Sosialisasi Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi Siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu Nela Oktaviani. Ahmad Soleh. Suwarni. Silke Sachanovrissa. Dodi Hardinata. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dehasen Bengkulu Email: 1nelasmkn1bkl01@gmail. 2 ahmadsoleh@unived. h13@gmail. silkesacha05665@gmail. 5hardinata29@gmail. ARTICLE HISTORY Received . November 2. Revised . December 2. Accepted . December2. KEYWORDS Sosialisasi. Kewirausahaan Kewirausahaan. SMKN 1 Kota Bengkulu This is an open access article under the CCAeBY-SA ABSTRAK Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat,dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda . reate new and differen. melalui berpikir kreatif dan inovatif untuk menciptakan peluang. Seiring berjalannya waktu, dibutuhkan jiwa wirausaha yang tumbuh dari generasi muda untuk menunjang perekonomian nasional melalui wirausaha. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk membekali siswa kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu dengan pengenalan belajar tentang kewirausahaan, minat dan motivasi serta manfaat berwirausaha. Kegiatan ini menjelaskan mengenai konsep memulai bisnis, meliputi rencana bisnis (Business Pla. , berbagai peluang bisnis, manfaat memulai bisnis, dan karakteristik Perlunya motivasi pada bidang wirausaha bagi para siswa agar bisa mempertinggi minat siswa kelas XII Alfamart Class dalam berwirausaha yang nantinya bisa membantu perekonomian dirinya dan keluarganya. Diharapakan bagi siswa kelas XII Alfamart Class setelah mereka lulus dari SMKN 1 Kota Bengkulu dan memiliki jiwa berwirausaha agar mereka bisa membuatkan keterampilannya sebagai lapangan bisnis untuk diri sendiri dan orang lain. ABSTRACT Entrepreneurship is a creative and innovative ability that is used as a basis, tips and resources to seek opportunities for success. The essence of entrepreneurship is the ability to create something new and different through creative and innovative thinking to create opportunities. Over time, it takes an entrepreneurial spirit that grows from the younger generation to support the national economy through entrepreneurship. This Community Service activity aims to equip class XII Alfamart Class students at SMKN 1 Bengkulu City with an introduction to learning about entrepreneurship, interest and motivation as well as the benefits of entrepreneurship. This activity explains the concept of starting a business, including a business plan, various business opportunities, benefits of starting a business, and entrepreneurial characteristics. The need for motivation in the field of entrepreneurship for students so that they can increase the interest of class XII Alfamart Class students in entrepreneurship which can later help the economy for themselves and their families. It is hoped that class XII Alfamart Class students after they graduate from SMKN 1 Bengkulu City and have an entrepreneurial spirit so that they can develop their skills as a business field for themselves and others. PENDAHULUAN Business Center SMK Negeri 1 Kota Bengkulu adalah salah satu program kerjasama antara sekolah dengan PT. Sumsber Alfaria Trijaya. Tbk melalui program keahlian Pemasaran yang dikenal sebagai "Alfamart Class". Program ini merupakan kerjasama yang dirancang khusus untuk mempersiapkan siswa SMK dalam menghadapi dunia kerja di bidang pemasaran, dengan melibatkan perusahaan terkemuka di sektor ritel yaitu PT. Sumber Alfaria Trijaya,Tbk (Alfamar. Business Center SMK Negeri 1 Kota Bengkulu sebagai lembaga pendidikan memiliki visi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap kerja. Dalam upaya mencapai visi tersebut, sekolah menjalin kerjasama dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya,Tbk (Alfamar. yang merupakan salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia, yang memiliki jaringan Alfamart yang luas di seluruh negara. Kerjasama ini bertujuan untuk memberikan pendidikan yang relevan dan pengalaman praktis kepada siswa dalam bidang pemasaran, sehingga mereka dapat siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Kewirausahaan sebagai salah satu alternatif dalam menyelesaikan perkara pengangguran pada generasi muda dibimbing untuk mempunyai mental berdikari, supaya bisa mempunyai pemikiran out of the box terhadap situasi yang ada dan berani mengambil langkah dengan membangun lapangan pekerjaan bagi dirinya sendiri dan orang lain. Salah satu karakteristik dari edupreneur yang banyak dikembangkan merupakan kewirausahaan yang berbasis pendidikan (Abbas et al. , 2. Seiring berjalannya waktu, dibutuhkan jiwa wirausaha yang tumbuh dari generasi muda untuk menunjang perekonomian nasional melalui wirausaha. Hal ini sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja mandiri, sebagai salah satu strategi untuk mengatasi masalah pengangguran yang semakin meningkat di Indonesia. Pendidikan meliputi segala daya upaya untuk mencerdaskan masyarakat potensi peserta didik agar memiliki jiwa