Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Februari 2025. Hal. 334 Ae 346 Jambura Accounting Review Journal homepage: http//:jar. id/index. php/jar E-ISSN 2721-3617 Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM Nandita Alisa Hermana, bUsman. Ronald Soemitro Baduc a,b,c Universitas Negeri Gorontalo. Jl. Jend Sudirman No. 6 Kota Gorontalo. Gorontalo 96128. Indonesia Email : nanditaalisaherman@gmail. coma, usman@ung. ronaldsoemitro@ung. INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Received 27-05-2025 Revised 30-06-2025 Accepted 02-07-2025 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Sebaliknya, pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Temuan ini mengindikasikan pentingnya penerapan teknologi informasi dalam meningkatkan kualitas laporan keuangan UMKM, meskipun penguatan kompetensi pelaku usaha dalam penggunaan sistem informasi akuntansi masih diperlukan. Kata Kunci: Sistem Informasi Akuntansi. Teknologi Informasi. Kualitas Laporan Keuangan. UMKM Keywords: Accounting Information System. Information Teechnology. Financial Report Quality. MSMEs ABSTRACT This study aims to analyze the effect of accounting information systems and the use of information technology on the quality of financial reports of MSMEs in Gorontalo City. The research employs a quantitative approach using Partial Least Square (PLS) to test the relationships between variables. The results show that the accounting information system has a positive but not significant effect on the quality of MSME financial reports. In contrast, the use of information technology has a positive and significant effect. Simultaneously, both variables have a positive effect on the quality of financial These findings highlight the importance of adopting information technology to improve the quality of MSME financial reporting, although enhancing business actors' competencies in utilizing accounting systems remains necessary. @2025 Nandita Alisa Herman. Usman. Ronal Soemitro Badu Under The License CC BY-SA 4. Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Februari 2025 PENDAHULUAN Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam perekonomian Indonesia. Keberadaan UMKM tidak hanya menjadi penyumbang besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja serta mendukung pemerataan pendapatan masyarakat (Lusy et al. , 2. Namun, di era persaingan global yang semakin kompetitif. UMKM menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya (Widiastoeti, 2. Salah satu keunggulan UMKM adalah kemampuannya dalam bertahan menghadapi krisis. Sejarah mencatat bahwa saat Indonesia mengalami krisis moneter pada tahun 1997Ae1999, banyak perusahaan besar yang gulung tikar, namun UMKM justru tetap eksis dan mampu beradaptasi. Hal ini menunjukkan bahwa UMKM memiliki fleksibilitas tinggi dan kemampuan adaptasi yang kuat terhadap perubahan lingkungan ekonomi (Putri, 2. Di Provinsi Gorontalo, perkembangan UMKM mengalami tren yang positif. Kota Gorontalo sebagai pusat perekonomian daerah menjadi contoh nyata atas pertumbuhan UMKM yang signifikan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja. Koperasi, dan UKM Kota Gorontalo, jumlah UMKM meningkat dari 847 unit pada tahun 2021 menjadi 15. 371 unit pada tahun 2023. Kenaikan sebanyak 524 unit ini menunjukkan peran strategis UMKM dalam menopang ekonomi daerah. Meskipun demikian, pertumbuhan kuantitas UMKM tidak serta merta dibarengi dengan kualitas tata kelola keuangan yang baik. Banyak pelaku UMKM masih mengalami kesulitan dalam pengelolaan keuangan karena lemahnya pemahaman terhadap akuntansi, manajemen arus kas, dan pencatatan transaksi yang Hal ini berdampak pada rendahnya kualitas laporan keuangan yang dihasilkan (Wisnu, 2. Literasi keuangan yang rendah menjadi salah satu penyebab utama kegagalan UMKM bertahan dalam jangka panjang. Banyak pelaku usaha mencampurkan keuangan pribadi dengan keuangan usaha, serta hanya mengandalkan pencatatan manual dan sederhana dalam aktivitas keuangan mereka (Widiastoeti, 2. Kondisi ini menyulitkan pelaku UMKM dalam mengambil keputusan yang berbasis data akurat, serta mempersulit akses terhadap pembiayaan eksternal (Abdallah, 2. Laporan keuangan yang disusun sesuai dengan prinsip akuntansi memiliki peran penting dalam menilai kinerja usaha, serta menjadi alat utama untuk memperoleh kepercayaan dari pihak eksternal seperti perbankan, investor, dan Pemerintah