AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2023. Hal. 1Ae7 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Pelatihan Kewirausahaan Sebagai Upaya Membangun Kemandirian Ekonomi Siswa Kelas XII MA Semaya. Kec. Sikur. Kabupaten Lombok Timur Baiq Yuliana Rizkiwati,1 Muhamad Juaini,2 Muhammad Zainul Majdi3 Nuro Sholihah,4 Mispandi,5 Muhammad Rapii6 Agus Riswanto7 Qurratul Aini8 Huzain Jailani*9 Pendidikan Ekonomi. Universitas Hamzanwadi. Nusa Tenggara Barat Correspondence: baiqyulianarizkiwati@hamzanwadi. Received: 25 Desember, 2023 Accepted:5 7 Januari 2024 Published: 18 Januari, 2024 Abstrak: Pengabdian ini bertujuan memberikan pelatihan kewirausahaan dalam rangka membangun kemandirian ekonomi bagi siswa kelas XII MA Semaya. Kec. Sikur. Kabupaten Lombok Timur. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Hamzanwadi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh siswa kelas XII MA Semaya. Kec. Sikur. Kabupaten Lombok Timur yaitu. akan mengadakan pelatihan kewirausahaan bagi siswa kelas MA Semaya. Kec. Sikur. Kabupaten Lombok Timur. kesimpulan : a. Para siswa MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur, sebagai peserta kegiatan pelatihan sangat antusias atau termotivasi untuk berwirausaha. Guru pendamping siswa kegiatan pelatihan juga sangat antusias dengan kegiatan ini dan berharap secara bertahap kemauan siswa untuk menghasilkan produk-produk kreasi atau inovatif semakin baik atau tinggi. Kegiatan pelatihan ini telah membuka wawasan para siswa MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur dalam proses pengembangan jiwa berwiausaha, untuk menuju kemandirian ekonomi setelah siswa lulus dari pendidikan advokasi. Tindak lanjut dari kegiatan ini perlu dilakukan baik berupa binaan dan pendampingan berkelanjutan, sehingga peserta pendampingan khususnya siswa MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur dapat menjalankan praktik berwirausaha. Harapan lebih jauh ke depan, dari kegiatan tindaklanjut ini adalah siswa lulusan dari MA ini akan mampu berwirausaha untuk menghasilkan produkproduk inovatif. Beberapa saran yang dapat disampaikan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) setelah pelaksanaan kegiatan ini antara lain: 1. Pihak Sekolah MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur, perlu untuk terus meningkatkan jiwa berwirausaha bagi para siswa dengan membentuk klinik-klinik wirausaha, membuat outlet atau membuat e-shopping untuk menjual/memasarkan produk-produk hasil kreasi para siswa. Pihak Sekolah MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur, secara periodik/berkala mendatangkan entrepreneur-entrepreneur muda sebagai pembicara untuk lebih memotivasi para siswa untuk mengembangkan jiwa berwirausaha. Pihak Sekolah MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur dapat merintis jaringan . ke Perusahaan-perusahaan calon pengguna produk hasil kreasi siswa. Kata Kunci: Kewirausahaan. Kemandirian Ekonomi. Siswa Kelas XII . PENDAHULUAN Pengembangan pendidikan membutuhkan SDM yang handal. Dalam lingkup Sekolah Menengah, murid menjadi subyek yang sangat penting. Sehingga perlu untuk dilakukan proses pengembangan dan peningkatan kemampuan serta keterampilan muridyn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2023. Hal. 1Ae7 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 murid tersebut agar kelak menjadi lulusan yang mampu berkarya nyata. Pengembangan potensi murid salah satunya melalui kemampuan berwirausaha. Menurut Alma . manfaat yang dapat diperoleh dari kewirausahaan yakni bertambahnya kapasitas tenaga kerja, penggerak pembangunan,terciptanyapribadi yang unggul, menjadi inspirasi dan motivator, patuh terhadap aturan danhukum, dapat menolong orang lain,mendidik dalam bekerja secara disiplin, tekun, jujur dan mandiri,hidup tidak borosdan menjaga keselarasan denganlingkungan. Secara umum, kemampuan murid dalam hal berwirausaha masih perlu Dalam menjalankan wirausaha dibutuhkan pengetahuan dasar berwirausaha dan pengetahuan dasar manajemen. Pengetahuan dasar manajemen, organisasi dan sistem akan menghindari usaha daripada risiko manajemen. Setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan manajemen yang baik untuk memastikan proses pemasaran, produksi, distribusi dan penjualan berlangsung dengan baik. Sistem manajemen yang buruk akan mengakibatkan adanya biaya yang tidak perlu dan berbagai permasalahan