Raqib: Jurnal Studi Islam Volume 01 Nomor 02 Desember 2024 ISSN: x-x | E-ISSN: x-x PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN ISLAM (Management of Islamic Education Information System. Muhammad Naelul Mubarok Universitas PTIQ Jakarta email: naelulmubarok@ptiq. Andini Fajri Universitas PTIQ Jakarta email: andinifajri11@gmail. Abstract Management of the Islamic Education Information System is an important aspect in supporting educational operations, management and planning. This system is a combination of human resources and information technology to provide accurate and structured information. The aim of Islamic Education Information System Management is to improve the efficiency, effectiveness and quality of Islamic education through data and information management. By using research in the form of a literature review, the author carried out a serious review of academic texts in the form of journals, books and articles. Results of research show that with a good information system, the data and information provided will be more accurate and trustworthy, helping in making more appropriate decisions and improving the overall quality of education. It can be concluded that a well-integrated information system allows Islamic education institutions to improve operational efficiency, information accuracy, teaching quality, monitoring and evaluation, and stakeholder involvement. Implementation of information systems in Islamic education also plays a role in increasing transparency, accountability and information management based on Islamic values. Keywords: Management. Information. Education. Islam. Abstrak Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam merupakan aspek penting dalam mendukung operasi, manajemen, dan perencanaan pendidikan. Sistem ini merupakan perpaduan antara sumber daya manusia dan teknologi informasi untuk menyediakan informasi yang akurat dan Tujuan dari Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam adalah untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas pendidikan Islam melalui pengelolaan data dan Dengan menggunakan penelitian berupa kajian pustaka, penulis melakukan telaah serius terhadap naskah akademik berupa jurnal, buku, dan artikel. Kemudian hasil penelitian menunjukkan dengan sistem informasi yang baik, data dan informasi yang disediakan akan lebih akurat dan dapat dipercaya, membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Dapat disimpulkan bahwa Sistem informasi yang terintegrasi dengan baik memungkinkan lembaga pendidikan Islam untuk meningkatkan efisiensi operasional, keakuratan informasi, kualitas pengajaran, monitoring dan evaluasi, serta keterlibatan stakeholder. Implementasi sistem informasi dalam pendidikan Islam juga berperan dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pengelolaan informasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Kata kunci: Pengelolaan. Informasi. Pendidikan. Islam. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan bagian dari upaya dalam meneruskan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat, sebagai penolong untuk memperbaiki peradaban umat Salah satu tantangan terbesarnya adalah mempertahankan dan mengembangkan lembaga pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat global. mana tuntutan masyarakat semakin besar terhadap pendidikan dan menjadikan kualitas pendidikan harus semakin ditingkatkan agar kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan tidak memudar. Salah satu tantangan terbesarnya adalah mempertahankan dan mengembangkan lembaga pendidikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Era globalisasi yang ditandai dengan persaingan kualitas atau mutu, menuntut semua pihak dalam berbagai bidang dan sektor pembangunan agar senantiasa meningkatkan kompetensinya. Hal tersebut membuktikan pentingnya upaya peningkatan kualitas pendidikan baik secara kuantitatif maupun kualitatif yang harus dilakukan secara terus menerus, sehingga pendidikan dapat digunakan sebagai wahana dalam membangun watak bangsa. 