melalui DSAK-IAI telah mengembangkan SAK EMKM guna mendorong pelaku UMKM menyusun laporan keuangan sesuai standar (AsAoadi, 2020. Oktaviranti, 2. Menurut Animah . , laporan keuangan yang berkualitas ditandai dengan karakteristik dapat dipahami, andal, relevan, dan dapat diperbandingkan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pelaku UMKM yang belum menyusun laporan keuangan berdasarkan standar tersebut. Mereka cenderung hanya Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan PemanfaatanA. (Nandita Alisa Herman. Usman. Ronal Soemitro Bad. mencatat pemasukan dan pengeluaran tanpa adanya klasifikasi akun yang memadai (Afifah, 2022. Simarmata, 2. Sistem informasi akuntansi (SIA) menjadi salah satu solusi dalam mendukung proses pencatatan dan pelaporan keuangan yang lebih terstruktur. SIA memungkinkan pelaku usaha untuk mengelola data keuangan secara sistematis, mengurangi kesalahan pencatatan, serta menyajikan laporan keuangan secara cepat dan akurat (Fitriani, 2023. Farina, 2. SIA juga berperan dalam membantu identifikasi serta evaluasi masalah keuangan yang mungkin timbul. Sayangnya. UMKM mengimplementasikan sistem informasi akuntansi dalam operasional usahanya. Mereka masih bergantung pada pencatatan manual dan belum memanfaatkan teknologi digital dalam penyusunan laporan keuangan, yang menyebabkan laporan yang dihasilkan menjadi tidak akurat dan kurang relevan (Rahim et al. , 2024. Farina. Seiring dengan perkembangan teknologi, hadir berbagai aplikasi akuntansi berbasis digital seperti Accurate. Jurnal, dan BukuKas yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM. Aplikasi tersebut memberikan kemudahan dalam pencatatan transaksi, pengolahan laporan, dan pemantauan arus kas secara real-time, sehingga dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan (Suyono et al. , 2. Pemanfaatan teknologi informasi secara umum juga memiliki dampak yang besar terhadap kualitas laporan keuangan. Teknologi informasi membantu proses pengumpulan, pengolahan, hingga penyimpanan data secara efisien dan tepat waktu. Selain itu, aplikasi seperti Microsoft Excel yang sebenarnya memiliki banyak fitur akuntansi, sering kali belum dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku UMKM karena keterbatasan pemahaman teknis (Effendi, 2019. Erawati, 2. Dalam beberapa penelitian sebelumnya, ditemukan bahwa penerapan sistem informasi akuntansi serta pemanfaatan teknologi informasi memberikan pengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Purnama, 2020. Azizah, 2. Temuan ini juga diperkuat oleh wawancara terhadap pelaku UMKM yang menyatakan bahwa mereka masih menggunakan pencatatan sederhana dan belum menerapkan pelaporan keuangan berdasarkan SAK EMKM (Uno et al. , 2. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Gorontalo. sistematis dalam sektor UMKM. KAJIAN PUSTAKA DAN PERUMUSAN HIPOTESIS Teori Stakeholder Teori stakeholder menjelaskan bahwa perusahaan harus memperhatikan kepentingan semua pihak yang terkait, tidak hanya mengejar keuntungan semata Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Februari 2025 (Ghozali & Chariri, 2. Dalam konteks UMKM, stakeholder seperti kreditor, investor, dan pemerintah membutuhkan transparansi informasi, terutama dalam bentuk laporan keuangan (Rokhlinasari, 2016. Fadilah, 2. UMKM UMKM merupakan sektor strategis dalam perekonomian nasional karena mampu menyerap tenaga kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi (Rini et al. Widiastoeti, 2. Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2008. UMKM diklasifikasikan berdasarkan aset dan omzet tahunan (Erawati, 2. Kualitas Laporan Keuangan UMKM Laporan keuangan yang berkualitas harus relevan, dapat diandalkan, dapat dibandingkan, dan mudah dipahami (Widiastoeti, 2. Kualitas ini penting untuk membantu stakeholder dalam mengambil keputusan ekonomi yang tepat (Arum, 2021. Cahyani et al. , 2. Sistem Informasi Akuntansi (SIA) SIA berfungsi untuk mengelola data keuangan secara sistematis guna mendukung pengambilan keputusan yang efektif (Krismiaji, 2. Penerapan SIA pada UMKM dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akurasi laporan keuangan (Mauliansyah, 2020. Ayem, 2. Pemanfaatan Teknologi Informasi Teknologi informasi mempermudah proses akuntansi melalui aplikasi dan sistem digital yang mendukung pencatatan serta pelaporan keuangan secara cepat dan akurat (Azizah, 2023. Simanjari, 2. Teknologi