keagamaan, kedisiplinan diri, budi pekerti, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan sebagai anggota dan warga masyarakat (Arifin, 2. Pendidikan dan pelatihan dapat menjadi wahana untuk mempelajari kewirausahaan (Pavlov dan Hoy, 2. Wirausaha adalah jalan pekerjaan seseorang yang dijalankan dengan kemungkinan memperoleh keuntungan dan kemungkinan memperoleh kerugian yang tak terhingga berdasarkan skala kualitas Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 3 No. 1 Januari 2024 page: 15Ae18 | 15 seseorang tersebut, sehingga untuk melangkah berwirausaha diperlukan pribadi-pribadi tangguh, pribadi pantang menyerah, percaya diri, kemampuan mental-emosional dan kemampuan membaca peluang. mengembangkan kewirausahaan merupakan salah satu kecakapan hidup yang harus diajarkan di lembaga pendidikan. Kewirausahaan memainkan peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong inovasi serta pertumbuhan ekonomi yang Namun, minat dan motivasi terhadap kewirausahaan tidak terlalu tinggi dikalangan siswa Karena itu Perlunya motivasi dalam bidang wirausaha bagi para siswa sehingga dapat meningkatkan minat siswa dalam berwirausaha. Seiring berjalannya waktu, dibutuhkan jiwa wirausaha yang tumbuh dari generasi muda untuk menunjang perekonomian nasional melalui wirausaha. Hal ini sangat penting untuk menciptakan lapangan kerja mandiri, sebagai salah satu strategi untuk mengatasi masalah pengangguran yang semakin meningkat di Indonesia. Sosialisasi dan pendampingan bagi pelaku usaha baru diperlukan guna peningkatan usaha berkelanjutan (Chandra dkk, 2. Selain itu, membangun bisnis tim sangat diperlukan. Membangun bisnis tim yang baik diperlukan beberapa hal penting yang harus diperhatikan diantaranya prinsip berbisnis, langkah membangun bisnis, visi dan misi, recruitment, pengembangan SDM. Key Performance Indikator (KPI), kompensasi dan monitoring (Andriani dkk, 2. Kegiatan pengenalan kewirausahaan ini merupakan untuk membangun karakter pada siswa kelas XII Alfamart Class supaya selain mereka memiliki pendidikan formal dan mempunyai ilmu keterampilan Perlunya motivasi pada bidang wirausaha bagi para siswa agar bisa mempertinggi minat siswa kelas XII Alfamart Class dalam berwirausaha yang nantinya bisa membantu perekonomian dirinya dan keluarganya. Tujuan yang dilakukan sangat kentara dan berguna bagi siswa kelas XII Alfamart Class setelah mereka lulus dari SMKN 1 Kota Bengkulu dan memiliki jiwa berwirausaha agar mereka bisa membuatkan keterampilannya sebagai lapangan bisnis untuk diri sendiri dan orang lain. METODE Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan di SMKN 1 Kota Bengkulu yang berlamat di Jl Jati No 41 Kel. Padang Jati. Kota Bengkulu. Kegiatan ini diikuti Siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu didampingi oleh guru pembimbing. Waktu dilakukan satu hari pada tanggal 14 Agustus 2023. Kegiatan ini dilajkukan pada beberapa tahap yaitu: Identifikasi Masalah Pelaksanan kegiatan diawali dengan mengidentifikasi masalah pada mitra. Dalam hal ini Guru dan Pengelola Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu menggunakan metode pengumpulan data berupa wawancara dan observasi langsung dari stakeholders. Analisis Kebutuhan Tahap selanjutnya adalah menganalisis kebutuhan mitra. Pada tahap ini, tim mendapatkan apa yang dibutuhkan mitra. Media pendukung yang dapat digunakan oleh sekolah untuk mendukung kegiatannya dan kebutuhan tambahan yang perlu disediakan oleh tim eksternal untuk memfasilitasi implementasi. Siswa akan dapat memahami dimana letak kebutuhannya, meningkatkan keterampilan kewirausahaan mereka dan menerapkannya setelah lulus. Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Metode pelaksanaan pengabdian ini secara garis besar menggunakan konsep sosialisasi Kewirausahaan Untuk Meningkatkan Minat dan Motivasi dalam hal ini yang menjadi subjek sosialisasi adalah Siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan oleh tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis dimana metode yang dilakukan dalam penyampaikan informasi dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab kepada siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu. Evaluasi Selama proses dan setelah kegiatan sosialisasi dilakukan, penilaian dilakukan untuk menilai efektivitasnya dalam meningkatkan minat dan motivasi siswa untuk menjadi wirausaha. Selain itu, kegiatan evaluasi ini mengevaluasi hasil kegiatan pengabdian dan ditujukan untuk perbaikan Sebagai penyelenggara kegiatan pengabdian kepada masyarakat, ini merupakan salah satu kegiatan yang memberikan manfaat baik siswa maupun tim pengabdian kepada masyarakat. