Jurnal Photon Vol. 4 No. Mei 2014 RENCANA PENGEMBANGAN STRATEGIS PUSKESMAS TANAH GARAM KOTAMADYA SOLOK TAHUN 2013 Julimar. Novia Ermanita. Reska Handayani. Indah Mawarti. Melya Karni Dosen Akper AoAisyiyah Padang Dosen STIKES Syedza Saintika Padang Dosen STIKES Amanah Padang Dosen Universitas Jambi Staff Dinas Kesehatan Kota Solok ABSTRAK Mengingat fungsi puskesmas sebagai pusat pengembangan pembangunan kesehatan, pusat pembinaan peran serta masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan di kecamatan. Puskesmas Tanah Garam merupakan satu dari puskesmas di kota Solok. Berdiri tahun 1975 dengan luas tanah 1010m2, merupakan puskesmas rawat jalan, dan pada bulan april 2002 menjadi puskesmas yang mempunyai fasilitas puskesmas rawat inap. Selain itu, di Puskesmas rawat inap juga mempunyai 1 orang tenaga spesialis anak. Semenjak berdirinya Puskesmas ini telah dipimpin oleh beberapa orang dokter. Perencanaan strategis merefleksikan penekanan terhadap elemen Ae elemen pemasaran. Artinya, proses manajerial untuk mengembangkan dan mempertahankan suatu kesesuaian strategis antara tujuan Ae tujuan dan sumber daya organisasi dan peluang pasar yang berubah Ae rubah. Penelitian ini dilakukan untuk membuat rencana strategis puskesmas tanah garam kotamadya solok tahun 2013. Tujuannya untuk mengetahui gambaran umum Manajemen Strategis di Puskesmas Tanah Garam Kotamadya Solok 2013. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekataan studi kepustakaan, data diambil dari data primer dan data sekunder. Hasil studi kepustakaan ini menunjukkan bahwa dari matriks Efas di dapatkan nilai 5,8 yang artinya strategi puskesmas secara efektif mampu menarik keuntungan dari peluang yang ada dan meminimalkan pengaruh negatif potensial dari ancaman eksternal dan dari matriks Ifas didapatkan nilai 6,03 yang artinya puskesmas tanah garam mengindikasikan posisi internal yang kuat dengan strategi puskesmas tanah garam dapat memanfaatkan kekuatan untuk meraih keuntungan dan meminimalisir kelemahan yang ada Kata kunci: manajemen strategis, matriks Ifas. Matriks Efas PENDAHULUAN Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas sebagai ujung tombak upaya kesehatan . aik upaya kesehatan masyarakat maupun upaya kesehatan peroranga. juga dilakukan Perubahan tersebut tentu saja mempunyai pengaruh pada implementasi puskesmas, karena selain telah berubahnya kebijakan dasar puskesmas yang disesuaikan dengan reformasi dibidang lain, paradigm sehat sebagai paradigm baru pembangunan kesehatan ikut mewarnai substansi perubahan FMIPA-UMRI tersebut, berbagai perubahan ini tentu saja membawa konsekuensi logis terhadap manajemen puskemas. Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang pembangunan kesehatan di suatu wilayah Sebagai unit pelaksana teknis dinas kabupaten/kota, berperan menyelenggarakan sebagian dari tugas teknis operasional dinas kesehatan kabupaten/kota pelaksana tingkat pertama serta ujung Vol. 4 No. Mei2014 Indonesia. Sejalan dengan perkembangan zaman yang penuh tantangan dan peluang, puskesmas terus berupaya berbenah diri guna memenuhi tuntunan pelayanan yang baik dan menyeluruh serta terpadu juga meningkatkan citra pelayanan dengan pelaksanaan enam Program Pokok Puskesmas yang meliputi. Promosi kesehatan. Kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana. Perbaikan gizi Kesehatan Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular. Pengobatan Pada era globalisasi, dinamika kehidupan dunia usaha semakin keras dan ketat termasuk di bidang pelayanan kesehatan dalam hal ini puskesmas. Dengan makin tingginya tingkat pendidikan dan keadaan sosial ekonomi masyarakat, maka kebutuhan dan tuntutan masyarakat akan kesehatan tampak makin meningkat pula. Untuk dapat memenuhi kebutuhan dan tuntutan tersebut, tidak ada upaya lain yang dapat dilakukan, kesehatan yang sebaik - baiknya. Sebagai lembaga kesehatan yang bermisi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Puskesmas ini telah berperan dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kepercayaan yang diberikan masyarakat dan pemerintah terhadap Puskesmas tersebut adalah