Putri Puspita Rahayu. Gregorius Genep Sukendro: Komunikasi Virtual pada Komunitas Growth Space di Media Sosial Discord Komunikasi Virtual pada Komunitas Growth Space di Media Sosial Discord Putri Puspita Rahayu1. Gregorius Genep Sukendro2* Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Tarumanagara. Jakarta Email: putri. 915190258@stu. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Tarumanagara. Jakarta* Email: geneps@fikom. Masuk tanggal: 09-12-2022, revisi tanggal: 07-01-2023, diterima untuk diterbitkan tanggal: 05-02-2023 Abstract This study aims to examine the patterns and processes of virtual communication within the Growth Space community that take place on Discord social media and understand the supporting and inhibiting factors in implementing the Growth Space community's virtual communication patterns that take place on Discord social media. The research was conducted using netnography methods with a qualitative descriptive approach. Researchers to obtain the data from interviews and observations. The results of the study show that the virtual communication pattern that occurs in the Growth Space Community is included in the pattern type of all channels. Communication patterns include question-and-answer activities, discussions around certain topics, event sessions . related to certain topics via text or voice calls, as well as the existence of rules and imposing sanctions on members who violate Supporting factors for virtual communication in the Growth Space Community are active members, supportive moderators who recognize the target audience in conveying information, interesting and varied topics, diverse and flexible media for delivering messages, free access to information, and a feeling of security in exchanging information. While the inhibiting factors include technical constraints, missed communication, and out-of-topic. Keywords: communication of pattern, virtual communication, virtual community Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola dan proses komunikasi virtual komunitas Growth Space yang berlangsung di media sosial Discord dan memahami faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pola komunikasi virtual pada komunitas Growth Space yang berlangsung di media sosial Discord. Penelitian dilakukan menggunakan metode netnografi dengan pendekatan kualitatif, peneliti untuk mendapatkan datanya akan melakukan interview atau wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi virtual yang terjadi dalam Komunitas Growth Space termasuk dalam jenis pola semua saluran. Pola komunikasi termasuk aktivitas tanya jawab, diskusi seputar topik tertentu, sesi curhat . urahan hat. terkait topik tertentu melalui text maupun voice call, serta adanya aturan dan memberikan sanksi kepada anggota yang melanggar. Faktor pendukung komunikasi virtual dalam Komunitas Growth Space adalah anggota yang aktif, moderator yang supportive dan mengenali sasaran khalayak dalam menyampaikan informasi, topik yang menarik dan beragam, media penyampaian pesan yang beragam dan fleksibel, akses informasi yang bebas, dan perasaan aman dalam bertukar informasi. Sedangkan faktor penghambatnya diantaranya yakni kendala teknis, missed-communication dan out of topic. Kata Kunci: komunikasi virtual, komunitas virtual, pola komunikasi Prologia Vol. No. Maret 2024. Hal 66-72 EISSN 2598-0777 Pendahuluan Komunikasi virtual menurut Werner J. Severin merupakan sebuah proses terjadinya penyampaian serta proses menerima pesan melalui perantara ruang virtual yang bersifat saling aktif. Komunikasi virtual dipahami sebagai realita namun sering kali banyak yang salah memahaminya sebagai dunia virtual, sebenarnya keberadaan sistem internet ini sendiri nyata, yang mana komunikasi virtual dilakukan dengan