seperti software akuntansi dan cloud computing sangat membantu UMKM dalam menjaga kualitas laporan keuangan (Arventyani, 2. Perumusan Hipotesis Berdasarkan kajian pustaka, maka dirumuskan hipotesis sebagai berikut: H1: Sistem informasi akuntansi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. H2: Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. H3: Sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi secara simultan berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang bertujuan untuk menguji pengaruh sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Gorontalo. Lokasi penelitian dipusatkan di Kota Gorontalo dan dilaksanakan pada periode Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan PemanfaatanA. (Nandita Alisa Herman. Usman. Ronal Soemitro Bad. Oktober 2024 hingga April 2025. Desain penelitian bersifat asosiatif kuantitatif, dengan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan analisis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4. Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM yang memenuhi kriteria Populasi penelitian adalah seluruh UMKM yang terdaftar pada Dinas Tenaga Kerja. Koperasi, dan UKM Kota Gorontalo sebanyak 15. 371 unit usaha. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria: . UMKM aktif, . terdaftar resmi di dinas terkait, dan . memiliki praktik pencatatan laporan Sampel akhir yang ditetapkan sebanyak 50 UMKM. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dengan skala Likert 5 poin, mulai dari skor 1 . angat tidak setuj. hingga 5 . angat setuj. Variabel independen terdiri dari Sistem Informasi Akuntansi (XCA) dan Pemanfaatan Teknologi Informasi (XCC), sedangkan variabel dependen adalah Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Y). ANALISIS DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Validitas Gambar 1. Hasil Uji Validitas Sumber: data diolah SmartPLS 4 . Berdasarkan gambar diatas hasil pernyataan uji validitas diketahui bahwa nilai loading factor untuk pernyataan 1 sampai 22 lebih besar dari 0,5 pada jumlah sampel 50 responden. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan yang berkaitan dengan variabel dianggap valid dan dapat digunakan untuk pengujian hipotesis Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Februari 2025 Hasil Uji Reliabilitas Tabel 1. Hasil Uji Reliabilitas Variabel CronbachAos Alpha Sistem Informasi Akuntansi (X. Pemanfaatan Teknologi Informasi (X. Kualitas Laporan Keuangan UMKM (Y) Sumber data diolah SmartPLS 4 . Keterangan Raliabel Raliabel Raliabel Berdasarkan hasil uji reliabilitas pada Tabel 4. 3 diatas, nilai CronbanchAos Alpha pada masing-masing variabel lebih besar dari 0,7. Dengan nilai yang dihasilkan tersebut, dapat disimpulkan bahwa semua konstruk memiliki reliabilitas yang baik atau mampu untuk mengukur kosntruknya. Hasil Uji Hipotesis Hasil Uji T Gambar 2. Hasil Uji T Sumber: data diolah SmartPLS 4 . Hipotesis penelitian 1 berbunyi : Ausistem informasi akuntansi (X. memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y)Ay. Hipotesis ini dikembangkan menjadi hipotesis statistik sebagai berikut: H0. 1: A O 0: sistem informasi akuntansi (X. berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y). H1. 1: A > 0: sistem informasi akuntansi (X. berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y). Hipotesis penelitian 2 berbunyi: Aupemanfaatan teknologi informasi (X. berpengaruh posistif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y) dan dari hipotesis ini dikembangkan menjadi hipotesis statistik sebagai berikut: H0. 2: A O 0: Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan PemanfaatanA. (Nandita Alisa Herman. Usman. Ronal Soemitro Bad. pemanfaatan teknologi informasi (X. tidak berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y). H1. 2 : A > 0: pemanfaatan teknologi informasi (X. berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y). Hipotesis penelitian 3 berbunyi: Ausistem informasi akuntasni (X. dan pemanfaatan teknologi informasi (X. berpengaruh posistif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y) dan dari hipotesis ini dikembangkan menjadi hipotesis statistik sebagai berikut: H0. 3: A O 0: sistem informasi akuntansi (X. dan pemanfaatan teknologi informasi (X. tidak berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y). H1. 