1 Upaya peningkatan kualitas pendidikan ini dapat dilihat dari berkembangnya suatu lembaga dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang mendukung untuk pengelolaan atau manajemen yang baik. Salah satunya dengan cara pengelolaan sistem informasi secara tepat dan cepat dalam lembaga Pengelolaan suatu informasi dalam institusi atau lembaga Pendidikan merupakan bagian penting dari sistem pendidikan itu sendiri. Informasi yang dikelola dengan baik hendaknya berada dalam suatu sistem pengelolaan informasi. Semua fungsi manajemen dalam lembaga pendidikan dapat berhasil dilaksanakan apabila ditopang oleh suatu sistem yang menyediakan informasi secara cepat, tepat dan akurat. Informasi yang dikelola dengan tepat sangat diperlukan untuk perencanaan, pengambilan keputusan dan mengendalikan suatu lembaga pendidikan. Melalui informasi yang akurat inilah seorang manajer atau penanggung jawab pendidikan mampu mewujudkan tujuan 2 Dengan berbagai permasalahan yang ada dalam dunia pendidikan tersebut, ada cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya, yaitu dengan pengelolaan sistem informasi yang terintegrasi dengan lembaga-lembaga pendidikan, baik melalui lembaga pendidikan yang formal, non formal ataupun informal yang menerapkan sistem informasi manajemen pendidikan Islam yang diterapkan dalam keluarga, sekolah, masyarakat, dan juga pemerintah. METODE Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa kajian pustaka, penulis melakukan telaah serius terhadap naskah akademik berupa jurnal, buku, dan artikel yang membahas pengelolaan sistem informasi pendidikan Islam, dengan kajian terhadap jurnal, buku, dan artikel diharapkan mampu melahirkan perspektif utuh kepada masyarakat umum tentang pengelolaan sistem informasi pendidikan Islam. HASIL DAN PEMBAHASAN Pengertian Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam Sistem informasi manajemen pendidikan, yang dikenal sebagai Education Management Information System (EMIS), merupakan gabungan antara sumber daya manusia dan penggunaan teknologi informasi yang digunakan untuk memilih, menyimpan, memproses, dan mengakses data guna mendukung proses pengambilan keputusan di sektor pendidikan. 3 Manusia memanfaatkan pengetahuan dan Enco Mulyasa. Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru, (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2. , hal. Umi Arifah, "Emanfaatan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Islam Multistakeholder Pendidikan. " Cakrawala Jurnal Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial 1, no. : 68-83. Anwar Darwis dan Mahmud Hilal. "Sistem informasi manajemen pada lembaga pendidikan Islam. " Kelola: Journal of Islamic Education Management 2, no. , hal. Raqib: Jurnal Studi Islam | Volume 01 Nomor 02 Desember 2024 . keterampilan mereka untuk mengelola sistem dengan baik, sementara teknologi informasi digunakan untuk efisien mengumpulkan, menyimpan, menganalisis, dan mengakses data. Tujuan utamanya adalah memberikan dukungan yang sesuai dalam pengambilan keputusan terkait pendidikan, sehingga memungkinkan para pemangku kepentingan untuk membuat keputusan yang lebih baik berdasarkan data yang akurat. Gordon B. Davis menjelaskan bahwa management information system adalah suatu sistem yang terintegrasi antara manusia dan mesin yang mampu memberikan informasi sedemikian rupa untuk menunjang jalannya manajemen, operasional, dan fungsi pengambilan keputusan di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. 4 Marcus Powell, mengemukakan bahwa pada dasarnya sistem informasi manajemen pendidikan adalah sebuah sistem kumpulan data, penyimpanan. Pencarian, pengolahan dan penyebarannya yang dirancang khusus untuk digunakan oleh para pengambil keputusan dan administrator untuk merencanakan dan mengelola sistem pendidikan secara efisien, efektif dan berkelanjutan. Dari penjelasan beberapa pakar di atas, dapat disimpulkan bahwa manajemen sistem informasi pendidikan merupakan sebuah sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung operasi, manajemen, dan perencanaan pendidikan. Ketersediaan informasi pada Sistem informasi manajemen pendidikan melalui proses pengumpulan, penyimpanan, dan analisis data. Sebagai contoh, dalam sistem komputer terdapat perangkat lunak . , perangkat keras . , dan sumber daya manusia . Sistem informasi manajemen (SIM), yang dikenal sebagai management information system (MIS) dalam bahasa Inggris, merupakan bagian terpenting dari pengendalian internal dalam suatu bisnis. SIM melibatkan pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk menyelesaikan permasalahan bisnis seperti biaya produk, layanan, atau strategi bisnis. 