cara mewakili informasi online yang sifatnya tidak saling bersambungan secara langsung (Umilasari, 2. Seluruh manusia memahami bahwa dunia berjalan dengan komunikasi. Mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali, manusia melakukan komunikasi untuk bertahan hidup. Komunikasi adalah kunci utama untuk kelangsungan hidup dan kesuksesan manusia. Tanpa komunikasi, manusia tidak akan pernah dapat memahami kekurangan yang dibuat dan tidak akan pernah dapat memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan, kemudian berjejaring secara non-virtual sudah sangat minim, karena itulah Discord hadir untuk memenuhi kebutuhan bersosialisasi sesama anggota di masyarakat yang dilakukan secara virtual atau online. Aplikasi ini termasuk kategori komunikasi di Play Store dan tersedia dalam sistem berbasis Android, iOS. Linux bahkan Windows. Discord merupakan aplikasi komunikasi yang memiliki fitur gabungan antara aplikasi yang memiliki video conference biasanya digunakan untuk menyampaikan materi dengan aplikasi chatting dan telepon. Discord memiliki segudang fitur yang memberikan kita kemudahan untuk melakukan interaksi berjejaring secara virtual, hal yang membedakan Discord dengan aplikasi lainnya yaitu fitur membuat channel atau kategori khusus. Pembagian kategori . ini akan membuat interaksi komunikasi sosial menjadi lebih efektif. Aplikasi ini telah mencapai 100 juta lebih download di Play Store dengan rating yang cukup baik yaitu 4 dari 5 bintang (Rakhmawan et al. , 2. Salah satu komunitas yang menggunakan media sosial Discord dalam berkomunikasi adalah komunitas Growth Space. Komunitas ini terdiri dari anggota dari berbagai daerah dan telah memiliki anggota di Discord sebanyak 5401 orang. Komunitas Growth Space di media sosial Discord diberi label Kelurahan Suka Maju. Pada komunitas ini para anggotanya berbincang-bincang, berbagi informasi satu sama lain dan pengetahuan serta membantu sesama anggota apabila memiliki suatu masalah atau kendala. Komunitas ini membagi beberapa kategori dan sub kategori pembahasan agar memudahkan anggota untuk berinteraksi sesuai dengan preferensinya. Beberapa kategori yang terdapat yakni rumah belajar, sanggar hobi dan seni, dan taman bermain. Konsep pola komunikasi berdasarkan pemahaman menurut Townsend dalam Tubbs dan Moss yang menjelaskan tentang pola komunikasi atau juga disebut pola interaksi manusia. Pola komunikasi memiliki lima kategori, yang terdiri dari pola roda, pola rantai, pola Y, pola lingkaran, dan pola semua saluran (Briliana & Destiwati. Sementara menurut Soejanto mengatakan bahwa pola komunikasi merupakan sebuah gambaran sederhana dari proses komunikasi yang menunjukkan kaitan antara satu elemen komunikasi dengan elemen lainnya. Pola komunikasi dibutuhkan dalam proses komunikasi untuk mengetahui gambaran atau struktur yang tepat dalam kegiatan komunikasi yang dilakukan (Azeharie & Khotimah, 2. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut serta melihat begitu pentingnya proses suatu komunikasi pada suatu kelompok, maka peneliti tertarik melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi virtual yang terjadi antara para anggota dalam komunitas Growth Space melalui media sosial Discord. Putri Puspita Rahayu. Gregorius Genep Sukendro: Komunikasi Virtual pada Komunitas Growth Space di Media Sosial Discord Metode Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dikarenakan dalam penelitian ini berupa data yang bersifat fenomena sosial dalam suasana yang belangsung secara wajar. Metode netnografi adalah metode yang dipilih oleh peneliti kemudian dibaurkan dengan etnografi yang merujuk pada saran Kozinets dalam (Pratama, 2. , penelitian ini berfokus pada komunitas berjejaring yang terbentuk karena adanya interaksi yang