sebuah kehormatan sekaligus amanat dan tugas berat yang harus dipikul dengan sungguh-sungguh dan hati penuh keikhlasan, lebih-lebih dengan perkembangan ilmu dan teknologi dalam bidang kesehatan maka Puskesmas ini dituntut lebih keras lagi berusaha dan meningkatkan profesionalisme dalam bekerja khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasiennya. Adanya bentuk pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas ini diharapkan Jurnal Photon pasien akan dapat memberikan penilaian tersendiri terhadap Puskesmas tersebut. Jika pelayanan yang diberikan sesuai dengan yang dikehendaki, maka pasien akan puas, jika yang terjadi sebaliknya maka akan menyebabkan kehilangan minat pasien untuk berobat dan ini akan menyebabkan pasien Puskesmas mengakibatkan menurunnya jumlah pasien. Mengingat fungsi puskesmas sebagai kesehatan, pusat pembinaan peran serta masyarakat dan pusat pelayanan kesehatan di Puskesmas Tanah Garam merupakan satu dari puskesmas di kota Solok. Berdiri tahun 1975 dengan luas tanah 1010m2, merupakan puskesmas rawat jalan, dan pada bulan april 2002 menjadi puskesmas yang mempunyai fasilitas puskesmas rawat inap. Selain itu, di Puskesmas rawat inap juga mempunyai 1 orang tenaga spesialis anak. Semenjak berdirinya Puskesmas ini telah dipimpin oleh beberapa orang dokter. Perencanaan strategis merefleksikan penekanan terhadap elemen Ae elemen Artinya, proses manajerial untuk mengembangkan dan mempertahankan suatu kesesuaian strategis antara tujuan Ae tujuan dan sumber daya organisasi dan peluang pasar yang berubah Ae rubah. Manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian atas program yang dirancang untuk menguntungkan dengan pembeli sasaran dengan maksud untuk mencapai tujuan Ae tujuan organisasi. Untuk mengelola sebuah Puskesmas, sangat diperlukan adanya manajemen Puskes mas dan strategi dimana bertujuan agar mampu menjawab beberapa hal seperti, didalam apa usaha kita bergerak. FMIPA-UMRI Jurnal Photon bagaimana kita bersaing dalam bisnis tersebut serta strategi apa yang dipakai dan Untuk mengetahui gambaran umum Manajemen Strategis di Puskesmas Tanah Garam Kotamadya Solok. METODOLOGI PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif kepustakaan, yakni perbandingan antara teori, konsep, standar, atau arsip yang berlaku dengan praktek yang ada didalam organisasi kemudian mengambil kesimpulan dan saran dari hasil perbandingan tersebut. Vol. 4 No. Mei 2014 Sumber Data Sugiyono . menyatakan bahwa sumber data adalah data penelitian yang diperoleh peneliti secara langsung dari sumber asli, yang terdiri dari: Data Primer adalah data yang diperoleh langsung dari puskesmas tanah garam solok . ihak internal perusahaa. berupa data dan informasi yang relevan dengan penelitian, melalui wawancara langsung Data Sekunder adalah data profil puskesmas yang telah ada di puskesmas tanah garam. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil ditampilkan pada table berikut: Tabel 1. Matriks evaluasi faktor Eksternal . Faktor Eksternal Bobot Peringkat Peluang Adanya PP No 25 Tahun 2000 yang mengacu pada UU no 22 tahun 1999,Berdasarkan keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No: 81 / Menkes / SK/ I/ 2004 Puskesmas ini terletak dekat dengan pusat Mudah di jangkau, dari segi sarana transportasi 0,08 sangat mudah ditempuh bagi pengguna jasa angkutan umum. KK sejahtera dan pra sejahtera 3187 KK 0,05 Tingkat Pendidikan Rata Ae rata SMA 0,05 Tingkat penghasilan penduduk mencapai UMR 0,08 Adanya peningkatan Jumlah Pasien Yang 0,08 Adanya Industri kecil seperti penggilingan 0,05 Padi. Industri Pabrik Roti DKK solok yang mengalokasikan dana, dan 0,08 alokasi fasilitas kesehatan Pemerintah Kota Solok Sebagai badan 0,05 Adanya RSUD Solok,Adanya layanan AsKes, 0,08 jamkesmas. Jamkesda Jumlah Ancaman Adanya Bidan Praktek swasta 0,18 Adanya Klinik Ae klinik / balai Pengobatan Masih adanya budaya masyarakat yang berobat 0,12 ke Dukun Adanya aturan pemerintah untuk akreditasi FMIPA-UMRI Nilai 0,24 0,24 0,24 0,24 0,24 0,36 0,24 Vol. 4 No. Mei2014 Puskesmas Permintaan Fasilitas sarana dan prasarana sering terlambat