PELATIHAN DAN PENDAMPINGANPEMBUATAN ALAT PERAGA BAGI GURU Ae GURU PAUD/TK MITRA BERSAMA MEDAN Ika Sartika Akademi Maritim Belawan ikapinim@gmail. Kota Medan. Indonesia ABSTRAK Guru PAUD/TK memiliki peran penting dalam membentuk dasar kemampuan kognitif, motorik, dan sosial anak usia dini. Namun, masih banyak guru yang menghadapi kendala dalam menyediakan alat peraga edukatif yang menarik, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran anak. Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serta kemampuan guru-guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan dalam merancang dan membuat alat peraga pembelajaran secara mandiri menggunakan bahan-bahan sederhana dan ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan berbasis praktik langsung . , diskusi interaktif, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan berbagai alat peraga kreatif yang sesuai dengan kurikulum pembelajaran anak usia Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan motivasi dan inovasi para guru dalam mendesain media pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat PAUD/TK. Kata kunci: pelatihan, alat peraga, guru PAUD, pembelajaran anak usia dini, kreativitas. ABSTRACT Early childhood education (PAUD/TK) teachers play a crucial role in developing the cognitive, motor, and social skills of young children. However, many teachers still face challenges in providing educational aids that are engaging, affordable, and appropriate to children's learning needs. This training and mentoring program aims to enhance the creativity and skills of PAUD/TK Mitra Bersama Medan teachers in independently designing and making teaching aids using simple, environmentally friendly materials. The methods used in this program include hands-on workshops, interactive discussions, and ongoing mentoring. The results demonstrated that participants were able to produce a variety of creative teaching aids aligned with the early childhood curriculum. Furthermore, this activity encouraged teachers' motivation and innovation in designing more enjoyable and effective learning media. Thus, this training and mentoring program positively contributes to improving the quality of learning at the PAUD/TK level. Keywords: training, teaching aids. PAUD teachers, early childhood learning, creativity. PENDAHULUAN Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap awal yang sangat penting dalam membentuk dasar perkembangan kognitif, emosional, sosial, dan motorik anak. Dalam proses pembelajaran di tingkat PAUD/TK, penggunaan alat peraga menjadi salah satu komponen kunci untuk membantu anak memahami konsep secara konkret, menarik, dan menyenangkan. Alat peraga tidak hanya mendukung pemahaman materi, tetapi juga merangsang kreativitas dan keterlibatan aktif anak dalam proses belajar. This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. Namun, kenyataannya di lapangan masih banyak guru PAUD yang menghadapi keterbatasan dalam menyediakan alat peraga edukatif yang sesuai. Kendala tersebut umumnya terkait dengan minimnya pelatihan keterampilan, keterbatasan anggaran, serta kurangnya akses terhadap bahan-bahan dan ide kreatif pembuatan alat peraga. Hal ini menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang variatif dan kurang menarik bagi anak. Oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guru-guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk membekali para guru dengan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat inovatif dalam menciptakan media pembelajaran yang kontekstual, murah, dan mudah diterapkan di sekolah masing-masing. Rumusan Masalah Bagaimana kondisi pemanfaatan alat peraga oleh guru-guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan sebelum pelatihan? Bagaimana Apa dampak dari pelatihan dan pendampingan terhadap kemampuan dan kreativitas guru dalam membuat alat peraga? Tujuan Kegiatan Meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PAUD/TK dalam merancang dan membuat alat peraga secara mandiri. Mendorong penggunaan alat peraga edukatif yang kreatif dan kontekstual dalam kegiatan pembelajaran anak usia dini. Membangun kemandirian dan inovasi guru dalam menyediakan media pembelajaran yang menarik dan sesuai kebutuhan siswa. Manfaat Kegiatan Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD/TK, khususnya di lingkungan Mitra Bersama Medan. Selain itu, guru diharapkan mampu menyebarluaskan keterampilan ini kepada rekan sejawat dan menciptakan budaya pembelajaran aktif berbasis alat bantu visual yang kreatif dan mendidik. METODE Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kota PAUD/TK Mitra Bersama Medan. Berdasarkan masalah yang dihadapi, maka langkah-langkah yang dilkakukan untuk This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. mencapai tujuan dan sasaran bagi kegiatan ini maka diadakan pendekatan kepada guru Ae guru PAUD/TK Mitra Bersama, melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guru Ae guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan. Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengetahuan melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guru Ae guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan. Metode yang digunakan berupa metode melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guru Ae guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap Persiapan Pada tahap ini tim melakukan survei pendahuluan untuk mengetahui kondisi target kegiatan dengan menganalisis kondisi tempat yang akan digunakan, kondisi peserta yang akan diberikan perlakuan dan menyusun rancangan kegiatan yang akan dilakukan. Tahap persiapan selanjutnya tim menyiapkan bahanbahan yang akan dijadikan materi persentasi. Tahap Pelaksanaan yaitu, tim pelaksana untuk melakukan melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guru Ae guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan. Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guru Ae guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga dilaksanakan selama tiga hari dengan metode workshop yang interaktif dan berbasis praktik langsung. Peserta yang terdiri dari 30 guru PAUD/TK Mitra Bersama Medan mendapatkan materi mulai dari konsep dasar alat peraga, pemilihan bahan yang ramah lingkungan dan murah, hingga teknik pembuatan alat peraga yang sederhana namun efektif. Pendampingan intensif dilakukan selama proses pembuatan untuk membantu peserta mengatasi kendala teknis dan memberikan motivasi agar alat peraga yang dihasilkan dapat diterapkan langsung di kelas. Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para guru. Hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru dalam membuat alat peraga. Sebelum pelatihan, sebagian besar guru mengaku kesulitan dalam merancang dan membuat alat peraga yang menarik dan sesuai kebutuhan pembelajaran anak usia dini. Setelah pelatihan, hampir semua This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. peserta mampu membuat berbagai alat peraga kreatif seperti puzzle huruf dan angka, media pengenalan warna dan bentuk, serta alat peraga motorik sederhana. Selain keterampilan teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan kreativitas guru dalam memanfaatkan bahan-bahan sederhana dan daur ulang, sehingga alat peraga yang dibuat tidak hanya edukatif tetapi juga ramah lingkungan dan ekonomis. Para guru melaporkan bahwa penggunaan alat peraga hasil pelatihan mampu meningkatkan minat dan motivasi belajar anak-anak di kelas. Anak-anak menjadi lebih aktif, mudah memahami konsep dasar, dan lebih antusias selama pembelajaran. Guru juga merasa lebih percaya diri dalam menyampaikan materi karena didukung oleh media pembelajaran yang menarik. Beberapa tantangan yang dihadapi selama pelatihan antara lain keterbatasan bahan baku di lingkungan sekitar serta waktu yang terbatas untuk praktik. Oleh karena itu, disarankan agar pelatihan lanjutan dilakukan secara berkala dengan penambahan materi inovasi alat peraga serta dukungan dari pihak sekolah dalam penyediaan bahan dan sarana KESIMPULAN Berdasarkan pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga bagi guruguru PAUD/TK Mitra Bersama Medan, dapat disimpulkan bahwa : Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan dan kreativitas para guru dalam merancang serta membuat alat peraga pembelajaran yang edukatif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Pelatihan berbasis praktik langsung dan pendampingan intensif memberikan pemahaman yang lebih baik serta kepercayaan diri kepada guru dalam mengaplikasikan alat peraga tersebut di kelas. Selain itu, penggunaan alat peraga hasil pelatihan terbukti mampu meningkatkan minat dan partisipasi aktif anak dalam proses pembelajaran. Kendala yang muncul selama kegiatan dapat diatasi dengan dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan pengembangan pelatihan lanjutan. Pelatihan dan pendampingan pembuatan alat peraga ini sangat direkomendasikan untuk terus dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia REFERENSI