OPTIMALISASI METODE PEMBELAJARAN TARUNA PROGRAM STUDI LALU LINTAS UDARA MENGGUNAKAN COMPUTERIZED AERODROME CONTROL TOWER (ADC) ARTMACS SIMULATOR DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Imam Sonhaji. MM Dimas Arya Soeadyfa F,MM Paramitha Dwi Nastiti,S. Politeknik Penerbangan Surabaya Jl Jemur Andayani 1/73 Surabaya 60236 ABSTRACT Kemajuan teknologi mendorong Politeknik Penerbangan Surabaya untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Lalu Lintas Udara merupakan salah satu program studi yang terdapat di Poltekbang Surabaya. Dengan berbekal ilmu pengetahuan dan teknologi yang diberikan dalam masa pendidikan, diharapkan seluruh lulusan Poltekbang Surabaya dapat menjadi handal di bidangnya masing-masing pada saat bekerja. Poltekbang Surabaya juga melengkapi sarana praktik yang berbasis teknologi yaitu ADC Artmacs Simulator untuk Program Studi Lalu Lintas Udara. Sistem simulasi ini merupakan pengembangan dari system simulasi manual yang masih menggunakan layout aerodrome sebagai proses pembelajaran secara langsung pada objek yang tidak sebenarnya. ADC Artmacs Simulator dirancang sesuai dengan kondisi yang sebenarnya dan dapat mensimulasikan traffic pesawat maupun keadaan cuaca yang diinginkan, sehingga membuat taruna bisa merasakan seolah-olah berada dilapangan sebenarnya dan taruna diharapkan lebih mudah memahami sistem pelatihan. Namun peralatan ini belum digunakan secara maksimal karena beberapa faktor teknis operasional dan diharapkan dengan perbaikan dan penyempurnaan, sistem ini bisa digunakan sebagai sarana utama pelatihan taruna LLU di Politeknik Surabaya serta dapat meningkatkan kualitas metode pembelajaran. Keyword : Metode Pembelajaran, computerized aerodrome control tower . artmacs Latar Belakang Taruna Program Studi Lalu Lintas Udara dididik dan dilatih untuk penguasaan pengetahuan dasar dan keterampilan teknik pelayanan lalu lintas udara, kemampuan bahasa yang ditentukan dalam lalu lintas udara, penguasaan prosedur operasional lalu lintas udara dan pengetahuan-pengetahuan dasar tentang penerbangan lainnya, cakap dan terampil di bidang pelayanan lalu lintas udara serta mengetahui bagaimana belajar dengan efektif, efisien, dan berkelanjutan. Demi menunjang proses pembelajaran tentunya harus didukung oleh perangkat praktek yang ikut berkembang dengan seiring berjalannya waktu, sebagai konsekuensi perkembangan teknologi. Proses pembelajaran program studi lalu lintas udara unit ADC mempunyai perbandingan belajar teori 30% dan belajar praktek 70%. Kompetensi keterampilan pekerjan lalu lintas udara diberikan pada simulasi lalu lintas udara di laboratorium aerodrome control tower. Sebelum melakukan simulasi terlebih dahulu taruna dibekali dengan pengetahuan dasar teori tentang aerodrome control sevice, layout aerodrome, flight progress strip, aircraft type and performance, co-ordination dan phraseology for aerodrome control tower. Metode pembelajaran secara praktek dilakukan dengan cara membuat simulasi manual dengan menggunakan technical board sebagai Layout Aerodrome dalam proses pembelajaran secara langsung pada objek yang tidak sebenarnya. Simulasi secara manual ini dengan menggunakan miniatur pesawat tanpa skala yang sesuai dan digerakkan oleh taruna, dengan demikian durasi perkiraan lepas landas, mendarat ataupun pada saat di udara harus diperkirakan secara manual oleh taruna. Sehingga ketepatan waktu yang digunakan terkadang tidak sesuai dengan keadaan nyata, terlebih lagi terkadang controller tidak dapat melihat layout aerodrome karena terhalangi oleh tubuh taruna yang mensimulasikan pergerakan pesawat, kondisi cuaca pun tidak bisa di atur-atur seoalah keadaan sebenarnya. Gambar 1 Pembelajaran Praktikum ADC di Laboratorium ADC Manual Untuk simulasi dalam metode pembelajaran lalu lintas udara juga menggunakan ADC Artmacs Simulator. ADC Artmacs adalah sebuah sistem yang fleksibel dapat digunakan untuk mensimulasikan berbagai operasional lalu lintas seperti penguji bakat untuk orang yang tidak terbiasa dengan lingkungan tertentu, pelatihan recurrent dan upgrade staf operasional professional, pelatihan darurat, pengujian dan training divisi baru . ilayah udara, struktur rute, arus lalu lintas udara dan prosedu. , dan praktek aeronautika. Arsitektur sistem artmacs terdiri dari PC posisi kerja dan setiap posisi dapat dengan mudah di konfigurasi ulang ke lain melalui software setiap awal latihan simulasi, sehingga posisi apapun dapat digunakan untuk persiapan latihan, stasiun administrator dan controller atau sebagai pseudo pilot. Artmacs mendukung posisi berikut tanpa pernagkat software tambahan: Posisi Controller (ADC. APP. ACC) C Posisi Pseudo Pilot Posisi Administrator C Wilayah Udara dan Posisi Pengembangan Skenario Dengan demikian taruna dapat merasakan dalam kondisi yang sebenarnya seperti Dengan simulasi taruna dapat meningkatkan motivasi dan perhatian terhadap topik, meningkatkan taruna dalam belajar kognitif, meliputi informasi faktual, konsep, prinsip dan keterampilan membuat keputusan. Gambar 2 Pembelajaran Praktikum ADC di ATC ARTMACS Simulator Metode Penelitian ini menggunakan metode analisis Deskriptif dengan mendeskripsikan data yang telah diperoleh selama penelitian untuk memperoleh fakta yang lebih dalam tentang tidak dijalankan secara optimal penggunaan ADC Artmacs simulator bagi taruna Lalu Lintas Udara di Politeknik Penerbangan Surabaya yang dilakukan melalui pengumpulan data secara kolektif dari populasi yang telah dipilih sebelumnya. Ada beberapa tahapan atau langkahAe langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan penelitian dengan pendekatan yang disajikan secara kuantitatif yaitu sebagai berikut. Pemilihan Masalah Merumuskan Masalah Pengumpulan Data (Observasi. Wawancara. Dokumentasi. Kepustakaa. Menyusun Data Penyajian Data (Dalam bentuk narasi gambar bagian, diagra. Analisis dan Pembahasan Masalah Menarik Kesimpulan Saran dan Rekomendasi