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Aktivitas Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2023, di Ruang kelas Siswa XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu. Adapun sesi pelaksanaan meliputi: 16 | Nela Oktaviani. Ahmad Soleh. Suwarni. Silke Sachanovrissa. Dodi Hardinata. Sosialisasi Kewirausahaan. Pada sesi pertama, tim pelaksana pengabdian memperkenalkan tentang Kewirausahaan, konsep berwirausaha, tujuan, sifat dan karakteristik kewirausahaan kepada para siswa kelas XII Alfamart Class. Kegiatan pengenalan kewirausahaan ini untuk membangun karakter pada siswa meliputi bagaimana merencanakan suatu usaha (Business Pla. dan berbagai macam jenis peluang usaha. Sebelum menyampaikan materi tentang kewirausahaan saya berupaya menciptakan suasana yang akrab dengan melibatkan seluruh siswa kelas XII Alfamart Class. Suasana yang dinamis tidak akan membosankan tentunya akan berpengaruh positif pada proses penyampaiaan materi yang diikuti oleh siswa kelas XII Alfamart Class. Setelah tercipta suasana kelas yang kondusif, kemudian dilakukan pelatihan motivasi agar para peserta miliki motivasi, khususnya motivasi menjadi pengusaha muda yang sukses. Materi yang diberikan lebih menekankan pada motivasi dalam berwirausaha. Mensosialisasikan dan memperkenalkan konsep berwirusaha. Materi tentang perencanaan bisnis (Business Pla. cukup menarik perhatian peserta. Materi lainnya adalah pengenalan Kewirausahaan, tujuan, karakteristik kewirausahaan dan barbagai macam jenis peluang usaha, termasuk di dalamnya adalah peluang usaha tanpa modal, yang antara lain. resellerr, justip dan afiliasi. Siswa sangat antusias mengikuti sosialisasi ini, hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh siswa kelas XII Alfamart Class. Suasana sosialisasi cukup menyenangkan, dimana semua peserta terlihat aktif. Dari hasil tanya jawab dan diskusi juga diketahui bahwa beberapa peserta siswa sudah memulai usaha kecil baik dibidang kuliner, usaha dagang dan reseller. Untuk membangun sikap wirausaha diperlukan keterampilan manajerial. Keterampilan manajeral merupakan keterampilan yang sangat diperlukan untuk usaha, khususnya pada usaha kecil dan menengah, karena dengan keterampilan manajerial wirausahawan dapat mengelola kegiatan usahanya dari aspek pemasaran, aspek sumber daya manusia, aspek produksi dan aspek keuangan. Beberapa hal yang disampaikan pada sosialisasi ini yaitu mengenai motivasi berwirausaha dan perencanaan usaha . isnis pla. sebagai berikut: Bagaimana memotivasi diri untuk memulai berwirausaha Cara memilih produk yang mudah diterima pasar Strategi menangkap peluang usaha, baik bagi yang belum memiliki usaha sebelumnya atau sudah Menyusun rencana usaha yang akan dilakukan Mengetahui resiko berwirausaha serta siap dengan semua resiko tersebut Cara Memasarkan produk Cara mengembangkan usaha Teknik menjalankan usaha berbasis online dengan memanfaatkan sosial media atau situs-situs jual beli lainnya. Pada sesi kedua, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama siswa kelas XII Alfamart Class. Dari sesi tanya jawab dan diskusi yang dilakukan, dapat diketahui sejauh mana minat dan motivasi siswa kelas XII Alfamart Class untuk berwirausaha. Pada kegiatan pengabdian ini, peserta terdiri dari 35 siswa kelas XII Alfamart Class. Gambar 1. Sosialisai dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab kepada siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu Jurnal Dehasen Untuk Negeri. Vol. 3 No. 1 Januari 2024 page: 15Ae18 | 17 Penyelesaian Masalah Dengan kegiatan pengabdian masyarakat ini, siswa kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu memahami dan termotivasi untuk menjadi wirausaha. Hal tersebut ditunjukkan dengan antusias mengikuti kegiatan, hasil diskusi atau tanya jawab serta komitmen untuk menjadi pengusaha sukses. Siswa kelas XII Alfamart Class dapat menggunakan ilmu yang telah diperoleh untuk lebih mengoptimalkan dan mengimplementasikannya. Diharapkan pengetahuan siswa kelas XII Alfamart Class tentang manfaat kewirausahaan yang luar biasa akan meningkat. Sehingga setelah lulus dari SMKN 1 Kota Bengkulu bagi siswa kelas XII Alfamart Class yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, memiliki ilmu yang nantinya bisa digunakan untuk mengembangkan usaha mandiri. KESIMPULAN DAN SARAN Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi kewirausahaan yang diadakan di Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu berjalan dengan baik. Sosialisasi ini membekali siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu dengan pengetahuan dan keterampilan tentang cara berbisnis atau wirausaha. Dengan memberikan materi kewirausahaan diharapkan dapat menginspirasi, melibatkan, dan memotivasi para siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu setelah mereka lulus dari SMKN 1 Kota Bengkulu dan memiliki jiwa berwirausaha agar mereka bisa membuatkan keterampilannya sebagai lapangan bisnis untuk diri sendiri dan orang lain. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih disampaikan kepada Yayasan Dehasen Bengkulu. LPPM Universitas Dehasen Bengkulu. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dehasen Bengkulu. Ketua Program Studi Manajemen. Kepala SMKN 1 Kota Bengkulu. Guru Pembimbing Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu dan Siswa Kelas XII Alfamart Class SMKN 1 Kota Bengkulu. DAFTAR PUSTAKA