3 : A > 0: sistem informasi akuntansi (X. dan pemanfaatan teknologi informasi (X. berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan UMKM (Y). Hasil Uji F Sum Square Total Residual Regression Sumber data diolah SmartPLS 4 . Tabel 2. Uji F Mean Square P Value Uji F . ecara simulta. Pengujian hipotesis secara simultan dilakukan dengan menggunakan aplikasi SmartPLS melalui uji F. Hasil uji F pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 4. Diketahui nilai P value adalah 0,000 < tingkat signifikan 0,05, maka X1 dan X2 secara bersama-sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap Y, pada tingkat signifikan terhadap 0,05 atau 5%. Pembahasan Penelitian ini dilakukan terhadap pelaku UMKM di Kota Gorontalo, dengan tujuan menganalisis pengaruh sistem informasi akuntansi dan pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM Sistem informasi akuntansi (SIA) berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Meskipun indikator seperti pengumpulan dan pemrosesan data, siklus akuntansi, serta keakuratan dan efisiensi dinilai baik, pengaruhnya belum cukup kuat secara statistik. Hal ini diduga karena kurangnya pemahaman dan pelatihan yang memadai dari pelaku UMKM (Wulandari, 2. SIA memiliki potensi besar dalam mendukung proses pencatatan dan pelaporan keuangan yang relevan dan tepat waktu, sesuai teori stakeholder yang menekankan pentingnya transparansi kepada para pihak terkait (Amanda, 2023. Setiawati, 2020. Nur, 2. Namun, keterbatasan pemanfaatan sistem ini secara menyeluruh membuat dampaknya terhadap kualitas laporan belum maksimal, berbeda dengan temuan (Ayem, 2. yang menemukan pengaruh signifikan. Pengaruh Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM Jambura Accounting Review. Volume 6 No. Februari 2025 Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM. Semakin optimal penggunaan teknologi seperti software akuntansi, sistem terintegrasi, dan internet untuk memperoleh informasi, semakin tinggi kualitas laporan keuangan yang dihasilkan (Simarmata, 2021. Azizah. Purnama, 2. Hasil ini sesuai teori stakeholder, di mana teknologi informasi mendukung kepercayaan stakeholder melalui laporan keuangan yang akurat dan dapat dipercaya. Selain itu, penggunaan teknologi dapat mempercepat proses pelaporan, meminimalisir kesalahan, dan menghasilkan informasi yang tepat waktu (Rahayuningsih, 2022 berbeda pendapat, menyatakan tidak signifika. Pengaruh Simultan SIA dan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM Secara simultan. SIA dan teknologi informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Kolaborasi keduanya menghasilkan laporan yang lebih akurat, relevan, mudah dipahami, dan dapat dibandingkan (Simarmata, 2021. Arofiyah, 2. SIA mengelola pencatatan secara sistematis, sementara teknologi informasi mempercepat dan mengotomatisasi proses tersebut. Pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM perlu ditingkatkan agar pemanfaatan keduanya dapat lebih optimal, sehingga kualitas dan transparansi laporan keuangan UMKM semakin SIMPULAN. KETERBATASAN DAN SARAN Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem informasi akuntansi memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kualitas laporan keuangan UMKM di Kota Gorontalo, sedangkan pemanfaatan teknologi informasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, menunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi yang optimal mampu meningkatkan keandalan dan akurasi laporan keuangan UMKM meskipun penerapan sistem informasi akuntansi masih perlu Keterbatasan Penelitian Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang relatif kecil, yaitu hanya 50 UMKM yang dipilih melalui teknik purposive sampling, sehingga hasil penelitian ini belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, penelitian hanya menggunakan dua variabel independen, sehingga belum mencakup faktor-faktor lain yang mungkin juga memengaruhi kualitas laporan keuangan UMKM secara Pengaruh Sistem Informasi Akuntansi dan PemanfaatanA. (Nandita Alisa Herman. Usman. Ronal Soemitro Bad. Saran Pelaku UMKM disarankan untuk lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam proses pelaporan keuangan, sementara pemerintah daerah perlu menyediakan pelatihan yang aplikatif dan berkelanjutan. Peneliti selanjutnya dianjurkan untuk mempertimbangkan variabel tambahan seperti tingkat pendidikan, pengalaman usaha, dan pemahaman akuntansi guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif terkait faktor-faktor yang memeng DAFTAR PUSTAKA