berulang di dunia maya/internet sehingga dapat dikategorikan sebagai online communities. Subjek penelitian yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling, dengan kriteria subjeknya adalah community manager yang mengelola komunitas, moderator yang merupakan sukarela untuk membantu community manager dan anggota yang tergabung dalam komunitas Growth Space di Discord. Komunikasi kelompok yang dilakukan para anggota dari komunitas Growth Space dalam grup media sosial Discord adalah objek dari penelitian ini Penelitian ini menggunakan wawancara sistematis. Hal ini merujuk pada (Bungin, 2. , yang mengungkapkan bahwa wawancara sistematis adalah dengan cara mempersiapkan pedoman wawancara . uide intervie. tentang pertanyaan apa saja yang akan disampaikan kepada informan. Pengamatan observasi yang dilakukan terhadap kegiatan komunikasi yang terjadi di dalam grup komunitas Growth Space yang ada di Discord, yang nantinya akan di-screenshot dan dilampirkan ke dalam data Peneliti melakukan wawancara dan observasi dengan community manager dan moderator serta anggota untuk mendapatkan kesimpulan mengenai pola komunikasi yang terjadi pada komunitas Growth Space. Hasil Temuan dan Diskusi Komunitas Growth Space adalah komunitas self development yang didirikan oleh Jonathan End. Komunitas ini bertujuan untuk memberi wadah bagi anggotanya yang ingin belajar dan berkembang bersama melalui platform media sosial seperti Instagram. Twitter, dan Discord. Komunitas ini tidak memiliki struktur yang kompleks, dimana Jonathan End sebagai pendiri dibantu oleh community manager dalam menjalankan dan mengatur komunikasi pada platform media sosial yang dibantu oleh beberapa volunteer yang bekerja sebagai moderator untuk menghidupkan komunitas ini. Gambar 1. Logo Growth Space Sumber: Instagram @growthspace. Prologia Vol. No. Maret 2024. Hal 66-72 EISSN 2598-0777 Komunitas ini aktif memanfaatkan platform media sosial Discord untuk berkomunikasi antar anggotanya. Komunitas Growth Space di Discord diberi nama Kelurahan Suka Maju by Growth Space. Hingga saat ini anggota Discord Kelurahan Suka Maju by Growth Space telah mencapai 5. 418 anggota. Jonathan End sebagai pendiri komunitas Growth Space disebut dengan sebutan Pak Lurah pada Discord Kelurahan Suka Maju by Growth Space. Selain itu, anggota pada Discord Kelurahan Suka Maju by Growth Space disebut dengan AowargaAo. Sedangkan volunteer yang berperan sebagai moderator yang bekerja untuk menghidupkan komunitas disebut dengan AoBapak/Ibu RTAo. Analisis Komunikasi Kelompok dalam Komunitas Growth Space Anggota Komunitas Growth Space maupun pengurusnya memiliki durasi bergabung yang berbeda-beda dengan rentang waktu dari tahun 2020 hingga 2022. Dapat disimpulkan bahwa Komunitas Growth Space berkembang dalam masa pandemic Covid-19 membawa seluruh masyarakat dipaksakan untuk stay at home sehingga melakukan berbagai kegiatan secara daring/virtual. Sedangkan latar belakang dan motivasi dari anggota dan pengurus komunitas memiliki suatu kesamaan, yakni keinginan untuk menemukan suatu platform yang membahas terkait pengembangan diri . rowth dan developmen. melalui berbagai tema dan topik variatif yang diangkat dan berada pada lingkungan positif yang dapat mendukung hal tersebut. Selain itu, anggota maupun pengurus komunitas tertarik untuk bergabung karena ter-influence oleh pendirinya yakni Jonathan End. Mereka mengetahui adanya Komunitas Growth Space melalui posting-an media sosial Jonathan End yang kerap membahas terkait komunitas ini dan melakukan inisiatif sendiri untuk bergabung ke dalam komunitas. Proses Komunikasi pada Komunitas Growth Space Berdasarkan penjelasan beberapa informan, unsur komunikasi yang membentuk dan mendukung terjadinya komunikasi diantaranya seperti adanya