6 Sedangkan berdasarkan prespektif Islam pengertian sistem informasi manajemen adalah proses pengolahan data menjadi suatu informasi yang benar dan jujur berdasarkan Al-QurAoan dan Al-Hadits untuk dapat digunakan dalam membuat keputusan. Sistem informasi manajemen telah banyak digunakan pada lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam walaupun belum merata diterapkan pada semua jenis dan jenjang pendidikan. Penggunaan sistem informasi manajemen pada lembaga pendidikan Islam tidak hanya sebagai proses otomatisasi terhadap akses informasi, tetapi juga menciptakan akurasi, kecepatan, dan kelengkapan sebuah sistem yang terintegrasi, sehingga proses organisasi akan berjalan dengan efisien, terukur dan 8 Sampai saat ini, informasi terus mengalir melalui ponsel pintar yang dimiliki hampir semua orang. Namun, tidak semua informasi tersebut dapat dipercaya karena banyak di antaranya adalah informasi palsu. Oleh karena itu, diperlukan upaya serius untuk memastikan kebenaran informasi melalui komunikasi yang efektif. Salah satu cara untuk melakukan hal ini adalah dengan mengecek langsung dengan orang yang terlibat dalam suatu peristiwa. Dengan melakukan hal ini, informasi yang tadinya ambigu dapat menjadi lebih pasti. 9 Al-QurAoan adalah kitab informasi, dan sistem informasi yang Chr Jimmy L. Gaol. Sistem informasi manajemen. Grasindo, 2008, hal. Undang Ruslan Wahyudin. Manajemen Pendidikan (Teori dan Praktik dalam Penyelenggaraan Sistem Pendidikan Nasiona. , (Yogyakarta: Deepublish, 2. , hal. Irfan Jauhari, "Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Islam. " Tarbawi Ngabar: Jurnal of Education 2, no. 2, 2021, hal. Hamdi Agustin. AuSistem Informasi Manajemen Menurut Prespektif IslamAy, dalam Jurnal TabarruAo :Islamic Banking and Finance. Vol. No. 1, 2018, hal. Anwar Darwis. AuSistem Informasi Manajemen Pada Lembaga Pendidikan IslamAy, dalam Jurnal Kelola:Journal of Islamic Education Management. Vol. No. 1, 2017, hal. Naila Mafayiziya Hayat. Zaenal Abidin Riam. AuPeran Komunikasi Dakwah di Era Digital Upaya Maksimal Pembelajaran Agama Islam. " IQ (Ilmu Al-qur'a. : Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 02, 2022, h. Raqib: Jurnal Studi Islam | Volume 01 Nomor 02 Desember 2024 . dibangun oleh Al-QurAoan adalah berdasarkan fakta dan keyakinan. Fakta diperlukan untuk menggali informasi lebih jauh dan mendalam. 10 Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-QurAoan Surah Al-Hujuraat/49: 6 sebagai berikut: AuHai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu Ay Firman Allah SWT di atas, membahas tentang sistem informasi yang artinya adalah mencari kejelasan hakekat suatu fakta dan informasi atau kebenaran suatu fakta informasi dengan teliti, seksama dan hati-hati . idak tergesa-ges. Dan jika datang kepada kita orang yang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar tidak menimpahkan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kita menyesal atas perbuatan itu. Dengan adanya manajemen sistem informasi organisasi pendidikan akan mendapat beberapa manfaat sebagai berikut: Pertama, tersediaanya sistem pengelolaan data dan informasi pendidikan. Kedua, terintegrasinya data dan informasi pendidikan untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Ketiga, tersedianya data dan informasi pendidikan yang lengkap bagi seluruh stakholder yang berkepentingan dalam bidang pendidikan. Namun di lain pihak, keberadaan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan juga masih menyimpan beberapa kekurangan, antara lain: Pertama, data tersedia tidak tepat Kedua. Masih rendahnya kapasitas pengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan khususnya di tingkat kabupaten dan sekolah/madrasah. Ketiga, rendahnya komitmen dari pengelola Sistem Informasi Manajemen Pendidikan pada tingkat paling Dengan demikian, pada dasarnya Sistem Informasi Manajemen Pendidikan sangat dibutuhkan dan telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam perencanaan pendidikan, namun masih terdapat beberapa kekurangan yang membutuhkan perbaikan dari berbagai aspek. Urgensi Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam Dalam era digital saat ini, pengelolaan informasi menjadi salah satu aspek yang sangat penting, termasuk dalam bidang pendidikan Islam. Sistem informasi pendidikan Islam menghadirkan suatu sistem yang mengumpulkan, mengelola, dan menyebarkan informasi terkait proses belajar mengajar, administrasi pendidikan, serta sumber daya lainnya di lembaga pendidikan Islam. Dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang terus berubah, urgensi dari pengelolaan sistem informasi pendidikan Islam tidak bisa dianggap remeh. Pengelolaan yang efektif dapat meningkatkan kualitas pendidikan, mempercepat pengambilan keputusan, dan membantu dalam pengembangan institusi pendidikan Islam secara keseluruhan. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Salah satu urgensi utama dalam pengelolaan sistem informasi pendidikan Islam adalah upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan adanya sistem informasi yang terintegrasi, data tentang proses belajar mengajar dapat dikelola dengan lebih baik. Informasi seperti hasil belajar siswa, metode pengajaran, dan materi ajar yang digunakan dapat dianalisis untuk menentukan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Sebagai contoh, lembaga pendidikan Islam yang menggunakan sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System - LMS) dapat memantau kemajuan siswa secara real-time. Hal ini memungkinkan pengajar untuk mengidentifikasi siswa yang memerlukan bantuan tambahan serta menyesuaikan kurikulum sesuai kebutuhan siswa. Pepen Supendi. AuManajemen Sistem Informasi Pendikakan Islam dalam Tinjauan Al-QuranAy dalam Jurnal Sabilarraspad. Vol. No. 1, 2017, hal. Raqib: Jurnal Studi Islam | Volume 01 Nomor 02 Desember 2024 . Selain itu, dengan adanya sistem informasi yang baik, pengajar dapat berbagi sumber daya pelajaran dan praktik terbaik, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pendidikan yang diberikan. Efisiensi Administrasi dan Pengambilan Keputusan Pengelolaan informasi dalam pendidikan Islam juga berkontribusi pada efisiensi administrasi dan pengambilan keputusan. Dalam banyak lembaga pendidikan, proses administrasi sering kali menjadi penghambat utama dalam pengelolaan sumber daya. Dengan sistem informasi yang baik, proses administratif seperti pendaftaran siswa, pengelolaan data keuangan, dan pencatatan absensi siswa dapat diotomatisasi. Sistem informasi yang terintegrasi juga menyediakan data yang dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan. Misalnya, dengan adanya database yang akurat, pimpinan lembaga pendidikan dapat melakukan analisis terkait kinerja siswa, efektivitas program, dan kebutuhan sumber daya manusia. Dengan begitu, kebijakan yang diambil akan lebih berbasis data dan relevan, sehingga dapat mendorong kemajuan lembaga pendidikan. Meningkatkan Aksesibilitas dan Inklusi Urgensi lainnya dalam pengelolaan sistem informasi pendidikan Islam adalah peningkatan aksesibilitas dan inklusi. Dengan adanya teknologi informasi, akses terhadap pendidikan Islam dapat diperluas ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Sistem informasi berbasis teknologi dapat menyediakan pembelajaran jarak jauh, yang memungkinkan siswa untuk belajar dari mana saja. Lebih jauh lagi, sistem informasi yang baik memungkinkan lembaga pendidikan untuk menyediakan informasi yang lebih transparan mengenai programprogram yang ditawarkan, beasiswa, dan sarana prasarana yang tersedia. Ini menciptakan peluang bagi siswa dari berbagai latar belakang untuk mengakses pendidikan berkualitas. Dengan memfasilitasi akses informasi, lembaga pendidikan juga berkontribusi pada pengurangan kesenjangan pendidikan dalam masyarakat. Pengembangan Sumber Daya Manusia Pengelolaan sistem informasi pendidikan Islam juga berkaitan erat dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Dalam konteks pendidikan, kualitas pengajar memiliki dampak besar terhadap keberhasilan proses belajar mengajar. Melalui sistem informasi yang baik, lembaga pendidikan dapat melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pengajar. Informasi mengenai pelatihan dan pengembangan profesional juga dapat dikelola dengan lebih efektif. Dengan sistem informasi, lembaga dapat mengidentifikasi kebutuhan pengembangan untuk masingmasing pengajar dan merancang program pelatihan yang sesuai. Pengembangan SDM yang berkelanjutan menjadi kunci untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam secara Memperkuat Jaringan dan Kerjasama Dalam pendidikan Islam, kerjasama antar lembaga pendidikan, baik di dalam maupun luar negeri, sangat penting. Sistem informasi dapat digunakan sebagai alat untuk memperkuat jaringan dan kerjasama ini. Dengan adanya platform yang memungkinkan berbagi data dan informasi, lembaga pendidikan dapat berkolaborasi dalam penelitian, pengembangan kurikulum, serta pertukaran pengajar dan siswa. Kerjasama antarlembaga ini tidak hanya dikhususkan untuk meningkatkan mutu pendidikan tetapi juga untuk membagikan sumber daya dan praktik terbaik. Melalui Raqib: Jurnal Studi Islam | Volume 01 Nomor 02 Desember 2024 . jaringan yang kuat, lembaga pendidikan Islam dapat saling mendukung dan berkontribusi dalam membangun pendidikan yang lebih baik. Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Pendidikan Islam adalah sistem pendidikan yang didasarkan pada prinsip-prinsip ajaran Islam. Tujuan utama dari pendidikan Islam adalah menciptakan individu Muslim yang memiliki pemahaman agama yang kokoh, integritas moral yang tinggi, dan ketaatan dalam menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. 11 Peningkatan mutu pendidikan menjadi prioritas utama di semua lembaga pendidikan. Pendidikan yang berkualitas dapat tercapai melalui keterlibatan semua pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kesamaan pemahaman dan komitmen antara guru, orangtua, dan masyarakat sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini perlu disederhanakan melalui pola pikir Dukungan sosial merupakan bentuk nyata perhatian dari lingkungan sekitar, baik dalam bentuk dukungan untuk meningkatkan kualitas pendidikan maupun dalam hal kompleksitasnya. 12 Demikian pula di lembaga pendidikan Islam yang sementara berproses menjadi lembaga pendidikan yang memiliki kualitas setara dengan lembaga pendidikan lain bahkan menjadi lembaga pendidikan yang berkualitas tinggi. Untuk mencapai hal tersebut, maka upaya terus dilakukan oleh lembaga pendidikan Islam. Namun pada kenyataannya, problematika yang dihadapi lembaga pendidikan Islam begitu beragam. Mulai dari problem manajemen, problem kepemimpinan, sumber daya manusia, finansial, dan problem kelembagaan. Peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam perlu terus diupayakan dengan mengedepankan teori-teori analisis mutu dan penerapannya dalam setiap proses Aspek mutu akan memberi manfaat bagi dunia pendidikan setidaknya karena peningkatan mutu merupakan tanggung jawab lembaga pendidikan untuk memberikan layanan pada peserta didik. Mutu pendidikan adalah kemampuan sekolah dalam pengelolaan secara operasional dan efisien terhadap komponen-komponen yang berkaitan dengan sekolah sehingga menghasilkan nilai tambah terhadap komponen tersebut menurut norma/standar yang berlaku. 14 Upaya peningkatan mutu pendidikan islam bagi setiap lembaga pendidikan mutu merupakan suatu isu sentral yang perlu Penerapan manajemen mutu dalam dunia pendidikan merupakan memerlukan adanya pengelolaan yang baik dan profesional, manajemen organisasi yang baik dan penyediaan personil yang memadai dalam menjalankan proses yang baik sehingga menghasilkan output yang bermutu dan berkualitas tinggi. Pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam yang baik sangat krusial untuk meningkatkan mutu pendidikan. Melalui penggunaan teknologi, analisis data, dan pengambilan keputusan berbasis informasi, lembaga pendidikan Islam dapat lebih responsif terhadap kebutuhan siswa dan masyarakat. Namun, tantangan dalam pengelolaan dan penerapan sistem ini perlu diatasi melalui sumber daya yang memadai, pelatihan, dan kebijakan yang tepat agar tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dapat tercapai. Implementasi yang konsisten dan evaluasi berkala juga diperlukan untuk Abdul muid. Siti Fauziyah. Khofiyul Arif, dan Hafiah Hafidhotul Ilmiyah. "Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Teknologi. " MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 10, no. 4, 2023, hal. Subronto Subronto. Hapzi Ali. Kemas Imron Rosadi. "Faktor yang mempengaruhi manajemen pendidikan islam: sistem pendidikan, pengelolaan pendidikan, dan tenaga pendidikan. " Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi 3, no. 1, 2021, h. Ahmadi Syukran Nafis. Manajemen Pendidikan Islam, (Yogyakarta. LaksBang PressIndo, 2. Faisal Mubarok. Faktor Indikator Mutu Pendidikan Islam. Vol. No. Feiby Ismail. AuImplementasi Total Quality Management (TQM) di Lembaga PendidikanAy, dalam Jurnal Pendidikan Islam IQRA. Vol. No. 2, 2016, hal. Raqib: Jurnal Studi Islam | Volume 01 Nomor 02 Desember 2024 . memastikan bahwa sistem informasi tersebut selalu relevan dan efektif dalam mendukung pendidikan Islam. KESIMPULAN Dalam pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam, sangat penting untuk memperhatikan keterlibatan semua pihak yang terkait seperti guru, orang tua, dan Kesamaan pemahaman dan komitmen antara semua pihak sangat diperlukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, penerapan pola pikir sistematis juga menjadi kunci dalam menyederhanakan proses pendidikan. Dukungan sosial dari lingkungan sekitar, baik dalam bentuk dukungan untuk peningkatan kualitas maupun dalam menangani kompleksitas pendidikan. Dengan kerjasama dan komunikasi yang efektif antara komponen pendidikan, pengelolaan Sistem Informasi Pendidikan Islam dapat sukses mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas dan bermutu. DAFTAR PUSTAKA