Alkes Ajukan ke DKK tidak sesuai dengan Yang diberikan Jumlah Jumlah total Hasil studi kepustakaan ini menunjukkan bahwa dari matriks Efas di dapatkan nilai 5,8 yang artinya strategi puskesmas secara efektif mampu menarik keuntungan dari 1,00 peluang yang ada dan meminimalkan pengaruh negatif potensial dari ancaman Tabel. Matriks evaluasi faktor internal( IFAS). Faktor Internal Bobot Peringkat Kekuatan Adanya Visi dan Misi Adanya protap tugas Alur Keluar masuk Dana melalui DKK Merupakan puskesmas rawat inap Pelayanan IGD 24 Jam Puskesmas merupakan salah satu Puskesmas PONED. Memberikan Pelayanan Gratis Penduduk Semua pasien Dilayani termasuk ASKes. Jamkesda, jamkesmas. Umum, termasuk pasien dari luar kota. Mempunyai gedung dua lantai Puskesmas Tanah Garam, lima puskesmas pembantu dan tiga buah poskeskel kamar rawatan yang dengan satu kamar dua Dari segi peralatan, untuk bayi BBLR terdapat dua buah incubator, fotothrapy, dll harga selama di rawat, tidak mahal Petugas yang ahli dibidangnya Kelemahan Efektifitas organisasi masih kurang 0,15 Kegiatan pemasaran Tidak dilaksanakan 0,15 Marketing internal tidak menjadi perhatian. Tidak Adanya Otonomi keuangan 0,25 Alur Keluar masuk Dana melalui kesehatan Anemo pelanggan masih kurang 0,15 Jumlah Dari matriks Ifas didapatkan nilai 6,03 yang artinya puskesmas tanah garam mengindikasikan posisi internal yang kuat dengan strategi puskesmas tanah garam dapat memanfaatkan kekuatan untuk meraih Jurnal Photon Nilai 0,56 0,24 0,12 0,24 0,24 0,24 0,12 0,24 0,12 0,12 0,24 0,56 0,45 0,45 0,45 6,03 keuntungan dan meminimalisir kelemahan yang ada. FMIPA-UMRI Jurnal Photon Analisa Matriks Dan Strategi Yang Dikembangkan Strategi S-O Tingkatkan pemasaran Puskesmas (S1. S2. S3. S5. S7. S8. S9. S10. S11. O3. O4. O5. O6. O7. O8. Tingkatkan mutu pelayanan Puskesmas Tanah Garam (S1. S2. S3. S4. S5. S6. S7. S8. S9. S10. S11. S12. O1. O2. O8. O9. Menyediakan Toserba dan kantin yang menyediakan kebutuhan keluarga pasien yang dirawat dengan bekerjasama dengan masyarakt sekitar Puskesmas Tanah Garam (S8. S6. O3. O4. O5. O6. O7. O8. Strategi W Ae O Tingkatkan Puskesmas Tanah Garam dalam rangka meningkatkan mutu layanan yang Hal ini berkaitan dengan akreditasi Puskesmas( W1. W2. O1. O2. Lakukan pemasaran: (W2W4. O3. O4. O5. O6. O7. O8. Menyediakan Toserba dan kantin keluarga pasien yang dirawat dengan sekitar Puskesmas Tanah Garam (W2. W4. O3. O4. O5. O6. O7. O8, Matriks S Ae T Tingkatkan kegiatan promosi bagi masyarakat sekitar akan kelebihan Puskesmas Tanah Garam yang memiliki layanan rujukan maternal neonata. (S2,S3,S5,S7,S11,T1,T2,T. Lengkapi sarana penunjang . uangan Nicu dalam tahap pembanguna. (S2. S3. S7. S8. S11. T1. T2. Merangkul dukun beranak untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang FMIPA-UMRI Vol. 4 No. Mei 2014 dilakukan puskesmas (S1. S7. S8. S10. Matriks W - T Motifasi masyarakat setempat untuk memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada (W4. T1. Tingkatkan kemampuan modifikasi alat bagi petugas kesehatan. (W3. T4. Lakukan follow up kepada DKK terhadap permintaan alkes, sarana dan prasarana (W3. T4. Tingkatkan fungsi managerial organisasi di Puskesmas Tanah Garam (W1. Lakukan promosi mengenai keunggulan Puskesmas Tanah Garam dibandingkan pesaing lainnya (W1. T1. T2. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Hasil studi kepustakaan ini menunjukkan bahwa dari matriks Efas di dapatkan nilai 5,8 yang artinya strategi puskesmas keuntungan dari peluang yang ada dan potensial dari ancaman eksternal Dari matriks Ifas didapatkan nilai 6,03 yang artinya puskesmas tanah garam mengindikasikan posisi internal yang kuat dengan strategi puskesmas tanah garam dapat memanfaatkan kekuatan meminimalisir kelemahan yang ada. Berdasarkan matriks internal dan eksternal berada pada kuadran 4 yang berarti sedang tumbuh dan membangun Saran Berdasarkan hal diatas maka dapat disarankan untuk strategi yang bisa dikembangkan adalah integrasi kedepan, integrasi kebelakang, integrasi horizontal, penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk Vol. 4 No. Mei2014 DAFTAR PUSTAKA