organisasi. Pengetahuan dasar berwirausaha, dan berbagai pengetahuan dasar manajemen menjadi aspek yang sangat penting yang harus dipelajari oleh calon bisnis entrepreneur untuk menghindari resiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan usaha. Di Kabupaten Lombok Timur, khususnya pada Sekolah Madrasah Aliyah (MANW) Semaya. Kec. tidak dapat lepas dari kewajiban untuk mencetak wirausahawirausaha baru sebagai sebagai pengembangan potensi murid. Kendala yang muncul di lapangan adalah bahwa pihak sekolah sendiri memiliki keterbatasan untuk mencapai tujuan tersebut. Para siswa dalam proses pembelajaran hanya harus memenuhi kewajiban untuk menghasilkan produk sesuai dengan tuntutan matapelajara Prakarya dan seni. Pembelajaran yang cenderung teoritik tidak kontekstual bagi lingkungan anak membuat peserta didik tidak dapat menerapkan pengetahuan yang dipelajarinya di sekolah (Blazely dalam Didik, 2009: . kewirausahaan, nampaknya juga menjadi kendala tersendiri bagi pihak sekolah. yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2023. Hal. 1Ae7 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Kewirausahaan merupakan proses yang kreativitas dan inovasi yangmemiliki resiko tinggi dalam menciptakan nilai tambah . dd valu. bagi produk atau jasa bagi konsumen atau masyarakat. Hakikat dari kewirausahaan adalah ciri, sifat, dan karakter seseorang yang didasari oleh keinginan dan kemampuan dalam gagasan inovatif secara produktif dan kreatif. Dengan berwirausaha setiap orang memiliki peluang dalam menilaidan memutuskanpeluang bisnis dengan memanfaatkan potensi sumberdaya dalam mencapai tujuan bisnisnya. Definisi ini menyiratkan bahwa kewirausahaan dapat dipelajari sesuai keinginan setiap individu. (Tahirs J. P dan Rambulangi A. C : 2. Tim pengabdian kepada masyarakat (PKM) Universitas Hamzanwadi Khususnya Program Studi Pendidikan Ekonomi berdasarkan fenomena di lapangan merasa sangat terpanggil untuk memberikan sumbangan pemikiran bagi siswa Ae siswa Sekolah MA NW Semaya. Kepedulian ini diwujudkan dalam langkah nyata berupa rencana dilakukannya pelatihan kewirausahaan dalam rangka membangun kemandirian berwirausaha bagi para siswa Sekolah MA NW Semaya. Harapan lebih jauh ke depan dari kegiatan PKM ini, siswa Sekolah Madrasah Aliyah (MA-NW Semay. benar-benar dapat memiliki jiwa berwirausaha sebagai bekal untuk terjun dalam masyarakat. Sehingga Para lulusan mampu menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri dan bahkan bagi masyarakat luas. METODE PELAKSANAAN Metode yang dilakukan dalam merencanakan prioritas kegiatan yang akan dilaksanakan memakai metode partisipatif dimana peranan anggota kelompok mitra sangat diperlukan dalam memberikan masukan-masukan untuk pelaksananaan pelatihan dan pendampingan yang akan dilakukan. Hal lain juga pendekatan dalam mensingkronkan antara waktu-waktu kegiatan kelompok mitra dan waktu yang direncanakan untuk melakukan kegiatan oleh tim pelaksana. Metode diskusi digunakan sebagai media komunikasi saat pelatihan berlangsung sehingga terjadi komunikasi dua arah antara pemateri dan mitra. Disamping itu digunakan juga dalam memberikan motivasi kepada siswa-siswa untuk meningkatkan semangat berusaha. HASIL DAN PEMBAHASAN yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2023. Hal. 1Ae7 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Tim Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Hamzanwadi yang diselenggarakan dengan sasaran siswa Madrasah Aliyah (MA) Semaya kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat telah berjalan dengan baik dan lancar. Adapun capaian dari kegiatan Pengabdian Masyrarakat diatas diantaranya. Pelatihan dan Pendampingan Kewirausahaan bagi Siswa Madrasah Aliyah (MA) Semaya kecamatan Sikur, masing-masing dilakasanakan selama 3 kali pertemuan dimana setiap pertemuan dilaksanakan selama 4 jam, pelatihan ini bertujuan untuk : . Meningkatkan kemauan murid-murid kelas XII MA Semaya. Kec. Sikur. Kabupaten Lombok Timur untuk berwirausaha. Meningkatkan pemahaman murid-murid kelas XII MA Semaya. Kec. Sikur. Kabupaten Lombok Timur untuk berwirausaha. Dokumentasi kegiatan ditunjukkan seperti gambar 01 dibawah ini: Gambar1. Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Buket Bungan Untuk Siswa Kelasa XII MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2023. Hal. 1Ae7 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 Gambar 02. Kegiatan Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Sushi Rumahan Untuk Siswa Kelasa XII MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur Para siswa dan juga guru MA Semaya Kecamatan Sikur sangat antusias mengikuti kegiatan PKM ini. Beberapa siswa secara terbuka menyampaikan keinganan mereka untuk secara lebih intensif menerima bimbingan atau pendampingan, agar benar-benar mampu merintis usaha sendiri atau berwirausaha. Sesuai dengan hasil penelitian Morsono. dkk ( 2. kegiatan pelatihan, binaan dan pendampingan, siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Surakarta sangat antusias dalam praktik berwirausaha. Selanjutnya Hasil penelitian Tahirs J. P dan Rambulangi A. C : 2. setelah melakukan pelatihan kewirausahaan dapat menumbuhkan minat berwirausaha bagi siswa SMK. Kewirausahaan memainkan peran yang berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi dan standar kehidupan negara. dimana wirausaha berperan sebagai: a. Pencipta Kekayaan dan Berbagi b. Penghasil atau pencipta lapangan Pekerjaan c. Pembangun ekonomi Regional yang Seimbang d. Penopang peningkatan standar kehidupan masyarakat e. Pelaku ekspor untuk memperluas bisnis ke pasar luar negeri f. Penopang peningkatan PDB dan Per Kapita g. Pencipta bisnis baru sebagai tanggapan terhadap kebutuhan dan permintaan yang tidak terpenuhi di pasar seperti produk layanan. Di Sekolah MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur, memang telah ada kurikulum mata pelajaran tentang kewirausahaan. Pelajaran kewirausahaan yang ada di yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2023. Hal. 1Ae7 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur tidak cukup hanya diberikan secara teori saja, namun harus disertai dengan praktik Ae praktik nyata seperti praktik membuat produk-produk olahan makanan, penyediaan toko untuk menjual/memasarkan produk hasil karya siswa. Para siswa juga sekaligus yang menjaga Toko atau yang menawarkan produk ke perusahaan pengguna potensial dari produk yang dihasilkan siswa. Pihak Sekolah MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur, selayaknya juga memiliki web site yang dapat digunakan sebagai e-shopping untuk produk hasil kreasi siswa. Atau pihak MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur juga perlu menjalin network dengan pihak sponsor atau perusahaan pengguna potensial, sehingga pengenalan dan pemasaran produk hasil karya siswa akan memiliki jaringan yang lebih luas. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari perguruan tinggi atau bahkan para entrepreneur muda yang telah berhasil di bidang usahanya, kiranya juga perlu dihadirkan di MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur untuk memberikan pencerahan atau motivasi bagi para siswa. Para siswa MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur dengan demikian akan semakin termotivasi untuk berlatih menjadi wirausahawan karena mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. KESIMPULAN Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Hamzanwadi yang telah diselenggarakan dengan khlayak sasaran siswa kelas XII MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur, menghasilkan kesimpulan : a. Para siswa MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur, sebagai peserta kegiatan pelatihan sangat antusias atau termotivasi untuk berwirausaha. Guru pendamping siswa kegiatan pelatihan juga sangat antusias dengan kegiatan ini dan berharap secara bertahap kemauan siswa untuk menghasilkan produk-produk kreasi atau inovatif semakin baik atau tinggi. Kegiatan pelatihan ini telah membuka wawasan para siswa MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur dalam proses pengembangan jiwa berwiausaha, untuk menuju kemandirian ekonomi setelah siswa lulus dari pendidikan advokasi. Tindak lanjut dari kegiatan ini perlu dilakukan baik berupa binaan dan pendampingan berkelanjutan, sehingga peserta pendampingan khususnya siswa MA Semaya Kec. Sikur Kab. Lombok Timur dapat menjalankan praktik Harapan lebih jauh ke depan, dari kegiatan tindaklanjut ini adalah siswa lulusan dari MA ini akan mampu berwirausaha untuk menghasilkan produk-produk inovatif, yn AFADA : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. No. 1 Februari 2023. AFADA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 2 No 1. Februari 2023. Hal. 1Ae7 DOI: 10. 37216/afada. E-ISSN: 2986-0997 DAFTAR PUSTAKA