pengikut maupun pengurus yang menginisiasi mulainya pembicaraan terkait suatu topik dapat berupa pertanyaan ataupun curahan hati maupun informasi terkait suatu Proses informasi ini dapat berlangsung dalam media pesan . atau voice call, penggunaan foto, poster maupun sticker. Selanjutnya, anggota maupun pengurus lain turut berpartisipasi dalam menanggapi percakapan tersebut sehingga terjadi suatu diskursus diantara anggota komunitas. Diskusi yang terbentuk mencakup topik perihal self-growth dan permasalahan yang dihadapi personel komunitas. Pada saat berinteraksi dalam wadah perbincangan berlangsung, para anggota menjalin komunikasi intrapersonal yang sangat apik dan dapat diketahui dari bahasa yang digunakan oleh semua personil yang terrgabung berkomunikasi dengan bahasa non formal namun tetap santun. Komunitas ini ditunjang oleh jumlah anggotanya yang besar dan aktif dalam bermedia sosial Discord sehingga setiap pertanyaan maupun topik yang diberikan sering mendapatkan atensi dari anggotanya untuk bergabung dan berkontribusi. Selain itu, pola komunikasi semua channel bersifat terbuka, dimana setiap member Komunitas Growth Space dapat berkomunikasi secara aman dan bebas paksaan dengan anggota lainnya tanpa adanya aturan, jabatan, atau prosedur tertentu. Komunitas ini memiliki jadwal mingguan yang dibagian kepada khalayak ramai melalui berbagai media sosialnya, seperti Instagram. Twitter, dan Discord. Selain berinteraksi secara daring. Komunitas Growth Space juga memiliki kegiatan Putri Puspita Rahayu. Gregorius Genep Sukendro: Komunikasi Virtual pada Komunitas Growth Space di Media Sosial Discord offline gathering yang pada awalnya rutin dilakukan sekali dalam sebulan. Kegiatan ini dinamai kegiatan halal bi halal yang dilakukan oleh anggota kelompok yang berada di domisili yang sama. Kegiatan ini juga sering dihadiri oleh pendiri komunitas yakni Jonathan End. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk lebih mengenal anggota Komunitas Growth Space. Pola Komunikasi Komunitas Growth Space Merujuk pada (Tubbs & Moss, 2. yang mengkategorikan pola komunikasi ke dalam lima jenis pola komunikasi yaitu pola lingkaran, pola Y, pola rantai, pola roda dan pola semua sakuran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah didapatkan dari observasi virtual oleh peneliti, maka jaringan atau pola komunikasi yang terjadi di komunitas Growth Space adalah pola komunikasi semua saluran. Pada saat melakukan diskusi chat atau pertemuan online, setiap anggota komunitas Growth Space berkomunikasi secara langsung dengan anggota lainnya tanpa adanya aturan, jabatan atau prosedur tertentu karena semua saluran/arah komunikasi bersifat terbuka. Gambar 2. Pola Komunikasi Semua Arah Sumber: Maylyla & Tjahjana . Selain itu, berdasarkan analisa jenis kegiatan yang dilakukan oleh Komunitas Growth Space, dapat disimpulkan bahwa terdapat aktivitas problem solving yang terlibat dalam komunikasi yang terjadi. Hal ini terlihat dari salah satu kegiatan di Aumeja hijauAy yang biasanya mengangkat suatu issue yang ingin dibahas secara mendalam yang kerap hadir dari keresahan atau pain point dari salah satu atau banyak anggota komunitas yang menarik untuk dikaji. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu bentuk problem solving yang ditawarkan oleh Komunitas Growth Space. Dapat dilihat dari kegiatan yang mengangkat judul AuMinggu Romantis. Review Relationship 2022Ay, topik ini dibahas untuk membagikan pengalaman relationship dengan yang terkasih, apakah hubungan tersebut sudah memberikan hal yang positif kepada pasangannya atau jika ada yang memiliki permasalahan dapat berdiskusi dengan rasa aman. Gambar 2. Kegiatan Diskusi Meja Hijau Sumber: Dokumen Pribadi Prologia Vol. No. Maret 2024. Hal 66-72 EISSN 2598-0777 