e-ISSN: 2715-9574 Vol. 2 No. Oktober 2023 KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan KKN Tematik Desa Tanggap Bencana Universitas Mataram merupakan bentuk dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah dengan berfokus pada kelompok masyarakat telah berjalan dengan baik dan lancar. Dapat disimpulkan bahwa serangakain program kerja utama yang telah dilakukan yaitu sosialisasi mitigasi bencana, simulasi kebencanaan, dan pembuatan sertapemasangan peta evakuasi bencana tsunami yang diberikan mampu meningkatkan informasi pengetahuan dan keterampilan kelompok Pengetahuan masyarakat, anak-anak dan tim siaga bencana desa setelah dilakukannya sosialisasi dan simulasi menjadi lebih mengetahui tentang apa itu mitigasi bencana dan rambu-rambu evakuasi yang dipasang. Hal ini dibuktikan dengan tingginya antusiasme mereka untuk terus mengikuti serangkaian acara yang diadakan serta aktif dalam bertanya, mnyampaikan saran dan masukkan. Melalui kegiatan pemasangan peta jalur evakuasi bencana tsunami, masyarakat desa dan luar desa Mertak yang berkunjung bisa meliaht dan mengetahui jalur evakuasi yang aman bila terjadi tsunami secara tiba-tiba. Masyarakat Desa Mertak juga sudah lebih peka bahwa pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang telah mendukung penuh kegiatan pengabdian KKN Desa Tanggap Bencana di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah tahun 2022. Besar Harapan kami untuk masukkan dan sarannya untuk rtikel ini dan bisa bermanfaat untuk semua pihak. DAFTAR PUSTAKA