Simpulan Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa besarnya potensi yang terdapat pada media sosial Discor yakni dapat menghubungkan setiap komunikasi dalam setiap kegiatan yang ada secara daring. Komunitas Growth Space adalah komunitas yang bertujuan untuk memberi wadah bagi anggotanya yang ingin belajar dan berkembang bersama melalui platform media sosial, termasuk Discord. Komunitas Growth Space di Discord diberi nama Kelurahan Suka Maju by Growth Space. Komunitas ini terus berkembang hingga saat ini anggota Discord Kelurahan Suka Maju by Growth Space telah mencapai 5. 418 anggota. Pemanfaatan Discord pada aktivitas komunitas membuat anggota kelompok dapat saling terhubung dan dapat saling berkenalan. Platform Discord yang digunakan dapat mempermudah penyebaran informasi dan diskusi yang dilakukan. Pola komunikasi yang terjadi dalam Komunitas Growth Space yang dilakukan oleh admin maupun anggota komunitas terjalin secara virtual atau melalui ruang maya. Pola komunikasi virtual tersebut menghasilkan aktivitas atau kegiatan yang terdiri dari tanya jawab, diskusi seputar topik tertentu, sesi curhat . urahan hat. terkait topik tertentu baik melalui text maupun voice call, serta upaya dalam menjaga kemanan dan kenyamanan komunitas Growth Space maka dibuat suatu rules atau aturan dan memberikan sanksi kepada anggota yang melanggar. Dapat disimpulkan bahwa dalam Komunitas Growth Space ini adanya komunikasi kelompok pada komunitas virtual. Hal ini dapat dibuktikan dari grup Komunitas Growth Space yang telah memenuhi syarat-syarat komunikasi kelompok serta ciri-ciri komunitas virtual. Komunikasi kelompok yang terjadi pada Komunitas Growth Space tersebut adalah dapat berupa berupa diskusi seputar topik kajian tertentu yang dilakukan baik melalui voice call/pesan suara atau melalui chat/pesan tertulis. Terdapat total 6 fungsi Discord yang ada di Komunitas Growth Space dimana masing-masingnya terdiri dari beberapa channel yang menarik. Total ada 37 jenis channel yang tersedia dimana kebanyakan merupakan topik terkait self-growth. Diskusi yang dilakukan dibantu oleh seorang moderator sebagai volunteer dalam menghidupkan suasana komunitas dengan berbagai topik yang berbeda setiap Para anggota Komunitas Growth Space ini menggunakan identitas panggilan asli, agar para anggota saling mengenal satu sama lain. Hal ini agar membentuk bonding yang kuat meskipun hanya bertemu melalui internet saja. Sementara itu, faktor pendukung dari komunikasi virtual dalam Komunitas Growth Space adalah anggota yang aktif dan moderator yang memfasilitasi anggota agar selalu aktif dalam komunitas yang mengenali sasaran khalayak dalam menyampaikan informasi, topik terkait pesan atau informasi yang disampaikan menarik dan beragam, media penyampaian pesan pada anggota komunitas yang beragam dan fleksibel, akses informasi yang sebebas bebasnya, dan perasaan aman dalam bertukar informasi maupun pengalaman kepada sesama anggota komunitas. Sedangkan faktor penghambatnya diantaranya yakni kendala teknis dan missedcommunication yang dapat terjadi karena menggunakan akses internet dan teknologi Selain itu kendala out of topic juga merupakan salah satu penghambat dalam komunikasi di platform Discord Komunitas Growth Space. Tidak ditemukan adanya kendala terkait bahasa di platform Discord Komunitas Growth Space karena mayoritas anggota berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia yang baik. Putri Puspita Rahayu. Gregorius Genep Sukendro: Komunikasi Virtual pada Komunitas Growth Space di Media Sosial Discord Ucapan Terima Kasih Peneliti ingin mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara, narasumber, serta semua pihak yang turut serta membantu sehingga penelitian ini dapat diselesaikan. Daftar Pustaka